Lantik PJ Bupati HSU, Ini Pesan Paman Birin Kepada Zakly Asswan

BANJARMASIN – Setelah kurang lebih bertugas selama 7 bulan, Raden Suria Fadliansyah resmi diberhentikan sebagai Penjabat Bupati Hulu Sungai Utara. Pemberhentian ini sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, nomor 100.2.1.3-1292 tanggal 19 Juni 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Hulu Sungai Utara.

Gubernur Kalsel menyaksikan penandatanganan SK pelantikan Pj Bupati HSU

Berdasarkan SK yang sama, maka Menteri Dalam Negeri juga menunjuk Zakly Asswan sebagai Penjabat Bupati Hulu Sungai Utara yang baru. Dimana prosesi pelantikan Pj Bupati HSU ini, dilakukan pada Rabu (21/6) di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. Pelantikan dilakukan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

“Saya Gubernur Kalimantan Selatan atas nama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia dengan resmi melantik saudara Zakly Asswan sebagai Penjabat Bupati Hulu Sungai Utara,” kata Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, saat mengucapkan kata – kata pelantikan.

Gubernur Kalsel berfoto bersama Pj Bupati HSU

Dalam arahannya, Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu, tidak lupa mengucapkan terima kasih, atas kinerja dan kontribusi yang telah diberikan Penjabat Bupati sebelumnya, Raden Suria Fadliansyah.

“Saya juga mengucapkan selamat bekerja dan mengemban amanah kepada Penjabat Bupati yang dilantik pada hari ini, saudara Zakly Asswan. Saya yakin, dengan pengalaman dan kompetensi yang anda miliki, anda akan mampu menjalankan tugas dengan baik serta melanjutkan pembangunan kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujarnya.

Menurut Paman Birin, keberhasilan pembangunan daerah juga ditentukan oleh faktor kepemimpinan kepala daerah, yang mampu menggerakkan serta memaksimalkan seluruh potensi dan sumber daya yang dimiliki.

“Oleh karena itu, pada masa transisi ini, peran Penjabat Bupati sangat penting dalam rangka menjamin keberlangsungan program-program pembangunan daerah yang telah direncanakan,” tambahnya.

Disampaikan Paman Birin, Penjabat Bupati memiliki tugas yang tidak ringan, yaitu menjaga stabilitas daerah serta bersiap dalam menghadapi pemilu serentak tahun 2024, agar dapat berjalan aman, demokratis, dan tetap mendukung suasana kondusif di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Penjabat Bupati Hulu Sungai Utara, Zakly Asswan mengaku, akan turun ke lapangan untuk mengetahui secara langsung kondisi saat ini.

“Langkah pertama kita akan melihat keadaan di lapangan dan akan melanjutkan apa yang perlu kita percepat, tentunya yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Zakly juga mengatakan, bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan Forkopimda Hulu Sungai Utara untuk menjaga stabilitas daerah terlebih menghadapi pemilu 2024 mendatang.

Turut hadir pada pelantikan Pj Bupati HSU ini, Ketua DPRD Kalsel Supian HK dan unsur Forkopimda Kalsel, Ketua PKK Kalsel Kalsel Hj Raudatul Jannah, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar, sejumlah Kepala SKPD lingkup Provinsi Kalsel dan kabupaten HSU, serta tamu undangan lainya. (RIW/RDM/RH)

Festival Bulutangkis Piala Paman Birin Resmi Digelar

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga menggelar, Festival Bulutangkis Piala Paman Birin Tahun 2023, di Kota Banjarmasin.

Festival tersebut dilaksanakan, di Lapangan Bulutangkis Jambrut, Rabu (21/6). Dibuka oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor diwakili kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah.

Kadispora Kalsel Hermansyah

“Peserta yang mengikuti kegiatan ini, berasal dari perwakilan daerah di 13 Kabupaten dan kota di Banua ini,” ungkapnya saat membuka.

Diharapkan peserta yang mengikuti festival Bulutangkis khususnya anak anak usia dini, dapat tampil dengan maksimal, untuk mencapai prestasi terbaik.

