2024, RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Raih Berbagai Penghargaan

BANJARMASIN – Selama tahun 2024, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, telah meraih berbagai penghargaan.

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Teguh Hadianto, baru-baru tadi mengatakan, untuk penghargaan Peringkat I Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Provinsi Kalsel, diraih Pramuda Khairunnisa, dengan inovasi “Kak Naga” (Kendali Plak dengan Buah Naga), kemudian Inovasi “MBangking” (Mobil Ambulan Dental Keliling) diraih Hastria Rainy.

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Teguh Hadianto, saat melakukan Penandatangan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas

Selanjutnya inovasi Yunny Mahriani, “Si Gulati Cah Rani” (Skrining Gigi, Mulut dan Antropometri pada Remaja Putri sebagai Pencegahan Stunting Secara Dini), dan Inovasi Mashuda, “Bekantan Nasar” (Sistem Informasi Kalibrasi Kerusakan Alat dan Ketersediaan Prasarana) mendapat Peringkat ke II kategori tenaga ASN Pengawas dari Badan Kepegawaian Daerah Tingkat Provinsi Tahun 2024, serta

Inovasi Winda Ariani “Si Kepo” (Aplikasi Kepuasan Pasien Online) berhasil menduduki peringkat 10 terbaik pada Kalsel Inovation Award Tahun 2024.

“Alhamdulillah, dengan lomba ini memberi dorongan kepada para nakes lain untuk bekerja lebih bagus,” ucap Teguh.

Disampaikan Teguh, lomba inovasi memberikn kesempatan kepada para nakes untuk berinovasi dan berkreasi, untuk maju berkembang ke depannya. Termasuk penghargaan Apresiasi Media Pemprov Kalsel 2024  peringkat II Kategori Media Massa Online, dan Terbaik II Pengurus Utamaan Gender Tingkat Provinsi Kalsel.

Teguh berharap, tahun 2025 ini akan lebih banyak lagi nakes berprestasi, dan mengharumkan nama Kalsel hingga ke tingkat Nasional.

“Kami juga mendapat penghargaan SKPD Terbaik III Penyelesaian 100% Disparita Data,” jelasnya

Lebih lanjut Teguh menambahkan,

sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya di bidang Gigi dan Mulut, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman melakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas.

Tujuannya, untuk  memberikan kinerja yang akuntabel, transparan dan professional, khususnya dalam pelayanan  kepada seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, tahun ini, pengelolaan RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel sudah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dengan dukungan anggaran sebesar Rp15 miliar.

“Mari bekerja sesuai tugas, fungsi dan ketentuan berlaku, dengan menjalankan program yang telah disusun,” tutupnya.

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel dengan Mashuda, Peringkat ke II kategori tenaga ASN Pengawas dari Badan Kepegawaian Daerah Tingkat Provinsi Tahun 2024

Untuk diketahui, total PNS untuk RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel ada sebanyak 109 orang, PPPK sebanyak 43 orang dan Non ASN sebanyak 72 orang. (NHF/RIW/EYN)

Polda Kalsel dan  Ormas Parpol Bersatu dalam Upaya Pemilu Damai 2024

BANJARMASIN – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Inspektur Jenderal Polisi Andi Rian Djajadi, bertemu dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah tokoh dari organisasi masyarakat (Ormas) serta partai politik (Parpol) di salah satu hotel di Banjarmasin, Senin (7/8).

Kapolda Kalsel saat memberikan sambutan.

Dalam pertemuan ini, Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian, mengatakan Pertemuan ini bertujuan untuk menciptakan kerjasama yang erat guna menjamin pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 yang damai dan tertib di wilayah Provinsi Kalsel.

“Yang menjadi perhatian Kita bersama dalam kontestasi politik Pemilu 2024 adalah potensi penyebaran Hoaks, Hate Speech, dan Fake News melalui media online dan media sosial,” kata Kapolda.

Ia menyatakan komitmen kuat Polri dalam memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pemilu tahun depan.

“Polda Kalsel mengapresiasi partisipasi serta keterlibatan Ormas dan Parpol dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang dan selama pelaksanaan Pemilu,” ujarnya.

Kapolda berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kalimantan Selatan.

“Pemilu 2024 adalah ajang demokrasi, untuk memilih pemimpin baik tingkat pusat maupun tingkat daerah, tentu tidak ada kalah menang dalam perhelatan demokrasi ini, yang menang adalah kita semua rakyat Indonesia,“ ucap Andi.

