Kendalikan Inflasi, Diskop UKM Kalsel Gelar Pasar Rakyat Untuk UMKM Bergerak

BANJARMASIN – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pasar Rakyat untuk Usaha Mikro Kecil Menengah Bergerak.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai, kepada Abdi Persada FM, melalui sambungan telepon pada Selasa (8/11) menjelaskan, Pasar Rakyat untuk UMKM Bergerak digelar di tiga belas Kabupaten dan Kota, mulai 5 November – 3 Desember 2022 mendatang. Ia berharap dengan kegiatan dapat mengendalikan inflasi dan membantu warga dalam memenuhi dalam keperluan bahan pokok.

“Pasar Rakyat ini diperuntukkan bagi warga sebagai pedagang mikro dan kecil, dan sebelumnya mendapatkan kupon terlebih dahulu, yang diakomodir Kepala Desa setempat, bekerjasama Dinas Koperasi dan UMKM Kab dan Kota,” ucapnya

Rifai menjelaskan, paket yang disediakan Pasar Rakyat untuk UMKM Bergerak ada sebanyak 1.200 yaitu seribu paket dari Pemprov Kalsel dan 200 paket subsidi dari Bank Kalsel. Harga satu paketnya Rp68 ribu yang dijual berupa minyak goreng, tepung terigu, telur, bawang merah, bawang putih, dan gula.

“Sejak digelar Pasar Rakyat untuk UMKM Bergerak mulai 5 November di desa Loksaso Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dilanjutkan 6 November ke Kabupaten Tabalong dan 8 November di Kabupaten Balangan, antusias warga sangat tinggi dalam membelinya,” jelas Rifai.

Lebih lanjut Rifai menambahkan, Pasar Rakyat untuk UMKM Bergerak, di Kabupaten Balangan, pihaknya juga merangkai kegiatan menyelenggarakan penyuluhan dan pendampingan hukum, membina UMKM agar naik kelas dan pelatihan akutansi serta pengemasan produk bagi UMKM.

“Semoga dengan terlaksana kegiatan itu, dapat membantu peningkatan kesejahteraan warga di Banua,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

4.000 Kupon Disebar di Kelurahan Sungai Andai Untuk Pasar Murah Setempat

BANJARMASIN – Untuk menekan angka inflasi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin menggelar, Pasar Murah di Kelurahan Sungai Andai, Rabu (9/11).

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar mengatakan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin saat ini kembali, menggelar Pasar Murah Kota Banjarmasin Tahun 2022, dalam rangka pengendalian inflasi di Kota Banjarmasin.

Kadisperdagin Banjarmasin Ichrom Muftezar didampingi Kabid Perdagangan Rahman Noorrahim

“Saat ini dilaksanakannya pasar murah untuk yang ke 5 kali di Kota Banjarmasin. Dengan tujuan untuk penanggulangan serta pengendalian inflasi, dengan menggunakan dana BTT,” ungkap Tezar, kepada sejumlah wartawan.

Menurut Tezar, untuk di kawasan Kelurahan Sungai Andai total paket yang dibagikan sekitar 2 ribu paket lebih, sehingga total paket sembako yang telah dibagikan pada pasar murah di Kota Banjarmasin sebanyak 13 ribu lebih.

“Mudah mudahan disemua Kelurahan yang ada di Kota Banjarmasin bisa dilaksanakan Pasar Murah,” ucapnya.

Sementara itu Kabid Perdagangan Disperdagin Kota Banjarmasin Rahman Noorrahim mengatakan, pada pelaksanaan Pasar Murah di Kelurahan Sungai Andai ini, diselenggarakan dua hari 9-10 November 2022, dengan pemberian subsidi sebesar Rp20 ribu per paket.

Untuk telur satu rak isi 30 biji dapat ditebus dengan harga Rp 25 ribu harga dipasaran dijual Rp45 ribu, gula dan minyak ditebus dengan harga Rp 24 ribu dengan harga di pasaran Rp44 ribu , serta bawang merah ditebus hanya dengan harga Rp 9 ribu saja sedang harga di pasaran Rp29 ribu.

