Gelar FKP, Dukcapil Banjarbaru Terus Lakukan Inovasi Pelayanan

BANJARBARU – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Banjarbaru menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) terkait review standar pelayanan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarbaru tahun 2022. FGD ini digelar, Kamis (24/11) di Aula Gawi Sabarataan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam rangka percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik, diperlukan adanya sinergi antara penyelenggara pelayanan publik dengan masyarakat selalu pengguna/penerima pelayanan sebagai upaya membangun sistem penyelenggaraan pelayanan publik yang adil, transparan, dan akuntabel, yang dapat diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan Forum Konsultasi Publik (FKP).

Para Peserta FKP Dukcapil Kota Banjarbaru

Kepada sejumlah awak media, Kepala Dinas Dukcapil Kota Banjarbaru Sri Fatma Karmalita menyampaikan, Dukcapil Kota Banjarbaru merupakan salah satu SKPD pelayanan yang harus mempunyai Standar Pelayanan (SP) yang terus di evaluasi setiap tahunnya. Forum Konsultasi Publik (FKP) ini, merupakan salah satu cara pengevaluasian langsung dengan mengundang tokoh-tokoh masyarakat di setiap Kecamatan Kota Banjarbaru untuk mengetahui evaluasi SP Dukcapil Kota Banjarbaru.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Banjarbaru Sri Fatma Karmalita

“Dengan adanya FKP ini kami dapat mengetahui apa saja yang diperlukan oleh para masyarakat terkait pelayanan Dinas Dukcapil Kota Banjarbaru,” ungkap Fatma Karmalita.

Fatma Karmalita menambahkan, dengan adanya Forum Konsultasi Publik (FKP) ini, masyarakat dapat merasa nyaman dan terakomodir, untuk memberitahukan apa yang mereka butuhkan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.

“Standar Pelayanan kami berdasarkan aturan-aturan yang ada, dan itu semua selalu dipermudah dan dipercepat setiap tahunnya,” lanjut Fatma.

Para petugas Dinas Dukcapil Kota Banjarbaru menurutnya, diharuskan menerapkan sifat Profesional dalam melayani masyarakat ungkap Fatma, dikarenakan salah satu tugas utama Dukcapil Kota Banjarbaru adalah melayani masyarakat.

“Kita selalu melakukan Inovasi di setiap tahunnya, seperti penyerahan Kartu Keluarga yang melalui kurir untuk mempermudah masyarakat agar tidak bolak balik ke kantor Dinas Dukcapil Kota Banjarbaru,” tutup Fatma. (MRF/RDM/RH)

Tekan Inflasi, Ratusan Paket Sembako Dibagikan Pemko Banjarbaru

BANJARBARU – Dalam rangka menekan angka inflasi, serta mempermudah masyarakat kota Banjarbaru dalam menyikapi naiknya harga bahan bakar minyak (BBM), listrik, serta kenaikan harga bahan pokok lainnya, Pemerintah Kota Banjarbaru membagikan sebanyak 400 paket sembako kepada masyarakat di kota ini.

Sebagian Penerima bantuan paket sembako dari Pemko Banjarbaru

Pembagian paket sembako tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Walikota Banjarbaru H M Aditya Mufti Ariffin, kepada sejumlah perwakilan warga Kota Banjarbaru di Aula Dinas Sosial Kota Banjarbaru pada Rabu (23/11) siang.

Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin (tengah)

Usai membagikan paket sembako, Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah kota Banjarbaru, kepada masyarakat. Bantuan ini juga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat agar bisa lebih sejahtera.

“Ulun (saya) berharap bantuan ini bisa bermanfaaat secara optimal sekaligus penyemangat agar konsisten berusaha ditengah keterbatasan,” ungkap Aditya.

Pemerintah Kota Banjarbaru ujarnya, selalu hadir ditengah tengah masyarakat saat terjadinya Inflasi. Sehingga pembagian bantuan terhadap para lanjut usia (Lansia), Disabilitas, dan masyarakat kurang mampu akan terus dilanjutkan. Baik berupa Bantuan-bantuan pangan lainnya, maupun bantuan bibit – bibit tanaman kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Maksudnya adalah untuk meringankan beban masyarakat, mudah – mudahan bantuan paket sembako ini bermanfaat dan masyarakat bisa lebih sejahtera,” tutup Aditya.