Dalam kesempatan tersebut, tokoh tokoh Ormas dan perwakilan Parpol juga menyampaikan tekad mereka untuk bersama sama mendukung dan memastikan pesta demokrasi berjalan aman, damai, dan sejuk. Dengan Penandatanganan komitmen bersama dilakukan sebagai bentuk komitmen nyata dari semua pihak yang terlibat dalam menjaga kerukunan dan menghindari potensi gesekan selama periode kampanye dan pemungutan suara.

Komitmen ini juga mencakup langkah-langkah konkret, seperti penyelenggaraan dialog terbuka antara Ormas, Parpol, dan aparat keamanan, pengawasan bersama terhadap kampanye yang santun dan beretika, serta pendekatan komunikasi yang meminimalisir berita palsu dan provokatif yang bisa memicu ketegangan.

Pertemuan ini menunjukkan semangat kolaborasi antara Kepolisian, Tokoh Agama, Ormas, Parpol, dan Penyelenggara Pemilu dalam menjaga kedamaian dan kestabilan selama proses Pemilu. Dengan adanya kerjasama yang erat, diharapkan Provinsi Kalsel dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan suasana yang kondusif untuk pelaksanaan Pemilu yang berintegritas dan damai.

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Hukum Dan Politik Provinsi Kalsel, Kapolda Kalsel, Komisi I DPRD Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsuddin Noor, Kabinda Kalsel, Wakajati Kalsel, Sekretaris PT Banjarmasin, Kabid Berantas BNNP Kalsel, Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua KPU Kalsel, Ketua Bawaslu Kalsel, Ketua MUI Kalsel, Ketua FKUB Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, Ketua Ormas/LSM se Kalsel, serta Ketua DPD Partai Politik se Kalsel. (POLDA KALSEL/SRI/RDM/EYN)

Polda Kalsel Gelar Silaturahmi Bersama Media

BANJARMASIN – Untuk menciptakan suasana kondusif dalam pemberitaan, maka Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar silaturahmi dengan media di Kota Banjarmasin.

Silaturahmi langsung dipimpin Kepala Bidang Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifai, di Kota Banjarmasin, Selasa (8/8).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol, Mochamad Rifai.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin Bidang Humas Polda Kalsel bersama dengan rekan media,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Kegiatan ini, lanjut Rifai, bertujuan untuk mempererat jalinan silaturahmi antara media sebagai pewarta, serta maupun Bidang Humas sebagai pengemban kehumasan.

“Dalam kegiatan ini kami lebih bekerjasama lagi, agar lebih solid dan kompak dalam pemberitaan di Provinsi Kalimantan Selatan ini,” ucap Rifai.

Dalam kesempatan tersebut Rifai juga mengungkapkan, jika Polda Kalsel terbuka terhadap penanganan kasus di Banua ini.

“Saat ini ada 3 sampai 4 kasus yang mendapatkan perhatian masyarakat, yaitu, kasus penusukan yang melibatkan anak sekolah di Kota Banjarmasin, kasus dugaan kekerasan anak PAUD di Kota Banjarmasin, kasus tabrakan yang melibatkan anggota kepolisian,” tutur Rifai.

Kasus kasus tersebut telah diselesaikan oleh Kepolisian. Hingga dilimpahkan kepihak kejaksaan. Seperti kasus dugaan Kekerasan anak di tingkat PAUD.

“Apabila masyarakat tidak puas terhadap kasus tersebut, bisa dilaporkan kembali. Misalkan melibatkan anggota kepolisian bisa ke Propam Polda Kalsel,” ucap Rifai. (SRI/RDM/EYN)

Disambut Dengan Sholawat, Paman Birin Dihadiahi Tongkat Dari Ponpes Darussalam Martapura

BANJAR – Sholawat dari puluhan ribu santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Martapura, menyambut kedatangan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor atau Paman Birin, saat bersilaturahmi sekaligus memberikan bantuan di lokasi itu, Selasa (8/8).

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (berdiri) saat memberi sambutan di Ponpes Darussalam Martapura.

Dalam sambutannya, Paman Birin menyebut Ponpes Darussalam merupakan pesantren luar biasa. Sebab menurutnya, Ponpes ini di bidangi oleh ulama besar.

“Lulusannya sudah ada di berbagai provinsi bahkan di berbagai dunia,” ujar Paman Birin.

