Meriahkan HUT TNI ke 78, Lanud Syamsudin Noor Gelar Bazar Murah Bantu Masyarakat

BANJARBARU – Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Syamsudin Noor menggelar bazar murah dalam rangkaian peringatan HUT TNI ke 78. Kali ini dimeriahkan sebanyak 30 stand termasuk FKPPI Kalsel yang menjual berbagai kebutuhan bahan pokok (bapok).

Suasana bazar murah yang dilaksanakan di lanud TNI AU Syamsudin Noor, Banjarbaru, Selasa (26/9) pagi

Komandan Lanud Syamsudin Noor, Kolonel Pnb Vincentius Endy, mengungkapkan, sebagai bentuk pedulian TNI terhadap masyarakat, hal ini cukup beralasan melihat harga sejumlah kebutuhan bahan yang serba naik.

“Ini dalam rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT TNI ke 78 yang tentunya bisa dirasakan masyarakat yang setidaknya dapat membantu perekonomian mereka saat sekarang ini,” ujarnya, kepada Abdi Persada FM, usai meninjau bazar murah di halaman kantor Lanud Syamsudin Noor, Banjarbaru, Selasa (26/9).

Kegiatan ini, harap dia, dapat membantu meringankan perekonomian masyarakat ditengah gempuran inflasi. Sejatinya, untuk memenuhi kebutuhan mereka.

“Peran FKPPI Kalsel juga sangat membantu di sini didukung dengan stand yang terlibat langsung,” ungkapnya.

Dari kemeriahan itu, ia menerangkan, sebanyak 30 stand turut berpartisipasi. Tak hanya, kebutuhan pokok saja. Keperluan lainnya seperti penukaran gas elpiji juga tersedia.

“Saya harapkan TNI bisa terus bersama dengan masyarakat. Bahkan, kegiatan TNI harus bisa dirasakan oleh rakyat sepenuhnya,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris HIPWI KB FKPPI Kalsel, Nawang Wijayati, menuturkan, dalam memeriahkan HUT TNI ke 78 di Lanud Syamsudin Noor, setidaknya FKPPI sudah tiga kali ikut berpartisipasi.

“Kami sangat berterima kasih kepada Lanud Syamsudin Noor yang sudah mengikutsertakan FKPPI Kalsel dalam kegiatan tersebut. Kita juga sudah terlibat 3 kali dalam kegiatan ini. Perlu diketahui, salah satu sayap dari FKPPI yakni HIPWI harus kita optimalkan,” jelasnya.

Dalam partisipasinya, FKPPI juga turut menjual paket sembako selama kegiatan bazar murah ini berlangsung, terdiri dari gula pasir dan minyak goreng. Alhasil, 780 paket yang disediakan ludes terjual dalam hitungan jam.

“Semoga ini bisa bermanfaat. Saya juga berharap, kami dari dari putra/putri TNI Polri memiliki manfaat dan semangat untuk terus berkontribusi kepada masyarakat secara luas khususnya di Kalsel,” pungkasnya.

Selain FKPPI Kalsel yang didampingi Bendahara PD XVI KB, Novita Tyasti, turut berpartisipasi PIA ARDHYA GARINI Cabang 11 Daerah II Lanud Syamsudin Noor. Serta dihadiri Kepala Dinas Perdagangan Banjarbaru, Muriani, dan PT Pertamina Cabang Banjarmasin. (RHS/RDM/RH)

Paman Yani dan Keluarga Besar Sekenceng Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1445H

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi atau Paman Yani, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah, di Tanah Bumbu, Senin (25/9) malam.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (tengah) khusyuk membaca shalawat pada peringatan Maulid Nabi Muhammad 1445H

Usai salat Isya, acara ini berlangsung khusyuk diiringi berbagai macam syair Maulid Habsyi, tanda kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Puluhan warga dan Keluarga Besar Sekenceng memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 di Tanah Bumbu

Peringatan dihadiri oleh Keluarga Besar Sekenceng Kalsel, serta puluhan warga sekitar.

“Alhamdulillah kita sudah memasuki bulan Maulid. Malam ini kita peringati, dan keluarga besar Sekenceng Kalsel juga hadir. Seperti dari Banjarmasin, Martapura, Banua Anam dan Kotabaru. Ini tanda kekeluargaan kekerabatan kita,” tutur Paman Yani.