Sedangkan, Sekretaris Lurah Sungai Andai Nur Inayah mengatakan, Kelurahan Sungai Andai Kota Banjarmasin membagikan 4 ribu kupon paket sembako murah untuk warga setempat.

Seklur Sungai Andai Nur Inayah

“Pada pelaksanaan Pasar Murah yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian, pihak Kelurahan Sungai Andai membagikan 4 ribu kupon untuk warga setempat,” ungkapnya.

Menurut Nur Inayah, untuk mendapatkan paket sembako dengan harga murah, warga menebus dengan membawa kupon tersebut.

“Kupon untuk pasar murah dibagikan oleh RT masing masing yang ada di Kelurahan Sungai Andai,” ucap Nur Inayah. (SRI/RDM/RH)

DPRD Kalsel Usulkan Pembentukan Perda Perpustakaan Pada Propemperda 2023

BANJARMASIN – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan mengusulkan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Perpustakaan dalam program Pembentukan Perda (Propemperda) tahun 2023.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, M. Lutfi Saifuddin kepada wartawan, usai memimpin rapat kerja bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel, Selasa (8/11).

Lutfi menilai pembentukan Perda tersebut sangat penting sebagai acuan atau pedoman terkait pengembangan budaya literasi di Kalsel.

Mengingat budaya literasi ini, lanjutnya, bukan hanya sekedar kemampuan membaca dan menulis tetapi juga mengelola data dan informasi yang didapatkan dari bahan bacaan menjadi sebuah gagasan, ide maupun inovasi dan mengimplementasikannya dalam kehidupan.

“Hal ini tentu memerlukan payung hukum yang kuat agar program dan anggaran bisa terpenuhi,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani menyambut baik atas usulan tersebut karena selama ini hanya ada aturan terkait kearsipan sedangkan untuk perpustakaan belum ada.

“Tentu pembuatan raperda perpustakaan ini kita dukung untuk kemajuan literasi di banua,” jelasnya.

Suasana Rapat Kerja Komisi IV DPRD Kalsel Bersama Dispersip Kalsel

Sementara untuk tahun 2023, Dispersip Kalsel menyusun sebanyak 15 program kerja, diantaranya penyediaan sarana dan prasarana gedung perpustakaan disabilitas agar bisa segera beroperasi dan penyelesaian gedung depo arsip. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Akan Gelar PSOda Tingkat Provinsi

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam waktu dekat ini, akan melaksanakan Pekan Special Olympic Daerah (PSOda) Tingkat Provinsi. Hal ini disampaikan Plt Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Budiono.

“PSOda akan diselenggarakan selama 4 hari mulai tanggal 14 sampai 17 November tahun 2022 mendatang,” ungkap Budiono, kepada sejumlah wartawan, Rabu (9/11).

Kegiatan Pekan Special Olympic Daerah tahun 2022 ini, akan memperebutkan hadiah berupa uang pembinaan serta mendali.

“Pada Pekan Special Olympic Daerah, akan diikuti oleh peserta anak-anak bertalenta khusus dibawah naungan organisasi Special Olympics Indonesia (SOIna),” ujarnya.

Kegiatan Pekan Special Olympic Daerah ini, diikuti 200 atlet dari organisasi SOIna Kabupaten dan Kota Se Kalimantan Selatan.

Dengan mempertandingkan 8 cabang olahraga diantaranya bola voli, atletik, bola bocce, bulutangkis, tenis meja, senam ritmik, serta renang.

“Delapan cabor tersebut akan dipertadingkan di empat tempat yaitu Gedung PGSD Banjarbaru, Kolam Renang Idaman, Gor Berkat sungai sipai Martapura, serta Wisma Sulaiman Martapura,” jelasnya lebih lanjut.

