DPRD Banjarmasin : Malam Tahun Baru Perketat Awasi THM dan Cafe

BANJARMASIN – Menjelang malam pergantian tahun 2021 menuju tahun 2022, kalangan legislatif meminta, semakin diperketat pengawasan tempat hiburan malam (THM) dan cafe.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali, kepada sejumlah wartawan pada Rabu (30/12), sebentar lagi malam pergantian tahun dari 2021 ke 2022, tempat hiburan malam (THM) dan seluruh cafe di kota ini diperbolehkan buka, dengan cara wajib menerapkan disiplin protokol kesehatan. Dinas terkait diharapkan untuk melakukan pemantauan lebih intens di lapangan, agar tidak ada yang melanggar aturan, baik pengunjung dibawah umur, serta batasan jam operasional.

“Pemko harus ketat awasi dengan cara menurunkan personel keamanan, seperti Satpol PP pada tempat- tempat keramaian,” pintanya

Disampaikan Matnor, pengawasan secara ketat ini, bertujuan menegakkan perda nomor 12 tahun 2016 tentang usaha penyelenggaran hiburan dan rekreasi. Mengingat masih dalam suasana pandemi COVID-19, meski sekarang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM berada di level satu. Selain itu sebaiknya pihak pengelola THM dan cafe menerapkan, setiap pengunjung wajib diperiksa Aplikasi Peduli Lindungi.

“Kita tidak ingin THM dan cafe buka melanggar perda hingga jam 03.00 WITA dini hari,” ucapnya

Lebih lanjut Matnor menyarankan, seluruh lapisan masyarakat di kota ini, menikmati malam pergantian tahun baru 2022 dengan cara sederhana, hanya berkumpul dengan keluarga kecil, dan tidak perlu euforia, karena merasakan dua tahun pandemi COVID-19, dan sekarang mulai memasuki masa-masa pemulihan ekonomi.

“Bagi saya tidak perlu dimeriahkan dengan cara berlebihan, cukup tasyakur bersama,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Disperindag Banjarmasin Sumbang 8,4 M Untuk PAD Kota

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin dipenghujung Tahun 2022 ini, mampu mencapai realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 100 persen lebih.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin Ichroom Mutezar mengatakan, pihaknya bersyukur karena telah mampu mencapai realisasi target PAD yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin memberikan apresiasi kepada seluruh pembayar retribusi, sehingga pihaknya mampu mencapai target PAD sebesar 100 persen lebih,” ungkap pria yang akrab disapa Tezar ini.

Menurut Tezar, capaian realisasi target PAD tersebut sebesar Rp8,4 M.

Sedangkan, lanjutnya, untuk target PAD pada tahun 2021 pada Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin sebesar Rp8,3 M.

“Tentunya capaian ini berkat kerjasama semua pihak yang ada di Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tezar juga mengatakan, setelah pihaknya berhasil mencapai realisasi target PAD pada tahun 2021 ini. Maka, pada tahun 2022 mendatang, untuk capaian target PAD pada Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin mengalami kenaikan sebesar Rp200 juta menjadi Rp8,5 M.

“Karena kami telah berhasil mencapai target PAD pada tahun 2021 ini, maka untuk target PAD 2022 mendatang mengalami kenaikan,” ungkapnya.

Menurut Tezar, tentunya dengan adanya kenaikan target PAD tersebut, maka pihaknya akan bekerjasama lebih maksimal lagi. Untuk dapat kembali mencapai releasisi target PAD di tahun 2022 mendatang.

“Kami mengajak seluruh pihak yang ada pada Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin, agar dapat mendukung serta membantu mewujudkan realisasi anggaran kembali di tahun depan,” pungkas Tezar. (SRI/RDM/RH)

Stok Ikan Laut di Malam Tahun Baru Mencukupi

BANJARMASIN – UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Banjar Raya, memastikan untuk ketersediaan stok ikan laut pada malam tahun baru mencukupi.

Plt Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Banjar Raya Nadyah mengatakan, untuk stok ikan laut di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Banjar Raya mencukupi, untuk memenuhi kebutuhan pasokan ikan laut, pada malam tahun baru mendatang.

Plt Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Nadyah

“Untuk ketersediaan ikan laut pada malam tahun baru tentunya mencukupi,” ungkap Nadyah, kepada sejumlah wartawan, baru-baru tadi.