Pimpinan Ponpes Darussalam Martapura KH Hasanuddin Badruddin menyatakan kebanggaannya kepada orang nomor satu di Kalsel itu.

Menurut Hasanuddin, kegiatan Turdes yang digelar Paman Birin secara mutlak dilakukan karena ingin membaur dengan masyarakat di Desa sekaligus beramal kepada mereka dengan memberikan bantuan. Bukan karena kepentingan lain.

“Biasanya kalau sudah dua periode seperti Paman Birin ini, pasti mulai hilang dari masyarakat. Paman Birin malah sebaliknya. Beliau malah semakin gencar membagi bantuan ke masyarakat,” ujar Guru Hasanuddin sapaan akrabnya.

Pimpinan Ponpes Darussalam Martapura KH Hasanuddin Badruddin (mic) saat memberikan tongkat dari kayu ulin kepada Gubernur Kalsel (tengah).

Dalam kesempatan itu, Guru Hasanuddin memberikan cendera mata kepada Paman Birin berupa tongkat dari kayu ulin.

Sementara Paman Birin sendiri seperti di lokasi lainnya, memberikan bantuan seperti tablet tambah darah kepada remaja, bibit pohon dan sembako.(SYA/RDM/EYN)

Sambangi SMKN 5 Banjarmasin, Paman Birin Puji Hasil Karya Siswa

BANJARMASIN – SMK Negeri 5 Banjarmasin, menjadi salah satu sekolah yang didatangi rombongan Turdes Kemerdekaan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, pada hari terakhir, Selasa (8/8). Kedatangan orang nomor satu di Banua itu, disambut meriah ribuan siswa, yang sudah menunggu kedatangan Paman Birin sejak pagi.

Tepat jam 10.30 WITA, rombongan motor trail yang dipimpin langsung Paman Birin, tiba di SMK unggulan di kota Banjarmasin itu. Setelah memarkir motor, Gubernur pun melanjutkan kegiatan dengan menaman pohon di halaman sekolah. Tidak lupa, Gubernur juga menyerahkan KTP elektronik kepada perwakilan dua siswa, yang sudah berusia 17 tahun.

Sesuai dengan misi Turdes Kemerdekaan, Paman Birin juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada perwakilan warga sekitar kawasan Teluk Dalam, yang menjadi lokasi SMK Negeri 5 Banjarmasin. Diantaranya bantuan sembako untuk membantu penanganan inflasi, dan bantuan makanan tambahan untuk program pengentasan stunting.

Gubernur Kalsel saat melihat ekskavator hasil karya siswa SMKN 5 Banjarmasin.

Setelah rangkaian acara Turdes Kemerdekaan ini, Gubernur pun menyempatkan diri melihat langsung hasil karya siswa jurusan otomotif, yang berhasil membuat ekskavator. Bahkan hasil karya para siswa ini, berhasil memenangkan lomba tingkat nasional, pada 2022 lalu

“Lulusan sekolah ini banyak dibutuhkan perusahaan besar, khususnya untuk jurusan otomotif dan mesin. Seperti kita lihat di belakang tadi, siswa tidak hanya diajari secara teori tetapi langsung dipraktikkan,” ujar Paman Birin kepada wartawan.

Gubernur Kalsel melanjutkan Turdes Kemerdekaan setelah kunjungan ke SMKN 5 Banjarmasin

Menanggapi pujian Paman Birin ini, Kepala SMK Negeri 5 Banjarmasin, Syahrir mengaku, sangat berterima kasih, bahwa orang nomor satu di Kalsel itu mau datang langsung berkunjung, dan melihat hasil karya para siswa.

“Alhamdulillah, Paman sempat melihat praktik di dua jurusan tadi. Jurusan otomotif dan mesin. Beliau sangat mengapresiasi bahwa kita sudah membuat ekskavator,” ujar Syahrir.

Kepada wartawan, Syahrir mengatakan, ekskavator hasil karya para siswa ini, sudah disewakan kepada sejumlah perusahaan untuk membantu kelancaran pekerjaan lapangan.

“Biaya pembuatan yang hanya ratusan juta rupiah, tapi membawa prestasi dan keuntungan bagi para siswa,” tutupnya. (RIW/RDM/EYN)

Paman Birin Ingatkan Pelajar Beri Hak Suara Pemilu 2024

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memastikan KTP elektronik (e-KTP) langsung bisa dicetak sesaat usai perekaman.

