BANJARMASIN – Untuk ketersediaan pasokan dan distribusi ikan menjelang perayaan Idul Fitri 1443 H di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, aman dan lancar.
“Pasokan dan distribusi ikan menjelang lebaran Idul Fitri aman serta lancar,” ungkap Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Nurbani Yusuf, kepada Abdi Persada FM, Kamis (28/4).
Nurbani mengatakan, untuk pasokan ikan dari kapal kapal nelayan serta mobil pengangkut ikan ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, sampai saat ini, berjalan lancar.
Hal ini, lanjutnya, terlihat dari jumlah kapal kapal nelayan yang sandar ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin setiap harinya.
“Untuk kapal nelayan yang masuk sebanyak dua sampai 3 kapal setiap malamnya,” ucap Nurbani.
Kapal kapal nelayan tersebut membawa puluhan ton ikan setiap hari ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin ini.
“Pasokan ikan untuk di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin tidak hanya dipasok oleh kapal nelayan saja, tetapi juga dari mobil angkutan pembawa ikan,” ujarnya.
Mobil angkutan ikan tersebut, tuturnya, berasal dari daerah Kotabaru, Tanah Bumbu, serta lainnya.
“Untuk jumlah ikan sendiri yang dibawa kapal nelayan serta motor pengalir ikan sebanyak puluhan ton setiap harinya,” kata Nurbani.
Sedangkan, lanjutnya, untuk harga ikan saat masih stabil. Tidak ada kenaikan yang berarti.
“Untuk harga ikan saat ini masih stabil,” ucap Nurbani. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Terbitnya surat edaran libur dan cuti bersama hari raya Idul Fitri, terhitung mulai 29 April – 8 Mei 2022, warga kota seribu sungai diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terutama bagi yang mudik.
Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Matnor Ali, kepada wartawan di ruang kerjanya, pada Kamis (28/4), warga Banjarmasin yang akan pulang ke kampung halamannya, ia mengimbau meningkatkan kewaspadaan dengan cara memastikan rumah yang akan ditinggalkan terkunci, kemudian gas dan listrik dicek dengan benar.
“Dengan adanya kehati-hatian ini untuk mengantisipasi sejak dini bahaya kebakaran dan kemalingan,” ucapnya
Matnor menyarankan, bagi warga yang hendak mudik, segera memberitahukan kepada Ketua RT setempat, sehingga dapat diketahui rumah siapa saja yang kosong, karena ditinggal penghuninya.
“Nanti ketua RT akan berkoordinasi dengan ketua RW, supaya tercipta keamanan dan kenyamanan dilingkungan sekitar,” pintanya
Politisi Golkar DPRD Kota Banjarmasin ini meminta, bagi masyarakat yang pulang kampung, tetap terus disiplin protokol kesehatan, terutama menerapkan 3 M, sehingga saat berkumpul keluarga akan semakin sehat dan bahagia.
“Saat kembali ke banjarmasin, warga yang pulkam tadi tetap sehat, dan kembali beraktifitas, usai menikmati masa libur dan cuti bersama,” tutup Matnor. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Jelang libur cuti bersama lebaran Idul Fitri mendatang, RSUD Ulin Banjarmasin mengingatkan COVID-19 masih ada di Kalimantan Selatan.
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zoelkarnain Akbar mengatakan, saat ini masih ada dua pasien Covid-19 di RSUD Ulin Banjarmasin. Pasien tersebut berusia dewasa dan balita.
“Selama Bulan Ramadhan ini kondisi pasien COVID-19 sudah sangat jauh berkurang,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Rabu (27/4).
Tercatat, lanjutnya, saat ini masih ada dua pasien COVID-19 yang dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin.Dengan kondisi sesak napas, sehingga diperlukan perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin.
“Akhir-akhir ini, kasus COVID-19 terus mengalami penurunan. Begitu juga untuk angka kematian hampir tidak ada lagi. Sehingga diharapkan kasus COVID-19 tidak adalagi di Bumi Lambung Mangkurat ini,” jelas Izzak.
