Pengurus Baru PWI Kalsel Persiapkan Berbagai Program Kerja

BANJARMASIN – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kalimantan Selatan, bersama Pengurus Harian, dan Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat serta Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia Kalsel, periode tahun 2022 – 2027 resmi dilantik, di Gedung Mahligai Pancasila, Selasa (13/9).

Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari, melantik secara langsung Ketua PWI Kalsel bersama Pengurus Harian, Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat PWI Kalsel

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, mengatakan, Ketua dan Pengurus harian PWI Kalsel, setelah di lantik harus segera bekerja, mengingat ada banyak agenda yang menunggu untuk dilaksanakan.

“Saat ini mulai dilakukan persiapan MTQ tingkat Nasional dan Porwanas,” ucapnya

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, menjelaskan, dengan sudah dilantiknya Ketua PWI dan Pengurus di Kalsel, tentu dapat semakin memajukan wartawan, karena peran pers sebagai pilar demokrasi, dalam rangka menciptakan suasana aman dan kondusif, yaitu harus memberikan informasi yang benar.

“Canggihnya teknologi masih ada saja info hoax, pers sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi ke semua lapisan masyarakat,” jelasnya

Menanggapi hal itu, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie menyampaikan, setelah dilantik ini, pihaknya telah mempersiapkan berbagai program, diantaranya seleksi atlet wartawan se Kalsel, dan di bulan Oktober akan dijadwalkan uji kompetensi wartawan.

Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie

“UKW akan digelar ke Kabupaten Balangan, dan kegiatan pelatihan lain untuk para wartawan, dalam meningkatkan SDM di Kalsel,” ungkapnya

Untuk diketahui, pelantikan ini, disaksikan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kalsel Nurul Fajar Desira, dan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Kalsel, Muhamad Muslim, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Muhammad Syarifuddin, Sekretaris Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Kalsel Sapta Rianta Hutasoit, dan beberapa SKPD dilingkup Pemprov Kalsel dan Kabupaten Kota, Pimpinan media cetak, elektronik dan online, serta unsur Forkopimda Kalsel. (NHF/RDM/RH)

Siapkan Legislator Muda, Rachmah Gelar Soswasbang Diselingi Seminar Nasional Legislatif

BANJARMASIN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Rachmah Norlias menggelar sosialisasi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di hadapan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di ruang Lecture Theater FISIP ULM, Senin (12/9).

Kegiatan tersebut juga diselingi dengan Seminar Nasional Legislatif yang mengangkat tema “Revitalisasi Peran Mahasiswa Sebagai Penggerak Perubahan Bangsa dalam Upaya Mempersiapkan Legislator Muda yang Berkapabilitas” yang mana Ketua Komisi I DPRD Kalsel itu menjadi salah satu narasumbernya.

Dalam kegiatan itu, Rachmah berbicara tentang “Kaderisasi Partai Politik” yang dinilainya sangat penting untuk diketahui para mahasiswa. Pasalnya, menurut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa sehingga diharapkan mereka bisa tampil sebagai legislator di masa mendatang.

“Mahasiswa merupakan penggerak dan penerus bangsa. Mudah-mudahan mereka yang mewakili generasi milenial ini nanti bisa tampil di DPR,” harapnya.

Sementara, Dekan FISIP ULM, Prof. Budi Suryadi menyambut baik kegiatan soswasbang yang dilaksanakan Anggota DPRD Kalsel. Ia menilai kegiatan ini menjadi sangat penting mengingat para mahasiswa yang disiapkan menjadi legislator muda ini harus memahami empat pilar kebangsaan sehingga mereka dapat menjadi penjaga Pancasila di masa mendatang.

“Seminar Nasional Legislatif bertujuan untuk mempersiapkan peran mahasiswa sebagai legislator muda dalam menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045. Sementara itu, soswasbang menjadi penting karena legislator muda juga harus memahami bahwa Pancasila merupakan Command Good (Kebaikan Bersama) yang harus diusung dan diregenerasikan secara terus menerus sehingga nantinya legislator muda ini dapat menjadi penjaga Pancasila di masa mendatang,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)

Dispora Kalsel Gelar Festival Olahraga Tradisional Balogo

BANJARMASIN – Untuk memasyarakatkan olahraga tradisional Balogo dikalangan ASN dan Pegawai Kontrak dilingkup SKPD yang ada di Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, maka Dispora Kalsel menggelar Festival Balogo, di Kantor Gubernur Lama, di Banjarmasin, Selasa (13/9).