Hal itu dilakukan agar pendataan penduduk di Kalsel dapat berjalan dengan baik. Terutama kepada pelajar usia 17 tahun.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (kiri) saat menyerahkan e-KTP kepada salah seorang pelajar SMAN 2 Banjarbaru.

“Jadi pada saat Pemilu 2024 nanti semua bisa memberi hak suara,” ujar Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, saat di SMAN 2 Banjarbaru dalam rangka Turdes Kemerdekaan Bergerak Lintas Beribu Sungai Banua, Selasa (8/8).

Gubernur akrab disapa Paman Birin itu menyebut, selama perjalanan turdes ke 9 ini, laporan setiap daerah terhadap perekaman data penduduk sudah sangat baik. Tinggal bagaimana hak suara benar-benar diberikan saat pemilu nanti.

“Apalagi kalian-kalian para pelajar. Kalian pemilih pemula harus memberi hak suara agar tidak disalahgunakan,” seru Paman Birin kepada pelajar SMAN 2 Banjarbaru.

Di lokasi ini, Paman Birin juga memberikan beberapa bantuan. Seperti sembako kepada lansia untuk penananganan inflasi, bantuan makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, hingga bibit pohon demi mendukung program revolusi hijau.

Kepala Sekolah SMAN 2 Banjarbaru Eksan Wasesa, menyampaikan terimakasih dan apresiasinya kepada Paman Birin serta rombongan yang telah berkeliling desa di 13 Kabupaten/Kota se-Kalsel.

“Paman Birin patut jadi panutan. Ini sosok pemimpin yang diingkan masyarakat,” tuturnya.(SYA/RDM/EYN)

Bank Kalsel Bersama OJK Implementasikan Project GMEKI di Pasar Budaya Rancah Mampulang Desa Balida Balangan

BALANGAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tahun 2023 ini berkomitmen untuk menginisiasi program Generic Model Ekosistem Keuangan Inklusif (GM EKI) di Wilayah Perdesaan dengan melibatkan kementerian atau lembaga, perwakilan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dan stakeholders terkait. Khusus untuk wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui OJK Regional 9 Kalimantan, pilot project GM EKI Wilayah Pedesaan direncanakan dapat diimplementasikan pada Desa Balida Pasar Budaya Rancah Mampulang Kabupaten Balangan, bekerja sama dengan Bank Kalsel.

“Project GM EKI di wilayah pedesaan ini dilakukan dalam rangka mendukung upaya pemerintah daerah dalam pengembangan dan pemberdayaan desa secara terpadu untuk mendorong transformasi sosial, budaya dan ekonomi desa. Selain itu melalui program ini juga dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di wilayah perdesaan,” ungkap Kepala OJK Regional 9 Wilayah Kalimantan Darmansyah disela kunjungannya ke Wisata Pasar Racah Mampulang Desa Balida usai kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) implementasi GM EKI di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan baru-baru tadi.

Dirinya pun berharap, melalui Project GM EKI kedepannya Wisata Pasar Racah Mampulang Desa Balida dapat menjadi wisata unggulan yang ada di Kabupaten Balangan, sekaligus juga bisa menjadi wadah ekosistem keuangan yang baik di sektor pariwisata.

Sementara itu, di kesempatan terpisah, Direktur Utama Bank Kalsel Fachruddin menambahkan, Bank Kalsel merasa terhormat dapat menjadi bagian dalam suksesnya Project GM EKI pada Wisata Pasar Racah Mampulang Desa Balida di Kabupaten Balangan.

Pihaknya berkomitmen untuk bisa mensukseskan Project GM EKI tersebut, melalui berbagai terobosan, diantaranya bantuan pengelolaan keuangan desa, UMKM, masyarakat umum hingga pelajar yang ada disekitar Wisata Pasar Racah Mampulang Desa Balida. Lalu penyediaan layanan QRIS untuk memudahkan transaksi dan akuntabilitas laporan keuangan desa serta UMKM. Terakhir yaitu ketersediaan permodalan yangterjangkau dan mudah bagi UMKM untuk dapat mengembangkan usahanya dan terhindar dari rentenir.

Melalui berbagai terobosan tadi Bank Kalsel optimis dapat mendukung semakin berkembangnya Wisata Pasar Racah Mampulang Desa Balida di Kabupaten Balangankedepannya.

