Kemah Bela Negara Nasional 2023 Tinggal Kesiapan Tekhnis di Lapangan

BANJARBARU – Kemah Bela Negara (KBN) Nasional 2023 yang dimulai 10 – 16 Juli mendatang tinggal memastikan kesiapan teknis di lapangan. Lokasi yang dihelat di Kiram Park, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, melibatkan TNI/Polri serta turut didukung penuh Pemerintah Provinsi Kalsel.

Suasana rapat kesiapan Kemah Bela Negara (KBN) Nasional 2023 di ruang rapat H Abrani Sulaiman Setdaprov Kalsel

Ketua Harian Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel sekaligus Ketua Pelaksana KBN 2023, Agus Salim, mengungkapkan, sementara ini sudah ada 14 provinsi di Indonesia yang turut berpartisipasi.

“Sambil jalan dan ini akan kita komunikasi kepada masing-masing kepala daerah,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, usai memimpin rapat kesiapan Kemah Bela Negera (KBN) Nasional 2023 bersama Kepala Bakesbangpol Kalsek Heriansyah, di ruang rapat H Abrani Sulaiman, Rabu (14/6) siang.

Dari target 1.700 lebih, dia menyebut, tercatat sudah ada 164 peserta yang terdaftar resmi untuk mengikuti Kemah Bela Negara tahun 2023. Serta dipastikan turut andil dalam kegiatan akbar tersebut.

“Yang jelas sudah tercover dan ini sambil jalan. Namun, ada beberapa lagi yang akan masuk dan terus upayakan,” paparnya.

Ia mengungkapkan, selama dua kali menggelar rapat persiapan. Dirinya memastikan tinggal kesiapan tekhnis atau eksekusi di lapangan.

“Kita terus lakukan komunikasi agar kegiatannya nanti benar-benar berjalan lancar,” ucapnya.

Sementara itu, Kasrem 101/Antasari, Kolonel Inf Iwan Rosandriyanto, mengungkapkan, siap mendukung penyelenggaraan ini. Terlebih, dalam kegiatan tersebut pihaknya bekerjasama dengan Polri.

“Kami siap memback up yang tentunya cukup banyak terutama perlengkapan, alat medis dan dapur umum dan nantinya bakal ada pemberian materi kepada peserta kegiatan,,” ungkapnya.

Bahkan, kata dia, dalam rangka memeriahkan kegiatan Kemah Bela Negara (KBN) bakal ada pendampingan silmulasi keterampilan dan outbond.

“Termasuk dukungan kami pada pelaksanaan tersebut dalam bentuk pameran alutsista. Jadi meliputo tiga unsur yakni darat, laut dan udara,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Imbau Petani Untuk Tidak Bakar Lahan Dimusim Kemarau

BANJARBARU – Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kemarau ditahun 2023 diprediksi menjadi kemarau terpanas dibanding kemarau ditahun-tahun sebelumnya. Apalagi fenomena El Nino yang terjadi selama musim kemarau, yang dapat memicu kekeringan, minimnya curah hujan, juga berpotensi meningkatkan jumlah titik api, sehingga makin meningkatkan kondisi rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan. Oleh karena itu, dimusim kemarau ditahun 2023 ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel mengimbau kepada seluruh petani di banua ini, agar tidak membakar lahan mereka dimusim kemarau. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Syamsir Rahman, melalui Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Imam Subarkah, Selasa (13/6) sore.

Disampaikan Imam, setiap tahunnya saat menghadapi musim kemarau, pihaknya akan melayangkan surat edaran Gubernur Kalsel kepada para bupati-walikota di Kalsel untuk dapat melakukan strategi mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Daerah masing-masing. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan gerakan pengendalian melalui sosialisasi dilapangan, seperti pemasangan spanduk-spanduk untuk dapat mengingatkan bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Menyikapi fenomena El Nino yang dapat membuat musim kemarau lebih panjang dibanding tahun-tahun sebelumnya, kami akan menjalin koordinasi lintas sektor SKPD terkait agar dapat mengantisipasi terjadinya Karhutla,” ungkap Imam.

Ia melanjutkan, dalam waktu dekat, pihaknya akan dengan segera memberikan himbauan pencegahan Karhutla kepada Masyarakat, terlebih khususnya para petani di banua Kalsel.

