Banjarmasin – Korem 101/Antasari bersama Balai Wilayah Sungai Kalimantan III melaksanakan kegiatan pemeliharaan sungai sepanjang 900 meter di Jalan Veteran Kilometer 1 Kecamatan Banjarmasin Timur, Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Senin (4/4).
Pemeliharaan sungai ini merupakan implementasi dari program yang dicanangkan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman untuk Manunggal TNI Air Bersih bagi masyarakat di sejumlah daerah.
Komandan Korem 101/Antasari yang diwakili oleh Kasiter Kasrem 101/Antasari Kolonel Kav Dicky Armunantho Mulkan selaku koordinator kegiatan mengatakan, kegiatan ini merupakan kerjasama antara Korem 101/Antasari dengan Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, untuk melakukan pembersihan sungai di Kota Banjarmasin, karena sedimentasi dan sampah sudah memenuhi aliran sungai.
“Hal ini juga dalam rangka implementasi program TNI AD Manunggal Air Bersih, untuk memperlancar ketersediaan aliran air di sungai. Selama mengerjakan kita bersyukur karena semua target sudah tercapai, hasilnya bisa berdampak positif pada kebersihan dan kelancaran aliran sungai,” ujarnya.
Pada kerjasama ini, menurut Dicky, pihaknya juga mengerahkan personel Kodim 1007/Banjarmasin, Yonif 623/BWU, alat berat, dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama melakukan karya bakti ini.
“Penyelesaian pemeliharaan sungai ini dapat diselesaikan lebih cepat dari kurun waktu yang ditargetkan selama 45 hari, berkat kerjasama dari banyak pihak, tanpa mengurangi kualitas kerja,” jelasnya.
Korem 101/Antasari berharap, pasca normalisasi sungai, masyarakat dapat bersama-sama menjaga sungai yang sudah baik dan normal, agar tetap bersih dan mengalir untuk bmemberikan manfaat bagi masyarakat. (PENREM-RIW/RDM/APR)
BANJARMASIN – Pembukaan pasar murah Ramadhan, berlangsung di halaman kantor Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan S Parman, Senin (4/4).
Kepada sejumlah wartawan, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, setelah meninjau pasar murah mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi keberadaan pasar murah di bulan Ramadan hingga lebaran nanti, untuk membantu masyarakat, agar dapat memenuhi keperluan bahan pokok dengan harga terjangkau.
“Kami minta kepada stakeholder lain, dapat berpartisipasi dalam pelaksanaan pasar murah atau pembagian sembako untuk membantu masyarakat di banua,” ucapnya.
Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, saat diwawancara awak media
Sahbirin meminta, bagi semua pedagang hendaklah menjaga stabilitas harga barang, karena yang banyak diperlukan warga saat ini di bulan Ramadan seperti minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, serta kebutuhan dapur berupa bawang putih dan merah.
“Pasmur ini hendaklah dapat dimanfaatkan masyarakat. Mengingat terjadi potensi fluktuasi harga sejumlah bahan pokok seperti minyak goreng, tepung, telur, daging, gula, dan lain-lain,” katanya
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, menjelaskan, kegiatan pasar murah ini produsen minyak goreng lokal menyediakan sebanyak 2.400 liter bagi pengunjung, dengan ketentuan maksimal pembelian dua liter per orang.
“Sejak dibuka pasmur, stand minyak goreng banyak didatangi warga. Mereka rela antri demi mendapat minyak goreng seharga Rp22.000 per liter. Bahan lain yang dibeli gula pasir dan telur ayam ras,” jelasnya
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, saat memberikan komentarnya
Lebih lanjut Birhasani menambahkan, untuk gula pasir disediakan sebanyak satu ton di satu titik, dan itu berlaku disemua titik di kalsel. Ia berharap warga memanfaatkan pasar murah Rammadhan dengan tetap disiplin protokol kesehatan.
“Setelah ini, kita gelar di halaman gedung DPRD Provinsi Kalsel pada Selasa (5/4), dilanjutkan ke 12 kabupatan dan kota lain,” tutup Birhasani.
