Taman Budaya Kalsel Undang Seniman Banua

BANJARMASIN – Taman Budaya dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, mengundang seniman banua, dalam rangka sosialisasi program dan kegiatan tahun 2022.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Taman Budaya, Disdikbud Kalimantan Selatan, Suharyanti, pada Jumat (28/1) menjelaskan, sosialisasi program dan kegiatan ini, secara rutin digelar setiap tahun sebagai langkah awal, dalam urun rembuk dengan para seniman di tiga belas kabupaten dan kota, agar setiap program yang disusun, bersinergi dengan kalangan seniman, yang bertujuan dapat semakin mengembangkan kesenian budaya Banjar.

Kepala UPTD Taman Budaya, Disdikbud Kalsel, Suharyanti

“Urun rembuk dengan Ketua dan Pengurus sanggar seni, kita gelar luring dan daring,” ucapnya.

Suharyanti menjelaskan, dari hasil pertemuan, masing masing komunitas seniman telah mengusulkan berbagai pergelaran baik tari, musik serta teater. Ia berupaya seluruh cabang seni dapat terakomodir, untuk ditampilkan pada tahun 2022 ini, agar pergelaran seni lebih kreatif dan berinovasi, sehingga dapat semakin dicintai bagi seluruh kalangan.

“Ada sebanyak 116 komunitas seniman, seluruh usulan ditampung, kami mempelajari saran dan masukan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pertunjukkan Event Pariwisata Ekonomi dan Kreatif Kabupaten Kotabaru, Rudy Nugraha mengatakan, pihaknya mengusulkan untuk tahun 2022 ini pergelaran teater anak japin delapan, selama ini sudah tampil japin anak delapan. Teater anak japin delapan, memiliki keunikan yaitu menampilkan berbagai lakon dan tentu sebagai inovasi dalam berkarya seni.

Kabid Pertunjukkan Event Pariwisata Ekonomi dan Kreatif Kabupaten Kotabaru, Rudy Nugraha

“Sebelumnya, kita sangatlah mengapresiasi Tambud Kalsel, untuk pergelaran japin anak delapan, sudah ke tingkat nasional,” tutup Rudy.

Untuk diketahui, Taman Budaya Kalimantan Selatan, menggelar sosialisasi program dan kegiatan tahun 2022, bertempat di Gedung Balairung Sari Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin, seluruh peserta yang hadir tetap ketat menerapkan protokol kesehatan. (NHF/RDM/RH)

Dukung Pembangunan Literasi di Kalsel, Guru Jaro Jadi Anggota Perpus Palnam

BANJARMASIN – Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Nurul Musthofa Mabu’un Tanjung, KH Ahmad Sanusi Ibrahim atau Guru Jaro beserta istri menjadi Anggota Perpustakaan Palnam. Hal tersebut sebagai salah satu bentuk nyata dukungannya terhadap pembangunan literasi dan minat baca yang leading sector-nya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Tadi ulun diajak berkeliling perpustakaan. Saat masuk, langsung terkagum saat melihat di salah satu ruang yang banyak terpampang buku sejarah ulama Kalsel, mulai dari Guru Sekumpul, Khatib Dayan, Pangeran Suriansyah, Datu Sanggul, Syekh Muhammad Nafis, Insyallah ini membawa keberkatan bagi kita semua,” katanya saat memberikan tausiah pada silaturahim Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin, Kamis (27/1).

Guru Jaro juga mengharapkan agar perpustakaan PalNam Banjarmasin bisa menjadi contoh perpustakaan-perpustakaan lain di wilayah Kalsel. Bahkan, lanjutnya kalau bisa perpustakaan ada di setiap desa dan kecamatan agar masyarakat gemar membaca.

“Saya memberikan apresiasi kepada Perpustakaan Palnam yang sering jemput bola berkeliling ke pelosok-pelosok daerah untuk menumbuhkan literasi dan minat baca di Kalsel. Luar biasa. Jika semua dilakukan secara ikhlas, insya Allah jadi ibadah bagi karyawan dan karyawati Dinas Perpustakaan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie mengungkapkan, kedatangan Guru Jaro ini merupakan salah satu upaya pihaknya untuk meningkatkan kegemaran membaca masyarakat, dengan merangkul semua kalangan, termasuk ulama.