“Selain itu melalui cara ini kami juga bisa mendukung program Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor dalam mentransformasi ekonomi Provinsi Kalsel dari ketergantungan pada komoditas bahan mentah atau setengah jadi, ke sektor pertanian, kehutanan, pariwisata dan hilirisasi industri,” tukasnya. (ADV-RIW/RDM/EYN)

Layanan Kantor Cabang Utama Bank Kalsel, Pindah ke Lantai Dua

BANJARMASIN – Terhitung mulai hari ini, Senin (22/5) layanan kantor cabang utama Bank Kalsel pindah ke lantai dua kantor pusat Bank Kalsel. Kondisi ini dikarenakan adanya renovasi kantor cabang utama, hingga tiga atau empat bulan mendatang.

Kepala Cabang Utama Bank Kalsel, Firmansyah menjelaskan, selama renovasi berlangsung, layanan dipindahkan ke lantai 2.

‘Jadi nasabah yang ingin melakukan layanan perbaikan atau keperluan terkait layanan Bank Kalsel bisa langsung naik ke lantai dua,” ucapnya.

Firmansyah menambahkan, renovasi dilakukan untuk peningkatan pelayanan Bank Kalsel kepada nasabahnya. Selain itu Firmansyah juga memastikan, meski pindah ke lantai dua, namun semua layanan perbankan akan tetap dilayani dengan sepenuh hati.

“Hanya pindah tempat sementara saja dan semua layanan perbankan tetap bisa kami layani seperti biasa”, tutupnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel Gelar Peringatan Harkitnas ke-115

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel melaksanakan apel Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-115 di halaman Kantor Diskominfo Provinsi Kalsel pada senin (22/5). Apel yang dipimpin langsung oleh Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel Muhammad Muslim ini, diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan tenaga kontrak lingkup Diskominfo Provinsi Kalsel.

Usai pelaksanaan Apel, Muhammad Muslim menyampaikan, agar momentum peringatan Harkitnas ini dapat menjadi motivasi dan semangat menumbuhkan kepercayaan diri dalam menjalankan program pengawalan digitalisasi menuju Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Manfaat momentum Harkitnas untuk memantapkan infrastruktur, terutama pengoptimalan jaringan intranet untuk menyambungkan (jaringan) lintas SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel.

“Kedepannya juga lintas kabupaten-kota,” ucap Muslim.

Dilanjutkan Muslim, pembangunan infrastruktur ini harus dimantapkan dalam rangka menjamin kelancaran lalu lintas pengiriman data yang berkaitan dengan aplikasi dan sistem informasi lainnya. Termasuk diantaranya agar sistem jaringan kita, khususnya di kabupaten-kota terutama di Daerah yang masih blank spot bisa segera tertuntaskan.

“Untuk itu kami harapkan, sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten-kota terjalin dengan baik,” tutup Muslim. (MRF/RDM/RH)

Paman Birin Harapkan Kiprah Bubuhan Banjar di Yogyakarta Untuk Pembangunan Banua

YOGYAKARTA – Urang Banjar yang tergabung dalam Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) dan Mahasiswa Kalimantan Selatan di Yogyakarta, melangsungkan halal bihalal dengan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin disalah satu hotel berbintang pada Sabtu (20/5) malam.

Kesenian Banjar Sinoman Hadrah menyambut kedatangan Paman Birin yang menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat KKB se- Dunia ini, bersama Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, ulama Kalsel KH Ahmad Supian Al-Banjari sebagai pengisi tausiah, dan qariah juara antar bangsa asal Kalsel, Hj Ramadhan Najwa, yang melantunkan ayat suci Al-Qur’an di awal acara.

Halal bihalal sekaligus pelantikan KBB Yogyakarta

Bubuhan Banjar yang baru maupun sudah turun temurun berdiam di Yogyakarta ini, nampak gembira dan bangga bisa bertemu langsung dengan Paman Birin, gubernur dua periode.

Apalagi, Paman Birin datang tidak datang tangan kosong. Melainkan membawakan oleh-oleh wadai khas Banjar, bingka dengan beragam rasa dan kue Lam Bakar dari Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah, disuguhkan untuk disantap bersama.

Dengan diiringi alunan musik panting, suasana keakraban ini pun membuat warga perantauan di Yogyakarta terasa pulang kampung ke Banua.

Tidak kalah menambah nuansa daerah dalam pertemuan, Paman Birin mengenalkan beberapa baju kaos dengan tulisan “Kalsel Babussalam” dan kain sasirangan untuk diperkenalkan kepada bubuhan Banjar di Yogyakarta itu.