Budiono berharap, kegiatan ini nantinya akan menghasilkan atlet yang berprestasi ditingkat Provinsi dan mampu mengikuti kegiatan Pekan Olahraga tingkat Nasional dan internasional untuk mengharumkan nama banua.

“Kami berharap pada PSOda ini akan menghasilkan atlet berprestasi untuk Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Budiono. (SRI/RDM/RH)

Gelaran Bazar UMKM Bangkitkan UMKM Banua Bersama Bank Kalsel

BANJARMASIN – Bank Kalsel mengajak para pelaku UMKM kembali menggeliatkan perekonomian daerah melalui satu program yang tidak hanya sekadar menunjukkan eksistensi UMKM daerah, namun juga beriringan dengan legitimasi Bank Kalsel sebagai bank digital.

Program yang diusung adalah BAZAR UMKM Bank Kalsel dengan tema “Bangkitkan UMKM Banua Bersama Bank Kalsel”, bentuk komitmen untuk berperan aktif dalam mendukung upaya pemulihan ekonomi secara lebih efektif dan diakselerasi dengan cepat, khususnya dalam mengoptimalkan sektor UMKM melalui transformasi digital.

BAZAR UMKM Bank Kalsel dilaksanakan pada 9 – 13 November 2022 dengan mengambil venue Halaman Eks Kantor Gubernur Kalsel dan Siring 0 Kilometer, Banjarmasin. Secara umum, BAZAR berisikan Stand Pelaku UMKM Binaan Bank Kalsel, Stand Kuliner, Stand Komunitas, Pojok Kopi, dan Stand Bank Kalsel Information Centre.

Selain itu juga, para pengunjung akan disajikan suguhan entertainment, dalam bentuk Band Performance, Stand Up Comedy, Panting Show, Opera Komedi Banjar, hingga penampilan Artis Nasional yang tentunya menarik untuk disaksikan.

Pada momen ini juga akan dilakukan kegiatan Literasi Keuangan dan Kuis Ranking 1 untuk Pelajar SD, Sosialisasi Pengelolaan Keuangan kepada Pelaku UMKM, Sosialisasi Produk dan Layanan Syariah, Lomba
Mewarnai untuk Tingkat Pelajar TK dan SD, dan tentunya sayang untuk dilewatkan adalah kegiatan JALAN SEHAT yang menyajikan total hadiah puluhan juta rupiah.

Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya, menyampaikan bahwa BAZAR UMKM Bank Kalsel digelar sebagai bentuk komitmen untuk menggeliatkan kembali UMKM Banua seiring dengan optimalisasi Transformasi Digital Bank Kalsel.

“Pada gelaran BAZAR UMKM Bank Kalsel, kami menerapkan sistem transaksi non tunai/cashless yang artinya seluruh transaksi yang dilakukan dalam BAZAR dengan melakukan mobile banking AKSEL by Bank Kalsel. Hal ini dilakukan agar UMKM Banua semakin melek digitalisasi, sehingga kedepannya mampu mendukung optimalisasi usahanya menjadi lebih berkembang” terangnya.

Sebagai informasi, bagi para pengunjung yang nantinya bertransaksi menggunakan mobile banking AKSEL by Bank Kalsel, akan memperoleh kesempatan meraih hadiah doorprize yang diundi dalam dua periode. Khusus untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pada gelaran BAZAR UMKM Bank Kalsel nantinya melakukan pinjaman melalui aplikasi ReadyCash, akan memperoleh kesempatan hadiah Grand Prize berupa satu unit sepeda motor ataupun hadiah elektronik lainnya.

