Pemko Banjarbaru Apresiasi Turnamen Mobile Legend Esport Indonesia Kota Banjarbaru

BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru mengapresiasi diadakannya turnamen game online Mobile Legend di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Banjarbaru. Turnamen Mobile Legend ini merupakan turnamen kedua yang diadakan E-Sport Indonesia Kota Banjarbaru yang pelaksanaan turnamennya mampu menarik perhatian sebanyak 115 Tim pemain laki-laki dan 8 Tim pemain perempuan, terdaftar sebagai peserta pada ajang turnamen yang diadakan mulai Sabtu (29/1) – Minggu (30/1).

Kepada sejumlah wartawan, Wali Kota Banjarbaru M. Aditya Mufti Ariffin menyampaikan, turnamen game online Mobile Legend merupakan salah satu turnamen game online yang dapat menyalurkan bakat bermain para generasi millenial, turnamen ini merupakan salah satu kegiatan positif yang diharapkan akan dijadikan sebagai salah satu agenda rutin tahunan Pemko Banjarbaru.

Walikota Banjarbaru (Baju Hijau) bersama Kejari Kota Banjarbaru (Baju Merah)

“Kaum millennial inilah yang akan menjadi penyangga ibukota Negara serta berkembang pesatnya kemajuan teknologi, anak muda harus bisa berpartisipasi dalam pembangunan baik pembangunan teknologi dan Industri Kecil Menengah (IKM),” ungkap Wali Kota.

Aditya berharap, para kaum millenial tidak hanya menjadi penonton dimasa kemajuan teknologi, namun juga berpartisipasi  dalam pembangunan.

Senada dengan Walikota Banjarbaru, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru Andri Irawan juga menyampaikan, bahwa dijaman kemajuan teknologi seperti sekarang ini. Kaum millenial harus lebih mendalami ilmu teknologi, hal ini dikarenakan setiap tahunnya perkembangan jaman akan lebih maju dan lebih banyak menggunakan ilmu teknologi.

“Dengan kaum millenial ikut bermain game, maka minat mereka bisa tersalurkan dibidang ilmu  teknologi, dikarenakan kedepannya akan lebih banyak menggunakan teknologi, sehingga dengan adanya turnamen ini merupakan salah satu cara dalam mendalami teknologi,” ungkap Andri Irawan.

Sementara itu, Ketua E-Sport Indonesia Kota Banjarbaru Firdaus K Yudha menyampainan ucapan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Banjarbaru, Media Partner, beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi untuk menyelenggarakan turnamen game Mobile Legend Community Championship (MLCC) ini, sehingga pelaksanaan turnamen dapat berjalan dengan lancar.

Ketua E-Sport Indonesia Kota Banjarbaru Firdaus K Yudha

“Kedepannya turnamen game Mobile Legend Community Championship (MLCC) ini akan diadakan berkelanjutan untuk mencari bibit-bibit pro player Banua,” ujar Firdaus.

Ditambahkannya, meskipun turnamen MLCC merupakan agenda besar yang pihaknya adakan dimasa Pandemi COVID-19, namun pihaknya tidak lupa tentang penerapan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya Klaster COVID-19 di turnamen ini. (MRF/RDM/RH)

Tak Terima Dapat Sanksi, Persebaru Layangkan Somasi ke Asprov PSSI Kalsel

BANJARBARU – Persebaru akhirnya melayangkan somasi ke Asprov PSSI Kalimantan Selatan, Kamis (20/1), setelah upayanya melakukan banding tidak membuahkan hasil.

Somasi ini adalah bentuk protes pihak Persebaru atas sanksi yang diberikan Komisi Disiplin Asprov PSSI Kalsel yang menyatakan bahwa Persebaru U-17 terbukti melanggar regulasi dengan memainkan pemain tidak sah. Bahkan sanksi ini, justru diperkuat oleh Komisi Banding.

Ketua Umum Persebaru, Wartono mengklaim timnya telah memenuhi mekanisme peraturan yang telah ditetapkan Asprov PSSI Kalsel untuk dapat ikut bertanding pada laga Soeratin U-17 terkait pemain.

