Tingginya Harga Tiket Pesawat Terbang Penyebab Tingginya Inflasi di Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menjalankan arahan Pemerintah Pusat melalui Presiden RI Joko Widodo, untuk menjaga stabilitas inflasi harga di daerah masing masing.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, saat ini pihaknya telah mendapatkan arahan dari Presiden mengenai, penanggulangan inflasi.

“Arahan tersebut disampaikan melalui Rakornas Pengendalian Inflasi lewat Zoom Meeting,” ucap Ibnu.

Untuk Kota Banjarmasin pengendalian inflasi dilakukan Pemerintah bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), untuk harga agar tetap stabil atau tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

“Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam pengendalian inflasi, seperti ketersediaan serta keterjangkauan daya beli di masyarakat,” ujarnya.

Jangan sampai, tambah Ibnu, pendapatan tetap sama namun daya beli menurun.

Tingginya inflasi yang terjadi saat ini, disebabkan oleh tingginya harga tiket pesawat saat.

Menurut Ibnu, tingginya harga tiket pesawat disebabkan pembelian tiket mengalami peningkatan, sejak pandemi COVID-19 melandai.

“Pemerintah saat ini berusaha untuk terus mengendalikan inflasi, agar daya beli masyarakat tetap terjadi, tidak terjadi penurunan,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)

SDM Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin Dituntut Melek Teknologi

BANJARBARU – Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ahli dalam bidang teknologi sangat diperlukan di era modern saat ini, termasuk dalam bidang kesehatan.

Pembentukan SDM yang berkualitas ini merupakan salah satu harapan terbesar dari Ketua Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Akhmad Muntaha, pada puncak perayaan dies natalis atau HUT ke-37 Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Jumat (19/8).

Ketua Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Akhmad Muntaha, saat memberikan sambutan dalam dies natalis ke-37 Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin

Pasalnya, pemanfaatan teknologi canggih diakuinya sering ditemukan di Laboratorium Kesehatan (Labkes) untuk mempermudah Tenaga Kesehatan (Nakes) dalam menganalisa suatu penyakit atau faktor-faktor yang dapat berpengaruh pada kesehatan perorangan dan masyarakat.

“Banyaknya peralatan-peralatan canggih sekarang yang harus dioperasionalkan oleh mahasiswa di laboratorium. Tentunya ini memerlukan kemampuan dan SDM yang kuat di Jurusan Analis Kesehatan, khususnya para dosen dan PLP (Pranata Laboratorium Pendidik),” terangnya.

Diusianya yang ke-37 ini, ia berharap Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin dapat berkembang dalam menghadapi tantangan-tantangan untuk tetap eksis berkontribusi di dunia kesehatan khususnya di Kalimantan Selatan.

Apalagi diakuinya, Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin adalah penghasil SDM bidang laboratorium yang berkontribusi untuk Kalsel, Kalteng, dan Kaltim.

“Serapannya biasanya sekitar 80 persen masa tunggu dalam satu tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Program Sarjana Terapan di Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Haitami, membeberkan sejak 1985 hingga saat ini, pihaknya telah meluluskan 34 angkatan mahasiswa Analis Kesehatan.

Ketua Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Program Sarjana Terapan di Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Haitami (tengah)

Dengan mengangkat tema “Pulih Lebih Cepat, Tumbuh Lebih Kuat, Analis Kesehatan Jaya”, Haitami berharap lulusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin bisa berkontribusi untuk menyehatkan negeri ini untuk Indonesia lebih sehat.

“Kami harap lulusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin mampu menjadi garda terdepan dalam menegakkan diagnosa suatu penyakit dengan lebih baik, dan tetap lebih semangat, lebih sehat dan lebih kuat lagi,” harapnya. (SYA/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin : Generasi Muda Harus Siap Hadapi Era Society 5.0

BANJARMASIN – Kalangan legislatif menggelar Hearing dan Dialog Wawasan Kebangsaan, dengan mengangkat tema Membangun Karakter Bangsa dalam Era Society 5.0 Demi Mewujudkan Indonesia Emas.