“Kita tidak henti-hentinya meminta dukungan pada berbagai pihak, termasuk ini, karena kami tidak bisa bekerja sendiri. Sudah lama kita ingin mengundang beliau, alhamdulillah diberi jalan. Rombongan juga membawa ratusan santri, ini tentu keberuntungan, karena dapat sambil mengenalkan perpustakaan,” jelasnya.

Untuk diketahui, Dispersip Kalsel menggelar acara silaturahmi dan tausiyah rangka mempererat silaturahmi antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kalsel. Hadirnya Guru Jaro diharapkan dapat membantu meningkatkan budaya literasi dan minat baca di Kalimantan Selatan. Turut hadir sejumlah kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel, santri Pondok Pesantren Terpadu Nurul Musthofa Mabu’un Tanjung serta karyawan dan karyawati Dispersip Kalsel. (NRH/RDM/RH)

Wakil Rakyat Kalsel Harapkan Kepala Otorita IKN Baru Berasal Dari Kalimantan

BANJARMASIN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Yani Helmi angkat bicara terkait pernyataan Edy Mulyadi yang dinilai provokatif soal pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru ke Kalimantan.

Menurutnya, pernyataan tersebut sangat melukai hati warga Kalimantan karena berisi kalimat penghinaan dan tidak pantas.

Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini menyebutkan bahwa pemindahan IKN ke Kalimantan bukan atas permintaan warga Kalimantan. Jika tidak setuju dengan rencana pemindahan itu, maka ia mempersilahkan para elit di tingkat pusat untuk menyampaikannya langsung kepada pengambil kebijakan.

“Soal IKN itu urusan orang pusat, kita tidak pernah minta juga, itu yang kita sayangkan. Kalau ada elit di pusat tidak setuju, ya ngomong langsung dengan pengambil kebijakan di pusat, bukan sindir menyindir sehingga terjadi kesalahpahaman,” katanya kepada wartawan, Rabu (26/1).

Namun, Paman Yani menilai ada sisi positif yang bisa diambil dari kejadian ini. Ia melihat ada nilai persatuan dari seluruh warga Kalimantan, tak terkecuali Kalsel.

“Ada hal yang menarik dari kondisi sekarang, semangat persatuan yang saya lihat, ketika ada sesuatu seperti ini, masyarakat Kalimantan bersatu. Saya senang melihat ini,” tutur Paman Yani.

Kendati demikian, Anggota Dewan Daerah Pemilihan Kalsel VI yang meliputi Tanah Bumbu dan Kotabaru ini, menghimbau warga Kalsel tetap tenang dan fokus untuk berbenah diri. Mengingat Kalsel sendiri akan menjadi pintu gerbang dari Ibu Kota Negara Baru.

“Saya ingin agar warga Kalsel tak terpengaruh, biarkan IKN berjalan sesuai rencana pemerintah pusat. Kita sebagai masyarakat mendukung IKN di Kaltim, kita harus mensupport dengan mempersiapkan infrastruktur baik dari sisi pertanian, perkebunan, hingga perikanan. Karena pada intinya yang diinginkan adalah pemerataan pembangunan,” jelasnya.

Terkait sejumlah nama figur yang digadang sebagai kandidat untuk menjadi Kepala Otorita IKN baru, Wakil Rakyat dari Fraksi Golkar ini mengharapkan Kepala Otorita IKN di Provinsi Kaltim nantinya berasal dari Pulau Kalimantan. Pasalnya, menurutnya, orang Kalimantan yang paling mengerti seluk beluk wilayahnya.

Selain itu, lanjut Yani Helmi, Kalimantan juga tidak kekurangan sumber daya manusia (SDM) untuk menjadi Kepala Badan Otoritas yang handal dalam mengelola pembangunan IKN yang baru. Dimana dalam tatananannya Kepala Otorita ini setara dengan Kementerian.

