RSUD Ulin Banjarmasin Jalani Simulasi Akreditasi Paripurna

BANJARMASIN – RSUD Ulin Banjarmasin saat ini sedang menjalani, Survei Simulasi Akreditasi dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit (LARS) Darma Husada Paripurna (DHP).

Simulasi Akreditasi ini dilaksanakan, di RSUD Ulin Banjarmasin, Rabu (5/10).

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar mengatakan, Survei Simulasi Akreditasi ini merupakan aturan dari pemerintah, yang harus diikuti oleh RSUD Ulin Banjarmasin.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar

“RSUD Ulin Banjarmasin menjalani Survei Simulasi Akreditasi, yang merupakan aturan dari pemerintah,” ungkap Izzak.

Selain itu, lanjutnya, akreditasi ini merupakan salah satu syarat, untuk kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, rumah sakit harus terakreditasi.

“Sedangkan Rumah Sakit Ulin Banjarmasin sudah mendapatkan akreditasi berulang ulang Paripurna. Dan, saat ini diajukan kembali, untuk mendapatkan akreditasi Paripurna,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kesehatan memberikan, apresiasi atas Simulasi Akreditasi di RSUD Ulin Banjarmasin tersebut.

Seperti yang dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Diauddin.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel Diauddin(Masker Hijau) dan Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar (Masker Putih)

“RSUD Ulin Banjarmasin saat ini menuju akreditasi Paripurna, oleh karena itu selain sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, serta sebagai dewan pengawas, tentu kami memberikan apresiasi dan dukungan kepada rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini,” ungkapnya.

Menurut Diauddin, akreditasi Paripurna merupakan suatu keharusan, yang dijalani oleh RSUD Ulin Banjarmasin.

“Oleh karena itu, kami berharap RSUD Ulin Banjarmasin dapat berhasil meraih akreditasi Paripurna tersebut,” ucap Diauddin. (SRI/RDM/RH)

BPSMB Kalsel Siap Buka Layanan Produk Impor Karet Bersertifikasi SNI

BANJARBARU – Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Provinsi Kalsel bakal membuka layanan khusus produk impor wajib Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi perusahaan karet yang bertujuan secara legal mudah memasarkan ke luar negeri.

Kepala BPSMB Provinsi Kalsel, Tanwiriah, mengatakan terobosan layanan tersebut tengah dipersiapkan kematangannya. Hal itu, menyusul juga akan dilakukannya pengajuan akreditasi kepada Komite Akreditasi Nasional (KAN).

“Tentu dibutuhkan kerja keras agar bisa mengembangkan layanan untuk cakupan lebih baik lagi. Dimana, kami sedang menyusun mutu produk impor wajib SNI khusus karet,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Selasa (4/10) siang.

Menurutnya, selain sebagai bentuk inovasi baru dalam penerimaan kas daerah. Tentu, langkah ini juga semakin memudahkan proses impor barang berupa SIR karet yang telah dilakukan pengujian.

“Harapannya dapat memudahkan pelanggan kami khusus perusahaan pemasaran komoditi karet yang ingin melakukan impor ke luar negeri. Yang jelas, hasil sertifikasinya diakui,” paparnya.

Disamping itu, kata dia, dengan diakuinya oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Secara legal pula, sertifikat setara SNI dapat dikeluarkan.

“Akhir Oktober ini akan menjadi tahapan terakhir dan semoga tahun 2023 sudah bisa terakreditasi. Nantinya bisa menjalankan layanan ini,” harapnya.

Sementara itu, lanjut Tanwiriah, layanan lainnya seperti Kalibrasi juga masih dianggap menjanjikan sebagai optimalisasi penerimaan kas daerah.

“Rencananya ada layanan Kalibrasi yang akan diakreditasi lagi oleh KAN ke BPSMB Kalsel yakni Termometer inframerah. Mudah-mudahan bisa meningkatkan lagi penerimaan PAD kami yang telah berstatus BLUD,” ucapnya.

Apalagi, menurutnya, kehadiran program jemput bola secara in situ yang terus diselenggarakan berkelanjutan itu diakui masih menjadi unggulan bagi pelanggannya yang tak bisa dijangkau langsung laboratorium induk BPSMB Provinsi Kalsel. Malah, ratusan perusahaan sudah mendapatkan hasil memuaskan dari layanan ini secara baik dan lancar.