Suasana Hearing DPRD Banjarmasin

Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, sebagai narasumber pada Selasa (16/8) sore menyampaikan, negara Indonesia adalah negara hukum, maka konsep Society 5.0 yang digagas oleh Jepang, dengan komponen utama manusia mampu menciptakan hal baru, dimaksudkan agar mampu meningkatkan perekonomian.

“Karakter bangsa tidak boleh hilang akibat tergerus kemajuan zaman,” katanya

Disampaikan Harry, melalui Society 5.0 ini perlu kecerdasan yang memperhatikan sisi kemanusiaan, kemudian mentransformasi jutaan data dan dikumpulkan melalui internet pada segala bidang kehidupan.
Generasi muda Indonesia sangat berperan dalam mengaplikasikan tersebut.

“Sumber Daya Manusia yang ada harus memanfaatkan, karena SDM dalam negeri tidak kalah berkualitas dengan luar negeri,” ungkapnya.

Harry berharap, dengan adanya Society 5.0 ini dapat semakin mengembangkan Sumber Daya Manusia di negara Indonesia, dalam rangka mempersiapkan SDM yang unggul dan mampu bersaing. Mengingat akan mengalami kesulitan kalau hanya mengandalkan lembaga pendidikan, sehingga elemen masyarakat dan pemangku kepentingan harus terlibat sepenuhnya, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, organisasi serta masyarakat.

“langkah yang harus dilakukan memperkuat kualitas pendidikan dan kompetensi mahasiswa,” pinta Harry.

Sementara itu, Ketua GMNI Banjarmasin Bayu Hendra Kusuma, menyambut baik acara Hearing dan Dialog Wawasan Kebangsaan bersama DPRD Banjarmasin. Hal ini tentunya menambah banyak wawasan dan pengalaman yang bisa diambil dari dialog dengan wakil rakyat, terutama menghadapi era society 5.0.

“Sebagai generasi muda, kita harus siap dengan perubahan zaman, seperti memiliki inovasi dan belajar banyak hal diera digital,” tutupnya.

Foto bersama Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Banjarmasin bersama kalangan mahasiswa

Untuk diketahui, dalam acara Hearing dan Dialog Wawasan Kebangsaan di gelar di Gedung Paripurna DPRD Banjarmasin. Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Matnor Ali juga turut menjadi narasumber, didampingi Tugiatno, dan beberapa Angggota DPRD Banjarmasin yakni Deddy Sophian, Afrizaldi, M Rasyid Ridha, Arufah Arif, Zainal Hakim, dihadiri Kesbangpol Banjarmasin, dan puluhan mahasiswa di Kalsel. (NHF/RDM/RH)

September 2022 Tarif Air Minum PTAM Bandarmasih Mulai Diberlakukan

BANJARMASIN – PT Air Minum Bandarmasih akan memberlakukan kenaikan tarif air minum pelanggan pada September 2022 ini. Demikian disampaikan Direktur PT Air Minum Bandarmasih Yudha Ahmadi

“Alasan dari kenaikan tersebut karena selama ini mereka menjual air minum tersebut, dengan harga rugi,” ucapnya.

Untuk itulah, lanjut Yudha, saat ini dilakukan penyesuaian tarif oleh PT Air Minum Bandarmasih.

“Kenaikan tarif air minum pelanggan terjadi pada 2015 lalu,” ujarnya.

Yudha mengatakan, untuk kenaikan tarif air minum pelanggan tersebut, dilaksanakan untuk peningkatan dari pelayanan kepada pelanggan itu sendiri.

Menurut Yudha, kenaikan tersebut untuk melengkapi fasilitas penunjang dari peningkatan pelayanan. Yang selama ini mengalami gangguan pada pelayanan air minum PT Air Minum Bandarmasih.

“Kawasan yang masih mengalami gangguan pelayanan air minum seperti dikawasan Sungai Andai, serta lainnya,” ucap Yudha. (SRI/RDM/RH)

UPPD Banjarmasin 1 Beri Penghargaan Kepada Pegawai Terbaik

BANJARMASIN – Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Banjarmasin I memberikan penghargaan kepada para pegawai terbaiknya.