“Kami akan sebarkan spanduk-spanduk baliho yang bertujuan untuk menghimbau dan mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan secara sembarangan,” ujarnya.

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dinilai perlu diantisipasi pada saat musim panen datang. Hal ini dikarenakan para petani setelah musim panen biasanya melakukan pembakaran lahan untuk menyuburkan tanah serta mengusir hama penyakit yang ada dilapangan.

“Jadi dengan adanya musim kemarau sebenarnya itu salah satu untuk memutus penyebaran mata rantai hama, sehingga mudah- mudahan petani bisa diimbau untuk lebih arif melakukan pembakaran lahan dan itu sedang kita usahakan melalui intruksi Gubernur,” tambah Imam.

Ia mengharapkan, para petani bisa tetap melakukan pembakaran lahan, namun dengan batasan-batasan tertentu, seperti pembakaran lahan hanya dalam suatu area tertentu dan diawasi, serta dijaga agar pembakaran tidak menyasar area lain. (MRF/RDM/RH)

Lepas Kontingen LT V Kalsel, Ini Pesan Paman Birin

BANJARMASIN – Pada 17-23 Juni 2023, bumi perkemahan Cibubur akan menerima puluhan regu Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia, yang akan berlomba memperlihatkan ketangkasan dan kekompakannya. Termasuk dua regu Penggalang dari provinsi Kalimantan Selatan. Yakni regu Penggalang putri dari ponpes An Najah kabupaten Banjar, dan regu Penggalang putra dari SMPN 7 Banjarmasin. Masing – masing regu terdiri dari 8 orang.

Gubernur Kalsel didampingi Ketua Kwarda, saat memberikan wejangan

Keberangkatan dua regu asal Kalsel ini, dilepas secara resmi oleh Gubernur sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah Kwartir Pramuka (Mabida) Kalsel, Sahbirin Noor, pada Rabu (14/6) di kediaman resminya di Banjarmasin. Turut hadir melepas kontingen Kalsel ini, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah.

Ketua Kwarda Pramuka Kalsel (paling depan) berfoto bersama Kontingen LT V Kalsel

Sesaat sebelum melepas perwakilan Kalsel di ajang Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang V ini, Gubernur mendoakan kepada para Penggalang tersebut, agar selamat sampai tiba di tujuan, dan dapat pulang kembali ke Banua.

“Semoga semua keterampilan dan ilmu yang sudah diajarkan, bisa diaplikasikan di LT V di Cibubur. Terus jaga kekompakan,” pesannya.

Gubernur yang biasa disapa Paman Birin juga menyampaikan, bahwa kegiatan Pramuka sangat bermanfaat jangka panjang, terutama untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Indonesia akan mendapatkan bonus demografi pada 2045 mendatang. Hal ini akan bernilai positif, apabila penduduk Indonesia yang menjadi bonus demografi ini punya kemampuan, keterampilan, ketangguhan dan punya kecerdasan. Salah satunya melalui kegiatan Pramuka ini,” ujar Paman Birin.

Sementara itu, kepada Abdi Persada FM, Ketua Kwarda Pramuka Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah, juga menyampaikan pesan kepada para pemenang LT IV tingkat provinsi tersebut. Bahwa inti dari partisipasi para kontingen di LT V ini, adalah untuk penguatan pribadi, menambah wawasan, ilmu pengetahuan dan keterampilan ,serta untuk memupuk tali silaturahmi dengan para Penggalang dari seluruh Indonesia.

“Semangat terus, bahagia terus dan jaga kesehatan,” pesannya.

Acil Odah (sapaan khas Raudatul Jannah) juga meminta doa serta dukungan dari masyarakat, agar perwakilan Kalimantan Selatan ini dapat memberikan prestasi terbaik untuk Banua, dan mengharumkan nama Banua di tingkat nasional.

“Kita tidak membebani. Kita yakin mereka sudah optimal latihan, sudah siap, cukup ikhtiar dan doa, apapun hasilnya itulah yang terbaik,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)

Polda Kalsel Musnahkan 35 Kilogram Sabu

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel melakukan pemusnahan tidak pidana narkotika, sebesar 35 kilogram sabu jaringan internasional, di Aula Mathilda Polda Kalsel, Rabu (14/6).

“Barang bukti yang dimusnahkan ini, merupakan hasil penyelidikan selama 3 bulan,” ungkap Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian, kepada sejumlah wartawan.

