DPRD Kalsel Apresiasi Gelaran Festival Parang 2023

BANJARMASIN – Akhir Pekan lalu, legislator DPRD Kalimantan Selatan, Muhammad Yani Helmi mengunjungi Festival Parang 2023, di Museum Perjuangan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

inilah Parang khas Kalsel, yang dipamerkan dalam Festival Parang 2023

Kepada Abdi Persada FM, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan yang biasa disapa Paman Yani tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.

Menurutnya, Festival Parang 2023 ini sangat bagus diadakan oleh Pemerintah Provinsi Kalsel, dalam hal ini Bidang Kebudayaan di Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman, Disdikbud Kalsel, berkolaborasi dengan Museum Lambung Mangkurat, Museum Rakyat dari Kabupaten HSS, Asosiasi Antropologi Indonesia Kalsel, dan Komunitas Wasaka Korwil Banjarmasin.

“Kami apresiasi kegiatan ini untuk semakin memperkenalkan beragam jenis Parang,” katanya

Disampaikan Paman Yani, dalam Festival Parang 2023 sangatlah tepat untuk memberikan edukasi bagi kalangan generasi muda, agar mengetahui sejarah dan kegunaan berbagai jenis Parang, seperti Parang Kemudi Sungkur, Parang Kajang Rungkup, Parang Nabur, dan Parang yang menjadi ciri khas dari Kalimantan Selatan ada empat, yaitu Parang Kayutangi, Parang Bungkul, Parang Lais Antasari, serta Parang Cingkuk.

“Dalam Festival Parang 2023 ada 31 macam jenis parang tradisional dari Kalsel yang dipamerkan, kemudian tempat Pandai Besi dan Kumpang (sarung parang),” ucapnya

inilah Parang beragam bentuk dan kegunaannya, yang dipamerkan dalam Festival Parang 2023

Lebih lanjut Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini menambahkan, ke depan, promosi kegiatan seperti ini oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dapat lebih gencar lagi dilakukan, agar semakin ramai dikunjungi oleh masyarakat di Banua.

“Kita ingin budaya ini terus dilestarikan sebagai kearifan lokal,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Maturi Dahar

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Maturi Dahar, guna melestarikan warisan budaya.

Acara yang menjadi rangkaian puncak dari Festival Parang 2023 ini digelar pada Sabtu (24/6) Malam, di halaman Museum Perjuangan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan Kampung Kenanga Ulu Kelurahan Sungai Jingah Kecamatan Banjarmasin Utara.

Disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah, kegiatan Maturi Dahar ini memang pertama kalinya digelar oleh pemprov Kalsel. pihaknya ingin memperkenalkan sebuah warisan budaya kepada masyarakat secara luas, bahwa adanya budaya lokal di Kalimantan Selatan, yang harus dilestarikan.

Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah

“Kami ingin warga mengetahui adanya tradisi Maturi Dahar,” ucapnya

Disampaikan Arry, selama kegiatan Festival Parang 2023, yang digelar selama empat hari, pada 22 – 25 Juni ini, antusias pengunjung sangat tinggi, tidak hanya warga Banjarmasin sendiri, bahkan dari Kabupaten dan Provinsi lain.

“Kegiatan ini kita berkolaborasi dengan Museum Lambung Mangkurat, Museum Rakyat Kabupaten HSS, Asosiasi Antropologi Indonesia Kalsel dan Komunitas Wasaka Korwil Banjarmasin,” jelasnya

Sementara itu, Ketua Komunitas Wasaka Korwil Banjarmasin, Muhammad Rahmadi, mengatakan, kegiatan Maturi Dahar ini biasanya selalu digelar di Makam Sultan Suriansyah, maknanya sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT, dengan karunia Iman dan Islam dari zaman Pemerintahan Raja Banjar Sultan Suriansyah hingga sekarang, agar antar zuriat dan masyarakat dapat mengenang jasa leluhurnya.

Ketua Komunitas Wasaka Korwil Banjarmasin, Muhammad Rahmadi

“Kami apresiasi Pemprov Kalimantan Selatan, khususnya di bidang Kebudayaan melalui Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman, Disdikbud Kalsel, yang berperan aktif untuk mendukung gelaran pelestarian budaya ini,” ungkapnya

Lebih lanjut Rahmadi menambahkan, dalam kegiatan ada sekitar 100 benda yang diikutkan ritual, diantaranya Parang dan Keris. Baik dari komunitas Wasaka sendiri, masyarakat umum dan beberapa benda pusaka milik Museum Wasaka Kalimantan Selatan.