Untuk diketahui, dalam kegiatan pasar murah Ramadhan, beberapa SKPD terkait turut berpartisipasi, diantaranya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Selatan serta Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura, kemudian dari Bulog, distributor minyak goreng, ritel modern hingga puluhan pelaku usaha mikro kecil menengah atau UMKM Banjarmasin. (BIROADPIM-NHF/RDM/APR)
BANJARMASIN.- Walikota Banjarmasin Ibnu Sina melepas santri dan santriwati Pondok Pesantren Al Falah (Pres Af Bmas) Baiman 2, untuk ikut berpartisipasi dalam mengisi kegiatan pesantren kilat Ramadhan 1443 Hijriah, di halaman Balaikota Banjarmasin, Senin (4/4).
Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh santri serta santriwati Pondok Pesantren Al Falah Banjarmasin, yang telah membantu pemerintah.
“Tentunya kami bersyukur dengan adanya bantuan dari santri dan santriwati Pondok Pesantren Al Falah, untuk mengisi kegiatan pesantren kilat Ramadhan di Sekolah Dasar,” ungkapnya.
Dengan mengisi kegiatan pesantren kilat Ramadhan di Sekolah Dasar Negeri, lanjut Ibnu, diharapkan sekolah dapat memanfaatkan hal tersebut.
“Kami berharap, sekolah dapat memanfaatkan hal tersebut,” ucapnya.
Sementara itu, Pengasuh Pres Af Bmas Baiman 2 Masriyah mengatakan, kegiatan bakti sosial yang mereka laksanakan tersebut, secara rutin dilakukan di Bulan Ramadhan. Yang sebelumnya sempat tidak dilaksanakan pada saat Pandemi COVID-19 lalu.
“Untuk kegiatan ini rutin dilakukan setiap Bulan Ramadhan,” ucapnya.
Pelepasan santri dan santriwati Pondok Pesantren Al Falah Banjarmasin
Selain bakti sosial mengisi kegiatan pesantren kilat Ramadhan di Sekolah Dasar Negeri, pihaknya juga melaksanakan pembagian takjil, kunjungan ke Panti Asuhan, serta buka puasa bersama.
Sedangkan, salah satu alumni Pondok Pesantren Al Falah Ahmad Mubarak mengatakan, pihaknya tentu memberikan apresiasi terhadap santri serta santriwati Pondok Pesantren Al Falah yang mengisi waktu libur mereka, dengan hal yang bermanfaat di Bulan Ramadhan ini.
“Oleh karenanya itu, kami sangat bersyukur terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Remaja Santri dan Santriwati Pondok Pesantren Al Falah Banjarmasin yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Banjarmasin,” ucapnya.
Dilanjutkannya, dengan adanya kegiatan tersebut, mereka akan terbiasa membagi ilmu yang didapat di Pondok Pesantren Al Falah kepada anak anak sekolah dasar negeri di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/APR)
BANJARMASIN – Pengurus Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Provinsi Kalimantan Selatan siap memajukan rumah sakit yang ada di provinsi ini
“PERSI adalah Perhimpunan Seluruh Rumah Sakit di Kalimantan Selatan,” ungkap Ketua PERSI Kalimantan Selatan Izzak Zoelkarnain Akbar, kepada sejumlah wartawan, usai Pelantikan Pengurus Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dan Majelis Kehormatan Etika Rumah Sakit Indonesia (MAKERSI) Wilayah Kalimantan Selatan Periode 2022-2025, di salah satu hotel berbintang, di Kota Banjarmasin, baru-baru tadi.
Izzak mengatakan, dengan adanya PERSI di Kalimantan Selatan ini, maka diharapkan rumah sakit yang ada di provinsi ini, untuk dapat maju bersama, baik itu untuk rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta, rumah sakit TNI dan Polri.
