BLK Kalsel Bersinergi Bersama Lapas Narkotika Kelas II A Karang Intan, Gelar Pelatihan Kemandirian Bersertifikat

BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) menggelar pelatihan kemandirian bersertifikat dengan materi konstruksi bangunan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, pada Selasa (14/2). Pelatihan ini merupakan bentuk sinergitas antara Pemerintah Provinsi Kalsel melalui BLK Kalsel dengan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam meningkatkan kualitas warga binaan dengan pelatihan konstruksi bangunan.

Pembekalan pelatihan bersertifikat di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan

Kepala BLK Provinsi Kalsel, Muhammad Yusfiansyah menyampaikan kerja sama ini merupakan kegiatan tahunan BLK Provinsi bersama Lapas Narkotika Kelas IIA untuk memberikan pelatihan kepada warga binaan. Pelatihan ini merupakan salah satu cara Pemerintah Provinsi Kalsel dalam memberikan pembelajaran kepada warga binaan sebagai bekal sebelum mereka kembali ke masyarakat.

“Kami berpesan kepada warga binaan, agar pada saat dilaksanakan pelatihan, seluruh peserta dapat menyerap sebanyak-banyaknya ilmu yang diberikan oleh instruktur,” ungkap Yusfiansyah.

Ia menambahkan, ilmu konstruksi bangunan yang didapat dalam pelatihan kemandirian bersertifikat sangat bermanfaat untuk digunakan share – hari, baik untuk berkerja, Dan lain sebagainya. Dengan adanya pelatihan ini, para peserta bisa membuat dapur, perabotan rumah tangga dan juga bermanfaat untuk orang-orang sekitar, dan bisa menjadi sumber pemasukan untuk keluarga.

“Pelatihan ini kami harapkan dapat di praktekkan suatu saat nanti,” tutup Yusfiansyah.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Wahyu Susetyo menambahkan, sebanyak 20 warga binaan dari berbagai blok hunian yang ikut dalam pelatihan kali ini. Pelatihan konstruksi bangunan rencananya akan dilakukan sebanyak 48 kali pertemuan selama 24 hari kerja dengan menghadirkan instruktur professional dan berpengalaman dari BLK Provinsi Kalsel.

“Maka, kami berpesan kepada peserta aga bisa mengikuti pelatihan dengan disiplin, santai namun tetap serius,” ucap Wahyu.

Dilanjutkan Wahyu, dari pelatihan yang diikuti ini, nantinya Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) akan mendapatkan sertifikat keahlian, di mana sertifikat keahlian ini tidak semua tukang memilikinya, sehingga dirinya meminta warga binaan untuk bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan sebagai bekal saat bebas nanti.

“warga binaan jangan pernah minder, tunjukan sikap dan sifat yang positif, bahwa berada di Lapas sebenarnya sama dengan sekolah, bukan dianggap sebagai hukuman,” tutup Wahyu. (MRF/RDM/RH)

Ombudsman Kalsel Sampaikan Hasil Penilaian Pelayanan Publik, 5 Pemda Raih Predikat Zona Hijau

BANJARMASIN – Perwakilan Ombudsman Kalsel menyampaikan hasil Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022 “Opini Pengawasan Ombudsman Republik Indonesia” di aula kantor Ombudsman Kalsel di Banjarmasin, Selasa (14/2).

Suasana Penyampaian Hasil Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022 di Perwakilan Kantor Ombudsman Kalsel

Kepala Kantor Perwakilan Ombudsman Kalsel, Hadi Rahman mengatakan hasil Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022 di Kalsel, ada lima pemerintah kabupaten/kota yang memperoleh predikat Zona Hijau atau kualitas tinggi. Sedangkan sisanya sebanyak sembilan Pemda masuk Zona Kuning atau kualitas sedang.

“Jumlah ini mengalami peningkatan dibanding tahun 2021 dari tiga pemda menjadi lima di tahun 2022 yang masuk zona hijau yaitu Pemkab Tabalong, Balangan, Tanah Bumbu, Tanah Laut dan Banjarbaru,” jelasnya.

