DPRD Banjarmasin Gelar Rapur Penetapan Dua Perda

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menggelar Rapat Paripurna Penetapan dua buah Peraturan Daerah, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin, pada Rabu (24/4) siang.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin

Usai memimpin rapat ditemui di Ruang kerjanya, Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, menyampaikan, dalam Rapat Paripurna ini dua buah Perda yang ditetapkan yakni tentang Bangunan Gedung dan Penyelenggaraan Wabah Penyakit Menular. Ia berharap, pembangunan gedung di kota ini dapat memenuhi unsur keindahan, kekuatan dan ramah bagi lingkungan. Sedangkan untuk penyakit menular, Pemerintah Kota harus mampu menangani apabila terjadi wabah nantinya.

Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, saat memberikan komentarnya

“Perda Bangunan Gedung, sangat penting diterapkan baik untuk menata dan menciptakan keselamatan. Kemudian untuk Penyelenggaraan Wabah Penyakit Menular, dimaksudkan saat terjadi wabah, mampu dilakukan penanggulangan secara maksimal,” jelasnya

Disampaikan Harry, selain penetapan dua Perda, pihaknya menyampaikam pengumuman Rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wali Kota (LKPj) Walikota tahun 2023, setelah sebelumnya digelar rapat pembahasan secara detail dari seluruh Komisi.

“Kami ingin terwujud pembangunan yang lebih maju lagi,” pintanya

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menambahkan, pihaknya mengapresiasi terhadap kalangan legislatif yang sudah menetapkan dua Perda ini, dalam rangka untuk kemajuan kesejahteraan masyarakat dan pelayanan kesehatan yang maksimal. Terkait rekomendasi akan terus meningkatkan pembangunan yang lebih baik di kota seribu sungai.

“Kita akan terus menerus menjalin sinergisitas di lapangkan,” tutupnya

Untuk diketahui, gelaran rapat paripurna DPRD Banjarmasin, dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, didampingi Wakil ketua Matnor Ali, Tugiatno, dan Sekretaris DPRD Banjarmasin Iwan Ristianto. Dihadiri Walikota banjarmasin ibnu sina, juga Sekretaris Daerah Banjarmasin Ikhsan Budiman, beserta kalangan legislatif, eksekutif, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Museum Kayuh Baimbai Milik Pemkot Ramai Dikunjungi

BANJARMASIN – Museum Kayuh Baimbai milik Pemerintah kota Banjarmasin, ramai dikunjungi satuan Pendidikan.

Kepada wartawan, Pamong Budaya Ahli Muda Disbudporapar Banjarmasin, Andy Pahwanda, pada Selasa (23/4) menjelaskan, sejak soft opening Februari 2024 tadi, Museum milik Pemerintah kota ini telah ramai dikunjungi, terutama dari satuan pendidikan mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga sekolah menengah Atas (SMA) sederajat serta masyarakat umum.

Pamong Budaya Ahli Muda Disbudporapar Banjarmasin, Andy Pahwanda, saat diwancara

“Kami apresiasi tingginya kunjungan ke Museum ini,” ucapnya

Disampaikan Andi, saat ini ada sebanyak 200 koleksi yang dipamerkan terdiri dari berbagai benda-benda pusaka diantaranya senjata, tombak, dan guci. Untuk usianya lebih dari 50 tahun. Selain itu, para pengunjung dapat menyaksikan mini teater yang akan memutar film sejarah kota Banjarmasin, serta adanya perpustakaan mini.

“Kita ingin para pengunjung ke Museum Kayuh Baimbai tidak merasa jenuh,” jelas Andy

Sementara itu, salah satu pengunjung Guru Bidang Study Sejarah SMAN 10 Banjarmasin, Sri Fatmawati, menilai, keberadaan Museum Kayuh Baimbai milik Pemerintah kota Banjarmasin, sangatlah tepat ditengah kecanggihan teknologi. Dimana, generasi tidak hanya menerima pembelajaran secara teori juga melihat langsung berbagai peninggalan benda pusaka.

Guru Bidang Study Sejarah SMAN 10 Banjarmasin, Sri Fatmawati, saat memberikan komentarnya

“Saya sarankan ke depan koleksinya dapat bertambah, agar semakin memperbanyak khazanah pengetahuan,” tutup Fatma

Untuk diketahui, jam operasional Museum Kayuh Baimbai milik Pemerintah kota Banjarmasin, selama lima hari dari Senin – Jumat, mulai jam 08.00 – 15.00 WITA. Sedangan Sabtu, Minggu dan Libur Nasional tutup, berlokasi di Jalan Teluk Kelayan, Kecamatan Banjarmasin Selatan. (NHF/RDM/RH)

Pasca Libur Idul Fitri, Stok Ikan di Kota Banjarmasin Dipastikan Cukup

BANJARMASIN – Nelayan saat ini sudah kembali melaut usai libur lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah. Namun, untuk stok ikan masih mencukupi.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Jaki mengatakan, karena nelayan baru melaut, maka saat ini tidak ada kapal nelayan yang sandar di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Akhmad Jaki

“Usai libur lebaran saat ini nelayan baru melaut,” ungkap Jaki, di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Kamis (18/4).

