Perkebunan Jadi Sektor Penting Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Tumbuhkan Ekonomi

BANJARMASIN – Perkebunan dinilai sebagai salah satu sektor ekonomi penting di Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan. Hal itu disampaikan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dalam pendapat akhirnya terhadap Raperda Tentang Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan, yang dibacakan oleh Sekretaris daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel, Roy Rizali Anwar dalam Rapat Paripurna DPRD Kalsel dipimpin Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, Rabu (5/4).

Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar

Gubernur menjelaskan sektor perkebunan menawarkan banyak potensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel

Luas perkebunan di Kalsel semakin meningkat dari tahun ke tahun, terutama pada komoditas kelapa sawit dan karet.

“Diharapkan dengan semakin meningkatnya luas wilayah perkebunan, potensi dan realisasi hasil di provinsinya juga makin meningkat,” katanya

Dalam pelaksanaannya, menurut Gubernur, kegiatan perkebunan sering mengalami kendala di berbagai aspek, mulai dari aspek kelestarian alam, perizinan dan ketenagakerjaan. Namun, untuk mencapai tujuan pembangunan perkebunan berkelanjutan memerlukan adanya kebijakan yang jelas dan terukur dengan memperhatikan kelestarian alam dan kearifan lokal di Kalsel.

Oleh karena itu, sesuai amanat Pasal 5 Undang Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan dengan tindak lanjut melalui Raperda tentang Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan.

“Perda tentang Perkebunan Berkelanjutan ini nanti kita harapkan menjadi landasan hukum dalam memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan. Selain itu, untuk memastikan pembangunan perkebunan berkelanjutan dapat memberikan daya guna dan hasil guna terbaik bagi lingkungan serta masyarakat Kalsel,” paparnya.

Pada rapat paripurna ini juga sekaligus dilaksanakan pengambilan keputusan atas Raperda tentang Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan menjadi Perda.

Sebelumnya, Wakil Ketua Pansus Raperda Tentang Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan, Burhanuddin dalam laporannya, berharap agar pelaksanaan perda tersebut nantinya dapat secara baik dan benar.

Sedang pembahasan Raperda tentang Perkebunan Berkelanjutan yang berasal dari eksekutif ini berlangsung sejak November 2020 silam.

“Lamanya pembahasan Raperda tersebut antara lain karena harus menyesuaikan dengan UU Cipta Kerja,” tuturnya. (NRH/RDM/RH)

NTP di Kalsel Pada Maret 2023, Naik 0,85 Persen

BANJARBARU – Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib). NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. NTP Kalimantan Selatan Maret 2023 sebesar 110,12, angka ini menunjukkan petani mengalami kenaikan dalam hal perdagangan ketika tingkat rata-rata harga yang diterima mengalami kenaikan yang lebih cepat daripada tingkat rata-rata harga yang dibayar untuk konsumsi rumah tangga dan biaya produksi terhadap tahun dasar atau NTP di atas 100.

Hal ini disampaikan, Koordinator fungsi statistik distribusi BPS Kalsel Fachri Ubadiyah, melalui rilis Berita Resmi Statistik, baru- baru tadi.

Koordinator fungsi statistik distribusi BPS Kalsel Fachri Ubadiyah

Fachri menyampaikan Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan di 11 Kabupaten di Kalimantan Selatan pada Maret 2023, NTP Kalimantan Selatan naik 0,85 persen dibandingkan NTP Februari 2023. Kenaikan NTP pada Maret 2023 disebabkan oleh kenaikan indeks harga yang diterima petani lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks harga yang dibayar petani. Indeks harga yang diterima mengalami kenaikan sebesar 0,90 persen sedangkan Indeks harga yang dibayar petani hanya naik sebesar 0,05 persen.