Sehingga, lanjutnya, Polda Kalsel dapat berhasil mengungkap kasus tersebut.

“Dan, sama dengan pengungkapan kasus sebelumnya, Polda Kalsel bekerjasama dengan Bareskrim, untuk mengungkap pelaku impor ilegal barang terlarang ini,” jelasnya lagi.

Menurut Kapolda, dalam pengungkapan kasus ini, melibatkan pihak importir. Dan, Polda Kalsel saat ini terus bekerja untuk pengungkapan kasus Narkotika lainnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang turut hadir, pada kegiatan pemunahan barang bukti tersebut, mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas kerja keras dari Polda Kalsel, yang telah berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu tersebut.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas kerja keras Polda Kalsel ini,” ungkapnya.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, menurutnya terus memberikan dukungan, terhadap pemberantasan narkoba di Banua ini.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini mengajak masyarakat, untuk bersama sama berperang melawan narkoba. (SRI/RDM/RH)

Paman Yani : Yang Penting Berbuat Baik Dulu, Masyarakat Bisa Menilai

TANAH BUMBU – Guna menjaring aspirasi masyarakat serta mengetahui secara pasti keinginan konstituennya, Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, Muhammad Yani Helmi (Paman Yani) kembali melaksanakan reses di Kabupaten Tanah Bumbu, tepatnya di Jalan Annur, Gang Bahagia 3, RT.05, serta di Kantor Desa Pejala Kecamatan Kusan Hilir, Selasa (13/6).

Antusiasme masyarakat begitu terlihat sejak awal kedatangannya. Hal ini terbukti dengan banyaknya warga yang meminta foto bersama sebelum dan sesudah pelaksanaan reses.

Suasana Reses Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi

Beberapa hal menjadi bahan yang disampaikan Paman Yani, seperti menjaga persatuan menjelang pemilihan umum, serta kriteria memilih pemimpin yang mengerti dan mau mendengarkan aspirasi masyarakatnya.

“Alhamdulillah, hari ini kita kembali berada di tengah masyarakat. Karena memang sebagai wakil rakyat, saya harus datangi mereka dalam setiap kondisi. Tidak pada saat hendak minta dipilih saja. Karena bagi saya, jabatan adalah amanah,” paparnya.

Paman Yani juga menyebut aspirasi masyarakat yang telah dan akan dilakukan pengawalan pada prosesnya, yakni pembangunan SMA di Batulicin. Ini sesuai dengan permintaan masyarakat pada penjaringan masyarakat beberapa waktu lalu.

Sementara itu, beberapa aspirasi masyarakat juga dijaring dalam reses ini. Seperti keinginan masyarakat yang notabenenya warga pesisir untuk dapat meningkatkan kualitas alat tangkap ikan.

“Karena mereka ini rata-rata nelayan. Tentu aspirasinya tidak jauh dari alat tangkap modern. Sehingga bagi pemerintah daerah, apabila dapat membantu sesuai dengan ketersediaan keuangan, maka diharapkan bisa dibantu,” harapnya.

Paman Yani pun mengaku akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat tanpa embel-embel politik, mengingat amanah yang harus dilaksanakan.

“Saya sering melihat di desa-desa. Kadang sedih dan prihatin. Mereka memilih tapi tidak pernah didatangi oleh wakilnya. Saya saat menjabat dan dilantik, saya tidak menghiraukan. Mau memilih atau tidak mereka tetap masyarakat kami. Yang penting pembangunan di daerah ini jangan tertinggal. Mudahan hatinya terbuka. Yang penting berbuat baik dulu. Masyarakat bisa saja menilai,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Desa Pejala, Ahmadi, yang menyebut banyak melihat bantuan di beberapa tempat hasil dari inisiasi Paman Yani. Padahal menurutnya, ia telah melakukan pendataan, ada beberapa desa tersebut bukan basis ataupun pemilih Paman Yani.