“Cabang olahraga bulutangkis ini, merupakan andalan dari Tanah Air. Karena itu, Pemerintah memasukkannya ke dalam Desain Besar Olahraga Nasional, untuk pembinaan atlet atlet usia dini, ” ucapnya.

Sementara itu, pada Festival Bulutangkis Piala Paman Birin Tahun 2023 ini, sebanyak 185 atlet turut meramaikan kegiatan tersebut. Seperti yang disampaikan Koordinator Lapangan Festival Bulutangkis Piala Paman Birin Taufik Rahman.

“Pada festival tahun ini, yang dilombakan kategori anak anak, dewasa, serta veteran,” ungkapnya.

Untuk Kategori Anak tunggal putra sebanyak 32 peserta, tunggal putri usia 14 sebanyak 32 peserta, ganda putra dewasa sebanyak 32 pasang, ganda putra veteran usia 50 sebanyak 32 pasang. Dengan total peserta sebanyak 185 peserta.

“Para peserta tersebut memperebutkan total hadiah sebesar 50 juta rupiah, yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Taufik. (SRI/RDM/RH)

Pengembangan Kawasan Metropolitan Banjarbakula Tunggu Perpres Terbit

BANJARBARU – Pemprov Kalsel menggelar rakor dan fasilitasi peningkatan daya saing wilayah berbasis kawasan khusus dan kawasan strategis nasional Banjarbakula, di salah satu hotel di kota Banjarbaru, Rabu (21/6).

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor diwakili staf ahli bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Sulkan mengatakan, wilayah Banjarbakula yang meliputi kota Banjarmasin, Banjarbaru, kabupaten Banjar, kabupaten Barito Kuala dan Tanah Laut, memiliki potensi luar biasa di berbagai sektor. Seperti industri, perdagangan, pariwisata, dan sumber daya alam.

“Melalui sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta, kita dapat mengoptimalkan potensi untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Pengembangan kawasan metropolitan Banjarbakula secara tegas tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 tahun 2017 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024.

Sayangnya, segala aspek perencanaan di kawasan itu terbentur Peraturan Presiden (Perpres) tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional (RTR KSN) yang belum diterbitkan.

Sehingga, pengembangan kawasan metropolitan Banjarbakula harus ditunda hingga terbitnya Perpres tersebut.

“Contohnya kota Banjarbaru yang ingin dikembangkan jadi kawasan Aerocity. Kalau belum ada PerPres maka belum bisa dilaksanakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Perencanaan Tata Ruang Nasional, Eko Budi Kurniawan menerangkan, peran Perpres yakni sebagai matras spasial bagi kebijakan Undang-Undang Nasional.

Direktur Perencanaan Tata Ruang Nasional, Eko Budi Kurniawan saat memberikan keterangan kepada wartawan

Untuk menerbitkan Perpres itu, setiap kegiatan ruang harus sesuai dengan rencana tata ruang.

“Misal Kementrian PUPR ingin membangun jaringan jalan nasional. Itu harus sesuai dengan rencana tata ruang. Kalau tidak Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) tidak akan terbit,” ujarnya.

Banjarbakula merupakan Kawasan Strategis Nasional (KSN) yang bersifat ekonomi. Sehingga segala jenis pembangunan di kawasan ini diprioritaskan agar relatif berdampak terhadap perekonomian nasional.

“Nah bagaimana agar pertumbuhan ekonomi itu yakni melalui penyusunan rencana tata ruang. Kemudian nanti bagaimana pemanfaatannya sampai pengendaliannya,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

2024, 8 Desa Hasil Pemekaran di Tanbu Bakal Dapat Kucuran Dana Desa

BANJARBARU – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bakal menyiapkan alokasi tambahan dana desa di 2024. Pasalnya, Kalsel telah memiliki delapan desa baru hasil pemekaran tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu. Dari sebelumnya hanya sekitar 1.864 kini berjumlah 1.872 desa.

Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, Wahyu Widio Nugroho, menyampaikan, meski tahun ini hanya tercatat 1.864 desa yang mendapatkan dana desa. Akan tetapi, di 2024 delapan desa baru yang dinyatakan resmi berdiri itu sudah bisa menerima aliran bantuan dari pemerintah pusat.

