Sebelum Ditetapkan Jadi IKP Kalsel, Pembangunan di Banjarbaru Terus Dilakukan

Banjarbaru – Ibu Kota Provinsi (IKP) Kalimantan Selatan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) yang sudah disahkan DPR RI baru baru ini pindah ke kota Banjarbaru.

Kepala Bappeda Kalsel Nurul Fajar Desira, mengatakan, jauh sebelum UU tersebut ditetapkan, Pemprov Kalsel sudah merencanakan pembangunan di Kota Banjarbaru dan sekitarnya dalam konteks budaya metropolitan Banjarbakula.

“Dalam revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kalsel, kota Banjarbaru bahkan sudah ditetapkan sebagai pusat pemerintahan,” ungkapnya, Selasa (22/2).

Dalam bentuk fisiknya, lanjut Fajar, sebagai bagian dalam program prioritas nasional Banjarbakula, pengembangan Kota Banjarbaru sudah masuk dalam program pengembangan kota metropolitan. 

“Ada SPAM Banjarbakula, ada TPA Banjarbakula, ada bus Trans Banjarbakula, ada aero city, sport city, pengembangan Geopark Meratus, sebagian besar lokasinya berada di Kota Banjarbaru,” paparnya.

Selain sebagai pusat Pemerintahan, Kota Banjarbaru juga berperan sebagai kota pendidikan. Sehingga dalam hal ini Pemprov Kalsel akan menambahkan beberapa jurusan baru di ULM.

“Nanti akan ada jurusan geologi untuk mendukung penelitan Geopark Meratus, ada jurusan pariwisata dan kebudayaan, ada juga jurusan kebandaraan, lalu jurusan teknik pertanian. Selain itu juga kita akan membangun sekolah penerbangan,” tutupnya.

Diketahui, sebelumnya RUU Tujuh Provinsi resmi disahkan menjadi Undang-Undang (UU) dalam Rapat Paripurna di DPR pada Selasa (15/2).

Tujuh UU provinsi itu, yakni UU tentang Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Tengah (Sulteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulawesi Utara (Sulut), Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Kalimantan Barat (Kalbar).(SYA/RDM/APR)

TNI AL Lanal Banjarmasin Gencarkan Vaksinasi Maritim Untuk Amnus

BANJARBARU – Dalam rangka untuk menciptakan Herd Immunity, TNI AL Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin kembali menggelar Serbuan Vaksinasi Maritim, yang bertempat di Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin pada Selasa (22/2), vaksinasi untuk dosis pertama, kedua, dan ketiga (Booster) ini diperuntukkan bagi para Masyarakat yang ingin bervaksin dan para pelajar dari Akademi Maritim Nusantara (Amnus).

Kegiatan Vaksinasi massal tersebut merupakan instruksi dari Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono agar dijajaran TNI AL turut serta membatu pencapaian
dan kesuksesan program pemerintah dalam serbuan Vaksinasi untuk penangggulangan penyebaran wabah COVID-19.

Dengan menggunakan Vaksin jenis Sinovac dan Astrazeneca yang sudah terbukti efektif digunakan, Lanal Banjarmasin mengerahkan puluhan Tenaga Kesehatan (Nakes) sekaligus sebagai Tim Vaksinator dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin, dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat, dari jumlah peserta sebanyak 89 orang telah berhasil divaksinasi semua dengan aman dan sehat.

Saat meninjau vaksinasi, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla menyampaikan,TNI Angkatan Laut akan terus bergerak dalam penanganan Pandemi COVID-19 dengan melaksanakan pemerataan Vaksinasi dielemen masyarakat dengan memanfaaatkan sarana dan prasarana yang ada.

“Vaksinasi yang digelar ini untuk mendorong dan mensukseskan program Pemerintah daerah maupun pusat melalui TNI AL untuk menanggulangi wabah COVID-19 sesuai target yang ditentukan, hal tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan sampai Pandemi COVID-19 dinyatakan berakhir. Supaya masyarakat dapat beraktivitas dengan normal menuju tatatan kehidupan yang baru,” ucap Danlanal.

Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla menambahkan, pihaknya mengharapkan kedepannya pemerataan Vaksinasi massal ini akan terus dikebut oleh Lanal Banjarmasin sekaligus mensosialisasikan tentang wabah COVID-19, terutama bagi warga yang tinggal di daerah pedalaman dan belum tersentuh Vaksinasi, dikarenakan tidak adanya Akses untuk menuju lokasi Vaksinasi atau terbatasnya sarana transportasi.

