Samkel Akan Ditempatkan di Taman Edukasi Depan Mall Terbesar di Banjarmasin

BANJARMASIN – UPPD Samsat II Banjarmasin mawancanakan akan menempatkan, mobil Samsat Keliling (Samkel) di Taman Edukasi depan Mall terbesar di Banjarmasin.

Wacana tersebut, disampaikan Kepala UPPD Samsat II Banjarmasin Said Abu Bakar, didampingi Kepala Seksi Pelayanan PKB-BBNKB UPPD Samsat II Banjarmasin, kepada sejumlah wartawan, Selasa (26/4).

“kami memiliki rencana setelah lebaran Idul Fitri mendatang, akan meningkatkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor,” ungkapnya.

Ditambahkan Said, dengan menempatkan mobil Samsat Keliling (Samkel), dikawasan Taman Edukasi depan Duta Mall Banjarmasin serta di kawasan Jembatan HKSN dekat makam Sultan Suriansyah.

Tetapi yang utama dalam waktu dekat dikawasan Taman Edukasi depan Duta Mall Banjarmasin tersebut.

“Untuk mewujudkan rencana tersebut, kami telah membicarakan hal itu dengan Pemerintah Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Menurut Said, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyambut baik rencana tersebut. Hal ini, untuk memberikan kemudahan bagi wajib pajak kendaraan bermotor di Kota Banjarmasin, untuk membayarkan pajak mereka tersebut.

Mengingat, pendapatan dari pajak tersebut untuk pembangunan di Provinsi Kalimantan Selatan termasuk di Kota Banjarmasin.

“Diharapkan dengan adanya Samkel tersebut, maka akan meningkatkan pendapatan asli daerah Provinsi Kalimantan Selatan, dari sektor pendapatan pajak kendaraan bermotor,” ucap Said.

Sedangkan, untuk samkel diwilayah Samsat II Banjarmasin sendiri di Kota Banjarmasin saat ini sudah ada dikawasan Masjid Raya Sambilal Muhtadin, kawasan Jalan Sultan Adam depan Universitas Terbuka (UT), serta di PHB Teluk Dalam. (SRI/RDM/RH)

Basarnas Banjarmasin Gelar Apel Siaga Jelang Lebaran Tahun 2022

BANJARBARU – Dalam rangka siaga angkutan lebaran, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin gelar apel siaga SAR khusus lebaran tahun 2022 di lapangan Avignam Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Senin (25 /4).

Pengecekan personil yang turut dalam siaga Lebaran 2022 serta kendaraan yang akan di gunakan di lapangan tak luput dari perhatianKepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin Al Amrad. Hal ini dilakukan  untuk mengontrol kesiapan sehingga giat pengamanan siaga angkutan lebaran dapat berjalan dengan baik dan maksimal.

“Mudik  tahun ini diperkirakan akan terjadi peningkatan arus penumpang dan mobilitas warga, sehingga perlu di antisipasi. Karenanya Basarnas melaksanakan Siaga Sar Khusus dalam rangka mengantisipasi kondisi darurat kecelakaan transportasi secara profesional,” ujar Al Amrad saat membacakan sambutan dari Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.

Ia juga menekankan kepada seluruh petugas siaga SAR Khusus Lebaran 2022 agar tetap semangat, jaga kesehatan dan tunaikan kewajiban dengan penuh tanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan dengan baik sesuai dengan visi dan misi.

“Petugas siaga SAR Khusus juga harus selalu menjalin kerja sama yang baik dengan Kementrian Perhubungan, Korlantas Polri, BMKG, Pemda, Pengelola Jalan Tol, RS Rujukan serta instansi lain, untuk mewujudkan pelayanan SAR yang optimal terhadap pemudik,” tutur Al Amrad.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin mensiagakan 85 personel pada pelaksanaan siaga SAR khusus Lebaran (Idul Fitri) 1443 Hijriah tahun 2022 ini, yang tersebar di wilayah Kalimantan Selatan yaitu di Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Pos SAR Kotabaru, Unit Siaga SAR Tabalong dan Unit Siaga SAR Batulicin.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin juga mensiagakan sarana dan prasarana dan peralatan SAR yang ada, diantaranya Kapal KN SAR Laksmana berukuran 40 meter, Rescue Boat (RB 207) berukuran 36 meter, Rescue Boat (RB 306) berukuran 28 meter, Rigit Iflatable boat, Rubber Boat, Rescue truck, Truk personel, serta peralatan SAR pendukung lainnya.

Siaga SAR khusus Lebaran 2022, disampaiknnya, akan dilaksanakan selama 21 hari, yakni 22 April – 12 Mei 2022 dan puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 28 April serta 7 – 8 Mei 2022.

