DPRD Kalsel Upayakan Peningkatan Mutu Pelayanan RSUD Ulin Banjarmasin

JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengupayakan peningkatan mutu pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Peningkatan mutu yang dimaksud adalah berfokus pada layanan di bidang jantung dan stroke, bidang kanker dan hati, kencing manis serta ginjal dalam pemenuhan persiapan sebagai rujukan regional sebagai bagian dan roadmap kebijakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

Suasana Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Kalsel ke Kementerian Kesehatan RI

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Gina Mariati, selaku pimpinan rombongan menjelaskan dalam upaya tersebut, komisinya yang membidangi kesejahteraan rakyat bersama pihak RSUD Ulin Banjarmasin berkunjung ke Kemenkes RI, pada Jum’at (28/5).

“Kita berharap Kementerian Kesehatan RI bisa membantu untuk memfasilitasi kebutuhan RSUD Ulin Banjarmasin untuk bisa mempersiapkan sebagai rumah sakit rujukan,” katanya.

Terlebih, lanjut Gina, sebagai salah satu daerah penyangga ibu kota nantinya, tentu peran Kalsel sangat berpengaruh. Ia berharap Kalsel sudah siap untuk memfasilitasi RSUD rujukan yang dimaksud. Selain itu, Guna juga berharap sebelum tahun 2023 persoalan rumah sakit yang belum terakreditasi dan lain sebagainya sudah dapat teratasi.

Kedatangan rombongan Komisi IV DPRD Kalsel diterima langsung oleh Analis Kebijakan Ahli Madya Mutu Pelayanan Kemenkes RI, dr. Sunarto.

Sunarto mengaku dirinya merasa senang karena DPRD terlibat dalam hal-hal teknis semacam ini, sehingga menurutnya pengawalan semacam ini sangat baik dilakukan oleh pihak Komisi IV DPRD Kalsel.

“DPRD ini kan representasi dari masyarakat, jangan sampai masyarakat menerima pelayanan yang tidak bermutu. Jangan sampai ada rumah sakit di Kalsel yang tidak terakreditasi,” jelasnya. (DPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

Kepala BPS RI Direncanakan Akan Datang ke Kalsel

BANJARBARU – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan Ke kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan. Kunjungan ini dilakukan Kepala BPS Kalimantan selatan Yos Rusdiansyah beserta jajaran, untuk bertemu langsung dengan Gubernur Sahbirin Noor, di ruang Kerjanya pada Senin (30/5).

Kepada Abdi Persada FM, Kepala BPS Kalsel Yos Rusdiansyah mengatakan, tujuan dilakukannya kunjungan ini yakni untuk menyampaikan rencana kedatangan Kepala BPS RI Margo Yuwono ke Kalsel, yang direncanakan akan dilakukan acara ramah tamah bersama di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Kamis (9/6) mendatang. Dengan diadakanya audiensi tersebut, Yos rusdiansyah mengharapkan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dapat bertemu langsung dengan Kepala BPS RI untuk membahas beberapa hal terkait kondisi daerah ini.

Gubernur Kalsel (Kiri) bersama kepala BPS Kalsel (Kanan)

“Kami melaporkan bahwa dalam waktu dekat bulan juni, kedatangan kepala BPS RI ke Kalsel, oleh karena itu kami melaporkan ke Pak Gubernur agar bisa bertemu dengan kepala BPS RI,” ungkap Rusdiansyah.

Rusdiansyah menambahkan, selain menyampaikan rencana kedatangan Kepala BPS RI, pihaknya juga telah melaporkan dengan adanya Sensus penduduk yang akan dilaksanakan mulai 1 – 30 Juni mendatang. Sensus penduduk bertujuan untuk melihat karakteristik jumlah penduduk, seperti kelahiran, kematian, dan perpindahan, serta informasi terkait pekerjaan, perumahan, kesehatan, dan pendidikan.

“Ini merupakan lanjutan dari Sensus penduduk tahun 2020 lalu, alhamdulillah Gubernur Kalsel mendukung penuh kegiatan sensus penduduk ini, melalui video rekaman dari Videotron Diskominfo Provinsi Kalsel,” lanjut Rusdiansyah.