“Terima kasih terhadap warga yang antusias melaksanakan Vaksinasi, serta pelajar Amnus, semoga tertanam Herd Immunity yang kuat guna menangkal dan menghindari Virus Corona serta meminimalisir jumlah penderitanya. Salah satu kuncinya adalah  tetap disiplin dalam menerapkan protokol yang ketat saat beraktivitas,” tutup Danlanal Banjarmasin Herbiyantoko. (TNIAL -LANALBANJARMASIN-MRF/RDM/APR)

Peringati HPSN, DLH Kalsel Ajak Lapisan Peduli Lingkungan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel mengadakan Hari peringatan sampah nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari oleh warga Indonesia di Tempat Pemrosesan akhir (TPA) Sampah Regional Banjarbakula, Dalam momentum ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel Hanifah Dwi Nirwana mengajak seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kepedulian mereka terhadap lingkungan.

Pada Senin (21/2) siang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalsel Hanifah Dwi Nirwana menyampaikan, persoalan sampah masih belum terselesaikan dengan baik. Peran serta seluruh komponen masyarakat memegang kunci kebehasilan untuk menyelesaikan persoalan sampah.

“Kelola sampah, kurangi emisi, bangun proklim adalah tema HPSN tahun ini,” ucap Hanifah.

Hanifah menyampaikan, tema HPSN tahun 2022 sangat mencerminkan kondisi dunia, Pandemi COVID-19 dan meningkatnya gas rumah kaca adalah situasi yang sedang dihadapi, termasuk Kalsel. Menurut data sistem informasi pengelolaan sampah nasional pada 2021, timbulan harian dari seluruh kabupaten/kota di Banua adalah 989,83 ton setiap harinya.

“Atau sebanyak 359.097 ton per tahun, untuk memenuhi kebijakan dan strategi dalam pengelolaan sampah (jakstrada), tentu tidak mudah dengan adanya peningkatan jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi, dan perubahan gaya masyarakat,” ungkap Hanifah.

Hanifah menambahkan, peningkatan jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi, dan perubahan gaya masyarakat menjadi tantangan besar dalam pengelolaan sampah, pencapaian pengelolaan sampah tahun 2021 di Kalsel ditargetkan, dapat melakukan pengurangan sebesar 24 persen. Faktanya, Kalsel baru mencapai pengurangan sampah 14,57 persen. Sedangkan penanganan sampah yang ditarget 74 persen, baru dapat direalisasikan 63,74 persen.

“Tidak dapat dipungkiri tempat pemerosesan akhir (TPA) sampah adalah salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca. Sehingga Kalsel akan terus menyempurnakan pengelolaan sampah di TPA, melalui penerapan recovery serta mengurangi sampah yang ditimbung melalui pengelolaan sampah lanjutan,” lanjut Hanifah.

Hanifah menyebut, menjadikan sampah sebagai bahan bakar alternatif, akan menjadi salah satu program untuk pengurangan sampah. Ke depan, hal ini mau tidak mau adalah pilihan atau opsi penting dalam pengelolaan sampah. Upaya penuruan emisi gas rumah kaca, juga harus terus dilakukan melalui lokus proklim di Kalsel. Pendampingan proklim dengan pengelolaan dan pengurangan sampah akan terus dilakukan, untuk membangun kapasitas masyarakat dalam mengahadapi perubahan iklim.

“Dapat berkontribusi dalam upaya penurunan emisi gas rumah kaca, yang menjadi penyumbang perubahan iklim,” tutup Hanifah. (MRF/RDM/APR)

Hadiri Peringatan HUT Basarnas Secara Virtual, Paman Birin Apresiasi Dedikasi Basarnas

Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dalam membantu masyarakat para korban bencana.

Hal tersebut disampaikan Paman Birin usai mengikuti Peringatan HUT Basarnas 2022, secara vicon di Command Center Setda Kalsel, Senin (21/2).

“Kita bisa melihat sendiri bagaimana perjuangan tim Basarnas dibantu TNI/ POLRI, dan relawan dalam memberikan pertolongan atau mencari korban hilang akibat bencana,” terang Paman Birin.

Pada peringatan HUT Basarnas 2022, yang dihadiri langsung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara ini, Paman Birin juga memaparkan lima pesan penting Kepala Negara.

