BANJARMASIN – Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Banjarmasin, tengah melakukan pembahasan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2024.
Hal itu disampaikan, Ketua Bapemperda DPRD Banjarmasin, Darma Sri Handayani, kepada sejumlah wartawan, baru-baru tadi.
Darma menjelaskan, guna menentukan Raperda yang akan dibahas baik eksekutif bersama legislatif pada tahun depan, pihaknya menggelar rapat, untuk sementara ini, ada sebanyak 19 Raperda di Tahun 2024 mendatang. Terdiri dari Raperda usulan Pemerintah Kota ada 14 buah, dari dewan inisiatifnya ada 5 Raperda.
“Kami masih melakukan pembahasan, tetapi bisa saja ada perubahan,” katanya
Disampaikan Darma, untuk Raperda usulan Pemerintah Kota Banjarmasin, diantaranya tentang pengembangan kota layak anak, dan perlindungan perempuan dan anak. Sedangkan, inisiatif DPRD Banjarmasin, seperti inovasi daerah, serta fasilitas olahraga.
“Selama pembahasan kita menerima masukan yang mengusulkan, diantaranya, Disbudparpora, DPPPA, serta Bagian Hukum,” ucapnya
Darma menambahkan, selain membahas Raperda baru, juga ada revisi perda lama, karena harus diselaraskan dengan Undang-Undang Cipta Kerja yang baru. Namun, akan dibahas secara bertahap, agar sesuai dengan Omnibus Law.
“Semoga Raperda yang menjadi usulan ini dapat dibahas nanti,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banjarmasin bersama wartawan yang tergabung dalam Press Room Balaikota Banjarmasin, melakukan kunjungan ke PT Indonesia Indicator, di Jakarta, Kamis (19/10).
Kunjungan tersebut, dipimpin Fungsional Pranata Humas Novri Gitayanti mewakili Kadiskominfotik Kota Banjarmasin Windiasti Kartika.
Fungsional Pranata Humas Novri Gitayanti
Kedatangan rombongan Press Room Balaikota Banjarmasin disambut Direksi Perusahaan PT Indonesia Indicator Ghani.
“Diskominfotik Kota Banjarmasin bersama rekan media ke PT Indonesia Indicator ini, untuk peningkatan wawasan,” ungkap Novri.
Dimana, lanjutnya, Indonesia Indicator ini bekerjasama dengan pemerintah, untuk menganalisis media media yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Banjarmasin tersebut.
“Sehingga, setiap pemberitaan yang ditayangkan serta disebar luaskan di Kota Banjarmasin, terpantau oleh Diskominfotik Kota Banjarmasin,” ucap Novri.
Dalam kesempatan tersebut, PT Indonesia Indicator menyarankan Dinas Komunikasi Informatikan dan Teknologi Kota Banjarmasin, untuk melakukan peningkatan teknologi.
Seperti yang disampaikan Area Manager Eksekutif PT Indonesia Indicator Juandre Kadarisman.
“Analisis media dapat membantu Diskominfotik Kota Banjarmasin, untuk memberikan laporan dan masukan kepada pimpinan daerah,” ungkapnya.
Analisis media tersebut, untuk memudahkan dan memfilterisasi isu apa saja yang perlu diperhatikan dan ditindaklanjuti.
“Oleh karena itu, kami menyarankan Diskominfotik Kota Banjarmasin untuk menggunakan peningkatan teknologi dibidang informasi tersebut,” ucapnya.
Pihaknya berharap, Diskominfotik Kota Banjarmasin agar dapat mengimbangi teknologi yang sudah maju di Jakarta. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kalangan Legislatif di Banjarmasin mengaku akan memperjuangkan pemerataan pembangunan di Kota ini.
Suasana reses di aula Sasana Krida Karang Taruna, Banjarmasin
Kepada Abdi Persada FM, Anggota DPRD Banjarmasin Dapil Banjarmasin Utara, Amalia Handayani, usai melaksanakan reses pada Sabtu (14/10) mengatakan, dari berbagai aspirasi yang pihaknya terima dengan menghadirkan konstituen yaitu wilayah Kuin Utara RT 13, Alalak Tengah RT 5, dan Alalak Selatan RT 20, rata-rata menyampaikan permasalahan sosial, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
“Kami akan tindaklanjuti dengan mengundang SKPD terkait di lingkup Pemkot,” ucapnya
Disampaikan Amalia, untuk persoalan air bersih di musim kemarau ini, untuk distribusi masih aman tidak mengalami kendala yang besar, yaitu tidak terjadi mati total. Namun, ke depan perlu dilakukan pergantian pipa, berdasarkan dari hasil survei yang dilakukan ke lapangan, oleh pihak PT Air Minum Bandarmasih.
