Dispersip Kalsel Berikan Hadiah Bagi Pemustaka Aktif

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi terhadap para pemustaka perpustakaan yang aktif berkunjung ke Perpustakaan PalNam dan Perpustakaan Tendean di Banjarmasin.

Hadiah diserahkan oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Perpustakaan, Wildan Akhyar mewakili Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani di ruang perpustakaaan anak, Rabu (30/11).

Suasana Penyerahan Hadiah Oleh Dispersip Kalsel kepada Pemustaka Aktif

Wildan Akhyar mengatakan pembagian hadiah ini merupakan salah satu gebrakan dari Dispersip Kalsel untuk meningkatkan minat baca di Provinsi Kalimantan Selatan. Ia menjelaskan ada tiga kategori pemustaka aktif yang diberikan hadiah yaitu kategori sekolah Paud/TK, kategori Tingkat SD dan kategori Tingkat SMP.

“Untuk hadiah yang diberikan, yakni berupa piagam penghargaan dan uang,” katanya.

Wildan berharap pemustaka Perpustakaan PalNam dan Perpustakaan Tendean akan semakin banyak dan mereka bisa aktif dalam menikmati layanan perpustakaan yang disediakan oleh Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara, Juara I Tingkat SD, Khayla Dafina Yasmin mengucapkan terimakasih atas apresiasi yang diberikan Dispersip Kalsel. Ia berharap hal ini bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya untuk rajin membaca dan berkunjung ke perpustakaan.

“Alhamdulillah saya tidak menyangka sebelumnya dapat hadiah. Semoga ini bisa jadi inspirasi bagi anak-anak di Kalsel dan suka membaca di perpustakaan palnam,” harapnya.

Untuk diketahui, pemustaka yang aktif untuk kategori sekolah Paud/TK yaitu Juara I TK Pembina Kertak Hanyar, Juara II PAUD Terpadu Aisyiyah 2, Juara III TK Rahayu, Juara Harapan I RA Bina Anaprasa, Juara Harapan II PAUD Terpadu Aisyiyah Athfal 39 Al-Ummah dan Juara Harapan TK Tahfidz Qur’an Taman Cinta Al-Qur’an.

Untuk pemustaka aktif kategori tingkat SD yaitu Juara I Khayla Dafina Yasmin, Juara II Rafael Enzo Putra Danian dan Juara III Annisa Zahratul Huda. Sedangkan kategori tingkat SMP adalah Juara I Ahmad Yafi, Juara II Muhammad Fatih dan Juara III Andina Rahmi Khairunnisa. (NRH/RDM/RH)

Meski Minim Anggaran, Napak Tilas Perdana di Kabupaten Banjar Berjalan Sukses

BANJAR – Terlepas minimnya anggaran, pelaksanaan Napak Tilas perdana yang dipelopori Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) berjalan sukses.

Pelaksanaan Napak Tilas ke I Kabupaten Banjar terlebih dahulu diisi dengan kegiatan apel bersama

Penyelenggaraan tersebut juga dimeriahkan oleh sejumlah organisasi pemuda seperti Orpala X Pas Borneo, Orpala Kadipa, Pawadahan Nanang Galuh, Mahipa IAI Darussalam, Purna Paskibraka dan pramuka di Kabupaten Banjar.

Suasana perjalanan peserta dalam kegiatan Napak Tilas ke I Kabupaten Banjar

Rute yang tercatat puluhan kilo itu dimulai dari kantor Disbudporapar menuju makam Sultan Adam. Kemudian ke PM Noor hingga Tamam Makam Pahlawan Bumi Mas Karang Intan.

Tak lupa, peserta juga menyempatkan diri untuk berziarah ke makam tim 7 (pendiri Kabupaten Banjar), makam Sultan Sulaiman di Desa Lihung dan berakhir di makam Datu Marlim.

Kepala Bidang Pemuda Disbudporapar Kabupaten Banjar, Noor Syawli Syahri, menyampaikan, kegiatan ini tak hanya sebagai ajang silaturahmi melainkan sebagai bentuk mengenalkan pemuda pada sejarah perjuangan kemerdekaan di bumi Barakat.

“Tentu yang kita laksanakan ini tak hanya sebagai pengingat sejarah perjuangannya saja. Melainkan, perlu kita ketahui ada pejuang kita yang menyiarkan pendidikan melalui Agama Islam,” tuturnya, kepada awak media, Rabu (30/11) sore.