Pertama, Basarnas harus memperbanyak inovasi dengan memanfaatkan teknologi. 

“Basarnas tidak boleh ketinggalan. Saya ulang, Basarnas tidak boleh ketinggalan dalam hal teknologi, harus cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi SAR yang terkini,” papar Paman mengutip arahan Jokowi.

Kedua, Basarnas harus terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

“SDM SAR harus memiliki kompetensi yang tinggi, keahlian yang relevan dengan kebutuhan situasi hari ini, dan pastikan keselamatan tim SAR yang sedang bekerja,” ucapnya.

Ketiga, Basarnas harus memperkuat sinergi dan kolaborasi. Kerja SAR adalah kerja terpadu dengan melibatkan berbagai elemen seperti kementerian, lembaga pemerintah, TNI, Polri, badan usaha, organisasi kemasyarakatan, dan potensi SAR lainnya.

“Libatkan seluruh elemen masyarakat, semua potensi, dan buang jauh yang namanya ego sektoral. Buang jauh-jauh yang namanya ego sektoral, semua harus bersinergi dalam operasi kemanusiaan,” tambahnya.

Keempat, Basarnas harus memperkuat pencegahan, mitigasi, dan antisipasi. Presiden menekankan pentingnya melakukan edukasi serta pelatihan-pelatihan teknis SAR secara masif kepada masyarakat.

Kelima Presiden berharap Rakernas ini bisa menghasilkan gagasan-gagasan yang inovatif, yang implementatif, terobosan penting untuk meningkatkan pelayanan Basarnas bagi masyarakat.

Sementara itu Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi sampaikan laporan berupa capaian dan kinerja BASARNAS.

“Pada tahun 2021, BASARNAS telah melakukan operasi pencarian dan pertolongan sebanyak 2.294 kejadian yang meliputi operasi kecelakaan pesawat, kapal, penanganan khusus, bencana dan kondisi membahayakan manusia,” ujar Henri.

Berkat usaha keras tersebut, BASARNAS juga berhasil raih beberapa penghargaan, seperti Peringkat 2 BKN Award tingkat LPNK, Peringkat Terbaik dalam kategori penerapan sistem Merit dalam Manajemen ASN dari Komisi ASN dan Peringkat Sangat Baik dalam Kategori Unit Penyelenggara Pelayanan Publik dari Kemenpan-RB. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Kalsel Miliki Potensi Besar Jadi Pendukung IKN Baru

BANJARBARU – Kalimantan Selatan memiliki potensi yang cukup besar untuk menjadi pendukung Ibu Kota Negara (IKN) baru, hal ini terlihat dari capaian – capaian yang diraih Kalsel. Seperti selalu surflusnya kebutuhan pangan di banua ini, beserta fasilitas – fasilitas pembangunan yang sudah berjalan untuk mendukung perpindahan IKN baru di Kalimantan Timur.

Belum lama tadi,  Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar menyampaikan, banyak potensi yang dimiliki Kalsel untuk menjadi pendukung IKN baru di Kaltim, sebagian potensi yang dimiliki Kalsel yakni mempunyai pelabuhan dimekar putih dengan kedalaman mencapai 25 meter, area pertanian yang selalu berhasil surflus mencapai 1,1 juta hektar setiap tahunnya, serta sektor Perindustrian yang selalu berkembang disetiap tahunnya.

“Kita sudah berstatemen bahwa Kalsel sebagai gerbang Ibu Kota Negera baru, jadi kita punya potensi cukup besar untuk menyokong Ibu Kota Negara baru di Kaltim, banyak potensi yang ada seperti pelabuhan kita punya potensi laut dalam dimekar putih lautnya sampai 25 M, potensi area pertanian dimana 1,1 juta hektar produksi pertahun dan kebutuhan kita hanya 400 ton pertahun,” ungkap Roy.

Roy menambahkan, pihaknya mengharapkan mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat untuk menjadi pendukung Ibu Kota Negara Baru sehingga perkembangan di Provinsi Kaltim, juga akan menular di Provinsi Kalsel.

“Dukungan dari pemerintah pusat juga diharapkan agar bisa meningkatkan infrasturktur pendukung untuk menjadi jalur transportasi yang nantinya langsung ke Ibu Kota Negara baru,” ungkap Roy.