“pengembangan layanan ini lebih luas, tak hanya menjangkau tiga wilayah baik Kota Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar saja. Juga luar daerah bisa mendapatkan ini,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Loyalitas dan Kesetiaan TNI Kepada NKRI

BANJARBARU – Selama 77 tahun pengabdiannya, TNI telah memberikan dharma baktinya kepada masyarakat, bangsa dan negara. TNI selalu bersinergi sebagai penjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang mana tugas tersebut di dukung dengan mental yang kuat, tangguh serta memiliki disiplin, loyalitas dan kesetiaan kepada NKRI.

Di hari ulang tahunnya yang ke 77, TNI tahun 2022 ini mengambil tema “TNI Adalah Kita” yang bermakna bahwa TNI sejatinya tidak lahir begitu saja dan terbentuk secara tiba-tiba disaat negara sudah mapan dan mandiri. Namun sejarah membuktikan, bahwa cikal bakal TNI adalah sebagai rakyat bersenjata yang berjuang mengorbankan jiwa dan raganya mengusir penjajah. Sebagai tentara rakyat, TNI harus selalu dekat dengan rakyat. ltulah jati diri TNI dan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari rakyat.

Setiap tanggal 5 Oktober, TNI merayakan hari ulang tahunnya, secara serentak yang dilaksanakan diseluruh jajaran TNI, untuk di wilayah Kalimantan Selatan peringatan dilaksanakan secara terpusat di Lapangan Murjani Banjarbaru, pada Rabu, 5 Oktober 2022.

Rencana selaku inspektur upacara Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor, dan dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Selatan, Unsur Forkopimda Kabupaten/Kota se- Kalimantan Selatan, para pimpinan satuan TNI/Polri dan instansi sipil, para Pimpinan BUMN, para tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan media dan tamu undangan.

Selain pelaksanaan upacara dan kegiatan syukuran sebagai puncak acara, beberapa rangkaian kegiatan telah dilaksanakan dalam memperingati hari ulang tahun TNI diantaranya kegiatan Bhakti Sosial, Anjangsana ke Warakawuri, Panti Asuhan, kegiatan donor darah, ziarah makam pahlawan, doa bersama dan kegiatan pasar murah.

Kegiatan ini dilaksanakan Korem 101/Antasari bersama dengan Lanal Banjarmasin dan juga Lanud Sjamsudin Noor.

Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Rudi Puruwito tidak lupa mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada Forkopimda Provinsi Kalimantan Selatan, Forkopimda Kabupaten/Kota, masyarakat dan seluruh stakeholder, atas kontribusi dan kerjasamanya dalam mendukung tugas pokok TNI.

“TNI senantiasa siap mengabdi kepada bangsa dan negara. TNI siap membantu dalam pembangunan dan kemajuan bangsa terutama di wilayah Kalimantan Selatan, TNI siap membantu dalam mengatasi kesulitan di masyarakat,” tegasnya.

Tak lupa, Danrem juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI di wilayah Kalimantan Selatan dan kepada para prajurit yang saat ini sedang melaksanakan tugas yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia, yakni Yonif 621/Manuntung, juga kepada para purnawirawan yang telah mewariskan institusi dan prajurit TNI yang selalu berbakti untuk keutuhan negeri. (PENREM 101/ANTASARI-RIW/RDM/RH)

47 Foto Keindahan Geopark Meratus di Pamerkan di GFJA

JAKARTA – Pemerintah provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bekerjasama dengan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Biro Kalsel, menyelenggarakan pameran foto Geopark Meratus di Galeri Foto Jurnalistik Antara, Jakarta.

Pameran yang berlangsung mulai 4-13 Oktober 2022 ini menampilkan sedikitnya 47 foto keindahan Geopark Meratus, yang mana 25 foto yang dipamerkan merupakan hasil dari para pemenang kompetisi foto Geopark Meratus yang diselenggarakan oleh Pemprov Kalsel pada Juli lalu.

Dalam sambutannya pada pembukaan pameran, Selasa (4/10), Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, melalui Wakil Gubernur, Muhidin, mengucapkan apresiasi terhadap semua pihak yang tergabung dalam pengembangan Geopark Meratus ini. Apalagi Geopark Meratus sendiri disebutkannya, merupakan Geopark Nasional pertama yang ada di Kalimantan dan menjadi salah satu dari dua geopark di Indonesia yang akan diajukan sebagai Unesco Global Geopark (UGG) pada 2023 mendatang.

“Kami masyarakat Kalsel tentunya merasa bangga memiliki warisan geologi yang mendunia,” ucapnya.