“Dalam ritual Maturi Dahar, benda-benda pusaka dijejer di atas kain putih, lalu dilakukan pembersihan, dengan cara dicuci air yang sudah dicampur bunga, pusaka dikeringkan, kemudian diangin-anginkan melalui asap dupa yang mengepul, sembari memanjatkan Zikir, Sholawat dan doa. Selanjutnya makan bersama dengan penyajian kue khas Banjar sebanyak 41 macam, disertai buah-buahan lokal khas Kalsel,” tutupnya.

Untuk diketahui, Festival Parang 2023 ini juga ada tak show membahas tentang sejarah Parang, Wafak dan Lintasan Sejarah Industri Seni Tempa di Kalsel, kemudian tempat Pandai Besi, Pengumpangan, serta Bursa Wasi. Kegiatan ditutup dengan Silaturahmi Wasi Pusaka Banua, pembagian souvernir pengunjung dan penyerahan pemenang lomba Sumpit. (NHF/RDM/RH)

Progres Rehabilitasi Jalan Gambut-Pulau Sari Sudah 20 Persen

BANJARBARU – Rehabilitasi jalan Gambut – Pulau Sari yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Kalsel tahun ini progresnya mulai terlihat. Pasalnya, sebagian pengerjaannya sudah mencapai 20 persen.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan, melalui Kasi Jalan, Wahid Ramadhan mengungkapkan, proyek rehabilitasi tersebut terus dilakukan penanganan sesuai dengan anggaran yang sudah disediakan.

Kasi Jalan Dinas PUPR Kalsel, Wahid Ramadhan, saat menjelaskan progres jalan Gambut-Pulau Sari

“Saat ini sedang dalam penanganan. Jadi, program ini merupakan lanjutan tahun 2022 dan kami kerjakan secara bertahap,” tuturnya kepada Abdi Persada FM, Senin (26/6).

Dana yang menelan anggaran Rp13,2 miliar itu, kata dia, dipastikan berlanjut. Alasan menjadi prioritas, dikarenakan jalan alternatif menuju Kabupaten Tanah Laut cukup banyak yang rusak akibat kerap jadi langganan banjir.

“Progresnya telah mencapai 20 persen. Ini merupakan skala prioritas dari 50 program yang merupakan kewenangan kami di Dinas PUPR melalui bidang Bina Marga,” katanya.

Selama tahun 2022-2023, Dinas PUPR Kalsel telah melakukan upaya peningkatan jalan, berupa pelebaran, rekontruksi hingga pelaksanaan rehabilitasi.

“Jadi, adapun segmen yang kami tangani tahun ini adalah skala prioritas dulu. Artinya, daerah-daerah yang perlu penanganan segera kita tangani,” bebernya.

Menurutnya, pengerjaan perbaikan prioritas akses jalan Gambut – Pulau Sari diakui sampai sekarang tak mengalami kendala.

“Alhamdulillah, lancar. Mudah-mudahan berjalan sesuai yang diharapkan” tuntasnya. (RHS/RDM/RH)

Paman Birin Berharap, Warga Banjar di Jambi Bantu Pemerintah Setempat Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

JAMBI – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin, mengajak bubuhan Banjar di Jambi bergandengan tangan membantu pemerintah setempat mengakselerasi pembangunan.

Hal ini disampaikan Paman Birin saat menggelar halal bihalal dan pengukuhan Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, pada Minggu (25/6) pagi.

“Pada momen ini saya berharap Bubuhan Banjar membantu Pemerintah Provinsi Jambi untuk bergerak meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Paman Birin.

Paman Birin menekankan pentingnya peran Ketua Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) di daerah-daerah lain di Indonesia dalam menjaga dan mendorong terciptanya silaturahmi yang kuat antara orang Banjar.

KBB harus menjadi agen perubahan yang memelihara dan mengembangkan kebersamaan serta kecintaan terhadap budaya Banjar di tengah-tengah perkembangan zaman.
dengan menjaga dan melestarikan kebudayaan Banjar, memperkuat identitas sebagai urang banua, di mana pun berada.

