Orangtua Diminta Tidak Membiarkan Anak Ditinggal Sendiri

BANJARMASIN – Menanggapi maraknya pemberitaan penculikan anak dibawah umur di Media Sosial. Maka, Polda Kalsel melalui Bidang Humasnya, menghimbau kepada seluruh orangtua yang memiliki anak dibawah umur, untuk tidak membiarkan bermain seorang diri.

Imbauan tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mohammad Rifa’i, kepada sejumlah wartawan, Rabu (1/2).

“Maraknya pemberitaan saat ini di media sosial, IG, serta tiktok, tentang kasus penculikan anak dibawah umur. Diimbau untuk orangtua tidak membiarkan anaknya seorang diri tanpa pengawasan,” ungkap Rifa’i.

Oleh karena itu, lanjut Rifa’i, kepada orangtua yang memiliki anak yang masih dibawah umur, agar dapat lebih berhati hati dalam menjaga anak mereka.

“Sedangkan untuk kedua orangtua anak dibawah umur yang bekerja, agar dapat memberitahu kepada pengasuh atau penjaga anak mereka, agar tidak membiarkan anak ditinggal sendirian,” tuturnya lagi.

Selain kasus penculikan anak yang sedang ramai di media sosial tersebut, saat ini juga marak penipuan online melalui pengiriman pesan untuk membuka link yang dikirim, melalui pesan WhatsApp (WA).

“Untuk modus penipuan seperti itu, masyarakat dihimbau untuk tidak asal membuka pesan yang masuk melalui pesan WA, apalagi dari nomor tidak dikenal,” ujar Rifa’i.

Jika perlu, lanjutnya, pesan yang tidak jelas tersebut langsung dihapus, tidak perlu dibuka atau di klik.

“Nomor WA yang tidak jelas tersebut bisa langsung diblokir saja,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Kalsel ini meminta, kepada media yang menjadi mitra mereka,agar dapat melakukan konfirmasi pada setiap pemberitaan yang dibuat.

“Karena pandemi COVID-19 telah berlalu, maka saat ini acara silaturahmi bersama dengan media kembali digelar di awal tahun 2023 ini,” ujar Rifa’i. (SRI/RDM/RH)

Bank Kalsel Raih Indonesia Best BUMD Awards 2023

BANJARMASIN – Bank Kalsel raih prestasi membanggakan pada ajang Indonesia Best BUMD Awards 2023 oleh Warta Ekonomi. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi Bank Kalsel dalam pengembangan daerah, inovasi perusahaan, dan pelayanan masyarakat yang sangat baik.

Momen saat Bank Kalsel mendapatkan penghargaan

Indikator penilaian yang digunakan dalam Penghargaan Best BUMD Awards 2023, yaitu Perkembangan Kinerja Perusahaan, Publikasi, Inovasi, dan Layanan Masyarakat.

Penghargaan tersebut diterima Septian Reiswandy selaku Assisten Manager Corporate & Marketing Communication Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, mewakili Direktur Utama Bank Kalsel secara daring pada Selasa (31/1).

Sesuai dengan tema yang diusung dalam gelaran tersebut yaitu Improving Regional Accessibilty Towards a Suistanable Economy, Bank Kalsel meraih penghargaan tersebut atas komitmennya sebagai BUMD yang menjadi garda terdepan di daerah, yang berperan aktif dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Septian menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas apresiasi yang diberikan kepada Bank Kalsel.

“Mewakili Direktur Utama Bank Kalsel, saya mengucapkan terima kasih yang setinggi- tingginya atas apresiasi yang diberikan oleh Warta Ekonomi sebagai Best BUMD Awards 2023 as Indonesia Best BUMD Awards 2023 in Providing Reliable Banking Services Kategori BPD. Penghargaan ini sangat membanggakan bagi kami, karena dinilai berhasil memberikan layanan terbaik, sekaligus berperan dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional khususnya upaya pemulihan ekonomi nasional,” ucap Septian.

Lebih lanjut, Septian berharap, penghargaan ini dapat menjadi pelecut semangat untuk semakin mengoptimalkan kinerja dan layanan perusahaan, sebagaimana tagline Bank Kalsel ‘Setia Melayani, Melaju Bersama’.

“Semua raihan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh insan Bank Kalsel, maupun dukungan serta kepercayaan dari seluruh Pemegang Saham dan nasabah setia Bank Kalsel. Semoga penghargaan ini menjadi pelecut semangat perusahaan untuk terus meningkatkan corporate brand awareness, menjaga brand image dan kinerja perusahaan, serta dapat berkontribusi dalam peningkatan ekonomi daerah,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Pembangunan Pabrik Minyak Makan Merah, Bukti Pemerintah Peduli Koperasi dan UKM

TANAH LAUT – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin mengatakan, pembangunan pabrik minyak makan merah di Banua merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap perkembangan koperasi.

Hal ini disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, melalui Sekda Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar pada peresmian pabrik kelapa sawit dan peletakan batu pertama pabrik minyak makan merah, di desa Tajau Mulia, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (31/1) siang.

“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, membuktikan bahwa pemerintah sangat peduli dengan perkembangan koperasi dan UKM di Kalimantan Selatan,” katanya.

Menurut Paman Birin, pembangunan pabrik CPO dan peletakan batu pertama pembangunan minyak makan merah ini, merupakan bukti nyata dari keberhasilan koperasi dalam mengelola usaha perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Selatan.

Disampaikannya, pembangunan pabrik ini, bisa menjadi solusi bagi para petani sawit dan juga berpotensi memberikan tambahan pendapatan bagi kalangan petani kelapa sawit.

Menurut Paman Birin, Kalimantan Selatan memiliki potensi besar dalam pengembangan potensi industri kelapa sawit, yakni dengan luasan sebesar 427 ribu 616 hektar, baik yang diusahakan oleh perkebunan besar swasta/ negara maupun perkebunan rakyat.

Dengan potensi tersebut, Kalimantan Selatan diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan perekonomian Kalimantan Selatan.

Seperti diketahui, pada Selasa (31/1), Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, memulai pembangunan pabrik minyak makan merah di, desa Tajau Mulia, Kabupaten Tanah Laut.

Menteri Koperasi dan UKM saat meletakkan batu pertama pembangunan pabrik minyak makan merah

Dimulainya pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, Bupati Tanah Laut, Sukamta dan Anggota DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda.Pabrik minyak makan merah dikelola Koperasi Sawit Makmur (KSM) bekerjasama dengan PT BGMPA. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version