RSUD Ulin Banjarmasin Lepas Kepulangan Pasien Operasi Jantung Anak Pertama

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin saat ini melepas, kepulangan dua pasien operasi jantung anak pertama yang dilakukan di tempat mereka.

Pelepasan dilakukan langsung oleh Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin, beserta jajarannya, di ruang tulip lantai 4, RSUD Ulin Banjarmasin, Senin (18/12).

Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin

“Kami bersyukur operasi jantung perdana di RSUD Ulin Banjarmasin, telah berjalan lancar,” ungkap Diauddin.

Sehingga, lanjutnya, saat ini kedua pasien jantung anak tersebut dapat kembali pulang ke rumah dengan keadaan sehat dan ceria kembali.

“Dengan sukses operasi jantung anak ini, kedepannya RSUD Ulin Banjarmasin dapat dilakukan lebih banyak lagi,” ucapnya.

Operasi jantung anak tersebut, Maka dengan begitu lebih banyak lagi anak anak dengan penyakit jantung dapat tertolong.

“Selaku manajemen RSUD Ulin Banjarmasin, kami mengucapkan terimakasih kepada tim bedah jantung anak RSUD Ulin Banjarmasin, bersama dengan RSCM yang telah berhasil melakukan operasi bedah jantung kepada kedua pasien anak tersebut,” tutur Diauddin.

Pada kesempatan tersebut, masyarakat mengaku terbantu dengan adanya layanan operasi jantung anak di RSUD Ulin Banjarmasin ini.

Seperti yang disampaikan oleh Eka Arika warga Kotabaru, selaku orangtua pasien jantung anak RSUD Ulin banjarmasin.

Eka mengatakan, sebelum dilakukan tindakan operasi jantung pada anaknya tersebut, sering mengalami sesak napas atau kesulitan bernafas.

Sehingga, lanjutnya, anak balitanya yang berusia 3 tahun tersebut sering mendapatkan perawatan di Rumah Sakit di daerah, yang kemudian dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin.

“Di RSUD Ulin Banjarmasin ini, anak kami terpilih untuk mendapatkan tindakan operasi bedah jantung perdana bersama satu pasien jantung anak lainnya,” ucap Eka.

Hal senada juga disampaikan Ayu warga Kota Banjarmasin selaku wali dari pasien jantung anak RSUD Ulin Banjarmasin.

“Setelah mendapatkan perawatan operasi jantung tersebut, keadaan keponakan semakin hari semalin membaik,” ucapnya.

Oleh karena itu, kedua orangtua dari pasien jantung anak RSUD Ulin Banjarmasin ini, mengucapkan terimakasih atas pelayanan operasi jantung anak yang saat ini telah ada di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Minta, Jelang Nataru Pemko Rutin Pantau Pasar

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta Pemerintah Kota rutin melakukan pemantauan ke pasar-pasar menjelang Natal dan Tahun Baru. Hal itu disampaikan, Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Awan Subarkah, pada Senin (18/12).

Awan menjelaskan, guna mengantisipasi terjadinya kenaikan harga bahan pokok dan distribusi tetap lancar, apalagi Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Natal akan diperingati pekan depan, berselang satu pekan kemudian terjadi pergantian Tahun 2024, dengan demikian harus rutin dilakukan pemantauan ke pasar-pasar yang ada di Kota ini, seperti ketersediaan beras, telur ayam, tepung terigu, gula pasir dan minyak goreng.

Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Awan Subarkah, saat memberikan komentarnya

“Disperdagin Banjarmasin mulai sekarang memantau harga dan ketersediaan bahan pokok,” pintanya

Disampaikan Awan, kegiatan pasar murah dan operasi pasar, dapat digelar khususnya di wilayah Kelurahan yang belum dilaksanakan kegiatan tersebut. Sehingga, memberikan kemudahan bagi warga di seluruh pelosok, dalam memenuhi keperluan bahan pokok sehari-hari.

“Kami ingin bapok tersedia dengan harga yang stabil di pasaran,” harap Awan

Telur ayam harganya masih stabil

Lebih lanjut Anggota Banmus DPRD Banjarmasin ini mengimbau, seluruh masyarakat di Kota Banjarmasin, hendaklah membeli sesuai keperluan tidak melakukan aksi borong atau pembelian besar – besaran nantinya. Hal ini tentu harus dilakukan pengawasan yang intens oleh Dinas terkait.