“Dari pelepasan pemain dari klub sebelumnya hingga ke Persebaru sudah disahkan PSSI, dan regulasi ketika main di Asprov Soeratin U-17 2021 melalui aplikasi SIAP juga menyatakan sah,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan, Kamis (20/1).

Hal ini lah yang membuat Persebaru merasa tidak dihargai. Sebab Wartono mengaku tidak pernah ada yang dihubungi dan dimintai klarifikasi oleh komisi disiplin, dan tiba-tiba langsung ada sanksi ke Persebaru.

“Lucunya dengan regulasi yang ditentukan Asprov sendiri, kami merasa tidak ada yang salah, tiba-tiba langsung mendapat sanksi disiplin, salahnya dimana?,” tuturnya.

Kini Wartono memutuskan melayangkan somasi lewat kuasa hukum yang ditunjuk Persebaru. Dan Ia juga menegaskan bahwa pihaknya berencana menempuh upaya hukum. Kalau surat somasi yang dilayangkan Persebaru tidak mendapatkan respon

“Jika somasi tidak diindahkan, maka kami akan menempuh upaya hukum baik secara pidana, perdata atau administrasi. Sanksi ini telah merugikan kami secara materil maupun immateril,” tambahnya.

Ditegaskan Wartono dalam waktu tiga hari kalau somasi yang dilayangkan pihak Persebaru tidak ada jawabannya pihaknya akan menempuh jalur hukum.

“Langkah-langkah hukum ke Pengadilan sudah disiapkan, tinggal menunggu respon dari Asprov,” tegasnya

Dalam keputusan Komdis Asprov PSSI Kalsel dikatakan Wartono mereka memberikan sanksi dengan menganulir tiga laga yang telah dilakoni klub Persebaru. Selain itu Persebaru juga dikenakan sanksi denda sebesar Rp30 juta untuk 22 pemain yang dianggap tidak sah dan secara resmi dilarang mengikuti Piala Soeratin U-17 tahun berikutnya.

Sementara itu kuasa hukum Persebaru, Dhieno Yudhidistira mengatakan pihaknya akan langsung mengirimkan surat somasi langsung hari ini ke Asprov Kalsel.

“Dengan adanya somasi ini diharapkan bisa terjalin komunikasi antara Asprov dengan Persebaru, karena selama ini tidak pernah ada komunikasi apapun,” ungkapnya.

Terkait alasan adanya somasi ini disampaikan Dhieno, termuat dalam somasi penjabarannya, dengan harapan bisa mendapatkan jawaban dari pihak Asprov Kalsel.

“Kalau tidak dijawab pihak Asprov, maka kita akan menempuh jalur hukum ke Pengadilan setempat,” tegasnya

Dengan adanya somasi ini diterangkan Dhieno dirinya meminta agar pertandingan Soeratin U-17 Asprov Kalsel bisa ditunda, sampai permasalahan antara Asprov Kalsel dan Persebaru bisa terselesaikan. (RDM/RH)

Forkopimda Banjarbaru Ajak Ramaikan Tradisi “Mawarung”

BANJARBARU – Aktivitas nongkrong di kafe memang menjadi salah satu kegiatan yang digemari banyak kalangan. Kendati tergerus perkembangan jaman, tradisi nongkrong di warung atau istilah masyarakat Kalimantan Selatan menyebutnya “Mawarung”, nyatanya juga masih bisa tetap eksis hingga sampai saat ini.

Hal itu sendiri ditunjukan oleh para unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarbaru. Senja hari usai menjalani aktivitas yang cukup padat, Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin, Wakil Wali Kota Wartono, Kepala Kejaksaan Negeri Banjarbaru Andri Irawan, Kapolres Banjarbaru AKBP Nur Khamid, Komandan Kodim 1006/Martapura Letnan Kolonel Inf Imam Muchtarom dan Ketua DPRD Banjarbaru Fadliansyah, menikmati waktu santai dengan Mawarung di kawasan Lapangan Murjani, Senin (17/1).

Para pimpinan instansi di wilayah Kota Banjarbaru ini secara spontan melakukan tradisi Mawarung setelah menghadiri acara seni budaya bertajuk Parade Senja. Dengan sajian minuman hangat, diskusi hingga canda tanda menghiasi waktu santai mereka.

Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, mengungkapkan bahwa tradisi Mawarung bagi masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya di Banjarbaru selalu kental akan suasana kekeluargaan dan persahabatan. Menurutnya banyak manfaat yang bisa dirasakan apabila tradisi Mawarung dilakukan secara positif.

“Menikmati waktu santai tidak harus ke tempat-tempat eksklusif dan harus merogoh kocek cukup mahal. Menurut saya tradisi Mawarung di Kota Banjarbaru selalu menjadi sarana yang paling tepat dalam menjalani silahturahmi baik terhadap keluarga maupun sahabat,” katanya.

Disamping itu, Aditya menuturkan bahwa dengan melakukan aktivitas Mawarung sama juga dengan membantu mata pencaharian masyarakat maupun para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Apalagi di tengah kondisi saat ini pasca dua tahun lebih lamanya dirundung pandemi COVID-19 turut menyebabkan kerugian ekonomi masyarakat.

“Secara tidak sadar dengan melakukan aktivitas Mawarung kita sudah membantu perekonomian masyarakat maupun para pelaku usaha UMKM. Saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus meramaikan tradisi Mawarung di Banjarbaru. Dimanapun tempatnya, ayo ajak kerabat-kerabat kita,” tuntasnya. (RILIS-RDM/RH)

Ketua DPRD Banjarbaru Meminta, Seluruh Pihak Waspada Omicron

BANJARBARU – Meskipun kota Banjarbaru saat ini dipastikan aman dari Omicron yang merupakan virus varian baru COVID-19. Namun hal ini tetap diwaspadai. Demikian ditegaskan Ketua DPRD kota Banjarbaru Fadliansyah Akbar, kepada Abdi Persada FM di ruang kerjanya, Senin (17/1).

Menurut Fadli, dari perkembangan kasus virus varian baru ini di daerah luar seperti Jakarta, varian ini sudah melonjak tajam.

“Di sana jumlah kasusnya sudah mencapai ratusan, mungkin karena Jakarta juga merupakan pintu gerbang arus keluar masuk orang,” ungkapnya.

Tak ingin seperti Jakarta, Fadli mengharapkan Bandara yang ada di kota ini semakin ketat menerapkan protokol kesehatan dan pendeteksi, guna menghindari masuknya virus varian baru yang bernama Omicron ini.

“Saya harap di kota kita ini, ada pengetatan pintu-pintu masuk dan keluar orang. Misalnya seperti Bandara Syamsudin Noor maupun pelabuhan-pelabuhan dan pintu keluar masuk orang lainnya,” harapnya lagi.

Selain itu, pemerintah daerah juga diharapkan Fadli juga waspada, bersiap diri dan siaga terkait penyebaran virus ini.

“Pemerintah harus bersiap, karena Omicron ini dapat dikatakan ancaman baru dari COVID-19. Bukan hanya siap megantisipasi dengan pengetatan protokol kesehatannya, tapi juga siap dengan apabila nantinya varian baru ini masuk ke daerah ini,” pintanya.

Meski begitu, Ia tetap berharap varian Omicron ini jangan sampai masuk ke kota ini. Dan untuk itu kembali Ia mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan dengan penggunaan masker, dimanapun berada. (RDM/RH)

Akhir Januari, Pemko Banjarbaru Optimis, Vaksinasi Anak Usia 6 – 11 Tahun Capai 90 Persen

BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru hingga saat ini masih gencar untuk mewujudkan herd immunity di Kota ini, terlebih saat ini sudah memasifkan kalangan anak usia 6 – 11 tahun. Dan mengawali pekan ini, Senin (17/01) yang menjadi sasaran kegiatan vaksinasi anak adalah di SDN 3 Komet Kota Banjarbaru. Vaksinasi kepada 264 siswa di sekolah ini dipantau langsung oleh Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono Bersama Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah Akbar.

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono menyampaikan, vaksin yang disuntikan kepada anak usia 6 – 11 tahun seperti ini akan dilakukan serentak di Sekolah Dasar di Kota Banjarbaru.

