Jadi Narasumber Sosialisasi, Yani Helmi Tekankan Anti Korupsi Bisa Diciptakan di Satuan Pendidikan

BANJAR – Anggota DPRD Provinsi Kalsel Muhammad Yani Helmi, berkesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan rangkaian Sosialisasi Anti Korupsi yang diikuti seluruh satuan pendidikan di tingkat SMK se Kabupaten Banjar.

Yani Helmi menjadi narsum dalam kegiatan sosialisasi anti korupsi untuk SMK se Kabupaten Banjar, di SMK Negeri 1 Martapura.

Kegiatan yang didatangi oleh anggota legislatif itu, dan diikuti seluruh tenaga pengajar atau tenaga kependidikan ini, digelar di SMK Negeri 1 Martapura, pada Selasa (19/4) siang.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, M Yani Helmi, saat menyerahkan secara simbolis buku pelajaran kepada perwakilan tenaga pengajar tentang anti korupsi

Yani Helmi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel itu, mengingatkan kepada tenaga pengajar untuk dapat mengaplikasikan dan menanamkan hal ini sejak dini kepada peserta didik, agar kedepannya mereka dapat menjadi generasi yang berguna bagi Nusa dan Bangsa.

“Hal ini sangat baik dilaksanakan oleh pemerintah, karena berawal dari guru inilah yang mencetak generasi anti korupsi,” ungkapnya usai menjadi narasumber dalam Sosialisasi Anti Korupsi Untuk SMK se Kabupaten Banjar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel.

Adik kandung dari Gubernur Kalsel itu juga banyak mendapat aspirasi dari sejumlah tenaga pengajar, agar ajaran anti korupsi dapat diterapkan maksimal di bangku pendidikan.

“Jadi, di sini diajarkan sebuah kejujuran. Dimana, sebagai tenaga pendidik tentu menjadi kewajiban untuk mencetak generasi muda yang amanah, utamanya harus dimulai dari pembelajaran atau sosialisasi tersebut,” tegas Yani Helmi yang juga Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Kalsel tersebut.

Politisi Partai Golkar Kalsel ini juga berpendapat, dengan hadirnya sosialisasi anti korupsi di tingkat satuan pendidikan, dapat meminimalisir terjadinya kegiatan tindak pidana tersebut.

“Yang jelas, peserta didik yang nantinya akan ditanamkan ajaran ini, merupakan calon generasi yang membangun Banua dan lebih besar adalah negara ini,” tuturya.

Selain mengapresiasi dan telah mendengar berbagai aspirasi dari tenaga pengajar, legislatif dari Dapil VI Kotabaru dan Tanah Bumbu ini, juga menyambut baik antusiasme peserta yang berasal dari guru SMK se Kabupaten Banjar.

“Karena kita ketahui sekolah itu adalah tempat mencari ilmu, maka, dari sinilah menanamkan bibit atau sikap moral anti korupsi tadi,” jelasnya.
 
Anggota Komisi II DPRD Kalsel ini berharap, agar setiap perwakilan sekolah yang hadir, dapat terus mengayomi dan tidak lelah mengarahkan peserta didiknya untuk tidak terjerumus ke arah tindakan negatif, seperti korupsi.

“Sekarang juga yang perlu menjadi perhatian, adalah penggunaan medsos pada telepon pintar untuk menyebarkan pesan negatif terkait korupsi. Kondisi ini, tentunya harus disikapi dengan bijak”, tukasnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Martapura, Dwi Ayati, mengapresiasi kedatangan anggota legislatif tingkat provinsi, sebagai narasumber untuk menyampaikan materi terkait sosialisasi anti korupsi.

“Ini sangat bermanfaat tak hanya bagi tenaga pengajar, melainkan, peserta didik sebagai generasi yang nantinya mampu membangun negara ini secara jujur dan amanah,” ungkap lulusan strata II bidang Manajemen Pendidikan ULM tersebut.

Tak lupa dalam kegiatan itu, dirinya mengajak tenaga pendidik untuk bersholawat bersama agar penyelenggaraan ini bernilai ibadah sekaligus memaknai suasana Ramadan 1443 Hijriah.

