BANJARBARU – Penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di SMAN 4 Banjarbaru dinilai efektif. Hal ini dikarenakan siswa – siswi lingkup SMAN 4 Banjarbaru dapat lebih baik menyerap pembelajaran dibandingkan sewaktu pembelajaran jarak jauh(PJJ).
Hal ini disampaikan Kepala SMAN 4 Banjarbaru Sumini, Kamis (28/4). Sumini menyampaikan PTM 100 persen dimulai pada bulan April 2022 atau bertepatan saat bulan Ramadan ini, dengan batasan – batasan sesuai dengan Instruksi SKB 4 menteri.
“Batasan – batasan yang tertuang SKB 3 menteri seperti tidak dibukanya kantin sekolah, lalu kegiatan belajar mengajar maksimal 5 jam pelajaran x 60 menit dan tidak ada istirahat,” ungkap Sumini.
Sumini melanjutkan, selama PTM 100 persen, pihaknya tidak menemukan warga sekolah yang terpapar Covid-19. Kalaupun terpapar, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), maka pembelajaran tatap muka dihentikan dan dilanjutkan dengan pembelajaran daring selama 1 minggu. Itu untuk memutus penyebaran COVID-19.
“Alhamdulillah, selama penerapan 100 persen ini tidak ada laporan yang terpapar COVID-19,” lanjut Sumini.
Dilanjutkan Sumini, Satgas Covid-19 sekolah SMAN 4 Banjarbaru menjalankan fungsi kontrol dengan baik, mulai dari datang hingga pulang sekolah, penerapan protokol kesehatan terus diawasi. Sehingga PTM 100 persen akan terus dilanjutkan setelah libur lebaran, apabila tidak terdapat lonjakan kasus COVID-19. (MRF/RDM/RH)
BANJARBARU – Memasuki pekan ketiga Ramadhan 1443 H, layanan perekaman sekaligus pencetakan e-KTP yang disediakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarbaru yang diberi nama ‘PERI TUGU’ (Pelayanan Hari Sabtu dan Minggu) di pasar wadai ramadhan di lapangan dr. Murdjani Banjarbaru terus saja ramai dikunjungi warga. Seperti yang terlihat pada Sabtu (23/4) petang, sekitar jam 16.30 WITA.
Menurut salah satu petugas operator Disdukcapil Banjarbaru Ahmad Dahlan, layanan yang menggunakan mobil operasional ini setiap harinya bisa melayani hampir 50 warga.
“Layanan Peri Tugu ini, setiap harinya bisa sampai lima puluhan lebih warga yang melakukan pencetakan atau perekaman e-KTP,” jelas Dahlan kepada Abdi Persada FM, Sabtu (23/4) petang
Ditambahkan Dahlan, layanan Peri Tugu di pasar wadai Ramadhan kali ini beberapa pelayanan yang disediakan pihaknya.
“Kita ada beberapa pelayanan yang disediakan selain perekaman dan pencetakan e-KTP baik yang rusak ataupun baru. Kami di sini juga menyediakan layanan untuk pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA), akta Kelahiran dan Akta Kematian,” urainya.
Sehingga menurut Dahlan, memasuki pekan ketiga ramadhan ini, layanan untuk e-KTP saja sudah mencapai 500 lebih.
Sementara itu, kehadiran Peri Tugu Disdukcapil Banjarbaru di lapangan dr. Murdjani untuk memeriahkan keberadaan pasar wadai ramadhan, diakui salah seorang warga Dwi, sangat membantu dalam pencetakan e-KTP nya yang rusak.
“Ternyata mudah di sini. Saya tidak perlu menunggu hari kerja untuk pengurusan pencetakan ulang e-KTP saya yang rusak ini,” ujar Dwi kepada Abdi Persada FM.
Menurut Dwi, yang merupakan warga kelurahan Kemuning Banjarbaru ini, dengan adanya layanan disdukcapil Peri Tugu ini, sangat membantu dirinya dan warga lainnya, terlebih jika tak ada waktu karena kesibukan pekerjaan pada pagi harinya. (RDM/RH)
BANJARBARU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru mendukung penuh status ibukota Provinsi Kalimantan Selatan yang telah ditetapkan di Banjarbaru sesuai Undang Undang Nomor 8 Tahun 2022.
Disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Banjarbaru Napsiani Samandi, secara kelembagaan pihaknya sudah mengeluarkan surat keputusan tentang dukungan terhadap ditetapkanya Banjarbaru sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan. Pihaknya pun ditegaskan Napsiani siap, jika terjadi sengketa di Mahkamah Konstitusi.