Festival Balogo dibuka oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini mengatakan, pelaksanaan kegiatan festival Balogo ini, dalam rangka melestarikan olahraga tradisional Banua ini.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan saat ini terus mengangkat olahraga tradisional seperti Balogo ditengah masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Paman Birin, olahraga tradisional ini tidak Hanya menyehatkan tetapi juga bisa membuat pemainnya bergembira.

“Bermain olahraga tradisional membuat kita bergembira,” ucap Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, Kegiatan ini dilaksanakan, dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke 39 Tahun 2022.

Kadispora Kalsel Hermansyah

Peserta yang mengikuti lomba baloga sebanyak 30 tim masing masing tim terdiri ada tiga orang perwakilan dari 22 SKPD yang ada dilingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Peserta Festival Balogo

“Pada peringatan Haornas ini, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan memasyarakatkan olahraga tradisional di tengah masyarakat di Banua ini,” ucap Hermansyah. (SRI/RDM/RH)

BPKP: Kepala Daerah Harus Lebih Gigih Kendalikan Inflasi di Kalsel

BANJARBARU – Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Selatan Rudy M. Harahap mengingatkan para kepala daerah, lebih gigih mengembangkan strategi/program pengendalian inflasi dan dampak sosial pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM), dengan anggaran yang tersedia sekitar Rp272 miliar.

Dana Rp272 miliar itu telah teridentifikasi Perwakilan BPKP Kalimantan Selatan, sudah tersedia dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Rp134 miliar dan Dana Transfer Umum (DTU) Rp138 miliar yang tersebar pada seluruh pemerintah daerah di Kalimantan Selatan.

Strategi dan program pengendalian mendesak diwujudkan karena satu kabupaten di Kalimantan Selatan masuk sebagai 10 besar dengan inflasi tertinggi secara nasional, yaitu Kotabaru.

Dana tersebut, kata Rudy, harus digunakan Pemerintah Daerah untuk perlindungan sosial kepada masyarakat yang terkena dampak akibat kenaikan harga BBM. Seperti nelayan, tukang ojek, hingga para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UKM), serta menjaga ketahanan pangan di daerah.

“Pemerintah daerah juga dapat memanfaatkan anggaran BTT untuk memberikan subsidi terhadap biaya transportasi angkutan barang,” imbuh Rudy.

Anggaran tersebut, menurut Rudy, harus dialokasikan untuk mengembangkan program pengendalian inflasi dan dampak sosial pengalihan BBM yang dipimpin langsung oleh Gubernur sebagai Wakil Pemerintah di Daerah.

Berdasarkan data yang diungkapkan Presiden pada Senin (12/9), Kabupaten Kotabaru masuk dalam 10 Besar Kabupaten/Kota dengan inflasi tertinggi, yaitu 7,5 persen. Angka ini meroket dengan cepat dari bulan sebelumnya yang masih sekitar 6 persen.

Rudy menegaskan, Gubernur Kalimantan Selatan selaku Wakil Pemerintah di Daerah harus benar-benar serius dan memimpin gerakan pengendalian inflasi serta dampak sosial pengalihan subsidi BBM di Kalimantan Selatan.

“Kondisi ini harus dicermati secara serius oleh Gubernur, sinergi dan kolaborasi harus diterapkan dalam menghadapi kenaikan inflasi yang semakin tajam di Kalimantan Selatan,” imbuh Rudy.

Pekan kemarin, Perwakilan BPKP Kalimantan Selatan telah melakukan pendampingan secara langsung dengan mengarahkan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, dan Pemerintah Desa di Kalimantan Selatan dalam menyusun program dan anggaran pengendalian inflasi serta penanganan dampak sosial dan ekonomi akibat pengalihan subsidi BBM.

