Angka Capaian Vaksinasi Lansia di Banjarmasin Capai 47 Persen

BANJARMASIN – Kenaikan angka capaian vaksinasi lansia di Banjarmasin mengalami kenaikan, sebesar 47 persen sampai Jumat 14 Januari 2022.

Walikota Banjarmasin saat meninjau pelaksanaan lansia di Kelurahan Telawang

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi mengatakan, setelah Pemerintah Kota Banjarmasin mengadakan vaksinasi lansia di Kota Banjarmasin, yang dimulai pada 10 sampai 14 Januari 2022, berdampak pada kenaikan angka capaian vaksinasi lansia di Kota ini.

“Kenaikan capaian angka vaksinasi lansia tersebut, sebesar 47 persen,” ungkap Machli, kepada sejumlah wartawan, Jumat (14/1).

Menurut Machli, sebelumnya untuk angka capaian vaksinasi sebesar 44 persen.

“Setelah Pemko Banjarmasin menggelar vaksinasi lansia, terjadi kenaikan sebesar 0,8 sampai 1 persen setiap harinya. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin terus memberikan bantuan berupa paket sembako agar lansia mau bervaksin,” tutur Machli.

Sementara itu, untuk angka capaian vaksinasi COVID-19, untuk keseluruhan di Banjarmasin sudah mencari 80 persen.

Seperti yang disampaikan, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengenai, capaian angka vaksinasi COVID-19 di Kota Banjarmasin saat ini sudah diatas 70 persen atau sudah berada di angka 80 persen.

“Tentunya, hal tersebut sudah cukup untuk membentuk kekebalan kelompok di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Meski, lanjutnya, sudah berada di angka capaian 80 persen, namun Pemerintah Kota Banjarmasin tetap gencar dalam melaksanakan suntik vaksinasi, untuk masyarakat.

“Masyarakat di Kota Banjarmasin tetap diminta untuk bervaksin,” ujar Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Disdik dan Disdag Banjarmasin Dukung Pelaksanaan Vaksinasi Lansia

BANJARMASIN – Dalam rangka mendukung percepatan capaian vaksinasi lansia di Kota Banjarmasin, maka Dinas Pendidikan serta Perdagangan Kota Banjarmasin memberi dukungan untuk pelaksanaan vaksinasi lansia tersebut.

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Nuryadi mengatakan, setelah mendapatkan surat edaran dari Walikota, untuk SKPD membawa lansia untuk di vaksin. Maka Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin saat ini membawa puluhan lansia untuk disuntik vaksin di Balaikota Banjarmasin.

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Nuryadi

“Setelah mendapatkan surat edaran dari Walikota Banjarmasin maka kami pun turut memberikan dukungan,” ucap Nuryadi, kepada sejumlah wartawan, di Balai Kota Banjarmasin, Rabu (12/1).

Menurut Nuryadi, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin saat ini juga terus melakukan penyisiran ke sekolah sekolah, untuk para siswa yang memiliki kakek dan nenek untuk diajak bervaksin.

“Untuk di sekolah-sekolah tersebut, telah disampaikan kepada Kepala Sekolah, agar dapat menyampaikan kepada siswa siswi mereka,” ujarnya.

Maka, lanjut Nuryadi, dengan begitu diharapkan, capaian angka vaksinasi untuk lansia di Kota Banjarmasin akan mengalami kenaikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin Ichroom Mutezar mengatakan, Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin mewajibkan ASN dan Tenaga Kontrak mereka untuk membawa lansia mereka bervaksin.

“Untuk ASN dan Tenaga Kontrak yang ada dilingkup Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin agar mengajak dan membawa lansia kenalan mereka, untuk bervaksin di Balaikota Banjarmasin,” ucapnya.

Menurut Tezar, sejak tanggal 11 – 12 Januari 2022 ini pihaknya telah membawa lansia sebanyak 18 orang, untuk divaksin.

