TNI AL – Lanal Banjarmasin Kembali Gelar Vaksinasi Maritim di Martapura

BANJAR  – TNI AL dan Lanal Banjarmasin kembali menggelar serbuan vaksinasi maritim di Perumahan Griya Mustika Permai Desa Sungai Sipai Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar pada Kamis (25/11). Vaksinasi ini bertujuan untuk membantu program pemerintah dalam rangka mempercepat penanggulangan pandemi COVID-19 secara totalitas di wilayah Kalimantan Selatan.

Dalam serbuan vaksinasi kali ini, TNI AL – Lanal Banjarmasin menurunkan sebanyak 16 Tenaga Kesehatan (Nakes) gabungan dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin dan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin yang diharapkan mampu melayani para masyarakat yang ingin bervaksin.

Vaksinasi Maritim di Kec Martapura

Saat meninjau, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko M.Tr. Hanla mengungkapkan apresiasi kepada para warga yang antusias untuk bervaksin demi menjaga hidup sehat agar terhindar dari serangan Virus Corona.

“Besar harapan, dengan adanya Vaksinasi Massal ini dapat bermanfaat dengan baik, kepada warga jangan takut ataupun ragu – ragu untuk mendatangi tempat Vaksinasi yang sudah ditentukan dan lebih patuh terhadap protokol kesehatan, supaya dampak musim Pandemi ini segera berakhir dengan tuntas,” ungkap Herbiyantoko.

Danlanal Banjarmasin menambahkan, Lanal Banjarmasin kembali menggelar vaksinasi maritim, mengingat antusiasme warga untuk mendapatkan Vaksin belum surut, sehingga Lanal Banjarmasin akan terus menggalakkan pemerataan Vaksinasi massal dilapisan masyarakat, guna meningkatkan imun tubuh agar terhindar dari serangan Wabah COVID-19 dan meminimalisir bertambahnya angka penderita COVID-19.

“Kepada warga yang belum terjamah, jangan merasa khawatir ataupun ragu untuk bervaksin demi menjaga kesehatan, supaya musim pandemi ini segera berlalu dan berakhir dengan tuntas, menuju tatanan kehidupan yang baru dan normal,” tutup Herbiyantoko.

Untuk diketahui, vaksinasi maritim yang ke 61 kali ini, Lanal Banjarmasin telah berhasil memvaksin sebanyak 19.345 warga. (HUMASTNI AL – MRF/RDM/RH)

2022, Pemkab Banjar Upayakan Kenaikan Tunjangan Guru

BANJAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menggelar Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 76 dan Hari Guru Nasional tahun 2021. Peringatan ini dilaksanakan di Stadion Demang Lehman Martapura pada Kamis (25/11) dan dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur, Wakil Bupati Kabupaten Banjar Said Idrus Al-Habsyie.

Bupati Kab Banjar Saidi Mansyur

Saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim, Bupati Kab Banjar Saidi mansyur menyampaikan, tahun lalu adalah tahun yang penuh ujian dengan adanya pandemi COVID-19. Semua Guru dari Sabang sampai Merauke terpukul secara ekonomi. Mau tidak mau guru harus mendatangi siswa dari rumah ke rumah agar siswa tidak ketinggalan pelajaran, mempelajari teknologi yang belum pernah dikenal, menyederhanakan kurikulum, guru menangis melihat siswa semakin bosan, kesepian dan kehilangan disiplin, tekanan psikoligis karena belajar jarak jauh dan banyak guru yang mengalami tekanan ekonomi untuk memperjuangkan keluarga mereka agar bisa makan.  