Bentuk nyatanya, Rudy terlibat langsung dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Kabupaten Kotabaru (7/9) dan Kabupaten Tabalong (9/9). Ia juga memberikan arahan taktis dalam pengalokasian anggaran pengendalian inflasi.

Di samping itu, Rudy juga menekankan, Gubernur harus segera melakukan intervensi dengan melihat kondisi langsung di lapangan. Hal ini perlu dilakukan untuk menekan angka kemiskinan dan gejolak sosial di Kalimantan Selatan yang akan berefek ke tingkat nasional.

“Saya mengharapkan, seluruh Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa di Kalimantan Selatan saling menopang program. Jangan sampai terjadi duplikasi atau tumpang tindih anggaran untuk program atau kegiatan yang sama, yang berujung pada tindak pidana korupsi,” tekan Rudy.

Pada arahannya Senin (12/9), Presiden Joko Widodo juga menyatakan telah meminta Kejaksaan, Kepolisian, dan BPKP untuk mengawal pengendalian inflasi dan penanganan dampak sosial dan ekonomi akibat kenaikan harga BBM seperti ketika penanganan COVID-19. (BPKPKalsel-RIW/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Lepas Peserta Atmatsay The Legeng Of Brother Adventure V dan Borneo Hard Enduro Series 1 2022

BANJARMASIN – Untuk mendukung kegiatan olahraga otomotif di Provinsi Kalimantan Selatan, maka Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan terhadap kegiatan Atmatsay The Legend Of Brother Adventure V dan Borneo Hard Enduro Series 1 Tahun 2022, di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Selasa (13/9).

Pelepasan peserta oleh Gubernur Sahbirin Noor

Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor didampingi Ketua IMI Kalsel, Edy Sudarmadi dan pejabat lainnya, mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyambut positif event adventure trail sebagai sarana olahraga dan menjalin silaturahmi.

“Kami bersyukur dengan adanya event otomotif berskala nasional dan bahkan inernasional, yang dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Gubernur yang akrab disapa Paman Birin.

Menurutnya, dengan adanya kegiatan tersebut, maka ini menunjukan bahwa Provinsi Kalimantan Selatan layak dikenal dunia, serta dapat menjadi destinasi favorit bagi para rider.

Dalan waktu dekat ini, lanjutnya, sekitar bulan November mendatang, Kalsel akan menggelar otomotif berskala internasional.

“Para riders top dunia telah mengkonfirmasi akan kembali turut serta dalam event bertajuk Uncle Hard Enduro 2022,” ungkap Paman Birin.

Sehingga, lanjutnya, melalui even internasional ini dapat membangkitkan semangat pengembangan olahraga otomotif di banua dan tanah air.

“Para rider di Provinsi Kalimantan timur diharapkan mampu meningkatkan prestasi untuk nama harum Banua ini,” ucap Paman Birin.

Sementara itu, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel Edy Sudarmadi menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian Gubernur Kalsel kepada riders dan olahraga trail pada umumnya.

“Terimakasih Gunernur Kalsel atas perhatian selama ini. Terimakasih telah hadir dan perhatIan kepada kami para riders dan pecinta olahraga trail,” ungkap Edy. (SRI/RDM/RH)

Sinergi Bank Indonesia dan TPID Provinsi Kalimantan Selatan, KendalikanInflasi Pangan

TABALONG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan kegiatan Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Kalimantan Selatan, akhir pekan lalu di Tanjung, Tabalong.

GNPIP merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Nasional 2022, untuk memperkuat sinergi, untuk mengoptimalkan langkah-langkah pengendalian inflasi pangan dari sisi suplai.

Dalam jangka pendek, implementasi GNPIP akan difokuskan pada kegiatan pasar murah yang didukung ketersediaan dana dari APBD untuk menjaga daya beli masyarakat pasca pengalihan subsidi BBM.

Beberapa kegiatan yang akan dilakukan dalam jangka menengah dan panjang, antara lain peningkatan produktivitas pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan, perluasan Kerjasama Antar Daerah (KAD) dengan memanfaatkan digitalisasi dan subsidi transportasi.