“Saya meminta kepada pemerintah pusat melalui presiden mempertimbangkan menunjuk orang Kalimantan sebagai Kepala Otorita di IKN baru,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Pemenang Lomba Habsyi Diharapkan Mampu Sukseskan Kembali MTQ Tingkat Nasional di Kalsel

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengharapkan, kepada para juara Habsyi Piala Paman Birin Tahun 2022, dapat terus meningkatkan prestasi, untuk kembali mensukseskan pelaksanaan MTQ Tingkat Nasional di Banua ini.

Penyerahan hadiah kepada pemenang lomba Habsyi

Harapan tersebut disampaikan Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini, saat memberikan sambutan penutupan lomba Habsyi Piala Paman Birin 2022, di Gedung Mahligai Pancasila, Jumat (28/1).

Paman Birin menyampaikan, pelaksanaan lomba habsyi diawal tahun ini diharapkan, shalawat maulid ini selalu berkumandang di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Maulid Habsyi akan terus berkumandang sepanjang tahun 2022 di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Paman Birin.

Selain itu, Lanjutnya, diharapkan kepada para juara untuk dapat mempertahankan prestasi mereka tersebut dan dapat terus berlatih serta meningkatkan kemampuan mereka.

Mengingat, tambahnya, dari pemenang lomba Habsyi ini ada yang qori dan qori’ah, sehingga diharapkan dapat memberikan kemampuan terbaik mereka kembali, pada ajang MTQ tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan mendatang.

“Terus lah berlatih dengan giat agar dapat kembali memenangkan lomba pada MTQ Nasional di Provinsi Kalsel mendatang,” ucap Paman Birin. (SRI/RDM/RH)

BKD Kalsel Luncurkan Sejumlah Aplikasi Untuk Mudahkan Urusan ASN

BANJARBARU – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalsel, mengembangkan sejumlah aplikasi yang diperuntukkan agar memudahkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Provinsi Kalsel dalam berurusan ditahun 2022 ini. Aplikasi ini merupakan inovasi yang dikembangkan BKD Provinsi Kalsel pada tahun 2022.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalsel Sulkan, belum lama tadi.

Sulkan menyampaikan, salah satu aplikasi yang pihaknya kembangkan, yakni aplikasi E-Dialog, aplikasi tersebut berguna untuk menilai kinerja para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK), yang dikaitkan langsung dengan tunjangan kinerja.

“Semua ASN harus siap dengan adanya aplikasi baru yang lebih lengkap ini walaupun sedikit lebih rumit dikarenakan tuntutan perundangn-undangan terkait penilaian kinerja ASN,” ungkap Sulkan.

Sulkan menambahkan, selain aplikasi E-Dialog, pihaknya juga telah menghadirkan aplikasi E-Mutasi, yang berguna untuk mengelola data mutasi para pegawai ASN.

“Jadi kalau ASN mau mutasi pindah provinsi atau antar SKPD, tidak perlu lagi membawa berkas-berkasnya ke Kantor BKD Prov Kalsel, cukup hanya dengan membuka aplikasi E-Mutasi di Website BKD Provinsi Kalsel dan mengikuti petunjuknya untuk mengupload berkas-berkas yang diperlukan,” lanjut Sulkan.

Sulkan mengharapkan, aplikasi-aplikasi yang pihaknya kembangkan ditahun 2022 ini, dapat memberikan kemudahan bagi para ASN dan diimplementasikan dengan sebaik mungkin. Sehingga percepatan pelayanan dan transparansi pelayanan dapat berjalan. (MRF/RDM/RH)

DLH Kalsel Jadikan ASN Sebagai Agen Perubahan Pengurangan Penggunaan Sampah Plastik

BANJARBARU – Sampah plastik selalu menjadi masalah utama dalam pencemaran lingkungan baik pencemaran laut maupun pencemaran tanah. Sifat sampah plastik yang sulit terurai meskipun terkubur ditanah selama bertahun-tahun juga menjadi masalah utama dalam menjadikan lingkungan Kalimantan Selatan menjadi lingkungan yang bersih. Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalsel akan menjadikan para Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai agen perubahan pengurangan penggunaan sampah plastik.