Dalam kesempatan itu pula, anggota DPRD Provinsi Kalsel yang akrab disapa Paman Yani ini juga menyerahkan buku mashab anti korupsi secara simbolis kepada tenaga pengajar yang hadir dalam penyelanggaraan Sosialisasi Anti Korupsi dilingkungan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) se Kabupaten Banjar. (RHS/RIW/RH)

Puncak Hari Jadi ke-23, Pemko Banjarbaru Ziarah ke Taman Makam Bahagia

BANJARBARU – Puncak peringatan hari jadi kota Banjarbaru ke-23, diperingati Pemko Banjarbaru dengan melaksanakan tabur bunga dan ziarah ke Taman Makam Bahagia, Landasan Ulin, Banjarbaru, pada Selasa (19/4) pagi.

Suasana kegiatan tabur bunga dan ziarah Pemko Banjarbaru di Taman Makam Bahagia

Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Ariffin, dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh ketua MUI kota Banjarbaru, Nur Syahid Ramli, persis disamping makam Wali Kota Banjarbaru Periode 2016-2020, Nadjmi Adhani. Dilanjutkan dengan menaburkan bunga di makam mantan orang nomor satu di kota Banjarbaru tersebut, serta ke makam Gubernur Kalsel periode 1984-1995, Muhammad Said.

“Mudah-mudahan para pendahulu yang sudah meninggalkan kita dan berjasa untuk Banjarbaru ini, mendapat rahmat dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” ucap Aditya usai memimpin kegiatan.

Aditya mengungkapkan, tujuan kegiatan ini tidak lain sebagai bentuk penghormatan, sekaligus pengingat akan jasa dan semangat para pendahulu yang telah memberikan dedikasi dan pengorbanan, untuk membangun negara, bangsa, termasuk kota Banjarbaru.

“Banjarbaru bisa semaju ini salah satunya adalah akibat jeri payah para pendahulu kita, dan sekarang adalah tugas kita untuk melanjutkan semangat pembangunan dari beliau-beliau,” ungkapnya.

Dirinya juga mengajak seluruh kalangan, agar memaknai hari jadi kota Banjarbaru ini sebagai salah satu wujud syukur karena telah diberikan kesempatan dan diberikan kemampuan dalam menjalani kehidupan.

“Berikanlah pengabdian kita yang terbaik, untuk kebaikan masyarakat dan daerah kita tercinta,” pintanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono, Sekdako Banjarbaru, Said Abdullah, Ketua DPRD Banjarbaru, Fadliansyah Akbar, jajaran pimpinan Forkopimda, serta seluruh pimpinan SKPD se kota Banjarbaru. (SYA/RIW/RH)

Disdag Kalsel Terus Jalin Kolaborasi Gelar Pasmur Ramadhan

TABALONG – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, terus menjalin kolaborasi dengan Dinas Perdagangan di seluruh Kabupaten kota, untuk menggelar pasar murah Ramadhan.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, pada Selasa (19/4) menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pasar murah, dengan target hingga seratus titik selama Ramadhan ini. Dimana tujuannya untuk membantu meringankan beban masyarakat, dalam memenuhi keperluan bahan pokok sehari-hari.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Birhasani, melihat langsung penyaluran minyak goreng curah bersubsidi

“Pemprov Kalsel terus bergerak gelar program Pasmur Ramadhan ke berbagai pelosok desa di beberapa kabupaten dan kota, gilirannya Desa Kembang Kuning Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong,” ucapnya

Disampaikan Birhasani, dalam pelaksanaan pasar murah Ramadhan ini, untuk di Desa Kembang Kuning berlokasi di Jalan poros antara Kalsel – Kaltim, dikunjungi langsung oleh Wakil Bupati Tabalong, serta Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong. Mata pencaharian penduduk kebanyakannya dari sektor perkebunan, yaitu karet.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Birhasani, meninjau pelaksaan pasmur Ramadhan

“Kami apresiasi, warga sekitar dan dari desa lain, sangat antusias berbelanja kebutuhan sehari hari, karena harga yang ditawarkan relatif lebih murah dari pasar,”
katanya

Lebih lanjut Birhasani menambahkan, pihaknya menyempatkan berkunjung ke Pasar Bauntung Tanjung, dan melihat langsung penyaluran minyak goreng curah bersubsidi. Dari hasil pemantauan, kondisi ketersediaan minyak goreng kemasan di pasaran sudah melimpah dengan harga ekonomis, sedangkan migor curah bersubsidi masih terbatas di pasar tradisional. Saat ini penyalurannya lebih konsentrasi bagi keperluan pelaku usaha mikro dan kecil, serta keperluan rumah tangga, yang mana penyalurannya terkontrol dengan baik, di kabupaten Tabalong guna menjaga kesesuaian harga, yakni Rp14.000/liter.