Dilanjutkan Roy, untuk menjadi pendukung Ibu Kota Negara Baru, Pemerintah Provinsi Kalsel akan mengusulkan peningkatan pendidikan Vokasi di Banua ini. Tujuan peningkatan pendidikan Vokasi di Kalsel yakni untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten dibidangnya masing-masing, pihaknya telah mengusulkan sejumlah Politeknik kepada Kementerian untuk mendapatkan jurusan baru, beserta pengusulan mata jurusan baru di Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin.

“Dengan adanya peningkatan sejumlah pendidikan vokasi, maka generasi muda kalsel tidak hanya akan menjadi penonton saja pada saat ibu kota berpindah ke Kaltim, namun juga akan berperan untuk pembangunan,” tutup Roy. (MRF/RDM/APR)

Disdikbud Kalsel Sebut Alokasi Anggaran Bidang Pendidikan Sebesar 21 Persen

Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah mengalokasikan dana anggaran sebesar 21,07 persen untuk urusan pendidikan.

Sesuai dengan amanah UUD 1945 dan UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional sebesar 20 persen dapat dipenuhi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel M Yusuf Effendi mengatakan, telah dialokasikan anggaran untuk urusan pendidikan pada Disdikbud Kalsel sebesar Rp1.315.613.899.788.

“Itu jumlah keseluruhan yang di kelola oleh Disdikbud Kalsel, UPT dan Satuan Pendidikan SMA, SMK, maupun SLB,” jelas Yusuf, Kamis (17/2).

Sementara itu jika besaran alokasi anggaran berorientasi pada fungsi pendidikan dan terkait dengan SKPD lain, papar Yusuf, maka alokasi anggarannya menjadi Rp1.336.831.924.488 atau sebesar 21, 41 persen.

“Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa alokasi anggaran untuk pendidikan di Kalsel sudah melebihi amanah dari indang – undang,” jelas Yusuf lagi.

Yusuf menginginkan agar peningkatan mutu pendidikan di provinsi ini tidak hanya dibebankan kepada Disdikbud saja, melainkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Guru Tenaga Pendidik (GTK) dan masyarakat.

“Mari kita bersama-sama dan bekerjasama agar mutu pendidikan di provinsi kita menjadi lebih meningkat, sehingga dapat menciptakan SDM yang berkualitas dan bermanfaat untuk banua kita,” tutupnya.(SYA/RDM/APR)

Gubernur Kalsel Paparkan Hasil Capaian Pembangunan 2016-2021

Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Gubernur Sahbirin Noor memaparkan implementasi SAKIP pada jajaran KemenPANRB secara virtual di Command Center Setdaprov Kalsel, Kamis (17/2).

Dalam paparannya, Sahbirin menyampaikan, guna mewujudkan pembangunan nasional dan pembangunan daerah yang searah dan selaras, Pemprov Kalsel terus melakukan pembenahan dan memperbaiki agar sistem kerja di tiap SKPD mampu menerapkan akuntabilitas yang seideal mungkin.

“Kini kami melangkah lebih maju dalam penerapan SAKIP ini, dimana pohon kinerja Pemprov Kalsel sudah didasari pada Logical Frame Work hingga ke tingkat rendah,” paparnya.

Gubernur akrab disapa Paman Birin ini menyebutkan angka-angka pembangunan yang tercapai dari RPJMD 2016-2021 sebagai bukti peningkatan pembangunan di daerah.

“Pada aspek Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Kalsel mampu menyentuh angka 71,28 persen pada tahun 2021, yang sebelumnya hanya 69,05 persen pada tahun 2016,” terangnya.

Sementara itu ekonomi Kalsel, lanjutnya, mampu tumbuh sebesar 3,48 persen pada tahun 2021, dimana pada tahun 2020 mengalami kontraksi hingga minus 1,81 persen, sehingga jika ditotal, pertumbuhan ekonomi Kalsel di masa pandemi naik sebesar 5,29 persen.

“Hal ini terlihat dari menggeliatnya roda ekonomi di pasar dan di tempat lainnya, serta antusias masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan, sandang dan papan,” jelasnya.

Proses penerapan akuntabilitas membutuhkan pengawalan dan kerja sama dari semua lingkup SKPD.

“Untuk mengawal akuntabilitas ini, kita menggunakan aplikasi e-SAKIP sebagai instrumen evaluasi,” lanjutnya.

Paman Birin menambahkan, hasil dari meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja birkorasi telah membuahkan perubahan mendasar dalam beberapa aspek. Diantaranya refocusing program dan kegiatan, dari 138 program di tahun 2020 menjadi 130 program di tahun 2021.