“Dengan kemampuan yang ada, kami akan terus berusaha bekerja secara maksimal dalam memberikan layanan jasa SAR bagi masyarakat, agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di setiap waktu dan tempat,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini pula, pihaknya menghimbau kepada mayarakat yang akan melaksanakan perjalanan dan aktifitas lainnya, untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan diri terhadap kemungkinan-kemungkinan yang ada, melihat beberapa waktu ini kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Selatan cenderung tidak menentu.

“Karena keselamatan bukanlah sesuatu hal yang kebetulan,” tutup Al Amrad. (SAR.BJM/RDM/RH)

Berhasil Temukan Balita Tenggelam di Sungai Kaladan, Kakansar Banjarmasin : Orang Tua Jangan Lengah

TAPIN – Basarnas Banjarmasin bersama tim SAR gabungan lainnya berhasil menemukan Arsyad (2 tahun) yang diduga terpeleset dan tenggelam di dapur rumah korban yang merupakan Bantaran Sungai Kaladan Kecamatan Candi Laras utara Kabupaten Tapin, Sabtu (23/4).

Penemuan korban berawal dari adanya laporan terkait hal tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Al Amrad langsung memerintahkan Tim Rescue Alpha menuju Lokasi kejadian setelah sebelumnya berkoordinasi dengan potensi SAR di lapangan.

“Kita kerahkan sore menjelang waktu berbuka puasa kemarin. Tim rescue dengan peralatan SAR air lengkap kemudian kita juga lakukan koordinasi bersama unsur SAR gabungan yang sudah ada di lokasi kejadian untuk melakukan pencarian terhadap korban,” tegas Al Amrad.

Al Amrad yang merupakan SAR Mission Coordinator dalam operasi SAR juga mengungkapkan, pada Minggu (24/4) tim SAR gabungan juga telah melakukan pencarian dengan jarak kurang lebih 250 meter ke arah hilir Sungai Kaladan.

“Tim Rescue Kansar Banjarmasin sudah berangkat menggunakan 1 Unit Truck Personil dengan membawa 1 unit Motor Trail KLX, Rubber boat, motor tempel, 1 set Peralatan Alkom, 1 set peralatan medis, 1 buah Aqua Eye dan peralatan pendukung lainnya,” jelasnya.

Disampaikannya, korban akhirnya berhasil ditemukan pada Minggu (24/4) sekitar  jam 03.45 WITA dan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Berkat sinergi SAR gabungan, korban kita temukan dini hari tadi. Sudah kita lakukan evakuasi menuju rumah duka untuk  diserahkan kepada pihak keluarga,” ucapnya.

Dengan kejadian ini, Al Amrad sangat mengharapkan agar orang tua, terlebih yang tinggal dekat sungai dapat lebih berhati-hati.

“Kami berharap para orang tua harus lebih berhati-hati, fokus dan jangan sampai lengah apabila mempunyai anak yang masih balita, apalagi tempat tinggal nya dekat dengan aliran sungai, sangat berbahaya apabila tidak diawasi dengan baik,” harapnya.

Selain mengungkapkan turut berbela sungkawa atas musibah yang menimpa korban, ia juga mengapresiasi atas sinergi antara unsur SAR gabungan hingga akhirnya korban ditemukan.

Untuk diketahui, unsur- unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian ini dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Laskar 62, Borneo Rescue Batola, Julungan Fire Rescue, BPK Antasari, Darul Taqwa, BPK Bakumpai Permai, Seman Marabahan, Basahap dan Tim Rescue Tapin. (SAR.BJM-RDM/RH)

Pansus Revisi Perda Difabel Finalisasi

BANJARMASIN – Panitia khusus Revisi Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, telah finalisasi.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Panitia Khusus Raperda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas DPRD Kota Banjarmasin, Noor Latifah, Kamis (21/4) menjelaskan, setelah cukup panjang dilakukan pembahasan, akhirnya difinalisasi dengan poin penting sarana dan transportasi, yang ramah bagi penyandang disabilitas.

“Kita menerima masukan baik dari kaum disabilitas sendiri, masyarakat umum, dan akademisi untuk diterapkan nanti,” ucapnya

Disampaikan Lala (sapaan akrabnya), dalam Revisi Perda ini, perlu dibangun rumah perlindungan sosial bagi penyandang disabilitas, sebagai langkah untuk kemajuan bagi kaum difabel.