“Jaringan pipa sudah lama dan tentu akan berdampak dalam pelayanan,” jelas Amel (sapaan akrabnya)
Sementara itu, Koordinator Lapangan dari Perwakilan PT Air Minum Bandarmasih, Abdurrahman, menambahkan, untuk distribusi air bersih di daerah Kuin, Alalak dan sekitaran Banjarmasin Utara, tidak mengalami kendala meski di musim kemarau, tetapi memang terjadi penurunan volume air dari biasanya.
Korlap Perwakilan PTAM Bandarmasih, Abdurrahman
“Kita punya program untuk pembesaran pipa distribusi nanti, guna pelayanan lebih maksimal lagi ,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kalangan Legislatif mengapresiasi kinerja PT Air Minum Bandarmasih, cepat bergerak untuk mengantisipasi kesulitan air bersih bagi warga di Kota ini
Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Awan Subarkah, pada Kamis (12/10) mengatakan, biasanya di musim kemarau akan menimbulkan kekeringan dan dikhawatirkan menyebabkan krisis air bersih, karena sumber air baku akan memgalami kekurangan, bahkan menyebabkan air asin masuk ke dalam intake PT Air Minum Bandarmasih
“Kami apresiasi pihak Manajemen, cepat menjalin komunikasi untuk menangani pelayanan air bersih,” ucapnya
Disampaikan Awan, kedepan kalau ada upaya dari PT Air Minum Bandarmasih yang akan menyediakan pelayanan mobil tangki kepada pelanggan, karena tidak mendapatkan air bersih, terutama bagi warga yang bermukim di wilayah pelosok kota, diantaranya Kuin Kacil, sebagian wilayah Mantuil, dan Basirih, pihaknya sangat mendukung penuh langkah tersebut
“Pelayanan mobil tangki ini dimaksudkan para pelanggan tetap mendapatkan air bersih saat musim kemarau,” jelas Awan
Lebih lanjut Awan menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum ada rencana menggelar pertemuan dengan PT Air Minum Bandarmasih, terkait kesiapan perusahaan dalam menjaga ketersediaan air bersih bagi pelanggan di musim kemarau. Namun, jalinan komunikasi secara intens tetap dilakukan, agar suplai air ke pelanggan tetap lancar
“Semoga musim kemarau ini tidak berkepanjangan dan silih berganti dengan musim hujan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
Banjarmasin – Potensi zakat infak dan sedekah di provinsi Kalimantan Selatan, ternyata sangatlah besar. Yakni mencapai 3 trilyun rupiah. Hal ini wajar, karena jumlah penduduk muslim di Kalimantan Selatan, saat ini mencapai 97 persen dari total jumlah penduduk.
Data ini disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja dan Rapat Koordinasi BAZNAS se Kalimantan Selatan tahun 2023, di Banjarmasin pada Rabu (11/10) di salah satu hotel berbintang.
“Potensi luas biasa ini harus dimaksimalkan, agar dapat mengentaskan kemiskinan terutama kemiskinan ekstrem di Banua,” papar Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan Sekdarprov Kalsel, Roy Rizali Anwar.
Paman Birin menyebut, BAZNAS Provinsi Baznas Kalimantan Selatan sebagai sebuah organisasi, dapat meningkatkan penerimaan zakat, serta dapat meningkatkan kualitas pengelolaan zakat bagi masyarakat mustahik di Kalsel Babussalam.
“Saya optimis target 88 miliar rupiah untuk BAZNAS se Kalsel dan 33 miliar rupiah khusus untuk BAZNAS Provinsi, dapat tercapai tahun 2024 mendatang,” tambahnya.