Menurut Nadyah, mengingat kebiasaan masyarakat di Kota Banjarmasin dan sekitarnya pada saat merayakan malam tahun baru berkumpul bersama keluarga, dengan menggelar acara masak bersama memanggang ikan. Untuk menghabiskan malam pergantian tahun tersebut.

“Kami melihat animo masyarakat untuk mengkonsumsi ikan padal malam tahun baru tersebut, cukup tinggi,” ucapnya.

Oleh karena, lanjut Nadyah, pihaknya memastikan untuk ketersediaan stok ikan laut di malam tahun baru tersebut, mencukupi.

Dalam kesempatan tersebut, Nadyah juga mengatakan, jika di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin mengandalkan stok ikan laut beku, untuk memenuhi kebutuhan ikan di Kota Banjarmasin serta wilayah Hulu Sungai.

“Meski saat ini kapal nelayan berkurang masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Banjar Raya, akibat cuaca buruk dilautan, tidak masalah untuk ketersediaan ikan di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Menurut Nadyah, untuk pasokan ikan laut saat ini dipenuhi dari stok ikan beku yang ada ditempat penyimpanan ikan beku dikawasan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Banjar Raya.

“Untuk pasokan ikan beku yang tersedia, seperti jenis ikan peda, tongkong, lajang, serta lainnya. Dengan harga yang stabil,” ujar Nadyah. (SRI/RDM/RH)

Diduga Langgar Jam Operasional, DPRD Banjarmasin Gelar RDP Soal Cafe di Jenderal Sudirman

BANJARMASIN – Kalangan legislatif kembali menggelar rapat dengar pendapat (RDP), terkait adanya pelanggaran jam operasional di salah satu cafe yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin.

Kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali pada Rabu (29/12) mengatakan, rapat dengar pendapat ini melibatkan lintas Komisi yaitu Komisi I dan Komisi II, mengundang beberapa SKPD sebagai mitra kerja diantaranya Satpol PP, Disbudpar dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Banjarmasin.

“Kita gelar RDP, untuk mengetahui izin operasional cafe yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman,” jelasnya

Matnor menyampaikan, selain ingin mengetahui izin, pihaknya meminta kedepan tidak lagi terulang penusukan bagi salah satu pengunjung di cafe tersebut. Mengingat dalam informasi yang beredar baru-baru tadi, seorang korban berusia (17) ditusuk, hingga menderita 4 mata luka.

“Menjelang malam pergantian tahun baru, kami tidak ingin kejadian serupa kembali,” pintanya

Lebih lanjut Matnor berharap, keberadaan cafe dapat menjadi sebuah tempat berkumpul yang positif, khususnya bagi kalangan millenial, tentu dengan tetap disiplin protokol kesehatan, bukan menjadi tempat yang melanggar aturan seperti tidak mempunyai izin, melebihi batas jam operasional, serta berakibat mencelakakan bagi pengunjung.

“Kota Banjarmasin dikenal sebagai kota jasa dan perdagangan, dengan banyak cafe berdiri sangatlah diapresiasi, dalam mendongkrak roda perekonomian,” tutupnya

Untuk diketahui, selama tahun 2021 ini, lintas Komisi DPRD kota Banjarmasin, sempat beberapa kali menggelar rapat, terkait adanya beberapa cafe diduga tidak mempunyai izin namun sudah beroperasi. (NHF/RDM/RH)

Festival Kampung Bermain Diharapkan Mampu Mencetak Atlet Berprestasi

BANJARMASIN – Pelaksanaan Festival Kampung Bermain di Kota Banjarmasin, yang digelar KORMI Kota Banjarmasin bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banjarmasin, dapat menghasilkan atlet-atlet berbakat dan berprestasi.

Salah satu olahraga ketapel yang dilombakan

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, pada saat meresmikan Festival Kampung Bermain di jalan Kayutangi 1 Jalur 1 kawasan KWK mengatakan, saat ini sudah ada 20 kampung bermain di Kota Banjarmasin, dan ditutup dipenghujung tahun dengan digelar Festival Kampung Bermain di Kota Banjarmasin.

“Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya memberikan apresiasi atas terbentuknya 20 Kampung Bermain dan diselenggarakan Festival Kampung Bermain di Kota Banjarmasin ini,” ungkap Ibnu, kepada sejumlah wartawan, pada Rabu (29/12).