“Pandemi ini tidak memadamkan semangat para guru tapi justru menyalakan obor perubahan. Guru-guru se Indonesia menginginkan kesempatan yang adil untuk mencapai kesejahteraan yang manusiawi, menginginkan akses dan pelatihan, yang relevan dan praktis, kurikulum yang sederhana, dan bisa mengakomodasi kemampuan dan bakat setiap siswa yang berbeda beda. Guru se Indonesia ingin kemerdekaan untuk berinovasi tanpa dijajah oleh keseragaman. Merdeka belajar yang dicetus sudah berubah dari sebuah kebijakan menjadi suatu gerakan,” ucap Saidi Mansyur.

Dihadapan ribuan guru, Saidi mengatakan, pada Peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional tahun ini, dilaksanakan dengan prioritas utama bagaimana PGRI dapat berperan agar anak-anak memperoleh layanan pendidkan dengan baik disaat pandemi COVID-19.

“Mengenai tunjangan guru agar dinaikan, karena tidak ada kenaikan sejak sepuluh tahun lebih, kami akan meminta dukungan dengan Komisi IV DPRD Banjar agar kenaikan tunjangan bisa dilaksanakan dan dibahas untuk tahun 2022 mendatang,” lanjut Saidi Mansyur.

Saidi Mansyur menambahkan, Penganggaran tunjangan kenaikan tidak bisa langsung dilakukan, dikarenakan perlu dibahas bersama, dan pihaknya berjanji dan berupaya akan membahas ditahun depan dengan harapan hajat para guru bisa diberikan kemudahan.

“Jumlah guru di Kabupaten banjar sekitar 5.000 an, ini perlu mekanisme dan kesepakatan bersama, sekaligus pelaksanaan visi misi, salah satunya peningkatan kesejahteraan para guru,” tutup Saidi Mansyur.

Untuk diketahui, Pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 76 dan Hari Guru Nasional tahun 2021 kali ini, juga diserahkan bantuan kepada tenaga pendidik serta penyerahan penghargaan atas rangkaian perlombaan yang digelar kepada para pemenang, antara lain webinar dan workshop virtual, MTQ, pembuatan video pembelajaran, film pendek spirit guru dimasa pandemi, pembelajaran seni, kaligrafi dan pemasangan umbul-umbul, spanduk dan poster. (MRF/RDM/RH)

SMA Negeri 3 Martapura Gelar Perayaan HUT ke-2

BANJAR – SMA Negeri 3 Martapura merupakan salah satu SMA binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel yang baru saja berdiri ditahun 2019 yang lalu. Saat pertama kali berdiri SMA yang terletak di Sungai Rangas Ulu Kecamatan Martapura Barat Kab Banjar ini hanya mempunyai 3 ruang kelas dan 1 ruang yang diperuntukkan bagi tenaga pendidik. Dan ditahun 2021 ini, SMA Negeri 3 Martapura merayakan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang pertama mereka secara sederhana.

Perayaan HUT digelar sejak Selasa (23/11) hingga Kamis (25/11) dengan menampilkan lomba-lomba dengan sifat mendidik para murid di SMA ini, seperti lomba cerdas cermat untuk melatih kecerdasan para murid, lomba bercerita bahasa banjar untuk mengangkat dan melestarikan kebudayaan banjar, dan terakhir lomba vocal solo (menyanyi) dengan maksud untuk melihat bakat dan minat dari para murid.

Lomba vocal solo (menyanyi) pada perayaan HUT SMA Negeri 3 Martapura

Rabu (24/11), Kepada Abdi Persada FM, Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Martapura Umi Masfi’ah menyampaikan, perayaan HUT SMA Negeri 3 Martapura baru pertama kali digelar ditahun 2021 ini, hal ini dikarenakan saat rencana mengadakan HUT ditahun 2020 yang lalu, penyebaran Pandemi COVID-19 masoh terbilang tinggi dan minimnya vaksinasi.

“Ditahun 2021 ini 86 Persen murid-murid sudah melaksanakan Vaksinasi COVID-19 sehingga perayaan HUT pertama ini akan lebih aman,” ungkap Masfi’ah.