Paman Birin menuturkan, sebagai lembaga negara, BAZNAS juga tidak bisa lepas dari administrasi maupun regulasi. Begitu juga dengan lembaga zakat resmi lainnya, yang menghimpun zakat umat. Harus dapat dipertanggungjawabkan, baik secara syar’i maupun secara administrasi.
“Hal penting lainnya yang harus diperhatikan dan menjadi tanggungjawab kita bersama, yaitu potensi zakat yang besar ini, jangan sampai dimanfaatkan dan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” tegasnya.
Sekdaprov Kalsel (baju putih) saat mewakili Gubernur pada pembukaan rakor BAZNAS se Kalsel
Paman Birin berharap, keberadaan BAZNAS mampu memainkan perannya dalam pengelolaan zakat yang lebih profesional dan sebagai mitra pemerintah, diharapkan memiliki strategi dan cara yang dapat terus meningkatkan penerimaan dan pengelolaan zakat.
“Sejarah pernah mencatat, kejayaan suatu negeri, kesejahteraan masyarakat dapat dicapai, dengan pengelolaan zakat yang sangat baik oleh negara. Kita sangat optimis, sistem zakat akan mampu memberikan alternatif solusi bagi pengentasan kemiskinan, dan perwujudan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Kalsel, Irhamsyah Safari mengatakan, raker dan rakor BAZNAS se-Kalsel ini sebagai tindak lanjut Rakornas BAZNAS se Indonesia pada 20-23 September 2023 di Jakarta. Dimana rakornas mengagendakan penguatan peran BAZNAS dalam meningkatkan tata kelola dan integrasi pengelolaan zakat, infak dan sedekah dengan prinsip 3 A. Yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI.
Hadir pada raker dan rakor BAZNAS se Kalsel di Banjarmasin, Ketua BAZNAS Pusat, Noor Achmad, dan seluruh BAZNAS kabupaten kota se Kalsel. Termasuk juga perwakilan dari pemerintah daerah se Kalimantan Selatan, serta sponsor kegiatan Bank Kalsel. (RIW/RDM/APR)
BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor meminta, semangat Perjuangan Pahlawan Nasional Pangeran Antasari, terus dikobarkan dalam membangun Banua.
Kepada sejumlah wartawan, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, usai memimpin Upacara peringatan ke-161 Wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari Tahun 2023, pada Rabu (11/10) mengatakan, Pangeran Antasari merupakan pahlawan yang berasal dari Kalimantan Selatan dan berjuang melawan Belanda di abad ke-19, dengan peringatan wafatnya Pangeran Antasari, tentunya semangat perjuangan semakin dikobarkan untuk terus membangun Banua dengan menanamkan nilai-nilai sejarah.
“Generasi harus miliki semangat patriotisme, gotong-royong, nasionalisme, serta meningkatkan persatuan dan kesatuan,” pintanya
Disampaikan Sahbirin, para generasi muda dapat semakin mengobarkan semangat perjuangan dalam mengisi kemerdekaan, karena salah satu tujuh pesan yang pernah disampaikan langsung oleh Pangeran Antasari, yang hingga saat ini masih diingat oleh masyarakat Kalimantan Selatan, yaitu “Haram manyarah, waja sampai kaputing”, yang berarti, haram hukumnya untuk menyerah kepada musuh.
“Peringatan ini dapat memaknai sebagai sumber inspirasi dalam membangun semangat juang, guna melanjutkan estapet pembangunan di Bumi Lambung Mangkurat Kalsel,” pinta Paman Birin
Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, memberikan santunan kepada ahli waris Pahlawan Nasional Pangeran Antasari
Sementara itu, salah seorang ahli waris keturunan kelima Pangeran Antasari, Ani, menambahkan, pihaknya mengapresiasi selama ini berbagai perhatian Pemerintah Kalimantan Selatan telah diberikan, mulai dari peringatan upacara di Makam Pahlawan setiap tahunnya, memberikan santunan dan Pemerintah Indonesia telah menampilkan gambar pada salah satu pecahan mata uang rupiah,
“Hal ini sangatlah berharga untuk semakin dikenal Pahlawan Nasional asal Kalimantan Selatan,” tutupnya
Untuk diketahui, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, memimpin upacara peringatan ke-161 Wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari Tahun 2023. Upacara digelar Jalan Malkon Temon (Masjid Jami) Kecamatan Banjarmasin Utara, turut hadir Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, Kapolda Kalsel, Komandan Korem 101 Antasari dan sejumlah pejabat lain, lengkap mengenakan pakaian adat Banjar. Kegiatan diawali dengan penghormatan, pembacaan riwayat singkat, pembacaan pesan-pesan Pangeran Antasari oleh pimpinan upacara, dilanjutkan doa dengan tabur bunga, serta diberikan santunan bagi ahli waris keluarga besar Pahlawan Nasional Pangeran Antasari. (NHF/RDM/APR)
BANJARMASIN – Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kota Banjarmasin, yang menjalani perawatan di Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Banjarmasin mengalami peningkatan.