“Kami bahas revisi perda ini cukup panjang sejak 2021, agar semua terakomodir,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan, Wakil Ketua Panitia Khusus Revisi Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, DPRD Kota Banjarmasin, Deddy Sophian, menurutnya untuk pekerjaan, ada persentase ketenagakerjaan bagi kaum disabilitas, yaitu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), minimal 2 persen bahkan koperasi wajib menampung pekerja kaum disabilitas.

“Mereka bekerja harus sesuai kompetensi dan kemampuan fisik, tidak boleh ditempatkan di luar kemampuan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

YKI Banjarmasin Berikan Bantuan Untuk Penyintas Kanker

BANJARMASIN – Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Banjarmasin memberikan bantuan sembako serta uang tunai kepada penyintas kanker di kota ini.

Ketua YKI Kota Banjarmasin Siti Wasilah mengatakan, dilaksanakan kegiatan tersebut, dalam rangka memperingati HUT Ke 45 Yayasan Kanker Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 April lalu.

Siti Wasilah menyerahkan bantuan kepada penyintas kanker anak anak di RSUD Ulin Banjarmasin

“Namun, pemberian bantuan kepada penyintas kanker di Kota Banjarmasin, baru bisa dilaksanakan saat ini,” ujar Siti Wasilah, Rabu (20/4).

Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan oleh YKI Kota Banjarmasin berupa, pelaksanaan bakti sosial, seperti mengunjungi penyintas kanker ibu Indah warga Sungai Andai.

“Kami melaksanakan bakti sosial dengan mengunjungi penyintas kanker,” ucapnya.

Dipilihnya ibu Indah tersebut, lanjut Siti Wasilah, karena harus berjuang dengan kanker payudara yang dideritanya, sambil membesarkan 3 anaknya sendiri karena suaminya sudah meninggal.

“Selain itu, kami juga mengunjungi Anak-anak penyintas kanker yang tengah dirawat di ruang hematologi anak RSUD Ulin Banjarmasin,” ujar Siti Wasilah.

Untuk anak anak penyintas kanker, diberikan bingkisan kepada anak-anak penyintas, sembako dan uang tunai. Memberikan hiburan dengan membawa pesulap cilik.

Pada kesempatan tersebut, istri Walikota Banjarmasin ini juga menyampaikan, jika YKI Kota Banjarmasin menerima bantuan dari PT Indofood.

“Dengan adanya bantuan tersebut, maka kami siap menyalurkan bantuan dari berbagai pihak untuk kepentingan para penyintas atau edukasi sebagai upaya pencegahan,” tuturnya lebih lanjut.

Siti Wasilah berharap, bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat,” ucapnya.

YKI Kota Banjarmasin juga membuka Hotline agar dapat membantu para penyintas kanker di Kota Banjarmasin.

YKI Kota Banjarmasin menyediakan Hotline 08115087272 merupakan layanan dan pengaduan terkait penanganan kanker di wilayah Kota Banjarmasin.

“Kepada Warga kota Banjarmasin jika mengetahui ada pasien kanker tidak mampu yang memerlukan bantuan, berkenan menginformasikan ke layanan YKI Banjarmasin,” ujar Siti Wasilah. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Apresiasi Pasmur dan Bazar Ramadhan

BANJARMASIN – Kalangan legislatif mengapresiasi pasar murah dan bazar Ramadhan, yang digelar di masing-masing Kecamatan dan Kelurahan di kota ini.

Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Bambang Yanto Permono, kepada wartawan pada Rabu (20/4), dengan adanya langkah pemerintah kota melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Banjarmasin, yang mengelar pasar murah dan bazar Ramadhan, tentu memberikan dampak positif kedepan. Karena sangat membantu warga dalam memenuhi keperluan sehari-hari.

“Kegiatan ini ditunggu warga, terutama bahan pokok,” ucapnya.

Bambang menyarankan, kegiatan ini dapat dilakukan juga setelah hari raya Idul Fitri, hingga tercipta ekonomi membaik, karena harga minyak goreng, gula pasir dan elpiji masih mengalami kenaikan di pasaran.

“Pasmur dan Bazar sangat tepat digelar, disebabkan masih dalam suasana pandemi COVID-19,” pintanya.

Politisi Demokrat DPRD Kota Banjarmasin ini menambahkan, untuk kegiatan bazar juga tentu membantu dalam mempromosikan wira usaha baru (WUB), sehingga bisa dikenal dan bersaing produknya sampai ke tingkat nasional.

“Dua tahun sempat terpuruk akibat pandemi, sekarang mulai bangkit perekonomian,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

RSUD Ulin Banjarmasin Berikan Paket Ramadhan Untuk Pasien Kelas Tiga

BANJARMASIN – Jelang Perayaan Lebaran Idul Fitri dan masih dalam suasana Ramadhan, RSUD Ulin Banjarmasin membagikan paket Ramadhan, kepada pasien kelas 3, petugas keamanan, penjaga parkir, serta petugas kebersihan.