Dirinya menegaskan, bahwa kegiatan ini hanya dilaksanakan satu hari dengan menggunakan alokasi anggaran yang cukup minimalis.

“Berbeda dengan daerah lain yang memakan waktu hingga tiga hari. Tetapi, kegiatan tersebut nantinya akan kita maksimalkan,” paparnya.

Sementara itu, salah seorang peserta Napak Tilas, Fathul Minan, mengaku, sangat bangga dengan adanya pelaksanaan ini. Namun, kata dia, ke depan bisa mengambil lingkup lebih luas lagi soal pengenalan sejarah perjuangan terkait syiar Islam di masa penjajahan. Tak kalah penting, sejarah berdirinya monumen di bumi Barakat.

“Harapannya di tahun selanjutnya bisa lebih diperluas lagi untuk lebih menjajal pengetahuan,” ungkapnya.

Ia yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Orpala X Pas Borneo ini mengucapkan banyak terima kasih atas penyelenggaraan yang dipelopori oleh Disbudporapar Kabupaten Banjar.

“Terima kasih banyak terutama kepada bapak Kabid Pemuda Syawli yang berinisiatif menyelenggarakan kegiatab Napak Tilas ini. Semoga, Disbudporapar Kabupaten Banjar dapat menggelar kegiatan serupa tahun depan,” tutur Minan. (RHS/RDM/RH)

Festival Sepak Bola U12 Tahun 2022 Diharapkan Menjaring Atlet-Atlet Muda

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar Festival sepak bola U12 tahun 2022. Festival sepak bola ini dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola dr. Murdjani Kota Banjarbaru pada Kamis (1/12), yang diikuti sebanyak 16 tim dari 8 Kabupaten-Kota se Kalimantan Selatan. Festival sepak bola dibuka langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, dan dihadiri Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, Kepala SKPD Lingkup Provinsi Kalimantan Selatan, serta penggiat olahraga dari Kabupaten/Kota.

Para peserta festival sepak bola U12 2022

Dalam sambutannya Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menyampaikan mengapresiasi kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan atas terselenggaranya festival ini. Momentum tersebut diharapkan dapat menjadi ajang adu bakat dan prestasi serta dapat menjaga kesehatan jasmani.

“Melalui festival ini kita jadikan sebagai media kesehatan jasmani untuk mendukung tujuan pembangunan nasional yakni kualitas sumber daya manusia (SDM) agar kedepannya memiliki generasi muda berkualitas, dan fisik yang sehat, ” ucap gubernur yang akrab disapa Paman Birin.

Harapannya, pemerintah Kabupaten-Kota diseluruh Provinsi Kalimantan selatan juga diharapkan, dapat melaksanakan festival sepak bola U12 di Kecamatan masing-masing. Karena dengan begitu, menurut Paman Birin ajang festival sepak bola akan memiliki tingkatan masing-masing, mulai dari piala Kecamatan, Piala Bupati dan Walikota, hingga Piala Gubernur Kalimantan selatan.

“Kami berharap festival ini akan dilaksanakan Bupati Walikota se Kalsel, nanti mungkin dari kecamatan-kecamatan baru nanti di Provinsi Kalsel,” ucap Paman Birin.

Ditambahkannta, melalui Festival Sepak bola U12 ini, hendaknya menjadi bagian sistem pembinaan untuk menjaring bibit- bibit atlet berbakat, sehingga dapat dibina dan benar-benar menjadi atelt sepak bola.

“Disiapkan sejak dini, sehingga dapat mengikuti festival sepak di tingkat Nasional nantinya,” tutup Paman Birin. (MRF/RDM/RH)

Blanko Menipis, Pemprov Kalsel Sarankan e KTP Digital Melalui Smartphone

BANJARBARU – Pemprov Kalsel sarankan warganya untuk mengakses Kartu Tanda Penduduk (KTP) digital melalui smartphone. Hal itu menyusul blanko e KTP yang disebarkan di dinas Dukcapil kabupaten/kota mulai menipis.

Kepala Dinas Dukcapil dan KB Provinsi Kalsel, Zulkipli menyampaikan, saat ini memang ketersediaan blanko di wilayahnya mulai menipis. Bahkan beberapa dukcapil sementara harus meminta ke kabupaten lain yang stoknya masih ada.

“Kami mengupayakan saat ini agar ketersediaannya cukup. Tentu, langkah kongkritnya adalah sementara saling meminjamkan blangko ke dukcapil yang kebetulan stoknya habis. Nah, apabila blanko baru sudah datang maka akan diganti,” ujarnya, kepada Abdi Persada FM, Rabu (30/11) siang.