“Jelang Nataru masyarakat jangan sampai panic buying,” tutup Awan. (NHF/RDM/RH)

Paman Birin Cup II Tahun 2023 Berakhir, Paman Yani : Turnamen Sekaligus Berwisata

KOTABARU – Festival Turnamen Sepak Bola Paman Birin Cup ke II Tahun 2023 resmi ditutup oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Yani Helmi, di wisata adat Pantai Batu Jodoh, Desa Teluk Aru, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru, Senin (18/12).

Di sela kegiatan penutupan, Yani Helmi mengucapkan banyak terimakasih serta apresiasinya kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, karena telah mempercayakan pelaksanaan salah satu event olahraga terbesar Kalsel di Kotabaru, khususnya Desa Teluk Aru.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi saat menyampaikan sambutan

“Ini menjadi perhatian tersendiri untuk warga Kotabaru dan sekitarnya, karena Gubernur memberikan amanahnya untuk melaksanakan kegiatan luar biasa ini,” kata Paman Yani (sapaan akrabnya).

Disamping menjadi hiburan bagi warga sekitar, legislator Kalsel Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu menilai, turnamen Sepak Bola Paman Birin Cup juga bermanfaat untuk menjaring bibit atlet berprestasi.

“Sangat luar biasa, karena penduduk kami disini pencinta olahraga sepakbola. Bahkan adapula atlet dari wilayah sini yang mengharumkan nama Kalsel ke Jakarta pada cabor bulutangkis,” ucap Paman Yani.

Selain itu, menurut Paman Yani, lokasi kegiatan yang berada di Desa Teluk Aru juga sangat tepat. Sebab lokasi tersebut dihiasi oleh sejumlah pemandangan dan wisata yang memanjakan mata.

“Menarik sekali. Di Kalsel cuma ada di Teluk Aru lapangan bola ada tempat wisata seperti namanya pantai Teluk Aru, pantai Batu Jodoh. Ada pula beberapa pulau yang bisa dikunjungi seperti Pulau Cinta dan pulau lainnya yang tentu tak kalah indah,” ungkap Paman Yani.

Diketahui, turnamen yang diikuti oleh 24 tim sepak bola dari dalam dan luar Kalsel itu, mendapat antusias tinggi dari masyarakat.

Bahkan laga final yang diselenggarakan pada Minggu (17/12) kemarin, disaksikan oleh 5.000 penonton lebih.

Mengetahui respon tersebut, Kasi Pengelolaan Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga Dispora Kalsel Asfia Urrahman, memastikan kesiapannya untuk terus mendukung turnamen olahraga di Kotabaru.

“Insyaallah kita usahakan tahun depan turnamennya bisa lebih meriah,” ujarnya.

Apalagi turnamen tersebut, menurut Asfi, menunjukkan kepedulian Gubernur terhadap olahraga yang tentunya menghasilkan kesehatan serta memajukan sport tourism di Kalsel.

“Mudah-mudahan di daerah lain di Kotabaru dapat terlaksana nantinya. Karena kegiatan ini bisa mengembangkan potensi olahraga di daerah,” harapnya.

Sementara itu, Camat Pulau Laut Kepulauan, Syahri mengaku sangat bersyukur wilayahnya menjadi lokasi kegiatan olahraga terbesar di Kalsel.

“Ini sangat dinanti-nanti oleh warga Kecamatan Pulau Laut Kepulauan dan sekitarnya. Kami sangat berharap kegiatan ini dilanjutkan tahun depan,” harapnya.

Syahri juga memastikan bahwa setiap kegiatan olahraga yang dilaksanakan di wilayahnya akan berjalan sportif tanpa ada kericuhan.

“Selama dua kali turnamen digelar selalu aman meskipun ada hal kecil. Tetapi itu hanya sebatas ditengah lapangan saja. InsyaAllah kedepannya juga akan tetap seperti itu,” pungkasnya.

Diketahui, Persetara Tanjung Lalak Utara berhasil menjuarai Turnamen Sepakbola Paman Birin Cup ke II, setelah mengalahkan Pesker Krisan lewat adu penalti dengan skor 7-6 dalam laga final.