“Dengan adanya perhimpunan ini, maka dapat saling sharing, kalo maju, maka maju bersama, saling bertukar pengalaman, saling meningkatkan mutu dan kualitas rumah sakit, saling meningkatkan tata kelola rumah sakit,” jelas Izzak.
Dan, lanjutnya, yang terpenting masing masing rumah sakit tergabung dalam PERSI ini, merasakan ada gunanya, mereka terhimpun dalam PERSI Kalsel.
“Gunanya adalah mendapatkan satu suara untuk mempunyai kesepakatan bersama. Seperti, kesepakatan bersama dengan BPJS,” ujarnya.
Begitu juga, tambah Izzak, mengenai permasalahan SDM di rumah sakit. Mengingat, masih ada kekurangan SDM.
“Untuk di Provinsi Kalsel ini masih ada yang kekurangan SDM, untuk jangka panjang rumah sakit dapat menyekolahkan SDM mereka, tetapi untuk jangka pendeknya bisa saling sharing SDM tertentu,” tutur Izzak lebih lanjut.
Pada prinsipnya, dengan adanya PERSI di Kalsel ini antar rumah sakit dapat saling bekerjasama, saling asih dan asuh, untuk maju bersama.
“Sehingga dengan maju bersama tersebut, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik,” ucap Izzak. (SRI/RDM/APR)
Banjarmasin – Puluhan warga yang terdiri dari para tenaga pendidik di Kota Banjarmasin tampak antusias mengikuti sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. Kegiatan itu dilaksanakan Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Rachmah Norlias di Sekreteriat Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalsel, Minggu (3/4).
Rachmah menyatakan dalam kegiatan kali ini, dirinya sengaja menyasar para guru dengan harapan para peserta dapat memahami dan menyebarluaskan isi Perda tersebut jika suatu saat para siswa mendapatkan permasalahan mengenai catatan kependudukan.
“Perda tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan ini sangat penting untuk disebarluaskan, terlebih kepada para tenaga pendidik. Salah satunya, jika ada siswa-siswa yang belum memiliki akte kelahiran, dapat diuruskan secara kolektif,” ujar politisi partai PAN tersebut.
Salah satu peserta sosialisasi, Reza Fahlipi, selaku Kepala Madrasah Aliyah Al Furqan, menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh perwakilan rakyat ini. Menurutnya, informasi yang disampaikan sangat bermanfaat.
“Setiap tahunnya, sering kami temukan permasalahan kekeliruan penulisan nama siswa. Berbeda antara Kartu Keluarga dan Ijazah. Sangat bermanfaat sekali sosialisasi ini, kami merasa terbantu dengan informasi yang diberikan,” ungkapnya. (NRH/RDM/APR)
Banjar – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin mengunjungi Langgar Baiturrahman dan Langgar Al Huda Jl. Sekumpul Sei Kacang Martapura, Minggu malam (3/4).
Sudah barang tentu, kedatangan secara mendadak orang nomor satu di Kalsel ini, mengangetkan warga dan jamaah langgar yang sedang menggelar tadarusan Al Qur’an.
Kunjungan pertama di Langgar Baiturrahman, Melayu Ulu, Martapura contohnya. Begitu Paman Birin yang datang mendadak, jamaah warga langgar pun dengan senang hati mempersilakan untuk masuk dan bergabung tadarus membaca Al Qur’an.
Pada kesempatan itu, Paman Birin pun turut bertadarusan dan membaca kitab suci Al Qur’an, Surah Al Baqarah.
Selanjutnya, pada kesempatan kedua, giliran Langgar Al Huda Jl. Sekumpul Sei Kacang Martapura yang didatangi Paman Birin dan berbaur dengan warga tadarusan Al Qur’an.
Paman Birin seusai kunjungan di kedua langgar tersebut mengaku bersyukur di awal ramadan ini, berbagai kegiatan syiar Islam dan tadarusan Al Qur’an dilakukan warga Banua.
“Alhamdulillah, awal Ramadhan semua berjalan dengan lancar, aman dan khusyuk warga menjalaninnya. Salah satunya dengan tadarusan Al Qur’an,” kata Paman Birin.