Di tempat yang sama, kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarbaru Rokhyat Riyadhi menyampaikan, bantuan paket sembako dapat membantu masyarakat kota Banjarbaru yang belum pernah mendapat bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan Provinsi Kalsel serta untuk mendukung salah satu program penanganan dampak Inflasi dan kenaikan BBM di Kota Banjarbaru. pihak nya juga mengharapkan dapat kembali melaksanakan pembagian paket sembako, dikarenakan banyak masyarakat yang meminta untuk pembagian paket sembako selalu dilaksanakan. Dengan adanya bantuan paket sosial, masyarakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut sekaligus sebagai penyemangat agar konsisten, berusaha di tengah keterbatasan.

“Para penerima bantuan paket sembako merupakan masyarakat di setiap Kecamatan yang belum menerima paket sembako dari Kemensos maupun Provinsi Kalsel, sehingga pemberian paket ini sangat dihargai oleh para penerima, ” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

Wali Kota Banjarbaru Lepas 85 Atlet Paralympic Untuk Ikuti PEPARPROV IV Kalsel

BANJARBARU – Bertempat di Gedung Bina Satria Kota Banjarbaru, Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar pelepasan para atlet National Paralympic Committee (NPC) Banjarbaru dalam menghadapi ajang Pekan Paralimpik Provinsi (PEPARPROV) IV Kalimantan Selatan 2022, pada Rabu (16/11). Pelepasan atlet NPC dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru M. Aditya Mufti Ariffin didampingi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru Ahmad Yani Makkie, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Juhai Triyanti, serta Ketua National Paralympic Committee (NPC) Kota Banjarbaru, Hendrik.

Wali Kota Banjarbaru saat melepas Kontingen NPC Banjarbaru

Kepada sejumlah wartawan, Wali Kota Banjarbaru M. Aditya Mufti Ariffin menyampaikan, harapannya untuk Kontingen NPC disabilitas yang akan bertanding di HSS, agar dapat menorehkan prestasi seperti pada ajang PEPARPROV di laga-laga sebelumnya.

“Jaga semangat, mental dan yang terutama jaga kesehatan,”ungkap Aditya.

Ditambahkan Aditya, rencananya bonus atau insentif untuk para atlet NPC Kota Banjarbaru yang berlaga pada ajang PEPARPROV IV di HSS akan dibagikan pada akhir tahun 2023. Hal ini dikarenakan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru belum memprediksi berapa capaian medali yang akan didapatkan para atlet NPC, sehingga insentif akan dianggarkan pada anggaran perubahan pada pertengahan tahun 2023. Meskipun insentif untuk peraih medali akan dibagikan pada akhir tahun 2023, para atlet NPC diharapkan tetap semangat saat bertanding nanti.

“Jadi bonus dan fasilitas yang kita berikan dan didukung pada sahabat-sahabat kita disabilitas, Insyaallah sama. Dan mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini, apa yang kita laksanakan berbuah manis, bisa menorehkan prestasi dan mengharumkan nama Kota Banjarbaru,” tutup Aditya.

Sementara itu, Ketua National Paralympic Committee (NPC) Kota Banjarbaru Hendrik, menyampaikan bahwa pihaknya memiliki target di PEPARPROV IV Kalsel 2022 di HSS mendatang, yakni para atlet NPC asal Kota Banjarbaru nantinya akan berjuang untuk bisa mempertahankan prestasi yang didapatkan di perhelatan sebelumnya, yakni juara PAPERPROV ke III di Kabupaten Tabalong pada tahun 2021.