“Kami juga meminta Kabid Pasar untuk mengajak tenaga kontrak mereka yang berusia 60 tahun keatas, untuk di vaksin,” ujar Tezar. (SRI/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Berikan Paket Sembako Untuk Vaksinasi Lansia

BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan angka capaian vaksinasi COVID-19 untuk lansia di Kota Banjarmasin, Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan paket sembako.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, digelarnya vaksinasi untuk lansia ini dalam rangka meningkatkan angka capaian vaksinasi lansia di Kota Banjarmasin, yang saat ini masih berada dibawah 60 persen.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Saat ini angka vaksinasi lansia di Kota Banjarmasin berada dikisaran 45 persen. Sehingga, Pemerintah Kota Banjarmasin menargetkan untuk capaian angka vaksinasi mendatang, berada diatas 60 persen,” ungkap Ibnu, di Balaikota Banjarmasin, Selasa (11/1).

Untuk meningkatkan minat lansia agar mau bervaksin tersebut, maka Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan bantuan paket sembako.

Dengan adanya bantuan paket sembako tersebut diharapkan mampu menarik minat Lansia untuk bervaksin.

“Bantuan paket sembako tersebut disediakan oleh Dinas Sosial Kota Banjarmasin melalui bantuan CSR,” ucapnya.

Seperti diketahui, untuk pelaksanaan vaksinasi lansia di lobby Balaikota Banjarmasin dilaksanakan mulai 10 – 14 Januari 2022 mendatang. (SRI/RDM/RH)

Capaian Angka Vaksinasi Lansia di Banjarmasin Rendah

BANJARMASIN – Untuk angka capaian vaksinasi COVID-19 untuk lansia di Kota Banjarmasin sampai saat, ternyata masih rendah.

“Untuk capaian angka vaksinasi untuk lansia di Kota Banjarmasin masih rendah, mengingat untuk target vaksinasi lansia untuk Kota Banjarmasin lebih tinggi, di 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi, kepada sejumlah wartawan, Kamis (6/1).

Kadinkes Kota Banjarmasin Machli Riyadi

Oleh karena itu, lanjutnya, Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini melakukan percepatan capaian vaksinasi untuk di lansia di Kota Banjarmasin ini.

“Pemko Banjarmasin bersama pihak pihak terkait lainnya telah melaksanakan rapat untuk percepatan capaian vaksinasi untuk lansia tersebut,” ucapnya.

Menurut Machli, untuk capaian angka vaksinasi lansia di Kota Banjarmasin saat ini masih berada dikisaran dibawah 60 persen.

Untuk meningkatkan minat lansia untuk bervaksin, maka Pemerintah Kota Banjarmasin akan membagikan paket sembako.

“Berdasarkan hasil rapat percepatan vaksinasi untuk lansia di Kota Banjarmasin. Maka, Pemerintah Kota Banjarmasin mengambil strategi untuk menarik minat lansia, agar mau bervaksin COVID-19. Dengan memberikan paket sembako untuk para lansia tersebut,” ungkap machli.

Sedangkan, lanjutnya, paket sembako untuk vaksinasi lansia tersebut, akan disediakan oleh Dinas Sosial Kota Banjarmasin.

“Penyediaan paket sembako nanti disediakan oleh Dinas Sosial Kota Banjarmasin,” ucap Machli. (SRI/RDM/RH)

2022, Kecamatan Banjarmasin Tengah Terus Tingkatkan Pelayanan Publik

BANJARMASIN – Memasuki 2022 ini, Kecamatan Banjarmasin Tengah yang berlokasi di kawasan Pulau Laut, akan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik terbaik

Kepada Abdi Persada FM, Camat Banjarmasin Tengah Diyannor, Kamis (6/1) mengatakan, pihaknya mengedepankan pelayanan prima tepat dan cepat kepada seluruh lapisan masyarakat. Selain tetap rutin mengedukasi warga, agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Prinsip pelayanan yang diterapkan, kalau bisa cepat, jangan diperlambat, kalau bisa mudah, tidak harus dipersulit, dan kalau bisa hari ini, maka jangan ditunda,” ucapnya

Disampaikan Diyannor, jalinan koordinasi dan komunikasi terus disinergikan, bersama para Lurah sebagai ujung tombak, babinsa, bhabinkamtibmas serta Ketua RT, agar selalu tercipta keamanan dan ketertiban,
untuk mewujudkan progress di tahun 2022 lebih baik dan maju terdepan.