Melihat berkumpulnya keluarga besar Sekenceng Kalsel yang rela jauh-jauh datang ke Kabupaten Tanah Bumbu, legislator bidang keuangan dan ekonomi itu, mengapresiasi rasa kekeluargaan yang mereka miliki.

Paman Yani berharap kegiatan ini bisa memberi keberkahan kepada tamu yang datang khususnya keluarga besar Sekenceng Kalsel.

“Semoga kita semua bisa berkumpul kembali pada bulan Maulid tahun depan,” harap wakil rakyat Dapil VI Kotabaru dan Tanah Bumbu itu.

Nuansa kekeluargaan Sekenceng Kalsel semakin terasa kental. Lantaran peringatan Maulid juga dirangkai dengan doa dan tahlil kepada salah seorang anggota Sekenceng Kalsel yang telah wafat.

“Begitulah keluarga Sekenceng Kalsel ini, kekeluargaannya sangat kental sekali. Ini patut kita syukuri dan mudah-mudahan Sekenceng Kalsel akan terus seperti ini dan terus berjaya,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Diundang Presiden, Paman Birin Mendapat Apresiasi

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, menjadi tamu kehormatan yang diundang secara khusus oleh Presiden RI, Joko Widodo, ke Istana Negara Jakarta, Senin (25/9).
Paman Birin diundang karena komitmen dan kepeduliannya terhadap perkembangan pers daerah dan nasional selama menjabat sebagai Gubernur Kalsel.
Gubernur penerima penghargaan Pena Mas dari PWI Pusat pada tahun 2021 lalu itu, menjadi satu-satunya kepala daerah yang diundang menyaksikan peresmian pembukaan Kongres Persatuan Wartawan Indonesia ke XXV tahun 2023 oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Di hadapan Presiden Jokowi, Ketua PWI Pusat, Atas S Depari, menyampaikan bahwa Paman Birin memiliki kepedulian terhadap masyarakat pers di Kalsel dan nasional.

“Perlu Pak Presiden ketahui, Gubernur Kalsel Paman Birin adalah penerima penghargaan Pena Mas dari PWI atas kepedulian dan komitmennya terhadap masyarakat pers di Kalsel dan bahkan secara nasional,” kata Atal saat memberikan sambutan di depan presiden dan para Ketua PWI dari seluruh Indonesia.

Untuk diketahui, di masa kepemimpinan Paman Birin, Kalsel menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional. Paman Birin juga terus mendorong penguatan kompetensi wartawan melalui pelaksanaan uji kompetensi wartawan yang didukung oleh Pemprov Kalsel.
Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengingatkan agar pers jangan hanya mengejar berita sensasional yang asal viral. “Pers harus berbeda dengan citizen journalism. Pers jangan hanya mengejar asal viral dan sensasional. Apalagi di tahun politik, pers harus bisa memegang teguh kode etik. Itulah yang membedakan pers dengan citizen journalism,” kata Presiden Jokowi yang didampingi Menteri Kominfo dan Sekretaris Kabinet.

Menanggapi pesan Presiden Jokowi, Paman Birin mengatakan bahwa sebagai gubernur dirinya selalu menganggap pers sebagai mitra dalam membangun daerah.
“Pers itu adalah teman yang baik, karena selalu mengingatkan untuk bekerja dalam koridor aturan. Baik Pemprov Kalsel dan teman-teman pers berjalan sinergi untuk membangun banua sesuai peran masing-masing,” kata Paman Birin.

Ia juga berharap agar pers di daerah berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dengan memberikan informasi yang sesuai kode etik. “Seperti diingatkan Pak Presiden, pegang teguh kode etik, karena itu adalah ruh bagi jurnalis dalam menjalankan tugasnya secara profesional,” tutupnya. (PWI.Kalsel/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Resmi Buka Pelatihan PKA Angkatan Ke 5 dan 6 2023

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi membuka Pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) angkatan ke 5 dan 6 tahun 2023. Pembukaan PKA tersebut, dilaksanakan di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimatan Selatan, pada Senin (25/9).

Mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Asisen Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira menyampaikan, bahwa pihaknya mengapresiasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimatan Selatan, atas terselenggaranya pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) angkatan ke 5 dan 6 tahun 2023. Melalui pelatihan kepemimpinan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan, kapasitas, dan kompetensi teknis,manajerial,serta kepemimpinan para pejabat administrator di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pemerintah memerlukan pejabat administrator yang mampu mengemban tanggung jawab pemimpin, pelaksanaan program pembangunan, serta mengelola administrasi Pemerintahan selaras dengan peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017,” ungkap Fajar.

