22 Juni 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Satu Hari Pasca Insiden Ambruknya Bangunan di Gambut, Basarnas dan Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Evakuasi Korban

2 min read

Upaya evakuasi korban runtuhnya bangunan

BANJAR – Petang menjelang berbuka puasa, sebuah bangunan toko ritel modern di Jl. Ahmad Yani KM. 12 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar tiba-tiba ambruk dan rata dengan tanah, pada Senin (18/4). Diperkirakan ada belasan korban yang masih berada di bawah reruntuhan bangunan tersebut.

Kepala Basarnas Banjarmasin melalui Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Wasino menuturkan, pihaknya menerjunkan 2 tim rescue yang berjumlah 18 orang untuk melakukan upaya evakuasi.

“Kami perkirakan masih ada belasan orang yang tertimbun reruntuhan di bangunan toko ritel modern tersebut. Seluruh jumlah korban yang tertimbun belum pasti, namun akan kami pastikan bahwa semua korban yang ada akan kami evakuasi seluruhnya. Tentu dengan kerjasama dari seluruh tim SAR Gabungan yang berada di lokasi saat ini”, tegasnya.

Sampai saat ini, tim SAR Gabungan masih berupaya mengeluarkan korban dari reruntuhan. Bahkan pada waktu malam hari sekalipun, pihak tim SAR Gabungan menyiapkan 1 set emergency lighting dan jenis lampu penerangan lainnya, untuk membantu penerangan di lokasi kejadian.

“Kami juga mempergunakan peralatan penunjang lainnya seperti Search Cam, Thermal, Rescue Radar dan Life Detector untuk membantu tim rescue yang berada di lokasi”, tambahnya.

Ramainya warga yang berada di sekitar lokasi menyaksikan proses evakuasi, menjadi kendala ketersendiri dalam melakukan proses evakuasi. Selain itu, jalan yang berada di depan lokasi, mengalami kemacetan yang sangat panjang.

“Kami berharap kepada masyarakat yang tidak ikut melakukan proses penyelamatan untuk berbesar hati tidak berada di lokasi kejadian, agar proses evakuasi berjalan dengan lancar, dan kami minta bantuan aparat kepolisian untuk membantu mengamankan situasi di lokasi kejadian”, ungkap Wasino.

Kepala Basarnas Banjarmasin Al Amrad menuturkan, bangunan 3 lantai yang runtuh rata dengan tanah itu, diperkirakan memiliki tinggi sekitar 12 meter.

“Berdasarkan informasi yang kami himpun saat kejadian, karyawan ritel tersebut sedang melakukan proses transaksi dengan pembeli sambil menunggu waktu ganti jaga shift karyawan ritel. Diperkirakan sedikitnya beberapa karyawan ritel yang menjadi korban pada kejadian tersebut.

Sudah banyak beredar foto screenshot dari olah gambar CCTV yang terpasang di ritel tersebut sebelum runtuh. Kami berharap semua korban yang belum terevakuasi segera bisa kami selamatkan. Kami akan memaksimalkan Golden Time yang ada untuk melakukan penyelamatan bersama tim SAR gabungan di lokasi”, jelas Al Amrad. (HMS/SAR-BJM-RIW/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.