Foto bersama tamu undangan, panitia, serta seluruh pemenang Turnamen Sepakbola Paman Birin Cup II Tahun 2023

Atas hasil tersebut, Persetara Tanjung Lalak Utara berhak mendapat hadiah senilai Rp17 juta serta piala bergilir Paman Birin Cup. (SYA/RDM/RH)

TPID se-Kalsel Berkumpul Bahas Strategi Hadapi Inflasi Jelang dan Pasca Nataru

BANJARMASIN – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan High Level Meeting (HLM)  dalam rangka menyusun strategi menghadapi inflasi Natal dan Tahun Baru, Jumat (15/12).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekda Kalsel, Roy Rizali Anwar itu, digelar di Ruang Rapat Sasangga Banua Kantor Gubernur, Banjarmasin.

Roy menjelaskan dalam rapat tersebut, disusun berbagai rencana dalam menghadapi inflasi menjelang dan pasca Nataru. Apalagi, awal tahun 2024 masyakarat dihadapkan dengan Ramadhan dan Idul Fitri, yang mana permintaan pasar meningkat pada masa itu.

Selain itu, juga dilakukan pemetaan kebutuhan pokok yang selalu mengalami inflasi pada bulan-bulan tertentu selama lima tahun terakhir.

“Misalkan cabai inflasi bulan Januari, berarti kita harus menanam tiga bulan sebelumnya. Kita galakan gerakan menanam cabai, kita gerakan masyarakat termasuk ASN, TNI dan Polri untuk melakukan penanaman,” jelasnya.

Roy mengungkapkan, saat ini ada beberapa kebutuhan pokok yang mengalami inflasi di sebagian besar wilayah Kalsel yakni cabai merah, daging ayam dan telur ayam ras.

“Untuk mengantisipasi, kita bekerjasama dengan Bulog. Ada operasi pasar juga yang akan dilakukan dalam beberapa hari kedepan,” ungkapnya.

Guna lebih memaksimalkan pengendalian inflasi, Roy menyebut telah meminta pemkab/pemko untuk melibatkan perusahaan-perusahaan agar turut serta dalam pengendalian inflasi.

“Kita harus cari solusi dan inovasi dengan melibatkan semua pihak, agar angka inflasi tetap terjaga,” pungkas Roy.

Diketahui, Kabupaten Kotabaru menjadi wilayah tertinggi inflasi di Kalsel sejak beberapa pekan terakhir. Hal itu ditengarai akibat biaya distribusi yang terlalu tinggi.

Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu pertama Desember 2023 di wilayah Kalsel

Menurut Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalsel, Bimo Epyanto, inflasi di Kotabaru bisa diminimalisir melalui peningkatan volume distribusi dan peningkatan kualitas jalan menuju ke sana.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Selatan, Bimo Epyanto (kiri), saat memberi keterangan kepada wartawan

“Bahkan bisa juga melalui kerjasama antar daerah (KAD). Misal ke Sulawesi Selatan, biaya distribusi mungkin bisa lebih murah. Tetapi sayangnya mereka terhambat oleh belum adanya aturan turunan berupa Perbup,” terang Bimo. (SYA/NRH/RH)

BP Masjid Raya Sabilal Muhtadin Gelar Pelatihan Guru TPA se Kalsel

BANJARMASIN – Badan Pengelola (BP) Masjid Raya Sabilal Muhtadin menggelar pelatihan guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) se Kalimantan Selatan (Kalsel) selama tiga hari, mulai tanggal 15-17 Desember 2023.

Kegiatan tersebut dibuka Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang diwakili oleh Biro Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Yusuf dan didampingi Ketua Umum Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, dan Pengurus, serta Perwakilan Bank Kalsel Syariah, bertempat di salah satu hotel berbintang, Jum’at (15/12).

Ketua Umum BP Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, didampingi Perwakilan Biro Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel

Ketua Umum Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Darul Quthni, mengatakan pelatihan yang diikuti sebanyak 50 orang guru dari 13 kabupaten/kota di Kalsel dalam rangka meningkatkan Baca Tulis Al-Qur’an Metode Al Banjari.

“Metode pembelajaran ini merupakan produk asli dari Kalimantan Selatan, kita berharap akan berkembang luas ke seluruh wilayah,” ucapnya.