Kabid Pemdes Dinas PMD Kalsel Wahyu Widio Nugroho

“Karena pemberian kode desanya oleh Kemendagri itu melewati batas Juni. Jadi, Kementerian Keuangan (Kemenkue) RI juga mengalokasikannya pada Juni. Pada waktu selesai di November 2022 tidak masuk pemberian di tahun 2023. Artinya 2024 baru bisa diterima oleh delapan desa yang berada di Bumi Bersujud Tanbu,” ujarnya, baru-baru tadi.

Ia memastikan, alokasi dana yang masing-masing bakal diterima delapan desa baru itu masih dengan nominal angka yang sama yakni Rp1 miliar.

“Total keseluruhan yang diterima desa se Kalsel (1.864 di 2023) mencapai dikisaran Rp1,4 triliun,” bebernya.

Delapan desa baru yang berhasil melakukan pemekaran di tiga kecamatan itu di antaranya Karang Bintang, Satui dan Simpang Empat. Bahkan, masing-masing sudah memiliki kepala desa.

Adapun daftar nama desa yang baru di Kabupaten Tanah Bumbu tepat berada di Kecamatan Simpang Empat meliputi Hidayah Makmur, Plajau Mulia dan Kupang Berkah Jaya. Sedangkan, di Kecamatan Satui adalah Desa Sidorejo, Beruntung Raya, Berkat Mufakat dan Makmur Jaya. Kecamatan Karang Bintang hanya satu desa yaitu Karang Nunggal. (RHS/RDM/RH)

LELANG NON EKSEKUSI WAJIB


Insan Persada.. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Banjarmasin, akan melaksanakan lelang non eksekusi wajib Barang Milik Daerah (BMD) atas barang bergerak berwujud kendaraan dan barang bergerak berwujud selain kendaraan bermotor, dengan kondisi rusak berat dan apa adanya berupa barang inventaris berupa kendaraan roda 2 sebanyak 25 unit dan roda 4 sebanyak 9 unit. selain itu tersedia paket peralatan perkantoran dan mesin.

Lelang dilaksanakan dengan penawaran Open Bidding dengan akses url lelang.go.id atau dengan mengunduh Aplikasi LELANG INDONESIA di Google Play Store dan Apple App Store. Adapun Tata cara mengikuti Lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada domain dan aplikasi tersebut. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada alamat domain url lelang.go.id atau aplikasi Lelang Indonesia melalui handphone dengan merekam dan mengunggah Soft Copy KTP, serta memasukan data NPWP dan nomor rekening atas nama sendiri.

Pelaksanaan akan di lakukan di hari Senin, 26 Juni 2023 Ruang Rapat Lt. 3 Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan Raya Dharma Praja Kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Pembukaan Penawaran Pukul 10.00 Waktu Server aplikasi lelang melalui internet (WIB) atau pukul 11.00 WITA dan Penutupan Penawaran pada Pukul 11.00 Waktu Server aplikasi lelang melalui internet (WIB) atau Pukul 12.00 WITA.

Informasi ini disampaikan badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dan di dukung oleh Abdi Persada 104.7 FM Bergerak untuk Banua.

Tingkatkan Kompetensi Guru di Kalsel, Hasnur Center Gelar Seminar Nasional dan Expo Pendidikan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan apresiasi kepada Yayasan Hasnur Center (YHC) atas dedikasinya untuk dunia pendidikan khususnya di Kalsel.

Suasana Pembukaan Seminar Nasional dan Expo Pendidikan Yang Digelar Hasnur Center

Hal itu disampaikan dalam sambutan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Husnul Hatimah pada acara pembukaan Seminar Nasional dan Expo Pendidikan di gedung Mahligai Pancasila, Selasa (20/6).

“Semoga selalu konsisten dan bersama Pemprov Kalsel menyiapkan SDM yang cerdas dan berdaya saing tinggi untuk kemajuan Banua,” harapnya.

Sahbirin menjelaskan keberhasilan peningkatan mutu pendidikan, salah satunya berada pada tenaga pendidik, yaitu guru yang memiliki posisi strategis dan berada di garda terdepan dalam penyelenggaraan proses belajar mengajar.

