DPRD Banjarmasin : Pemko Segera Saja Proses PPPK Guru 2021

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarmasin meminta, Pemerintah Kota dapat secepatnya memproses hasil seleksi tahap pertama, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), khususnya untuk guru tahun 2021.

Menurut Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Muhammad Yamin, kepada wartawan di ruang kerjanya pada Selasa (14/12), langkah saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat Banjarmasin, agar hasil seleksi tahap pertama yang meloloskan sebanyak 530 guru honorer, dapat segera ditindak lanjuti ke pemerintah pusat.

“Hasil seleksi tahap pertama harus diinput Pemko, supaya yang dinyatakan lolos dapat bernafas lega,” ucapnya

Yamin mengatakan, bagi tenaga honorer yang belum lolos tahap pertama, bisa mengikuti kesempatan seleksi PPPK tahap kedua, diharapkan bisa memenuhi kuota yang disediakan dari pemerintah pusat. Hal ini untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya tenaga honorer.

“Pemko harus cepat memproses, karena berdampak besar dalam peningkatan kualitas pendidikan di kota ini,” pintanya

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat kota Banjarmasin Syafri Azmi menjelaskan, dari 1.000 orang lebih yang ikuti seleksi, hanya sebanyak 530 tenaga honorer dinyatakan lolos seleksi PPPK tahap pertama.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat kota Banjarmasin, Syafri Azmi

“Kami masih menunggu laporan Dinas Pendidikan, terkait kelengkapan berkas, yang harus disampaikan ke pemerintah pusat,” tutupnya

Untuk diketahui, kuota penerimaan PPPK untuk guru ditingkat SD sebanyak 1.047 orang, tingkat SMP 292 orang dan guru agama 29 orang (PPPK umum). Sedangkan kuota guru honorer yang terdata resmi di pemerintah kota lebih 2.000 orang, seleksi kompetensi dimulai pada Agustus – Desember 2021. (NHF/RDM/RH)

Banjarmasin Terima Penghargaan Smart City

BANJARMASIN – Menjelang tutup tahun 2021 program smart city Kota Banjarmasin mendapat apresiasi dari Kementerian Komunikasi dan Informasi RI.

Foto bersama dengan kepala daerah di Tanah Air penerima penghargaan

Apresiasi berupa penghargaan tersebut, diserahkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informasi RI melalui Dirjen Aplikasi Informatika, Samuel Abrijani Pangabean, kepada Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, di di ICE BSD city, Tangerang, Jakarta, Selasa (14/12).

Penghargaan smart city diberikan kepada 48 delapan kota kabupaten yang berada pada kawasan pariwisata prioritas nasional dan ibukota negara baru, dan merupakan hasil evaluasi implementasi program kota cerdas terhadap 100 kota dan kabupaten yang terpilih pada tahun 2017 hingga 2019 lalu masuk dalam 100 kota smart city. Berdasarakan Surat Kemeninfo RI nomor : 851 / M.Kominfo / A1/01.02/12/2021, tanggal 09 Desember 2021, Pemko Banjarmasin dinilai berhak mendapatkan penghargaan atas pencapaian penyusunan masterplan dan implementasi program kota cerdas (smart city).

“Selamat sukses, Banjarmasin masuk penghargaan Smart City dalam kategori Dimensi Smart Environment,” ucap Ibnu Sina, usai menerima penghargaan tersebut.

Ibnu Sina berharap, dengan adanya penghargaan tersebut inovasi program pembangunan terutama yang berkaitan dengan pengolahan limbah bisa lebih baik lagi, dan dengan adanya penghargaan ini pelayanan kepada masyarakat kota berjuluk seribu sungai dapat lebih ditingkatkan lagi.

“Semoga inovasi untuk pengolahan limbah di Kota Banjarmasin sebagai salah satu inovasi yang bisa mendukung program Smart City, untuk kenyamanan dan kemudahan warga dalam mendapatkan pelayanan. Mari jadikan Banjarmasin salah satu kota yang menerapkan Smart City, jadi kota cerdas,” harapnya.