Peserta PKA angkatan ke 5 dan 6 tahun 2023

Pejabat administrator harus dapat menjamin akuntabilitas jabatannya, untuk memimpin pelaksanaan seluruh kegiatan yang sudah direncanakan dengan baik dan efisien, sesuai standar operasional prosedur dalam rangka peningkatan kinerja secara berkesinambungan.

“Inilah amanah yang diemban oleh para peserta diklat yang nantinya akan menentukan keberlangsungan unit organisasi baik itu dalam hal peningkatan kinerja unit organisasi,maupun dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat,” lanjut Fajar.

Fajar menambahkan, saat ini paradigma para pejabat administrator harus mampu menetapkan arah dan tujuan serta memetakan bagi jalannya birokrasi dalam hal pelayanan yang terintegrasi.

“Pejabat administrator harus mampu memiliki orientasi yang baik, dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan memiliki jiwa kepemimpinan yang ada,” ucap Fajar.

Penting menurutnya, agar para peserta diklat dapat berperan aktif mengikuti pelatihan kepemimpinan administrator (PKA), dengan harapan tidak hanya untuk menambah pengetahuan dan keterampilan, tetapi dapat menambah kompetensi kepemimpinan. (MRF/RDM/RH)

Buka Education and Job Fair SMKN 2 Simpang Empat, Paman Yani : Ini Kurangi Pengangguran di Kalsel

TANAH BUMBU – Education and Job Fair SMK Negeri 2 Simpang Empat, Tanah Bumbu, resmi dibuka Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Yani Helmi, Senin (25/9). Puluhan stand berbagai perusahaan turut serta dalam kegiatan, untuk mencari pekerja sesuai kriteria mereka.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel (dua kanan) saat memukul gong tanda dibukanya Education and Job Fair di SMKN 2 Simpang Empat Tanah Bumbu

Education and Job Fair berlangsung selama dua hari, yakni 25 – 26 September 2023. Di sana juga didirikan belasan stand yang menjual berbagai hasil produksi dari pelajar. Mulai dari makanan, minuman serta berbagai snack dan olahan lainnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (kanan) saat bertanya kepada pelajar tentang produk yang mereka jual

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel akrab disapa Paman Yani mengapresiasi job fair (bursa kerja) yang bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Mikro (Dinakertrans) setempat.

“Kegiatan ini sangat bagus, karena akan membantu mengurangi tingkat pengangguran di Kalsel khususnya Kabupaten Tanah Bumbu,” tutur Paman Yani.

Terlebih, legislator Dapil VI Tanah Bumbu dan Kotabaru ini menilai, kegiatan yang dipusatkan di sekolah membuat para pelajar mempunyai gambaran tentang bagaimana etika dalam melamar kerja. Sekaligus melihat langsung proses wawancara kerja.

“Kegiatan ini juga menguntungkan bagi mereka (pelajar). Karena hasil industri mereka tentu akan menarik pengunjung yang datang. Akhirnya mereka juga punya pengalaman tentang bagaimana menjadi wirausaha,” imbuh Paman Yani.

Usai membuka kegiatan, wakil rakyat bidang keuangan dan ekonomi itu, meresmikan dan meninjau Business Center (sentra bisnis) SMKN 2 Simpang Empat Tanah Bumbu, yang didalamnya terdapat berbagai unit produksi sekolah seperti salon, minibank, studio foto, sewa kostum adat, pemeriksaan kesehatan, apotek dan minimarket.

Menurut Paman Yani, adanya sentra bisnis di sekolah jelas sangat menguntungkan. Apalagi dengan peralatan yang lengkap, SMKN 2 Simpang Empat tentu akan banyak mendapat pelanggan dari luar sekolah.

“Tinggal bagaimana promosinya, lalu agar hasil pendapatan tidak menjadi pungli (pungutan liar), maka kita harus mengupayakan agar sekolah ini menjadi BLUD ( Badan Layanan Umum Daerah),” kata Paman Yani.

Dengan menjadi BLUD, Paman Yani yang juga Ketua Pansus Pajak dan Pendapatan Retribusi Daerah mengaku, bisnis yang dijalankan oleh sekolah akan memiliki payung hukum, sehingga setiap pelanggaran seperti pungli bisa diproses ke jalur hukum.

