Pasar Murah Ramadhan Digelar di Kantor Kelurahan Sungai Miai Diserbu Warga

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin menggelar, Pasar Murah Ramadhan di Kelurahan Sungai Miai, Rabu (13/4).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin Ichroom Mutezar mengatakan, saat ini untuk pelaksanaan Pasar Murah Ramadhan di Kota Banjarmasin, sudah ke 9 kalinya.

Kadisperindag Banjarmasin Ichroom Mutezar (Tengah)

“Untuk saat ini pelaksanaan Pasar Murah Ramadhan bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, yang dilaksanakan di Kelurahan Sungai Miai,” ucapnya.

Pada pelaksanaan Pasar Murah selama bulan Ramadhan ini, akan dilaksanakan sebanyak 18 kali, yang akan dilakukan dibeberapa titik di Kota Banjarmasin.

“Pada pelaksanaan Pasar Murah Ramadhan ini ada yang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dan ada yang digelar oleh Pemerintah Kota Banjarmasin sendiri,” jelasmya.

Sementara itu, Lurah Sungai Miai Gusti Ikhromi Akbar mengatakan, pihaknya berterimakasih atas digelarnya Pasar Murah Ramadhan di tempat mereka tersebut.

“Kami tentunya sangat bersyukur Pasar Murah Ramadhan digelar ditempat kami,” ungkapnya.

Dengan adanya Pasar Murah Ramadhan ini, lanjut Ikhrom, tentunya sangat membantu warga Kelurahan Sungai Miai.

Untuk barang kebutuhan pokok yang disediakan seperti minyak goreng dengan harga dibawah pasaran, serta barang kebutuhan pokok lainnya.

“Kami berharap pelaksanaan Pasar Murah Ramadhan ini dapat bermanfaat bagi warga Sungai Miai,” ucap Ikhrom. (SRI/RDM/RH)

Pembahasan Raperda Pengelolaan Jasa Lingkungan Hidup Sudah Tahap Finalisasi

BANJARMASIN – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Jasa Lingkungan Hidup sudah memasuki tahapan finalisasi.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda tersebut, Gusti Abidinsyah kepada wartawan, usai memimpin rapat pembahasan bersama mitra kerjanya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, di ruang Komisi III DPRD Kalsel, Rabu (13/4).

Abidinsyah mengungkapkan bahwa rapat ini merupakan kegiatan lanjutan untuk membahas beberapa hasil koreksi dari Pansus dan yang perlu diperbaharui dan diperbaiki oleh Dinas Lingkungan Hidup, diantaranya terkait kewenangan pemerintah pusat.

“Dari rapat lanjutan ini Alhamdulilah sudah tercapai kesepakatan jadi Raperda Jasa Lingkungan Hidup sudah di finalisasi,” katanya.

Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel itu menambahkan dari hasil kesepakatan itu, Pansus sudah menyerahkan dan menandatangani berita acara penyerahan ke pihak Badan Pembentukan Perda DPRD Kalsel yang akan disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendapatkan fasilitasi.

“Mudah-mudahan nanti setelah ada hasilnya itu akan kita coba koreksi lagi, kemudian kita benahi lagi kalau sudah sempurna, insyaallah kita akan perdakan,” jelasnya.

Gusti Abidinsyah berharap Raperda tentang Pengelolaan Jasa Lingkungan Hidup ini bisa disahkan menjadi Perda pada rapat paripurna DPRD Kalsel pada tahun 2022 ini.