Diharapkan, lanjut Ibnu, para atlet Kampung Bermain dapat memberikan prestasi terbaik mereka. Sehingga, dapat membawa nama baik Kota Banjarmasin untuk kedepannya.

“Kami mengharapkan kepada seluruh peserta Kampung Bermain dapat memberikan prestasi terbaik mereka pada festival ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Banjarmasin juga mengungkapkan, jika saat ini Kampung Bermain di Kota Banjarmasin menjadi rujukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Untuk percontohan Kampung Bermain di Indonesia.

“Untuk Kampung Bermain di Kota Banjarmasin saat ini menjadi percontohan oleh Kemenpora RI,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KORMI Kota Banjarmasin Uzlah mengatakan, dilaksanakannya Festival Kampung Bermain ini, untuk mempererat hubungan antara Kampung Bermain satu dengan yang lainnya.

“Festival Kampung Bermain ini dilaksanakan dalam rangka mempererat hubungan antara Kampung Bermain yang ada di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Uzlah, Festival Kampung Bermain ini untuk mencetak atlet atlet KORMI Kota Banjarmasin yang handal dan berprestasi.

Pada Festival Kampung Bermain ini melombakan 7 kategori olahraga dan permainan, diantara Balogo, Yasinan, Ketapel, Enggrang, Sepatu Roda, Skateboard, serta Bagasing. Selain itu, ditambilkan juga olahraga permainan Barongsai serta Kungfu. (SRI/RDM/RH)

TNI AL – Lanal Banjarmasin Kembali Gelar Vaksinasi Maritim di Banjarbaru

BANJARBARU – Kegiatan yang positif dan bermanfaat kembali digelar Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin bertempat di jalan Kasturi Kelurahan Syamsudin Noor Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru pada Senin (27/12), vaksinasi maritim ini untuk membantu dan mendukung program Pemerintah untuk menghentikan laju penyebaran dan memutus mata rantai Virus Corona dilapisan masyarakat dengan tuntas.

Peninjauan vaksinasi oleh Danlanal Banjarmasin di Kecamatan Landasan Ulin Utara

Harapan kedepan pemerataan Vaksinasi massal ini akan terus dikebut oleh Lanal Banjarmasin sekaligus mensosialisasikan tentang wabah COVID-19, terutama bagi warga yang tinggal di daerah pedalaman dan belum tersentuh Vaksinasi, dikarenakan tidak adanya Akses untuk menuju lokasi Vaksinasi atau terbatasnya sarana transportasi melalui Laut atau darat.

Saat meninjau vaksinasi maritim, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla menyampaikan, Vaksinasi yang digelar ini untuk mendukung program Pemerintah Daerah maupun pusat melalui TNI AL dalam rangka menanggulangi wabah COVID-19 sesuai target yang ditentukan, hal ini akan dilakukan secara berkelanjutan sampai Pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir.

“Terima kasih kepada para warga yang sudah melaksanakan Vaksinasi, semoga tertanam imun yang kuat untuk menjadi perisai tubuh agar terhindar dari serangan Wabah COVID-19. Dan diharapkan Masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat, guna menekan dan meminimalisir jumlah penderita yang terinfeksi Virus,” ungkap Danlanal Banjarmasin.

Ia menambahkan, Kegiatan vaksinasi maritim ini akan terus dilakukan kembali ditempat -tempat yang belum terjamah, sehingga program Pemerintah Pusat dalam capaian persentase vaksinasi massal sebesar 70 Persen diakhir tahun akan tercapai.

“Dalam rangka mendukung dan mensukseskan program pemerintah untuk menghentikan dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona, supaya tercipta lingkungan yang sehat serta masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal,” tutup Danlanal.

Untuk diketahui, Vaksinasi dosis pertama dan kedua ini menggunakan Vaksin jenis Sinovac dengan melibatkan 13 Tenaga Kesehatan, sekaligus sebagai Tim Vaksinator dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin, yant telah berhasil memvaksinasi sebanyak 99 orang pendaftar. (LANALBANJARMASIN-MRF/RDM/RH)

Wisata Selanjung Sungai Biuku Banjarmasin Dibuka

BANJARMASIN – Destinasi wisata Selanjung Sungai Biuku, yang berlokasi di Jalan Sungai Andai RT 39 RW 03 Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, mulai dibuka untuk umum.