“Refocusing anggaran lebih dari 1,4 triliun rupiah dan berhasil dilakukan efisiensi anggaran lebih dari Rp 174 miliar rupiah,” ungkapnya.

Pemaparan dilanjutkan oleh sejumlah Kepala SKPD terkait capaian kinerja di lingkupnya masing-masing. Turut hadir Kepala Bappeda Kalsel Nurul Fajar Desira, Kepala Dinas ESDM Kalsel Isharwanto, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel Hanifah Dwi Nirwana, Kepala Disdikbud Kalsel M Yusuf Effendi.(SYA/RDM/APR)

Antisipasi Omicron, DPRD Banjarbaru Minta Warga Ketat Prokes dan Lakukan Vaksinasi

BANJARBARU – Melonjaknya lagi angka kasus COVID-19 di Kalimantan Selatan termasuk kota Banjarbaru, yang sempat melandai beberapa waktu lalu, sedikit membuat keterkejutan di masyarakat. Terlebih virus varian baru Omicron disinyalir mulai memasuki kota Idaman ini.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarbaru Taufik Rachman, lagi-lagi mengingatkan kepada masyarakat untuk kembali ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes) COVID-19.

“Menghadapi situasi seperti ini, kita memang harus siap. Kita akui, ketika kemarin kasus COVID-19 sempat melandai, aktivitas masyarakat sudah mulai berjalan normal. Memang agak sedikit kaget juga, varian Omicron ini cepat sekali menyebarnya. Makanya kami kembali mengingatkan, masyarakat tolong terapkan prokes,” ujar Taufik Rachman kepada Abdi Persada FM di ruang kerjanya, Senin (14/2).

Politisi partai Golkar ini juga menekankan kepada masyarakat, agar jangan banyak aktivitas di luar rumah.

“Kalau bisa, jika tidak ada keperluan penting, jangan keluar rumah untuk kumpul-kumpul,” harapnya.

Selain itu, Taufik juga mengingatkan pentingnya melakukan vaksinasi, sebagai langkah antisipasi penyebaran COVID-19.

“Vaksin ini penting, kami berharap yang sudah melakukan vaksin pertama, lanjutkan dengan dosis kedua, lalu ketiga. Karena kalo berkaca dari 3 kasus kematian akibat COVID-19 belum lama ini, adalah mereka yang belum terdata melakukan vaksin. Meskipun diindikasi adanya komorbit. Jadi, saya rasa vaksin ini sangat penting dilakukan oleh masyarakat,” ujarnya.

Kembali Taufik mengajak masyarakat untuk jangan takut divaksin.

“Jangan takut divaksin. Karena kalaupun terpapar COVID-19 juga, meski telah divaksin, insyaAllah tidak mengalami gejala yang parah,” tutupnya. (RDM/RH)

Dekranasda Banjarbaru Jadikan Mess L Sebagai Sentra Kreatifitas

BANJARBARU – Melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjarbaru, Mess L yang dulunya usang, sekarang dipermak sebagai tempat potensial untuk meningkatkan mutu UMKM dan IKM Kota Banjarbaru.

Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin mengatakan, dipilihnya Mess L sebagai pengembangan UMKM dan IKM Kota Banjarbaru karena lokasinya yang sangat potensial dan dapat banyak menampung berbagai sektor.

Ketua Dekranasda kota Banjarbaru, Vivi Mar’i Zubdi Aditya Mufti Ariffin

“Ini baru soft opening, nantinya akan dibangun kelengkapan seperti creative space sebagai tempat kerja,” ucapnya usai membuka Dekranasda Creative Hub di Mess L Banjarbaru, Rabu (2/2).

Creative Hub (Sentra Kreatifitas) sendiri menurutnya perlu didirikan agar terdapat segala kebutuhan baik primer, sekunder maupun tersier dalam suatu tempat.

“Hasil kerajinan merupakan kebutuhan tersier sehingga kita perlu menampilkan kebutuhan primernya juga di tempat itu seperti makanan dan lainnya agar terjadi Cross Selling (pembelian dua jenis barang atau lebih),” jelasnya.

Setidaknya menurutnya ada ratusan UMKM yang akan mengisi Mess L Banjarbaru, dan akan dilakukan secara bergilir untuk mengisi Mess L bagi pelaku UMKM dan IKM di kota ini.