Penghargaan itu diberikan secara langsung oleh Kepala UPPD Banjarmasin I, Anni Hanisyah dalam kegiatan apel pagi di halaman kantor UPPD Banjarmasin I yang berada di Jalan Ahmad Yani KM 5,5 pada Selasa (16/8).

Anni menjelaskan pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terimakasih karena mereka telah mendukung kinerja UPPD Banjarmasin I. Ia berharap penghargaan ini dapat meningkatkan motivasi kerja para pegawai ASN maupun non ASN.

“Ada empat penghargaan yang diberikan yaitu pegawai ASN Terbaik, Tenaga Kontrak Terbaik, Tenaga Kebersihan Terbaik dan Tenaga Keamanan Terbaik,” jelasnya.

Untuk pegawai yang belum menerima penghargaan, Anni berpesan agar tidak berkecil hati, namun tetap optimis memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Sementara itu, Bendahara Penerimaan UPPD Banjarmasin I, Nyimas Ratih Ayu Utami mengaku merasa senang mendapatkan penghargaan sebagai pegawai ASN Terbaik untuk kedua kalinya.

“Alhamdulillah terimakasih saya ucapkan kepada Kepala UPPD Banjarmasin I yang telah memberikan penghargaan ini. Mudah-mudahan bisa jadi inspirasi bagi teman-teman sesama pegawai,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, juga diselenggarakan pemilihan 10 orang pegawai dengan pakaian terunik dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77. (NRH/RDM/RH)

Paskibra Kota Banjarmasin Siap Jalankan Tugas

BANJARMASIN – Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Banjarmasin, saat ini sudah siap melaksanakan tugas Pengibaran Bendera Pada Peringatan Hari Kemerdekaan, di Balaikota Banjarmasin. Hal ini disampaikan Koordinator Pelatih Paskibra Kota Banjarmasin Aiptu Budiono, Selasa (16/8).

Koordinator Pelatih Paskibra Kota Banjarmasin Aiptu Budiono

“Saat ini petugas Paskibra dalam masa tenang. Setelah sebulan penuh berlatih sebagai petugas pengibar bendera di Pemerintah Kota Banjarmasin,” ungkapnya.

Budiono mengatakan, pihaknya meminta doa kepada seluruh warga Kota Banjarmasin, untuk kesuksesan pelaksanaan pengibaran bendera merah putih, pada peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 77 di Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina berharap pada pelaksanaan Upacara Kemerdekaan RI ke-77, dapat berjalan lancar.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Saat ini pasukan pengibar bendera Kota Banjarmasin telah dikukuhkan, sehingga saat ini mereka siap melaksanakan tugas sebagai pengibar bendera pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Ibnu mengatakan, pada saat Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI, semua peserta tertuju pada pasukan pengibar bendera tersebut.

“Oleh karena itu, diharapkan tidak terjadi kejadian yang tidak diharapkan,” ucap Ibnu.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu juga mengatakan, Peringatan Hari Kemerdekaan RI di Kota Banjarmasin digelar secara sederhana.

“Untuk rangkaian kegiatan Peringatan Hari Kemerdekaan RI di Balaikota Banjarmasin, dilaksanakan secara standar atau sama dengan tahun tahun sebelumnya. Seperti Upacara 17 Agustus serta lainnya,” ungkapnya.

Menurut Ibnu, untuk rangkaian kegiatan dilakukan secara bersinergi mengingat kegiatan besar dilaksanakan dalam waktu berdekatan. Seperti, Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan, 17 Agustus, dan Hari Jadi Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

RSUD Ulin Banjarmasin Bagikan Bendera dan Bersihkan Jalan Jelang Harjad dan HUT RI

BANJARMASIN – Dalam rangkaian Peringatan Hari Jadi (Harjad) Provinsi Kalsel ke 72 serta HUT Kemerdekaan RI ke 77, RSUD Ulin Banjarmasin melaksanakan kegiatan berbagi bendera, kepada pengunjung serta aksi bersih bersih di Jalan A.Yani, dipimpin langsung Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar, beserta jajarannya, Jumat (12/8).