“Kami, lembaga DPRD kota Banjarbaru sudah mengeluarkan keputusan tentang dukungan terhadap ditetapkannya Banjarbaru sebagai Ibu kota provinsi Kalimantan Selatan,”ujarnya kepada Abdi Persada FM, Rabu (20/4).
Disebutkan Napsiani pula, keputusan dukungan tersebut pada 31 Maret lalu telah ditandatangani 3 (tiga) unsur pimpinan DPRD yakni Ketua DPRD Fadliansyah, 2 Wakil Ketua yakni Taufik Rachman dan dirinya sendiri, yang atas nama lembaga mewakili seluruh anggota DPRD yang ada.
“Dukungan ini adalah bentuk penguatan Undang-Undang Nomor 8 tahun 2022 tentang provinsi Kalimantan Selatan, yang didalamnya menyebutkan bahwa ibu kota provinsi berkedudukan di kota Banjarbaru,” ucapnya lagi.
Selian itu dijelaskan Napsiani, dukungan atas status Banjarbaru sebagai ibukota Kalsel tersebut atas pertimbangan pihaknya menyikapi aspirasi masyarakat berdasarkan UU nomor 8 tahun 2022 yang baru disahkan pada 15 Februari lalu. Sehingga dipandang perlu dukungan DPRD secara kelembagaan.
Surat keputusan tersebut, menurut politisi PPP ini juga telah ditembuskan kepada gubernur Kalsel, wali kota Banjarbaru, kepala kejaksaan negeri, kepala PN, kepala kepolisian resor Banjarbaru dan Komandan Kodim 1006/Banjar.
“Dukungan yang dituangkan dalam keputusan DPRD nomor 188.4.43/06/III/DPRD/2022, ini juga sebagai antisipasi, jika ada yudicial review dari pemko Banjarmasin,” pungkasnya. (RDM/RH)
BANJARBARU – Berbagai kegiatan dilaksanakan Pemko Banjarbaru pada puncak hari jadi ke-23 kota di tahun ini. Salah satunya yaitu penyerahan penghargaan kepada pemenang ragam perlombaan, yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan hari jadi.
Berpusat di gedung Bina Satria, DPRD kota Banjarbaru, pada Selasa (19/4), penyerahan penghargaan dilakukan langsung Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Ariffin, didampingi Wakilnya, Wartono, serta ketua panitia hari jadi kota Banjarbaru ke-23, Sutrisno.
Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Ariffin (tengah), saat menandatangi MoU dengan perwakilan PT Galuh Cempaka (kanan)
Dalam sambutannya, Aditya mengucapkan selamat kepada para pemenang, serta berterimakasih atas partisipasi seluruh peserta.
Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Ariffin, saat memberikan sambutan
“Selamat kepada pemenang lomba yang telah diselenggarakan, semoga hasil karya kalian dapat menjadi inspirasi dan memberikan lembaran baru bagi kota Banjarbaru,” harapnya.
Dirinya juga berharap, hari jadi ini dapat dijadikan momentum oleh seluruh pihak, sebagai pengingat agar terus maju dan bermanfaat.
“Dari tahun ke tahun Banjarbaru terus berkembang. Pemerintah terus berbenah, mencoba menciptakan inovasi dan kreasi, agar kota Banjarbaru dapat mendukung aktivitas masyarakat,” ucapnya.
Dengan tema “Bersama Kita Menjadi Juara” ini, lanjut Aditya, secercah harapan dapat mendorong semangat Banjarbaru JUARA.
“Tema ini juga sejalan dengan visi Banjarbaru JUARA, untuk membangkitkan daya juang dan memberdayakan semua potensi, serta bisa bersiang dengan daerah lain,” ungkapnya.
Di tempat sama, Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono, mengapresiasi upaya yang telah dilakukan para peserta untuk meraih gelar juara ini.
Disamping itu, Wartono mengharap seluruh pemenang dalam perlombaan ini tidak serta merta merasa puas, tetapi terus berinovasi khususnya dalam kegiatan yang bermanfaat.
“Terus berkarya kedepannya, jadi tidak puas diri karena sudah meraih penghargaan,” ucapnya.
Selain penyerahan penghargan, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan id card berbasis e-money secara simbolis kepada Sekdako Banjarbaru, Said Abdullah dan Kepala Bagian Organisasi Sekdako Banjarbaru, Dedy Sutoyo.