Ditambahkan Yos Rusdiansyah, dengan adanya lanjutan sensus penduduk tahun 2020 lalu, maka pihaknya dapat menggali informasi terhadap rumah tangga yang berkait dengan ciri-ciri yang berguna untuk para pengambil kebijakan, khususnya Indonesia Emas 2045 nantinya. (MRF/RDM/RH)

Komisi II DPRD Kalsel Pelajari Fluktuasi dan SHP di Jatim

SURABAYA – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur (Jatim) dalam rangka studi komparasi terkait Fluktuasi dan Standar Harga Pangan (SHP), Jum’at (27/5).

Suasana Kunker Komisi II DPRD Kalsel ke Disperindag Jatim

Kedatangan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo bersama Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi serta anggota Komisi II lainnya disambut oleh Kepala Disperindag Jatim yang diwakili Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (PDN), Yudi Ariyanto beserta jajarannya.

Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo mengungkapkan kunjungan ini dilakukan dalam rangka mencari solusi-solusi dan menindak lanjuti Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) yang telah disepakati antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel dengan Pemprov Jatim pada 13 April 2022 lalu.

“Kita ingin kerjasama yang saling menguntungkan seperti yang sudah dilakukan, yaitu penjajakan-penjajakan yang dilaksanakan oleh BUMD dan Bangun Banua dengan perusahaan daerah makanan yang ada di Jatim, namun masih ada beberapa hal yang menjadi kendala sehingga belum bisa dilaksanakan sampai saat ini dengan baik,” jelasnya.

Selain itu, menurut Imam, Kalsel juga banyak mempunyai peluang bisnis bagi warga Jatim untuk mengembangkan usaha-usaha di Kalsel. Sehingga ia berharap adanya alih teknologi hilirisasi dari produk-produk baik itu di bidang pertanian, perkebunan, peternakan yang mana antara Kalsel dan Jatim betul-betul saling memanfaatkan dan saling menguntungkan.

Sementara itu, Kabid PDN Disperindag Jatim, Yudi Ariyanto mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kedatangan Komisi II DPRD Kalsel di instansinya. Hal ini sebagai bentuk koordinasi dan jalinan kerjasama yang telah disepakati kedua belah pihak.

“Kunjungan kerja ini, disamping untuk kita saling mempererat hubungan silaturrahmi yang baik dan harmonis, tentu juga menjadi penting dan strategis, karena sebagai bentuk koordinasi dan menjalin kerjasama yang telah disepakati antara kedua belah pihak,” pungkasnya. (DPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

Disdikbud Kalsel Kerahkan Pegawai Kejar Pencairan Gaji PPPK

BANJARBARU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Kalimanatan Selatan terus berupaya melakukan pencairan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) yang tertunda sejak April lalu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Muhammadun mengungkapkan, keterlambatan pencairan gaji ini akibat adanya kendala yang dialami Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalsel saat proses penginputan data PPPK. Seperti pemadaman listrik yang terjadi di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel selama berhari-hari belum lama tadi.

Padahal diakuinya, dirinya telah mengerahkan pegawai Disdikbud Kalsel bekerja siang dan malam, guna membantu percepatan penginputan data tersebut.

“Dan saya beritahu, pada saat libur lebaran, melalui WA (WhastApp), saya yang mengurus itu lembur sampai malam. Karena dia harus melakukan percepatan penginputan,” ucap Madun (sapaan akrab), Jumat (27/5).

Madun berpesan kepada PPPK guru di Kalsel agar tetap bersabar menunggu proses penginputan data ini. Karena, Madun membeberkan, dirinya bahkan rela menyewa hotel untuk pegawai agar dapat tetap bekerja meskipun terjadi pemadaman listrik di kantor.

“Karna saya tau ini masalah kesejahteraan, masalah perut saya sangat tau itu. Tapi karyawan karyawati kami yang PPPK juga harus mengerti. Penginputan dari komputer ke komputer itu memerlukan waktu beberapa menit,” terangnya.

Madun optimis, tunggakan gaji dari April hingga Juni serts Tunjangan Hari Raya (THR) guru PPPK di lingkup Pemprov Kalsel segera dibayarkan paling lambat akhir Juni 2022.

“Doakan saja, mudah-mudahan dapat segera terbayar. Kita juga akan membayarkan langsung ke semua PPPK, tidak secara bertahap,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Disbudporapar Banjarmasin Lakukan Penelitian Cagar Budaya

BANJARMASIN – Dinas Kebudayaan Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, melalui Bidang Kebudayaan masih melakukan penelitian Cagar Budaya.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Iwan Fitriady, melalui Pamong Budaya Ahli Muda, Disbudporapar Banjarmasin, Andi Pahwanda, awal pekan tadi, saat ini pihaknya melaksanakan penelitian bersama Tim Ahli Cagar Budaya Banjarmasin (TACB) Bersertifikasi yang diduga Objek Cagar Budaya.