“Tahapan berikutnya, tentu diupayakan migor curah ini didistribusikan melalui pasar tradisional”, tutup Birhasani. (NHF/RIW/RH)

Jembatan HKSN Diresmikan, Diberi Nama Patih Masih

BANJARMASIN – Setelah sempat mengalami dua kali perpanjangan waktu pengerjaan proyek, Jembatan HKSN 1 akhirnya dapat diresmikan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, pada Selasa (19/4).

Proses Tapung Tawar Peresmian Jembatan HKSN 1 Patih Masih

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, pemerintah kota Banjarmasin sangat bersyukur dengan diresmikannya jembatan HKSN 1 tersebut.

“Akhirnya Jembatan kebanggaan HKSN ini, dapat diresmikan, setelah tiga tahun masa anggaran” ungkap Ibnu.

Mengingat, lanjutnya, pekerjaan jembatan tersebut memakan waktu dua tahun anggaran, dan baru bisa diresmikan pada tahun ketiga, karena adanya perpanjangan waktu pekerjaan jembatan tersebut.

“Keterlambatan peresmian, karena ada beberapa kendala non teknis lainnya, seperti aspek sosial juga perlu diperhatikan,” ujarnya.

Oleh karena itu, tambah Ibnu, pihaknya meminta kepada Dinas PUPR saat melakukan pembangunan, untuk memerhatikan proses penyelesaian baik lahan serta lainnya.

“Ketika mengerjakan jembatan mendatang, hendaknya benar-benar clean and clear terlebih dahulu,” tutur Ibnu.

Walaupun, lanjutnya, memakan waktu tetapi hal tersebut perlu dilakukan.

Dalam kesempatan tersebut Ibnu, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak seperti, Forkopimda, DRPD Kota Banjarmasin, serta lainnya, yang telah membantu dalam penyelesaian pembangunan Jembatan HKSN 1 Patih Masih tersebut.

Ibnu berharap, warga di kawasan Jembatan HKSN 1 Patih Masih dapat menjaga keberadaan jembatan tersebut, dari aksi pencurian.

“Kami meminta tolong kepada warga di sini untuk dapat menjaga hasil pembangunan, seperti Jembatan HKSN 1 Patih Masih ini,” ungkap Ibnu.

Sehingga,, Jembatan HKSN 1 Patih Masih dapat awet, bisa berfungsi dengan baik, serta lainnya.

“Dengan dioperasikan Jembatan HKSN 1 Patih Masih ini, dapat bermanfaat bagi warga Kota Banjarmasin,” ucap Ibnu. (SRI/RIW/RH)

Diperkirakan Hujan Dua Hari Berturut – Turut, Kabupaten Kota di Kalsel Diminta Waspada Bencana Banjir 

BANJARBARU – Memasuki pergantian musim penghujan ke musim kemarau, BMKG Stasiun Klimatologi Banjarbaru menggelar press release prakiraan musim kemarau tahun 2022 Kalimantan Selatan, melalui Zoom Meeting pada Selasa (19/4), yang diikuti ratusan peserta yang berasal dari instansi-instansi lingkup Provinsi Kalsel dan Kabupaten-Kota. Dalam Zoom Meeting tersebut, BMKG Stasiun Klimatologi Banjarbaru menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten dibidangnya masing – masing.

prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor – Rizka Novita

Salah satu Narasumber yang dihadirkan yakni prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor Bayu Kencana Putra, dan prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor – Rizka Novita.

Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor, Bayu Kencana Putra

Saat menjadi Pemateri pada Zoom Meeting, Bayu Kencana Putera menyampaikan bahwa pada hari Selasa (19/4), potensi hujan cukup deras mencakup seluruh kabupaten-kota di Kalsel. Sehingga pihaknya mengeluarkan maklumat kewaspadaan potensi dampak bencana banjir untuk seluruh wilayah kabupaten-kota di Kalsel.
 
“Potensi curah hujan ini diperkirakan akan berlangsung hingga Rabu 20 April 2022 khususnya untuk wilayah Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar,” ungkap Bayu.