Untuk diketahui, Raperda tentang Pengelolaan Jasa Lingkungan Hidup merupakan inisiatif Komisi III DPRD Kalsel dengan harapan dapat menjadi payung hukum dalam pengelolaan jasa lingkungan hidup di Kalsel sehingga dapat menumbuhkembangkan ekonomi kerakyatan, meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat, namun lingkungan hidup tetap terjaga kelestarian atau paling tidak dapat meminimalisir kerusakan yang terjadi. (NRH/RDM/RH)

Kepala Basarnas Tinjau Kesiapsiagaan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin

BANJARBARU – Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi didampingi Ketua DWP Basarnas Santi Henri Alfiandi beserta rombongan pejabat Kantor Pusat tiba di Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Senin (11/4). Disambut tarian dan pengalungan bunga, Kepala Basarnas langsung menuju tenda tatap muka untuk memberikan pengarahan secara langsung kepada seluruh pegawai dan pejabat di lingkungan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi dihadapan seluruh pegawai dan pejabat Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin menekankan bahwa tugas pihaknya tersebut berkenaan langsung dengan kemanusiaan untuk itu harus selalu siap siaga setiap waktu.

“Apa yang harus disiapkan dalam melaksanakan tugas kemanusiaan, pertama SDMnya dalam keseharian harus terencana. Kedua meningkatkan kompetensi masing-masing baik pejabat maupun pegawainya. Biarpun pendidikan itu belum waktunya tetapi sudah bisa diberikan segera diberikan sehingga kesiapsiagaannya menjadi prima. Ketiga peralatan yang ada harus sering digunakan untum berlatih dan juga dipelihara sebaik mungkin,” ujar  Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi.

Sesudah Pengarahan ia langsung beranjak untuk mengecek peralatan di Gudang peralatan

“Semua peralatan dalam kondisi baik dan ready untuk digunakan sebagai penunjang tugas pencarian dan pertolongan,” ungkapnya lagi.

Setelah meninjau di Kantor pencarian dan pertolongan Banjarmasin, Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi beserta rombongan pejabat Kantor Pusat langsung bergeser ke Dermaga SAR Basirih guna meninjau kesiapan alut kapal yang dimiliki Kantor pencarian dan pertolongan Banjarmasin.

“Rawatlah alut utama kalian supaya selalu siap untuk digunakan. Sumber daya manusia diharapkan juga lebih inovatif dalam menghadapi perkembangan zaman, agar kita selalu siap dengan perubahan-perubahan yang terjadi dalam kehidupan kita,” pesannya. (SAR.BJM-RDM/RH)

Kakanwil Kemenkumham Kalsel Bantu Pelaku Usaha Mikro di Lapas Kelas IIB Banjarbaru

BANJARBARU – Bertempat di Lapas Kelas IIB Banjarbaru, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel, Lilik Sujandi menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pendukung usaha dari UPT Pemasyarakatan Se-Banjar Raya kepada para pelaku usaha mikro yang merupakan klien Balai Pemasyarakatan (Bapas) Banjarmasin, Senin (11/4) sore.

Pemasyarakatan Peduli UMKM adalah salah satu rangkaian kegiatan HBP ke-58 tahun 2022 dengan harapan dapat membantu memajukan para pelaku usaha mikro khususnya yang berada disekitar Lapas.

Dalam Kegiatan tersebut, Kakanwil Kemenkumham Kalsel, Lilik Sujandi yang didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan, Sri Yuwono dan Kepala Divisi Administrasi, Rifqi Adrian Kriswanto, menyerahkan secara langsung bantuan sarana pendukung usaha kepada 4 orang pelaku usaha mikro yang merupakan klien Bapas berupa 2 buah gerobak sampah, 1 buah washbak (kursi keramas), pengering, catok rambut, dan 1 buah wajan besar beserta saringan, toples dan bahan rempeyek.

Lilik berharap dukungan sarana usaha tersebut dapat memberikan manfaat yang baik bagi kemajuan usaha para pelaku usaha mikro yang dalam hal ini adalah klien Bapas Banjarmasin.

“Mudah-mudahan seluruh bantuan ini dapat bermanfaat dengan baik dan usaha yang dijalankan semakin lancar, sukses, dan berkah,” ungkapnya

Usai penyerahaan bantuan, Jaya sebagai salah seorang penerima bantuan berupa 2 buah gerobak sampah merasa sangat terbantu dengan pemberian bantuan sarana pendukung usahanya yaitu bank sampah.