Paman Birin menyebut, tadarusan Al Qur’an yang dilakukan di mushala, langgar maupun masjid memiliki banyak manfaat keutamaannya.
Mulai memperbaiki bacaan Al Quran, menjaga hafalan Al Quran, mengamalkan isi Al Quran hingga mampu menjalin Ukhuwah Islamiyah.
“Semoga Ramadan tahun ini bisa kita jalani bersama dengan hati yang tenang, tunai sebulan penuh dan amal ibadah kita diterima Allah SWT, aamiin,” kata Paman Birin. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)
Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, melantik 74 Pejabat Administrator dan 221 Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung Idham Chalid, Kantor Setda Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Jumat (1/4) siang.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengingatkan, agar para pejabat yang dilantik dapat menunaikan amanah jabatan dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang melekat dalam masing-masing jabatan.
Gubernur Kalsel saksikan penandatanganan SK pelantikan
Menurut Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah berkomitmen untuk menyelenggarakan manajemen Aparatur Sipil Nagara berdasarkan sistem merit. Proses mutasi dan promosi akan tetap didasarkan pada kompetensi, kualifikasi, dan kinerja seluruh aparatur yang dimiliki.
“Kinerja dan performa saudara-saudara di jabatan yang saat ini dipegang, akan terus dievaluasi berdasarkan target kinerja yang diperjanjikan, serta aspek-aspek penilaian prestasi kerja lainnya,” katanya.
Para pejabat yang dilantik
Disampaikan Paman Birin, proses mutasi dan promosi ini diselenggarakan setelah dilakukan pertimbangan yang didasarkan pada objektivitas, kompetensi dan kualifikasi, syarat jabatan dan penilaian prestasi kinerja, serta kreativitas dan kualitas kepemimpinan masing-masing aparatur, berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, kata Paman Birin, pelaksanaan mutasi dan promosi yang diselenggarakan adalah upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk mengoptimalkan segala sumber daya dan potensi yang dimiliki untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)
Banjarbaru – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar, meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk merespon cepat suatu isu yang berkembang, sehingga dapat menjaga reputasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Hal ini diutarakan Sekda Provinsi Kalsel saat membuka Monitoring Isu Publik yang diinisiasi Dinas Kominfo Provinsi Kalimantan Selatan, di Banjarbaru, Jum’at (1/4) pagi.
“Saya minta SKPD merespon cepat suatu isu yang berkembang, kita tidak dapat bekerja sendiri-sendiri, diperlukan kolaborasi dan sinergi yang baik,” ucapnya.
Disampaikan Sekdaprov, kegiatan manajemen isu publik ini, selain bertujuan untuk menjaga reputasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, juga dapat melatih selaku penyelenggara negara, untuk lebih sensitif dan responsif terhadap kondisi dan dinamika yang terjadi di tengah masyarakat.
“Kita lebih sensitif untuk mengenali sejak dini, suatu informasi yang berkembang, apakah berpotensi negatif atau tidak, sekaligus mencegah sejak awal potensi kabar-kabar bohong atau hoax yang meresahkan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim mengatakan, keberadaan isu tersebut, dapat menjadi bahan untuk membuat agenda setting, sebagai rujukan bagi media atau jurnalis untuk memuat pemberitaan yang dapat membentuk citra pemerintah yang positif, serta seluruh Goverment Public Relations (GPR) dan SKPD yang bertugas mengelola media.
“Oleh sebab itu, melalui kegiatan Monitoring Isu, Persamaan Persepsi dan Tindaklanjut ini, diharapkan agar seluruh SKPD memiliki kesamaan persepsi dalam pengelolaan isu publik, sehingga memunculkan keselarasan dalam menindaklanjuti issue publik dimana upaya tersebut dapat menjaga reputasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” katanya. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)
Banjarbaru – Dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-58 Tahun 2022, sebanyak 1750 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Banjarbaru mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 dosis booster yang dilaksanakan di Lapangan Lapas Banjarbaru, Kamis (31/3)
Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergitas Lapas Banjarbaru dengan Tim Vaksinator Pemerintah Daerah melalui Dinkes Kota Banjarbaru (Puskesmas Cempaka), Polda Kalsel melalui Biddokes dan Poliklinik Brimob, Polres Banjarbaru, serta Kodim 1006 Martapura.