“Kepada seluruh nasabah setia Bank Kalsel dan juga masyarakat Kalimantan Selatan, ayo berhadir ke acara Bazar UMKM Bank Kalsel, yang Insya Allah digelar pada 9 hingga 13 November 2022, di siring 0 km Banjarmasin. Akan banyak suguhan hiburan dan hadiah yang tentunya sayang untuk dilewatkan. Jangan lupa aktivasi mobile banking AKSEL by Bank Kalsel dan penggunaan layanan ReadyCash serta raih hadiahnya. Mari kita hadiri beramai-ramai menuju Siring 0 Km untuk menyaksikan BAZAR UMKM Bank Kalsel,” pungkas Hanawijaya. (ADV-RIW/RDM/RH)

215 Sekolah di Kabupaten Banjar Mulai Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar

BANJAR – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar mengklaim 215 sekolah menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar. Bahkan, implementasinya mulai dilaksanakan Tahun Ajaran 2022/2023.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny, mengatakan, setelah pelaksanaan ini berhasil digelar di 30 sekolah penggerak. Di mana, kurikulum tersebut ternyata bagus diterapkan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny

“Sejak awal Januari 2022 lalu, sekolah penggerak langsung dibiayai oleh pemerintah pusat dan diwajibkan menjalankan Kurikulum Merdeka,” kepada Abdi Persada FM, Senin (8/11) siang.

Sementara ratusan sekolah di Kabupaten Banjar yang menerapkan Merdeka Belajar dilakukan secara mandiri, baik di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Guru bisa lebih leluasa untuk mengambil metode apa dalam mengukur minat bakat peserta didik di sekolah supaya tetap terlihat senang,” ucap Kadisdik Kabupaten Banjar, Liana Penny.

Kurikulum Merdeka Belajar, menurut dia, untuk metode proses belajar mengajarnya lebih berfokus kepada peserta didik. Meski diketahui, Kurikulum 2013 guru lebih banyak menjelaskan ketimbang memperlihatkan minta bakat mereka.

“Kita melihat dalam pelajaran tertentu. Siswa secara berkelompok ditugaskan membuat suatu project agar setiap guru bisa secara langsung dapat mengetahui sejauh mana minat dan bakatnya. Ini merupakan kemerdekaan dari mereka,” paparnya.

Namun, dijelaskannya, Kurikulum 2013 atau pun Merdeka Belajar tak jauh berbeda.

“Merdeka Belajar itu merupakan hasil evaluasi dari Kurikulum 2013. Jadi, guru dituntut untuk bisa membawa pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik,” ungkap dia.

Perlu diketahui lagi, Kemendikbudrestek RI, memang mencanangkan Tahun Anggaran (TA) 2022/2023 Kurikulum Merdeka Belajar di setiap satuan pendidikan di daerah harus diimplementasikan. (RHS/RDM/RH)

Raperda Perumahan Kawasan Pemukiman, DPRD Banjarmasin Atur Teknis Pembangunan di Sepadan Sungai

BANJARMASIN – Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah Perumahan dan Kawasan Pemukiman DPRD Banjarmasin, dipastikan akan mengatur teknis pembangunan di sepadan sungai.

Ketua Pansus Raperda Perumahan dan Kawasan Pemukiman DPRD Banjarmasin, Hendra, kepada Abdi Persada FM baru-baru tadi mengatakan, saat ini pembanguan Kota Banjarmasin sudah sangat pesat, dengan demikian harus diatur rapi, untuk menciptakan hunian lingkungan yang sehat, indah, aman, nyaman dan serasi, agar tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari.

“Dalam Raperda ini akan mengatur teknis pembangunan perumahan, terutama di sepadan sungai,” ucapnya

Disampaikan Hendra, melalui payung hukum ini akan mengatur rumah susun, kawasan perumahan yang baru akan dibangun dan fasilitas umum (fasum), supaya dapat saling berkesinambungan dengan pembangunan dan terkelola dengan baik, yaitu izin serta syaratnya yang ketat untuk dipenuhi menyesuaikan aturan tertuang di dalam perda nantinya.

“Dari beberapa kali rapat pembahasan bersama Dinas terkait, mengatur pengembangan berkelanjutan,” ungkap politisi PKS DPRD Banjarmasin.