Sekedar mengingatkan, awal tahun 2018 lalu, program smart city mulai diterapkan Pemko Banjarmasin. Sejumlah aplikasi online yang dipastikan dapat memberikan pelayanan dan kenyamanan kepada seluruh lapisan masyarakat Bumi Kayuh Baimbai, dilaunching. Tak hanya itu, kala itu dilakukan pula launching ruangan smart city.

Usai melauching program smart city dari Lobby Balai Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menyatakan harapannya, agar dengan adanya Banjarmasin Smart City nantinya bisa menjadikan kota seribu sungai sebagai salah satu kota di Indonesia yang mempermudah pelayanan publik.

“Mudahan-mudahan dengan kebersamaan kita wujudkan Banjarmasin Baiman,” ujar Ibnu. (DOKPIM.BJM-SRI/RDM/RH)

Stok Sembako Jelang Nataru di Banjarmasin Aman

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin memastikan stok sembilan bahan pokok (Sembako) jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021-2022 aman dan stabil.

“Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin memastikan ketersediaan bahan pokok jelang Nataru aman dan stabil,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin Ichroom Mutezar, kepada sejumlah wartawan, Selasa (14/12).

Menurut pria yang akrab disapa Tezar tersebut, kepastian ketersediaan stok sembako tersebut berdasarkan pantauan harga komoditi dari sejumlah pasar tradisional di Kota Banjarmasin.

“Dengan ketersediaan stok sembako tersebut, diharapkan akan mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sembako mereka,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tezar juga mengatakan jika sampai saat ini harga minyak goreng masih tinggi di Kota Banjarmasin.

“Untuk harga minyak goreng dan gula pasir juga turut mengalami kenaikkan cukup signifikan saat ini,” jelasnya.

Sedangkan, lanjutnya, untuk harga minyak goreng di Kota Banjarmasin sampai saat ini masih tinggi.

“Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin melaksankan operasi pasar minyak dan gula dibeberapa wilayah Kota Banjarmasin,” ucap Tezar.

Menurut Tezar, untuk harga komoditi lainnya yang mengalami kenaikan yaitu, cabai berbagai jenis seperti cabe merah sebelum diharga Rp35.000 – Rp45.000 per kilo kini dijual diharga Rp55.000 – Rp65.000 per kilo.

Selain itu, untuk komoditi bawang rata-rata mengalami kenaikkan harga dikisaran Rp1.000 – Rp2.000 perkilogramnya. Dari sebelumnya harga Rp20.000 sampai dengan Rp24.000 naik menjadi Rp22.000 sampai dengan Rp26.000 perkilogramnya.

Sementara itu, untuk harga ayam ras saat ini ada di kisaran Rp37.000 hingga Rp38.000 perkilogram.

Untuk harga telur ayam ras saat ini rata-rata Rp24.000 perkilogram. (SRI/RDM/RH)

Kota Banjarbaru Raih Penghargaan Smart City dari Menkominfo RI

BANTEN – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Johnny Gerard Plate, memberikan penghargaan kepada Kota Banjarbaru sebagai salah satu daerah yang sukses mengimplementasikan program nasional, yakni Smart City.

Penghargaan itu diserahkan langsung kepada Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, di Indonesia Convention Exhibition, Tanggerang, Banten, Selasa (14/12).

Dalam ajang penghargaan tersebut, Kota Banjarbaru dinilai telah sukses mengimplementasikan program Smart City di bidang kategori Smart Living Gerakan Menuju Smart City.

“Alhamdulillah hari ini menerima penghargaan smart city di bidang smart living oleh menteri komunikasi dan informasi. Ini menjadi kado yang sangat indah bagi Kota Banjarbaru menjelang tutup tahun 2021 ini,” kata Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin melalui pesan singkat di aplikasi WhatsApp.

Seperti diketahui, Smart City merupakan program pengembangan berkelanjutan yang bertujuan untuk memberikan kemudahan untuk mendapatkan akses informasi. Aktor utama dalam pengembangan program Smart City adalah masyarakat itu sendiri.