“Peran semua pihak sangat membantu, karena mereka ini bersentuhan langsung dengan warga dilapangan,” katanya

Lebih lanjut Diyannor menambahkan, selain pelayanan publik, pihaknya mendukung pengembangan destinasi wisata yang ada di Kecamatan Banjarmasin Tengah. Saat ini sudah ada tujuh spot andalan wisata yang dimiliki, diantaranya taman siring dan menara pandang di jalan Piere Tandean, Kampung Biru di jalan tepatnya di kelurahan Kampung melayu.

“Kita apresiasi berbagai macam kuliner di jalan Hasanuddin HM, dikenal sebagai kota lama, beberapa cafe berdiri, dan langkah kelompok sadar wisata (pokdarwis) di jalan Antasan Kecil Barat, yang akan dibuka secara resmi, pada Jumat (7/1) menyediakan menu masakan khas arab. Setelah sempat ditutup awal pandemi COVID-19,” tutup Diyannor. (NHF/RDM/RH)

Petugas Medis Puskesmas Terminal Kilometer 6 Kota Banjarmasin Gagalkan Joki Vaksin

BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin mengakui bahwa di Kota Banjarmasin terdapat perjokian vaksin disalah satu puskesmas yang ada di Kota ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi mengatakan, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin telah mendapatkan laporan adanya aksi joki vaksin di Puskesmas Terminal Kilometer 6, beruntungnya joki tersebut berhasil digagalkan oleh petugas medis setempat.

“Petugas medis merasa curiga mengingat oknum tersebut, memaksa minta di vaksin. Setelah dilakukan pemeriksaan seperti diminta melepas masker dan mencocokkan foto di KTP berbeda. Maka, oknum tersebut langsung meninggalkan puskesmas setempat,” ungkap Machli, kepada sejumlah wartawan, Kamis (6/1).

Untungnya, lanjut Machli, aksi joki vaksin tersebut tidak sempat terjadi. Dan, belum diberikan suntik vaksinasi.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menghimbau seluruh tempat pelaksanaan vaksinasi, untuk lebih teliti dalam pemeriksaan penerimaan vaksin.

“Saat ini kami terus memberikan himbauan kepada seluruh tempat pelaksanaan vaksinasi seperti puskesmas. Agar petugas dapat lebih teliti lagi pada saat melakukan pemeriksaan,” ucapnya.

Menurut Machli, yang terpenting untuk melakukan pemeriksaan pencocokan wajah calon penerima vaksin dengan foto KTP yang dibawa.

“Kepada seluruh warga Kota Banjarmasin, untuk tidak menggunakan jasa Joki mengingat hal tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan baik untuk joki sendiri atau warga yang tidak bervaksin COVID-19,” ujar Machli. (SRI/RDM/RH)

SMPN 35 Sundai Siapkan Ekskul Paskibraka

BANJARMASIN – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 35, yang berlokasi di Jalan Bawang Merah Raya Komplek Herlina Perkasa (Jeruk Purut Raya), Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara, telah mempersiapkan kegiatan ekstra kulikuler Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (paskibraka).

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Sekolah SMPN 35 Syahidah, Rabu (5/1) menjelaskan, sejak terbitnya surat edaran dari Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, pada Senin (3/1), terkait diperbolehkan pembelajaran tatap muka (PTM) secara penuh. Pihaknya tidak hanya melaksanakan proses belajar dan mengajar. Namun mulai disiapkan sejak dini kegiatan ekstra kulikuler dengan menyesuaikan disiplin protokol kesehatan, yaitu ekskul Paskibraka. Sebelumnya ada tiga ekskul di sekolah ini, seperti futsal, drumband dan paskibraka. Namun yang dipilih untuk sementara hanya satu ekskul saja.