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar saat melakukan aksi bersih bersih

“Rumah Sakit Ulin Banjarmasin dalam rangka memperingati Harjad dan HUT RI, melaksanakan beberapa kegiatan. Seperti, saat ini melaksanakan senam bersama, membagi bendera, serta melakukan aksi bersih bersih di Jalan A.Yani depan RSUD Ulin Banjarmasin,” ungkap Izzak.

Sebelumnya, lanjutnya, RSUD Ulin Banjarmasin juga melaksanakan berbagai kegiatan, lomba olahraga, lomba kebersihan, lomba teladan, serta lainnya.

“Untuk pembagian hadiah pemenang, akan diserahkan pada upacara bendera peringatan kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 2022 di Halaman RSUD Ulin Banjarmasin,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Izzak juga menyampaikan harapannya, kepada warga Kalsel agar tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19, pada saat memperingati Harjad dan HUT RI.

“Kami berharap kepada seluruh masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan, pada saat melaksanakan kegiatan peringatan Hari Jadi Provinsi dan HUT RI, tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Karena pandemi masih ada dilingkungan sekitar,” tuturnya.

Masyarakat diminta tetap menggunakan masker, menjaga jarak, sering cuci tangan, serta menjaga selalu menjaga kesehatan dengan rajin berolahraga, dan mengkonsumsi makanan yang bergizi.

“Masyarakat diharapkan terus menaati aturan protokol kesehatan COVID-19,” ucap Izzak. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin : SD SN Antasan Besar 7 Harus Segera Direhab

BANJARMASIN – Kondisi rusak parak terlihat di beberapa ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Standar Nasional (SN) Antasan Besar 7, yang berlokasi di Jalan Meratus, Kelurahan Antasan Besar, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala SDN SN Antasan Besar 7 Widarini Febrianingrum, pada Kamis (11/8) mengatakan, saat ini beberapa ruang kelas yang mengalami kerusakan parah, berjumlah 15 ruangan.

Kepala SD SN Antasan Besar 7, Widarini Febrianingrum

“Kondisi plapon dan lantai berlubang, ada retakan di bagian dinding serta sebagian sudah miring, bahkan menimbulkan bau tidak sedap akibat limbah. Kita terpaksa memasang police line, agar anak-anak tidak bermain di area ruang kelas yang rusak,” ungkapnya

Rini menyampaikan, hasil kunjungan Komisi III dan Komisi IV DPRD Banjarmasin, diharapkan dapat segera mengakomodir untuk direhab total ruang kelas yang mengalami rusak parah.

Untuk saat ini pembelajaran tatap muka total siswa 490 siswa di sekolah ini setiap hari telah dilaksanakan di beberapa ruang kelas lain dan aula milik Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.

“Semoga bisa segera ditangani semua permasalahan ini,” harap Rini.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Saut Nathan Samosir, usai melihat langsung kondisi sekolah mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menjadwalkan rapat lintas Komisi, dengan mengundang Dinas Pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kota Banjarmasin, untuk mencari solusi yang tepat terhadap kondisi ruang kelas yang rusak parah sejak tahun 2018 lalu.

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Saut Nathan Samosir

“Rapat Dengar Pendapat akan digelar segera, agar proses belajar dan mengajar berjalan lancar,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Berikan Sosialisasi PPID di Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Diskominfo Kalsel melalui Kasi Layanan Publik Diskominfo Kalsel M Ayub Khan memberikan sosialisasi bagi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di lingkungan Pemko Banjarmasin Tahun 2022.

Kasi Layanan Publik Diskominfo Kalsel M Ayub Khan

Sosialisasi dibuka langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, di Aula Kayuh Baimbai, Kamis (11/8).

Ayub mengatakan, pihaknya saat ini menjadi narasumber untuk Sosialisasi PPID dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Yang kita sosialisasi saat ini kepada pejabat pengelola informasi daerah, sehingga disetiap daerah kembali mengaktifkan PPID,” ungkapnya.