Sebelumnya pada bulan Oktober hingga Desember 2021, Lapas Banjarbaru telah melaksanakan Vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan kedua bagi 1750 orang WBP dan seluruh petugas yang berjumlah 114 orang.
Kegiatan dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel, Lilik Sujandi yang didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan, Sri Yuwono dan Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara, dan Keamanan, M. Susanni.
Turut hadir Gubernur Kalimantan Selatan, yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Sulkan. Kapolda Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Dirtahti, AKBP Eka Surahman, dan Danrem 101 Antasari Wilayah Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Pasi Ops, Mayor Inf. Syamsul.
Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenkumham Kalsel, Lilik Sujandi menyampaikan pihaknya mengucapkan terimakasih atas sinergitas yang terjalin.
“Saya selaku Kepala Kantor Wilayah, tentu mengucapkan terimakasih kepada Kalapas Banjarbaru atas Inisiasi kegiatan, dan sinergitas dari rekan TNI, Polri, dan Dinkes setempat yang hari ini akan melaksanakan vaksinasi lanjutan atau booster yang memang diperlukan dalam rangka meningkatkan imunitas kekebalan tubuh bagi Warga Binaan,” ucapnya
Menurut Lilik, memang untuk keperluan perjalanan tidak terlalu diperlukan karena WBP ini setiap harinya ada ditempat ini.
“Tetapi, tentu keberadaan dalam komunitas banyak, tentu mesti kita pikirakan sistem imunnya, karena resikonya pasti ada juga, walaupun dilaporan terakhir untuk seluruh WBP dan seluruh insan pengayoman sudah turun dan sekarang sudah zero,” ujarnya.
Dijelaskan Lilik pula, perubahan situasi pandemi ke endemi, tentunya sepakat untuk menjaga diri.
“Salah satu menjaga diri adalah dengan vaksinasi. Saya ucapkan terimakasih kepada rekan WBP atas kesediannya untuk divaksin, semakin banyak yang mendapatkan vaksin maka kekebalan imun secara kelompok akan tinggi,” ucapnya.
Lebih lanjut, Lilik menyampaikan vaksinasi ini adalah cara untuk menyampaikan pesan bahwa warga binaan sebagai masyarakat indonesia, yang kebetulan berada ditempat ini untuk menjalankan kewajiban hukum dalam bentuk pidana, juga tetap harus mendapatkan hak yang sama didalam kesehatan, sehingga hak hak dasar untuk bisa sehat, untuk bisa bergerak, untuk bisa berfikir, dan melaksanakan aktifitas pembinaan itu menjadi hal ikhwal yang utama.
“Sekali lagi kita bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan yang bersedia sebagai vaksinator atau penyedia vaksin, yang akan kita lanjutkan dengan kegiatan vaksin di lapas dan rutan yang lainnya. terimakasih atas kehadirannya, sampaikan salam kami kepada warga binaan lainnya, kepada beliau dan kita semua semoga senantiasa selalu dalam keadaan sehat,” tutupnya
Sementara itu, dalam sambutan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, mengucapkan terimakasih kepada Vaksinator, Jajaran Lapas Banjarbaru, seluruh tahanan dan wbp atas terlaksananya vaksinasi booster.
“Vaksinasi ini merupakan ikhtiar kita dalam melawan pandemi. Insyallah, dengan vaksin booster ini, daya tahan tubuh dan peningkatan imunitas akan bertambah kuat, dan sekaligus membuat kita optimis untuk menuju kehidupan yang normal,” ucap Sulkan, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik membacakan sambutan gubernur.