Pada 2018, Banjarbaru terpilih di antara 50 kabupaten kota lainnya sebagai salah satu daerah tahap ke 2 pembuatan masterplan smart city. Dalam hal ini tim pelaksananya melibatkan Dinas Komunikas dan Informatika (Diskominfo) dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Hasilnya adalah tersusunnya dokumen masterplan smart city 2019-2023 yang didalamnya ada pentahapan dan strategi pencapaian 6 dimensi. Yakni, smart branding (pencitraan cerdas), smart economy (pemberdayaan pelaku ekonomi cerdas), smart living (supporting aktivitas kehidupan warga  cerdas), smart society (komunitas/masyarakat cerdas), dan smart environtment (pengelolaan lingkungan hidup), dan quick win (program cepat capai) tahunan.

Atas penghargaan ini, Wali Kota Banjarbaru menyampaikan rasa terima kasih terhadap masyarakat maupun seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan program smart city. Baik itu SKPD maupun jajaran pemerintah di tingkat Kota hingga Rukun Tetangga (RT).

“Terimakasih kepada seluruh SKPD dan seluruh jajaran pemerintah kota Banjarbaru dari tingkat kota sampai tingkat RT.  Juga kepada kepala daerah sebelumnya yang telah memberikan pembangunan, kenyamanan serta kreatifitas untuk kemajuan kota Banjarbaru, sehingga banjarbaru termasuk dalam 100 kab/kota menuju smart city,” pungkasnya. (RILIS-RDM/RH)

Ziarah Hari Juang TNI AD, Korem 101/Antasari Teladani Nilai Juang Pahlawan

BANJARBARU – Korem 101/Antasari menggelar kegiatan ziarah dalam rangka menyambut Hari Juang TNI AD ke-76 yang dipimpin oleh Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah, bertempat di TMP Bumi Kencana Landasan Ulin Banjarbaru, Selasa (14/12).

Hari Juang TNI AD ke-76 Tahun 2021 ini mengambil tema TNI Angkatan Darat Bersama Rakyat Membangun Bangsa.

Ziarah rombongan dimulai pukul 07.00 WITA, diawali dengan penghormatan kepada arwah para Pahlawan, yang dipimpin oleh Danrem 101/Antasari, kemudian dilanjutkan mengheningkan cipta dan diakhiri dengan peletakan karangan bunga di Tugu Taman Makam Pahlawan (TMP) Bumi Kencana. Acara kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara para Pahlawan, yang diawali oleh Danrem 101/Antasari dan diikuti para peserta rombongan ziarah.

“Kegiatan ziarah ini sebagai wujud penghargaan dan penghormatan terhadap jasa para Pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan negara Indonesia tercinta. Diharapkan melalui kegiatan ini mampu meneladani nilai-nilai juang yang telah dicontohkan para Pahlawan,” pesannya.

Tampak hadir para pejabat Korem 101/Antasari, Danrindam VI/Mulawarman, Dandim 1007/Banjarmasin, Dandim 1006/Martapura, Jajaran Dan/Ka Balak Aju Kodam VI/Mulawarman, Danyonif 623/BWU, Dandenzipur 8/GM, Persit KCK Koorcabrem 101 PD VI/Mulawarman, dan PNS Jajaran Korem 101/Antasari. (PENREM-RIW/RDM/RH)

Kolaborasi Polda Kalsel dan TNI, Gelar Diklat Bersama

BANJARBARU – Pendidikan Kolaborasi Integrasi Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri TA 2021 dibuka oleh Irjen Pol Rudi Darmoko yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, bertempat di Rindam VI/Mulawarman, Banjarbaru Kalsel, Senin (13/12).

Suasana latihan bersama Polda Kalsel dan TNI

Pembukaan pendidikan ini dihadiri para pejabat TNI-Polri di wilayah Kalimantan khususnya Kalimantan Selatan, diantaranya Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Turman Sormin Siregar, Karo SDM Polda Kalsel Kombes Pol Nanang Masbudi dan Ka SPN Polda Kalsel Kombes Pol Restika P. Nainggolan.