Penyerahan paket Ramadhan kepada pasien kelas 3

Paket Ramadhan ini diserahkan langsung oleh Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zoelkarnain Akbar, di ruang Tulip Ortopedi RSUD Ulin Banjarmasin, Rabu (20/4).

“Menjelang lebaran Idul Fitri dan dalam Bulan Ramadhan ini, RSUD Ulin Banjarmasin berbagi paket Ramadhan dengan pasien kelas tiga, yang saat ini sedang menjalani perawatan,” ungkap Ibnu.

Dimana, lanjutnya, di Bulan Ramadhan ini merupakan bulan baik untuk RSUD Ulin Banjarmasin berbagi.

“Tentu diharapkan, para pasien yang sedang dirawat tersebut, mendapatkan kesembuhan. Sedangkan bagi petugas semakin bersemangat dalam bekerja,” ucapnya.

Sementara itu. Pasien kelas tiga RSUD Ulin Banjarmasin memberikan apresiasi atas pemberian paket Ramadhan tersebut.

Seperti yang disampaikan salah satu keluarga pasien kelas tiga RSUD Ulin Banjarmasin Nisa.

“Kami tentu bersyukur dengan pemberian paket Ramadhan oleh RSUD Ulin Banjarmasin tersebut,” ujarnya.

Mengingat, paket Ramadhan tersebut dapat digunakan oleh mereka.

Nisa mengatakan, pihaknya merupakan pasien rujukan dari Sampit, Kalimantan Tengah. Dan, berharap keluarga mereka mendapatkan kesembuhan sebelum lebaran Idul Fitri mendatang.

Hal senada juga disampaikan oleh Sukma. Ia mengatakan, dengan adanya pemberian paket Ramadhan tersebut, sangat bermanfaat bagi mereka. (SRI/RDM/RH)

Jembatan HKSN Diresmikan, Diberi Nama Patih Masih

BANJARMASIN – Setelah sempat mengalami dua kali perpanjangan waktu pengerjaan proyek, Jembatan HKSN 1 akhirnya dapat diresmikan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, pada Selasa (19/4).

Proses Tapung Tawar Peresmian Jembatan HKSN 1 Patih Masih

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, pemerintah kota Banjarmasin sangat bersyukur dengan diresmikannya jembatan HKSN 1 tersebut.

“Akhirnya Jembatan kebanggaan HKSN ini, dapat diresmikan, setelah tiga tahun masa anggaran” ungkap Ibnu.

Mengingat, lanjutnya, pekerjaan jembatan tersebut memakan waktu dua tahun anggaran, dan baru bisa diresmikan pada tahun ketiga, karena adanya perpanjangan waktu pekerjaan jembatan tersebut.

“Keterlambatan peresmian, karena ada beberapa kendala non teknis lainnya, seperti aspek sosial juga perlu diperhatikan,” ujarnya.

Oleh karena itu, tambah Ibnu, pihaknya meminta kepada Dinas PUPR saat melakukan pembangunan, untuk memerhatikan proses penyelesaian baik lahan serta lainnya.

“Ketika mengerjakan jembatan mendatang, hendaknya benar-benar clean and clear terlebih dahulu,” tutur Ibnu.

Walaupun, lanjutnya, memakan waktu tetapi hal tersebut perlu dilakukan.

Dalam kesempatan tersebut Ibnu, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak seperti, Forkopimda, DRPD Kota Banjarmasin, serta lainnya, yang telah membantu dalam penyelesaian pembangunan Jembatan HKSN 1 Patih Masih tersebut.

Ibnu berharap, warga di kawasan Jembatan HKSN 1 Patih Masih dapat menjaga keberadaan jembatan tersebut, dari aksi pencurian.

“Kami meminta tolong kepada warga di sini untuk dapat menjaga hasil pembangunan, seperti Jembatan HKSN 1 Patih Masih ini,” ungkap Ibnu.

Sehingga,, Jembatan HKSN 1 Patih Masih dapat awet, bisa berfungsi dengan baik, serta lainnya.

“Dengan dioperasikan Jembatan HKSN 1 Patih Masih ini, dapat bermanfaat bagi warga Kota Banjarmasin,” ucap Ibnu. (SRI/RIW/RH)

Satu Hari Pasca Insiden Ambruknya Bangunan di Gambut, Basarnas dan Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Evakuasi Korban

BANJAR – Petang menjelang berbuka puasa, sebuah bangunan toko ritel modern di Jl. Ahmad Yani KM. 12 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar tiba-tiba ambruk dan rata dengan tanah, pada Senin (18/4). Diperkirakan ada belasan korban yang masih berada di bawah reruntuhan bangunan tersebut.