Di tingkat Unit Pelayanan/Kerja, lanjut Hadi, ada 35 unit dari berbagai pemda yang meraih predikat Zona Hijau. Bahkan 10 diantaranya memperoleh predikat Kualitas Tertinggi atau A.

Hadi mengharapkan bagi pemda dan unit pelayanan yang bisa masuk ke Zona Hijau agar diberikan penghargaan serta diminta untuk terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Jangan sampai terlena dan berpuas diri. Karena penilaian itu sifatnya dinamis, bisa berubah,” katanya.

Sedangkan untuk pemda yang berada di Zona Kuning diharapkan tetap semangat dalam bekerja dan melayani serta perlu segera melakukan pembenahan dan langkah-langkah perbaikan.

“Diharapkan pada akhirnya melalui penilaian ini akan membawa kepada perubahan positif secara konsisten dan kebermanfaatan bagi pengguna layanan maupun masyarakat pada umumnya,” tuturnya.

Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Subhan Noor Yaumil mengapresiasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalsel yang masuk Zona Hijau. Sementara untuk SKPD yang masih Zona Kuning, Pemprov Kalsel akan terus mendorong agar bisa masuk Zona Hijau.

“Kami akan dorong terus nanti, melalui Biro Organisasi yang akan melakukan supervisi ke Dinas-Dinas yang masih Zona Kuning. Mudah-mudahan setelah itu, ke depan kita bisa bergerak menuju Zona Hijau,” tuturnya. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Dorong Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Lebih Profesional

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penyelenggaraan Pemerintahan Desa 2023, yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI secara daring, yang tentu saja juga diikuti oleh pemprov Kalsel di Command Center Setdaprov Kalsel pada Selasa (14/2).

Rakornas yang diselenggarakan Kemendagri RI merupakan refleksi sembilan tahun penerapan UU No. 6 Tahun 2014 dalam penguatan pemerintahan desa, dibuka resmi Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Eko Prasetyanto PP serta diikuti Gubernur, Bupati/Wali Kota se-Indonesia.

Dalam sambutannya, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri RI Eko Prasetyanto menyampaikan, Peserta Rakornas dapat memaksimalkan Undang Undang (UU) No 6 tahun 2014 Lebih baik lagi untuk memajukan, memandirikan, dan mensejahterakan Desa melalui sinergitas Pemerintahan Desa, Pemerintahan Daerah dan Pemerintahan Pusat.

“Sebanyak 75.265 Desa dan 8.497 Kelurahan perlu pengaturan komprehensif disertai program inovasi,” ungkap Eko.

Sementara itu, Kepada Abdi Persada FM usai menghadiri Rakornas Penyelenggaraan Pemerintahan Desa 2023 secara virtual, Staff Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Sulkan menyampaikan, inti dari pada Rakornas ini adalah dalam rangka mendorong untuk pemerintahan Desa itu agar penyelenggaraan nya kedepan semakin professional.

“Inikan refleksi selama 9 tahun penerapan UU No 6 tahun 2014 tentang Desa,” ungkap Sulkan.

Ia menambahkan hingga saat ini posisi desa-desa di Banua Kalsel semakin baik, dikarenakan adanya dorongan kedepannya untuk semakin professional.

“Oleh karena itu harapannya nanti digitalisasi pemerintahan Desa itu juga akan terus dilaksanakan kedepannya,” ujar Sulkan.

Diungkapkannya, dorongan untuk meningkatkan professional Pemerintahan Desa sesuai dengan visi – misi Gubernir Kalsel Sahbirin Noor, bahwa tata – kelola pemerintahan semakin baik untuk memberikan pelayanan masyarakat akan semakin baik.

Digitalisasi pemerintahan Desa ini memang diharuskan untuk terus di dorong, dan ini peran dari pada Pemerintah Kabupaten – Kota untuk merealisasikannya. Dan Pemerintah Provinsi Kalsel melakukan pembinaan, melakukan monitoring, dan evaluasi terhadap penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang semakin profesional. (MRF/RDM/RH)

BPKPAD Banjarmasin Tertibkan Objek Pajak Reklame Tak Taat Pajak

BANJARMASIN – Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin, melakukan penertiban objek pajak yang belum melunasi pajak mereka.