Oleh karena itu, warga Kalimantan Selatan dihimbau untuk tetap waspada, terhadap COVID-19 selama libur cuti bersama Idul Fitri.
“Saat ini memasuki minggu terakhir pelaksanaan puasa Ramadhan, setelah itu masyarakat merayakan hari kemenangan Idul Fitri,” ucapnya.
Pada saat merayakan hari raya Idul Fitri tersebut, masyarakat melakukan berkumpul bersama keluarga, mudik, serta lainnya.
“Masyarakat perlu diingat Pandemi COVID-19 masih belum berakhir. Agar masyarakat dapat terus berhati hati, menerapkan protokol kesehatan COVID-19, memakai masker, menjaga jarak, minum vitamin, berolahraga ringan, serta lainnya,” ucap Izzak. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – UPPD Samsat II Banjarmasin mawancanakan akan menempatkan, mobil Samsat Keliling (Samkel) di Taman Edukasi depan Mall terbesar di Banjarmasin.
Wacana tersebut, disampaikan Kepala UPPD Samsat II Banjarmasin Said Abu Bakar, didampingi Kepala Seksi Pelayanan PKB-BBNKB UPPD Samsat II Banjarmasin, kepada sejumlah wartawan, Selasa (26/4).
“kami memiliki rencana setelah lebaran Idul Fitri mendatang, akan meningkatkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor,” ungkapnya.
Ditambahkan Said, dengan menempatkan mobil Samsat Keliling (Samkel), dikawasan Taman Edukasi depan Duta Mall Banjarmasin serta di kawasan Jembatan HKSN dekat makam Sultan Suriansyah.
Tetapi yang utama dalam waktu dekat dikawasan Taman Edukasi depan Duta Mall Banjarmasin tersebut.
“Untuk mewujudkan rencana tersebut, kami telah membicarakan hal itu dengan Pemerintah Kota Banjarmasin,” ucapnya.
Menurut Said, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyambut baik rencana tersebut. Hal ini, untuk memberikan kemudahan bagi wajib pajak kendaraan bermotor di Kota Banjarmasin, untuk membayarkan pajak mereka tersebut.
Mengingat, pendapatan dari pajak tersebut untuk pembangunan di Provinsi Kalimantan Selatan termasuk di Kota Banjarmasin.
“Diharapkan dengan adanya Samkel tersebut, maka akan meningkatkan pendapatan asli daerah Provinsi Kalimantan Selatan, dari sektor pendapatan pajak kendaraan bermotor,” ucap Said.
Sedangkan, untuk samkel diwilayah Samsat II Banjarmasin sendiri di Kota Banjarmasin saat ini sudah ada dikawasan Masjid Raya Sambilal Muhtadin, kawasan Jalan Sultan Adam depan Universitas Terbuka (UT), serta di PHB Teluk Dalam. (SRI/RDM/RH)
BANJARBARU – Dalam rangka siaga angkutan lebaran, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin gelar apel siaga SAR khusus lebaran tahun 2022 di lapangan Avignam Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Senin (25 /4).
Pengecekan personil yang turut dalam siaga Lebaran 2022 serta kendaraan yang akan di gunakan di lapangan tak luput dari perhatianKepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin Al Amrad. Hal ini dilakukan untuk mengontrol kesiapan sehingga giat pengamanan siaga angkutan lebaran dapat berjalan dengan baik dan maksimal.
“Mudik tahun ini diperkirakan akan terjadi peningkatan arus penumpang dan mobilitas warga, sehingga perlu di antisipasi. Karenanya Basarnas melaksanakan Siaga Sar Khusus dalam rangka mengantisipasi kondisi darurat kecelakaan transportasi secara profesional,” ujar Al Amrad saat membacakan sambutan dari Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.
Ia juga menekankan kepada seluruh petugas siaga SAR Khusus Lebaran 2022 agar tetap semangat, jaga kesehatan dan tunaikan kewajiban dengan penuh tanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan dengan baik sesuai dengan visi dan misi.