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bupati Tabalong, Wakil Bupati Tabalong, Anggota TPID, serta stakeholders lainnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Imam Subarkah dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa momentum pemulihan ekonomi Kalimantan Selatan perlu terus dioptimalkan melalui berbagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat, antara lain melalui menjaga kestabilan harga bahan pangan pokok.

“Sebab bahan pangan pokok memiliki bobot yang cukup besar dari komposisi pengeluaran masyarakat, sehingga pengendalian inflasi akan memberikan dampak sosial yang besar untuk kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, sinergi dan koordinasi perlu terus dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga pangan,” ujarnya.

Selain itu, Imam menambahkan, perlu didorong penguatan komunikasi kebijakan untuk membangun awareness guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kestabilan harga.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas berbagai langkah dan gerak cepat yang dilakukan TPID, dalam upaya merespon tingginya inflasi harga pangan bergejolak (Volatile Foods).

“Kick Off GNPIP Kalimantan Selatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan langkah-langkah pengendalian sisi suplai secara lebih integratif, masif, dan berdampak luas dalam pengendalian komoditas pangan yang sangat diperlukan masyarakat,” ujar Gubernur yang diwakili Staf Ahli, Suparno tersebut.

Gubernur juga mengingatkan, agar setiap SKPD perlu memperhatikan sumber-sumber inflasi di Kalimantan Selatan dan melakukan langkah cepat guna mengurangi disparitas pasokan dan harga antar wilayah.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani menyampaikan, akan mendukung upaya pengendalian inflasi. Salah satunya melalui peningkatan produksi tanaman pangan untuk menjaga ketersediaan pasokan.

Beberapa program unggulan yang akan dilaksanakan dalam GNPIP di Kalimantan Selatan, antara lain adalah penyelenggaraan pasar murah oleh TPID Provinsi Kalimantan Selatan yang akan diperluas dengan pasar murah oleh TPID Kabupaten/Kota. Diikuti gerakan penanaman bawang merah dan cabai dengan total bibit yang akan diberikan dalam rangkaian program ini berjumlah 77.000 bibit l, yang berasal dari bantuan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan dan Bank Indonesia.

Selanjutnya, terdapat bantuan subsidi bibit haruan, subsidi BBM nelayan, bantuan pakan ternak ayam petelu, pengembangan sistem informasi pangan, perluasan kerjasama antar daerah, peningkatan produktivitas produsen; dan penguatan koordinasi serta komunikasi.

Program-program tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan ketahanan pangan di daerah serta mampu mengendalikan inflasi pangan. (RIW-BIkalsel/RDM/RH)

HUT FKPPI ke 44 Tahun, Inilah Harapan Paman Yani

BANJARMASIN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Yani Helmi menghadiri acara Syukuran Ulang Tahun Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI dan Polri (FKPPI) ke 44 Tahun di gedung Mahligai Pancasila, Senin (12/9) malam.

Peringatan Ulang tahun ke 44 FKPPI Tahun 2022 PD XVI FKPPI Kalsel mengusung tema “Lebih Sehat dan Lebih Berkarya Membangun Negeri”.

Suasana Syukuran Ultah ke 63 Pepabri dan Ultah ke 44 FKPPI di Gedung Mahligai Pancasila

“Acara ini sebagai ajang silaturahmi keluarga besar FKPPI untuk 13 kabupaten/kota di Kalsel. Alhamdulillah sudah dilaksanakan dan difasilitasi oleh Gubernur Kalsel Bapak Sahbirin Noor yang juga Ketua Umum FKPPI Kalsel,” katanya kepada wartawan.

Wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani
mengharapkan kepada kader FKPPI agar selalu menjaga kekompakan dan kesolidan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

“FKPPI ini anggotanya ada yang pekerja swasta, pegawai, juga TNI-Polri. Itulah kami keluarga besar FKPPI yang hingga saat ini jadi satu dalam sebuah tujuan untuk kemajuan organisasi dan masyarakat di Kalsel,” jelasnya.

Paman Yani yang juga Wakil Ketua KB-FKPPI Kalsel mengharapkan bersama dengan para pembina ikut juga mendorong kemajuan FKPPI di Kalsel.