Kabid Penagihan dan Pengawasan BPKPAD Banjarmasin Ashadi Himawan mengatakan, saat ini ada 12 objek pajak reklame yang mereka tertibkan. Yang sampai saat ini belum memasukkan permohonan perpanjangan pembayaran serta perizinan.

Kabid Penagihan dan Pengawasan BPKPAD Banjarmasin Ashadi Himawan

“Kami saat ini melakukan penertiban objek pajak reklame,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Selasa (14/2).

Menurut Ashadi, objek pajak reklame yang ditertibkan dengan memasang spanduk yang berisikan, pengumuman bahwa objek pajak reklame ini belum melakukan pembayaran pajak di salah satu ruko yang berada di Jalan Kolonel Sugiono, Kota Banjarmasin.

“Objek pajak reklame yang ditertibkan ini, belum melalukan pembayaran pajak reklame mereka selama tiga tahun,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ashadi juga mengatakan pihaknya memberikan waktu selama 20 hari kepada pemilik untuk melakukan pelunasan objek pajak reklame tersebut.

“Pabila tidak dibayarkan maka akan dilakukan pembongkaran objek pajak reklame tersebut,” ujarnya.

Menurut Ashadi, potensi pajak reklame yang belum melakukan pembayaran serta tidak berizin di Kota Banjarmasin, sebesar kurang lebih 120 juta.

Ashadi mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada potensi pajak reklame.

“Potensi pendapatan dari pajak reklame ini, cukup besar di Kota Banjarmasin. Yang akan terus digali,” ucapnya.

Ashadi menghimbau, kepada seluruh pengusaha reklame tersebut, agar lebih taat dalam melakukan pembayaran pajak mereka tersebut. (SRI/RDM/RH)

Bank Kalsel Gelar Peringatan Isra Mi’raj, dan Haul Abah Guru Sekumpul ke-18

BANJARMASIN – Sebagai bentuk penerapan atas implementasi corporate culture berbasis spiritual, Bank Kalsel gelar program keagamaan bertajuk “Peringatan Isra Mi’raj, Haul Abah Guru Sekumpul ke-18 dan Pengijazahan Surah Al-Fatihah”. Kegiatan internal ini diikuti seluruh Insan Bank Kalsel, Kantor Pusat dan Kantor Cabang, yang dilaksanakan secara hybrid, di basement Kantor Pusat Bank Kalsel maupun online via zoom meeting, pada Senin (13/2) malam.

Diawali dengan pembacaan Maulid oleh Grup Maulid Habsyi Qalbin Salim, kegiatan dilanjutkan dengan Shalat Maghrib berjamaah yang dipimpin oleh Alimmul Fadhil Al hafiz KH. Muhammad Wildan Salman, atau yang dikenal dengan Guru Wildan. Insan Bank Kalsel kian larut dalam kekhusyukan mendengarkan lantunan merdu ayat suci Al-Qur’an oleh qori Ustadz Ahmad Bugdadi.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas partisipasi seluruh Insan Bank Kalsel pada Peringatan Isra Mi’raj, Haul Abah Guru Sekumpul ke-18 dan Pengijazahan Surah Al-Fatihah.

“Mudah-mudahan peringatan Isra’ Mi’raj ini menjadikan hati kita semakin dekat dengan Allah SWT, juga dapat memberikan tambahan wawasan agama kepada kita semua, dan semoga Allah SWT senantiasa merahmati Bank Kalsel menuju Bank yang lebih maju dan bermartabat,” ujar Fachrudin.

Lebih lanjut, Fachrudin yang baru saja didapuk sebagai Plt. Direktur Utama hingga penetapan Direktur Utama definitif ini berharap, agar senantiasa meneladani Rasulullah sebagai acuan dalam melaksanakan tugas yang diemban maupun di kehidupan kesehariannya.

