Legislator Kalsel Dorong Penguatan Wasbang Terhadap Generasi Muda

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Suripno Sumas kembali mengundang generasi muda dalam sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang). Lantaran, menurutnya, generasi muda sebagai generasi bangsa penerus perjuangan cita-cita bangsa perlu lebih mengerti dan menguatkan pemahaman mereka tentang nilai-nilai Ideologi Pancasila dan wasbang.

“Oleh karena itu melalui sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang dapat memantapkan pemahaman terhadap Ideologi Pancasila dan Wasbang,” katanya kepada wartawan, Sabtu (17/12).

Suripno berharap, saat ini yang terpenting adalah penghayatan dan pengamalan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehari-hari sehingga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terus terjaga.

Pada sosialisasi kali ini, Suripno menghadirkan narasumber yaitu mantan Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kalsel, Fatimah Adam dan Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel Muhammad Yusuf.

Dalam sosialisasi tersebut, Fatimah Adam lebih banyak mengenalkan anak-anak muda binaannya yang dianggap sukses dan diharapkan bisa sebagai motivator, inisiator dan katalisator untuk generasi muda lainnya.

Suasana Sosialisasi Wawasan Kebangsaan oleh Anggota DPRD Kalsel, Suripno Sumas

Fatimah menyontohkan seorang anak muda yang dianggap sukses berwirausaha, Hendry dengan bermodal kerja keras dan kejujuran mendapatkan kepercayaan sebagai agen LPG di Banjarmasin dan Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Karena kejujuran selain sebagai implementasi dari Ideologi Pancasila dan Wasbang, juga modal utama dalam kehidupan,” terang Fatimah. (NRH/RDM/RH)

Sosper Pajak Daerah, Paman Yani Ajak Warga Tanbu Manfaatkan Sisa Waktu Relaksasi

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengajak warga di Bumi Bersujud Tanah Bumbu untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan dari program diskon dan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) yang beberapa hari lagi akan berakhir.

“Ayo manfaatkan sisa waktunya, mumpung ini merupakan kebijakan baik dari kepala daerah untuk meringankan beban warga selama masa atau proses pemulihan ekonomi,” ujarnya kepada awak media, usai menggelar kegiatan sosialisasi perda soal pajak daerah Kalsel, di Desa Bersujud, Simpang Empat, Tanah Bumbu, Senin (19/12) siang.

Warga Desa Bersujud sangat antusias mendengarkan paparan terkait Pajak Daerah Provinsi Kalsel

Adanya kebijakan itu, adalah sebagai bentuk perhatian atas kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang saat ini masih terjadi. Apalagi, inflasi turut mempengaruhi di masa pemulihan.

“Kita tak bisa memungkiri ada juga kenaikan lain selain BBM. Contoh, sejumlah harga bahan pokok (pangan). Nah, yang akhirnya dikeluarkanlah kebijakan dari kepala daerah untuk membantu warganya di Kalsel. Tentu saja, kami berterima kasih kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atas pemberian bantuannya ini,” tutur legislator yang membidangi ekonomi dan keuangan.

Selama penerapan diskon dan penghapusan, politisi partai berlambang beringin (Golkar) yang akrab disapa Paman Yani itu juga turut memberikan apresiasi karena dari hasil dia melakukan monitoring penerimaan di UPPD Batulicin meningkat drastis dengan angka realisasi 96 persen.

“Akhir Desember 2022 sudah pasti 100 persen. Bahkan lebih dan semoga tercapai sesuai harapan kita semua. Tentu tak hanya di Tanbu saja melainkan kabupaten/kota lain juga demikian artinya berhasil merealisasikan target kasda,” harapnya.

Sementara itu, perwakilan Badan Keuangan Daerah Kalsel, Andi Sada, menuturkan, dari hasil laporan yang diterima pendapatan PKB di Kotabaru pun juga mengalami gerakan positif sama halnya seperti UPPD Samsat Batulicin, Tanah Bumbu dengan capaian realisasi menyetuh angka 96 persen.