Lebih lanjut Hendra menambahkan, rencananya pembahasan Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman DPRD Banjarmasin, satu kali pertemuan akan difinalisasi, ia berharap kehadiran Perda ini menjadi pilot project dalam pembangunan yang lebih baik di kota seribu sungai.

“Penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman bertujuan untuk memenuhi hak warga Negara, terkait tempat tinggal yang layak,” tutup Hendra

Untuk diketahui, Raperda Perumahan dan Kawasan Pemukiman DPRD Banjarmasin, merupakan usulan dari Pemerintah Kota Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Dekranasda Kalsel Gelar Pelatihan Fashion Desainer Berbasis Sasirangan

BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan produk sasirangan maka Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar, Pelatihan Desain Fashion Berbasis Sasirangan Se Kalimantan Selatan, di Aula Gedung Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (8/11). Dibuka oleh Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan Raudatul Jannah.

“Pelatihan ini dilaksanakan, untuk meningkatkan kemampuan para perajin sasirangan di Provinsi Kalimantan Selatan, untuk peningkatan produk kain sasirangan, dari bahan menjadi produk jadi,” ungkap Istri Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor ini.

Menurut Raudatul Jannah, peningkatan produk sasirang tersebut, dalam rangka meningkatkan nilai ekonomi. Sehingga, dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi lagi.

“Kami berharap perajin sasirangan di provinsi ini dapat lebih kreatif dalam meningkatkan produk sasirangan mereka, apalagi saat ini peluang produk jadi sasirangan cukup terbuka, karena disukai pasar nasional dan internasional,” ungkapnya.

Pada pelatihan tersebut menghadirkan, narasumber dari Fashion Desainer dari Jogjakarta Indra Gunawan, serta Fashion Desainer Kalsel Katherin Ambarsari. Serta diikuti 20 orang perajin sasirang yang terdiri dari 14 orang Desainer, serta 4 orang penjahit.

Sementara itu, Fashion Desainer Katherin Ambarsari siap memberikan ilmu pengetahuannya untuk membantu peningkatan produk sasirangan para pengrajin sasirangan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Fashion Desainer Kalsel Katherin Ambarsari

Pada pelatihan yang dilaksanakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk peningkatan fashion desainer berbasis Sasirangan, maka ia akan memberikan ilmu pengetahuan yang dimiliki, kepada para peserta yang mengikuti pelatihan tersebut.

“Berdasarkan pengalamannya sebagai fashion desainer, untuk konsumen milenial lebih menyukai motif motif terbaru, seperti kupu kupu, angrek, serta lainnya,” ucapnya.

Katherin berharap, pada pelatihan ini akan muncul ide ide kreatif para peserta, yang dapat meningkatkan produk sasirangan ke depannya lagi. (SRI/RDM/RH)

Tim Futsal Samarinda ‘Pesut Tonk Cool’ Berhasil Meraih Juara Umum Paman Birin Cup

BANJARMASIN – Tim Samarinda, Pesut Tonk Cool meraih juara umum Pada Festival Kejuaraan Nasional Futsal Antar Klub Paman Birin Cup 2022, di Kota Banjarmasin.

Penyerahan Piala kepada pemenang

Kemenangan tersebut berhasil diraih setelah, mengalahkan Kancil WHW di partai Final dengan skor 5-3 di Borneo Futsal Banjarmasin, Minggu (6/11).

Penyerahan penghargaan dan tropi langsung dilakukan Gubernur Kalsel diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel, Hermansyah didampingi Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Anwar Hadimi serta Plt Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Budiono.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Festival Futsal Nasional Piala Paman Birin Cup,” ungkap Hermansyah, kepada sejumlah wartawan, Senin (7/11).

Selain itu, lanjut Hermansyah, pada Festival Futsal Nasional Piala Paman Birin Cup, peserta sangat antusias mengikutinya.