“Kami masih mendata siswa-siswi, dari total jumlah sebanyak 310 orang, direncanakan realisasi bulan Februari 2022 mendatang,” katanya

Syahidah mengatakan, selama tiga hari pelaksanaan PTM yang tidak lagi secara terbatas, telah berjalan lancar dalam proses belajar dan mengajar. Untuk sistem pembelajaran memang terjadi perbedaan, dari sebelum terjadinya wabah COVID-19, satu mata pelajaran waktunya 40 menit, sekarang hanya 30 menit.

“Semoga pandemi lekas melandai, agar metode belajar kembali seperti semula,” ucapnya

Lebih lanjut Syahidah menambahkan, dalam PTM secara penuh ini, pihak sekolah menyediakan masker ganti, membeli tandon untuk memudahkan para guru dan siswa-siswi mencuci tangan dengan sabun, yang tersedia di satu ruang kelas ada dua wastafel, serta setelah selesai beraktifitas setiap hari seluruh ruangan disemprot disinfektan.

“Kita benar-benar ketat terapkan disiplin protokol kesehatan, bahkan sebelum digelar PTM, sudah ditinjau dari Kelurahan Sungai Andai, Puskesmas Sungai Jingah,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Minta, SKPD Saling Koordinasi Tegakkan Perda

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin, menggelar rapat dengar pendapat (RDP), dengan tiga satuan kerja perangkat daerah (SKPD), terkait insiden perkelahian di salah satu cafe di Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (4/1) di ruang Komisi I.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin Saut Nathan Samosir, mengatakan, pihaknya menggelar RDP dengan Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu. Karena sebelumnya ramai diberitakan, terjadi insiden perkelahian di salah satu cafe, yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman pada akhir bulan Desember 2021 lalu, yang berakibat korban mengalami empat luka tusuk, bahkan sempat koma di rumah sakit.

Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Saut Nathan Samosir

“Dari hasil rapat, sangatlah disayangkan ternyata Pemko tidak mengetahui siapa pemilik cafe, dan tidak punya izin operasional,” katanya

Disampaikan Saut, ke depan tiga satuan kerja perangkat daerah (SKPD) ini dapat saling berkoordinasi lebih baik lagi di lapangan, apalagi sebagai penegak Perda Nomor 12 Tahun 2016 tentang Usaha Penyelenggaraan Kegiatan Hiburan dan Rekreasi. Ia berharap insiden perkelahian ini, tidak lagi terulang dikemudian hari.

“Menurut warga cafe itu sudah lama beroperasi, namun tidak ada yang tahu siapa pemiliknya,” tutup Saut

Untuk diketahui, kegiatan rapat dengar pendapat itu, hanya dihadiri Kepala Bidang baik dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu, dan setelah RDP tidak ada satupun yang mau memberikan komentarnya. (NHF/RDM/RH)

SDN SN Sungai Miai 7 Siap Gelar PTM

BANJARMASIN – Sekolah Dasar Negeri Standar Nasional Sungai Miai 7, telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana, dalam menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

Kepada Abdi Persada FM, Kepala SDN SN Sungai Miai 7 Sri Yenie, Selasa (4/1) menjelaskan, pihaknya telah menerima surat edaran dari Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin pada Senin (3/1), terkait pembelajaran tatap muka (PTM), tidak lagi digelar secara terbatas. Dengan demikian sarana dan prasarana yang telah disiapkan diantaranya, siswa-siswi sebelum masuk ke dalam kelas akan diperiksa suhu tubuh, wajib menggunakan masker, dan tersedia di setiap sudut ruang kelas, tempat mencuci tangan, lengkap dengan sabun. Selanjutnya dari sekolah, tetap menyediakan masker ganti, setelah selesai beraktifitas para guru dan siswa-siswi, seluruh ruangan disemprot disinfektan setiap hari.