Hal ini diungkapkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalsel Hanifah Dwi Nirwana, Kepada Abdi Persada FM belum lama tadi.

Disampaikan Hanifah, untuk mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai, maka diperlukan Rule Model yang bisa menjadi acuan bagi masyarakat Kalsel, Rule Model tersebut diharapkan dapat diterapkan kepada para ASN lingkup Provinsi Kalsel yang dapat mampu melakukan upaya pengurangan sampah plastik di Banua ini.

“Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sebagaimana arahan beliau dengan Spirit Of Borneo sudah merilis surat edaran dimana harapan beliau para ASN sebagai agen perubahan mampu melakukan upaya – upaya pengurangan sampah plastik,” ungkap Hanifah.

Hanifah menambahkan, sebagai langkah utama yang penting  dilakukan pada pengurangan penggunaan sampah plastik sekali pakai, yaitu bagaimana mengkondisikan seluruh kegiatan perkantoran se-Kalsel harus benar-benar mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sehingga dengan target ambisius di tahun 2022 ini, untuk kegiatan perkantoran benar-benar sudah tidak ada lagi penggunaan sampah plastik sekali pakai.

“Dengan event – event penting ditahun 2022 ini, seperti musabaqah tilawatil qur’an (MTQ) Nasional, mudah-mudahan kita bisa menunjukkan kepada para peserta dan hadirin bahwa Provinsi kita merupakan Provinsi yang ramah terhadap lingkungan,” lanjut Hanifah.

Diungkapkan Hanifah, untuk mensukseskan pengurangan penggunaan sampah plastik sekali pakai di Banua Kalsel, pihaknya sudah berkoordinasi bersama DLH Kabupaten Kota se Kalsel, agar edaran pengurangan penggunaan sampah plastik sekali pakai dapat disampaikan keseluruh Stakeholder, terlebih khususnya SKPD level Kabupaten-Kota.

“Kita harapkan informasi ini bisa diresonansi oleh DLH Kabupaten – Kota untuk bisa disampaikan keseluruh stakeholder khususnya SKPD di level kabupaten – kota, karena surat edaran yang dirilis Gubernur Kalsel Sahbirin Noor kepada seluruh Bupati dan Walikota,” lanjut Hanifah.

Hanifah melanjutkan, selain para ASN, para masyarakat Kalsel pun dapat mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai, salah satu contohnya yakni menggunakan tumbler untuk botol air minum. (MRF/RDM/RH)

Pastikan Kondisi Pasien Membaik, Paman Yani Kembali Jenguk Korban Kekerasan Anak di RSUD Ulin

BANJARMASIN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Yani Helmi kembali menjenguk pasien korban kekerasan terhadap anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin, Rabu (26/1).

Anggota DPRD Kalsel, M. Yani Helmi didampingi Plt Direktur RSUD Ulin, dr Izaak Zoelkarnain menjenguk korban kekerasan terhadap anak di RSUD Ulin Banjarmasin.

Didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Ulin, dr Izaak Zoelkarnain Akbar beserta jajarannya, Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini ingin memastikan anak perempuan berusia 5 (lima) tahun itu mendapatkan penanganan yang baik dan tepat.

“Seperti janji saya beberapa waktu lalu, kita akan kembali pastikan memonitor apakah pasien ini sudah mendapatkan penanganan yang baik. Alhamdulillah seperti yang kita lihat sekarang, kondisinya semakin membaik hanya tinggal mata sebelah kanan yang belum bisa dibuka karena lebam parah dan katanya dalam seminggu ke depan akan sudah bisa dibuka,” jelasnya.

Tak hanya pulih secara fisik, Yani Helmi juga mengaku akan mengawal kesembuhan anak tersebut secara psikis. Menurutnya, RSUD Ulin akan melakukan langkah penanganan psikis yang didampingi oleh psikolog.

“Kita ingin agar bisa sembuh luka dan kejiwaannya,” tambahnya.