“Bagi kami, Paman Yani adalah sosok yang betul betul memegang amanah. Ada beberapa wilayah dan desa bahkan suaranya tidak ada. Tapi tetap diperjuangkan dan dibantu. Bersyukur dan terimakasih karena beliau mau membantu. Beliau tidak memandang adanya basis atau tidak. Tapi dalam hati beliau bahwa ini dibawah naungan saya. Wilayah perlu dikembangkan semua,” ucapnya. (ASC/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi Keberhasilan Atlet NPC Asal Banua Pada Asean Para Games di Kamboja

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraganya mengapreasi keberhasilan, 15 atlet Nasional Paralympic Commite (NPC) asal Kalsel, yang telah berhasil menorehkan prestasi, pada ajang Asean Para Games Tahun 2023 di Kamboja.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah menjelaskan, dari 15 atlet NPC Kalsel yang mengikuti, ajang Asean Para Games di Kamboja tersebut, semua atlet mendapatkan medali.

Kadispora Kalsel Hermansyah

“Semua atlet NPC Kalsel memperoleh medali, tentunya keberhasilan tersebut membanggakan Banua ini,” ungkap Herman, kepada sejumlah wartawan, Selasa (13/6).

Sehingga, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan arahan Gubernur Sahbirin Noor, melakukan penjemputan atas kedatangan para atlet tersebut, di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, pada Senin Sore 12 Juni 2023.

“Kami langsung melakukan penjemputan terhadap atlet atlet yang telah membawa nama harum provinsi ini,” ujarnya.

Sedangkan, tambah Herman, untuk pemberian bonus kepada para atlet tersebut, akan dibicarakan bersama Gubernur Sahbirin Noor.

“Insyaallah akan ada bonus, yang akan dibicarakan dengan Gubernur,” ucap Herman.

Sementara itu, Kabid Pembudayaan Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Budiono mengatakan, pada pelaksanaan Asean Para Games di Kamboja, ada 15 atlet asal NPC Provinsi Kalimantan Selatan yang turutserta menyumbang medali.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono

Atlet tersebut terdiri dari, 6 orang atlet atletik, 5 orang atlet renang, serta 4 orang atlet sepakbola.

“Mereka berhasil menyumbangkan 5 medali emas, 15 medali perak, serta 9 medali perunggu,” jelas Budi.

Untuk medali emas tersebut, disumbangkan dari cabang olahraga atletik serta renang. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Siap Dorong Akselarasi Pengembangan KBLBB

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mendukung penuh seluruh program Pemerintah Pusat, termasuk dalam mendorong akselarasi pengembangan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

Usai menghadiri rapat sosialisasi KLBB secara virtual di Command Center Setdaprov Kalsel, di Banjarbaru, Selasa (13/6), Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Sulkan menyebut Pemprov Kalsel terus mensosialisasikan penggunaan KBLBB untuk menciptakan kualitas udara bersih dan ramah lingkungan di jalan.

Upaya itu sejalan dengan Peraturan Presiden No. 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Sulkan saat memberi keterangan kepada wartawan

“Kita akan tingkatkan lagi sosialisasinya agar penggunaan kendaraan listrik di Kalsel semakin meningkat,” ujarnya.

Seluruh Pemerintah Daerah diwajibkan untuk menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas. Agar mampu mendorong keberlanjutan alam dengan mengurangi emisi gas rumah kaca.

Demi mewujudkan hal itu, Sulkan mengaku Pemprov Kalsel dalam waktu dekat akan melakukan rapat koordinasi bersama stakeholder terkait untuk memastikan jumlah anggaran dan sebagainya.

“Ini tentu perlu persiapan, yang pasti kita akan segera lakukan rapat,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Terima Sertifikat Kekayaan Intelektual Sasirangan Komunal

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima sertifikat dan plakat Kekayaan Intelektual Sasirangan Komunal dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Sertifikat dan plakat tersebut diserahkan langsung oleh Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi, Lucky Agung Binarto kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam acara pembukaan Mobile IP Clinic di salah satu hotel berbintang, Selasa (13/6).

Suasana Pembukaan Klinik Kekayaan Intelektual Bergerak

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin menyampaikan terimakasih atas dicatatnya kain Sasirangan sebagai kekayaan intelektual Kalsel. Menurutnya, Kalsel memiliki budaya, tradisi, kuliner, karya dan inovasi dari masyarakat yang beragam.

“Ini perlu pencatatan sebagai kekayaan intelektual sehingga karya, kreativitas dan inovasi masyarakat Kalsel bisa dilindungi Undang-Undang,” katanya kepada wartawan.