Id card berbasis e-money ini sendiri, merupakan program CSR dari Bank Kalsel kepada ASN kota Banjarbaru. Dimana selain berfungsi sebagai kartu identitas pegawai, kartu ini juga bisa digunakan untuk pembayaran digital.
“Jadi selama ini kebanyakan untuk pajangan, oleh karena itu kita coba melakukan terobosan khusus kota Banjarbaru, ini bekerjasama dengan Bank Kalsel,” jelasnya.
Manfaat dari id card ini disebutkannya, dapat memudahkan ASN untuk berbelanja di merchant yang menyediakan pembayaran digital.
“Karena tidak ada passwordnya, limit kartu ini dibatasi hanya 2 juta Rupiah saja,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemko Banjarbaru melalui Wali Kota M Aditya Mufti Ariffin juga menadatangi kesepakatan dengan PT Galuh Cempaka, untuk memanfaatkan sebagian area tambang eks galian perusahaan tersebut, agar dapat dijadikan embung sebagai upaya mitigasi banjir. (SYA/RH)
BANJARBARU – Puncak peringatan hari jadi kota Banjarbaru ke-23, diperingati Pemko Banjarbaru dengan melaksanakan tabur bunga dan ziarah ke Taman Makam Bahagia, Landasan Ulin, Banjarbaru, pada Selasa (19/4) pagi.
Suasana kegiatan tabur bunga dan ziarah Pemko Banjarbaru di Taman Makam Bahagia
Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Ariffin, dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh ketua MUI kota Banjarbaru, Nur Syahid Ramli, persis disamping makam Wali Kota Banjarbaru Periode 2016-2020, Nadjmi Adhani. Dilanjutkan dengan menaburkan bunga di makam mantan orang nomor satu di kota Banjarbaru tersebut, serta ke makam Gubernur Kalsel periode 1984-1995, Muhammad Said.
“Mudah-mudahan para pendahulu yang sudah meninggalkan kita dan berjasa untuk Banjarbaru ini, mendapat rahmat dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” ucap Aditya usai memimpin kegiatan.
Aditya mengungkapkan, tujuan kegiatan ini tidak lain sebagai bentuk penghormatan, sekaligus pengingat akan jasa dan semangat para pendahulu yang telah memberikan dedikasi dan pengorbanan, untuk membangun negara, bangsa, termasuk kota Banjarbaru.
“Banjarbaru bisa semaju ini salah satunya adalah akibat jeri payah para pendahulu kita, dan sekarang adalah tugas kita untuk melanjutkan semangat pembangunan dari beliau-beliau,” ungkapnya.
Dirinya juga mengajak seluruh kalangan, agar memaknai hari jadi kota Banjarbaru ini sebagai salah satu wujud syukur karena telah diberikan kesempatan dan diberikan kemampuan dalam menjalani kehidupan.
“Berikanlah pengabdian kita yang terbaik, untuk kebaikan masyarakat dan daerah kita tercinta,” pintanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono, Sekdako Banjarbaru, Said Abdullah, Ketua DPRD Banjarbaru, Fadliansyah Akbar, jajaran pimpinan Forkopimda, serta seluruh pimpinan SKPD se kota Banjarbaru. (SYA/RIW/RH)
BANJARBARU – Pengembangan sarana prasarana menjadi salah satu fokus utama manajemen Rumah Sakit Daearah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru di tahun 2022 ini. Walhasil sejumlah rancangan pengadaan alat kesehatan pun dikebut untuk segera terealisasi.
Plt Direktur RSD Idaman Banjarbaru, dr Danny Indrawardhana, melalui Kepala Bidang Penunjang, Rislansyah, mengungkapkan, bahwa saat ini RSD Idaman sebenarnya telah memenuhi sarana prasarana sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Sebagai Rumah Sakit Umum Kelas C milik Pemerintah, sarana prasarana kita telah memenuhi ketentuan perundang-undangan. Namun kita akui memang masih harus ditingkatkan baik dari segi kualitas maupun kuantitas,” katanya.
Dijelaskan Rislansyah, bahwa untuk tahun ini pihaknya telah mengusulkan beberapa pengadaan alat kesehatan. Rencana pengadaan alat ini notabenenya memang di luar dari pengadaan rutin bahan alat kesehatan habis pakai (BAKHP) dan bahan medis habis pakai (BMHP).
“Tahun ini kita mengusulkan pengadaan berupa alat NICU (Neonatal Intensive Care Unit), peralatan penunjang untuk tindakan operasi mata serta peralatan laundry-CSSD. Doakan saja semoga cepat terealisasi,” terangnya.