Sementara Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr Izaak Zoelkarnain mengatakan saat ini kondisi anak korban kekerasan sudah jauh membaik dari sebelumnya. Ia mengungkapkan anak tersebut sudah berani saat bertemu dengan pria lain di RSUD Ulin Banjarmasin.

“Sekarang sudah tidak takut lagi jika melihat laki-laki,”ucapnya.

Namun untuk waktu diperbolehkan pulang, dr Izaak mengatakan pihaknya harus mengevaluasi lagi. Terlebih dari hasil laboratorium HB si bocah kurang 10 gram persen.

“Jika keluarga berkenan kita akan melakukan transfusi darah sehingga pasien bisa pulang dalam keadaan benar-benar sehat,” tambahnya.

Luka pada kepala, lanjut dr Izaak, berdasarkan hasil foto dan citiscan tidak ada kendala. Luka hanya berada di kulit kepala sehingga dengan diberi obat-obatan sana dalam seminggu hingga dua minggu akan sembuh.

Terkait pembayaran perawatan pasien dr Izaak juga memastikan agar pasien lebih utama untuk sembuh.

“Kita akan berkoordinasi dengan Pemkab Tanah Bumbu untuk Jamkesda atau jika tidak ada kita upayakan dari RSUD Ulin,” tambahnya.

Untuk diketahui, korban kekerasan terhadap anak di Kabupaten Tanah Bumbu, beberapa waktu lalu, telah dirujuk ke RS Ulin Banjarmasin, Sabtu (23/1) malam guna mendapatkan penanganan lebih lanjut. Kondisinya sekarang mulai tampak ceria. Meski satu matanya di sisi kanan masih belum bisa dibuka lantaran luka lebam yang cukup parah, namun anak tersebut tampak sudah mau bersosialisasi dengan penghuni rumah sakit lainnya. (NRH/RDM/RH)

Pemkab Banjar Minta Dukungan Orang Tua Untuk Sukseskan Percepatan Vaksinasi Anak

BANJAR – Pemkab Banjar mencanangkan akhir Februari 2022 vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun untuk dosis pertama rampung. Terlebih meminta kepada orang tua agar ikut memberikan dukungan supaya pelaksanaan program percepatan tersebut berjalan sukses.

Rakoor Percepatan Vaksinasi Anak dihadiri camat se Kabupaten Banjar

Assisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Banjar, Masruri, mengungkapkan, meski stok vaksin dan nakes diakui siap. Namun, untuk merealisasikan pencanangan ini agar mampu terlaksana tentu dukungan orang tua sangat diperlukan.

Pelaksanaan Rakoor Percepatan Vaksinasi Anak yang dipimpin Assisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Banjar, Masruri (tengah) didampingi Plt Kadisdik Banjar, Liana Penny (kiri).

“Harapan kami tentunya orang tua paham dan mengerti kenapa pemerintah mewajibkan warga negara Indonesia seluruhnya untuk di vaksin,” ungkapnya saat mempimpin Rakoor Percepatan Vaksinasi Anak Usia 6 – 11 Tahun 2022, di Aula Kantor Bakesbangpol Kabupaten Banjar, Kamis (27/1) siang.

Dihadapan para Camat dan kepala SKPD dilingkup Kabupaten Banjar, ia menekankan, bahwa upaya ini merupakan langkah cepat pemerintah dalam membentuk Herd Immunity (kekebalan tubuh).

“Tentu memperluas antibodi untuk mengantisipasi penyebaran varian Omicron,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny, mengatakan, berdasarkan SKB 4 Menteri Pemerintah wajib melaksanakan vaksinasi bagi pendidik dan peserta didik.

“Tujuan dilaksanakan vaksinasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh bagi anak-anak, perlu gerakan serius untuk pelaksanaan ini,” paparnya.

Saat menjawab pertanyaan para camat tentang kekhawatiran para orang tua terhadap suntikan vaksin, dirinya pun menyebut, yang bertanggung jawab tentu adalah negara.

“Semoga target capaian vaksinasi anak tercapai dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bisa dilaksanakan 100 persen nantinya,” harap Penny.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pembedayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar, Syahrialuddin, mengatakan, akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) untuk desa terkait dukungan program percepatan vaksinasi ini.