Karena, lanjutnya, kapal nelayan masih berada di laut, sehingga kapal pengangkut ikan belum masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.

“Kapal nelayan tersebut diperkirakan masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, dalam beberapa hari kedepan,” ucap Jaki.

Namun, tambahnya, stok ikan di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin saat ini mencukupi.

“Meski saat ini para nelayan sedang melaut, namun stok ikan masih mencukupi,” ujarnya.

Menurut Jaki, tercukupinya kebutuhan ikan untuk wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya ini, karena masih tersedianya ikan dalam penyimpanan di gudang mereka.

“Selain itu pasokan ikan melalui jalur darat pun masih masuk di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin,” ucap Jaki. (SRI/RDM/RH)

RSUD Ulin Banjarmasin Terima Kedatangan Tim Asesor LAM-PTKes Akreditasi Prodi Spesialis-1 Ilmu Penyakit Dalam

BANJARMASIN – Dalam rangka peningkatan akreditasi menuju unggul, Program Studi Spesialis-1 Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat, maka RSUD Ulin Banjarmasin menerima kedatangan Tim LAM-PTKES (Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia).

Tim Asesor LAM-PTKes Budi Yuli Setianto, serta Gusti Putu Suka Aryana mengatakan, kedatangan mereka tersebut, untuk melakukan penilaian secara langsung ke lapangan, dalam rangka membuktikan kebenaran yang telah disampaikan kepada pihaknya.

Tim Asesor LAM-PTKes Budi Yuli Setianto (Jas Hitam)

“Sebelumnya kami telah menerima laporan untuk peningkatan akreditasi unggul pada Program Studi Spesialis-1 Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat dan RSUD Ulin Banjarmasin,” ungkapnya.

Dan, lanjutnya, saat ini pihaknya melakukan peninjauan ke lapangan, untuk melakukan pengecekan terhadap laporan tersebut.

“Kami berharap, apa yang telah disampaikan tersebut dapat terbukti baik, sehingga akreditasi unggul dapat berikan,” jelasnya.

Sementara itu Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin mengatakan, pihaknya tentunya memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas akreditasi tersebut.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin

“RSUD Ulin Banjarmasin memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas akreditasi untuk penyakit dalam tersebut,” ucapnya.

Bentuk dukungan sendiri, berupa sarana dan prasarana untuk peningkatan mutu pendidikan Fakultas Kedokteran ULM di RSUD Ulin Banjarmasin ini.

“Kami berharap peningkatan akreditasi unggul ini dapat diraih oleh Departemen Penyakit Dalam RSUD Ulin Banjarmasin,” ucap Diauddin.

Kegiatan ini diikuti Rektor ULM Ahmad, Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan ULM, Direktur Rumah Sakit Jejaring RSUD Ulin Banjarmasin, seluruh Dokter Departemen Penyakit Dalam RSUD Ulin Banjarmasin, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

Hari Kesadaran Nasional dan Halal Bihalal di Pemko Banjarmasin Diharapkan Dapat Tingkatkan Kinerja ASN

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memperingati Hari Kesadaran Nasional dan Halal Bihalal Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, di halaman Balaikota Banjarmasin, Rabu (17/4). Dipimpin langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Pelaksanaan apel kesadaran nasional ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran ASN dilingkup Pemko Banjarmasin, setelah libur panjang lebaran,” ungkap Walikota Banjarmasin.

Selain itu, lanjutnya, halal bihalal ini dapat menjadi ajang silaturahmi dan saling memaafkan.

“Kami berharap ajang silaturahmi ini dapat mempererat tali silaturahmi antar ASN dilingkup Pemko Banjarmasin,” ujar. Ibnu.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor

Hadir pada kegiatan ini, Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, Sekdako Banjarmasin Ikhsan Budiman, seluruh kepala SKPD serta ASN dilingkup Pemko Banjarmasin.

Di hari yang sama Pemerintah Kota Banjarmasin mengharapkan, dinas pemberi pelayanan dapat meningkatkan pelayanan untuk kenyamanan bagi masyarakat.