“Petugas siaga SAR Khusus juga harus selalu menjalin kerja sama yang baik dengan Kementrian Perhubungan, Korlantas Polri, BMKG, Pemda, Pengelola Jalan Tol, RS Rujukan serta instansi lain, untuk mewujudkan pelayanan SAR yang optimal terhadap pemudik,” tutur Al Amrad.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin mensiagakan 85 personel pada pelaksanaan siaga SAR khusus Lebaran (Idul Fitri) 1443 Hijriah tahun 2022 ini, yang tersebar di wilayah Kalimantan Selatan yaitu di Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Pos SAR Kotabaru, Unit Siaga SAR Tabalong dan Unit Siaga SAR Batulicin.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin juga mensiagakan sarana dan prasarana dan peralatan SAR yang ada, diantaranya Kapal KN SAR Laksmana berukuran 40 meter, Rescue Boat (RB 207) berukuran 36 meter, Rescue Boat (RB 306) berukuran 28 meter, Rigit Iflatable boat, Rubber Boat, Rescue truck, Truk personel, serta peralatan SAR pendukung lainnya.
Siaga SAR khusus Lebaran 2022, disampaiknnya, akan dilaksanakan selama 21 hari, yakni 22 April – 12 Mei 2022 dan puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 28 April serta 7 – 8 Mei 2022.
“Dengan kemampuan yang ada, kami akan terus berusaha bekerja secara maksimal dalam memberikan layanan jasa SAR bagi masyarakat, agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di setiap waktu dan tempat,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini pula, pihaknya menghimbau kepada mayarakat yang akan melaksanakan perjalanan dan aktifitas lainnya, untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan diri terhadap kemungkinan-kemungkinan yang ada, melihat beberapa waktu ini kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Selatan cenderung tidak menentu.
“Karena keselamatan bukanlah sesuatu hal yang kebetulan,” tutup Al Amrad. (SAR.BJM/RDM/RH)
TAPIN – Basarnas Banjarmasin bersama tim SAR gabungan lainnya berhasil menemukan Arsyad (2 tahun) yang diduga terpeleset dan tenggelam di dapur rumah korban yang merupakan Bantaran Sungai Kaladan Kecamatan Candi Laras utara Kabupaten Tapin, Sabtu (23/4).
Penemuan korban berawal dari adanya laporan terkait hal tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Al Amrad langsung memerintahkan Tim Rescue Alpha menuju Lokasi kejadian setelah sebelumnya berkoordinasi dengan potensi SAR di lapangan.
“Kita kerahkan sore menjelang waktu berbuka puasa kemarin. Tim rescue dengan peralatan SAR air lengkap kemudian kita juga lakukan koordinasi bersama unsur SAR gabungan yang sudah ada di lokasi kejadian untuk melakukan pencarian terhadap korban,” tegas Al Amrad.
Al Amrad yang merupakan SAR Mission Coordinator dalam operasi SAR juga mengungkapkan, pada Minggu (24/4) tim SAR gabungan juga telah melakukan pencarian dengan jarak kurang lebih 250 meter ke arah hilir Sungai Kaladan.
“Tim Rescue Kansar Banjarmasin sudah berangkat menggunakan 1 Unit Truck Personil dengan membawa 1 unit Motor Trail KLX, Rubber boat, motor tempel, 1 set Peralatan Alkom, 1 set peralatan medis, 1 buah Aqua Eye dan peralatan pendukung lainnya,” jelasnya.
Disampaikannya, korban akhirnya berhasil ditemukan pada Minggu (24/4) sekitar jam 03.45 WITA dan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
“Berkat sinergi SAR gabungan, korban kita temukan dini hari tadi. Sudah kita lakukan evakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ucapnya.
Dengan kejadian ini, Al Amrad sangat mengharapkan agar orang tua, terlebih yang tinggal dekat sungai dapat lebih berhati-hati.