“Kenaikan NTP Maret 2023 juga dipengaruhi oleh naiknya NTP pada empat subesektor, yaitu Subsektor Tanaman Pangan sebesar 0,87 persen, Subsektor Tanaman Hortikultura sebesar 2,83 persen, Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 1,12 persen, dan Subsektor Perikanan sebesar 0,01 persen. Sementara Subsektor Peternakan mengalani penurunan NTP sebesar 1,35 persen,” ungkap Fachri.

Pada Maret 2023 terjadi kenaikan Nilai Tukar Petani pada Tanaman Pangan (NTPP) sebesar 0,87 persen. Hal ini terjadi karena Indeks Harga Yang Diterima Oleh Petani (It) naik sebesar 0,90 persen sedangkan Indeks Harga Yang Dibayar Oleh Petani (Ib) hanya naik sebesar 0,02 persen.
Kenaikan It pada Maret 2023 disebabkan oleh naiknya indeks pada kelompok penyusun NTPP yaitu kelompok padi (beberapa kabupaten belum memasuki masa panen sehingga harga penjualan gabah tinggi) sebesar 0,95 persen dan kelompok palawija (khususnya komoditas
kacang hijau) sebesar 0,02 persen.

“Kenaikan Ib sebesar 0,02 persen disebabkan oleh kenaikan Indeks Kelompok Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) sebesar 0,12 persen khususnya pada kelompok Barang Modal (komoditas Parang, Karung, dan Arit). Sementara indeks Kelompok Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) mengalami penurunan sebesar 0,01 persen,” tutup Fachri. (MRF/RDM/RH)

Dinas Kominfo Kalsel Akan Monitoring Pencegahan Stunting di Daerah

BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan (Kominfo Kalsel) berkomitmen dalam memastikan keakuratan data prevelensi stunting di provinsi ini.

Foto Kepala Bidang Informasi Publik dan Statistik, Tarwin Patik Mustafa (tengah) bersama dengan tim dari BKKBN Kalsel

Sebagai bagian dari Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kalsel, Dinas Kominfo Kalsel bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalsel, sepakat terjun kelapangan untuk memonitoring upaya pencegahan stunting di Kabupaten/Kota.

Usai menggelar rapat bersama BKKBN Kalsel di Aula Dinas Kominfo Kalsel, Kamis (6/4), Kepala Dinas Kominfo Kalsel, Muhammad Muslim, melalui Kepala Bidang Informasi Publik dan Statistik, Tarwin Patik Mustafa menyampaikan, monitoring ke daerah-daerah akan dilaksanakan sebanyak dua kali dalam setahun.

“Jadwalnya menunggu informasi dari Kabupaten Kota dulu, apakah mereka sudah ada pelaksanaan (pencegahan stunting) atau tidak,” ungkapnya.

Selain monitoring penyuluhan, Tarwin menyebut, Dinas Kominfo Kalsel juga bertanggung jawab terhadap desiminasi informasi geografis di daerah terkait stunting.

“Jadi Pemprov Kalsel dalam hal ini mendukung seluruh upaya yang dilakukan oleh BKKBN untuk pengentasan stunting,” terangnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada Rapat Kerja Nasional BKKBN, Rabu(25/1) dimana prevelensi stunting di indonesia turun dari 24,4 persen di tahun 2021 menjadi 21,6 persen di tahun 2022.

Kalsel dalam hal ini patut berbangga, sebab menjadi 3 Besar Provinsi dengan penurunan stunting tertinggi (-5,4 persen) di tahun 2022.

Awalnya di tahun 2021 Stunting di Kalsel mencapai 30,0% dan di tahun 2022 mengalami penurunan 24,6 persen.

Kendati demikian, penurunan stunting masih menjadi prioritas Kalsel untuk mencapai target 14% di 2024.(SYA/RDM/RH)

Paman Birin Terima Top Pembina BUMD 2023

JAKARTA – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin, dinobatkan sebagai Top Pembina BUMD Tahun 2023 pada penganugerahan penghargaan Top BUMD Awards 2023 yang digelar Rabu (5/4) malam di Jakarta.