“Dengan adanya program relaksasi ini masyarakat terus berdatangan untuk melakukan pembayaran. Alhamdulillah, juga berhasil tercapai dengan baik. Kita harapkan animo masyarakat terhadap diskon juga dapat memberikan peran positif,” tuturnya.

Senada dengan Paman Yani, ia berharap dari rangkaian program itu bisa memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) yang sekaligus dapat membantu meringankan beban perekonomian masyarakat menuju pemulihan pasca tingginya penyebaran COVID-19.

“Jadi, manfaatkan sebaik-baik program ini yang hanya tinggal beberapa hari lagi. Tepatnya berakhir pada 24 Desember 2022,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

3.941 TK PTK Setara SMA di Kalsel Jalani Seleksi Akhir Perpanjangan Kontrak

BANJARBARU – Sebanyaak 3.941 Tenaga Kontrak (TK) Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) setara SMA sederajat di Kalimantan Selatan (Kalsel), mengikuti seleksi tahap terakhir sebagai salah satu persyaratan untuk perpanjangan kontrak tahun 2023.

Ribuan tenaga kontrak tersebut terdiri dari 1.545 orang PTK SMK, 2.052 orang PTK SMA, dan 344 orang PTK Pendidikan Khusus (Diksus).

Salah seorang peserta saat mengisi lembar soal evaluasi perpanjangan kontrak TK PTK Disdikbud Kalsel

Seleksi berupa wawancara ini rutin dilaksanakan setiap menjelang tutup tahun di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel. Di tahun 2022 seleksi digelar mulai 19 – 27 Desember 2022.

Melalui Kepala Bidang PTK, Fahrudinoor, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun mengatakan, setiap harinya ada 805 PTK yang menjalani proses seleksi ini mulai jam 8 pagi hingga 4 sore.

Kepala Bidang PTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Fahrudinoor

“Ini adalah proses evaluasi untuk meningkatkan kinerja mereka (TK PTK), untuk kelanjutan masa perpanjangan kontrak tahun 2023 mendatang,” ujarnya.

Tahapan seleksi dimulai dari verifikasi data oleh sekolah. Data tersebut selanjutnya divalidasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel hingga pada tahap terakhir yakni proses wawancara.

“Kita lakukan wawancara ini untuk melihat sejauh mana komitmen mereka terhadap masa kontrak,” beber Fahrudinoor.

Selain itu, lanjut Fahrudinoor, pada tahap terakhir ini pihaknya juga ingin melihat kinerja TK PTK selama menjalankan tugas di sekolah masing-masing, sekaligus memetakan kebutuhan PTK di setiap sekolah.

“Jadi kalau di satu sekolah ada kekurangan PTK sedangkan di sekolah lain ada kelebihan, maka akan kita lakukan pemerataan,” paparnya.

Dengan proses seleksi ini, dunia pendidikan di Kalsel diharapkan menjadi lebih berkualitas. Terutama dalam menciptakan pelajar yang berkompeten dan mampu bersaing di era globalisasi saat ini. (SYA/RDM/RH)

FKPT Kalsel Akan Gandeng Selebgram Kampanye Positif di Medsos

BANJARMASIN – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Kalimantan Selatan merencanakan akan menggandeng Selebgram dalam kampanye positif di media sosial. Hal ini disampaikan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Kalimantan Selatan, Aliansyah Mahad, kepada sejumlah wartawan, di Banjarmasin Tengah, Sabtu (17/12).

Suasana pertemuan Refleksi Akhir Tahun Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Kalsel

“Generasi muda ini dinilai rawan terpapar paham radikal,” katanya

Disampaikan Aliansyah, selain selebgram, pihaknya akan memberikan sosialisasi, terkait pencegahan paham radikalisme yakni ke sekolah, pondok pesantren, kemudian organisasi mahasiswa dan tokoh pemuda.