Dua Paket Buku metode Al Banjari

Quthni menjelaskan dalam pelatihan ini menghadirkan empat narasumber yang akan memberikan materi, yaitu Sufiani Thalhah, tentang Paket 1 dan Paket 2 Metode Al Banjari baik materi dan praktik, kemudian Ilmu Tajwid disampaikan Murjani A Malik, dan Peran Guru TPA membentuk karakter santri dari Ahmad Nawawi, serta peran Bank Kalsel Syariah dalam menunjang pendidikan TPA Masjid Agung se Kalsel.

“Semoga dengan banyaknya Narsum, akan semakin menambah wawasan dan pengetahuan tentang metode Al Banjari,” harapnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, diwakili dari Biro Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Yusuf, menilai bahwa metode Al-Banjari ini unik, yaitu hanya dua paket, yang mana para guru TPA di seluruh kabupaten/kota, dapat terus mengembangkannya, karena merupakan produk asli Banua. Sehingga, ke depan dapat berjalan dengan baik dan sukses nantinya di lapangan.

“Kami apresiasi penerapan pembelajaran guru TPA menggunakan metode Al Banjari ini,” tutupnya. (NHF/NRH/RH)

300 DDS ke 50 dan 75 Kali Terima Penghargaan Dari PMI Kalsel

BANJARMASIN – Sebanyak 300 orang Donor Darah Sukarela (DDS) ke 50 dan 75 kali menerima penghargaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Selatan yang dilaksanakan di gedung Mahligai Pancasila, Kamis (14/12) malam.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Sulkan menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada perwakilan DDS

Penghargaan diberikan oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Sulkan, didampingi Ketua PMI Kalsel, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah dan Anggota Dewan Kehormatan PMI Kalsel, Nurul Fajar Desira.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Sulkan, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pahlawan tanpa tanda jasa yang dengan sukarela telah berbagi kehidupan melalui tindakan mulianya yakni Donor Darah Sukarela.

“Mudah-mudahan dengan diberikannya penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat lain, khususnya generasi muda untuk ikut melakukan donor darah secara rutin ke depannya,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, lanjut Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini, PMI Kalsel telah menjadi garda terdepan dalam menyelenggarakan kegiatan kemanusiaan, terutama dalam bidang donor darah selama ini.

“Maka dari itu, hari ini, kita berkumpul disini untuk memberikan penghargaan kepada para pendonor darah sukarela yang telah mengukir prestasi yang luar biasa dengan mencapai 50 dan 75 kali DDS,” terangnya.

Menurut Paman Birin, angka ini bukan hanya sekedar angka. Tetapi cermin ketulusan hati, kegigihan dan kepedulian mereka terhadap orang-orang di sekitar mereka yang membutuhkan bantuan.

“Mereka adalah pilar utama dalam menjaga stok darah di PMI yang menjadi nyawa bagi ribuan pasien yang membutuhkan transfusi darah setiap harinya,” tuturnya.

Dalam momentum yang berharga ini, Paman Birin mengajak kepada seluruh masyarakat untuk introspeksi diri akan pentingnya kepedulian terhadap sesama dan bagaimana tindakan sederhana seperti donor darah dapat memiliki dampak yang begitu besar dalam menyelamatkan nyawa. Ia juga menegaskan Pemprov Kalsel akan terus berkomitmen untuk mendukung dan memperkuat program-program kemanusiaan seperti ini.

“Semoga kegiatan donor darah terus berkembang dan semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya berbagi kepada sesama melalui donor darah,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua PMI Kalsel, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah. Ia mengimbau agar semakin banyak masyarakat menjadi DDS sehingga jika suatu saat membutuhkan darah, PMI sudah memiliki daftar DDS dengan name by adress.

Suasana Pemberian Penghargaan DDS ke 50 dan 75

“Alhamdulillah, hingga saat ini, hampir tiga ribu orang DDS di seluruh Kalsel. Jadi kalau interval itu per triwulan sekali, berarti kan tiga ribu orang per triwulan itu bisa menyumbangkan darahnya,” ungkapnya.

Disamping itu, lanjut Gusti Iskandar, PMI Kalsel juga bekerjasama dengan berbagai pihak, seperti perkantoran, dunia usaha, dan lain-lain, untuk melaksanakan kegiatan donor darah.