Oleh karena itu, Paman Birin berharap agar kolaborasi dan sinergitas antara pihak-pihak terkait seperti Pemerintah baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Kalsel, Kemenkumham serta pihak swasta dapat terjalin dengan baik dalam rangka perlindungan hukum serta peluang pengembangan usaha

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan beberapa penyerahan sertifikat, antara lain penyerahan 23 sertifikat merek IKM binaan dari Dinas Perindustrian Kalsel, penyerahan surat pencatatan ciptaan aplikasi Banjarmasin Pintar milik Pemko Banjarmasin, penyerahan Paten Granted sebanyak 23 permohonan yang terdiri dari 20 paten sederhana dan tiga paten biasa dari Universitas Lambung Mangkurat dan lain-lain. (NRH/RDM/RH)

Pergub Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan Disosialisasikan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraganya, menggelar Sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Rencana Aksi Daerah Penyelenggaraan Kepemudaan, di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, pada Selasa (13/6). Sosialisasi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, Politik Setdaprov Kalsel Sulkan mewakili Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar.

“Kegiatan ini merupakan hal positif dan mendasar sebagaimana yang disampaikan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, bahwa pemuda adalah penggerak pembangunan di Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkap Sulkan.

Staf Ahli Gubernur Setdaprov Kalsel Sulkan (Mengenakan Topi) bersama Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah mendukung kegiatan untuk pelaksanaan peningkatan peranan pemuda dalam pembangunan tersebut.

“Pembangunan Pemuda saat ini, sudah masuk kedalam rencana aksi pembangunan pemuda, dengan adanya peraturan gubernur tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi mengatakan, digelarnya acaranya ini, untuk bersama sama meningkatkan peranan pemuda di Banua.

“Dengan adanya peraturan gubernur atau pergub tentang penyelenggaraan pelayanan kepemudaan. Sebelumnya, untuk pembangunan pemuda tersebut, dilaksanakan secara masing masing. Maka, kini pembangunan dapat dilakukan bersama,” ungkap Rokhyatin.

Dimana, lanjutnya, seluruh SKPD Dilingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan diminta untuk turut berperan aktif. Agar pembangunan pemuda dapat tercapai di Banua ini.

“Salah satunya, untuk peningkatan nilai Indeks Pembangunan Pemuda atau IPP di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya

Acara ini diikuti oleh perwalian 25 SKPD Dilingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, diantaranya Diskominfo Kalsel yang diwakili oleh Kabid Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel Jajang Markoni, Kabid Informasi Publik dan Media Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel Tarwin Patik Mustafa, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

Paman Yani : Kolaborasi Pemerintah dan Wajib Pajak Perusahaan Penting, Untuk Membangun Banua

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Yani Helmi (Paman Yani) kembali menekankan tentang pentingnya membangun kolaborasi yang baik antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten kota se-Kalsel.

Hal ini diungkapkan anggota legislatif dari Dapil VI ini usai menghadiri rapat evaluasi pendapatan terhadap realisasi pajak daerah TA 2023 dan pencanangan zona integritas, yang digelar oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Selatan, di salah satu hotel di Tanah Bumbu, Senin (12/6).

“Kebetulan Bapenda menggelar rapat di Kabupaten Tanah Bumbu yang merupakan Dapil saya. Sehingga diundang,” ujarnya.

Adapun kolaborasi yang dimaksud politisi Golkar ini adalah untuk capaian target pendapatan daerah, terutama pajak air permukaan. Yang mana dalam beberapa tahun terakhir secara konsisten menyuarakan agar pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten kota serta wajib pajak yang notabenenya adalah perusahaan untuk duduk bersama sehingga target-target dapat tercapai.

“Para wajib pajak perusahaan harus dikumpulkan dan disosialisasikan bahwa kita satu semangat membangun Banua,” terangnya.

Adapun terkait rapat evaluasi ini, Paman Yani menyebut, merupakan langkah yang sangat baik yang dilakukan oleh Kepala Badan, agar kinerja dan langkah yang terukur untuk bisa dilaksanakan semaksimal mungkin dalam pencapaian target realisasi pendapatan.

“Melalui rapat ini, siapa tahu barangkali dalam pelaksanaannya terjadi sumbatan. Maka bisa dicairkan sumbatan tadi, sehingga monitoring perlu terus dilakukan, tutupnya. (ASC/RDM/RH)

Exit mobile version