“Peran orangtua dan guru sebagai pendidik sangat utama, dalam memberi pencegahan radikalisme di Banua,” jelasnya

Lebih lanjut Aliansyah menambahkan, dengan mengangkat tema “Wujudkan Indonesia Damai dan Harmoni” pihaknya tetap melanjutkan program tahun 2023 mendatang, melalui jalinan komunikasi yang baik, kepada stakeholder terkait, yaitu Kepolisian, Pemerintah Daerah, Tokoh Agama dan seluruh komponen masyarakat di Banua.

“Kami akan terus sinergikan jalinan komunikasi ini,” tutupnya

Foto bersama Ketua dengan jajaran FKPT Kalsel dan Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie

Untuk diketahui, Refleksi Akhir Tahun Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Kalimantan Selatan digelar bersama seluruh jajaran FKPT Kalsel, dihadiri Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kalsel Zainal Helmie, bersama para awak media, baik cetak, elektronik dan online. (NHF/RDM/RH)

BKOM Kalsel Gelar Sosialisasi Kebugaran di Diskominfo Kalsel

BANJARBARU – Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan (BKOM Kalsel) menggelar program sosialisasi kesehatan olahraga, kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kalsel, bertempat di Aula Dinas Kominfo Kalsel, Banjarbaru, Jum’at (16/12).

Suasana kegiatan sosialisasi tentang kebugaran oleh BKOM Kalsel di Aula Dinas Kominfo Kalsel

Sosialisasi tentang kesehatan dan kebugaran ini disambut baik oleh Plh. Kepala Diskominfo Kalsel, Tanwiriah, beserta seluruh ASN yang mengikuti program ini.

(ki-ka) Plh Kepala Dinas Kominfo Kalsel, Tanwiriah, didampingi Kepala BKOM Kalsel, Sucilianti Akbar, saat memberi keterangan kepada awak media

Menurut Tanwiriyah, program ini sangat dibutuhkan oleh ASN termasuk di Dinas Kominfo Kalsel.

Sehingga Ia berencana untuk menjalin kerjasama dengan BKOM Kalsel, agar memastikan kebugaran tubuh ASN tetap terjaga demi kelancaran aktifitas dalam bekerja.

“Selain itu, kita juga dapat membantu pendapatan BKOM sebagai BLUD milik Dinas Kesehatan Kalsel,” ujarnya.

Kepala BKOM Kalsel, Sucilianita Akbar mengatakan, selain Dinas Kominfo, sosialisasi ini juga digelar di SKPD lain mulai dari tingkat Kabupaten/Kota hingga Provinsi.

“Kita ingin menunjang kebugaran ASN di semua SKPD mulai lingkup Pemerintah Kabupaten/Kota, Provinsi dan pihak swasta,” paparnya.

Ia mengaku, sejauh ini sudah ada beberapa SKPD dan pihak swasta yang telah melakukan kerjasama dengan BKOM Kalsel.

Adapun sejumlah pelayanan yang ditawarkan pihaknya dalam kerjasama tersebut diantaranya, pemeriksaan kebugaran yang terdiri pemeriksaan fisik, cek lab, capacity buliding melalui kegiatan outbound.

“Untuk paket penawaran harga ditempat kita sangat murah sekali berkisar 1 sampai 2 juta Rupiah, lebih murah dibanding harga yang kami tawarkan kepada pihak swasta yang mencapai belasan juta,” bebernya.

Dengan kisaran harga tersebut, Sucilianti mengungkapkan, SKPD yang menjalin kerjasama sudah mendapatkan pelayanan senam, cek kesehatan, kebugaran dan permainan yang dikemas dalam bentuk olahraga kesehatan.