“Kami bersyukur telah berhasil menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ini membuktikan olahraga Futsal sangat diminati generasi muda,” ujarnya lebih lanjut.

Kegiatan ini, tambah Hermansyah,akan terus dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan para pemain futsal di Provinsi Kalimantan Selatan.

Menurut Hermansya, para pemain futsal di provinsi ini, sangat luar biasa, melalui kegiatan ini, tentunya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraganya dapat mengasah kemapuan pemain futsal tersebut.

Sedangkan, Ketua AFP KalselAnwar Hadimi mengatakan, festival futsal nasional ini sangat bagus sekali dilaksananan untuk membangkitkan kejayaaan futsal di kalsel.

“Festival Kejuaraan Futsal tingkat nasional ini sangat bagus dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Sehingga, lanjutnya, dapat memberikan jalan untuk pemain daerah untuk dapat bertanding dengan pemain futsal nasional tersebut.

Pemenang pada Festival Futsal Nasional Paman Birin Cup Tahun 2022 ini, juara 1 diraih Tim Futsal Pesut Tonk Coll, Juara 2 diraih Kancil WHW, Juara 3 diraih Arutmin, serta Juara 4 diraih Borneo Samudra Jaya. (SRI/RDM/RH)

Bank Kalsel Jalin MoU Dengan Kejaksaan Tinggi Kalsel

BANJARMASIN – Bertempat di Aula Anjung Papadaan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (KEJATI KALSEL), Banjarmasin, Bank Kalsel jalin kesepakatan bersama dengan KEJATI KALSEL tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, akhir pekan tadi. Penandatanganan dilakukan Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya, dan Kepala KEJATI KALSEL Mukri.

Dirut Bank Kalsel (kiri) dan Kajati Kalsel (kanan) usai penandatanganan MoU

Kegiatan disaksikan Wakil Kepala KEJATI KALSEL, Ahmad Yani beserta unsur-unsur pimpinan di KEJATI KALSEL; Plt. Komisaris Utama dan Komisaris Independen Bank Kalsel, Hatmansyah dan Syahrituah Siregar, Direktur Kepatuhan Bank Kalsel , IGK Prasetya, beserta jajaran Kepala Divisi Bank Kalsel.

Foto bersama usai penandatanganan MoU

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya mengutarakan, bahwa semakin berkembangnya industri perbankan, tentu berimbas pada peningkatan potensi terjadinya permasalahan hukum yang timbul dari aktivitas yang dilakukan Bank. Atas hal ini, maka jalinan kesepakatan bersama menjadi perlu untuk dilakukan.

“Dengan kerjasama ini, kami berharap diberikan bimbingan atau arahan dari KEJATI KALSEL agar terhindar dari permasalahan – permasalahan hukum, mengingat rentannya aktivitas perbankan dengan masalah hukum. Lebih lanjut, diharapkan dapat membantu kinerja termasuk menjaga insan Bank Kalsel agar terhindar dari masalah hukum, serta membantu mengawal Bank Kalsel dalam menjalankan roda bisnis agar tetap di koridor hukum yang patut” tutur Hanawijaya.

Lebih lanjut, Kepala KEJATI KALSEL, Dr. Mukri, SH., MH, menyampaikan apresiasinya kepada Bank Kalsel, atas kepercayaan kepada KEJATI KALSEL untuk berkerjasama dalam penanganan hukum bidang perdata dan tata usaha negara yang dituangkan dalam kesepakatan bersama ini.

“Melalui kesepakatan bersama ini, Bank Kalsel nantinya dapat meminta bantuan hukum kepada Jaksa Pengacara Negara dalam hal pendapat hukum (legal opinion) maupun pendampingan hukum (legal assistance) dalam berbagai masalah hukum perdata dan tata usaha negara yang dihadapi Bank Kalsel. Kami harap, kesepakatan bersama ini dapat dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan, sehingga visi misi kita untuk bersama memajukan Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera dapat kita wujudkan dengan baik” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version