Umi Masfi’ah menambahkan, adapun salah satu tujuan diadakannya berbagai perlombaan pada perayaan HUT SMA Negeri 3 Martapura, yakni untuk menghibur para peserta didik agar tidak stress dalam menghadapi Penilaian Akhir Semester ditahun 2021 yang jatuh pada tanggal 1 Desember mendatang.

“Meskipun SMA Negeri 3 Martapura baru dibangun, namun kami beserta para guru dan karyawan bahu-membahu agar sekolah sedikit demi sedikit bisa terpenuhi sesuai tuntuan pemerintah yaitu melengkapi 8  Standar Nasional Pendidikan (SNP),” lanjut Masfi’ah.

Ditambahkan Masfi’ah, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Kabid Pembinaan SMA Disdikbud Prov Kalsel Muhammadun beserta Kepala Dinas Disdikbud Prov Kalsel Yusuf Effendi dan pihak terkait, yang telah memfasilitasi sehingga terealisasi pembangunan 12 ruangan di SMA Negeri 3 Martapura yang akan segera dipakai untuk kegiatan belajar mengajar.

“Diperayaan HUT pertama ini kami bersyukur karena sebentar lagi 12 ruangan akan segera selesai untuk dipakai sebagai tempat belajar-mengajar,” tutup Masfi’ah. (MRF/RDM/RH)

Perbaikan Pasar Taibah Martapura Dipastikan Rampung Akhir Tahun

BANJAR – Juni lalu, telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa puluhan pertokoan di pasar taibah kawasan pasar batuah Martapura. Akibat adanya kebakaran ini sebanyak 12 toko milik pedagang rusak terbakar dan membuat mereka mengalami kerugian dan para pedagang yang mengalami kerugian seperti toko yang terbakar pun, langsung dipindahkan pihak Pemkab Banjar melalui PD Pasar Bauntung Batuah (PBB) Kab Banjar untuk menghuni toko lain agar mereka dapat melaksanakan jual beli sementara toko mereka diperbaiki.

Perbaikan pasar taibah diperkirakan akan selesai pada akhir tahun atau selambat-lambatnya pada awal tahun 2022 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur PD Pasar Bauntung Batuah Kabupaten Banjar Rusdiansyah.

Direktur PD PBB Kabupaten Banjar Rusdiansyah

Disampaikan Rusdiansyah, pada jum’at 4 Juni yang lalu salah satu pertokoan di Pasar Taibah PD PBB Kabupaten Banjar mengalami musibah kebakaran yang mengakibatkan terbakarnya puluhan pertokoan. Dan perbaikan pertokoan tersebut akan selesai pada akhir tahun ini atau selambat-lambatnya pada awal tahun 2022 mendatang.

“Perbaikan akan selesai pada akhir tahun ini atau selambat-lambatnya pada awal tahun, sehingga para pedagang yang toko nya terbakar dapat kembali menempati toko mereka usai perbaikan selesai,” ungkap Rusdiansyah.

Rusdiansyah menambahkan, para pedagang yang toko nya mengalami kerusakan akibat terbakar di pasar taibah, tidak akan dipungut biaya apapun saat perbaikan toko mereka sudah selesai, dan hal ini merupakan salah satu perhatian dari Pemerintah Kabupaten Banjar, melalui PD Pasar Bauntung Batuah Kabupaten Banjar.

“Kami tidak memungut biaya apapun, sehingga para pedagang dipasar taibah dapat lebih ringan beban mereka saat hendak kembali menempati toko mereka dahulu yang selesai diperbaiki,” tutup Rusdiansyah. (MRF/RDM/RH)

Pemkab Banjar Gelar Pengujian Derajat Kebugaran Bagi Pelajar

BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar, menggelar pengujian derajat kebugaran bagi pelajar SMA/Sederajat, SMP/ Sederajat dan dua perwakilan dari cabang olahraga gulat dan cabang olahraga panjat tebing di Stadion Demang Lehman Martapura Pada Jum’at (19/11). Meskipun pandemi COVID-19 telah melandai di Kab Banjar, namun Kegiatan pengujian derajat kebugaran ini tetap mematuhi protokol kesehatan, hal ini terbukti dengan diarahkannya semua pelajar yang mengikuti pengujian untuk memakai masker dan menjaga jarak oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banjar Ikhwansyah.