Dalam acara tersebut, juga digelar Syukuran Ulang Tahun ke 63 Pepabri DPD Pepabri Kalsel dengan tema “Sikap Pejuang Yang Berwawasan Negarawan Mantapkan Indonesia Hebat”. (NRH/RDM/RH)

Paman Birin Minta Pepabri dan FKPPI Terus Menjadi Mitra Pemerintah

BANJARMASIN – Syukuran Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) dan HUT ke-44 Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan (FKPPI) di Kalimantan Selatan, berlangsung di gedung Mahligai Pancasila, Senin (12/9).

HUT Pepabri ke-63 yang mengusung tema “Sikap Pejuang Yang Berwawasan Negarawan Mantapkan Indonesia Hebat” ini, dihadiri langsung Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Paman Birin, (sapaan Sahbirin Noor) berharap, Pepabri maupun FKPPI terus menjadi mitra atau mitra pemerintah, dalam mewujudkan kesuksesan pembangunan di Banua.
Selain itu juga, turut aktif dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, membina dan membangun kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan produktif.

“Dengan begitu kita berharap tentunya akan terwujud Kalimantan Selatan MAJU (Makmur Sejahtera dan Berkelanjutan) sebagai gerbang Ibu Kota Negara Nusantara,” ujar Paman Birin dalam sambutannya.

Ketua DPD Pepabri Kalsel, Kol (Purn) Nasib Alamsyah menyampaikan amanat Ketua Umum DPP Pepabri, Jendral TNI Purn Agum Gumelar. Sedangkan Ketua Umum FKPPI Pusat, Ponco Sutowo menyampaikan sambutannya secara virtual.

Dalam amanatnya, Agum Gumelar mengatakan, saat ini hampir semua negara mengalami kesulitan, seperti krisis pangan, energi, ekonomi akibat pandemi COVID-19. Dalam menghadapi situasi ini, seluruh keluarga Pepabri diminta berperan dalam membantu pemerintah dan tetap menjadi panutan masyarakat.
Sebagai insan yang berwatak pejuang, jajaran Pepabri di setiap tingkat organisasi juga harus peduli dengan permasalahan terkini yang dihadapi masyarakat di daerah masing – masing.

“Anggota Pepabri harus memberikan masukan ke pimpinan daerahnya agar permasalahan dapat diatasi dan mendukung kebijakan pemerintah daerah,” pesan Agum.

Pada HUT Pepabri ke-63, DPP Pepabri juga memberikan piagam penghargaan kepada 206 anggota yang telah aktif selama 5 tahun dan 103 anggota yang telah aktif selama 10 tahun. Hal ini agar memotivasi para anggota untuk ikut aktif dalam Pepabri.

Nasib Alamsyah juga menyampaikan bahwa, dalam waktu dekat, Pepabri akan menyelenggarakan Munas, yaitu pada 17 November 2022 dalam rangka pertanggungjawaban kegiatan Pepabri yang telah terlaksana, dan memilih pimpinan baru serta menyusun rencana giat mendatang.

Sementara itu, Paman Birin dalam sambutannya mengatakan, Pepabri dan FKPPI memiliki keterkaitan yang sangat erat. Kesuksesan para prajurit TNI maupun Polri, tidak lepas dari dukungan keluarga.

Pada peringatan ulang tahun dua organisasi tersebut, Paman Birin melakukan pemotongan nasi tumpeng dan dibagikan kepada pengurus organisasi. (RIW/RDM/RH)

PT Baramarta Siap Kejar Prediksi Laba Rp9 M Tahun 2022

BANJAR – Perseroan Terbatas (PT) Baramarta harus mengejar prediksi laba sebesar Rp9 miliar. Dari capaiannya nanti, komposisi bagi hasil penerimaan kas daerah (PAD) untuk Pemkab Banjar sedikitnya 55 persen atau setara Rp5 miliar.

Dirut PT Baramarta, Rachman Agus, mengungkapkan, setelah berbadan hukum PT tentu perbaikan menuju profesionalitas sebagai perusahaan terus ditingkatkan. Meski sebagai korporasi pemda, namun tidak menutup kemungkinan dapat berkembang.