Fungsi PPID sendiri, lanjut Ayub, untuk memberikan informasi kepada masyarakat yang memerlukannya.

“Informasi yang dikelola seperti stuktur organisasi, kinerja masing masing perangkat daerah, kepegawaian perangkat daerah, serta lainnya,” jelas Ayub.

Sedangkan, lanjutnya, PPID inilah yang menangani informasi informasi tersebut. Jadi diharapkan setiap SKPD memiliki PPID tersebut.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, digelarnya sosialisasi ini berdasarkan undang undang keterbukaan informasi, namun terdapat informasi rahasia dan terbuka.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Untuk informasi terbuka, maka apabila ada masyarakat yang meminta maka informasi tersebut diberikan. Tetapi jika informasi tersebut tertutup atau rahasia, maka tidak dapat diberikan, karena memiliki mekanisme yang harus dijalankan,” ujar Ibnu.

Sedangkan, lanjutnya, untuk Pemerintah Kota Banjarmasin bersifat fleksibel, dalam memberikan informasi pemerintahan kepada publik, berdasarkan klasifikasi tersebut.

“Oleh karena itu diperlukan pejabat pengelola informasi disetiap SKPD dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin,” ucap Ibnu.

Sedangkan Kepala Diskominfotik Kota Banjarmasin Windiasti Kartika mengatakan, setiap awal tahun setiap SKPD dilingkup Pemko Banjarmasin membuat SK menetapkan siapa yang menjadi pejabat PPID.

“Untuk di Pemko Banjarmasin saat ini sudah ada 15 SKPD yang sudah memiliki PPID,” ujarnya.

Untuk, lanjutnya, SKPD yang belum memiliki agar segera membentuk PPID. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Setujui Usulan NPC Banjarmasin Pada APBD-P 2022

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin, menyetujui usulan pengajuan APBD Perubahan National Paralympic Committee Kota Banjarmasin.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin Awan Subarkah, pada Senin (8/8) mengatakan, pihaknya menggelar audiensi dengan National Paralympic Committee Kota Banjarmasin, bersama Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Banjarmasin, terkait usulan pengajuan anggaran di perubahan tahun 2022 ini untuk persiapan Pekan Paralympic Provinsi. Rencananya Peparprov akan digelar November mendatang, yang berlokasi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah

“Kita sepakat di APBD Perubahan 2022 sebesar 1,6 miliar rupiah,” ucapnya.

Disampaikan Awan, dalam kegiatan Peparprov ada sebanyak 90 atlet yang akan bertanding nanti, ia berharap dengan anggaran ini dapat mengakomodir dan mampu meraih juara umum. Mengingat selama ini para atlet National Paralympic Committee Kota Banjarmasin patut dibanggakan.

“Tahun 2021 lalu mampu mencapai peringkat ke-4 dalam Peparnas di Papua di tingkat Nasional,” jelasnya

Sementara itu, Ketua National Paralympic Committee Banjarmasin Mohammad Husaini, menyampaikan, dengan disetujui anggaran itu, pihaknya mengapresiasi dan berupaya memberikan hasil terbaik untuk persiapan kontingen dalam pertandingan di kejuaraan Pekan Paralympic Provinsi. Karena tahun 2017 lalu menjadi juara umum saat Peparprov digelar di Kabupaten Tabalong.

Ketua NPC Banjarmasin Mohammad Husaini, didampingi Wakilnya Jumri (ki-ka)

“Dari 90 orang atlet yang ikut, ada 11 cabang olahraga, diantaranya atletik, judo, catur, badminton, renang, panahan, dan menembak sert tenis meja,” tutupnya

Untuk diketahui, audiensi National Paralympic Committee Banjarmasin, berlangsung di ruang Komisi II DPRD Banjarmasin, dipimpin Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin Awan Subarkah, didampingi seluruh anggota Komisi II, dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Iwan Fitriady dan Ketua NPC Banjarmasin, Mohammad Husaini, serta pengurus NPC Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version