Perencanaan pengadaan alat kesehatan, kata Rislansyah, harus dilakukan dengan cermat dengan memperhatikan dan mempertimbangkan berbagai aspek. Di antaranya ketersediaan sumber dana dan jumlah besarannya, ketersediaan alat kesehatan dari principal/provider, tingkat utilitas alat kesehatan meliputi penambahan atau pergantian alat yang sudah lewat masa pakai.
“Termasuk juga kebutuhan peningkatan pelayanan baik diversifikasi maupun tingkat kedalaman layanan. Serta hal-hal lainnya yang berkembang seperti kurs mata uang, pajak dan lain-lain” bebernya.
Pengembangan sarana prasarana di RSD Idaman Banjarbaru ini tentunya juga perlu didukung dengan pelayanan maksimal. Sejalan dengan hal itu, manajemen RSD Idaman pun tak luput untuk terus melakukan berbagai inovasi.
Kabid Pelayanan RSD Idaman Banjarbaru, dr Ani Rusmila, menuturkan, bahwa pihaknya telah membuka sistem pendaftaran online guna memudahkan akses bagi masyarakat yang ingin mendapat pengobatan. Bahkan tak hanya itu, layanan konsultasi pun kini tersedia secara daring.
“Kami telah membuka sistem pendaftaran online baik melalui Whatsapp maupun Web. Selain itu ada juga layanan konsultasi online atau yang kita sebut telemedicine. Kita harapkan masyarakat bisa memanfaatkan layanan konsultasi ini sehingga tidak perlu repot lagi datang ke rumah sakit,” tandasnya. (Humas RSD Idaman Banjarbaru-RIW/RH)
BANJARBARU – PT PLN Persero UIKL Kalimantan bersama Pemerintah Kota Banjarbaru, membuka layanan kesehatan gratis di Pasar Bauntung Banjarbaru , pada Senin (18/4). Layanan kesehatan gratis ini dibuka oleh Wakil walikota Banjarbaru Wartono bersama Senior Manager KKU PLN UIKL Kalimantan PT PLN Kalselteng Eka Yuliartana, yang juga disaksikan puluhan pengunjung pasar Bauntung Batuah.
Dalam sambutannya Wakil Walikota Banjarbaru – Wartono menyampaikan, pelayanan kesehatan gratis ini merupakan hasil kerjasama Pemko Banjarbaru bersama PLN Kalselteng. Meskipun pelayanan kesehatan hanya dibuka 1 bulan sekali, namun keberadaan ruang kesehatan di pasar Bauntung Banjarbaru sangat bermanfaat bagi para pengunjung, serta dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk mengunjungi pasar Bauntung Batuah.
“Keberadaan ruang kesehatan masih belum maksimal dirasakan pengunjung pasar, maka harapannya pasar Bauntung dibantu biaya operasionalnya untuk pelayanan kesehatan gratis,” ungkap Wartono.
Wartono melanjutkan, pihaknya mengharapkan ruang kesehatan di pasar Bauntung Batuah kedepannya akan beroperasi setiap harinya untuk melayani masyarakat.
“Untuk memaksimalkan pelayanan layanan kesehatan di pasar Bauntung, kami juga akan menggunakan ruang kesehatan pasar Bauntung sebagai tempat vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat Kota Banjarbaru,” lanjut Wartono.
Untuk diketahui, selain peresmian pelayanan kesehatan gratis. PT PLN Persero UIKL Kalimantan juga memberikan voucher belanja kepada para pegawai PT Pasar Bauntung Banjarbaru, beserta bantuan penambahan modal bagi pelaku pembudidaya ulat hongkong (maggot). (MRF/RIW/RH)
BANJARBARU – Dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-58 Tahun 2022, Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Banjarbaru, kembali menerima Vaksinasi Booster atas sinergi yang dijalin dengan Badan Intelijen Daerah (BINDA) Kalimantan Selatan dan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, beserta Puskesmas Cempaka, Kamis (14/4) pagi.
Dalam kegiatan tersebut, WBP Lapas Banjarbaru terlebih dahulu melakukan skrining kesehatan dengan mengisi lembar pemeriksaan kesehatan, yang kemudian diperiksa tekanan darahnya. Selanjutnya, WBP diarahkan untuk menerima vaksinasi booster.
Dijelaskan Kalapas Kelas IIB Banjarbaru, Amico Balalembang, bahwa hingga Kamis (14/4) sebanyak 396 orang WBP telah divaksin booster, dan sejak Maret 2022 sudah sebanyak 1.165 orang WBP telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis Booster.