Dilanjutkan Bayu, usai terjadi potensi hujan pada Selasa (19/4), maka prakiraan berbasis dampak hujan pada Rabu (20/4) akan berdampak pada sejumlah Kabupaten-Kota di Kalsel. Yakni Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Kabupaten HSU, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Balangan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten HSS, Kabupaten HST, dan Kabupaten Tapin.

“Rabu (20/4) sudah mulai berkurang wilayah waspada prakiraan berbasis dampak, namun masih signifikan untuk wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin,” tutup Bayu.

Sementara itu, Narasumber lainnya, Rizka Novita menyampaikan, masyarakat dan para peserta Zoom Meeting harus dapat mengetahui 5 Faktor pengendali iklim.  Adapun faktor-faktor yang menjadi pengendali iklim yakni anomali suhu permukaan laut lebih panas dari rata-rata dan kebalikannya, indikator fenomena lautan atmosfir, sirkulasi angin yang mengalami perubahan arah setiap lebih dari 6 bulan sekali, daerah tekanan rendah yang memanjang dari barat ke timur dengan posisi berubah, serta adanya perubahan suhu permukaan laut.

“Lima fakto Pengendali Iklim yakni 1 El Nino Southem Oscillation (ENSO), 2 Indian Ocean Dipole (IOD), 3 Sirkulasi Monsun Asia-Australia, 4 Inter Tropical Convergence Zone (ITCZ), dan Suhu permukaan laut di wilayah Indonesia,” tutup Riska Novita. (MRF/RIW/RH)

Tinjau Lokasi Runtuhnya Bangunan Ritel di Gambut, Paman Birin Sampaikan Duka Cita Mendalam

BANJAR – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor meninjau langsung lokasi robohnya bangunan toko swalayan di Gambut pada Selasa (19/4) dinihari.

Kedatangan Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel ini ingin melihat dari dekat proses evakuasi dan penyelamatan korban robohnya bangunan tingkat tiga itu.

Tiba di lokasi sekira pukul 00.30 Wita, Paman Birin juga mendengarkan penjelasan dari aparat keamanan dan relawan dalam upaya pencarian korban yang masih belum ditemukan.

“Kami Pemerintah Provinsi Kalsel menyampaikan duka yang mendalam atas musibah robohnya bangunan di Gambut Kabupaten Banjar ini. Kita mendoakan agar korban diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapinya,” kata Paman Birin.

Dihadapan warga dan keluarga korban yang belum ditemukan, Paman Birin juga berharap dan mendoakan agar tim baik itu dari BPBD Kalsel, SAR, aparat keamanan serta relawan bisa secepatnya bisa menemukan.

Paman Birin yang mendengar cerita dari keluarga korban tak kuasa menahan sedih. Pun begitu, orang nomor satu di Kalsel ini tetap memberikan semangat dan doa terbaik untuk korban, baik yang sudah ditemukan maupun korban yang masih dalam proses pencarian.

Pada kesempatan itu juga, Paman Birin meminta kepada stakeholder di Pemprov Kalsel, baik itu Dinas Sosial dan BPBD Kalsel bertindak cepat dan tanggap dengan memberikan bantuan pelayanan pencarian korban maupun penyampaian informasi kepada keluarga korban. (Biroadpim-RIW/RH)

Satu Hari Pasca Insiden Ambruknya Bangunan di Gambut, Basarnas dan Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Evakuasi Korban

BANJAR – Petang menjelang berbuka puasa, sebuah bangunan toko ritel modern di Jl. Ahmad Yani KM. 12 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar tiba-tiba ambruk dan rata dengan tanah, pada Senin (18/4). Diperkirakan ada belasan korban yang masih berada di bawah reruntuhan bangunan tersebut.

Kepala Basarnas Banjarmasin melalui Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Wasino menuturkan, pihaknya menerjunkan 2 tim rescue yang berjumlah 18 orang untuk melakukan upaya evakuasi.

“Kami perkirakan masih ada belasan orang yang tertimbun reruntuhan di bangunan toko ritel modern tersebut. Seluruh jumlah korban yang tertimbun belum pasti, namun akan kami pastikan bahwa semua korban yang ada akan kami evakuasi seluruhnya. Tentu dengan kerjasama dari seluruh tim SAR Gabungan yang berada di lokasi saat ini”, tegasnya.

Sampai saat ini, tim SAR Gabungan masih berupaya mengeluarkan korban dari reruntuhan. Bahkan pada waktu malam hari sekalipun, pihak tim SAR Gabungan menyiapkan 1 set emergency lighting dan jenis lampu penerangan lainnya, untuk membantu penerangan di lokasi kejadian.

