24 Juli 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Pukau Istana Berbatik, Paman Birin dan Acil Odah Tampil Elegan Dengan Baju Motif Sasirangan

2 min read

Penampilan Gubernur Kalsel dan istri saat Istana Berbatik di Istana Kepresidenan

JAKARTA – Menyambut Hari Batik tahun 2023, Presiden RI, Joko Widodo menggelar Istana Berbatik, dengan mengundang ratusan tamu penting, untuk memeragakan kain Batik di catwalk halaman depan Istana Kepresidenan di Jakarta, Minggu (1/10) malam. Turut diundang pada gelar seni budaya ini, para gubernur seluruh Indonesia, termasuk Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor.

Bersama dengan sang istri, Raudatul Jannah, Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel) tampil elegan mengenakan busana karya fashion designer Banua, Cathrine Ambarsari. Keduanya mendapat sambutan hangat dan meriah dari sekitar 4 ribu lebih tamu, termasuk Presiden RI, Joko Widodo. Busana yang dikenakan tampak elegan, dengan perpaduan Sasirangan warna krem dan hitam berbordir.

Ciri khas kain Sasirangan kebanggaan Banua, sangat terlihat dari motif pakaian yang dipakai Paman Birin dan istri. Tidak hanya pada acara Istana Berbatik saja, bagi Paman Birin dan istri, dalam berbagai kesempatan pun selalu menggunakan kain Sasirangan.

Apalagi saat ini, banyak Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) lokal Banua yang mengembangkan kain Sasirangan sebagai produk unggulan, dan memiliki potensi besar di pasar nasional bahkan internasional.

Pada acara Istana Berbatik yang dipandu Raffi Ahmad dan Astrid Tiar tersebut, terlebih dahulu ada penampilan hiburan Stand Up Comedy dari Cak Lontong dan Akbar. Dilanjutkan sambutan dari ketua panitia yang juga merupakan Wamenparekraf, Angela Tanoesoedibjo.

Dalam sambutannya, Angela mengatakan, setidaknya ada 503 orang peraga istimewa termasuk para perwakilan kerajaan, pimpinan lembaga, menteri, hingga perwakilan negara sahabat.

“Istana Berbatik ini, menampikan koleksi batik dari berbagai kerajaan, UMKM, dan karya perancang busana yang ada di Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan, masyarakat Indonesia harus bersyukur dan bangga, karena batik bukan hanya menjadi karya seni biasa. Namun sudah menjadi warisan budaya bukan benda dunia.

“Dengan simbolisme, teknik dan budaya yang sangat melekat dengan Indonesia,” kata Jokowi

Dengan adanya Istana Berbatik, Jokowi berharap masyarakat dapat menumbuhkan kebanggaan pada kekayaan seni dan budaya Indonesia.

“Oleh sebab itu, melalui Istana Berbatik malam ini yang dilaksanakan untuk memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober, saya mengajak masyarakat Indonesia menumbuhkan kebanggaan pada kekayaan seni dan budaya Indonesia, serta aktif melestarikan dan mengembangkannya,” ungkapnya. (RIW-BIROADPIM/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.