Saat membuka kegiatan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banjar Ikhwansyah menyampaikan, pengujian derajat kebugaran bagi pelajar SMA, SMP/ Sederajat ini, juga harus disertai dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, karena ia tidak menginginkan terjadi penularan COVID-19 saat pengujian sedang dilaksanakan.

Kadis Pemuda dan Olahraga Kabupaten banjar Ikhwansyah

“Dengan adanya pengujian derajat kebugaran bagi para pelajar, maka dapat meningkatkan indeks kesehatan para pelajar, wilayah Kabupaten Banjar,” ungkap Ikhwansyah.

Ikhwansyah menambahkan, ia mengimbau kepada para pelajar tingkat SMP, SMA dan Sederajat, agar dapat memberitahukan kepada teman-temannya terkait pentingnya menjaga kesehatan.menjaga kesehatan tubuh masing-masing merupakan hal yang sangatlah penting, apalagi disaat pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, sehingga para pelajar yang telah melaksanakan pengujian derajat kebugaran, diimbau untuk memberitahukan kepada teman-teman mereka, agar pelajar lain juga dapat menjaga kebugaran tubuh masing-masing.

“Meskipun sudah banyak pasien COVID-19 yang telah sembuh, namun hal ini tidak menampik akan adanya pasien lain yang akan terpapar virus, sehingga kebugaran tubuh para pelajar sangatlah penting untuk dijaga,” tutup Ikhwansyah.

Untuk diketahui, pengujian derajat kebugaran merupakan pengujian kesehatan bagi pelajar, sehingga dapat diketahui, kemampuan para pelajar dibidang olahraga. (MRF/RDM/RH)

Pemkab Banjar Lakukan Perbaikan Drainase Untuk Antisipasi Banjir

BANJAR – Banjir yang melanda daerah Kabupaten Banjar diawal tahun 2021 lalu telah membuat banyak kerugian bagi Masyarakat maupun Pemerintah, seperti kerugian Material serta rusaknya sebagian Infrastruktur di daerah ini. Untuk mengantisipasi penanganan banjir di musim penghujan seperti sekarang ini, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar, melakukan perbaikan drainase yang dianggap telah rusak.

Hal ini disampaikan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar Ahmad Solhan, kepada abdi persada FM, belum lama tadi.

Disampaikan Ahmad Solhan, Pemerintah Kabupaten Banjar, melalui PUPR melakukan perbaikan drainase seperti memperdalam drainase disejumlah titik lokasi, Salah satunya di Jalan Menteri Empat Martapura. Sehingga apabila jalan tergenang air, maka air akan masuk kedalam drainase.

“Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi peresapan air genangan, sehingga drainase diperluas maupun diperdalam. Apabila ditemukan ada drainase yang bermasalah maka akan segera ditangani,” ungkap Solhan.

Solhan menambahkan, selain memperbaiki Drainase, pihaknya juga telah membentuk Tim Drainase. Tim ini bertugas untuk memantau kondisi drainase di wilayah Kab Banjar, sehingga perbaikan drainase akan lebih cepat dengan dibentuknya Tim.

“Dengan dibentuknya tim Drainase, maka pemantauan drainase akan dilakukan setiap saat, sehingga diharapkan Musibah banjir tidak akan terjadi di akhir tahun ini,” tutup Ahmad Solhan. (MRF/RDM/RH)

Webinar Literasi Digital Kabupaten Banjar; Lawan Ujaran Kebencian di Era Pandemi

BANJAR – Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia ( Kemenkominfo RI ) bersama Siberkreasi kembali menggelar Webinar Literasi Digital Nasional wilayah Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (16 November 2021) Pagi, melalui Zoom Meeting.
Salah satu narasumber Iflahah Zuhriaten, Dosen UHAMKA Jakarta, menjelaskan mengenai rekam jejak di era digital.