Paman Birin berpesan kepada bubuhan Banjar untuk bersama sama menjaga nilai nilai persatuan dan kesatuan dimana pun berada.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris mengaku terinspirasi dengan kepemimpinan Paman Birin yang dekat dengan masyarakat. Selain itu, kata Al Harus, Paman Birin juga membangun masjid serta membantu tempat-tempat ibadah lainya.

Gubernur Al Haris bercerita, sempat beberapa kali mengunjungi Kalsel dan berziarah ke makam KH Zaini Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul dan ke makam Syech Arsyad Al Banjari atau Datu Kalampayan.

Gubernur Al Haris, meminta kepada masyarakat bubuhan Banjar agar tidak lupa akan leluhurnya.

“Meski kita telah merantau ke daerah lain tapi kita tidak boleh melupakan asal usul leluhur kita, ini sejarah yang tidak boleh dilupakan,” katanya.

Sementara itu, Ketua KBB Provinsi Jambi Yusdi Anra mengatakan, saat ini bubuhan Banjar di Provinsi Jambi kurang lebih 135 ribu orang yang tersebar di 11 Kabupaten Kota. Terbanyak bermukim di Tanjung Jabung Barat, Kota Jambi dan Tanjung Jabung Timur.

Menurutnya, dengan kepengurusan baru merupakan langkah strategis diawali dengan menyatukan orang Banjar dalam visi dan misi berkontribusi dalam pembangunan daerah dan tetap memelihara nilai nilai persatuan dan kesatuan.

Pada kegiatan tersebut Paman Birin juga melantik Kerukunan Bubuhan Banjar Provinsi Jambi periode 2023-2027.

Seperti kedatangan Paman Birin di daerah lain, silaturahmi KBB di Jambi ini, Paman Birin juga membawa oleh-oleh khas Banjar. Seperti Kue Bingka, kaos hingga Kain Sasirangan.

Warga bubuhan Banjar di Jambi yang hadir pun semua dapat oleh-oleh khas dari Paman Birin ini.

Turut hadir Istri Gubernur Kalsel Hj Raudatul Jannah, Pj Bupati Hulu Sungai Utara Zakly Asswan, Staf Khusus Gubernur Achmad Maulana, Taufik Arbain, Pengurus KBB se-Dunia Rusbandi serta sejumlah kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

LELANG NON EKSEKUSI WAJIB


Insan Persada.. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Banjarmasin, akan melaksanakan lelang non eksekusi wajib Barang Milik Daerah (BMD) atas barang bergerak berwujud kendaraan dan barang bergerak berwujud selain kendaraan bermotor, dengan kondisi rusak berat dan apa adanya berupa barang inventaris berupa kendaraan roda 2 sebanyak 25 unit dan roda 4 sebanyak 9 unit. selain itu tersedia paket peralatan perkantoran dan mesin.

Lelang dilaksanakan dengan penawaran Open Bidding dengan akses url lelang.go.id atau dengan mengunduh Aplikasi LELANG INDONESIA di Google Play Store dan Apple App Store. Adapun Tata cara mengikuti Lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada domain dan aplikasi tersebut. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada alamat domain url lelang.go.id atau aplikasi Lelang Indonesia melalui handphone dengan merekam dan mengunggah Soft Copy KTP, serta memasukan data NPWP dan nomor rekening atas nama sendiri.

Pelaksanaan akan di lakukan di hari Senin, 26 Juni 2023 Ruang Rapat Lt. 3 Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan Raya Dharma Praja Kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Pembukaan Penawaran Pukul 10.00 Waktu Server aplikasi lelang melalui internet (WIB) atau pukul 11.00 WITA dan Penutupan Penawaran pada Pukul 11.00 Waktu Server aplikasi lelang melalui internet (WIB) atau Pukul 12.00 WITA.

Informasi ini disampaikan badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dan di dukung oleh Abdi Persada 104.7 FM Bergerak untuk Banua.

Paman Birin 8 Tahun Berturut-Turut Terima Penghargaan K3 Terbaik 2023

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor atau Paman Birin, kembali menerima Anugerah Pembina Penghargaan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terbaik Tahun 2023 dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Momen penyerahan penghargaan kepada Gubernur Kalsel oleh Menaker RI

Istimewanya, penghargaan ini merupakan ke delapan kalinya secara berturut-turut yang diterimanya sejak tahun 2016.

Penghargaan K3 diserahkan secara langsung Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah kepada Paman Birin, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Kalsel, Nurul Fajar Desira di Jakarta, pada Kamis (22/6).