“Terimakasih atas bantuan yang diberikan, bantuan gerobak sampah ini sangatlah bermanfaat bagi usaha saya yaitu bank sampah, selamat hari bakti pemasyarakatan yang ke-58 tahun 2022,” pungkasnya. (RILIS-RDM/RH)

Kunker ke Banjarmasin, Wakapolda Kalsel Sambut Kedatangan Kepala Basarnas RI

BANJARMASIN – Wakapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono menyambut kedatangan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) RI Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi.

Wakapolda Kalsel saat menyambut kedatangan Kepala Basarnas RI

Wakapolda menyambut Jenderal bintang tiga itu di VIP Room Pemda Bandara Syamsuddin Noor bersama Danrem 101/Antasari, Danlanud Syamsuddin Noor, Danlanal Banjarmasin, Staf Ahli Bidang Pemerintah Provinsi Kalsel, Kepala Kantor SAR Banjarmasin, Kepala BPBD Kalsel dan Kapolres Banjarbaru, pada Senin (11/4) siang.

Kedatangan Kepala Basarnas RI bersama rombongan ke Bumi Lambung Mangkurat dalam rangka kunjungan kerja mengecek kesiapan personel dan peralatan SAR di Banjarmasin.

Kepala Basarnas RI mengatakan, kedatangannya ini untuk melihat sejauh mana kesiapsiagaan yang dimiliki Kantor Basarnas Banjarmasin.

“Ini kan mau menjelang lebaran, jadi kita mau melihat kesiapsiagaan khususnya di Kalimantan Selatan dalam hal search (pencarian) dan rescue (pertolongan) kepada masyarakat yang sedang dalam kondisi emergency,” ujarnya.

Disisi lain, kedatangannya ini juga bermaksud mendengarkan aspirasi bawahannya dan mencek peralatan yang dimiliki daerah, terutama di Basarnas Banjarmasin.

Sementara itu Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono menerangkan sinergitas dan koordinasi yang telah dilakukan Polda Kalsel dan Basarnas selama ini diharapkan dapat terus terjalin, karena Basarnas tidak akan bisa dipisahkan dengan Polri dalam hal penanggulangan bencana di Indonesia khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami ucapkan selamat datang di Kalimantan Selatan. Semoga hubungan ini terus terjalin dan dapat bersinergi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan, dalam hal penanggulangan bencana,” pungkasnya. (POLDAKALSEL-RIW/RDM/RH)

BKKBN Kalsel Terus Berupaya Turunkan Angka Stunting

BANJARMASIN – Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Kalimantan Selatan, terus berupaya menurunkan angka stunting.

Menurut Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan, Ramlan, kepada Abdi Persada FM, baru baru tadi, pihaknya terus menjalin koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kalimantan Selatan, untuk bersinergi dalam melakukan percepatan penurunan angka stunting.

“Kalsel merupakan tertinggi 10 besar yaitu rangking ke enam, dari 13 kabupaten dan kota, yang harus ditangani serius tiga kabupaten yakni kabupaten Banjar sebesar 40,2 persen, kabupaten Tanah Laut 33,5 persen, dan kabupaten Barito Kuala, juga bagi 10 kabupaten dan kota lain,” ungkapnya

Disampaikan Ramlan, penyebab tinggi angka stunting ini, karena kurangnya pengetahuan orangtua dalam memberi pemenuhan gizi yang seimbang, sejak janin dalam kandungan hingga anak dilahirkan. Padahal masa pertumbuhan anak itu dimulai dari embrio sampai berusia dua tahun, yakni masa tumbuh kembang otak anak, sehingga diatur sekarang mewajibkan calon pasangan pengantin untuk melakukan pemeriksaan kesehatan 3 bulan sebelum pernikahan, yaitu perempuannya harus diberikan pil penambah darah dan diberi asam folat, supaya sel telurnya betul-betul sehat dan siap dibuahi. Kemudian setelah hamil calon ibu penting untuk mengonsumsi zat yang bergizi sehingga anaknya lahir tidak mengalami stunting.