“Semua usaha jadi legal, sehingga setiap pendapatan yang masuk juga akan jadi pemasukan bagi sekolah. Dan jelas bisa dipergunakan kembali untuk perkembangan sekolah,” beber Paman Yani.

Di tempat sama, Sekretaris Disnakertrans Tanah Bumbu Muhammad Yamani, mengaku bangga atas kemauan Paman Yani untuk membuka dan meninjau langsung job fair serta Business Center di SMKN 2 Simpang Empat.

“Suatu kehormatan Paman Yani hadir disini. Semoga kegiatan ini bisa mengurangi angka pengangguran di Tanah Bumbu,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala SMKN 2 Simpang Empat Tanah Bumbu Ika Yuliana. Ia turut mengapresiasi kehadiran Paman Yani di sekolah yang dipimpinnya. Ia berharap, kedatangan Paman Yani bisa memberi semangat perubahan bagi warga sekolah.

“Saya mewakili seluruh warga sekolah mengucapkan terimakasih atas kehadiran Paman Yani disini,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Tour De Loksado 2023, Ajak Goweser Nasional Ikut Kenalkan Wisata Banua

BANJAR – Tour De Loksado tahun 2023 sukses digelar. Sebanyak 447 goweser dari 11 provinsi secara nasional ikut berpartisipasi dan meramaikan kegiatan tersebut.

Tercatat ada 447 goweser dari 11 provinsi di Indonesia yang turut berpartisipasi dalam rangkaian Tour De Loksado Tahun 2023

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Nurul Fajar Desira, mengungkapkan, dengan digelarnya Tour De Loksado secara tak langsung juga mengenalkan Geopark Meratus.

“Penyelenggaraannya tentu berdampak sangat positif terhadap promosi wisata banua. Termasuk, bisa mengangkat perekonomian di daerah lebih baik lagi,” ujarnya, usai membuka rangkaian acara Tour De Loksado, di objek wisata alam Kiram Park, Karang Intan, Kabupaten Banjar, Sabtu (23/9).

Pengangkatan bendera start yang dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira, dalam gelaran Tour De Loksado 2023, di Objek Wisata Kiram Park, Kabupaten Banjar, Sabtu (23/9) pagi.

Dirinya berharap, gelaran tersebut dapat dinaikan statusnya dari ‘Tour De Loksado’ tahun depan bisa berganti Tour De Meratus. Tujuannya, agar lebih merekatkan Geopark Meratus yang tinggal selangkah lagi menuju pengakuan warisan dunia.

“Ini kan bisa lebih luas lagi mengenalkan wisata banua di mata dunia. Apalagi, Geopark Meratus selangkah lagi menjajaki pengakuan dari UNESCO Global Geopark,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, mengungkapkan, gelaran acara goweser ini, peserta tak hanya menikmati keindahan yang disuguhkan oleh pegunungan Meratus saja. Melainkan, acara tersebut juga dirangkai dengan adu kecepatan.

“Terbagi ada beberapa kategori, yakni perempuan, kategori laki-laki menjadi tiga berdasarkan umur,” ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, total jarak tempuh keseluruhan ‘Tour De Loksado’ mencapai 154 Kilo Meter (KM) melewati 4 kabupaten/kota. Dihitung mulai dari Kiram Park, Kabupaten Banjar, menuju Objek wisata Loksado, di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HSS).

“Melintasi jalan A Yani, dari Banjarbaru sampai Kabupaten Banjar, Tapin hingga garis finishnya di kawasan strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di kandangan (HSS),” jelasnya.

Menanggapi pernyataan asisten, Syarifuddin pun merespon positif. Bahkan, menyambut baik atas usulan itu. Sehingga, ini juga tak hanya dikenal nasional melainkan juga dunia.

“Kita tentu berupaya agar wisata di Kalsel ini mampu diminati turis asing. Apalagi, awal Oktober ruter Bali – Banjarmasin kan dibuka jadi ini bisa lebih mengenalkan lagi Geopark Meratus di mata dunia,” pungkasnya.

Tercatat sebelas provinsi di Indonesia yang berpartisipasi pada balap sepeda tingkat nasional itu di antaranya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Timur (Kaltim), Jawa Timur (Jatim), Jawa Tengah (Jateng), Jawa Barat (Jabar), Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Tengah (Sulteng), Jakarta, Yogyakarta dan Kepulauan Riau (Kepri). (RHS/RDM/RH)

Peringatan Harjad Kota Banjarmasin ke 497, Berlangsung Meriah

BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin merayakan puncak peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497, di Halaman Balaikota Banjarmasin, Sabtu (23/9).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, dalam sambutannya mengklaim, pihaknya saat ini hampir menyelesaikan 20 janji politiknya. Untuk Pembangunan Kota Banjarmasin.