“Pada beberapa bulan terakhir ini, terjadi peningkatan penderita gangguan jiwa, yang menjalani perawatan di Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Banjarmasin,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin Dolly Syahbana, kepada Abdi Persada FM, Rabu (11/10).
Sebelumnya, lanjut Dolly, jumlah penderita gangguan jiwa yang menjalani perawatan berkisar 60, kini mencapai 70 – 75 ODGJ.
“Kapasitas yang ada di Rumah Singgah Dinsos Banjarmasin dapat menampung 75 ODGJ saja,” ucap Dolly.
Tentunya, tambah Dolly, kapasitas tersebut masih kurang. Dan, perlu penambahan lagi kedepannya.
“ODGJ di Rumah Singgah kami rawat dan diobati,” jelasnya lagi.
Dolly berharap, ODGJ di Kota Banjarmasin dapat mengalami penurunan, serta ODGJ yang saat ini menjalani perawatan dapat sembuh.
Dalam kesempatan tersebut, Dolly juga mengungkapkan, penyalahgunaan obat obatan terlarang, penyebabkan bertambahnya ODGJ di Kota Banjarmasin.
“Berdasarkan catatan dari Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Banjarmasin, tempat perawatan ODGJ tersebut. Salah satu penyebab gangguan jiwa yang dialami penderita, yaitu penyalahgunaan obat obatan atau narkoba,” tutur Dolly.
Penderita terlebih dahulu mengalami kecanduan obat obatan, kemudian mengalami gangguan kejiwaan.
“Oleh karena itu, kami menghimbau kepada warga Kota Banjarmasin, untuk menjauhi penyalahgunaan obat obatan terlarang tersebut,” ucap Dolly. (SRI/RDM/APR)
BANJARMASIN – Pasokan ikan layang (Lajang) di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin melimpah, sehingga menyebabkan harga mengalami penurunan. Selain itu, Kapal Nelayan yang masuk Kepelabuhan Perikanan Banjarmasin mengalami peningkatan.
Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Akhmad Jaki mengatakan, untuk saat ini kapal nelayan yang masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin mencapai 9 kapal.
“Kapal nelayan yang masuk saat ini cukup banyak mencapai 9 kapal,” ucap Akhmad Jaki, Rabu (11/10).
Disampaikannya, Sebelumnya kapal yang masuk ke tempat mereka, hanya bekisar 4 sampai 5 kapal saja.
“Tentunya, dengan masuknya banyak kapal nelayan tersebut. Membawa berbagai macam jenis ikan laut,” ujarnya.
Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Akhmad Jaki
Kapal nelayan tersebut, tentunya dapat memenuhi kebutuhan pasokan ikan di Kota Banjarmasin dan sekitarnya.
“Jenis ikan yang masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, yaitu, ikan kembung, layang, tongkol, trakulu, serta lainnya,” tutur Jaki lebih lanjut.
Sedangkan, lanjutnya, harga ikan layang di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin mengalami penurunan, yang mencapai 7000 – 12.000 rupiah per kilonya.
“Turunnya harga ikan layang disebabkan, pasokan ikan tersebut banyak masuk di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin,” ucap Jaki.
Sedangkan, untuk harga ikan kembung dijual dikisaran harga 30.000 – 37.000 rupiah perkilo, ikan layang dijual dikisaran harga 7000 – 12.000 rupiah per kilonya.
Ikan tongkol komo dijual dikisaran harga 27.000 – 30.000 rupiah perkilo, tongkol sisik dijual dikisaran harga 30.000 – 37.000 rupiah perkilo.