“Sebagai sosok yang berinteraksi langsung dengan peserta didik, guru dituntut untuk selalu meningkatkan dan mengembangkan kompetensi. Mengingat perkembangan teknologi yang kian pesat, metode-metode yang dikembangkan pun saat ini bergeser dengan memanfaatkan berbagai kemajuan dan kemudahan teknologi tersebut,” terangnya.

Mengangkat tema “Membangun Karakter Guru Indonesia Yang Berkompeten dan Mampu Mengembangkan Siswa Dengan Teaching Mastery Framework dan Berkontribusi Terhadap Kualitas Pendidikan Indonesia”, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini mengharapkan kegiatan Seminar Nasional dan Expo Pendidikan ini dapat memberikan informasi dan pengetahuan mengenai metode pengajaran yang efektif.

“Sehingga tercipta pembelajaran yang lebih aktif, kreatif dan partisipatif,” harapnya.

Kegiatan yang diselenggarakan HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services) dan HAFECS Research Publications (HRP) dari Yayasan Hasnur Centre diikuti oleh 500 peserta dari kalangan guru dan tenaga pendidik jenjang TK, SD, SMP, SMA sederajat, juga kepala sekolah dan dosen dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Hadir sebagai narasumber antara lain Dr. Zulfikar Alimuddin selaku Direktur HAFECS, Sutarto Hadi sebagai Rektor Universitas Lambung Mangkurat periode 2014-2018 dan 2018-2022, serta Tatang Suratno sebagai praktisi Holistic Education.

Dalam kesempatan ini, juga diberikan 27 penghargaan kepada Dinas Pendidikan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, sebagai apresiasi atas kontribusi aktif dalam membantu memperbaiki kualitas pendidikan di daerah masing-masing.

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai doorprize dan pameran (expo) dari unit-unit kerja di bawah naungan Yayasan Hasnur Centre dan lembaga-lembaga pendidikan lainnya. (NRH/RDM/RH)

Warga Karang Anyar Gambut Minta Jalan Dicor Beton

BANJAR – Masyarakat Jalan Karang Anyar Kelurahan Gambut Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar meminta jalan desa setempat dicor beton.

Suasana Sosper Tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa oleh Anggota DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah

Permintaan itu disampaikan Ketua RT 25 Karang Anyar Kelurahan Gambut, Syakhruddin kepada wartawan, ketika kegiatan sosialisasi Perda yang dilaksanakan oleh Anggota DPRD Kalsel Gusti Abidinsyah di kawasan Kecamatan Gambut, pada Senin (19 /6).

Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah (kiri) didampingi Ketua RT 25 Jalan Karang Anyar, Syakhruddin (kanan)

Syakhruddin mengungkapkan jalan sepanjang 1,5 kilometer tersebut sudah hampir sepuluh tahun tidak tersentuh oleh pemerintah. Akibatnya, menurutnya, setiap musim hujan tiba, jalan desa ini mengalami kerusakan dan membahayakan pengguna jalan.

“Kita sudah mengusulkan agar jalan diperbaiki mulai tahun 2014, namun sampai sekarang belum ada tanggapan. Mungkin tidak ada dananya. Apalagi sempat terjadi pandemi COVID-19 yang lalu”, jelasnya.

Ditambahkan Syakhruddin, selama ini, untuk perbaikan seperti menutupi lubang-lubang yang ada di jalan ini dilakukan melalui swadaya masyarakat.

“Sangat membahayakan pengguna jalan, apalagi kalau musim hujan. Lubang-lubang ini ditutupi dari dana swadaya masyarakat. Mudah-mudahan pak Abidinsyah bisa memperjuangkannya ke pihak-pihak terkait agar jalan ini bisa diperbaiki, mungkin dicor supaya lebih kuat,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah menjelaskan, selain menyosialisasikan Perda Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dirinya juga menampung aspirasi masyarakat. Salah satunya, usulan perbaikan jalan Karang Anyar dimana kalau musim hujan tiba maka jalan ini rusak parah.

“Oleh karena itu, kami mohon kepada Pemkab Banjar maupun Pemprov Kalsel untuk memperhatikan aspirasi warga ini,” terangnya.