Pendidikan direncanakan berlangsung selama 5 hari, sejak 13 sampai 17 Desember 2021, dan diikuti oleh 81 orang yang terdiri dari 36 Siswa Dikmaba TNI AD dan 45 Siswa Diktukba Polri.

Selain menerima 45 Siswa Diktuba Polri, Rindam VI/Mulawarman juga mengirimkan 45 siswa ke SPN Kalsel, SPN Kalteng dan SPN Kaltim, dengan masing-masing SPN 15 Siswa.

Pendidikan Kolaborasi Integrasi Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri ini bertujuan untuk menjalin interaksi yang baik antara siswa Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri, serta terjalin komunikasi yang harmonis dan menciptakan kerja sama dalam melaksanakan tugas.

Dalam kesempatannya Irjen Pol Rudi Darmoko menyampaikan, bahwa kegiatan pendidikan dalam bentuk kolaborasi integrasi merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan rasa kebersamaan antara TNI AD dan Polri.

“MelaluI kegiatan ini, akan membentuk dan mengembangkan kualitas kerja sama dan ikatan batin antara TNI AD dan Polri,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pendidikan ini menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan sinergitas melalui kegiatan-kegiatan yang membangun rasa kebersamaan, kekompakan dan kesetiakawanan.

Lebih lanjut Ia mengucapkan selamat belajar dan berlatih kepada para siswa Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri yang sedang mengikuti Pendidikan Kolaborasi Terintegrasi TNI AD dengan Polri.

“Semoga Tuhan yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan, petunjuk dan lindungan-Nya kepada kita semua dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada Bangsa dan Negara,” pungkasnya. (POLDAKALSEL-RIW/RDM/RH)

40 Peserta Latsar PKP Angkatan ke V 2021 Dapat Nilai Memuaskan

BANJARBARU – Sebanyak 40 peserta dilingkup Pemprov dan kabupaten/kota Kalsel mendapatkan nilai memuaskan dalam pelaksanaan Pendidikan Kepemimpinan Pengawas (PKP) angkatan V tahun 2021.

Penilaian ini diketahui saat pelaksanaan upacara penutupan Pendidikan Kepemimpinan Pengawas (PKP) yang diselenggarakan di aula Kampus I Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (13/12).

Mewakili Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, Assisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Syaiful Azhary, mengaku, bangga dengan pencapaian yang didapatkan oleh peserta ini. Terlebih, rata-rata telah berhasil mendapatkan nilai memuaskan dari penguji.

Assisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Syaiful Azhari, saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

“Kami dari Pemprov Kalsel tentu sangat mengapresiasi denga pelaksanaan dari kegiatan ini, bahkan, pendidikan tersebut dalam rangka meningkatkan pengembangan serta wawasan yang wajib dimiliki oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) kita,” ungkpanya.

Tentu, menurutnya, sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengabdi kepada negara baik ditingkat provinsi dan kabupaten/kota kegiatan ini nantinya bisa diaplikasikan.

“Apa yang telah diberikan oleh pelatih-pelatih selama pendidikan bisa dijadikan sebagai perubahan dan dapat diinformasikan nantinya,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BPSDMD Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan, menyampaikan, seluruh peserta yang berjumlah sekitar 40 orang terdiri dari tenaga pengawas itu diakui mendapatkan rata-rata nilai memuaskan diatas 80.

“Alhamdulillah, nilai atau grade dari seluruh peserta memuaskan semua. Kalau cukup memuaskan berarti dibawah 80, tapi, mereka sudah di angka 80 ke atas,” ungkapnya.

Alasan tidak didapatkannya nilai sangat memuaskan, lanjut Bagiawan, dikarenakan sistem pendidikannya masih belum maksimal. Hal tersebut diakui, dampak pandemi masih menjadi alasan utama, sehingga, peserta lebih banyak melakukan kegiatan secara virtual.