Untuk jenis ikan lainnya seperti ikan bandeng dijual dikisaran 15 ribu perkilonya. (SRI/RDM/APR)
BANJARMASIN – Pemberlakuan kembali Sekolah Tatap Muka di Kota Banjarmasin saat ini, karena kabut asap mengalami penurunan. Tetapi, sekolah pinggiran yang berbatasan dengan daerah kabupaten dan kota tempat terbakarnya hutan dan lahan, mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Banjarmasin.
Wakil Walikota Banjarmasin Ariffin Noor mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini, masih mempertimbangkan untuk pemberlakuan Sekolah Pertemuan Jarak Jauh (PJJ), untuk sekolah yang berbatasan dengan Kabupaten dan Kota yang terjadi pembakaran hutan dan lahan tersebut.
“Berdasarkan arahan dari Walikota Banjarmasin pada saat mengeluarkan pemberlakuan PJJ tersebut,” ungkap Arifin.
Dan, lanjutnya, akan dievaluasi apabila masih terjadi kabut asap di Kota Banjarmasin.
Meski ada beberapa daerah di Kota Banjarmasin yang sudah mengalami perbaikan. Serta telah dilaksanakan Sekolah Tatap Muka.
“Tetapi tidak menutup kemungkinan di sekolah pinggiran akan diberlakukan PJJ kembali, apabila masih terjadi kabut asap,” jelas Arifin lebih lanjut.
Saat ini, tambah Arifin, Pemerintah Kota Banjarmasin menerima aduan masih terjadi kabut asap di sekitar sekolah pinggiran, yang berbatasan dengan Kabupaten dan Kota terbakarnya hutan dan lahan tersebut.
“Kami akan melakukan rapat koordinasi bersama BPBD dan DLH Kota Banjarmasin, untuk melihat kondisi dikawasan sekolah pinggiran tersebut,”ucap Arifin.
Sehingga, lanjutnya, apakah PJJ masih akan diberlakuan di sekolah pinggiran tersebut atau tidak. (SRI/RDM/APR)
BANJARMASIN – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Banjarmasin masa khidmat 2024, yang baru dilantik akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin, untuk membangun Banjarmasin.
Ketua PC PMII Kota Banjarmasin yang baru dilantik Alfiannor Effendy mengatakan, bahwa program yang akan dijalankan masih tidak jauh dengan pengurus terdahulu, dimana akan mempolakan pengkaderan dan tetap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin dari segi aspek lingkungan maupun pendidikan.
Ketua PC PMII Kota Banjarmasin Alfiannor Effendy
“PC PMII Kota Banjarmasin turut serta membangun Kota Banjarmasin,” ungkap Alfiannor, kepada sejumlah wartawan, pada akhir pekan tadi.
Selain itu, lanjutnya, PC PMII melihat masalah sosial di Kota Banjarmasin masih belum merata.
“PC PMII Kota Banjarmasin turut serta untuk membantu pemerintah dalam mengatasi masalah sosial tersebut,” ujarnya lagi.
Alfiannor berharap, kedepan PC PMII Kota Banjarmasin dapat lebih maju lagi, bersama dengan pengurus yang baru dilantik ini.
Dalam kesempatan tersebut, Alfiannor juga mengungkapkan rencana kerja mereka, membangun Rumah Belajar Pergerakan.
“Rumah Belajar Pergerakan ini dibangun, untuk anak anak yang belum sempat menempuh pendidikan di Kota Banjarmasin,” ucapnya.
Akibat masalah sosial yang masih belum merata di Kota Banjarmasin.
“Dalam membangun Rumah Belajar Pengerakan tersebut, kami meminta dukungan dari Pemerintah Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Selain itu, PC PMII Kota Banjarmasin akan membantu Pemerintah dalam hal pengkaderan pemuda pemuda yang potensial.
“Pengkaderan pemuda di PC PMII Kota Banjarmasin terus dilakukan,” ucap Alfiannor.
Seperti diketahui, Pelantikan PC PMII Kota Banjarmasin dilaksanakan pada akhir pekan tadi. Dilakukan oleh Wasekjen PB PMII Bidang Penatataan Kota Ramli Jauhari dan disaksikan langsung oleh Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor. (SRI/RDM/RH)