“Kita berikan edukasi kepada calon pengantin, agar nanti anak yang dilahirkan tidak stunting, karena kesehatan sangat penting, untuk mencegah gizi buruk sejak dini,” katanya

Lebih lanjut Ramlan menambahkan, saat ini pihaknya sudah membentuk tiga ribu tujuh puluh lima tim pendamping keluarga, setiap tim terdiri dari 3 orang, mewakili bidan desa, kader pemberdayaan kesejahteraan keluarga atau (PKK) dan kader Keluarga Berencana atau (KB), tim ini menyesuaikan program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana atau (Bangga Kencana). Satu desa tidak hanya satu tim namun bisa beberapa tim, ukuran standar tim menangani stunting ada sekitar enam ribu penduduk.

“Kita bentuk tim pendamping keluarga ini, bertugas mendampingi keluarga yang melahirkan anak beresiko stunting, calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca melahirkan, dan balita di bawah 2 tahun, demi mempercepat penurunan angka stunting di Kalsel,” tutup Ramlan. (NHF/RDM/RH)

Kanwil Kemenag Kalsel Siap Berangkatkan Jamaah Haji Tahun 2022

BANJARMASIN – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan, telah siap memberangkatkan jamaah haji di tahun 2022 ini, setelah Pemerintah Arab Saudi mengumumkan adanya pelaksanaan ibadah haji tersebut.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Tambrin mengatakan, pihaknya telah siap memberangkatkan jamaah haji Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami telah siap memberangkatkan jamaah haji di tahun 2022,” ungkapnya, pada saat menjadi narasumber pada program Topik Kita Hari Ini (TKHI) di Radio Abdi Persada FM, Selasa (12/4).

Untuk saat ini, lanjutnya, tinggal menunggu pengumuman jatah kuota haji untuk Provinsi Kalimantan Selatan oleh Pemerintah Pusat.

Menurut Muhammad Tambrin, setelah pengumuman dikeluarkan maka pihaknya langsung siap memberangkatkan jamaah haji asal Provinsi Kalimantan Selatan.

“Setelah mendapatkan pengumuman kuota haji oleh Pemerintah Pusat, maka kami siap memberangkatkan jamaah haji Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Mengingat, tambahnya, Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan pengumuman resmi untuk jatah haji sebanyak 1 juta di tahun 2022. Yang akan dibagi bagikan ke seluruh negara.

Sedangkan, untuk Indonesia belum mengetahui mendapatkan jatah kuota haji. Setelah mendapatkan jatah kuota tersebut, maka Pemerintah Indonesia akan membagikan ke 34 provinsi yang ada di Indonesia termasuk ke Provinsi Kalimantan Selatan.

“Untuk itulah saat ini kami menunggu pengumuman tersebut,” ujarnya.

Sedangkan, untuk persiapan untuk keberangkatan jamaah haji di Provinsi Kalimantan Selatan, pihaknya telah melakukan rapat bersama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Imigrasi, Dinas Kesehatan, untuk pematangan keberangkatan jamaah haji Provinsi Kalimantan Selatan ini.

“Untuk calon jamaah haji yang akan berangkat menunaikan ibadah haji di tahun 2022 ini, merupakan jamaah haji yang dijadwalkan berangkat di tahun 2020,” ucap Muhammad Tambrin.

Pada kesempatan ini, Muhammad Tambrin menghimbau kepada calon jamaah haji Provinsi Kalimantan Selatan untuk dapat menjaga kesehatan mereka sejak saat ini. Mengingat, pelaksanaan ibadah haji merupakan ibadah yang melibatkan kegiatan fisik sebesar 80 persen. (SRI/RDM/RH)

Lanjutkan Vaksinasi Bergerak ke HST, HSS dan Tapin, Paman Birin Disambut Gembira Warga

HULU SUNGAI TENGAH – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor terus berkeliling kabupaten di Banua Enam, untuk melihat langsung kegiatan Vaksinasi Bergerak dalam upaya pencegahan COVID-19.