“Apalagi ini sangat penting untuk meningkatkan imun kita di saat pandemi seperti ini, ” tutupnya.(SYA/RDM/RH)

Tekan Radikalisme dan Hoax, Paman Yani Bekali Warga Sarigadung Melalui Wasbang

TANAH BUMBU – Radikalisme dan berita bohong (hoax) masih jadi ancaman serius bagi negara. Legislatif yang duduk di rumah banjar pun harus turun gunung dalam mengentaskan permasalahan ini. Salah satunya yang dilakukan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi.

Sebagai langkah kongkrit yang dilakukannya saat ini adalah memberikan pembekalan ilmu dan edukasi melalui penanaman sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Berlokasi di Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (16/12) sore.

Legislator Dapil VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru ini juga turut menyampaikan agar tidak mudah terintimidasi. Bahkan, dirinya berharap, tak hanya generasi milenial melainkan penyelenggaraan itu dapat secara penuh dicerna dengan baik agar bisa menilai ke arah yang lebih baik.

“Dengan adanya sosialisasi ini, kita berharap bisa memberikan edukasi kepada warga yang ada disini. Secara baik, mereka bisa memahami. Ke depan, bisa diimplementasikan sehingga paham radikalisme serta provokasi tidak terjadi,” ujar legislatif yang membidangi ekonomi dan keuangan itu.

Agar tidak mudah terprovokasi, politisi dari fraksi Golkar ini pun terus mengingatkan agar masyarakat dapat secara cerdas dan bijak dalam menggunakan perangkat media sosial (medsos).

“Harusnya seperti itu, kita menghendaki posisi ancaman radikalisme melalui jejaring sosial dapat ditekan dan dibumi hanguskan supaya tidak ada perpecahan antar sesama,” harapnya.

Sementara itu, perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kalsel, Harry Widhiayatmoko, menuturkan, sebagai bentuk tindakan tegas mengecam tumbuhnya radikaslisme dapat diperlihatkan dengan sikap menjunjung tinggi kecintaan terhadap NKRI di banua.

Narasumber dari Badan Kesbangpol, Harry Widhiatyatmoko memberikan materi 4 Pilar Bernegara dan Berbangsa

“Selain itu, tak henti-hentinya mengingatkan agar empat pilar berbangsa dan bernegara terus ditanamkan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI serta Bhinneka Tungga Ika. Utamanya, untuk mengikat agar cerdas dalam mengantasi permasalahan yang ada di negara kita termasuk memerangi radikalisme dan intimidasi penggunaan medsos,” ucapnya.

Saat ini Pemprov Kalsel, tuturnya, juga turut mendorong penekanan provokasi negatif yang dapat menumbuhkan radikalisme. Sehingga, ancaman tersebut dapat dikendalikan. Serta keamanan dan stabilitas negara mampu terjaga baik.

“Inilah yang merupakan langkah kami. Tentu, dukungan dari legislatif melalui Paman Yani sangat berharga sekali,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Bank Kalsel Raih Top Digital Awards 2022

BANJARMASIN – Reputasi Bank Kalsel sebagai salah satu bank daerah yang berkinerja sangat baik dan profesional, semakin bersinar di tingkat nasional. Berdasarkan penilaian terbaru dari Majalah IT Work, Bank Kalsel layak menjadi peraih penghargaan TOP DIGITAL Awards 2022, karena manajemen Bank Kalsel telah mengelola bisnis secara modern, profesional, dan lebih terpercaya dengan mengimplementasikan serta memanfaatkan teknologi informasi dan digital yang lebih canggih.

Dua penghargaan yang diterima Bank Kalsel

TOP DIGITAL Awards 2022 ini merupakan penghargaan di bidang Teknologi Digital (IT and TELCO) di Indonesia, diberikan kepada Perusahaan dan Instansi Pemerintahan, sejak tahun 2016, diselenggarakan oleh Majalah IT Work. Sebagai apresiasi atas kinerja yang sangat memuaskan itu, dimana telah melalui uji kelayakan dan penilaian yang ketat oleh Dewan Juri kredibel, Bank Kalsel dianugerahi penghargaan spesial sebagai Top Digital Implementation 2022 dengan Predikat “Bintang 4 – Sangat Baik” pada ajang TOP DIGITAL Awards 2022, yang dihelat disalah satu hotel berbintang di Jakarta pada Kamis (15/12).