Prestasi Paman Birin ini, tak lepas dari keberhasilan membawa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mendapatkan penghargaan predikat Bintang 5, yang diraih Bank Kalsel.

Selain itu, penghargaan Pembina BUMD 2023 juga diraih Paman Birin atas keberhasilan PT Bangun Banua menjadi Top BUMD Award 2023 kategori Aneka Usaha Bintang 4.

Pada penghargaan itu pula diiringi dengan keberhasilan PT Bank Pembangunan Daerah (Bank Kalsel), yang meraih Top BUMD Award 2023 dengan Predikat Bintang 5.

Di samping itu, Bank Kalsel juga meraih predikat Top CEO BUMD 2023 yang diterima Plt Direktur Utama, Fachrudin.

Sementata BUMD PT Bangun Banua Kalimantan Selatan meraih Top BUMD Award 2023 kategori Aneka Usaha Bintang 4, serta HM Bayu Budjang selaku Direktur Utama PT Bangun Banua meraih Top CEO BUMD 2023.

Penghargaan Top BUMD Award 2023 diterima Paman Birin melalui Kepala Biro Perekonomian Raudatul Jannah.

Raudatul Jannah bersyukur atas raihan berbagai penghargaan TOP BUMD 2023 ini.

“Alhamdulilah. Kami bersyukur atas penghargaan ini dan kami apresiasi atas kinerja Bank Kalsel dan PT. Bangun Banua atas capaiannya selama ini,” ujar Raudatul Jannah yang didamping Nasrullah, Kepala Bagian BUMD dan BLUD.

Diungkapkan Raudatul Jannah, selain meningkatkan kinerja semakin baik, penghargaan ini juga akan memotivasi untuk terus meningkatkan peran serta untuk menyejahateraan warga Banua bersama-sama dengan pemerintah.

“Tentu kita akan terus mendorong BUMD di Kalsel meningkatkan pelayanan pada berbagai aspek yang berujung untuk kesejahteraan warga Banua,” terang istri Gubernur Kalsel ini.

Diketahui, penghargaan Top BUMD Awards diberikan kepada BUMD unggulan dari seluruh Indonesia.

Penghargaan ini diberikan kepada BUMD yang telah sukses melewati proses penilaian dalam beberapa tahap.

Kegiatan tahunan ini diselenggarakan Majalah Top Business bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) serta beberapa lembaga, asosiasi dan konsultan bisnis. Kegiatan ini juga didukung Kementerian Dalam Negeri RI.

Ketua Penyelenggara TOP BUMD Awards 2023 yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Top Business, M Lutfi Handayani menyatakan, Top BUMD Awards merupakan kegiatan pembelajaran dan penghargaan kinerja BUMD yang terbesar dan paling membanggakan, yang diberikan kepada BUMD, CEO BUMD, Pembina BUMD (Kepala Daerah) terbaik di Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap BUMD, dapat terpacu untuk selalu berprestasi dan berperan penting dalam pembangunan daerah dan perekonomian nasional,” katanya.

Menurut Lutfi, kegiatan Top BUMD Awards 2023 ini dilakukan untuk mendukung program dan kebijakan Kementerian Dalam Negeri RI, karena sejalan dengan arah dan kebijakan pemerintah untuk mempercepat peningkatan kinerja BUMD dan pembangunan perekonomian di daerah

Ada beberapa kategori penghargaan akan diberikan kepada para pemenang Top BUMD Awards 2023. Pertama adalah TOP BUMD Awards Klasifikasi Level Bintang 1-5 dari berbagai sektor usaha antara lain BPD/BPR/BPR-BKK/BPRS/PDAM/Jamkrida/Pasar Daerah/RSUD/BLUD/BUMD Aneka Usaha/Dinas Pemda (Dinas Pemda yang membawahi atau mengelola Badan Usaha di daerah, karena belum dibentuk BUMD yang menangani usaha terkait.