“Kami berharap para orang tua harus lebih berhati-hati, fokus dan jangan sampai lengah apabila mempunyai anak yang masih balita, apalagi tempat tinggal nya dekat dengan aliran sungai, sangat berbahaya apabila tidak diawasi dengan baik,” harapnya.
Selain mengungkapkan turut berbela sungkawa atas musibah yang menimpa korban, ia juga mengapresiasi atas sinergi antara unsur SAR gabungan hingga akhirnya korban ditemukan.
Untuk diketahui, unsur- unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian ini dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Laskar 62, Borneo Rescue Batola, Julungan Fire Rescue, BPK Antasari, Darul Taqwa, BPK Bakumpai Permai, Seman Marabahan, Basahap dan Tim Rescue Tapin. (SAR.BJM-RDM/RH)
BANJARMASIN – Panitia khusus Revisi Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, telah finalisasi.
Kepada sejumlah wartawan, Ketua Panitia Khusus Raperda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas DPRD Kota Banjarmasin, Noor Latifah, Kamis (21/4) menjelaskan, setelah cukup panjang dilakukan pembahasan, akhirnya difinalisasi dengan poin penting sarana dan transportasi, yang ramah bagi penyandang disabilitas.
“Kita menerima masukan baik dari kaum disabilitas sendiri, masyarakat umum, dan akademisi untuk diterapkan nanti,” ucapnya
Disampaikan Lala (sapaan akrabnya), dalam Revisi Perda ini, perlu dibangun rumah perlindungan sosial bagi penyandang disabilitas, sebagai langkah untuk kemajuan bagi kaum difabel.
“Kami bahas revisi perda ini cukup panjang sejak 2021, agar semua terakomodir,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan, Wakil Ketua Panitia Khusus Revisi Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, DPRD Kota Banjarmasin, Deddy Sophian, menurutnya untuk pekerjaan, ada persentase ketenagakerjaan bagi kaum disabilitas, yaitu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), minimal 2 persen bahkan koperasi wajib menampung pekerja kaum disabilitas.
“Mereka bekerja harus sesuai kompetensi dan kemampuan fisik, tidak boleh ditempatkan di luar kemampuan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Banjarmasin memberikan bantuan sembako serta uang tunai kepada penyintas kanker di kota ini.
Ketua YKI Kota Banjarmasin Siti Wasilah mengatakan, dilaksanakan kegiatan tersebut, dalam rangka memperingati HUT Ke 45 Yayasan Kanker Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 April lalu.
Siti Wasilah menyerahkan bantuan kepada penyintas kanker anak anak di RSUD Ulin Banjarmasin
“Namun, pemberian bantuan kepada penyintas kanker di Kota Banjarmasin, baru bisa dilaksanakan saat ini,” ujar Siti Wasilah, Rabu (20/4).
Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan oleh YKI Kota Banjarmasin berupa, pelaksanaan bakti sosial, seperti mengunjungi penyintas kanker ibu Indah warga Sungai Andai.
“Kami melaksanakan bakti sosial dengan mengunjungi penyintas kanker,” ucapnya.
Dipilihnya ibu Indah tersebut, lanjut Siti Wasilah, karena harus berjuang dengan kanker payudara yang dideritanya, sambil membesarkan 3 anaknya sendiri karena suaminya sudah meninggal.
“Selain itu, kami juga mengunjungi Anak-anak penyintas kanker yang tengah dirawat di ruang hematologi anak RSUD Ulin Banjarmasin,” ujar Siti Wasilah.
Untuk anak anak penyintas kanker, diberikan bingkisan kepada anak-anak penyintas, sembako dan uang tunai. Memberikan hiburan dengan membawa pesulap cilik.
Pada kesempatan tersebut, istri Walikota Banjarmasin ini juga menyampaikan, jika YKI Kota Banjarmasin menerima bantuan dari PT Indofood.
“Dengan adanya bantuan tersebut, maka kami siap menyalurkan bantuan dari berbagai pihak untuk kepentingan para penyintas atau edukasi sebagai upaya pencegahan,” tuturnya lebih lanjut.