“Kami meneliti bersama TACB Banjarmasin, dua yang diduga Objek Cagar Budaya, pertama langgar Al Hinduan dan Turbah Sungai Jingah,” katanya

Andi menyampaikan, rencana berikutnya, dalam waktu dekat ini, akan melakukan penelitian bersama Tim Ahli Cagar Budaya Banjarmasin (TACB), ke Makam Muhammad Amin Sungai Jingah dan 10 benda pusaka Museum Sultan Suriansyah.

“Kita ingin melihat langsung sepuluh benda bersejarah peninggalan Pangeran Sultan Suriansyah,” jelasnya.

Andi menambahkan, dengan adanya Tim Ahli Cagar Budaya bersertifikasi sebagai legalitas dalam memberikan rekomendasi Cagar Budaya kepada Wali Kota Banjarmasin.

Disampaikan Andi, TACB ini mereka adalah Hairiyadi bidang Budayawan, Mansyur ahli Sejarawan, Bani Noor Muchamad bidang Arsitek, Wasita ahli Arkeolog dan Mursalin sebagai pembantu peneliti dari bidang sejarah dan budaya.

“Dengan masing-masing bidang keahlian dari TACB ini melakukan penelitian, diantaranya sejarawan yang menggali sejarah dan budaya, arkelog menilai tahun dari benda peninggalan, arsitek melihat peninggaln dari zaman ke zaman, untuk memberikan hasil layak atau tidaknya, menjadi Cagar Budaya,” tutup Andi.

Seperti diketahui, Cagar Budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya dan Kawasan Cagar Budaya, baik di darat di air yang perlu dilestarikan keberadaannya, karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan agama dan kebudayaan, melalui proses penetapan dari Tim Ahli Cagar Budaya yang Bersertifikasi. (NHF/RDM/RH)

Kepengurusan DPD Partai Gerindra Kalsel Resmi Dilantik

BANJARMASIN – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad di salah satu hotel berbintang, Kamis (26/5).

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pimpinan pusat meminta DPD Partai Gerindra Kalsel segera melakukan pembenahan-pembenahan, dan pemetaan untuk meraih suara terbanyak dalam Pemilu 2024.

Suasana Pelantikan Pengurus DPD dan Rakerda Partai Gerindra Kalsel

“Kita harus sinergikan perolehan suara antara DPRD kabupaten/kota, provinsi, maupun DPR RI, serta serius untuk memenangkan Pemilu 2024,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa menyampaikan Partai Gerindra telah bersiap untuk menghadapi Pemilu tahun 2024.

“Sekarang tinggal pembuktiannya. Kekurangan harus dievaluasi. Sekarang momen Partai Gerindra untuk melakukan perbaikan-perbaikan dalam memenangkan Pemilu 2024,” jelasnya.

Sedangkan Ketua DPD Partai Gerindra Kalsel yang baru dilantik, Mariana mengharapkan kepengurusan yang baru ini bisa dan harus bekerjasama dan lebih solid untuk Partai Gerindra di Kalsel.

“Mudah-mudahan melalui kepengurusan kami yang baru ini, Gerindra di Kalsel lebih dicintai oleh masyarakat Banua dan membawa kebaikan. Serta mampu mencapai target yang diinginkan dalam Pemilu 2024 mendatang,” harapnya. (NRH/RDM/RH)

Kalsel Resmi Miliki Gedung Perpustakaan Difabel

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi memiilki gedung layanan perpustakaan difabel.

Suasana peresmian gedung perpustakaan difabel

Peresmian gedung yang terletak di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispersip) Kalsel di Jalan Ahmad Yani KM 6 tersebut dilakukan Gubernur Kalsel yang diwakili oleh Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar bersama Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando, Ketua DPRD Kalsel Supian HK dan Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie, Selasa (24/5).

Suasana pengukuhan Bunda Literasi

Peresmian perpustakaan khusus bagi disabilitas yang terdiri dari dua lantai dan dua bangunan tersebut dirangkaikan dengan acara pengukuhan Fathul Jannah Muhidin sebagai Bunda Literasi Kalsel serta talkshow peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (IPL) di aula Dispersip Provinsi Kalsel.

Penyematan Bunda Literasi dilakukan langsung oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando.

Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar menyampaikan Pemprov Kalsel berupaya memastikan pengembangan SDM dan literasi turut menyentuh kalangan difabel, dengan penyediaan fasilitas yang memadai. Kendati Kalsel saat ini menduduki peringkat IPL tertinggi se-Indonesia, menurutnya, Gubernur Kalsel berpesan agar tidak berhenti berinovasi dan menyiapkan pelayanan terbaik.

“IPL tertinggi se Indonesia dengan nilai 48.7, tentu bukan prestasi yang datang kebetulan. Setidaknya perlu perjuangan panjang, tak kalah penting ialah menggerakkan komunitas-komunitas literasi untuk berperan aktif mengedukasi masyarakat hingga ke pelosok,” katanya.

Disamping itu, Gubernur Kalsel menyampaikan pembangunan literasi menjadi tulang punggung kualitas sumber daya manusia. Saat ini pemerintah selalu berupaya maksimal untuk menyiapkan pelayanan terbaik dan akses literasi yang seluas-luasnya.

“Minat baca yang tinggi akan melahirkan masyarakat yang cerdas, produktif, dan kreatif,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie menyebutkan, anggaran pembangunan gedung layanan perpustakaan difabel berasal dari bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK)

“Gedung perpustakaan yang diresmikan dibangun dari DAK fisik perpustakaan nasional tahun anggaran 2021,” terangnya. (NRH/RDM/RH)

Disbudporapar Banjarmasin Siapkan Penilaian Kubah Basirih

BANJARMASIN – Dinas Kebudayaan Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, menyiapkan penilaian Kubah Basirih yang berhasil masuk 50 Besar dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2022.

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Iwan Fitriady, kepada wartawan, pada Senin (23/5) mengatakan, dengan masuknya 50 besar dalam ADWI Makam Kubah Basirih, yang berlokasi Jalan Keramat Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, tentunya menjadi kebanggaan tersendiri terutama warga kota seribu sungai. Apalagi mampu mengalahkan sekitar 3500 destinasi wisata desa, dari 34 provinsi se Indonesia, dan itu semua berkat dukungan seluruh pihak, baik Pokdarwis serta masyarakat.

“Beberapa indikator menjadi penilaian Pemerintah pusat, diantaranya keaktifan Pokdarwis Kubah Basirih dan tingginya tingkat kunjungan wisata religi, ke Makam keramat dari ulama besar Habib Hamid bin Abbas Bahasyim, yaitu tidak hanya penduduk lokal, luar daerah hingga mancanegara,” ucapnya.

Disampaikan Iwan, saat ini pihaknya telah menyiapkan tahapan verifikasi penilaian ke lapangan, tim juri nanti dari Kemenkraf RI, dan akan dilaksanakan selama tiga hari, rencananya tanggal 3 – 5 Juni 2022. Objek wisata religi Kubah Basirih ini merupakan bukti situs sejarah, dalam penyebaran agama Islam di Banjarmasin.

“Kami usulkan beberapa destinasi wisata diantaranya Kubah Basirih, Mesjid Sultan Suriansyah, Kampung Biuku, dan Kampung Sungai Jingah. Namun yang masuk 50 besar destinasi wisata desa yaitu Kubah Basirih, karena tingkat kunjungan yang sangat tinggi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Iwan menambahkan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kubah Habib Basirih, melakukan persiapan di lapangan dengan mencat ulang seluruh kawasan Kubah untuk dipercantik. Kemudian menggerakkan UMKM sekitar dalam rangka memperkenalkan produk andalan. Selain itu home stay, dan juga mempersiapkan atraksi untuk memeriahkan acara tersebut.

“Atraksi kearifan lokal seperti penampilan Hadrah telah dipersiapkan untuk lebih memperkenalkan budaya,” tutup Iwan. (NHF/RDM/RH)

Pengurus OSIS SMAN 7 Dibekali Pendidikan Politik dan Pancasila

BANJARMASIN – Puluhan siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Banjarmasin yang tergabung dalam pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) mendapat pembekalan dari Anggota DPRD Provinsi Kalsel, Dewi Damayanti Said.

Pembekalan tersebut meliputi pembinaan wawasan kebangsaan dan ideologi Pancasila.

“Saya ingin semua siswa SMA mendapatkan sosialisasi ini karena mereka akan masuk bangku kuliah. Meskipun mereka sudah mendapat pelajaran PPKn, tetapi pembekalan ini akan menambah wawasan dan pengalaman mereka,” kata Dewi kepada wartawan, baru-baru tadi.