“Dengan 6 misi dan 3 program prioritas dan 20 program unggulan,” ungkap Ibnu.

Sehingga, lanjutnya, diharapkan pembangunan di Kota Banjarmasin semakin maju lagi kedepannya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Sulkan mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Banjarmasin, untuk seluruh elemen masyarakat di Kota ini.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kami mengucapkan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497,” ucapnya.

Dan, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan serta apresiasi atas peningkatan pembangunan di Kota Banjarmasin.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap, Kota Banjarmasin menjadi contoh bagi daerah lainnya di Banua, dalam menerapkan Kota Terbuka, untuk semua keanekaragaman budaya.

“Peran penting dalam berkolaborasi antar pemerintah, alim ulama, serta masyarakat harus tetap terjaga di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Agar, tambahnya, pembangunan di Kota Banjarmasin semakin maju lagi kedepannya.

“Sesuai dengan tema Hari Jadi Kota Banjarmasin, yaitu Banjarmasin Baiman adalah kita, mencerminkan semangat kolaborasi, kreatifitas, dan partisipasi yang telah membentuk Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kota Banjarmasin dikenal dengan keberadaan budayanya, dimana setiap warganya memiliki peran, dalam pembangunan di Kota ini.

Acara Puncak Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497 kali ini dihadiri Wakil Ketua Komisi III DPR RI Sultan Khairul Saleh, Anggota DPR RI Syaifullah Tamliha, perwakilan Bupati dan Wakil Bupati di 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan.

Yang juga dimeriahkan dengan tarian tradisional Kota Banjarmasin, serta stand 41 macam kue tradisional Banjar. (ADV/SRI/RDM/RH)

Sambut HUT ke-78 TNI, Korem 101/Antasari Gelar Olahraga Bersama dan Bakti Sosial Kesehatan

BANJARMASIN – Olahraga bersama Forkopimda Kalimantan Selatan yang digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-78 Tentara Nasional Indonesia tahun 2023, berlangsung sangat meriah dan antusias.

Peserta senam SKJ 88 dalam rangka HUT ke-78 TNI

Kegiatan yang dilaksanakan di Makorem 101/Antasari, pada Minggu (24/9) ini, menggelar berbagai macam olahraga mulai dari gowes, jalan santai, senam SKJ 88, senam aerobik, bola voli, dan juga panahan.

Gowes dilepas langsung Gubernur Kalimantan Selatan yang di wakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira, didampingi Danrem 101/Antasari, Wakapolda Kalsel, Danlanal Banjarmasin dan juga Danlanud Syamsudin Noor.

Dengan rute yang dilewati untuk jarak pendek start dari Korem 101/Antasari menuju Jalan Ahmad Yani Kilometer 10 dan kembali menuju finish di Korem 101/Antasari. Sedangkan untuk jarak jauh, rute dari Korem 101/Antasari menuju Kilometef 17 dan kembali finish di Korem 101/Antasari.

Sedangkan untuk jalan santai, juga tidak kalah menarik diikuti peserta dari berbagai kalangan, dengan menempuh jarak kurang lebih 2,5 kilometer dengan rute mengelilingi Siring 0 Kilometer Banjarmasin.

Selain olahraga bersama, juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial kesehatan yang dilaksanakan diseluruh jajaran Korem 101/Antasari. Yakni berupa donor darah yang berhasil mengumpulkan sebanyak 1.490 kantong darah, sunatan massal 289 orang, dan operasi katarak 50 orang, serta pelayanan kesehatan sebanyak 651 orang.

Para peserta sunatan massal dalam rangka HUT ke-78 TNI

Perlu diketahui bahwa, olahraga bersama dan bakti sosial kesehatan dilakukan secara serentak diseluruh Indonesia, diikuti seluruh jajaran TNl baik TNl AD, TNl AL dan TNl AU yang terkoneksi melalui Vicon yang dipimpin langsung Panglima TNI Laksamana TNl Yudo Margono.