Kepada Abdi Persada FM pada Senin (27/12) Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Didi Wahyudi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai macam pembenahan kawasan wisata, agar tidak mambuat para pengunjung menjadi bosan, diantaranya edukasi alat-alat pancing ikan, ekobrik sebagai upaya untuk mengurangi sampah plastik, serta mendaur ulang dijadikan sesuatu yang berguna seperti pembuatan meja, kursi, beberapa gazebo, tempat berswafoto, dan kolam biuku.

Salah satu tempat wisata swafoto

“Selama tutup sejak pandemi COVID-19 tahun 2020 lalu, terus dibenahi kawasan wisata ini agar saat buka para pengunjung akan senang dan kembali lagi,” ucapnya

Disampaikan Didi, wisata Selanjung Sungai Biuku untuk sementara dibuka pada akhir pekan, yaitu hari Sabtu dan Minggu. Para pengunjung bisa memilih tiket masuk baik secara umum dan perpaket, untuk umum hanya Rp 5 ribu rupiah, sedangkan kalau perpaket satu orang biayanya Rp 15 ribu rupiah, dengan mendapatkan es cendol, lempeng balayung khas buatan warga Sungai Andai, serta wisata susur sungai, yaitu naik perahu kecil atau dikenal jukung selama 20 menit.

Salah satu kerajinan tangan berupa ekobrik, sebagai upaya untuk mengurangi sampah plastik, serta mendaur ulang dijadikan sesuatu yang berguna seperti pembuatan meja, kursi

“Kita buka mulai jam 08.00 – 17.00 WITA, semuanya harus tetap ketat menerapkan prokes,” jelasnya

Lebih lanjut Didi menambahkan, dari 30 anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), semuanya sudah divaksin COVID-19, kemudian tersedia tempat mencuci tangan dan sabun di setiap sudut jalan, dan seluruh tempat wisata sebelum dan setelah dibuka selalu disemprot dengan disinfektan.

“Kami buka wisata ini selain disiplin prokes, juga memprioritaskan kebersihan, keamanan, kesehatan dan kelestarian lingkungan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

2022, DISPAR KALSEL HARAPKAN TIM UNESCO NILAI GEOPARK MERATUS

BANJARMASIN – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan, tahun 2022 mendatang, tim UNESCO akan menilai Geopark Meratus.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, kepada wartawan belum lama tadi mengatakan,
saat ini Geopark Meratus masih berstatus Geopark Nasional, meliputi sekitar 34 geosite yang tersebar di 10 kabupaten dan kota, diantaranya Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru, terbanyak berada di kawasan pegunungan Meratus Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Hulu Sungai Tengah (HST).

“Kami berharap tim UNESCO bisa langsung melakukan peninjauan Geopark Meratus di Kalsel, dan memberikan pengakuan,” ucapnya.

Syarifuddin menyampaikan, pada Bulan November 2021 tadi, pihak Dinas Pariwisata Kalsel telah menjalin kerja sama dengan pengelola Geopark Rinjani, Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, karena memiliki tipe yang sama dengan Geopark Meratus yaitu bebatuan, sehingga mempelajari berbagai macam yang akan disiapkan untuk tahun 2022, agar bisa segera mendapatkan pengakuan dari UNESCO.

“Pengelola Geopark Rinjani mendapatkan pengakuan dari UNESCO pada tahun 2018 lalu, sebelumnya masih berstatus Geopark Nasional tahun 2016, dengan demikian melalui jalinan kerja sama bisa mengikuti langkah yang sudah mereka lakukan,” katanya.

Seperti diketahui, Geopark Meratus meliputi sekitar 34 geosite berupa hutan, goa, air terjun, danau, perbukitan, pegunungan, lembah serta kawasan pendulangan intan Cempaka Kota Banjarbaru. (NHF/RDM/APR)

6 SEKOLAH DI BANJARMASIN RAIH PENGHARGAAN ADIWIYATA NASIONAL

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas lingkungan Hidupnya, berhasil membawa 6 sekolah di Kota Banjarmasin mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup, secara virtual, pada Jumat (24/12)

Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional ini, diserahkan langsung Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin Wahyu Hardi Cahyono mengatakan, saat ini ada 6 sekolah, yaitu, Madrasah Ibtidaiyah Sungai Kedaung, SDN Kuin Utara 4, SDN Mawar 7, SMPN 26, SMP 4, SMP 7 Kota Banjarmasin, serta 1 penghargaan Adiwiyata Mandiri diraih SMPN 8 Banjarmasin.