Kepala SDN SN Sungai Miai 7, Sri Yenie, saat memberikan komentarnya

“Para orangtua hanya diperkenankan di depan pagar, untuk mengantar dan menjemput anaknya” ucap Yenie

Yenie menjelaskan, sistem pembelajaran tatap muka (PTM) ini telah diatur jam masuk sekolah, khusus kelas satu dan dua mulai pukul 07.30 – 11.00 WITA, sedangkan kelas tiga, empat, lima serta enam, akan berakhir jam 12.45 WITA. Selain itu dibuka dua pintu gerbang, satu digunakan untuk mengantar dan satu pintu menjemput anak-anaknya, agar tidak berkerumun para orangtua tersebut.

Suasana dalam ruang kelas, proses belajar dan mengajar, SDN SN Sungai Miai 7

“Kita berharap PTM terbuka ini berjalan lancar, melalui prokes ketat dan peran serta dari ortu,” jelasnya

Lebih lanjut Yenie menambahkan, untuk jumlah keseluruhan pelajar sebanyak 380 orang dengan rombongan belajar 12 ruangan. Terkait kantin sekolah masih ditutup, pihaknya akan mengevaluasi selama satu bulan ini dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Para siswa-siswi wajib membawa bekal dari rumah masing-masing.

“Kegiatan ekskul rencananya pramuka saja sementara yang dilaksanakan,” tutupnya.

Untuk diketahui, SDN SN Sungai Miai 7, berlokasi di Jalan Mahoni Blok II RT 33 No 1, Perumnas Kayutangi Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara. (NHF/RDM/RH)

TNI AL – Lanal Banjarmasin Kembali Gelar Vaksinasi Maritim di Banjarmasin

BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan pemerataan Serbuan Vaksinasi Maritim Covid-19, dengan tujuan untuk menekan dan meminimalisir angka kasus penderita akibat penyebaran Virus Corona, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin kembali menggelar Vaksinasi massal, yang kali ini ditujukan kepada warga dan peserta didik di lingkungan Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ash Shabirin Pekauman  Kota Banjarmasin, Selasa (4/1).

Harapan kedepan pemerataan Vaksinasi massal ini akan terus dikebut oleh Lanal Banjarmasin sekaligus mensosialisasikan tentang wabah COVID-19, terutama bagi warga yang tinggal di daerah pedalaman dan belum tersentuh Vaksinasi, dikarenakan tidak adanya Akses untuk menuju lokasi Vaksinasi atau terbatasnya sarana transportasi melalui Laut atau darat.

Vaksinasi maritim Lanal Banjarmasin di Sekolah MI Ash Shabirin Pekauman  Banjarmasin

Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko M.Tr Hanla melalui Dandenpomal Mayor Laut (PM) Bayu Istiyoko menyampaikan, TNI Angkatan Laut sebagai garda terdepan, dalam hal ini Lanal Banjarmasin kembali menggelar Vaksinasi massal untuk mendukung dan mensukseskan program yang dicanangkan oleh Pemerintah secara totalitas guna menghentikan laju pertumbuhan wabah COVID-19.

“Vaksinasi yang digelar ini untuk mendukung program Pemerintah Daerah maupun pusat melalui TNI AL dalam rangka menanggulangi wabah COVID-19 sesuai target yang ditentukan, hal ini akan dilakukan secara berkelanjutan sampai Pandemi COVID-19 dinyatakan berakhir,” ungkapnya

Ia menambahkan, pihaknya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih, Kepada para warga dan peserta didik yang sudah melaksanakan Vaksinasi COVID-19 kali ini, hal ini dikarenakan sudah membantu program Pemerintah melalui TNI Angkatan Laut.

“Terima kasih kepada para warga yang sudah melaksanakan Vaksinasi, semoga tertanam imun yang kuat untuk menjadi perisai tubuh agar terhindar dari serangan Wabah COVID-19. Dan diharapkan Masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat, guna menekan dan meminimalisir jumlah penderita yang terinfeksi Virus,” tutupnya.

Untuk diketahui, Vaksinasi dosis pertama dan kedua yang diadakan Lanal Banjarmasin ini, menggunakan Vaksin jenis Sinovac dengan melibatkan 12 Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin. Dan telah berhasil memvaksinasi sebanyak 190 orang pendaftar. (LANALBANJARMASIN-MRF/RDM/RH)

Exit mobile version