Pada Selasa (12/4), Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel ini, meninjau langsung kegiatan Vaksinasi Bergerak di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Tapin.

Dalam peninjauan langsung itu, Paman Birin pun terus memberikan semangat dan motivasi agar warga ikut vaksin untuk pencegahan virus COVID-19.

Tentu saja, kehadiran Paman Birin yang didampingi Ketua DPRD Kalsel Supian HK serta sejumlah Kepala SKPD Pemprov Kalsel pun disambut gembira serta menambah rasa semangat warga yang sejak pagi sudah antre untuk di vaksin.

Warga yang didatangi dan dilihat dari dekat saat divaksin oleh Paman Birin tampak senang.

Dihadapan warga pun, Paman Birin menyampaikan, meski data menunjukan bahwa angka positif sudah jauh melandai, masyarakat tetap diminta jangan berhenti dan menyerah dalam berikhtiar menghadapi COVID-19 ini.

Gubernur Kalsel saat meninjau Vaksinasi Bergerak di HST, HSS dan Tapin

“Jangan menyerah terhadap COVID-19. Selalu mengucap syukur kepada Allah SWT, karena masih diberikan selamat hingga hari ini. Akan ada masanya kita bertemu dengan tidak menggunakan masker lagi,” kata Paman Birin dalam sambutannya di Kabupaten HST, HSS dan Tapin itu.

Dijelaskan Paman Birin, Vaksinasi Bergerak ini akan terus dilakukan untuk mengejar target vaksinasi dosis 1, dosis 2 dan booster.  Hal ini dilakukan karena menjadi salah satu cara melawan COVID-19 dengan menciptakan herd immunity yang dapat dicapai dengan vaksinasi.

Pada Vaksinasi Bergerak di tiga kabupaten itu, setidaknya ada 5.700 dosis yang disuntikan. Rinciannya 3.500 dosis di Kabupaten HST, 1.000 dosis di Kabupaten HSS dan 1.200 dosis di Kabupaten Tapin.

Sesuai data di Kabupaten HST, capaian vaksinasi per 9 April 2022 untuk dosis pertama adalah 92,32 persen, dosis kedua 67,77 persen dan 14,12 persen vaksin booster.

Untuk Kabupaten HSS, capaian vaksinasi sebanyak 93,18 persen (dosis pertama), 71,47 persen (dosis kedua), 95,3 (dosis pertama lansia), 60,38 (dosis kedua lansia). Lalu untuk dosis satu anak 76,25 persen dan 64,55 persen untuk dosis kedua anak.

Kemudian di Kabupaten Tapin, data per 11 April 2022 capaian vaksinasi untuk dosis pertama 93,60 persen, 75,7 persen (dosis kedua) dan 9,23 vaksin booster.

Sedangkan untuk lansia untuk dosis pertama 100,81 persen, 83 persen (dosis kedua). Lalu untuk vaksin abak 74,44 dosis pertama dan 56,36 persen untuk dosis kedua. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

UPTD Taman Budaya Kalsel Gelar Pesona Seni Ramadhan

BANJARMASIN – Selama bulan Ramadhan ini, Unit Pelaksana Teknis Daerah Taman Budaya, dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Pesona Seni Ramadhan.

Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Suharyanti, kepada wartawan di ruang kerjanya pada Selasa (12/4) menjelaskan, di bulan puasa ini pihaknya tetap aktif menggelar kegiatan seni, yang tampil setiap satu pekan sekali yaitu pada Jumat Malam Jam 21.00 WITA. Program ini dibuat agar para seniman tetap terus memberikan karya terbaiknya.