Penghargaan ini diterima atas peran dan komitmen Paman Birin dalam mendorong dan membina pelaksanaan K3 di wilayah Kalimantan Selatan.

Gubernur Kalimantan Selatan Paman Birin pun mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang kembali diterima.

Menurut Paman Birin, penghargaan ini merupakan bukti sinergitas dari seluruh jajaran yang terlibat dalam mengarahkan perusahaan di wilayah
Kalimantan Selatan agar terus mematuhi penerapan sistem manajemen K3.

Paman Birin berharap, penghargaan ini menjadi motivasi dirinya untuk berbuat lebih banyak lagi untuk keselamatan kerja di Banua.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, Irfan Sayuti mengatakan, penghargaan K3 ini merupakan raihan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor
selama 8 tahun berturut – turut.

“Alhamdulillah, mulai tahun 2016 hingga 2023, Gubernur Kalimantan Selatan selalu
mendapatkan penghargaan pembina K3 terbaik oleh Kemenaker,” ucapnya di Banjarmasin, Jumat (23/6).

Dalam membina perusahaan, pihaknya selalu melakukan kerja sama dengan perusahaan yang ada di Kalimantan Selatan, agar perusahaan tersebut menjaga keselamatan dan kesehatan para
pekerja.

“Kami selalu memotivasi setiap perusahaan agar tetap mempertahankan zero accident. Kalau
perlu tiap tahun selalu bertambah perusahaan yang tingkat kecelakaan kerjanya tidak ada,”
jelasnya.

Setiap tahun untuk perusahaan yang tidak ada kecelakaan kerja (zero accident), perusahaan yang menerapkan sistem manajemen dan program pencapaian HIV – AIDS,
serta pencegahan dan penanggulangan COVID-19 terus meningkat.

“Di tahun 2023, kecelakaan nihil atau zero accident diberikan kepada 116 perusahaan,
penghargaan program pencegahan HIV – AIDS di tempat kerja diberikan kepada 54 perusahaan,
penghargaan sistem manajemen K3 (SMK3) ada 14 perusahaan, penghargaan pencegahan dan
penanggulangan COVID-19 sebanyak 51 perusahaan,”pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah menyampaikan apresiasinya terhadap
peran perusahaan hingga Gubernur yang telah membina program K3 dengan baik.

“Seperti yang kita tahu bersama bahwa secara umum peningkatan pengawasan K3 adalah sebagai upaya untuk
ketenaganakerjaan yang nantinya berpengaruh pada produktivitas kerja. Terima kasih dan
apresiasi saya sampaikan kepada perusahaan dan Gubernur yang telah membina program K3,”
ucapnya.

Dia juga menyampaikan penganugerahan penghargaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah, khususnya Kemnaker dalam mengkampanyekan K3.

Sebagai informasi, K3 merupakan segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan serta kesehatan pekerja, upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit menular di tempat
kerja. Selain kepada Gubernur, penghargaan juga diberikan kepada perusahaan yang berhasil
menekan angka kecelakaan dan penyakit menular di tempat kerja serta manajemen K3. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Masyarakat di Kalsel Diharapkan Turut Ikut Ciptakan Pemilu Yang Legitimasi

BANJARMASIN – Intensitas sosialisasi peraturan perundang-undangan tentang pemilu semakin ditingkatkan menjelang pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia.

Suasana Sosialisasi UU Pemilu oleh Anggota DPRD Kalsel, Suripno Sumas

Hal itu sebagaimana yang dilakukan Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Suripno Sumas yang melaksanakan sosialisasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Suripno menilai sosialisasi terkait Undang-Undang Pemilu ini penting dilakukan, terlebih menjelang pemilu yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 agar para peserta memahami tujuan dan peraturan diselenggarakannya Pemilu oleh Pemerintah dan menyebarluaskan kepada warga lainnya.

“Tahun 2024 nanti akan dilaksanakan pemilu, maka kami ingin memberi ilustrasi agar mereka paham dan mengerti apa yang dimaksud pemerintah dalam penyelenggaraan pemilu. Karena itu, dalam pembahasan, narsum menyampaikan hal ini merupakan bagian daripada salah satu sila merealisasikan sila keempat,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (22/6).

Sementara, narasumber sosialisasi, Sugiarto Sumas menjelaskan legitimasi yang dimaksud adalah pemilu yang sah dengan tingginya tingkat partisipasi pemilih. Sehingga, lanjutnya, dalam sosialisasi ini, warga yang nantinya akan menjadi pemilih diberikan pengarahan tentang hak dan kewajiban mereka dalam pelaksanaan pemilu.