“Insyaallah masih bisa mempertahankan prestasi di Peparprov Kalsel di Tanjung, Kabupaten Tabalong kemarin, ” ucap Hendrik,

Untuk diketahui, PEPARPROV IV Kalimantan Selatan akan dilaksanakan di Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), pada 20 November 2022 mendatang. Dari kota Idaman ini, ada sebanyak 85 atlet dengan total 156 orang yang akan berangkat ke Kota Kandangan untuk berlaga. Kontingen Kota Banjarbaru akan mengikuti 10 dari 11 Cabang Olahraga yang diperlombakan, yakni lomba Atletik Tolak Lempar, Atletik BKR, Atletik Lari Lompat, Futsal/Sepak Bola CP, Volly Duduk, Renang, Tenis Meja Tuna Netra, Bulu Tangkis, Catur dan Panahan. Untuk cabang Judo sendiri NPC Kota Banjarbaru tidak menurunkan atlet binaan mereka, dikarenakan tidak adanya atlet NPC Kota Banjarbaru yang menguasai cabang Judo. (MRF/RDM/RH)

Musik Angklung Hiasi Peringatan Hari Pahlawan Nasional di Kota Banjarbaru

BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru menggelar upacara peringatan hari pahlawan ke 77 tahun 2022, di lapangan dr. Murdjani Kota Banjarbaru pada Kamis (10/11). Upacara yang dipimpin oleh Dandim 1006 Banjar Letkol Inf Imam Muchtarom ini juga dihadiri langsung oleh Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin bersama Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru Vivi Zubedi, Kapolres Banjarbaru, Kejati Kota Banjarbaru, seluruh Kepala SKPD Lingkup Kota Banjarbaru, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kota Banjarbaru.

Pada peringatan hari pahlawan ke 77 tersebut, juga dihiasi dengan pertunjukan penampilan instrumen musik angklung dan pawai budaya oleh ratusan siswa dan siswi SDN 1 Komet Banjarbaru.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin mengajak seluruh warga Kota Banjarbaru untuk senantiasa dapat mewarisi semangat dan perjuangan para pahlawan.

Walikota Banjarbaru saat membuka pawai budaya memperingati hari pahlawan nasional ke 77

“Momentum untuk hari pahlawan ini dengan memperingati hari pahlawan semoga kita bisa mewarisi semangat dan perjuangan para pahlawan, kita sebagai generasi penerus harus tetap berjuang harus tetap mempertahankan kemerdekaan. Berjuang melalui bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kita terus membangun untuk Bangsa dan Negara kita,” ungkap Aditya.

Saat membuka secara langsung pawai budaya oleh ratusan siswa dan siswi SDN 1 Komet Banjarbaru. Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin menilai kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk melestarikan budaya, dan memperkenalkan alat musik kebudayaan yang ada di daerah Kalsel.

“Kita ada pawai budaya dan peragaan angklung, dan ini merupakan salah satu pelestarian budaya, menurut kami dan kita juga memperkenalkan alat musik kebudayaan yang ada di daerah kita, apalagi Banjarbaru sebagai kota yang multi etnis tentunya menjaga kebudayaan ini adalah menjadi kewajiban untuk kita semua,” tutup Aditya.

Untuk diketahui, pertunjukan penampilan instrumen musik angklung dan pawai budaya dalam memperingati hari pahlawan nasional ke 77, diikuti sebanyak 550 peserta yang terdiri dari para siswa dan siswi SDN 1 Komet Banjarbaru, tenaga pendidik SDN 1 Komet Banjarbaru, serta para orang tua murid. Pawai budaya tersebut menjadi salah satu data tarik masyarakat Kota Banjarbaru untuk ikut menyaksikan peringatan hari pahlawan tahun ini. (MRF/RDM/RH)

Adanya PWI Banjarbaru, Wali Kota Harapkan Profesionalisme Insan Pers Makin Meningkat

BANJARBARU – Sebanyak 9 (sembilan) orang pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Banjarbaru periode 2022-2025 resmi dilantik. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Helmie di Aula Gawi Sabarataan, Rabu (2/11).

Adapun yang dilantik hari ini, Ketua Muhammad Rasyid Ridho, Sekretaris Zepi Al Ayubi, Bendahara Yose Rizal, Bidang Pendidikan Nasrullah, Bidang Organisasi Ananda Perdana Anwar dan Rudianto, Bidang Hukum dan Pembelaan Wartawan Rudy Azhary, Bidang Kesejahteraan Devi Farah Diba serta Kehumasan Ahdalena.