“Setiap materi religi yang ditampilkan, berhubungan dengan keagamaan,” ucapnya

Disampaikan Suharyanti, program pesona seni Ramadhan ini, ditayangkan melalui live streaming channel youtube Taman Budaya Kalsel, dan juga digelar offline dengan tetap disiplin protokol kesehatan. Pada Minggu pertama tadi, tampil maestro Madihin yang berisikan pesan dakwah untuk saling menghargai antar manusia dalam melaksanakan bulan Ramadhan, dan Sanggar Ruhuy Rahayu sebuah Pertunjukan Musik Panting Islami.

“Minggu kedua ini akan tampil Nuansa Etnik Ansamble yaitu Musik Kolaborasi Religi), Group Habsy Albanyiuri serta pembacaan puisi karya Syahriel M. Noor,” katanya

Yanti menambahkan, pada minggu ketiga akan tampil pergelaran dari Pondok Pesantren Manba’ul Ulum berupa Nasyid Dakwah dan Solo Vokal, kemudian dari SMAN 7 Banjarmasin yaitu Musikalisasi Puisi Musik Akustik Religi Solo Biola, serta Minggu keempat Pertunjukan Tari, dari Sanggar Tari Anak Paris Barantai, Sanggar Tari Anak Nuansa, Sanggar Galuh Banjar, Sanggar Idaman Banjarbaru ditutup dengan Musik Gambus group Al-Barokah.

“Pergelaran seni religi ini juga pernah dilakukan seorang Ulama ternama Sunan Kalijaga, dalam menyebarkan agama dengan seni musik dan syair,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Sosper 4/2016, Pedagang Pasar Terapung Lok Baintan Keluhkan Sepi Pengunjung Selama Ramadhan

BATOLA – Pedagang Pasar terapung Lok Baintan mengeluhkan sepinya wisatawan berkunjung selama bulan Ramadhan. Hal itu disampaikan salah seorang pedagang pasar terapung Lok Baintan, Arbainah usai mengikuti sosialisasi Perda tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang dilaksanakan Anggota DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah, Selasa (12/4).

Menurut Arbainah, hal itu kemungkinan disebabkan wisatawan menduga bahwa pasar terapung tutup selama bulan puasa. Padahal, ungkapnya, selama Ramadhan, para pedagang tetap berjualan di pasar terapung Lok Baintan setiap hari.

“Padahal pas bulan Ramadhan itu, acil-acilnya banyak yang jualan di Lok Baintan karena membeli sayur dan ikan. Subuh itu kami jualan sampai jam 9an pagi kalau pengunjung tidak ada. Tapi kalau ada wisatawan, kami tunggui,” katanya.

Suasana Sosper 4/2016 oleh Anggota DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah

Selain itu, Arbainah juga berharap agar pemerintah memberikan bantuan life jacket atau baju pelampung bagi para pedagang maupun penumpang agar kegiatan wisata di pasar terapung bisa lebih aman dan nyaman.

“Biar pengunjung aman dan kami yang membawa juga aman,” jelasnya.

Oleh karena itu, Arbainah berharap agar wakil rakyat Kalsel dapat menyampaikan keluhan dan aspirasi mereka kepada pemerintah tingkat provinsi maupun kabupaten kota di Kalsel sehingga dapat ditindaklanjuti.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah mengharapkan perhatian pemerintah daerah untuk hadir membantu dan memfasilitasi para pedagang pasar terapung Lok Baintan tersebut untuk meningkatkan sektor kepariwisataan di Kalsel.

“Kami harapkan perhatian pemerintah menanggapi aspirasi ini karena pasar terapung tersebut, selain tempat wisata, juga sebagai mata pencaharian mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup,” harapnya.

Untuk diketahui, kegiatan sosper tersebut juga menghadirkan Dosen Fakultas Hukum ULM Muhammad Erfa Redhani dan Lurah Kertak Hanyar Ramdhani sebagai narasumber. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version