Selain itu, ada Penghargaan Kategori Khusus, Top of the Top BUMD 2023, Golden Trophy (Peraih Bintang 5 selama 3 tahun berturut-turut), Top CEO BUMD 2023, dan Top Pembina BUMD 2023 (Gubernur, Walikota, Bupati).

“Penghargaan kategori Top Pembina BUMD diberikan kepada Gubernur, Bupati atau Walikota yang BUMD-nya mendapat penghargaan, karena keberhasilan BUMD tidak lepas dari peran, kontribusi, dan dukungan kepala pemerintahannya,” jelasnya.

Menurut Lutfi, ada beberapa kriteria penilaian kepada para finalis Top BUMD Awards 2023 ini. Pertama adalah pencapaian kinerja bisnisnya, baik dan berkelanjutan (achievement). Selain itu, terus melakukan perbaikan (improvement/inovasi), berkontribusi besar dalam pembangunan daerah, dan terakhir memiliki strategi/inovasi untuk mendukung bisnis di masa pandemi atau kenormalan baru. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Bank Kalsel Raih Penghargaan ICCA-VIII-2023

BANJARMASIN – Bank Kalsel kembali meraih penghargaan membanggakan. Kali ini dalam helatan yang diselenggarakan Economic Review bertajuk Indonesia Corporate Secretary and Corporate Communication Award-VII-2023 (ICCA-VIII-2023) dengan tema “Synergy and Collaboration of Communication and Corporate Secretary in the digital era and contribute to national economic recovery 2023-2024)”, Bank Kalsel memperoleh penghargaan 2nd The Corporate Secretary and Communication Award-2023, Gold Award – Category Regional Development Bank – Asset Rp.16T-Rp.20T.

Penghargaan ini diberikan dengan penilaian yang mengacu pada Analisa data Publik dan Annual Report dari Website. ICCA-VIII-2023 terselenggara sebagai bentuk apresiasi tertinggi kepada perusahaan – perusahaan yang mampu merencanakan, mengimplementasikan, memonitor dan mengevaluasi strategi dan program Corsec-Corpcomm-PR serta mampu membuktikan efektivitas dalam membangun reputasi perusahaan.

Kegiatan ini turut diikuti Perusahaan Tbk dan Non Tbk, BUMN, BUMD, maupun Perusahaan Swasta terbaik dalam kategori untuk Corsec-Corp.Comm.-PR.

Penghargaan tersebut diterima Shah Rizky Kurniawan selaku Plt. Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, mewakili Direktur Utama Bank Kalsel secara daring via Zoom Meeting, pada Rabu (5/4). Dalam kesempatan tersebut, Rizky menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar – besarnya atas apresiasi yang diberikan kepada Bank Kalsel.

“Mewakili Direktur Utama Bank Kalsel, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada Economic Review atas Penghargaan yang diraih Bank Kalsel dalam Indonesia Corporate Secretary and Corporate Communication Award-VII-2023 (ICCA-VII-2023). Semoga penghargaan inimemacu semangat perusahaan untuk terus meningkatkan corporate brand awareness, menjaga brand image dan reputasi perusahaan, serta berkontribusi dalam peningkatan perekonomian daerah,” ucap Rizky.

Lebih lanjut, Rizky juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemegang saham dan nasabah setia yang senantiasa memberikan kepercayaan dan dukungan terhadap Bank Kalsel.

“Terima kasih juga kami ucapkan kepada seluruh pemegang saham dan nasabah setia yang senantiasa memberikan kepercayaan dan dukungan terhadap Bank Kalsel. Hal ini akan kami wujudkan dengan komitmen memberikan layanan terbaik sebagaimana tagline kami “Setia Melayani, Melaju Bersama,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

DPRD Kalsel Sampaikan Pokok-Pokok Pikiran Tahun 2024

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK di ruang rapat Mansyah Adrian Lantai 2 Gedung DPRD Kalsel, Rabu (5/4).