“Kita harapkan dengan kita bertemu ini masyarakat semakin sadar pemilu ini kewajiban dan hak mereka hadir dan memberikan amanat dengan sebaik – baiknya. Dengan demikian pemerintahan membentuk legitimasi kuat,” terangnya.

Dalam kegiatan yang diikuti puluhan warga kota Banjarmasin di kawasan Kecamatan Tengah, turut hadir sebagai narasumber yaitu Anggota DPRD Kalsel, Risdianto Haleng yang mengimbau agar warga turut berpartisipasi dalam Pemilu 2024 untuk menentukan masa depan bangsa. (NRH/RDM/RH)

Edukasi Masyarakat Tentang Persatuan, Paman Yani Berharap Konflik Pemilu Dapat Diminimalisir

KOTABARU – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, berbagai konflik sangat mungkin terjadi hingga menyebabkan terjadinya perpecahan di tengah masyarakat. Sehingga penting untuk membangun pondasi yang kuat agar persatuan dan kesatuan bangsa negara tidak luntur hanya karena sebuah kepentingan.

Hal inilah yang dilakukan oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, dengan menggelar Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi nilai-nilai ideologi Pancasila, dengan tema Pancasila sebagai pemersatu bangsa, bertempat di Desa Pelajau Baru, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Jum’at (23/6).

Paman Yani mengungkapkan, dengan adanya pemberian pengetahuan lebih soal nilai-nilai dasar ideologi Pancasila, tentu penanaman yang didapatkan masyarakat juga sangat bermanfaat.

“Ketika kita melihat indahnya kebersamaan itu, ada nilai positif yang bisa didapatkan. Termasuk bagaimana menciptakan kerukunan antar masyarakat dan sangat baik diterapkan,” ungkapnya.

Apalagi menurutnya, memasuki musim politik jelang Pemilu 2024 menjadi kewaspadaan bersama. Terlebih, prediksi sensitif rawannya konflik mudah terjadi.

Sementara itu, Kasubbid Fasilitasi Kelembagaan Pemerintahan Perwakilan dan Partai Politik Badan kesbangpol Kalsel, Harry Widhiyatmoko, menyampaikan, dengan adanya penguatan serta peningkatan kapasitas dari nilai-nilai ideologi Pancasila yang ditanamkan kepada masyarakat, setidaknya upaya pencegahan terjadinya konflik jelang Pemilu 2024 dapat dikendalikan dengan baik.

“Kita ketahui bersama nantinya pelaksanaan Pemilu akan digelar 14 Februari 2024. Nah, jangan sampai mudah untuk kita dimasuki oleh paham mana pun. Termasuk yang ingin mengubah paham-paham ideologi Pancasila, terlebih ada unsur terorisme yang dapat mengancam kedaulatan NKRI. Dan tentu harus kita dihindari bersama karena perdamaian itu sangat indah,” ungkap dia.

Ditambahkan Harry, apabila masyarakat secara individual masih berpegangan teguh dengan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan menjunjung tinggi patriotisme kebangsaan. Maka, dapat dipastikan kerawanan konflik tidak bakal terjadi.

“Apabila memahami ini tentu kita tidak mudah terprovokasi baik itu paham radikalisme atau pun termakan informasi bohong (hoax),” tutupnya. (ASC/RDM/RH)

Nilai-Nilai Pancasila Diharapkan Disosialisasikan Disemua Tingkat Pendidikan

BANJARMASIN – Legislator Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berharap agar nilai-nilai Pancasila disosialisasikan di semua tingkat pendidikan, mulai Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi. Langkah tersebut dinilai penting untuk menyikapi kemajuan teknologi saat ini.

Suasana Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila oleh Anggota DPRD Kalsel, Rachmah Norlias

Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rachmah Norlias kepada wartawan, usai melaksanakan sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila di gedung Sekretariat Pengurus Wilayah (PW) Aisyiyah Kalsel, Kamis (22/6).

Menurut Rachmah, perkembangan teknologi saat ini ibarat dua mata pisau. Di satu sisi, kecepatan informasi melalui internet bisa dijadikan sarana untuk meningkatkan kualitas diri. Namun di sisi lain, berpengaruh negatif dengan masuknya paham-paham yang menyimpang. Sehingga nilai-nilai Pancasila ini perlu ditanamkan sejak dini untuk menyaring informasi yang tersebar di internet.