Suasana pengucapan janji sumpah jabatan pada pelantikan Dirut PT Baramarta dengan Bupati Banjar

“Tentunya ada inovasi dan perbaikan. Masa-masa sulit sudah dilalui dan ini terus berlanjut. Untuk target jelas dua kali lipat dari sebelumnya,” jelasnya usai mengikuti pelantikan di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Kabupaten Banjar, Senin (12/9).

Ia mengharapkan, setelah berubahnya ke status perseroan terbatas tentu tidak ada kendala lagi saat merealisasikan laba yang ditargetkan.

“Mudahan-mudahan target tahun 2022 ini mampu terkejar yang Rp9 miliar td hingga bisa menyetorkan Rp5 miliar untuk PAD,” ungkapnya.

Seiring ditargetkan naik, tentu ia telah melakukan terobosan untuk mencapai realisasi target angka Rp9 miliar salah satunya telah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan kontraktor.

“Mereka sudah mulai bekerja (beroperasi) dan mudah-mudahan dalam tiga bulan ke depan ini bisa tercapai,” ucapnya.

Untuk menggapai keberhasilan lainnya, lanjut Agus, PT Baramarta juga telah menidaklanjuti kerjasama dengan sejumlah investornya seiring keseriusan dalam pengembangan perusahaan.

“Kami juga sudah mendapatkan investor baru dan penanam modal yang tidak berkontribusi lagi juga sudah dievaluasi. Yang jelas, benar-benar ingin bekerjasama tentu kami akan serius menindaklajuti untuk daerah,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Banjar, Saidi Mansyur, berharap, ditangan kepemimpinan direktur baru kedepan dapat memberikan kontrubusi terhadap daerah terkhusus Kabupaten Banjar.

“Dengan perannya ini justru kinerja dan kemajuan perusahaan dapat melangkah lebih baik lagi dengan berbagai inovasi,” ucapnya. (RHS/RDM/RH)

5 Atlet Pickleball Kalsel Mewakili Indonesia Pada Kejuaraan Dunia di Bali

BANJARMASIN – Kontingen Pickleball Provinsi Kalsel meminta restu dan dukungan kepada Pemerintah Provinsi, untuk mengikuti kejuaraan dunia di Bali, pada 20 – 24 September 2022 mendatang.

Kedatangan kontingen ke Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel ini, disambut oleh Kepala Dispora Hermansyah didampingi Plt Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Budiono, Senin (12/9).

Kadispora Kalsel Hermansyah

Ketua Pickleball Provinsi Kalimantan Selatan Sutarto Hadi mengatakan, kedatangan mereka ke Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel ini, untuk meminta dukungan pemerintah melalui dinas tersebut. Mengingat, prestasi olahraga pickelball di Provinsi Kalimantan Selatan cukup membanggakan.

Ketua Pickleball Kalsel Sutarto Hadi

“Terbukti saat ini ada lima atlet pickleball Provinsi Kalimantan Selatan akan mengikuti kejuaraan tingkat dunia di Bali,” ujarnya.

Untuk atlet pickleball Kalimantan Selatan yang bertanding pada kejuaraan dunia pickleball adalah, M Dody Noor Ariyandi dari Samsat Kota Banjarbaru, Muhammad Mustaqiem dari LPPL Radio Abdi Persada, Novy Emilia Rousilawaty dari PT Air Minum Bandarmasih, Rosanty Dewi dari Satpol PP Kabupaten Tapin, serta Noor Hasusilawati dari PLN Banjarbaru.

“Mereka akan mewakili Indonesia pada kejuaraan tersebut,” ucap Sutarto.

Sementara itu, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi dan mendukung kontingen Pickleball yang akan mengikuti kejuaraan tingkat dunia tersebut.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, tentunya memberikan apresiasi dan dukungan terhadap olahraga pickelball,” ujar Hermansyah, Kadispora Kalsel.

Hermansyah juga berharap, para atlet pickelball Provinsi Kalimantan Selatan ini dapat membanggakan dan mengharumkan nama Banua, pada kejuaraan dunia tersebut. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version