Siti Wasilah berharap, bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat,” ucapnya.
YKI Kota Banjarmasin juga membuka Hotline agar dapat membantu para penyintas kanker di Kota Banjarmasin.
YKI Kota Banjarmasin menyediakan Hotline 08115087272 merupakan layanan dan pengaduan terkait penanganan kanker di wilayah Kota Banjarmasin.
“Kepada Warga kota Banjarmasin jika mengetahui ada pasien kanker tidak mampu yang memerlukan bantuan, berkenan menginformasikan ke layanan YKI Banjarmasin,” ujar Siti Wasilah. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kalangan legislatif mengapresiasi pasar murah dan bazar Ramadhan, yang digelar di masing-masing Kecamatan dan Kelurahan di kota ini.
Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Bambang Yanto Permono, kepada wartawan pada Rabu (20/4), dengan adanya langkah pemerintah kota melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Banjarmasin, yang mengelar pasar murah dan bazar Ramadhan, tentu memberikan dampak positif kedepan. Karena sangat membantu warga dalam memenuhi keperluan sehari-hari.
“Kegiatan ini ditunggu warga, terutama bahan pokok,” ucapnya.
Bambang menyarankan, kegiatan ini dapat dilakukan juga setelah hari raya Idul Fitri, hingga tercipta ekonomi membaik, karena harga minyak goreng, gula pasir dan elpiji masih mengalami kenaikan di pasaran.
“Pasmur dan Bazar sangat tepat digelar, disebabkan masih dalam suasana pandemi COVID-19,” pintanya.
Politisi Demokrat DPRD Kota Banjarmasin ini menambahkan, untuk kegiatan bazar juga tentu membantu dalam mempromosikan wira usaha baru (WUB), sehingga bisa dikenal dan bersaing produknya sampai ke tingkat nasional.
“Dua tahun sempat terpuruk akibat pandemi, sekarang mulai bangkit perekonomian,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Jelang Perayaan Lebaran Idul Fitri dan masih dalam suasana Ramadhan, RSUD Ulin Banjarmasin membagikan paket Ramadhan, kepada pasien kelas 3, petugas keamanan, penjaga parkir, serta petugas kebersihan.
Penyerahan paket Ramadhan kepada pasien kelas 3
Paket Ramadhan ini diserahkan langsung oleh Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zoelkarnain Akbar, di ruang Tulip Ortopedi RSUD Ulin Banjarmasin, Rabu (20/4).
“Menjelang lebaran Idul Fitri dan dalam Bulan Ramadhan ini, RSUD Ulin Banjarmasin berbagi paket Ramadhan dengan pasien kelas tiga, yang saat ini sedang menjalani perawatan,” ungkap Ibnu.
Dimana, lanjutnya, di Bulan Ramadhan ini merupakan bulan baik untuk RSUD Ulin Banjarmasin berbagi.
“Tentu diharapkan, para pasien yang sedang dirawat tersebut, mendapatkan kesembuhan. Sedangkan bagi petugas semakin bersemangat dalam bekerja,” ucapnya.
Sementara itu. Pasien kelas tiga RSUD Ulin Banjarmasin memberikan apresiasi atas pemberian paket Ramadhan tersebut.
Seperti yang disampaikan salah satu keluarga pasien kelas tiga RSUD Ulin Banjarmasin Nisa.
“Kami tentu bersyukur dengan pemberian paket Ramadhan oleh RSUD Ulin Banjarmasin tersebut,” ujarnya.
Mengingat, paket Ramadhan tersebut dapat digunakan oleh mereka.
Nisa mengatakan, pihaknya merupakan pasien rujukan dari Sampit, Kalimantan Tengah. Dan, berharap keluarga mereka mendapatkan kesembuhan sebelum lebaran Idul Fitri mendatang.
Hal senada juga disampaikan oleh Sukma. Ia mengatakan, dengan adanya pemberian paket Ramadhan tersebut, sangat bermanfaat bagi mereka. (SRI/RDM/RH)