Pelantikan dihadiri juga oleh Wali Kota Banjarbaru M Aditya Mufti Ariffin, unsur Forkopimda, Kepala SKPD dan Camat se Kota Banjarbaru.

Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Helmie berharap kepada pengurus yang dilantik bisa bekerja dengan profesional, bermartabat dan beretika.

“Buat apa kita (wartawan) cerdas tapi tidak beretika. Karena dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW), etika itu diujikan. Etika salah satu yang akan dinilai pada UKW,” terangnya.

Zainal Helmie juga mengungkapkan bahwa wartawan diwajibkan masuk salah satu organisasi kewartawanan.

Sementara itu, Kota Banjarbaru M Aditya Mufti Ariffin berharap kepada pengurus PWI Banjarbaru yang baru dilantik, lancar dalam menjalankan tugas dan bisa membawa kebaikan untuk semua.

“Kami juga berharap profesionalisme dari insan pers jurnalistik yang ada di Kota Banjarbaru terus meningkat,” ujarnya.

Masih kata Wali Kota, Pemerintah Kota Banjarbaru siap mendukung sepenuhnya untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas kawan-kawan wartawan yang ada di Kota Banjarbaru.

“Salah satu bentuk kerja sama dalam peningkatan itu dengan melaksanakan UKW yang akan dilaksanakan pada tahun 2023 mendatang,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PWI Kota Banjarbaru Rasyid Ridho mengatakan, akan mempersiapkan kawan-kawan wartawan yang ingin ikut UKW tahun 2023.

“Akhir tahun depan, Insyaallah kita akan gelar UKW di Banjarbaru,” pungkasnya. (PWI.BJB-RDM/RH)

Kunjungi SMPN 14, DPRD Banjarbaru : Kami Ingin Pastikan Proses Belajar Mengajar Berjalan Baik

BANJARBARU – Untuk melihat langsung proses belajar mengajar di satuan pendidikan di kota Banjarbaru, DPRD setempat melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah sekolah yang ada di kota ini. Seperti yang dilakukan Komisi I DPRD Kota Banjarbaru pada Kamis (27/10) pagi di SMPN 14 Kota Banjarbaru.

Kepada Abdi Persada FM, Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarbaru Takyin Baskoro menyampaikan, kedatangan pihaknya ini sudah teragendakan, dengan tujuan untuk melihat lebih dekat proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

“Komisi I sudah menjadwalkan kunjungan di sejumlah satuan pendidikn di kota ini, dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Nah hari ini kita ke SMPN 14 Banjarbaru. Tujuannya untuk melihat lebih dekat proses belajar mengajar di sekolah ini dan memastikan semua berjalan dengan baik,” ujar Baskoro.

Setelah berkeliling di lingkungan sekolah yang berlokasi di pinggir jalan Trikora, Kelurahan Guntung Manggis ini bersama rombongan, menurut Baskoro sudah terlihat bagus, namun pihaknya masih perlu melakukan diskusi lebih dalam, apakah SMP yang merupakan salah satu sekolah penggerak ini memiliki persoalan dalam menjalankan programnya.

“Secara fisik, kita lihat tadi sekolah ini luar biasa bagus. Dan harapan kami,  program yang disusun, dan dijalankan juga sama bagusnya seperti prakteknya yang kita lihat tadi,” pungkasnya.

Sementara itu, di lokasi yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Dedy Soetoyo, didampingi Kepala SMPN 14 Kota Banjarbaru Aidil Abdi Rachman menyampaikan, SMPN 14 adalah 1 dari 4 sekolah penggerak di tingkat SMP di Kota Banjarbaru yang melaksanakan program kurikulum merdeka. Oleh karenanya, ia berharap, hasil kunjungan legislatif ke sekolah ini dapat memberikan solusi permasalahan yang terjadi di sekolah ini.

“SMPN 14 ini adalah sekolah di level SMP yang melaksanakan program sekolah penggerak. Sehingga ada beban-beban yang harus dituangkan, termasuk pelaksanaan kurikulum merdeka. Dengan dikunjunginya sekolah ini oleh pihak DPRD, harapannya permasalahan yang ada di sekolah ini dapat dicarikan solusinya, terlebih misalnya yang berkaitan dari sisi anggaran. Harapannya nanti dapat memperkuat sekolah-sekolah penggerak di kota ini,” ucap Dedy.