“Mudah-mudahan di tahun-tahun mendatang, kita akan selalu upgrade. Jadi database kita perbaiki sehingga jumlah DDS makin bertambah,” harapnya. (NRH/RH)

Pemprov Kalsel Serahkan Bantuan Perahu Pengangkut Sampah Untuk Masyarakat

BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyerahkan bantuan perahu, kepada masyarakat diwilayah Desa Sungai Rangas, Kabupaten Banjar. Penyerahan perahu tersebut digelar di tempat wisata sungai, Desa Sungai Rangas, Kabupaten Banjar, pada Kamis (14/12).

Selain menyerahkan bantuan Perahu kepada masyarakat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga melaksanakan penanaman serentak di 20 titik lokasi prioritas sungai Martapura Asri.

Penanaman pohon produktifitas serentak yang dikomandoi gubernur kalsel melalui Kadis LH

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel Hanifah Dwi Nirwana menyampaikan, tujuan diberikannya bantuan perahu sebanyak 18 unit tersebut agar masyarakat di bantaran sungai dapat mengangkut sampah dengan perahu yang merupakan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan dari PT Adaro Indonesia.

“Bantuan perahu tersebut merupakan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Kalsel bersama PT Adaro Indonesia, yang peduli terhadap masyarakat di bantaran sungai,” ungkapnya.

Foto bersama Instansi terkait bersama Kadis LH Kalsel

Selain bertujuan untuk mendukung program Sungai Martapura Asri, lanjut Hanifah, penyerahan bantuan ini menunjukan sinergi, komitmen serta kolaborasi dari semua pihak untuk terus menjaga lingkungan khususnya Sungai Martapura.

“Kedepannya depan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan bersama masyarakat akan mengolah enceng gondok untuk dijadikan pupuk yang nantinya digunakan untuk reklamasi,” tutupnya. (MRF/NRH/RH)

Tingkatkan Minat Usaha, Pemprov Kalsel Apresiasi Expo Wirausaha Merdeka ULM

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi kegiatan Expo Wirausaha Merdeka yang diselenggarakan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Tahun 2023 yang diikuti 400 mahasiswa yang terpilih dari 9 (sembilan) perguruan tinggi di pulau Kalimantan tersebut dilaksanakan di auditorium ULM Banjarbaru, Kamis (14/12).

Kadis Koperasi dan UKM Kalsel mengunjungi Stand UMKM mahasiswa

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang diwakili oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai menyampaikan Expo Wirausaha Merdeka ini merupakan sarana untuk membimbing para mahasiswa menjadi pelaku UMKM. Sehingga kegiatan ini sangat diapresiasi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, karena dapat menumbuhkan jiwa wirausaha para anak-anak muda.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel Gusti Yanuar Noor Rifai

“Program wirausaha merdeka ini menjadi salah satu cara dalam meningkatkan minat usaha mahasiswa dalam mengembangkan kreatifitasnya di bidang kewirausahaan,” ungkapnya.

Rifai menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendukung inovasi program Wirausaha Merdeka ini karena akan mengeluarkan terobosan serta ide-ide yang menghasilkan produk yang inovatif. Sehingga mendorong mahasiswa untuk bisa terjun ke dunia wirausaha.

“Selain untuk meningkatkan minat usaha, di program ini, para mahasiswa juga bisa menjadikan wadah untuk membangun relasi antar mahasiswa yang sedang membangun kewirausahaan nya,” lanjutnya.

Rifai menambahkan, pihaknya pun mendorong kepada mahasiswa agar terus membangun kemampuan berwirausaha, karena sekarang kita sudah ada di era yang menyediakan lapangan pekerjaan.

“Ayo manfaatkan momentum ini sebaik-baiknya untuk menemukan fasilitas sendiri,” tuturnya.

Mahasiswa yang mengikuti program ini diharapkan dapat memberikan inovasi dan kreasi terbaru bagi dunia usaha di Kalimantan Selatan sehingga produk-produk olahan khas Banua bisa dikenal di luar daerah hingga tingkat internasional. (MRF/NRH/RH)

KPU Banjarmasin Buka Pendaftaran KPPS Pemilu 2024, Catat Tanggalnya!

BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarmasin membuka pendaftaran anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilihan Umum Tahun 2024. Hal itu disampaikan, Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah, kepada sejumlah wartawan, baru-baru tadi.

Rusnailah menjelaskan, dalam rangka menyukseskan pemilu 2024 mendatang, pihaknya membuka pendaftaran anggota KPPS, mulai tanggal 10 – 20 Desember 2023. Dimana, akan ditempatkan di 1.940 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan memerlukan tenaga sebanyak 13.580 orang, yang tersebar di 52 dua Kelurahan.