“Kami juga menunggu-nunggu ada peserta yang mendapatkan nilai yang sangat memuaskan, tetapi, belum ada sampai saat ini karena pembelajaran Distance Learning (jarak jauh) dirasa belum memuaskan. Namun, memang disadari dimasa COVID-19 memaksa kita harus berinovasi,” papar mantan pejabat Pemkab Banjar ini.

Untuk diketahui, penyelenggaraan Pendidikan Kepemimpinan Pengawas (PKP) angkatan ke V ini dilaksanakan mulai 13 September hingga 10 Desember 2021. (RHS/RDM/RH)

37 Sekolah di Kalsel Raih Adiwiyata dari Gubernur

BANJARBARU – Sebanyak 37 sekolah se Kalimantan Selatan mulai dari tingkat dasar hingga menengah yang dinilai tekun dan peduli pada lingkungan, meraih penghargaan Adiwiyata tingkat provinsi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, di halaman kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) provinsi Kalimantan Selatan, Senin (13/12).

“Ini adalah langkah besar dan bukti nyata kecintaan kita terhadap lingkungan dimana kita berkegiatan, sehingga kelestariannya tetap terjaga,” ucap Gubernur yang akrab di sapa Paman Birin dalam sambutannya.

Adiwiyata sendiri menurutnya, merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap lingkungan terutama di sekolah. Sehingga untuk mewujudkan kepedulian dan kebudayaan siswa terhadap lingkungan, dapat diwujudkan dengan visi misi kebijakan dan kurikulum berbasis lingkungan.

“Contoh kecilnya seperti menyediakan tong sampah terpilah organik dan non organik dengan disertai sosialisasi setiap kalinya kepada siswa,” ungkapnya.

Dengan belajar sekaligus praktek langsung di sekolah oleh para siswa, dinilainya dapat menjadi investasi jangka panjang bagi kelestarian lingkungan di Kalimantan Selatan.

“Harapan besarnya adalah para siswa mampu merealisasikannya di rumah masing masing, dan mereka menjadi penerus yang paham dan mengerti bagaimana merawat sumber daya alam yang kita miliki saat ini,” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana, mengatakan Adiwiyata ini merupakan bentuk penghargaan terhadap para tenaga pendidik yang telah melakukan pembinaan terhadap muridnya.

“Kegiatan ini sangat penting untuk memotivasi, karena bagaimanapun juga anak usia sekolah ini sangat strategis untuk ditanamkan kepeduliannya terhadap lingkungan,” ucapnya.

Hanifah menjelaskan, kriteria penilaian terhadap sekolah Adiwiyata tidak hanya sebatas pengelolaan sampah dan penghematan energi saja. Melainkan juga menciptakan lingkungan hijau guna memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar sekolah.

“Apabila aksi ini dilakukan secara masif oleh seluruh anak didik termasuk keluarganya, maka lingkungan Kalsel akan menjadi lebih baik” pungkasnya. (TR21-01/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin : Jelang Nataru Sembako Diharapkan Aman

BANJARMASIN – Kalangan legislatif mengharapkan, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), ketersediaan sembilan bahan pokok, akan aman dipasaran.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPRD Kota Banjarmasin Harry Wijaya, diruang kerjanya pada Senin (13/12) menjelaskan, biasanya menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), keperluan sembilan bahan pokok (Sembako) akan meningkat, otomatis berdampak ketersediaannya langka dipasaran. Dengan demikian Pemerintah Kota harus mampu mengantisipasi sejak dini, agar tidak terjadi kekosongan bahkan tingginya harga.

“Kita sudah tahu, setiap hari besar, apalagi jelang Nataru, maka jangan sampai terjadi kelangkaan sembako, begitupun gas elpiji 3 kilogram,” ucapnya

Harry menyarankan, ke depan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin, akan kembali menggelar pasar murah atau operasi pasar, khususnya di masing-masing Kelurahan, agar terpenuhi keperluan sembilan bahan pokok masyarakat.