Kepala Basarnas Banjarmasin melalui Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Wasino menuturkan, pihaknya menerjunkan 2 tim rescue yang berjumlah 18 orang untuk melakukan upaya evakuasi.

“Kami perkirakan masih ada belasan orang yang tertimbun reruntuhan di bangunan toko ritel modern tersebut. Seluruh jumlah korban yang tertimbun belum pasti, namun akan kami pastikan bahwa semua korban yang ada akan kami evakuasi seluruhnya. Tentu dengan kerjasama dari seluruh tim SAR Gabungan yang berada di lokasi saat ini”, tegasnya.

Sampai saat ini, tim SAR Gabungan masih berupaya mengeluarkan korban dari reruntuhan. Bahkan pada waktu malam hari sekalipun, pihak tim SAR Gabungan menyiapkan 1 set emergency lighting dan jenis lampu penerangan lainnya, untuk membantu penerangan di lokasi kejadian.

“Kami juga mempergunakan peralatan penunjang lainnya seperti Search Cam, Thermal, Rescue Radar dan Life Detector untuk membantu tim rescue yang berada di lokasi”, tambahnya.

Ramainya warga yang berada di sekitar lokasi menyaksikan proses evakuasi, menjadi kendala ketersendiri dalam melakukan proses evakuasi. Selain itu, jalan yang berada di depan lokasi, mengalami kemacetan yang sangat panjang.

“Kami berharap kepada masyarakat yang tidak ikut melakukan proses penyelamatan untuk berbesar hati tidak berada di lokasi kejadian, agar proses evakuasi berjalan dengan lancar, dan kami minta bantuan aparat kepolisian untuk membantu mengamankan situasi di lokasi kejadian”, ungkap Wasino.

Kepala Basarnas Banjarmasin Al Amrad menuturkan, bangunan 3 lantai yang runtuh rata dengan tanah itu, diperkirakan memiliki tinggi sekitar 12 meter.

“Berdasarkan informasi yang kami himpun saat kejadian, karyawan ritel tersebut sedang melakukan proses transaksi dengan pembeli sambil menunggu waktu ganti jaga shift karyawan ritel. Diperkirakan sedikitnya beberapa karyawan ritel yang menjadi korban pada kejadian tersebut.

Sudah banyak beredar foto screenshot dari olah gambar CCTV yang terpasang di ritel tersebut sebelum runtuh. Kami berharap semua korban yang belum terevakuasi segera bisa kami selamatkan. Kami akan memaksimalkan Golden Time yang ada untuk melakukan penyelamatan bersama tim SAR gabungan di lokasi”, jelas Al Amrad. (HMS/SAR-BJM-RIW/RH)

DPRD Banjarmasin Tolak Kenaikan Tarif Air Bersih

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin meminta, tarif air minum bersih tidak dinaikkan.

Permintaan itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah, kepada wartawan pada Senin (18/4). Awan mengakui, saat ini biaya operasional pengolahan air bersih cukup tinggi, hal itu terungkap melalui rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota tahun 2021 bersama Direktur dan jajaran direksi PT Air Minum Bandarmasih, pada pekan kemarin.

“Meski biaya operasional pengolahan air bersih besar, kita minta tarif tidak dinaikan, karena kondisi ekonomi warga masih dalam masa pemulihan pasca pandemi COVID-19,” pinta Awan.

Politisi PKS DPRD Kota Banjarmasin ini menyarankan, PT Air Minum Bandarmasih mengusulkan penyertaan modal dari pemerintah kota dan provinsi, sebagai pemilik saham PT Air Minum Bandarmasih, agar operasional produksi dan pendistribusian air bersih, kepada pelanggan tidak terganggu.

“Kami tidak ingin ada gejolak yang timbul di masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Air Minum Bandarmasih Supian mengakui, untuk biaya operasional pengolahan air minum memang sangat tinggi, karena kualitas air sungai Martapura sebagai bahan baku utama, sudah tercemar cukup berat. Selain itu perlu dilakukan peremajaan pipa, karena banyak yang berusia tua dan mudah mengalami kebocoran.

Direktur Operasional PT Air Minum Bandarmasih, Supian

“Kita berupaya penanganan ini tidak membebani pelanggan, dan akan terus berkoordinasi dengan legislatif serta pemimpin daerah,” tutup Supian. (NHF/RIW/RH)

Exit mobile version