“Silaturahmi ini tentunya akan banyak hal yang dapat dipetik dan membawa manfaat”, ujar Paman Birin.

Kemudian, berbagai masukan informasi dari bubuhan Banjar yang ada di Yogyakarta sangat diharapkan demi terwujudnya kesuksesan berbagai pembangunan di Banua.

Paman Birin yakin, bubuhan Banjar yang menetap di Yogyakarta dan telah berkiprah dalam pelaksanaan pembangunan di DI Yogyakarta, memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luar biasa.

“Terlebih sekarang dan ke depan Provinsi Kalsel bersiap-siap untuk menjadi daerah penyangga dan daerah pendukung IKN Nusantara di Kalimantan Timur”, sebutnya.

Menjaga hubungan baik dan terus bekerja sama antar daerah yaitu antara pemerintah Provinsi Kalsel dengan Yogyakarta, adalah salah satu simbol hubungan erat antara Yogyakarta dengan masyarakat Banjar.

Salah satu contoh hubungan baik ini, terbangunnya Masjid Quwatul Islam di tengah kota Yogyakarta.

“Sinergitas ini saya diharapkan terus terjalin erat dan dapat saling memberi manfaat”, tambahnya.

Berdirinya Masjid Quatul Islam juga tidak lepas dari peran Pemprov Yogyakarta yang menghibahkan tanah tempat masjid dibangun.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya sangat mengucapkan terima kasih dan merasa bangga terhadap pemerintah provinsi Yogyakarta,” ucap Paman Birin.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini Bubuhan Banjar tidak saja tersebar di kawasan Nusantara, namun di sejumlah negara seperti Arab Saudi, Mesir, Malaysia dan negara lainnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Panitia Halal Bihalal Warga Kalsel, Alfian Noor Sofyan dalam laporannya menyebutkan, halal bihalal ini dihadiri bubuhan Banjar dan mahasiswa Kalsel dari perwakilan asrama milik provinsi Kalsel dan kabupaten kota.

“Saat ini ada 17 asrama milik pemerintah provinsi Kalsel dan Pemerintah Kabupaten Kota”, sebut Alfian.

Adapun kegiatan anggota KBB di Yogyakarta ujarnya, masih rutin dilakukan arisan, dan kegiatan keagamaan, tersebut masuk peringatan haul KH Ahmad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul setiap tahunnya.

“Kami sangat kangen dengan sampeyan (Paman Birin, red), mudahan-mudahan pian tetap bisa hadir,” ujarnya.

Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X diwakili Sekretaris Dinas Kebudayaan Provinsi, Cahyo Hidayat mengajak semua pihak untuk menjadikan momentun ini untuk mempererat hubungan silaturahmi antar warga.

Acara dirangkai dengan pelantikan Pengurus Wilayah KBB Yogyakarta, dan penyerahan bantuan hibah keagamaan secara simbolis kepada Pengurus Masjid Quwwatul Islam senilai Rp100 juta.

Terkait perkumpulan bubuhan Banjar ini, KKB sebelumnya dinamai “Karukunan Kulawarga Banjar Yogya” atau KAKABAYO, yang dulunya didirikan Husaini Majedi pada tahun 1960-an.
Untuk mahasiswa Kalsel, khususnya Banjar di Yogyakarta, mereka membuat paguyuban mahasiswa yang dinamakan Persatuan Mahasiswa Kalimatan Selatan (PMKS), didirikan sejak 1999.

Mahasiswa asal kabupaten/kota di Kalsel juga membuat paguyubannya di sana seperti “Keluarga Mahasiswa Barito Kuala”, “Keluarga Mahasiswa Hulu Sungai Utara” atau KM HSU, “Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Tapin atau KPMT, “Keluarga Mahasiswa Hulu Sungai Tengah” atau KM HST, ‘Keluarga Mahasiswa Kabupaten Banjar Yogyakarta” atau KMKBY, “Ikatan Mahasiswa Tanah Bumbu” atau IKMA Tanbu, “Keluarga Mahasiswa Balangan” atau KM Balangan, “Ikatan Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Banjarmasin” atau IKPM Banjarmasin, “Keluarga Mahasiswa Hulu Sungai Selatan” atau KM HSS, “Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Tabalong” atau HPMT, HMSKK Sa-Ijaan dari Kotabaru, dan “Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Banjarbaru” atau IPMABA.

Sementara, mahasiswa Kalsel di UGM juga membuat suatu paguyuban yang dinamakan “GAMA Kalsel”. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version