“Kami berharap sekaligus mengajak kepada seluruh para pimpinan dan karyawan-karyawati Bank Kalsel berusaha dan berikhtiar sebagai umat Nabi Muhammad SAW untuk mencontoh dan meneladani apapun yang ada pada diri Rasulullah karena hal itu juga bagian rasa kecintaan umat kepada nabinya. Implementasikanlah dalam pelaksanaan tugas-tugas maupun dikeseharian kita,” tuturnya.

Acara pun dilanjutkan dengan Tausyiah oleh Guru Wildan mengenai peringatan Isra Mi’raj yakni perjalanan satu malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram Mekkah menuju ke Masjidil Aqsa Yerussalem lalu naik ke Sidratul Muntaha atau Langit Ketujuh untuk mendapatkan perintah Sholat Lima Waktu oleh Allah SWT.

“Semua itu semata-mata untuk meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Dengan demikian kita dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan dapat menjalankan perintahnya dan menjauhi semua larangannya,” terang beliau.

Dalam helatan ini, juga dilakukan pemberian Ijazah Surah Ullumul Quran Al-Fatihah oleh Guru Wildan kepada Insan Bank Kalsel. Sebagai informasi, pada Ramadhan 1443 H lalu, dilaksanakan program pembelajaran surah Al-Fatihah, yang mana hal ini dilakukan agar seluruh Insan Bank Kalsel dapat memahami dan membaca surah Al-Fatihah secara baik dan benar.

Tidak lupa, sebagai bentuk kecintaan terhadap Abah Guru Sekumpul, dilakukan Pembacaan Tahlil Haul Abah Guru Sekumpul dan do’a memohon keridhoan dan keberkahan Allah SWT, yang juga dipimpin oleh Guru Wildan dengan diikuti seluruh Insan Bank Kalsel.

Acara pun ditutup dengan Shalat Isya berjamaah dan makan malam bersama. Pada kesempatan ini juga, Fachrudin yang diamanatkan Pemegang Saham untuk menjalankan fungsi tugas Direktur Utama Bank Kalsel, turut mengingatkan bahwa limpahan rezeki yang diperoleh saat ini bisa datang dari sisi mana saja, baik atas, bawah, kiri maupun kanan.

“Oleh sebab itu, jangan lupa berbagi atas rezeki yang telah diterima kepada yang membutuhkan di lingkungan sekitar kita. Karena atas yang terkandung pada rezeki yang diberikan tersebut, terdapat titipan Allah SWT untuk para pihak yang berhak menerimanya. Saya juga mengimbau kepada seluruh Insan Bank Kalsel untuk senantisa merapatkan barisan, memelihara kerjasama yang solid antar lini kerja guna mencapai tujuan dan target yang ditetapkan,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Ingatkan Ancaman Ekonomi, Paman Yani Kuatkan Pembinaan Nilai-Nilai Ideologi Pancasila di Desa Saring Sungai Binjai

TANAH BUMBU – Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan menjadi landasan utama menangkal radikalisme. Apalagi, ekonomi di Indonesia saat ini sedang diterpa inflasi. Sehingga, perlu adanya penguatan dalam menjaga persatuan dan kesatuan.

Kali ini penyelenggaraannya dilakukan di Desa Saring Sungai Binjai, Kecamatan Kusan Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (13/2), yang digelar langsung Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi.

Ia menjelaskan, penguatan ekonomi pun sangat diperlukan. Mengingat, inflasi juga disinyalir turut mempengaruhi. Wajar, apabila pembinaan ini diberikan supaya tidak terjadi kontradiksi yang mengakibatkan konflik.

“Suatu bangsa atau negara akan kuat pondasinya apabila ekonomi itu berjalan baik dan tumbuh positif,” ujarnya.

Sementara, ia menjelaskan, Kalsel khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Apabila pengelolaannya dijalankan dengan baik tentu turut memberikan dampak positif terhadap ekonomi.