Dalam kegiatan sosialisasi Perda ini, Gusti Abidinsyah juga menghadirkan dua narasumber yaitu Lurah Gambut Barat Iwan Taruna dan Lurah Gambut Ahmad Syaukani. (NRH/RDM/RH)

UKW ke XVII, Pemprov Kalsel : Wartawan Harus Semakin Profesional

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meminta, dengan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke XVII, para wartawan dapat semakin profesional dalam bekerja. Hal itu disampaikan, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, usai menghadiri Uji Kompetensi Wartawan, pada Selasa (20/6).

Paman Birin (sapaan akrab gubernur) mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan UKW yang digelar oleh Persatuan wartawan Indonesia (PWI) Kalsel, ia berharap dapat semakin menjunjung tinggi profesi wartawan dengan bekerja, untuk lebih profesional di lapangan.

“Pemprov Kalsel sangat mendukung langkah PWI untuk meningkatkan kualitas SDM melalui UKW,” ucapnya

Disampaikan Sahbirin, saat ini sudah memasuki era reformasi dan komunikasi, dengan demikian kecerdasan komunikasi para jurnalis, tentunya harus diimbangi melalui UKW. Mengingat Kalimantan Selatan akan menjadi pintu gerbang bagi Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

“Kita sebagai provinsi tetangga, harus memiliki kualitas SDM profesional, yaitu wartawan harus bisa diandalkan,” kata Paman Birin.

Sementara itu, Ketua PWI Kalimantan Selatan, Zainal Helmie, menyampaikan, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke XVII ini, merupakan kedua kalinya untuk tahun 2023,
diikuti sebanyak 23 Jurnalis terdiri dari media cetak, elektronik, dan online se Kalsel, yang dibagi 3 kategori jenjang, yaitu tingkat Muda dengan diikuti 12 wartawan, tingkat Madya 5 wartawan, dan tingkat Utama sebanyak 6 wartawan.

“Kami sangat apresiasi terselenggaranya UKW ini didukung penuh oleh Pemprov Kalsel dan PT PLN (Persero),” ungkapnya

Helmie menambahkan, para wartawan yang mengikuti UKW ni, merupakan calon pemimpin redaksi, redaktur, dan wartawan yang bekerja dengan profesional sesuai kode etik jurnalistik. Berdasarkan data sementara, ada sekitar 500 media di Kalsel. Namun, hanya sekitar 70 wartawan memegang sertifikat kompetensi utama, maka ini artinya tidak semua media memiliki wartawan untuk tingkat utama.

“Dengan UKW ini akan semakin banyak yang berkompeten,” tutupnya

Penyerahan Cenderamata dari General Manager PT PLN Persero UIPPPB, Abdul Salam Nganro, kepada Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie

Untuk diketahui, PWI Kalimantan Selatan, bekerjasama dengan PT PLN (persero) menggelar Uji Kompetensi Wartawan ke XVII, bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin. UKW dibuka secara resmi, oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel, Muhamad Muslim. Dihadiri para Ketua PWI kabupaten di Kalsel.

Foto bersama Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, didampingi Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie, para penguji dan pimpinan media, serta para peserta UKW

UKW ini digelar selama dua hari, 20 – 21 Juni 2023.Dengan penguji Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Helmie, Ketua PWI Kalimantan Tengah, M Haris Sadikin, dan Dewan Kehormatan PWI Kalsel, Fathurrahman, serta Sekretaris PWI Kalsel, Toto Fachrudin. (NHF/RDM/RH)

Kalsel Miliki Polisi RW

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan meluncurkan Polisi Rukun Warga (RW) dan Apel Kepala Satuan Keamanan Lingkungan (Kasatkamling) di Kota Banjarmasin, di Halaman Polresta Banjarmasin, Selasa (20/6).

Bertindak sebagai Pembina Apel Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Turman Sormin Siregar mewakili Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi.

Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Turman Sormin Siregar

“Polisi RW ini merupakan salah satu dari program Kapolri, untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat,” ungkap Turman, kepada sejumlah wartawan.

Sehingga, lanjut Turman, targetnya seluruh RW di daerah ada petugas kepolisian yang turut membantu keadaan lingkungan setempat.