Dengan mengangkat tema “The Expans of Ancient Mesotethys Ophiolite” atau Hamparan Oviolit Samudera Purba, kawasan Pegunungan Meratus meliputi 25 persen dari luas wilayah Kalsel, serta menyimpan kekayaan flora dan fauna.

“Atas nama masyarakat Kalsel, saya mengundang para hadirin sekalian untuk berkunjung ke Geopark Meratus dan menikmati keindahan dan keunikan alamnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kalsel, Muhammad Muslim mengatakan, pameran yang diselenggarakan oleh pihaknya tersebut mendapat respon sangat baik dari seluruh tamu yang berhadir, termasuk dari pihak UNESCO.

Kepala Dinas Kominfo Kalsel, Muhammad Muslim, saat menghadiri pameran foto Geopark Meratus di GFJA, Jakarta

“Kita mengundang Kementrian terkait seperti Kemendagri, Kementrian ESDM, ada juga tadi dari UNESCO, serta dari LKBN Antara, dan mereka semua menyambut positif terhadap pengembangan Geopark Meratus sebagai UGG,” terangnya.

Selain untuk menunjukkan keindahan alam yang dimiliki Geopark Meratus, Muslim mengaku pameran ini juga bertujuan untuk mengenalkan Geopark Meratus sebagai tempat untuk konservasi, edukasi, dan kesinambungan pemberdayaan ekonomi.

“Karena disana ada potensi pariwisata dan lain sebagainya kan,” ucapnya.

Tak lupa Muslim menghimbau kepada masyarakat, agar turut serta mendukung upaya pemerintah dalam menjadikan Geopark Meratus sebagai Geopark yang diakui oleh dunia.

“Mari sebarkan pesona keindahan Meratus kepada komunitas terdekat maupun rekan sejawat, dan jangan lupa untuk terus merawat warisan geologi ini untuk anak cucu kita nanti,” pesannya. (SYA/RDM/RH)

Banjarmasin Kembali Waspadai Banjir Rob

BANJARMASIN – Diprediksi pada awal Oktober ini, cuaca tidak bersahabat melanda Kota Banjarmasin, curah hujan tinggi serta ancaman banjir rob. Seperti perkiraan dalam surat edaran Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Analisis Mitigasi Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin Hanafi, mengatakan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, sudah memperingatkan potensi air laut pasang atau Rob setinggi 2,8 meter di Kalimantan Selatan termasuk di Kota Banjarmasin.

Analis Mitigasi BPBD Kota Banjarmasin Hanafi

“Melalui surat edaran BMKG yang kami terima, untuk beberapa hari kedepan cuaca kurang bersahabat terutama ancaman banjir rob,” ungkap Hanafi, kepada sejumlah wartawan, Selasa (4/10).

Diprediksi pasang tersebut, lanjutnya, dimulai 1 – 9 Oktober. Dan puncaknya pada 6 Oktober mendatang.

“Untuk kenaikan air, terjadi sekitar tengah malam atau pada Dinihari sekitar mulai jam 23.00 WITA, sampai subuh,” ujarnya.

Hanafi mengatakan, banjir rob terjadi pada tengah malam, waktu tersebut dimana masyarakat sedang istirahat atau tidur.

“Oleh karena itu, warga Kota Banjarmasin diminta untuk kembali waspada terhadap ancaman banjir rob yang diprediksi akan mulai terjadi di awal Oktober ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hanafi juga mengatakan, kawasan yang terdampak banjir rob, merupakan kawasan dipesisir atau pinggir sungai. Seperti, Pelambuan, serta lainnya.

“Diprediksi pihak BMKG ketinggian air saat banjir rob, bervariasi dari 2,8 meter diatas permukaan laut, serta 30 hingga 40 cm,” jelasnya.

Sedangkan, wilayah yang cukup terdampak banjir rob ini, yaitu dikawasan pinggir sungai. Seperti Pelambuan, Kelayan, dan lainnya.

“Untuk warga dikawasan tersebut untuk waspada dan mengamankan alat elektronik, listrik, agar diletakkan ditempat yang aman,” ucap Hanafi. (SRI/RDM/RH)

Raperda Retribusi PTKA Kota Banjarmasin, Finalisasi

BANJARMASIN – Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah Retribusi Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PTKA) DPRD Banjarmasin, telah difinalisasi menjadi Perda.