Untuk diketahui, selain dilakukan langsung oleh Ketua Komisii I Takyin Baskoro, kunjungan lapangan ini juga diikuti anggota komisi  I lainnya, seperti M. Subakhi, Windi Novianto dan Hindra Wahyudi. Serta dihadiri pula oleh Kabid Bina SMP Dinas Pendidikan kota Banjarbaru, Alamsyah.

Dalam kunjungan ini pula, para wakil rakyat ini diperlihatkan Tarian Kuda Gipang, dan pembudidayaan Jamur yang merupakan hasil dari proyek pembelajaran kurikulum merdeka. (RDM/RH)

Gelar Aksi Nasional Bergizi, Pemko Banjarbaru Bagikan Obat Tablet Penambah Darah Gratis

BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru menggelar Aksi Nasional Bergizi di SMP Negeri 1 Banjarbaru, aksi ini merupakan rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-58 yang digelar secara serentak pada Rabu (26/10).

Gelar Aksi Nasional bergizi (GERNAS) dihadiri oleh Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Juhai Triyanti, serta Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Lia Astuti.

Kepada sejumlah wartawan, Wartono menyampaikan, aksi GERNAS ini tidak hanya diadakan di SMP Negeri 1 Banjarbaru, namun di seluruh SMP Negeri binaan Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru.

“GERNAS di Kota Banjarbaru dilaksanakan dengan 3 cara, yakni sarapan dan minum tablet tambah darah bersama di sekolah setiap seminggu sekali, melakukan edukasi gizi dan selalu memantau perilaku siswa – siswi terkait pelaksanaan kegiatan ini,” ungkap Wartono.

Ia menambahkan, dengan adanya gerakan pembagian obat tablet penambah darah untuk para remaja, diharapkan dapat menurunkan kasus terjadinya anemia pada wanita di kota ini.

“GERNAS harus diimplementasikan melalui Pendidikan Kesehatan, pelayanan Kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat,” ucap Wartono.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Juhai Triyanti menyampaikan, pembagian obat tablet penambah darah kepada para remaja putri tingkat SMP di Kota Banjarbaru akan pihaknya salurkan, melalui Puskesmas UPT Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru.

“Dengan diberikannya obat tablet penambah darah disetiap SMP di Kota Banjarbaru, maka pemantauan pelaksanaan minum tablet penambah darah akan lebih mudah,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

Antisipasi Adanya Kasus Gagal Ginjal Akut, Polres dan Dinkes Banjarbaru Lakukan Patroli ke Fasyankes

BANJARBARU – Dua bulan terakhir, Indonesia digemparkan dengan adanya peningkatan kasus gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak usia 6 bulan-18 tahun. Hingga beberapa hari yang lalu, Pemerintah mengumumkan, gagal ginjal akut misterius di Indonesia sudah tercatat sebanyak 241 kasus, dimana 131 di antaranya meninggal dunia.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Polres Banjarbaru bersama Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru melaksananakan pengecekan dan patroli ke setiap penjuru fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di Kota Idaman.

Kapolres Banjarbaru AKBP Dody Harza Kusumah melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru AKP Tajudin Noor mengatakan, Polres Banjarbaru telah mengerahkan ratusan Personelnya yang tersebar dari mulai tingkat Polres hingga Polsek jajaran guna mengecek serta mengedukasi masyarakat untuk menghindari penggunaan obat sirup sementara waktu.

“Total ada sebanyak 165 Personel yang kita libatkan dalam kegiatan ini, bersama-sama dengan Dinkes Kota Banjarbaru sebagai motor penggerak, kami melakukan pengecekan sekaligus imbauan ke Rumah Sakit (RS), Apotek, Toko Obat, Klinik dan praktek mandiri tenaga kesehatan yang ada di Banjarbaru,” ujarnya.