Dijelaskannya, percepatan vaksinasi diseluruh lapisan masyarakat, menjadi cara yang paling ampuh untuk menghilangkan pandemi dari kehidupan.
“Saat ini, pemerintah daerah terus berupya menjaga pasokan vaksi agar tetap mencukupi dan sesuai kebutuhan. Kita akan terus Bergerak mengejar capaian vaksinasi yang ideal,” jelasnya
Gubernur juga berharap semua pihak dapat menumbuhkan kesadaran kepada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat bahwa vaksin itu baik, halal, dan aman.
“Mari kita lakukan percepatan pencapaian seluruh vaksin dan dengan bervaksin, sebenarnya kita menjaga diri, menjaga keluarga, dan menjaga lingkungan kita dari penularan virus corona,” harapnya
Gubernur juga mengajak untuk tetap menjaga dan mematuhi protokol kesehatan dengan tetap memakai masker jika keluar rumah, menjaga jarak sosial, serta menjaga kebersihan diri dengan rajin mencuci tangan.
“Insya Allah, dengan sinergi serta kolaborasi yang kuat oleh seluruh stakeholder didaerah, percepatn program vaksinasi di kalsel dapat berjalan dengan baik dan lancar. Semoga Allah SWT segera mengangkat wabah corona dari kehidupan kita,” pungkasnya.
Untuk diketahui, gelaran vaksinasi ini juga turut dihadiri Wakapolres Banjarbaru, Kompol Boma W. Purnomo, Danramil 1006-07/Banjarbaru, Kapten Inf. Syafril Anwar, Serta Kapolsek Cempaka, Ipda Subroto Rindang R.A Setyawan. (RILIS-RDM/APR)
BANJAR – Kamis (31/3), Dusun Pantai Kopi yang terletak di Kecamatan Karang Intan Mandi Angin Kabupaten Banjar, menjadi tempat penanaman pohon serentak, yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalsel, bersama DPRD Provinsi Kalsel, Polda Kalsel, Danrem 101 Antasari Banjarmasin, Lanal Banjarmasin, beserta 33 SKPD Lingkup Provinsi Kalsel. Penanaman pohon serentak ini, merupakan salah satu cara Pemprov Kalsel dalam memperingati hari bakti rimbawan, yang jatuh pada tanggal 16 Maret.
Penanaman pohon ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang dikenal giat dalam menanam pohon untuk menghijaukan kembali banua Kalsel.
Dalam sambutannya Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan, pihaknya akan terus bergerak, menghijaukan kembali Kalsel dengan semangat gotong-royong, kepedulian bersama, serta kesadaran bersama dalam rangka percepatan rehabilitasi hutan dan lahan di Kalsel.
“Gerakan penanaman bersama revolusi hijau diharapkan dapat mencegah terjadinya polusi di banua, dikarenakan berkurangnya luas area hutan dari tahun ketahun,” ungkap Sahbirin Noor.
Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini melanjutkan, sejak beberapa tahun yang lalu, pemerintah provinsi Kalsel telah memulai sebuah gerakan untuk mempercepat rehabilitasi kerusakan hutan dan lahan yang cukup luas yang kita kenal dengan gerakan revolusi hijau.
“Hutan dan lahan yang perlu direhabilitasi masih cukup luas, rehabilitasi hutan melalui revolusi hijau sudah 108.000 Hektar,” lanjut Paman Birin.
Diungkapkan Paman Birin, pihaknya menargetkan gerakan revolusi hijau bisa mencapai 30.000 Hektar pertahunnya, sehingga penghijauan di Banua Kalsel akan terus bergerak maju.
“Saya mengharapkan masyarakat di banua ini, dapat menjaga dan melestarikan lingkungan disekitar masing-masing. Penanaman pohon ini harus mampu menggerakkan masyarakat dengan penuh kesadaran ikut menanam dan memelihara lingkungan agar alam di banua Kalsel semakin menghijau dari tahun ketahun,” tutup Paman Birin. (MRF/RDM/APR)