“Kami minta operasi pasar atau pasmur di satu tempat, dan bisa secara mobile, untuk menghindari kerumunan warga,” pintanya

Lebih lanjut Politisi PAN DPRD Kota Banjarmasin menambahkan, pihak Disperindag Kota Banjarmasin juga akan terus menerus melakukan pemantauan keperluan sembako dipasaran, mulai harga dan ketersediannya, terlebih minyak goreng karena sudah lebih satu bulan tinggi harga, karena naiknya harga bahan baku minyak mentah sawit atau CPO di pasar internasional.

“Jangan sampai ada oknum memanfaatkan situasi, dengan menaikan harga,” tutup Harry. (NHF/RDM/RH)

TNI AL – Lanal Banjarmasin Kembali Gelar Vaksinasi Maritim di Kecamatan Jorong

TANAH LAUT – TNI AL bersama Lanal Banjarmasin kembali menggelar serbuan vaksinasi maritim untuk dosis pertama dan kedua di Desa Sebuhur Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut untuk para pekerja salah satu perusahaan setempat, serta juga diikuti warga sekitar, Senin (13/12). Vaksinasi ini bertujuan untuk membantu program pemerintah dalam rangka mempercepat penanggulangan pandemi COVID-19 secara totalitas di wilayah Kalimantan Selatan.

Dalam serbuan vaksinasi kali ini, TNI AL – Lanal Banjarmasin berkerjasama bersama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalimantan Selatan. Untuk memvaksin Masyarakat, lanal Banjarmasin telah menyediakan Vaksin jenis Sinovac, serta melibatkan 17 Tenaga Kesehatan (Nakes) gabungan yang berasal dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin dan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.

Ditempat terpisah, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla mengatakan, pemerataan Vaksinasi Masyarakat Maritim secara massal ini akan terus digencarkan guna membantu dan mensukseskan program pemerintah sampai mencapai target yang maksimal, sehingga laju penyebaran wabah COVID-19 dielemen masyarakat dapat dicegah dan segera berakhir, supaya masyarakat dapat beraktivitas dengan sehat dan normal.

“Besar harapan, dengan adanya Vaksinasi Massal ini dapat bermanfaat dengan baik, kepada warga jangan takut ataupun ragu-ragu untuk mendatangi tempat Vaksinasi yang sudah ditentukan dan lebih patuh terhadap protokol kesehatan, supaya dampak musim Pandemi ini segera berakhir dengan tuntas,” ungkap Herbiyantoko.

Danlanal Banjarmasin menambahkan,  kunci salah satu untuk mengurangi dan meminimalisir penyebaran Virus Corona yaitu tetap jaga kesehatan dan disilplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Kepada warga yang belum terjamah, jangan merasa khawatir ataupun ragu untuk bervaksin demi menjaga kesehatan, supaya musim pandemi ini segera berlalu dan berakhir dengan tuntas, menuju tatanan kehidupan yang baru dan normal,” tutup Herbiyantoko.

Sementara itu dilokasi Vaksinasi, ketua penyelenggara Mayor Laut (K/W) dr. Meutia Indrasakti menyampaikan, fenomena masyarakat tentang Vaksin sudah tidak nampak lagi, terbukti saat ini masih banyak warga yang antusias untuk mendapatkan suntikan Vaksin.

“Bagi segenap masyarakat jangan merasa takut ataupun ragu – ragu untuk mendatangi tempat Vaksinasi yang sudah ditentukan karena Vaksin tersebut sudah sehat teruji dan efektif digunakan sebagai Herd Immunity guna menghindari serangan Virus,” ucap dr. Meutia.

Untuk diketahui, vaksinasi maritim yang ke 64 kali ini, Lanal Banjarmasin telah berhasil memvaksin sebanyak 20.081 warga. Adapun warga yang bervaksin pada vaksinasi maritim ke 64 kali ini berjumlah 148 peserta. (TNI.AL-MRF/RDM/RH)

Exit mobile version