“Pengumuman sudah kita sampaikan di Medsos KPU dan banner yang dipasang di kantor Sekretariat Jalan Perdagangan Banjarmasin,” ucapnya.

Rusnailah menjelaskan adapun berkas yang perlu dilengkapi oleh pendaftar calon anggota KPPS, yaitu memiliki Surat Keterangan Catatan Kepolisian, Surat Kesehatan dari puskesmas setempat, fotocopy KTP dan Kartu Keluarga, serta Surat Pernyataan bukan Calon Legislatif atau Pengurus Partai Politik dengan Matrai Rp10 ribu.

“Pelamar dapat membawa berkas bisa diantar langsung ke PPS Kelurahan setempat, baik offline maupun manual,” katanya

Lebih lanjut, Rusnailah menambahkan, setelah dilakukan berbagai tahapan seleksi, bagi para pendaftar yang diterima dan lulus menjadi anggota KPPS, akan dilakukan penginputan data diri di Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (SIAKBA). Dengan masa kerja anggota mulai tanggal 25 Januari hingga 25 Februari 2024 mendatang.

“Setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) diisi sebanyak 7 anggota KPPS,” tutupnya

Untuk diketahui, berikut ini jadwal tahapan KPPS Pemilu 2024 :

  1. Pengumuman dan pendaftaran calon anggota KPPS: 11-15 Desember 2023
  2. Penerimaan dan pendaftaran calon anggota KPPS: 11-20 Desember 2023
  3. Penelitian administrasi calon anggota KPPS: 11-22 Desember 2023
  4. Pengumuman hasil penelitian administrasi calon anggota KPPS: 23-25 Desember 2023
  5. Tanggapan masyarakat terhadap calon anggota KPPS: 23-28 Desember 2023
  6. Pengumuman hasil seleksi calon anggota KPPS: 29-30 Desember 2023
  7. Penetapan anggota KPPS: 24 Januari 2024 8. Pelantikan anggota KPPS: 25 Januari 2024
    (NHF/NRH/RH)

Tanbu Jadi Sentral Industri Hilirisasi Ikan Gabus Kalsel

BANJARBARU – Pengelolaan industri hilirisasi Ikan Gabus dalam skala besar di Kalimantan Selatan (Kalsel), telah ditindaklanjuti oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Lokasi pengelolaan dipusatkan di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalsel, Endri, menilai Kabupaten Tanbu sangat cocok dijadikan sebagai sentral industri tersebut, karena termasuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Kepala DPMPTSP Kalsel, Endri

“Otomatis jika ditempatkan disana biaya produksi mungkin sedikit, karena untuk distribusi bisa melalui jalur laut. Dan memang kawasan tersebut betul-betul ingin dijadikan kawasan industri,” jelasnya, Kamis (14/12).

Rencana pembangunan kawasan industri ikan gabus itu, lanjut Endri, saat ini tengah dalam proses kajian Investment Project Ready to Over (I-PRO) dari BKPM.

“Kajiannya diprediksi selesai pada penghujung Desember nanti,” terangnya.

Endri mengungkapkan, kawasan tersebut rencananya memiliki luasan sekitar 100 hektrar. Didalamnya terdapat beberapa zona. Diantaranya pembibitan, penangkaran dan pengolahan.

“Tetapi nanti bukan cuma untuk pembibitan dan penangkara, tetapi berfokus pada hilirisasinya. Seperti kolagen dan albumin,” ucapnya.

Endri menilai, permintaan terhadap hasil olahan ikan gabus memang sangat tinggi, bahkan beriorentasi ekspor. Sebabnya, meski sentral industri ikan gabus dipusatkan di Tanah Bumbu, pihaknya juga tetap meminta suplai tambahan dari pembudidaya di daerah lain seperti Kandangan dan Barabai.

“Mungkin mereka akan membantu suplai kesana, karena permintaan cukup tinggi,” tuturnya.

Endri mengaku setelah proses kajian selesai, industri hilirisasi ikan gabus bisa dipromosikan kepada calon investor.

“Kita juga tentunya akan melakukan pengawasan terhadap investasi yang ada di Kalsel. Termasuk pengawasan potensi industri hilirisasi lain,” tutup Endri. (SYA/NRH/RH)

Exit mobile version