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel

Dalam rapat paripurna tersebut, Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripudin menyampaikan atas dasar regulasi Permendagri Nomor 86 tahun 2017, penyampaian pokok-pokok pikiran DPRD Provinsi Kalsel ini merupakan catatan strategis sebagai wujud nyata tugas dan fungsi DPRD Provinsi Kalsel pada masyarakat dan merupakan progres report dari penyelenggaraan pemerintah daerah untuk tahun 2024.

“Penyampaian pokok-pokok pikiran ini menjadi tanggungjawab DPRD dan diharapkan menjadi skala prioritas yang didapatkan dari hasil kegiatan reses DPRD dan penjaringan aspirasi masyarakat serta rapat dengar pendapat lainnya. Ada sekitar 1288 usulan atau masukan pokir dewan yang akan disampaikan,” katanya.

Wakil rakyat yang akrab disapa Bang Dhin ini menjelaskan usulan maupun masukan dalam Pokok-Pokok Pikiran DPRD tersebut diharapkan dapat dimasukkan kedalam rencana kerja daerah tahun 2024 yaitu dengan pertimbangan bahwa Pokok-pokok pikiran ini sangat penting untuk menyampaikan apirasi masyarakat yang diserap melalui berbagai kegiatan.

“Pemerintah Provinsi diharapkan dapat meningkatkan kontribusi secara maksimal kepada masyarakat, melalui berbagai program pelayanan yang bersifat wajib, mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, pemberdayaan masyarakat, ekonomi dan sektor lainnya,” tambahnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar mengatakan Pemprov akan mengakomodir pokok-pokok pikiran DPRD Kalsel Tahun 2024 itu sesuai dengan mekanisme yang berlaku dan akan dibahas melalui beberapa tahapan.

“Pokok-pokok pikiran Dewan itu juga nanti dilihat kesesuaiannya dengan RPJMD, Renstra RKPD dan kemampuan keuangan daerah,” tuturnya.

Ditambahkan Roy, pokok-pokok pikiran DPRD Kalsel itu juga nanti akan diteruskan sesuai dengan kewenangannya, apakah di tingkat pemerintah pusat, pemerintah provinsi atau pemerintah kabupaten/kota.

Dalam rapat paripurna tersebut juga disetujui Raperda Tentang Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan menjadi Perda dan Penandatanganan Kesepakatan Substansi Raperda RTRWP Kalsel Tahun 2023-2043. (NRH/RDM/RH)

Polda Kalsel Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Mangkauk Kabupaten Banjar

BANJARMASIN – Sebanyak 5 (lima) orang tersangka telah berhasil diamankan oleh Petugas gabungan Polres Banjar dan Polda Kalsel dalam kasus pembunuhan yang menewaskan Sabriansyah (63) di Desa Mengkauk, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) beberapa waktu lalu.

Hal itu dikatakan Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi dalam Konferensi Persnya di Rupatama Polda Kalsel, Selasa (4/4) siang.

Tersangka Y alias A (57) lebih dahulu ditangkap petugas pada hari Rabu (29/3) beserta barang bukti berupa 1 potong tekstil pakaian, Topi warna hitam, Celana jeans warna hitam, Jaket warna biru, dan Kaos singlet warna hitam.

Kemudian, petugas melakukan pengembangan kasus dan kembali meringkus 3 (tiga) tersangka lainnya. Ketiga tersangka yang berhasil ditangkap tersebut berinisial R (42), S (42), dan YU (35).

Kapolda Irjen Pol Andi Rian menyampaikan dalam kasus ini selain mengamankan empat tersangka, petugas juga turut mengamankan Humas PT. JGA berinisial AB selaku pemberi perintah kepada tersangka Y alias A.