Upaya tersebut menurutnya, merupakan tindak lanjut imbauan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang sebelumnya telah menginstruksikan agar menghentikan sementara penjualan obat dalam bentuk sirup dan drops kepada masyarakat. Bagi para tenaga kesehatan juga diminta tak lagi memberikan resep obat sirup kepada pasien.

“Kami bersama-sama turun melakukan edukasi dan pemantauan ke fasilitas pelayanan kesehatan yang masih mengedarkan obat sirup berbagai merek yang mengandung Dietilen Glikol (DEG) dan Etilen Gliko (EG) yang telah ditarik dari peredaran oleh BPOM,” ujar Tajudin.

Sebagai informasi, dari pengujian yang dilakukan terhadap 39 bets dari 26 sirup obat sampai dengan tanggal 19 Oktober 2022, ada 5 merek obat sirup yang dilarang dan ditarik perederannya oleh BPOM sebagai berikut :

1. Termorex Sirup (obat demam), produksi PT Konimex dengan nomor izin edar DBL7813003537A1, kemasan dus, botol plastik @ 60 ml.
2. Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), produksi PT Yarindo Farmatama dengan nomor izin edar DTL0332708637A1, kemasan dus, botol plastik @ 60 ml.
3. Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DTL7226303037A1, kemasan Dus, Botol Plastik @ 60 ml.
4. Unibebi Demam Sirup (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL8726301237A1, kemasan Dus, Botol @ 60 ml.
5. Unibebi Demam Drops (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL1926303336A1, kemasan Dus, Botol @ 15 ml.

“Imbauan itu dilakukan di seluruh fasilitas kesehatan yang ada di daerah hukum Polres Banjarbaru agar sementara tidak menjual maupun menggunakan obat sirup yang sudah diumumkan oleh BPOM tersebut,“ tuturnya.

Tajuddin juga melanjutkan, dari hasil pengecekan dan pembinaan ke fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Banjarbaru, pihaknya mendapati, sebagian dari fasilitas pelayanan kesehatan yang didatangi sudah memasang imbauan larangan penggunaan obat sirup dan sudah menyimpan ketersediaan obat tersebut.

“Kedepannya, Dinkes dan Polres Banjarbaru akan terus bersinergi melaksanakan pengawasan dan penertiban melalui tindakan Preemtif dan Preventif terhadap Rumah Sakit (RS), Apotek, Toko Obat, Klinik dan praktek mandiri tenaga kesehatan yang masih mengedarkan obat sirup yang mengandung DEG serta EG, kami juga turut mengimbau kepada orang tua agar lebih berhati-hati dan tidak sembarangan dalam memberikan obat kepada anak khususnya Balita terutama jenis sirup, pastikan obat yang diberikan sudah berdasarkan petunjuk serta resep dari dokter,” imbaunya. (POLRES.BJB-RDM/RH)

Lepas Tim Ekspedisi Seven Summit Indonesia ke Bukit, Wakil Walikota Banjarbaru : Jaga Adat Istiadat Masyarakat di Sana

BANJARBARU – Wakil Walikota Banjarbaru Wartono melepaskan tim ekspedisi Seven Summit Indonesia Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Piranha Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK), Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di depan kantor Balai Kota Banjarbaru, Jumat (21/10) pagi.

Wartono mengatakan, dalam setiap perjalanan apapun hendaknya berhati-hati demi menjaga keselamatan diri. Tak luput Ia mengingatkan soal adab dan adat istiadat selama berada di kampung halaman orang lain.

“Harapan kami buat adik-adik yang melakukan perjalanan ke Puncak Bukit Raya ini pulang pergi dengan selamat,” Harap Wartono kepada Mapala Piranha.

“Kami berpesan karena yang dituju daerah baru untuk bisa menghormati dan menjaga adat istiadat masyarakat disana,” ujar Wakil Walikota.

Sementara itu salah satu pembina sekaligus senior Mapala Piranha Edy Budiono menambahkan, sebagai senior Mapala Piranha tentunya kerap mendukung penuh dengan adanya kegiatan ini dan kegiatan apapun..