“Polisi tersebut bertugas setelah ia selesai bekerja. Kemudian membantu masyarakat dalam penyelesaian permasalahan hukum yang dihadapi, di wilayah RW tersebut,” tuturnya.

Sehingga, diharapkan dengan adanya Polisi RW ini dapat menjaga keamanan dan ketentraman dapat tercapai diseluruh wilayah yang ada di Provinsi Kalsel, termasuk di Kota Banjarmasin ini.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalsel memberikan dukungan, terhadap keberadaan Polisi Rukun Warga yang telah diluncurkan Polda Kalsel ini.

Seperti yang disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setdaprov Kalsel Sulkan, mewakili Gubernur Sahbirin Noor, pada saat menghadiri acara tersebut.

Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel Sulkan

“Pemerintah Provinsi tentunya memberikan apresiasi tinggi terhadap diluncurkannya Polisi RW di Banua ini,” ungkap Sulkan.

Karena, lanjutnya, Polisi RW ini merupakan kewajiban bersama sama untuk menjaga keamanan dilingkungan tempat tinggal. Untuk kenyamanan dan ketertiban bersama.

“Diharapkan dengan suasana Kondusif maka pembangunan dapat terus dilaksanakan, untuk kesejahteraan bersama,” ucap Sulkan. (SRI/RDM/RH)

RSUD Ulin Usung 9 Program Prioritas Dari Kemenkes RI

BANJARMASIN – Kementerian Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit Pengampu Layanan Program Prioritas melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Ulin Banjarmasin, di Aula Gedung Ulin Tower Banjarmasin, Selasa (20/6).

Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Ulin Banjarmasin Yudhi Riswandi Nora menjelaskan, kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka peningkatan layanan prioritas yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan, diantaranya RSUD Ulin Banjarmasin.

Wadir Medik dan Keperawatan RSUD Ulin Banjarmasin Yudhi Riswandi Nora didampingi Direktur Utama RSAB Harapan Kita Ockti Palupi

Selain itu, lanjut Yudhi, kunjungan ini untuk mendukung transformasi layanan kesehatan rujukan Pengampu 10 Layanan prioritas dari Kementerian Kesehatan.

“Dan, 9 layanan prioritas tersebut terdapat di RSUD Ulin Banjarmasin,” ungkapnya.

10 layanan prioritas tersebut, yaitu,
Kanker, kardiovaskular, gastrohepatologi, stroke, uronefrologi, kesehatan ibu dan anak, respirasi, tuberculosis, diabetes melitus, penyakit infeksi dan Emerging, serta kesehatan jiwa.

“Dengan adanya tambahan prioritas tersebut, maka saat ini RSUD Ulin Banjarmasin, meminta dukungan dari semua pihak, agar 9 layanan prioritas tersebut, dapat dilaksanakan dengan baik,” ujar Yudhi.

Dengan adanya 10 Layanan Prioritas tersebut, tambahnya, maka RSUD Ulin Banjarmasin bekerjasama dengan 10 rumah sakit pengampu lainnya di Tanah Air.

Salah satunya dengan RSAB Harapan Kita, untuk layanan prioritas kesehatan ibu dan anak.

“Sedangkan kedepannya RSUD Ulin Banjarmasin akan menjadi Rumah Sakit Pengampu untuk Rumah Sakit di daerah yang ada di Kabupaten dan Kota di Kalsel,” ucap Yudhi.

Sementara itu Direktur Utama RSAB Harapan Kita Ockti Palupi mengatakan, Rumah Sakit Pengampu ini tentunya, untuk meningkatkan kualitas pelayanan dari rumah sakit yang diampu tersebut. Sehingga, masyarakat tidak perlu lagi ke rumah sakit lainnya.

Salah satunya, untuk peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di RSUD Ulin Banjarmasin setelah bekerjasama dengan RSAB Harapan Kita Jakarta, akan terus mengalami peningkatan. Sehingga, angka kematian ibu dan anak dapat terus mengalami penurunan.

“Tujuan dari Kementerian Kesehatan dengan adanya rumah sakit pengampu ini, untuk pemerataan pelayanan kesehatan di Tanah Air, salah satunya di Provinsi Kalsel ini,” ucap Ockti. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version