“Kami berupaya keras mengungkap dan membuat terang kasus pembunuhan berencana ini,” ungkap Kapolda Kalsel didampingi Pejabat Utama Polda Kalsel dan Kapolres Banjar AKBP M Ifan Hariyat

Pihaknya pun telah mengetahui pemiliki dan pengguna senjata yang digunakan, sehingga diyakini masih ada tersangka lainnya yang hingga saat ini masih dilakukan pengejaran oleh personil gabungan Sat Reskrim Polres Banjar dan Polda Kalsel.

“Kepada para pelaku lainnya, segera menyerahkan diri dengan baik, atau petugas akan bertindak tegas kepada pelaku yang belum menyerahkan diri,” ucap Kapolda Kalsel. (POLDA-KALSEL/SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Seleksi Calon Anggota KI Kalsel Periode 2023-2027

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel tengah melaksanakan Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Provinsi Kalsel Periode 2023-2027, di Learning Center Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru, Rabu (5/4).

Seleksi yang diikuti sebanyak 30 dari 31 orang yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi sebelumnya tersebut, dipantau tim seleksi mulai awal seleksi pada jam 09.00 – 11.00 WITA.

Kepala Seksi Layanan Informasi Publik, Dinas Kominfo Provinsi Kalsel Muhammad Ayub Khan menyampaikan, pada seleksi tes potensi hari ini diikuti sebanyak 31 orang yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi sebelumnya. Para peserta harus menjawab 100 soal pilihan ganda dengan waktu yang sudah ditentukan oleh panitia. Setiap soal memiliki bobot nilai satu poin, dan peserta dapat langsung melihat hasilnya ketika sudah selesai.

Kepala Seksi Layanan Informasi Publik, Dinas Kominfo Provinsi Kalsel Muhammad Ayub Khan

“Hasil dari tes potensi ini kemudian akan diserahkan kepada tim seleksi untuk menentukan jumlah peserta yang akan melanjutkan ke tahap berikutnya,” ungkap Ayub.

Dilanjutkan Ayub, untuk kelulusan tes potensi ini kewenangannya ada di tim seleksi, apakah nanti berdasarkan nilai atau berdasarkan jumlah minimal peserta yang bisa lanjut ke tahap selanjutnya apakah itu 15 orang atau 20 orang, tergantung dari hasil evaluasi tim seleksi.

“Peserta yang lulus, akan kembali mengikuti tes wawancara dan psikotes di Aula Kantor Diskominfo Kalsel Banjarbaru,” ucap Ayub.

Pada seleksi tahun ini, tim seleksi Komisi Informasi Provinsi Kalsel akan menjaring maksimal 15 orang, dan minimal 10 orang untuk diajukan kepada Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Setelah itu, Gubernur akan menyampaikan kembali kepada DPRD untuk dilakukan fit and propertes kepada peserta yang dinyatakan lulus. Sehingga nantinya hasil akhirnya minimal 10 orang maksimal 15 orang, dimana 5 orang akan menjadi anggota KID dan sisanya sebagai penjabat Penggantian Antar Waktu (PAW).

Untuk diketahui, sistem seleksi anggota Komisi Informasi Provinsi Kalsel, menerapkan sistem gugur melalui beberapa tahapan diantaranya tahap penerimaan pendaftaran, seleksi administrasi, seleksi potensi. Kemudian tahap psikotes dan dinamika kelompok, tahap wawancara, serta tahap penulisan makalah. Nantinya setiap hasil tes akan diumumkan melalui media sosial dan juga media cetak. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Tuangkan Inovasi Masyarakat Melalui Lomba KTI

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) membuka peluang kepada masyarakat untuk menuangkan inovasi mereka terhadap Banua, melalui lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI).

Lomba yang digagas oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kalsel ini, terbuka untuk umum baik dari dalam maupun luar Kalsel.

Hadiah yang disiapkan hingga puluhan juta Rupiah untuk 6 orang dengan KTI terbaik.