“Mudah-mudahan diakhir bulan Januari ini target bisa tercapai minimal 90 persen. Dan Alhamdulillah dalam berjalannya vaksinasi mulai awal sampai hari ini pelaksanaan berjalan lancar,” ucapnya.

Lebih lanjut, Wartono juga mengucapkan terima kasih kepada DInas Kesehatan dan DInas Pendidikan, serta kepada para tenaga medis, guru dan kepala sekolah atas perjuangan dan mengapresiasi terlaksananya vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun ini.

Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah Akbar mengungkapkan, vaksinasi ini sangat penting dilakukan untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran COVID-19 di lingkungan sekolah.

“Saya harapkan dengan vaksinasi yang dilaksanakan massif, setiap hari, seperti saat ini bisa tercapai target kita 90 persen. Sehingga kita sudah mempunyai standar herd immunity di lingkungan sekolah,” katanya.

Selain itu, Fadliansyah juga mengapresiasi kepada Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, atas kerja keras tenaga kesehatannya yang turun langsung dalam pelaksanaan vakasinasi ke sekolah-sekolah yang ada di Kota ini.

Untuk diketahui, berdasarkan data per Jumat (14/1) kemarin, capaian vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun di Kota Banjarbaru berada pada angka persentase 21,16 persen, dan capaian ini menjadikan kota Banjarbaru masuk dalam daerah tertinggi se Kalimantan Selatan untuk capaian vaksin anak ini. Untuk itulah, Pemerintah Kota Banjarbaru sangat optimis taget vaksinasi dosis 1 untuk anak usia 6 – 11 tahun tercapai di Akhir bulan Januari 2022. (RDM/RH)

Dukung Capai Target Vaksin Lansia, Puskesmas Guntung Manggis Turun Kejalan

BANJARBARU – Capaian vaksinasi kota Banjarbaru secara umum sudah melebihi target Nasional. Meski begitu vaksinasi lansia di kota ini masih berada di bawah 60 persen.

Agar penyebaran vaksin dapat merata, Pemko Banjarbaru memiliki beberapa program untuk dapat melakukan sasaran vaksin terutama kepada warga lansia.

Salah satunya dengan sistem “Jemput Bola” atau dengan mendatangi langsung ke tempat warga yang dilakukan oleh pihak Puskesmas Guntung Manggis pada Kamis (30/12) pagi, tepatnya di Jalan Guntung Manggis RT 19, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

Koordinator Imunisasi Puskesmas Guntung Manggis, Norhidayah

“Sesuai dengan arahan pemerintah, kita sudah melakukan ini sejak beberapa minggu terakhir, sasaran utamanya kepada lansia. Jadi setelah dari sini kita akan langsung melakukan vaksinasi juga di RT 39,” ungkap Koordinator Imunisasi Puskesmas Guntung Manggis, Norhidayah, kepada Abdi Persada FM di sela kegiatan.

Norhidayah mengaku, terdapat 14 orang lansia yang turut berpatisipasi untuk mendapatkan dosis vaksin pertamanya.

“Kalau dihitung secara keseluruhan, dari anak hingga lansia, kita sudah menyuntikkan 103 vaksin jenis Sinovac, dan 12 vaksin jenis Pfizer untuk yang ingin mendapatkan dosis kedua,” bebernya.

Sementara itu Ketua RT setempat, Abdullah, tidak menyangka dengan antusiasi warganya yang sangat tinggi untuk mendapatkan vaksin ini.

Ketua RT 19, Abdullah

“Awalnya saya memperkirakan hanya akan ada kurang lebih 50 orang yang akan mengikuti vaksinasi ini. Namun sejak pagi hingge menjelang siang, nomor antriannya sudah seratus lebih,” ucapnya.

Selain penyuntikkan vaksin, dalam kegiatan ini juga dilakukan pengecekan kesehatan dan pemberian obat gratis kepada warga. (TR21-01/RDM/RH)

Al-Qur’an Dengan Terjemahan Bahasa Banjar Jadi Souvenir MTQ Nasional 2022

BANJARBARU – Al-Qur’an dengan terjemahan Bahasa Banjar akan menjadi salah satu souvenir pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional tahun 2022 mendatang. Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalsel juga akan menyematkan Kitab Sabilal Muhtadin sebagai souvenir, yang rencananya akan dibagikan kepada tamu-tamu undangan VIP pada perhelatan MTQ nanti.