“Kita lihat sendiri kekayaan alamnya dari berbagai sektor ada. Bahkan, apabila dikelola dengan baik maka tentu nilainya dapat memberikan pengaruh positif terhadap ekonomi dan kesejahteraan warga,” bebernya.

Dia juga mengingatkan, agar masyarakat khususnya di Desa Saring Sungai Binjai tidak mudah termakan isu atau infomasi hoax yang mampu memunculkan konflik termasuk hadirnya paham radikalisme.

Antusias dari warga Saring Sungai Binjang dalam pelaksanaan Soalisasi Revilataalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila, di kantor kepala desa setempat

“Nah, ini yang penting. Saya tidak lelahnya untuk terus memberikan materi tersebut supaya mereka teredukasi dan tidak mudah terhasut. Apalagi, saat ini Kalsel sedang dilanda inflasi tentu mudah sekali dimasuki,” ungkap Paman Yani (sapaan akrab) legislatif Dapil VI dari Kabupaten Tanbu dan Kotabaru.

Kades Saring Sungai Binjai, Anafson Hadi, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini untuk warga setempat

Apalagi akan adanya ancaman resisi, politisi dari Partai Golkar ini, turut mengajak masyarakat terutama Saring Sungai Binjai agar bijak mengontrol pengeluaran. Berharap, tidak terjadi namun antisipasi tetap dilakukan.

“Memang ada beberapa item yang mengalami kenaikan hingga terjadi inflasi. Namun, kita terus mendorong agar angkanya turun. Terlepas dari itu, saya tetap berpesan agar persatuan kesatuan hingga toleransi dijaga dengan baik sesuai empat pilar yang kita pegang selama ini di Indonesia,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Syukuran HPN, PWI Kalsel Berbenah Sambut Perpres Kerja Sama

BANJARMASIN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan syukuran Hari Pers Nasional (HPN) di gedung PWI Kalsel di jalan Pangeran Hidayatullah, Benua Antartika Banjarmasin, Senin (13/2).

Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie menyebutkan beberapa program disampaikan kepada pengurus PWI Kalsel yang menjadi tugas kedepan sejalan dengan pernyataan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada HPN 9 Februari 2023 di Medan, Sumatera Utara.

“Ini syukuran HPN dan HUT PWI ke-77, namun diisi dengan penyampaian program yang akan dilakukan sesuai dengan pernyataan Bapak Jokowi bahwa pers tidak baik-baik saja,” ujar Zainal Helmie.

Menurutnya, pernyataan Bapak Presiden menjadi catatan penting dalam keberlangsungan media-media pers, termasuk organisasi profesi kewartawanan.

“Kemudian dalam beberapa bulan ini Perpres mengenai kerja sama dengan perusahaan itu akan diterbitkan, tentu kita PWI harus bersiap diri,” lanjutnya.

Beberapa program dimaksud termasuk persiapan organisasi kedepannya dijelaskan lebih jauh oleh Sekretaris PWI Kalsel, Toto Fachrudin, hal ini sebagai langkah menyikapi maraknya informasi atau pemberitaan bohong di masyarakat.

Sukuran ini juga sekaligus dilakukan penyerahan Pin kepada pengurus PWI dan simbolisasi penyerahan bantuan sosial oleh salah satu ritel modern di Kalsel. (RILIS-RDM/RH)

Persoalan Infrastruktur, Dominasi Keluhan Warga Dalam Reses Anggota DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan, Syarifah Rugayah melaksanakan reses di daerah pemilihannya di Kabupaten Banjar.

Ada beberapa titik lokasi yang ia kunjungi dari 4 – 11 Februari 2023, antara lain Desa Penyambaran dan Desa Awang Bangkal Kecamatan Karang Intan, Desa Tambak Danau Kecamatan Astambul, Desa Tunggul Irang dan Desa Teluk Selong Kecamatan Martapura, serta Desa Keliling Benteng Kecamatan Martapura Barat.

Suasana reses Anggota DPRD Kalsel, Syarifah Rugayah

Syarifah Rugayah mengungkapkan dalam reses tersebut, persoalan infrastruktur mendominasi aspirasi yang disampaikan warga, mulai dari jalan usaha tani hingga sarana dan prasarana pendidikan.