“Jejak digital adalah segala aktifitas seseorang yang terekam melalui aplikasi maupun perangkat digital. Jejak digital dapat membentuk citra diri seseorang dan dapat menguntungkan maupun merugikan diri sendiri. Rekam jejak digital ini bisa berupa dokumen ataupun akun digital yang semua akan tersimpan dalam satu teknologi bisa berupa komputer, laptop dan sejenisnya”. jelas Iflahah Zuhriaten.

Menurut Iflahah Zuhriaten, jejak digital dapat dibedakan menjadi dua yaitu jejak digital aktif dan jejak digital pasif.

“Jejak digital aktif merupakan data yang memang sengaja dikirimkan oleh pengguna media online agar diketahui orang lain sedangkan jejak digital pasif merupakan jejak data yang ditinggalkan secara tidak sengaja dan tanpa sepengetahuan pengguna “. ungkapnya.

Ditambahkannya, Ada 5 hal yang bisa dilakukan agar ada rasa aman dalam memiliki rekam jejak digital yaitu memilah dan memilih informasi yang akan disebar, tidak mudah percaya dengan informasi yang irrasional, menggunakan sandi yang kuat atau rumit, meninggalkan jejak digital yang positif dan berkonsultsi jika menerima informasi yang membuat tidak aman dan nyaman.

Webinar yang bertema “Lawan Ujaran Kebencian di Era Pandemi ” ini dipandu oleh moderator Ovi Darin dengan Keynote Speech Bupati Banjar H. Saidi Mansyur dan menghadirkan narasumber yaitu Amiruddin, Dosen Institut Agama Islam Darussalam tentang Budaya Digital, Key Opinion Leader Bella Putri, Entrepreneur mengenai Etika Digital, Muhammad Risanta, Dosen STIE Pancasetia Banjarmasin terkait Keamanan Digital dan Iflahah Zuhriaten, Dosen UHAMKA Jakarta tentang Kecakapan Digital. (RILIS)

Perda RPPLH No 8 2020 Banjar, Diharapkan Jadi Acuan Rencana Pembangunan

BANJAR – Peraturan Daerah (Perda) Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Nomor 8 Tahun 2020 ditetapkan pada 30 Desember tahun lalu, merupakan Perda yang mengatur rencana pembangunan jangka panjang, tata ruang dan tata wilayah. Sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banjar, kembali mensosialisasikan Perda tersebut kepada Instansi-instansi lingkup Kab Banjar pada Kamis (11/11) sore tadi.

Kepada sejumlah wartawan, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banjar Mursal mengatakan, dokumen RPPLH tersebut memuat tentang potensi Kabupaten Banjar dengan masalah-masalah lingkungan dan upaya-upaya yang harus dilakukan dalam bidang perlindungan dan pengelolaan. Sehingga RPPLH Nomor 8 Tahun 2020  menjadi dasar Kabupaten Banjar menyusun rencana pembangunan baik rencana jangka panjang, tata ruang dan tata wilayah.

“Sehingga pembangunan berkelanjutan yang kita laksanakan tetap menjaga kelestariannya dan mencegah terjadinya pencemaran lingkungan,” ucap Mursal.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Setda Kab Banjar Rizqi Amaliah Eka Safitri menyampaikan, RPPLH merupakan dokumen tertulis berisi perencanaan, potensi, pantauan lingkungan serta upaya perlindungan dan pengelolaannya dalam kurun waktu tertentu. Dokumen tertulis dimaksud tujuannya untuk kepastian hukum, kelangsungan hidup mahluk hidup, pengendalian pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA), dukungan antisipasi isu global, pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan serta peningkatan kesadaran pemerintah.