Suasana rapat pansus Raperda Retribusi (PTKA) di ruang Komisi I DPRD Banjarmasin

Ketua Pansus Raperda Retribusi PTKA DPRD Banjarmasin, Gusti Yasni Iqbal, kepada wartawan pada Selasa (4/10) mengatakan, hasil rapat pembahasan disepakati Judul Retribusi Penggunaan Tenaga Kerja Asing, karena sebelumnya berjudul Retribusi Izin Perpanjangan Tenaga Kerja Asing, hal itu dimaksudkan menyesuaikan namanya di seluruh Indonesia

“Judul Raperda tidak lagi berbeda di seluruh provinsi,” jelasnya

Yasni menjelaskan, untuk data terbaru yang disampaikan Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Banjarmasin, saat ini jumlah tenaga kerja asing ada sebanyak 11 orang, tersebar di beberapa perusahaan. Ia berharap dengan adanya payung hukum Retribusi Penggunaan Tenaga Kerja Asing, dapat menambah pemasukan kas daerah di kota ini.

“Besaran penarikan retribusi 100 dolar pertahun,” jelasnya

Lebih lanjut Yasni menambahkan, selama ini beberapa kota besar lain seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya untuk perolehan pendapatan asli daerah, dari retribusi tenaga kerja asing cukup besar, apalagi kota Banjarmasin dikenal sebagai kota jasa dan perdagangan.

“Kita ingin potensi ini dapat berikan PAD yang besar nanti,” tutup Politisi Gerindra DPRD Banjarmasin.

Untuk diketahui, Rapat Pansus Raperda Retribusi Penggunaan Tenaga Kerja Asing, berlangsung di ruang Komisi I DPRD Banjarmasin, dipimpin Ketuanya Gusti Yasni Iqbal, didampingi Wakil Awan Subarkah bersama anggota Deddy Sophian, Abdurrasyid Ridho, Siti Rahimah dan Hariya Sisar. Dihadiri Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja, Isa Ansyari, Kepala Bagian Hukum, Jefri Fransyah, perwakilan Bakueda dan Dinas Penanaman Modal Perizinan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Jadi Ibukota Provinsi, Pemko Terus Berbenah Wujudkan Banjarbaru Kota Masa Depan

BANJARBARU – Setelah ditetapkan menjadi Ibukota Provinsi (IKP) Kalsel berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2022, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru terus melakukan koordinasi secara intensif, baik dengan Pemerintah Pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk mempersiapkan perencanaan pembangunan yang akan dilakukan di Banjarbaru sebagai IKP.

Mengingat perpindahan ibukota Kalsel ke Banjarbaru merupakan bagian dari rancangan agar Banjarbaru sebagai kota penyangga rencana pembangunan Ibukota Negara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur.

“Insya Allah perencanaan ini akan kita follow up dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah sehingga perencanaan tersebut dapat kita selesaikan, meskipun tidak mesti diselesaikan dalam satu, dua atau tiga tahun,” kata Walikota Banjarbaru, M Aditya Mufti Ariffin kepada Abdi Persada FM dalam program Topik Kita Hari Ini dengan tema ” Kesiapan Banjarbaru Menjadi IKP Kalsel”, edisi Selasa (4/10).

Aditya menjelaskan saat ini, Pemko Banjarbaru sedang menuntaskan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di tahun 2023. Kemudian dilanjutkan dengan Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) di tahun 2024. Termasuk juga perencanaan mitigasi banjir yang mulai dikerjakan pada tahun ini hingga tahun 2026 mendatang.

Selain itu, menurut Aditya, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) untuk menyelesaikan permasalahan lahan dan menyiapkan lahan untuk pembangunan ke depannya.

“Ada landreform dan lain lain yang seharusnya sudah dieksekusi dari beberapa tahun yang lalu sehingga Pemda memiliki cadangan lahan. Hari ini sudah kita follow up kembali sehingga kita bisa menjamin ketersediaan lahan untuk pemerintah mengembangkan semua sarana dan prasarana di Banjarbaru,” tambahnya.

Aditya berharap Pemko Banjarbaru bisa bersinergi dengan Pemerintah Pusat, Pemprov dan Pemkab/Pemkot di Kalsel untuk mewujudkan Banjarbaru sebagai kota masa depan dan penyangga IKN di Kalsel.

Sementara itu, di acara yang sama, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah Akbar mengharapkan agar Pemkot Banjarbaru mulai memetakan rencana-rencana strategis untuk pengembangan kota. Salah satunya dengan memperhatikan persoalan ketersediaan lahan untuk instansi vertikal maupun pengembangan kota.

Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah Akbar

“Karena seiring waktu, harga lahan akan semakin tinggi dan kawasannya akan menyempit,” jelasnya.