“Sangat senang ya, kami sebagai senior tentunya mendukung penuh kegiatan ini dan juga memotivasi para pendaki yang akan pergi serta tidak luput dari para pihak sponsorship, media partner yang telah mendukung,” terang Edy Budiono

Ia membenarkan, ekpedisi pendakian tujuh puncak tertinggi di Indonesia tidak sampai tahun ini saja, tapi berlanjut ke tahun depan yang kemungkinan besar akan digelar di Gunung Rinjani Nusa Tenggara Barat dan Gunung Semeru di Jawa Timur, Malang.

Dalam upacara keberangkatan tim ekspedisi Seven Summit Indonesia yang dilepas resmi oleh orang nomor 2 di Kota Idmana Banjarbaru ini, turut dihadiri oleh sejumlah anggota dan senior Mapala Piranha serta pihak kampus yang diwakili oleh Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan FPK ULM.

Pelepasan ditandai dengan penyerahan tas carrier dengan coverback berwarna orange oleh Wakil Walikota Banjarbaru Wartono kepada satu dari 5 orang tim ekpedisi yang berangkat, Edi Zulkarnain yang didampingi oleh Ketua Mapala Piranha Syaima Meliani. (RILIS-RDM/RH)

Jadi Ibukota Provinsi, Pemko Terus Berbenah Wujudkan Banjarbaru Kota Masa Depan

BANJARBARU – Setelah ditetapkan menjadi Ibukota Provinsi (IKP) Kalsel berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2022, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru terus melakukan koordinasi secara intensif, baik dengan Pemerintah Pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk mempersiapkan perencanaan pembangunan yang akan dilakukan di Banjarbaru sebagai IKP.

Mengingat perpindahan ibukota Kalsel ke Banjarbaru merupakan bagian dari rancangan agar Banjarbaru sebagai kota penyangga rencana pembangunan Ibukota Negara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur.

“Insya Allah perencanaan ini akan kita follow up dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah sehingga perencanaan tersebut dapat kita selesaikan, meskipun tidak mesti diselesaikan dalam satu, dua atau tiga tahun,” kata Walikota Banjarbaru, M Aditya Mufti Ariffin kepada Abdi Persada FM dalam program Topik Kita Hari Ini dengan tema ” Kesiapan Banjarbaru Menjadi IKP Kalsel”, edisi Selasa (4/10).

Aditya menjelaskan saat ini, Pemko Banjarbaru sedang menuntaskan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di tahun 2023. Kemudian dilanjutkan dengan Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) di tahun 2024. Termasuk juga perencanaan mitigasi banjir yang mulai dikerjakan pada tahun ini hingga tahun 2026 mendatang.

Selain itu, menurut Aditya, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) untuk menyelesaikan permasalahan lahan dan menyiapkan lahan untuk pembangunan ke depannya.

“Ada landreform dan lain lain yang seharusnya sudah dieksekusi dari beberapa tahun yang lalu sehingga Pemda memiliki cadangan lahan. Hari ini sudah kita follow up kembali sehingga kita bisa menjamin ketersediaan lahan untuk pemerintah mengembangkan semua sarana dan prasarana di Banjarbaru,” tambahnya.

Aditya berharap Pemko Banjarbaru bisa bersinergi dengan Pemerintah Pusat, Pemprov dan Pemkab/Pemkot di Kalsel untuk mewujudkan Banjarbaru sebagai kota masa depan dan penyangga IKN di Kalsel.

Sementara itu, di acara yang sama, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah Akbar mengharapkan agar Pemkot Banjarbaru mulai memetakan rencana-rencana strategis untuk pengembangan kota. Salah satunya dengan memperhatikan persoalan ketersediaan lahan untuk instansi vertikal maupun pengembangan kota.

Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah Akbar

“Karena seiring waktu, harga lahan akan semakin tinggi dan kawasannya akan menyempit,” jelasnya.

Sehingga, menurut Fadli, sudah saatnya Pemkot Banjarbaru memperhatikan ketersediaan lahan untuk fasilitas publik seperti ruang terbuka hijau, rumah sakit, tempat-tempat usaha dan juga jalan-jalan yang memerlukan perluasan.

“Seperti jalan Trikora dan jalan Landasan Ulin karena nantinya akan menjadi jalan nasional,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version