Harapan ini disampaikan Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.

“Pemberian kenyamanan pelayanan merupakan tugas penting dari Pemerintah Kota Banjarmasin,” ungkap Arifin.

Oleh karena itu, lanjutnya, Pemko Banjarmasin terus melakukan pemantauan terhadap SKPD pemberian pelayanan kepada warga di Kota Banjarmasin.

“Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan salah satu pemberi pelayanan terbanyak di Kota Banjarmasin,” ucap Arifin. (SRI/RDM/APR)

DPRD Banjarmasin Gelar Halal Bihalal

BANJARMASIN – Usai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Sekretariat Dewan kota Banjarmasin menggelar Halal Bihalal, bertempat di ruang Paripurna Dewan kota Banjarmasin.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, saat diwancara

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, ditemui usai Halal Bihalal pada Selasa (16/4) mengatakan, mengawali kinerja setelah cuti bersama selama hampir 10 hari, pihaknya menggelar halal bihalal yang merupakan tradisi setelah bulan suci Ramadhan. Ia berharap, dapat semakin meningkatkan Ukhuwah Islamiah antar sesama.

“Mari kita terus sinergisitas untuk memajukan pembangunan di kota seribu sungai,” ucapnya

Disampaikan Yamin, dengan adanya Halal Bihalal baik Kalangan Kegislatif, Jajaran Sekretariat DPRD kota Banjarmasin serta awak media, tentu dapat semakin menambah keakraban dan dapat terus tercipta hubungan yang harmonis.

“Kegiatan ini bukan hanya bermaaf-maafan, tetapi meningkatkan jalinan silaturahmi,” jelasnya

Lebih lanjut Yamin menambahkan, saat ini ada banyak pekerjaan yang menanti untuk dilakukan oleh seluruh anggota DPRD kota Banjarmasin, diantaranya pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) oleh Panitia Khusus, rapat kerja dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, serta memfinalisasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota akhir tahun 2023.

“Sebelumnya sudah digelar rapat pembahasan selama tiga hari masing-masing dari semua empat Komisi, pada awal April 2024,” tutup Yamin. (NHF/RDM/APR)

Cuaca Hujan dan Panas, Kemenkes RI Waspadai DBD Hingga Mei 2024

Banjarmasin – Kondisi cuaca akhir – akhir ini di provinsi Kalimantan Selatan, masih diwarnai hujan dan panas dalam waktu bersamaan. Bahkan hujan disertai badai petir, juga diperkirakan terjadi di Bumi Lambung Mangkurat pada April ini. Keadaan cuaca yang semacam ini, sering menimbulkan kekhawatiran akan meningkatnya sejumlah penyakit tidak menular, salah satunya Demam Berdarah Dengue (DBD).

Dirjen P2P Kemenkes RI saat di Banjarmasin

Hal ini seperti disampaikan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Maxi Rein Rondonuwu, usai membuka sosialisasi Undang – Undang Kesehatan RI, dan mencanangkan pelabuhan/bandara sehat tahun 2024, di Banjarmasin pada Rabu (17/4).

“Sekarang ini yang lagi tinggi demam berdarah. Apalagi DBD ini adalah penyakit terkait musim,” jelas Maxi saat ditemui Abdi Persada FM disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

Maxi menegaskan, kondisi panas yang panjang namun tetap diselingi hujan, menjadi kondisi yang paling disukai nyamuk Aedes Aegypti. Karena cuaca semacam ini, memudahkan Aedes Aegypti mencari wadah atau tempat untuk berkembang biak.

“Hitungan kami DBD ini sampai Mei, harus kita waspadai,” tambahnya.

Maxi mengakui, terhitung sejak akhir tahun 2023, hingga Februari 2024, terjadi peningkatan kasus DBD diseluruh Indonesia. Namun diperkirakan pada Maret dan April mengalami penurunan, dan kembali meningkat pada Mei mendatang.

“Karena itu kita minta masyarakat untuk terus menggalakkan program 3M plus untuk pencegahan penambahan kasus DBD,” tutupnya.

Di provinsi Kalsel, Dinas Kesehatan menyebutkan, hingga Februari 2024, tercatat ada 1.500 kasus yang tersebar di 13 kabupaten kota. Dimana 10 diantaranya meninggal dunia. (RIW/RDM/APR)

Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, ASN Setwan Kalsel Tandatangani Fakta Integritas dan Halal Bihalal

Banjarmasin – Tingkat kehadiran karyawan dan karyawati lingkup Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di hari pertama masuk kerja cukup memuaskan, yakni sekitar 90 persen.