“Ada usulan dari peserta, dengan adanya kemajuan teknologi saat ini agar sosialisasi nilai-nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini lebih ditekankan lagi kepada masyarakat, terutama mulai dari anak-anak SD karena sekarang kebanyakan anak-anak sudah terpengaruh dengan gadgetnya”, katanya.

Sementara, narasumber sosialisasi, Kepala Madrasah Aliyah Al-Furqon, Fahriza Fahlipi menekankan tentang pentingnya toleransi sebagai salah satu unsur untuk melaksanakan dan memperkuat nilai-nilai Pancasila. Ia menilai jika toleransi tidak dilaksanakan maka akan berpotensi terpecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mungkin nanti kami akan lebih fokus bagaimana toleransi dalam pandangan Islam”, jelasnya.

Narasumber lainnya, Sekretaris PW Aisyah Kalsel, Nina Muidah menambahkan saat ini masyarakat perlu diingatkan kembali agar lebih memahami lagi dengan baik tentang nilai-nilai dan implementasi ideologi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita perlu memahami lagi dengan baik bahwa Indonesia memang beragam kemudian diatas keragaman itu kita dipayungi oleh sila pertama yang berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Mudahan-mudahan itu menjadi penghayatan, pemahaman yang sama dengan anak bangsa sehingga kita terhindar dari konflik-konflik sosial”, harapnya.

Kegiatan sosialisasi nilai-nilai Pancasila yang diikuti berbagai kalangan yaitu anggota organisasi Aisyiah, ibu-ibu dari Kelurahan Mawar dan guru-guru sekolah. (NRH/RDM/RH)

Optimalkan Penerimaan PKB, Pemprov Kalsel Dorong Lewat Penghapusan Denda dan Diskon Juli Mendatang

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel terus berinovasi agar gairah masyarakat membayar pajak meningkat. Apalagi, tahun ini komponen dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menjadi target utama pihaknya dalam realisasi penerimaan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalsel, Subhan Nor Yaumil, melalui Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah, Riandy Hidayat, mengungkapkan, tahun ini sektor PKB memang menjadi perhatian pihaknya. Yang mana, data per 5 Juni 2023 baru tercapai sekitar 38,87 persen. Sedangkan, BBN-KB secara keseluruhan malah meningkat.

Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah Bapenda Kalsel Riandy Hidayat

“Kalau total keseluruhan memang dari komponen BBN-KB ada pergerakan positif pada 5 Juni lalu yang berhasil merangkak dikisaran 48,61 persen atau Rp264 miliar lebih,” ungkapnya, baru-baru tadi.

Lebih lanjut, diakuinya, meski BBN-KB cukup menggembirakan. Pihaknya akan fokus menggenjot maksimal penerimaan dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

“Kita memang sedang mendongkrak PKB. Kalau dilihat secara realisasi sudah sekitar Rp328 miliar lebih. Semoga, tahun ini bisa melebihi target yang ditetapkan,” paparnya.

Maka dari itu, adanya program diskon dan penghapusan denda sekiranya dapat mendongkrak pendapatan dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

“Setelah diberlakukannya program relaksasi yang dimulai 1 Juli – 30 September 2023 silahkan masyarakat untuk memanfaatkan sebaik-baiknya,” harapnya.

Sementara itu, Kasi Pelayanan PKB dan BBN-KB UPPD Samsat Banjabaru, Andri Iskandar Zulkarnain, mengungkapkan, dari dua sektor unggulan di Banjarbaru dalam penerimaan Juni yang juga masuk di triwulan kedua tersebut memang dominan dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB).

“Sektor PKB sejauh ini (memasuki triwulan kedua) sekitar 38 persen dengan realisasi sebesar Rp42 miliar. Triwulan kedua kami optimis dapat mencapai 50 persen. Sedangkan, pada komponen BBN-KB di Banjarbaru mengalami ada pergerakan positif sebesar 51 persen atau Rp37 miliar,” ucapnya.

Seiring minat pembelian kendaraan baru meningkat, tutur dia, sangat berdampak positif terhadap penerimaan BBN-KB.

“Jadi, saat nanti ada pemberlakuan penghapusan denda dan diskon tuk kendaraan. Silahkan warga Banjarbaru untuk memanfaatkan momen tersebut,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version