Kepala BRIDA Kalsel, Muhammad Amin menyampaikan, proses pendaftaran peserta sudah dibuka sejak 7 Maret 2023 lalu. Dan akan berakhir pada Jumat (28/4) mendatang.

Kepala BRIDA Kalsel, Muhammad Amin

“Biaya pendaftaran gratis, siapa saja boleh ikut. Kita tidak membatasi jumlah pesertanya,” ucap Muhammad Amin, Selasa (4/4).

Mengusung tema “Inovasi Untuk Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan”, Amin berharap lomba ini dapat memunculkan inovasi-inovasi yang belum terpikirkan oleh pemerintah.

Terutama mahasiswa dan pelajar Kalsel. Amin mengininkan generasi muda itu mampu menuangkan gagasan demi kemajuan provinsi ini.

“Sekaligus mencari bibit peneliti untuk masa akan datang,” ungkapnya.

Hasil penilaian dan pengumuman pemenang, akan disampaikan pada Juni 2023 mendatang. Bersamaan dengan pengumuman pemenang lomba inovasi daerah, yang diikuti oleh SKPD Pemprov serta Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Kalsel.

Amin memastikan, penilaian KTI akan bersifat adil berdasarkan karya tulis yang dihasilkan. Artinya, pemenang lomba tidak memandang asal daerah maupun latar belakang peserta.

“Tim penilai yakni para peneliti, ilmuan dan dari BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional). Jadi pasti adil,” bebernya.

Untuk diketahui, BRIDA Kalsel sebelumnya juga pernah menggelar lomba KTI untuk pelajar saat Kalsel menjadi tuan rumah MTQ Nasional ke 29. Pesertanya juga banyak. Tidak sedikit pula peserta dari luar Kalsel. (SYA/RDM/RH)

Labkesda Kalsel Terus Berikan Pelayanan Optimal Selama Ramadhan

BANJARMASIN – Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memberikan pelayanan secara optimal selama bulan Ramadhan. Hal tersebut sesuai dengan instruksi Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor kepada Labkesda Kalsel.

“Jadi sesuai intruksi Gubernur, Labkesda Kalsel harus memberikan layanan prima bagi masyarakat walaupun di bulan Ramadan,” kata Kepala Labkesda Kalsel, Zainal Firdausy saat di ruang kerjanya Banjarmasin, Senin (3/4).

Kepala Labkesda Kalsel, Zainal Firdausy

Zainal mengatakan pada bulan Ramadan tahun ini, pelayanan Labkesda tetap seperti biasa namun ada perubahan jam kerja. Untuk pengambilan sampel setiap hari Senin sampai Kamis dari jam 08.00-11.00 WITA, Jum’at jam 08.00-09.00 WITA dan Sabtu jam 08.00-10.30 WITA. Sedangkam pengambilan hasil pemeriksaan, untuk hari Senin sampai Kamis jam 12.30-14.00 WITA, Jum’at jam 10.30-11.00 WITA dan Sabtu jam 12.00-13.30 WITA.

“Sebelum memasuki bulan Ramadan, kita 37 jam dalam satu minggu. Namun sesuai dengan kebijakan pemerintah, kita melaksanakan 32,5 jam dalam satu minggu,” jelasnya.

Menurutnya, meski pihaknya tidak melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat, namun masyarakat sudah memahami. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang melakukan pemeriksaan di Labkes Kalsel dua minggu sebelum bulan ramadan.

“Setiap hari rata-rata di atas 40 pasien per hari. Pada saat Ramadan berkisar antara 10 sampai 20 pasien saja. Agak menurun di bulan ramadan,” ujarnya.

Sementara untuk uji lingkungan tidak ada penurunan karena yang diujikan merupakan sampel air, kultur dan mikrobiologi. Untuk penerimaan dan pengambilan hasil sampel air dan kultur mikrobiologi pada Senin sampai Kamis dan Sabtu sampai jam 13.00 WITA dan Jum’at jam 10.30 WITA. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version