“Delapan persen alokasi dana desa akan tetap diperuntukkan untuk penanganan COVID-19 dan pelaksanaannya tetap diserahkan ke tingkat desa masing-masing,” paparnya dalam laporan kegiatan Rakoor Percepatan Vaksinasi Anak Usia 6 – 11 Tahun 2022, di Aula Badan Kesbangpol Banjar. (PEMKAB.BJR-RHS/RDM/RH)

Pemukiman Diatas Lahan Milik Pemko Banjarmasin Boleh Dipungut PBB

BANJARMASIN – Rencana pembangunan Pasar Batuah di Kota Banjarmasin, mendapatkan aksi penolakan dari penghuni pasar tersebut. Mengingat, dikawasan Pasar Batuah tidak hanya digunakan sebagai tempat berdagang tetapi juga sebagai pemukiman.

Bahkan, Pemerintah Kota Banjarmasin memungut pajak tersebut. Dipungutnya Pajak Bumi Bangunan (PBB) oleh Pemerintah Kota Banjarmasin tersebut, mendapatkan penjelasan dari Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Subhan Noor Yaumil, kepada sejumlah wartawan, Kamis (27/1).

“Untuk penarikan pungutan PBB diperbolehkan, asalkan berupa bangunan pemukiman atau rumah dinas, seperti rumah dinas pemerintah serta lainnya,” ungkap Subhan.

Begitu juga, lanjutnya, untuk lahan Pemerintah Kota Banjarmasin yang telah beralih fungsi menjadi lahan pemukiman, diperbolehkan dipungut PBB tersebut.

Yang tidak boleh, tambah Subhan, adalah memungut PBB pada bangunan perkantoran. Seperti, bangunan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, bangunan perkantoran Pemerintah Kota Banjarmasin, kantor Polresta serta lainnya.

“Selama bangunan tersebut bukan kantor maka masih boleh dilakukan pungutan PBB,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Subhan juga menjelaskan, bahwa Bakeuda Kota Banjarmasin telah menelusuri kepemilikan lahan Pasar Batuah tersebut. Dan, ternyata lahan Pasar Batuah memang milik Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Kami tidak mengetahui mengapa lahan tersebut bisa beralihfungsi menjadi lahan pemukiman,” ujar Subhan.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin, pada tahun 2022 ini akan melakukan pembangunan Pasar Batuah tersebut. Namun, warga setempat melakukan penolakan. Dan, mengatakan mereka selama ini telah membayar PBB. (SRI/RDM/RH)

Jelang Berakhirnya Masa Tugas, Danrem 101/Antasari Kunker ke Yonif 623/BWU

BANJARBARU – Dalam rangkaian kunjungan kerja, sekaligus berpamitan, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah, memberikan semangat kepada Prajurit dan Persit Yonif 623/BWU, Sei Ulin Banjarbaru, Kamis (27/1).

Didampingi lbu Ketua Persit KCK Koorcabrem 101 PD Vl/Mulawarman, Danrem 101/Ant Brigjen TNl Firmansyah memberikan pengarahan kepada seluruh Prajurit dan Persit Yonif 623/BWU.

Suasana saat Danrem 101/Antasari melakukan kunker ke Yonif 623/BWU

Brigjen TNl Firmansyah memberikan apresiasi kepada Prajurit Yonif 623/BWU yang pada saat kunjungan kerja Pangdam Vl/Mulawarwan, dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Baik satuan tempur maupun teritorial mempunyai ciri khas tersendiri yang dituntut untuk menunjukkan keahlian dan ketangkasannya, hal ini guna untuk menjawab tantangan tugas ke depan. Pada saat penugasan kalian dapat menunjukkan prestasi yaitu tidak ada pelanggaran selama di daerah penugasan,” tambahnya.

Pada kesempatan ini, Danrem 101/Antasari juga mohon pamit dan meminta maaf apabila ada kesalahan selama menjalankan tugas.

Danrem juga berpesan kepada seluruh prajurit agar mempertahankan prestasi, hindari pelanggaran, dan jaga nama baik satuan. (PENREM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version