“Kami juga mempergunakan peralatan penunjang lainnya seperti Search Cam, Thermal, Rescue Radar dan Life Detector untuk membantu tim rescue yang berada di lokasi”, tambahnya.

Ramainya warga yang berada di sekitar lokasi menyaksikan proses evakuasi, menjadi kendala ketersendiri dalam melakukan proses evakuasi. Selain itu, jalan yang berada di depan lokasi, mengalami kemacetan yang sangat panjang.

“Kami berharap kepada masyarakat yang tidak ikut melakukan proses penyelamatan untuk berbesar hati tidak berada di lokasi kejadian, agar proses evakuasi berjalan dengan lancar, dan kami minta bantuan aparat kepolisian untuk membantu mengamankan situasi di lokasi kejadian”, ungkap Wasino.

Kepala Basarnas Banjarmasin Al Amrad menuturkan, bangunan 3 lantai yang runtuh rata dengan tanah itu, diperkirakan memiliki tinggi sekitar 12 meter.

“Berdasarkan informasi yang kami himpun saat kejadian, karyawan ritel tersebut sedang melakukan proses transaksi dengan pembeli sambil menunggu waktu ganti jaga shift karyawan ritel. Diperkirakan sedikitnya beberapa karyawan ritel yang menjadi korban pada kejadian tersebut.

Sudah banyak beredar foto screenshot dari olah gambar CCTV yang terpasang di ritel tersebut sebelum runtuh. Kami berharap semua korban yang belum terevakuasi segera bisa kami selamatkan. Kami akan memaksimalkan Golden Time yang ada untuk melakukan penyelamatan bersama tim SAR gabungan di lokasi”, jelas Al Amrad. (HMS/SAR-BJM-RIW/RH)

Kebut Kembangkan Sarpras RSD Idaman Banjarbaru, Bidang Pelayanan Terus Beinovasi

BANJARBARU – Pengembangan sarana prasarana menjadi salah satu fokus utama manajemen Rumah Sakit Daearah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru di tahun 2022 ini. Walhasil sejumlah rancangan pengadaan alat kesehatan pun dikebut untuk segera terealisasi.

Plt Direktur RSD Idaman Banjarbaru, dr Danny Indrawardhana, melalui Kepala Bidang Penunjang, Rislansyah, mengungkapkan, bahwa saat ini RSD Idaman sebenarnya telah memenuhi sarana prasarana sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Sebagai Rumah Sakit Umum Kelas C milik Pemerintah, sarana prasarana kita telah memenuhi ketentuan perundang-undangan. Namun kita akui memang masih harus ditingkatkan baik dari segi kualitas maupun kuantitas,” katanya.

Dijelaskan Rislansyah,  bahwa untuk tahun ini pihaknya telah mengusulkan beberapa pengadaan alat kesehatan. Rencana pengadaan alat ini notabenenya memang di luar dari pengadaan rutin bahan alat kesehatan habis pakai (BAKHP) dan bahan medis habis pakai (BMHP).

“Tahun ini kita mengusulkan pengadaan berupa alat NICU (Neonatal Intensive Care Unit), peralatan penunjang untuk tindakan operasi mata serta peralatan laundry-CSSD. Doakan saja semoga cepat terealisasi,” terangnya.

Perencanaan pengadaan alat kesehatan, kata Rislansyah, harus dilakukan dengan cermat dengan memperhatikan dan mempertimbangkan berbagai aspek. Di antaranya ketersediaan sumber dana dan jumlah besarannya, ketersediaan alat kesehatan dari principal/provider, tingkat utilitas alat kesehatan meliputi penambahan atau pergantian alat yang sudah lewat masa pakai.

“Termasuk juga kebutuhan peningkatan pelayanan baik diversifikasi maupun tingkat kedalaman layanan. Serta hal-hal lainnya yang berkembang seperti kurs mata uang, pajak dan lain-lain” bebernya.

Pengembangan sarana prasarana di RSD Idaman Banjarbaru ini tentunya juga perlu didukung dengan pelayanan maksimal. Sejalan dengan hal itu, manajemen RSD Idaman pun tak luput untuk terus melakukan berbagai inovasi.