“Pelaku usaha dengan masyarakat juga diharap untuk berpartisipasi dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” tutup Rizqi. (HUMASBANJAR-MRF/RDM/RH)

Wabup Banjar Tinjau Vaksinasi di Kecamatan Cintapuri Darussalam

BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar terus melaksanakan program vaksinasi untuk masyarakat umum, guna tercapainya target yang ditentukan oleh Pemerintah Pusat pada akhir Desember mendatang.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Kab Banjar Habib Idrus Al – Habsyie ketika melakukan peninjauan pada kegiatan vaksinasi gratis bagi warga Kecamatan Cintapuri Darussalam, di halaman dan aula kantor Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kamis (11/11).

Wabup Kabupaten Banjar saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Cintapuri Darussalam

Disampaikan Habib Idrus, kegiatan vaksin yang juga melibatkan perusahaan tambang setempat  sebagai bentuk kerjasama antara pemerintah dan pihak swasta.

“Diharapkan dengan adanya vaksin, masyarakat akan dapat menambah kekebalan imun di masa pandemi, tercapai target yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat untuk Kabupaten Banjar, yaitu pada akhir Desember nanti paling tidak 70 peesen,” ucap Habib Idrus.

Habib Idrus Al – Habsyie menambahkan, pihaknya akan lebih menggiatkan kegiatan vaksinasi di Daerah ini, sehingga akan dapat merubah posisi level PPKM Kabupaten Banjar kembali ke level 1.

“Insyaallah akan terus kita giatkan, karena Level kita dari yang semula level 1 kembali naik menjadi level 2,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya berharap agar pandemi cepat berlalu dan mengingatkan kepada masyarakat agar memanfaatkan kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Banjar. (HUMASBANJAR-MRF/RDM/RH)

Pemkab Banjar Lakukan Evaluasi Untuk Dapatkan Gelar Kota Layak Pemuda

BANJAR – Untuk mendapat gelar Kota Layak Pemuda, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar akan terus mengevaluasi agar gelar Kota Layak Pemuda di Kabupaten Banjar benar-benar ada. Sehingga kedepannya Kota Layak Pemuda tidak hanya sebagai slogan namun bisa direalisasikan oleh pemerintah. Hal ini diungkapkan Bupati Kab Banjar Saidi Mansyur pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriyah, yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Banjar, di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Rabu (3/11).

Saidi berharap momentum ini menjadi sarana yang baik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai wujud introspeksi diri menjadi lebih baik.

“Kedepan akan berupaya maksimal agar KNPI Banjar bisa menjadi organisasi yang lebih besar lagi. Akan terus bersinergi dan bermitra dengan pemerintah daerah, dan menjadi lokomotif pembangunan daerah. Tidak hanya guru dan alim ulama tetapi pemuda juga menjadi spirit dakwah untuk memajukan kabupaten Banjar menjadi lebih baik lagi,” ungkap Saidi Mansyur.

Untuk diketahui, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mengusung tema “Peringatan Maulid Sebagai Manifestasi Spirit Dakwah Nabi Muhammad SAW Dalam Gerakan Pemberdayaan Potensi Pemuda Kabupaten Banjar”. Sementara tausyiah disampaikan pimpinan Majelis Ta’lim dan Sholawat Fathurrosyad Ustadz Muhammad HR. Kegiatan juga dihadiri Kepala Dispora Banjar Ikhwansyah, Plt Kepala Disdik Banjar Liana Penny, Anggota Komisi IV DPRD Banjar Ahmad Syarwani, Perwakilan Disperindag Banjar, Lurah Sekumpul Gusti Marhusin, Danramil 1006 Banjar Edi Priyanto dan Staf Dispora Banjar serta Pengurus DPD KNPI. (HUMASBANJAR-MRF/RDM/RH)

Exit mobile version