“Kegiatan hari ini dilaksanakan secara serentak di seluruh lndonesia, dalam rangka HUT ke-78 TNl. Kegiatan ini berlanjut sampai 5 Oktober, pada hari H nya dilaksanakan upacara parade,” katanya dalam video conference.

Pada kesempatannya yang sama, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ari Aryanto, mengatakan bahwa kegiatan olahraga bersama ini, dilaksanakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-78 Tentara Nasional Indonesia tahun 2023.

“Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT TNI, khusus hari ini kita melaksanakan olahraga bersama TNI, Polri dan masyarakat melaksanakan olahraga gowes, jalan santai, senam SKJ, senam aerobik, bola voli dan panahan,” ucapnya.

Sebagai informasi, rangkaian kegiatan ke depan masih akan dilanjutkan seperti olahraga bersama lanjutan, kejuaraan tinju, kari 6K, ziarah ke makam pahlawan, rally mobil, pagelaran wayang kulit, do’a bersama dan kegiatan puncak pelaksanaan upacara, parade dan defile pada 5 Oktober mendatang.

“Saya berharap, diusianya yang ke-78 ini, TNI semakin dekat dengan rakyat, semakin professional, dan kompak antara TNI, Polri dan masyarakat bersama-sama dalam membangun Kalimantan Selatan,” harapnya.

Sementara itu, Siti Amanah, warga Banjarmasin yang datang bersama anaknya turut sebagai peserta bakti sosial kesehatan sunatan massal, mengucapkan terimakasih kepada TNI dengan diadakannya kegiatan tersebut.

“Terimakasih adanya kegiatan sunatan massal ini, dan sangat membantu masyarakat, semoga ke depan TNI semakin jaya selalu,” ucapnya. (Penrem-RIW/RDM/RH)

Terapkan Ideologi Pancasila, Paman Yani Kagumi Toleransi Warga Desa Madu Retno

TANAH BUMBU – Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sedari dulu menjadi eksodus bagi transmigran. Meski begitu, tidak pernah terjadi permusuhan antara penduduk asli dan para pendatang.

Di Desa Madu Retno, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu misalnya. Mayoritas penduduk desa itu merupakan transmigran asal Bali, dan diterima dengan baik oleh penduduk lokal (Suku Banjar).

Sejumlah warga terlihat fokus mendengarkan sosialisasi yang disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi

Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, sikap toleransi yang diterapkan warga desa itu merupakan sebuah rahmat sekaligus membuktikan bahwa Pancasila benar-benar bisa mempersatukan bangsa.

“Ini patut kita apresiasi dan kita syukuri. Karena apa, meski berbeda suku, berbeda agama, tetapi mereka bisa hidup damai,” ucap Paman Yani (sapaan akrab), usai menggelar Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila, di Desa Madu Retno, Jumat (22/9).

Foto bersama Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (peci) dengan beberapa warga Desa Madu Retno

Kendati begitu, lanjut Paman Yani, ideologi Pancasila harus terus ditekankan kepada mereka. Agar tidak mudah terhasut oleh oknum-oknum yang ingin memecah belah bangsa dengan mengatasnamakan suku, ras dan agama.

“Sikap toleransi seperti ini penting kita jaga, agar di masa akan datang kita bisa menjadi bangsa yang besar. Di awali dari Desa Madu Retno ini,” tutur wakil rakyat dari fraksi partai Golkar itu.

Di samping itu, legislator Dapil VI Tanah Bumbu dan Kotabaru ini, menyebut, apa yang dilakukan dan diterapkan warga desa Madu Retno sudah sepatutnya menjadi contoh bagi daerah lain. Terlebih dalam kegiatan keagamaan dan dukungan terhadap kearifan lokal masing-masing suku.

“Mereka disini saling gotong royong. Ketika ada acara keagamaan Islam misalnya, warga yang beragama Hindu ikut bergotong royong mendukung. Sama halnya ketika Hari Raya Nyepi, warga muslim menghormati dengan tidak membunyikan suara musik yang keras dan sebagainya,” imbuh Paman Yani.

Paman Yani berharap toleransi itu akan berdampak terhadap kemajuan dan kesejahteraan ekonomi warga desa Madu Retno.

“Tentu dukungan dari Pemerintah dan DPRD juga tidak ketinggalan. Kehadiran saya disini pun tentu saja untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka membangun Kalsel yang lebih maju kedepannya,” tutupnya.

Sementara itu, Kasubbid Politik Bakesbangpol Kalsel Harry Widhiatmoko mengatakan, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tugas semua lapisan masyarakat.