Kabid Pelayanan RSD Idaman Banjarbaru, dr Ani Rusmila, menuturkan,  bahwa pihaknya telah membuka sistem pendaftaran online guna memudahkan akses bagi masyarakat yang ingin mendapat pengobatan. Bahkan tak hanya itu, layanan konsultasi pun kini tersedia secara daring.

“Kami telah membuka sistem pendaftaran online baik melalui Whatsapp maupun Web. Selain itu ada juga layanan konsultasi online atau yang kita sebut telemedicine. Kita harapkan masyarakat bisa memanfaatkan layanan konsultasi ini sehingga tidak perlu repot lagi datang ke rumah sakit,” tandasnya. (Humas RSD Idaman Banjarbaru-RIW/RH)

Belajar Pembahasan LKPJ ke Jawa Timur, Pansus III DPRD Kalsel Harapkan Pokir Secara Proporsional

SURABAYA – Panitia Khusus (Pansus) III Pembahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Kalsel Tahun 2021 mengharapkan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) secara proporsional. Hal itu disampaikan Ketua Pansus III Pembahas LKPJ Kepala Daerah Kalsel Tahun 2021, Hasanuddin Murad / kepada wartawan, usai melakukan kunjungan kerja ke DPRD Jawa Timur, baru-baru tadi.

Ia mengungkapkan, banyak hal yang digali di Jawa Timur dalam rangka pembahasan LKPJ tersebut, terutama terkait pokok-pokok pikiran dimana banyak kegiatan yang tertunda akibat pandemi COVID-19 yang diharapkan di tahun berikutnya dilaksanakan, namun sampai saat ini belum terlaksana.

“Di Kalsel, sudah tiga tahun berjalan, pokok-pokok pikiran Dewan tidak ada secara proporsional yang memang diporsikan untuk pokir. Saat ini yang ada hanya sampai kepada tahap menyampaikan aspirasi dan dimasukkan dalam kegiatan reguler yang ada di masing-masing Dinas. Padahal pokir sesungguhnya adalah aspirasi dari masyarakat yang dibawa oleh Anggota Dewan yang secara langsung akhirnya direalisasikan melalui anggaran APBD,” jelas Ketua Komisi III DPRD Kalsel tersebut.

Untuk diketahui, dalam rangka memperkaya materi penyusunan LKPJ Kepala Daerah Tahun 2021, Pansus III DPRD Kalsel Bidang Pembangunan dan Infrastruktur bertandang ke DPRD Provinsi Jawa Timur, Kamis (14/4/2022). Kedatangan rombongan Pansus III DPRD Kalsel yang dipimpin Ketua Pansusnya, Hasanuddin Murad disambut baik oleh Wakil Ketua Komisi D Bidang Pembangunan Muhammad Ashari di ruang Rapat Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur. (HUMASDPRDKALSEL-NRH/RIW/RH)

DPRD Banjarmasin Tolak Kenaikan Tarif Air Bersih

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin meminta, tarif air minum bersih tidak dinaikkan.

Permintaan itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah, kepada wartawan pada Senin (18/4). Awan mengakui, saat ini biaya operasional pengolahan air bersih cukup tinggi, hal itu terungkap melalui rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota tahun 2021 bersama Direktur dan jajaran direksi PT Air Minum Bandarmasih, pada pekan kemarin.

“Meski biaya operasional pengolahan air bersih besar, kita minta tarif tidak dinaikan, karena kondisi ekonomi warga masih dalam masa pemulihan pasca pandemi COVID-19,” pinta Awan.

Politisi PKS DPRD Kota Banjarmasin ini menyarankan, PT Air Minum Bandarmasih mengusulkan penyertaan modal dari pemerintah kota dan provinsi, sebagai pemilik saham PT Air Minum Bandarmasih, agar operasional produksi dan pendistribusian air bersih, kepada pelanggan tidak terganggu.

“Kami tidak ingin ada gejolak yang timbul di masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Air Minum Bandarmasih Supian mengakui, untuk biaya operasional pengolahan air minum memang sangat tinggi, karena kualitas air sungai Martapura sebagai bahan baku utama, sudah tercemar cukup berat. Selain itu perlu dilakukan peremajaan pipa, karena banyak yang berusia tua dan mudah mengalami kebocoran.

Direktur Operasional PT Air Minum Bandarmasih, Supian

“Kita berupaya penanganan ini tidak membebani pelanggan, dan akan terus berkoordinasi dengan legislatif serta pemimpin daerah,” tutup Supian. (NHF/RIW/RH)

Exit mobile version