Penghargaan semakin lengkap dengan diberikannya penghargaan kepada Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya sebagai TOP Leader on Digital Implementation 2022. Penghargaan tersebut diterima Suriadi selaku Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, mewakili Direktur Utama Bank Kalsel.

Dalam kesempatan tersebut, Suriadi menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas apresiasi yang diberikan.

“Saya mewakili seluruh manajemen dan seluruh insan Bank Kalsel berterima kasih kepada Majalah IT Work beserta Dewan Juri yang telah memilih Bank Kalsel sebagai pemenang. Tentunya, terimakasih juga atas kepercayaan dari seluruh Pemegang Saham dan nasabah setia Bank Kalsel,” tuturnya.

Suriadi juga menambahkan, bahwa TOP DIGITAL Awards 2022 ini akan menjadi stimulus bagi seluruh insan Bank Kalsel untuk berkontribusi semakin baik lagi.

“Penghargaan ini patut disyukuri serta membanggakan. Saya berharap penghargaan ini menjadi pemacu semangat kami untuk mengoptimalkan implementasi dan pemanfaatan Teknologi Digital, sehingga memberikan dampak maksimal terhadap peningkatan kinerja bisnis dan meningkatkan citra serta kepercayaan nasabah. Hal ini menjadi pendorong Bank Kalsel untuk terus berkembang dan meningkatkan kinerja sehingga dapat memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan nasional,” pungkas Suriadi. (ADV-RIW/RDM/RH)

Haryanto Gandeng Camat dan Danramil Sosialisasikan Wasbang

BANJARBARU – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Haryanto menggandeng Camat Banjarbaru Utara, Indra Putra dan Komandan Rayon Militer (Danramil) 07 Banjarbaru Kodim 1006 Banjar, Kapten Infantri Pupun Punanjar untuk melaksanakan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang). Kegiatan sosialisasi tersebut bertempat di kantor Kecamatan Banjarbaru Utara, Jum’at (16/12) pagi.

Haryanto menilai kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan penting dilakukan kepada para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di kelurahan-kelurahan yang ada di Kecamatan Banjarbaru Utara untuk mengenal lebih dalam terkait Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

Suasana Soswasbang Anggota Komisi I DPRD Kalsel, Haryanto

Meskipun secara umum wilayah Banjarbaru relatif lebih damai, namun menurut Haryanto, masyarakat tetap terus dibekali nilai-nilai Pancasila dan Wasbang sebagai bagian upaya preventif dini untuk mencegah adanya konflik yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Secara umum, kondisi Banjarbaru relatif jauh lebih damai, tidak pernah kita mendengar berita-berita terkait anti demokrasi ataupun ideologi yang menyimpang dari Pancasila. Namun demikian tetap kita bekali sehingga kemudian antisipasi preventif dini jauh lebih bagus,” katanya.

Haryanto mengimbau semua pihak untuk selalu mengingatkan tentang penting ideologi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat dan kecintaan terhadap NKRI.

Sementara itu, Camat Banjarbaru Utara, Indra Putra mengapresiasi kegiatan sosialisasi Wasbang ini karena dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini yang memudahkan masyarakat untuk mengakses informasi, termasuk berita hoax yang berpotensi mengikis rasa persatuan dan kerukunan masyarakat.

“Apalagi dengan ditetapkannya kota Banjarbaru sebagai ibukota provinsi Kalsel, tentu tidak terlepas dari persoalan-persoalan yang berpotensi dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” jelasnya.

Oleh karena itu, Indra berharap agar sosialisasi wawasan kebangsaan lebih digencarkan lagi dalam rangka memupuk persatuan dan kesatuan bangsa.