Hal itu diungkapkan Sekretaris DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Jaini, kepada wartawan, Selasa (16/4).

“Pasca libur lebaran Hari Raya Idul Fitri ini di hari pertama masuk kerja, kami lingkup Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel melaksanakan apel pagi seperti biasanya, Alhamdullilah karyawan dan karyawati hampir 90 persen berhadir,” jelasnya.

Jaini menyebutkan kegiatan di hari pertama masuk kerja ini tak hanya diisi dengan apel pagi, tapi juga ada agenda tambahan, yakni penandatangan fakta integritas dan perjanjian kinerja, tujuannya meningkatkan manajemen pemerintahan yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel serta loyalitas dan dedikasi ASN Lingkup Setwan Kalsel.

“Selain itu kami juga menyelipkan halal bihalal bersama karyawan dan karyawati serta anggota pressroom untuk menjalin silaturahmi dan keakraban,” ungkapnya.

Sementara itu Ustadz Sufian Al Banjary dalam ceramahnya antara lain mengupas kegiatan halal bihalal ini sebagai tempat atau forum untuk silaturahmi sekaligus saling memaafkan antarsesama manusia. (ADV-NRH/RDM/APR)

Pemko Banjarmasin Akui Aplikasi “Parak Acil Online” Telah Berjalan Optimal

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mengakui, aplikasi Parak Acil Online telah berjalan optimal. Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Banjarmasin, Yusna Irawan, ditemui di gedung DPRD Banjarmasin, setelah rapat evaluasi LKPj tahun 2023, baru-baru mengatakan, adanya aplikasi “Parak Acil Online” atau kepanjangan dari pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil online, telah dimanfaatkan masyarakat, terbukti dalam satu hari menyerap 600 pemohon, diantaranya pembuatan dokumen kependudukan, seperti kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk (KTP), akta kelahiran dan akta kematian.

“Kami apresiasi warga memanfaatkan aplikasi ini,” ucapnya

Ia menyampaikan, sejak diluncurkan pada 2023 aplikasi ini, menjadi cara cepat untuk warga, yakni tidak perlu lagi datang ke kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Banjarmasin berlokasi di Jalan Sultan Adam Kecamatan Banjarmasin Utara, kecuali mengambil hasilnya. Hal ini telah memudahkan dalam setiap proses urusan serta menghindari adanya pungli dan calo, karena seluruh pelayanan admistrasi kependudukan gratis.

“Aplikasi Parak Acil Online juga mengatasi terjadi penumpukan berkas di kantor,” jelasnya

Lebih lanjut Yusna menambahkan, Aplikasi Parak Acil Online ini pihaknya berkewajiban menyelesaikan permohonan atau membuat dokumen kependudukan maksimal selama 24 jam. Dengan syarat seluruh berkas lengkap. Terkait operasionalnya tidak ada mengalami kendala, karena pihaknya menurunkan Sumber Daya Manusia (SDM) profesional, yaitu bagi belum terlalu mengerti akan didampingi.

“Kecanggihan pelayanan ini merupakan bagian dari kemajuan program smart city atau kota pintar Banjarmasin,” tutup Yusna. (NHF/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Minta Diskopumker Awasi Perusahaan Terkait THR

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja setempat, dapat mengawasi perusahaan di kota ini, terkait pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja/buruh.

Tampak beberapa pekerja sedang melakukan aktivitasnya

Hal itu disampaikan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, pada Rabu (3/4) mengatakan, terbitnya Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan terkait perusahaan mengeluarkan Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang H-10 atau H-7 Lebaran, pihaknya mendukung sepenuhnya. Dimana, THR merupakan hak dari pekerja/buruh setiap tahun dan menjadi kewajiban perusahaan.

“Kami minta Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, akan mengawasi secara optimal,” ucapnya

Disampaikan Matnor, para pengusaha dapat benar-benar menjalankan kewajiban dengan meringankan beban pekerja/buruh menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, guna memenuhi keperluan untuk membeli berbagai keperluan baik bagi dirinya dan keluarga. Mengingat besaran THR disesuaikan dengan aturan yang sudah disusun Kementerian Ketenagakerjaan melalui surat edaran.

“THR itu tidak diperbolehkan dicicil,” pintanya

Lebih lanjut Matnor berharap, dengan tepat waktu dibayarkan Tunjangan Hari Raya (THR)
dapat meningkatkan aspek kesejahteraan dan perlindungan bagi para pekerja di kota ini. Dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan pekerja/buruh dan keluarganya merayakan Hari Raya Keagamaan.

“Semoga para pengusaha dapat benar-benar menjalankan aturan ini,” tutup Matnor. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version