“Misalnya di Desa Tambak Danau, warga menginginkan adanya perbaikan jalan usaha tani di lingkungan setempat. Kemudian di Desa Tunggul Irang, mereka mengharapkan dibangunnya sekolah Taman Kanak-Kanak,” jelasnya kepada wartawan, Senin (13/2).

Menanggapi aspirasi tersebut, Syarifah Rugayah akan menyampaikannya kepada pihak-pihak berwenang, baik pemerintah provinsi Kalsel maupun pemerintah kabupaten Banjar agar bisa ditindaklanjuti.

“Kami akan sampaikan aspirasi tersebut dan dimasukkan dalam pokok-pokok pikiran Dewan. Mudah-mudahan aspirasi warga ini bisa diakomodir dan direalisasikan,” harapnya. (NRH/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Siapkan Rapat Paripurna Penentuan Reses

BANJARMASIN – Ketua DPRD Kota Banjarmasin Harry Wijaya, pada Senin (13/2) menjelaskan, adanya usulan reses di tahun 2023 ini dari masing – masing fraksi yaitu sistemnya perorangan dan perkelompok, maka nanti akan digelar rapat paripurna untuk menentukan keputusan yang diambil dari hasil kesepakatan seluruh anggota dewan.

“Rapur direncanakan pada Rabu tanggal 22 Februari 2023,” katanya

Disampaikan Harry, hasil pertemuan sementara dengan masing – masing Ketua Fraksi, enam Fraksi mengusulkan reses dengan sistem perorangan, yaitu Fraksi PAN, PKB, PKS, PDI Perjuangan, Gerindra dan Fraksi Restorasi Bintang Pembangunan gabungan (PPP, Nasdem, serta PBB). Sedangkan Fraksi Demokrat serta Golkar, memberi usulan tetap secara berkelompok.

“Sebagian besar mengusulkan reses kembali ke konsep awal secara perorangan, karena pandemi COVID-19 sudah melandai,” katanya.

Lebih lanjut Harry menambahkan, untuk kegiatan reses nanti akan digelar masa sidang pertama tahun 2023 yaitu pada Maret mendatang. Namun hasilnya baik perorangan atau perkelompok akan diputuskan dalam rapat paripurna.

“Apapun keputusannya nanti, itu hasil dari musyawarah mufakat,” tutup Harry. (NHF/RDM/RH)

Dispersip Akan Kembali Datangkan Kempho Antaka di Peringatan Hari Dongeng Sedunia

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan kembali mendatangkan pendongeng nasional, Kempho Antaka (Kak Kempho) ke Banua dalam rangka memperingati Hari Dongeng Sedunia yang jatuh pada setiap tanggal 20 Maret.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani mengatakan, mendatangkan pendongeng nasional ini merupakan salah satu upaya pihaknya mengenalkan dan menanamkan minat baca sejak dini kepada anak usia dini.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani

“Kita sudah koordinasi melalui sambungan telepon, dan nanti rencananya juga saya akan temui untuk sinkronkan berbagai hal,” katanya, kepada wartawan, Senin (13/2).

Nurliani menuturkan, Kak Kempho sendiri rencananya akan mengisi kegiatan di dua perpustakaan milik Dispersip Kalsel yakni Perpustakaan Palnam dan Perpustakaan Tendean.

“Rencana awal kita pada 20 Maret di Perpustakaan Palnam, dan hari selanjutnya Perpustakaan Tendean,” tuturnya.

Tidak hanya di dua perpustakaan tersebut, Nurliani juga mengungkapkan turut menawarkan kepada Dispersip di 13 kabupaten/kota yang ingin didatangi tokoh pencerita tersebut.

“Saat ini masih kami tawarkan kepada kabupaten dan kota mana yang siap menyambut. Barangkali sekalian mau menghadirkan pendongeng ini, agar tentunya tidak banyak mengeluarkan biaya,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version