“Kita juga akan kerjasama dengan Diporabudpar kota Banjarbaru, sehingga nanti juga akan ada pertunjukan seni budaya disini,” ungkapnya.

Sementara itu, CEO Halal Export Indonesia (HEI) Amar Zoni, mengapresiasi adanya creative hub di Mess L ini. Menurutnya, Mess L yang dipermak Dekranasda terkesan lebih modern tanpa meninggalkan kearifan lokal yang ada.

“Ini kali pertama saya ke Kalimantan, saya lihat atmosfernya juga luar biasa, saya harap wadah ini dapat meningkatkan mutu dan kualitas produk UMKM kota Banjarbarbaru,” ungkapnya.

CEO yang juga salah satu aktor papan atas ini berharap, HEI dapat berkolaborasi dengan Dekranasda Kota Banjarbaru untuk lebih meningkatkan jumlah ekspor hasil olahan dari UMKM ke seluruh dunia.

“Produk UMKM memiliki sejarahnya masing masing, disini tugas kami (HEI) yaitu untuk memasarkan sejarah itu agar sampai ke negara lain,” tutupnya.

Selain itu, Wali Kota Banjarbaru M Aditya Mufti Ariffin mengatakan dengan dilaunchingnya Dekranasda Creative Hub Banjarbaru bisa menjadi pusat kreatif dan UMKM se Kota Banjarbaru.

“Cukup ke Dekranasda Creative Hub tidak usah jauh-jauh mencari suvenir, semuanya ada disini,” ujarnya.

Diungkapkannya, creative hub ini merupakan wujud komitmen Pemko Banjarbaru dalam mendukung pertumbuhan sektor UMKM di kota ini.

“Banyak potensi kreatifitas yang bisa di kembangkan termasuk industri kerajinan, dan tentunya ini dapat menciptakan banyak lapangan kerja,” pungkasnya. (SYA/RDM/RH)

Rangkaian Peringatan HUT ke 50, Basarnas Banjarmasin Gelar Donor Darah

BANJARBARU – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas akan berusia 50 tahun pada 28 Februari 2022 mendatang.

Disampaikan Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin Al Amrad, dalam memperingati HUT Basarnas kali ini, pihaknya menggelar kegiatan donor darah yang dilaksanakan pada Rabu (2/2) di Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin.

“Kegiatan ini kami adakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan. Kami Bersama UTD PMI Kota Banjarbaru melaksanakan giat donor darah sebagaimana selama ini yang menjadi tugas Basarnas dalam memberikan bantuan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Al Amrad.

Ia juga memastikan akan selalu siap dalam membantu yang membutuhkan. Sehingga menurutnya, tugas seorang SAR bukan hanya mencari dan menolong, tetapi bagaimana membantu dengan berbagi.

“Kegiatan donor darah kali ini diikuti sebanyak 95 peserta. Semoga kegiatan tersebut dapat rutin dilaksanakan. Dan Kami berharap Pihak UTD RSUD Idaman Banjarbaru dan PMI Kota Banjarbaru dapat saling bersinergi dalam kegiatan serupa kedepannya,” harapnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Kepala Urusan Umum Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin Amri Zuna Kurniawan menjelaskan, personil yang ikut dalam kegiatan donor darah Ini di antaranya ASN, PPNPN, dan di dukung juga oleh anggota Dharmawanita persatuan Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin.

“Sebanyak 95 orang peserta mengikuti giat ini. Dan sebelumnya dilakukan skrining oleh petugas dari UTD RSD Idaman Banjarbaru dan PMI Kota Banjarbaru, untuk memastikan kesehatan dan beberapa faktor yang harus sesuai standar untuk mendonor,” jelasnya

Selain itu direktur Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru dan ketua PMI Kota Banjarbaru, melalui Kepala Unit Transfusi Darah RSD Idaman Banjarbaru Rosida Arisanti, mengucapkan terimakasih atas partisipasi jiwa kemanusiaan SAR dengan terlaksananya kegiatan tersebut.

“Kami berterimakasih sekali atas partisipasi jiwa kemanusiaan rekan-rekan SAR, di rumah sakit kita sangat kekurangan stok kantong darah sehingga kami sangat bersyukur sekali ketika ada sumbangan bantuan darah, sehingga ketika pasien RSD Idaman Banjarbaru memerlukan darah maka kami sudah memiliki stok darah,” pungkasnya. (SAR.BJM-RDM/RH)

Exit mobile version