Sedangkan, Komandan Rayon Militer 07 Banjarbaru Kodim 1006 Banjar, Kapten Infantri Pupun Punanjar, dalam sosialisasi itu memaparkan mengenai sejarah tentang kebangsaan sehingga para peserta dapat sepaham dan turut serta mewujudkan cita-cita nasional.

“Disintegrasi bangsa itu tidak hanya dari pemuda saja, bisa semua pihak karena ada keinginan sesuai pahamnya sendiri. Sehingga kita harus mengingat sejarah bangsa Indonesia sampai mencapai kemerdekaan itu penuh dengan perjuangan dan nilai-nilai kebangsaan itulah yang harus kita tingkatkan,” tambahnya. (NRH/RDM/RH)

DPRD Kalsel Harapkan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Seiring Peningkatan Tipe Sekwan

BANJARMASIN – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan peningkatan kinerja dan pelayanan seiring dengan peningkatan status Sekretariat DPRD Kalsel dari sebelumnya tipe C menjadi tipe B. Harapan itu disampaikan, Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Suripno Sumas kepada wartawan, Jum’at (16/12).

Menurut Suripno, perubahan status Sekretariat DPRD Kalsel menjadi tipe B berdampak terhadap adanya penambahan sejumlah sub bagian sehingga dinilai mampu membantu kinerja Sekretariat DPRD Kalsel agar lebih efektif dan efisien dengan susunan struktural yang baru tersebut.

Suasana Kunjungan Komisi I DPRD Kalsel ke Biro Organisasi Pemprov Jatim

“Dengan kenaikan tipe ini, kita menginginkan adanya peningkatan pelayanan karena adanya penambahan bidang dan perubahan nomenklatur,” katanya.

Lebih lanjut, Suripno menjelaskan peningkatan tipe Sekretariat DPRD Kalsel akan segera direalisasikan setelah nanti Raperda tentang Revisi Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) di Kalsel disetujui menjadi Perda dalam rapat paripurna Dewan.

“Apabila perda itu sudah disetujui, maka Pemprov Kalsel akan segera membuat Pergub dan mengatur nomenklatur yang telah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Nomor 104 Tahun 2016 tentang Pedoman Nomenklatur Sekretariat DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota,” tambahnya.

Sementara itu, untuk menggali lebih dalam terkait peningkatan tipe Sekretariat DPRD Kalsel tersebut, Komisi I DPRD Kalsel melakukan kunjungan kerja ke Biro Organisasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Senin (12/12). Rombongan Dewan Kalsel diterima oleh Kepala Bagian Kelembagaan dan Analisis Jabatan Biro Organisasi Pemprov Jatim, Supriyadi beserta jajarannya. (NRH/RDM/RH)

Cegah Radikalisme, Rachmah Bekali Wasbang Kepada Generasi Milenial

BANJARMASIN – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rachmah Norlias membekali puluhan generasi milenial dari kalangan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalsel serta Dewan Guru dari beberapa sekolah di Banjarmasin dengan pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Kamis (15/12).

Menurut Rachmah, dalam kesempatan ini dirinya lebih menekankan kepada generasi milenial agar tidak mudah terpengaruh dengan paham-paham yang menyimpang dari ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Mengingat, generasi milenial ini rentan terpapar paham-paham tersebut.

“Anak muda biasanya kontrol emosinya masih labil, masih suka cari tantangan baru. Sementara wawasan kebangsaan dan pengetahuan keagamaan mereka masih tumbuh dan berkembang, belum matang,” jelasnya.

Suasana Soswasbang Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rachmah Norlias

Oleh karena itu, Rachmah berharap pemahaman generasi milenial mengenai ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan bisa lebih dimantapkan lagi melalui kegiatan sosialisasi ini.

“Kita harapkan mereka bisa menyampaikan kepada teman-temannya bagaimana pelaksanaan nilai-nilai Pancasila maupun pilar-pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version