“Kami memberikan apresiasi kepada 6 sekolah di Kota Banjarmasin telah mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup,” ungkap Wahyu, kepada sejumlah wartawan, Jumat (24/12).

Wahyu mengatakan, sebelumnya ada 21 sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

“Tentu DLH Kota Banjarmasin turut bangga dengan banyaknya sekolah di Kota Banjarmasin, mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata baik tingkat nasional serta provinsi,” ucapnya.

Menurut Wahyu, sekolah yang mendapat penghargaan Adiwiyata tersebut, merupakan sekolah yang berbasis lingkungan.

“Sekolah sekolah yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata tersebut, merupakan sekolah binaan dari DLH Kota Banjarmasin,” katanya.

Wahyu mengatakan, untuk sekolah sekolah yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata baik tingkat nasional serta provinsi, mendapatkan pembinaan dari DLH Kota Banjarmasin.

“Sekolah sekolah mendapatkan pembinaan Adiwiyata tersebut, berupa sosialisasi tentang lingkungan hidup, dengan mendatang pakar seperti pengelolaan limbah, pemanfaatan sampah, serta lainnya,” pungkas Wahyu. (SRI/RDM/APR)

Jelang Perayaan Natal 2021, Polda Kalsel Sterilisasi Tempat Ibadah

Banjarmasin – Guna memberikan rasa aman menjelang ibadah dan perayaan Natal 2021, Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar sterilisasi tempat ibadah (Gereja) di Kota Banjarmasin, pada Jum’at (24/12). Sterilisasi dilakukan Tim Gegana Brimob bersama Tim K-9 Dit Samapta Polda Kalsel, dan Polresta Banjarmasin dengan dipimpin Kompol Susilo.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i, S.I.K. mengatakan, pengamanan perayaan Natal ini berbeda dari perayaan sebelumnya. Mengingat, perayaan Natal kali ini pengamanan juga diiringi dengan perlakuan standar Protokol Kesehatan (Prokes) COVID-19 yang ketat.

“Seperti biasa, kita lakukan sterilisasi penyisiran ke sejumlah sudut ruangan, baik di altar gereja, tempat duduk jemaat dan sekitarnya dengan melibatkan anggota Gegana Brimob dan K9 Dit Samapta,” kata Kabid Humas.

Dimana, pengecekan akhir persiapan pengamanan ibadah dan perayaan Natal ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personil dalam memberikan rasa aman selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

“Perayaan Natal bersama yang berlangsung di Kota Banjarmasin didahului ibadah oleh umat Kristiani, tentunya sangat berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas gangguan dari pelanggaran Protokol Kesehatan COVID-19, maka dari itu Prokes menjadi target utama dalam pengamanan kali ini,” jelasnya.

Rifa’i menuturkan, kegiatan pre-emtif dan preventif secara umum sudah dilaksanakan. Diantaranya penerapan Prokes yang wajib dilakukan secara ketat guna mencegah penyebaran COVID-19.

Selain sterilisasi benda-benda berbahaya, terlebih dahulu dilakukan penyemprotan disinfentan. Mengingat perayaan Natal masih berada di tengah situasi Pandemi COVID-19.

“Sterilisasi ini dilakukan untuk memastikan tempat yang dihadiri umat Kristen dan Katolik yang hendak melaksanakan peribadatan tetap aman,” terang Kabid Humas.

Lebih lanjut diterangkan, sebanyak sepertiga personil Polda Kalsel telah disiapkan untuk mengondusifkan Natal dan Tahun Baru. Selain sterilisasi terhadap ancaman berbahaya, pihak Kepolisian juga melakukan pemantauan.

Adapun gereja yang dilakukan sterilisasi meliputi Gereja Santa Maria Jalan Rantauan Timur Banjarmasin Selatan, Gereja Pantekosta Jalan Veteran Banjarmasin Tengah, Gereja Katolik Hati Yesus Yang Maha Kudus Jalan Veteran Banjarmasin Tengah, Gereja HKBP Jalan Pangeran Samudera Banjarmasin Tengah, dan Gereja GKE Eppata Jalan DI Panjaitan Banjarmasin Tengah. (POLDAKALSEL-RIW/RDM/APR)

Exit mobile version