Suasana Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan oleh Anggota DPRD Kalsel, Dewi Damayanti Said

Selain itu, “Srikandi Dewan” ini juga memberikan pendidikan politik kepada pengurus OSIS ini. Pasalnya, pada 2024 mendatang, mereka akan terdaftar sebagai pemilih pemula. Ia mengakui politik erat kaitannya dengan Pancasila dimana jika para siswa dan siswi ini tidak diarahkan dengan baik maka akan berpotensi menimbulkan konflik dan merusak tatatan negara.

“Pendidikan politik bagi pemilih pemula penting agar mereka memahami jalur yang benar. Jangan sampai ada money politik. Berdemokrasi sejak dini itu memang penting untuk disosialisasikan sehingga saya harap dari Dewan atau partai politik bisa melakukan kegiatan ini nantinya,” jelasnya.

Untuk diketahui, kegiatan sosialisasi pembinaan Wawasan Kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila yang dilaksanakan pada Selasa (24/5) itu juga menghadirkan narasumber Anggota Polri Kompol Suryanti yang menyampaikan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat sesuai amanah Pancasila kepada peserta. (NRH/RDM/RH)

Peringati Harkitnas ke-114, Pemprov Kalsel Lakukan Kick Off Program Merdeka Sampah

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-114, dan Kick Off Program Merdeka Sampah di sepanjang Jalan Protokol menuju Ibu Kota provinsi. Kegiatan yang digagas Dinas Lingkungan Hidup Kalsel ini, dipusatkan di lapangan Satpas Ditlantas Polda Kalsel, Liang Anggang Banjarbaru, Jum’at (27/5).

Gubernur Kalsel saat membuka peringatan Harkitnas

Peringatan Harkitnas dan Kick Off Program Merdeka Sampah tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel Hanifah Dwi Nirwana, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Fatimatuzzahra.

Gubernur Kalsel (4 dari kanan) saat menanam pohon pada peringatan Harkitnas

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor usai kick off mengatakan, kegiatan ini untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang pentingnya kerjasama dalam pengelolaan lingkungan hidup. Kegiatan ini berupaya menjadi media dalam menyampaikan pesan-pesan lingkungan hidup kepada masyarakat di sepanjang jalan protokol dan juga pengguna jalan.

“Hari ini kita bersih-bersih dan lakukan penanaman pohon. Kita tahu saat ini pemanasan global yang sangat berpengaruh dengan lingkungan, maka tidak ada kata lain selain menanam dan menanam untuk anak cucu kita,” ucap gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini.

Paman Birin melanjutkan, dengan digelarnya Harkitnas ke-114 dan Kick Off Program Merdeka Sampah, Masyarakat Kalsel akan dapat mengubah masa depan provinsi ini dengan cara menanam pohon yang dapat menghasilkan oksigen untuk kebutuhan oksigen para masyarakat dimasa yang akan datang. Lingkungan hidup merupakan salah satu faktor penting dan mendasar untuk menjamin keberlangsungan pembangunan di Banua Kalimantan Selatan.

“Kita tanam sekarang bisa menyelamatkan nyawa ratusan orang dimasa depan,” lanjut Paman Birin.

Dilanjutkannya, Oktober mendatang Provinsi Kalsel akan menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional tahun 2022, yang pembukaanya akan dilaksanakan di Kiram Park Kabupaten Banjar. Untuk mensukseskan Perhelatan Nasional tersebut, diharapkan kepada semua Instansi, para Alim Ulama, SKPD Terkait, TNI-Polri, dan Kelompok Masyarakat agar dapat berkerjasama dan berkontribusi untuk mensukseskan kegiatan MTQ yang dihadiri tamu undangan dari seluruh daerah di Indonesia.

“Dengan adanya program merdeka sampah , diharapkan jalan protokol Menjadi bersih dan nyaman dalam menyambut peserta MTQ,” tutup Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Haifah Dwi Nirwana menjelaskan, bahwa kondisi jalan-jalan protokol saat ini banyak ditemukan sampah. Masalah sampah masih menjadi perhatian pihaknya, untuk mengubah pola pikir masyarakat agar bersama menjaga lingkungan.

“Ini tidak hanya berhenti pada hari ini, ini ada lah program yang akan kita kawal kita monitor terus perkembangannya, termasuk melibatkan TNI dan Polri,” ucap Hanifah. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version