Demikian disampaikan Plt Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalimantan Selatan Mustajab kepada Abdi Persada FM belum lama tadi.  Mustajab menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan menyiapkan souvernir- souvenir Khas banua untuk para peserta dan pendamping MTQ Nasional tahun 2022 mendatang.

“Rencananya Al-Qur’an dengan terjemahan bahasa banjar dan Kitab Sabilal Muhtadin akan dibagikan kepada para tamu VIP,” ungkap Mustajab.

Mustajab menambahkan, souvenir-souvenir yang merupakan khas di banua ini dan sudah sangat langka beredar di pasaran. Sehingga sangat dianjurkan dijadikan sebagai cinderamata. Pada pelaksanaan MTQ Nasional tahun 2022 nantinya, pihaknya juga akan mengupayakan souvenir yang dibagikan kepada seluruh tamu undangan merupakan produk khas UMKM Banua.

“Selain tas purun khas Kota Banjarbaru, salah satu souvenir khas banua yang direncanakan, yakni makanan rabuk haruan yang dibagikan kepada seluruh para tamu undangan,” ungkap Mustajab.

Mustajab melanjutkan, selain souvenir – souvenir khas Banua yang masih dalam tahap perencanaan, pihaknya akan menetukan logo MTQ Nasional tahun 2022 mendatang. Pemilihan logo akan dilakukan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, dari para juara 1, 2, dan 3 dari sayembara pembuatan logo MTQ Nasional tahun 2022.

“Dari sayembara tersebut, kami akan segera menentukan juara 1, 2, dan 3 sayembara logo untuk diserahkan kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, agar beliau dapat memilih dan menentukan logo mana yang akan dipakai pada ajang MTQ Nasional 2022 mendatang,” tutup Mustajab. (MRF/RDM/APR)

Pemprov Kalsel Gelar Seminar Sungai Martapura Bungas

Banjarbaru – Pemerintah provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar seminar Sungai Martapura Bungas di salah satu hotel berbintang, kota Banjarbaru, Kamis (23/12).

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, mengungkapkan, pengelolaan sungai menjadi hal penting sebagai salah satu antisipasi terhadap ancaman banjir di musim hujan.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, saat memberikan sambutan dalam seminar Martapura Bungas

“Apabila kita ingin mengantisipasi musibah seperti banjir di musim hujan, maka harus dilaksanakan antisipasi di musim kemarau, begitupun sebaliknya,” ucapnya.

Paman Birin (sapaan akrabnya) berharap, seminar ini dapat menghasilkan Rencana Tindak Lanjut untuk tata kelola sungai di provinsi ini.

“Meskipun beberapa sungai sudah dimanfaatkan sebagai objek wisata, namun hal tersebut perlu lebih ditingkatkan melalui program ini,” ucapnya.

Kepala DLH Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana, saat menandatangani perjanjian program Sungai martapura Bungas

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana, mengatakan, pogram sungai martapura Bungas sangat penting dalam menjaga kesadaran masyarakat untuk kelestarian sungai.

“Jadi, masyarakat harus bisa berkolaborasi untuk mewujudkan Kalsel yang lebih baik, unggul, dan sejahtera,” ucap Hanifah.

Hanifah menjelaskan, pihaknya terus melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai dan mengurangi penggunaan jamban apung.

“Maka dari itu, DLH Kabupaten Kota untuk bisa berkolaborasi dalam penghapusan jamban apung,” pungkasnya. (TR21-01/RDM/APR)

TNI AL – LANAL Banjarmasin Kembali Gelar Vaksinasi Maritim di Banjarbaru

BANJARBARU – Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin, menggelar kembali Serbuan Vaksinasi Maritim COVID-19 secara massal di area Pasar Pondok Mangga , Kecamatan Banjarbaru Utara  Kota Banjarbaru, Kamis (23/12). Vaksinasi massal ini diperuntukkan bagi warga sekitar dan masyarakat Kota Banjarbaru yang belum menerima vaksin COVID-19 dosis pertama dan dosis kedua.