“Terlebih menjelang tahapan Pemilu saat ini. Masyarakat jangan mudah terprovokasi dan di adu domba. Jangan pula mudah tertipu oleh politik uang dan berita hoax. Kita harus bijak dalam menggunakan media sosial,” katanya.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila demi meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa yang disampaikan Paman Yani di desa itu patut diacungi jempol.

“Bentuk perhatian Paman Yani terhadap persatuan bangsa khususnya di desa ini patut diapresiasi, karena ini merupakan tugas yang tidak semua dewan bisa lakukan,” cetusnya.

Senada, tokoh masyarakat setempat, I Nengah Sudira, menyampaikan apresiasinya kepada Paman Yani. Lantaran ia menilai, sangat jarang unsur pimpinan yang mau terjun langsung ke desa walaupun hanya sekedar berkunjung.

“Apalagi sampai mau duduk bersama dengan warga dan menyampaikan wawasan tentang kebangsaan seperti yang dilakukan Paman Yani. Ini suatu kebanggaan bagi kami warga Desa Madu Retno,” ungkapnya.

Terlebih, lanjut Nengah, warga Desa Madu Retno terdiri dari tiga suku yakni Bali, Banjar dan Jawa. Wawasan kebangsaan menurutnya sangat diperlukan bagi warga agar tidak menimbulkan perpecahan.

“Melalui wawasan kebangsaan dari Paman Yani, saya berharap perbedaan yang ada di desa ini dapat menjadi suatu keanekaragaman dalam satu wadah yakni Bhinneka Tunggal Ika,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Persiapkan Sidang 10 ODCB

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, tengah mempersiapkan sidang Pemeringkatan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB)

Kepada wartawan, Kepala Bidang Kebudayaan, melalui Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah, pada Rabu (20/9) mengatakan, dari hasil konfirmasi dan rapat google meat, pada Senin (18/9) tadi, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan sidang sebanyak 10 usulan Objek Diduga Cagar Budaya, dengan empat Kabupaten, yaitu Kabupaten Kotabaru, Tanah Bumbu, Tapin dan Kabupaten Banjar. Ia mengapresiasi peran dari Pemerintah Daerah yang antusias untuk mengusulkan, Pemeringkatan ODCG dari tingkat Kabupaten, hingga dinaikkan ke Provinsi Kalsel.

Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah

“Tiga Kabupaten seperti Kotabaru, Tanah Bumbu, Tapin masih belum memiliki Tim Ahli Cagar Budaya Bersertifikasi. Sehingga, akan dibantu sepenuhnya oleh Tim Ahli Cagar Budaya Sertifikasi Kalsel. Sedangkan dari Kabupaten Banjar sudah lama memiliki TACB Bersertifikasi,” katanya panjang lebar

Disampaikan Arry, untuk persyaratan yang harus disiapkan dalam mengusulkan menjadi Objek Diduga Cagar Budaya, ada beberapa dilengkapi diantaranya sejarah objek itu, kajian ilmiah, dan kelengkapan naskah akademik, karena akan dibahas secara detail bersama Tim Ahli Cagar Budaya Sertifikasi Kalsel.

“Sidang Pemeringkatan Cagar Budaya di tingkat Provinsi, kami rencanakan dalam waktu dekat ini,” katanya

Lebih lanjut Arry menambahkan, saat ini total sementara Cagar Budaya Pemeringkatan Provinsi ada sebanyak 10 buah yang tersebar di Kabupaten dan Kota, diantaranya Rumah Gudang, Makam Surgi Mufti, berlokasi di Jalan Sungai Jingah Banjarmasin, kemudian Rumah Balai Bini di Kelurahan Banua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur, dan dua Rumah adat Khas Banjar di Telok Selong, Kabupaten Banjar.

“Adanya Pemeringkatan CB ini, dari sebelumnya di tingkat Kabupaten/Kota, dinaikkan menjadi peringkat Provinsi Kalsel, ke depannya dapat memberikan perlindungan dan pelestarian terhadap Cagar Budaya,” tutupnya

Untuk diketahui, Cagar Budaya di Kalimantan Selatan, secara keseluruhan ada sebanyak 600 lebih, baik yang bergerak maupun tidak bergerak, tersebar di Kabupaten dan Kota. Sedangkan untuk di Museum Perjuangan (Wasaka) ada sekitar 448 buah benda koleksi bersejarah. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version