“Hari ini, di bulan suci Ramadan dan dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-58 Tahun 2022, bersinergi dengan BIN Daerah Kalsel, dan Dinkes Banjarbaru, serta Puskesmas Cempaka untuk kembali melaksanakan kegiatan vaksinasi booster kepada Warga Binaan yang belum menerima vaksin dosis ketiga,” tuturnya.
Amico berharap, melalui kegiatan tersebut dapat memutus rantai penyebaran COVID-19 di dalam Lapas, serta dapat membentuk kekebalan dalam tubuh Warga Binaan dan petugas lapas, sehingga tidak ada lagi penularan virus COVID-19 di Lapas.
“Terimakasih kepada seluruh tim vaksinator hari ini, kami sangat bersyukur kegiatan hari ini dapat berjalar dengan lancar, aman, dan tertib demi menciptakan lingkungan yang sehat bagi petugas dan warga binaan Lapas Banjarbaru.” tutupnya.
Sementara itu, Kabag Ops BINDA Kalsel, Kolonel Laut Ahmad Syaifudin yang ikut memantau pelaksanaan vaksinasi bersama Abdas Raga Sugara, Kasubbag Opsin BINDA Kalsel, menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut koordinasi kedua Pimpinan di pusat terkait kerja sama kegiatan vaksinasi BIN dengan Lapas-Lapas di seluruh Indonesia.
“Kegiatan ini adalah sinergi dan kolaborasi dengan jajaran Pemasyarakatan dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi COVID-19 untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk para Pegawai hingga tahanan dan warga binaan di Lapas,” terangnya. (HumasBerseri-RIW/RH)
Banjarbaru – Kepala Desa (Kades) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diharapkan turut serta melakukan sosialisasi nilai-nilai Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing.
Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Isra Ismail ketika melaksanakan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di hadapan puluhan Kades di Kabupaten Banjar, Sabtu (9/4).
Pasalnya, menurutnya, maksud dan tujuan sosialisasi itu dalam rangka menumbuhkembangkan pemahaman kepada semua elemen masyarakat terhadap Pancasila sebagai ideologi dan falsafah bangsa Indonesia.
“Dengan tujuan agar terbentuknya kader-kader Pancasilais guna menjaga ideologi Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” jelasnya.
Oleh karenanya, lanjut Politisi Partai Golkar itu, perlu adanya pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan kepada masyarakat untuk menjaga agar kehidupan berbangsa berjalan dengan baik sesuai keinginan bersama.
“Karena Pancasila sebagai Filsafat Negara dan Ideologi pemersatu bangsa,” tegasnya.
Ditambahkan Isra, wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai jadi diri dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan dan keselamatan bangsa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
Selain Kades di Kabupaten Banjar, soswasbang Anggota Komisi III DPRD Kalsel itu juga dihadiri pengurus kecamatan Partai Golkar serta menampilkan nara sumber dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banjar. (NRH/RDM/APR)
BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kalsel, memberikan bantuan alat angkut panen kepada dua kelompok tani di Kota Banjarbaru.
Bantuan berupa kendaraan roda tiga senilai Rp32 juta ini, diserahkan oleh Kepala Dinas TPH Kalsel, Syamsir Rahman, di halaman kantor Dinas TPH Kalsel, Senin (11/4) pagi.
“Karena hasil produksi mereka kemarin juga sangat bagus, jadi Pak Gubernur memberikan bantuan ini sebagai reward,” ucap Syamsir.
Selain itu, bantuan ini diharapkan dapat membantu mempermudah para petani untuk mengangkut lebih banyak hasil panen mereka.
Peruntukannya pun, lanjut Syamsir, tidak semata-mata untuk petani saja. Melainkan dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan.
“Syaratnya, pemberian dari Gubernur ini harus betul-betul dipelihara. Jangan dibiarkan enak dipakai didepan, tapi rusak dibelakang. Kemudian dicuci, dibersihkan, agar bisa bermanfaat,” pesannya.
Syamsir berharap di bulan suci Ramadhan yang masih diselimuti oleh pandemi ini, tidak menyurutkan semangat para petani untuk tetap menjaga ketahanan pangan di provinsi ini.
“Pangan untuk banua, pangan untuk negeri. Petani adalah pahlawan,” tuturnya.
Ditempat sama, petani penerima bantuan, Sagim sangat berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan Gubernur Kalsel melalui Dinas TPH ini.
“Mudah-mudahan bantuan ini akan menambahkan berkah bagi kami,” harapnya.(SYA/RDM/APR)