Dalam serbuan vaksinasi kali ini, TNI AL – LANAL Banjarmasin  menyediakan Vaksin jenis Sinovac yang sudah terbukti efektif digunakan, serta melibatkan 13 Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Balai Pengobatan (BP) LANAL Banjarmasin.

Saat meninjau vaksinasi maritim, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla menyampaikan, Vaksinasi massal ini bertujuan untuk mempercepat pemerataan Herd Immunity dilapisan masyarakat, hal ini akan dilakukan secara terus menerus sampai Pandemi COVID-19 dinyatakan tuntas dan berakhir.

“Sudah nampak terlihat rasa kekhawatiran masyarakat ataupun ragu – ragu dalam menerima suntikan Vaksinasi sudah tidak ada lagi, karena terbukti masih banyak warga  yang antusias untuk mendapatkan Vaksinasi,” ungkap Herbiyantoko.

Ia menambahkan, Kegiatan vaksinasi maritim ini akan dilakukan kembali ditempat lain, dalam rangka mendukung dan mensukseskan program pemerintah untuk menghentikan dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona, supaya tercipta lingkungan yang sehat serta masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal.

“Para warga diimbau, agar tetap menjaga kesehatan dan disilplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, dikarenakan meskipun penderita covid-19 sudah menurun drastis, namun pandemi ini belumlah berakhir,” tutup Herbiyantoko.

Untuk diketahui, vaksinasi maritim yang ke 65 kali ini, Lanal Banjarmasin telah berhasil memvaksin sebanyak 20.240 masyarakat Kalsel. Adapun warga yang bervaksin pada vaksinasi maritim ke 65 kali ini berjumlah 89 warga. (TNI AL – LANAL BANJARMASIN-MRF/RDM/APR)

Biro Perekenomian Setdaprov Kalsel, Bergerak Percepat Vaksinasi

Banjarbaru – Vaksinasi bergerak yang terus digelorakan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor untuk target 70 persen capaian vaksinasi warga Banua hingga akhir tahun ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.

Hal ini terbukti dengan dilaksanakannya vaksinasi COVID-19 di MAN 1 Banjarmasin yang difasilitasi Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel, Kamis (23/12).

Sebanyak 200 dosis vaksin pertama dengan jenis Sinovac dan Astrazeneca disediakan dalam kegiatan ini.

“Sasaran kita murid MAN 1 Banjarmasin. Tetapi ternyata juga ada pihak keluarga guru dan masyarakat sekitar sekolah yang turut serta,” terang Kasubbag Analisis Ekonomi Makro, Said Zulkifli Riva’i melalui sambungan telepon.

Ia berujar, vaksinasi bergerak dengan mengambil tema “Bersama mewujudkan masyarakat Kalimantan Selatan yang sehat dan produktif” ini semata-mata mendukung upaya percepatan vaksinasi sesuai dengan instruksi pimpinan daerah.

“Paman Birin selaku kepala daerah sudah memberikan instruksi dan target masing-masing SKPD terkait percepatan vaksinasi. Tentu kami dari Biro Perekenomian sangat mendukung penuh upaya ini,” ujarnya.

Dari total kuota sebanyak 200 dosis yang disediakan kali ini lanjutnya, telah terpenuhi karena berdasarkan data ada sekitar 237 siswa yang masih belum mendapatkan vaksin.

Selain memberikan fasilitas pelayanan vaksin, Biro Perekonomian juga menyediakan bingkisan bagi peserta vaksin.

“Kita juga sediakan link twibbone berupa ucapan kepada Paman Birin karena telah divaksin. Kita harapkan ini menjadi promosi yang efektif di media sosial,” harapnya.

Adapun tim medis dalam pelaksanaan ini tutur Zulkifli, berasal dari Polda Kalsel yang merupakan tindak-lanjut permintaan Biro Perekonomian kepada Dinas Kesehatan Kalsel. (ASC/RDM/APR)

Exit mobile version