Sehingga, menurut Fadli, sudah saatnya Pemkot Banjarbaru memperhatikan ketersediaan lahan untuk fasilitas publik seperti ruang terbuka hijau, rumah sakit, tempat-tempat usaha dan juga jalan-jalan yang memerlukan perluasan.

“Seperti jalan Trikora dan jalan Landasan Ulin karena nantinya akan menjadi jalan nasional,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Polda Kalsel Gandeng Tokoh Masyarakat Cegah Bibit Intoleransi dan Radikal Ditengah Masyarakat

BANJARBARU – Dalam rangka cipta Kamtibmas di Provinsi Kalimantan Selatan, Polda Kalsel melalui Direktorat Intelkam mengajak masyarakat di provinsi ini, untuk mencegah bibit intoleransi dan radikal.

Ajakan ini disampaikan Direktorat Intelkam Polda Kalsel saat bersilaturahimi dengan salah satu tokoh masyarakat di wilayah Kota Banjarbaru, Ali Abidin, baru-baru tadi. Silaturrahmi ini dipimpin langsung oleh Panit 1 Subdit 4 Dit Intelkam AKP Muhammad Shodiq, dan beberapa personil Dit Intelkam.

“Kami mengucapkan terimakasih telah diterima dan disambut dengan baik,” ungkapnya.

Menurut Shodiq, dalam kegiatan tersebut, disampaikan beberapa pesan dalam menjaga kamtibmas diantaranya, dengan kerukunan dan tolerensi antar umat beragama diharapkan dapat menjadi langkah awal mengantisipasi penyebaran faham intoleran di lingkungan masyarakat.

“Dengan sinergitas masyarakat dan pemerintah di harapkan sebagai langkah efektif mencegah berkembangnya penyebaran tindakan Radikalisme dan Terorisme yang dapat menggangu stabilitas keamanan,” tuturnya.

Sementara itu, Ali Abidin mengatakan, pihaknya selaku tokoh masyarakat sepakat dan siap membantu Kepolisian dalam, menjaga Kamtibmas di lingkungan masyarakat guna mengeliminir, berkembangnya sikap dan faham intoleran di lingkungan masyarakat, yang dapat memicu pada tindakan Radikalisme dan Terorisme.

Dalam kegiatan silaturahmi tersebut, juga diserahkan bantuan berupa Al-Quran. (DIT.INTELKAM/SRI/RDM/RH)

Gelaran BSF ke-6, Sasirangan Diharapkan Bisa Dicintai Anak Muda

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dekranasda Kota Banjarmasin mengharapkan Sasirangan dapat dicintai generasi muda di kota ini.

Harapan ini disampaikan Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Siti Wasilah, usai gelaran Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) ke 6 tahun 2022, yang secara resmi ditutup oleh Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, di Panggung Balai Kota Banjarmasin, Minggu Malam (1/10).

“Malam penutupan BSF ke 6 ini meriah sekali, setelah digelar beberapa hari. Apalagi ada artis atau youtuber Nabila Maharani menghibur warga,” ungkap Ibnu.

Tak hanya itu, lanjutnya, gelaran fashion show Sasirangan dan penampilan musisi lokal turut menjadi daya tarik warga Kota Seribu Sungai.

“Tujuan kita menghadirkan BSF yaitu mengangkat sasirangan menjadi sebuah keganggaan kita ditingkat lokal, nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Sebelumnya dalam rangkaian BSF ke 6 turut digelar pemilihan Putra-putri Sasirangan.

Pucuk pimpinan Kota Baiman itu pun berharap, dengan hadirnya Putra-putri Sasirangan dapat membawa dan mempromosikan sasirangan.

“Sehingga kami optimis sasirangan menjadi kebanggaan kita semua dan menjadi produk ekonomi kreatif yang bisa membangkitkan ekonomi di Banjarmasin, dan Kalsel,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Siti Wasilah beryukur gelaran BSF ke 6 turut didukung Kementrian Perindustrian Republik Indonesia melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin.

Dengan gelaran BSF ke 6 ini ujarnya, para desainer muda bisa menggelar workshop dan ini juga upaya pihaknya menghasilkan produk “Ready to Wear” atau siap pakai yang cocok untuk anak muda.

“Oleh karena itu dengan banyaknya desainer lokal yang membuat produk ready to wear cocok untuk segmen anak muda,” ujarnya.

“Dan saya harap anak muda di Banjarmasin, di Kalsel bisa mencintai sasirangan, karena produknya semakin bervariasi,” ucap Siti Wasilah. (PEMKOBJM/SRI/RDM/RH)

Exit mobile version