Terlebih saat ini Pemerintah Provinsi Kalsel masih menunggu kiriman blangko baru dari Dirjen Dukcapil Kemendagri untuk pemenuhan stok bagi kabupaten/kota agar optimalisasi pelayanan masyarakat dapat berjalan lancar.

“Sampai saat ini, menurut informasi yang didapat dari pemerintah pusat bahwa pihaknya belum mencetak stok blangko baru,” beber Zulkipli.

Apabila terjadi kekosongan blangko, tutur dia, terpaksa dukcapil di kabupaten/kota harus mengeluarkan surat keterangan (suket) pengganti sementara KTP elektronik.

“Kemungkinan yang ada di kabupaten/kota bisa menggunakan suket apabila memang blankonya sudah dinyatakan habis,” jelasnya.

Akan tetapi, ia juga memberikan solusi bagi warga yang ingin mendapatkan e KTP yang secara mudah sudah dapat diakses melalui jaringan internet dalam bentuk aplikasi melalui smartphone.

“Kami mengharapkan agar masyarakat yang sudah bisa mengakses internet dapat memanfaatkan KTP Digital yang diunggah melalui aplikasi dan ini sangat mudah didapatkan,” ungkapnya.

Untuk mendapatkannya, terlebih dahulu harus mendatangi dukcapil sesuai domisili. Setelah itu petugas akan memberikan kode rahasia yang hanya diketahui oleh penggunanya saja.

“Ini berfungsi agar nantinya warga yang melakukan registrasi mudah mengakses. Karena dengan adanya KTP Digital tidak harus khawatir hilang karena bisa di akses ulang. Terlebih datang ke Dukcapil tinggal cetak,” tutup Zulkipli. (RHS/RDM/RH)

Tahun 2023, Prospek Ekonomi Kalimantan Selatan Tetap Terjaga

BANJARMASIN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah menyelenggarakan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2022 pada Rabu (30/11). PTBI diselenggarakan secara rutin setiap akhir tahun, dengan menyampaikan pandangan Bank Indonesia mengenai kondisi perekonomian terkini, tantangan dan prospek ke depan.

Pertemuan tahun ini mengangkat tema “Sinergi dan Inovasi Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Menuju Indonesia Maju”. Pertemuan yang digelar di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin ini, dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Forkopimda Provinsi Kalimantan Selatan, Bupati/Walikota se Kalsel, pimpinan perbankan, akademisi, serta stakeholders lainnya.

Dalam sambutannya, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan, Bimo Epyanto menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Kalsel pada Triwulan III 2022 tercatat sebesar 5,59 persen (yoy) dan secara keseluruhan tahun 2022 pertumbuhan ekonomi Kalsel diprakirakan akan berada pada rentang 4,80% – 5,20% (yoy) dengan semua sektor ekonomi memberikan kontribusi positif.

“Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi membawa konsekuensi terhadap inflasi. Inflasi Kalsel pada 2022 diprakirakan lebih tinggi dibandingkan tahun 2021 dan berada di atas rentang target 3% ± 1% terutama berasal dari supply shock sejalan dengan peningkatan aktivitas ekonomi dan daya beli masyarakat yang masih terjaga,” papar Bimo.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Selatan, menyatukan gerak langkah untuk mengendalikan inflasi, salah satunya melalui program unggulan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Berbagai inisiatif yang dilakukan dalam payung GNPIP terbukti memberikan hasil positif terutama dalam mengantisipasi dampak dari penyesuaian harga BBM pada Triwulan III 2022.

Sementara itu, dalam kaitannya dengan pengembangan UMKM, Bank Indonesia juga secara konsisten terus memperluas dan memperkuat program pengembangan UMKM melalui 3 (tiga) pilar yaitu (i) korporatisasi, (ii) peningkatan kapasitas, dan (iii) pembiayaan guna mewujudkan UMKM yang produktif, inovatif, dan adaptif.

Korporatisasi dilakukan melalui penguatan kelembagaan dan perluasan kemitraan dengan pelaku usaha lainnya untuk meningkatkan skala ekonomi. Sementara itu, peningkatan kapasitas UMKM dilakukan secara end-to-end dan difokuskan pada digitalisasi untuk mendorong peningkatan produksi, pengelolaan keuangan, dan perluasan akses pasar. Bank Indonesia turut mendorong ekspor produk UMKM dengan menerapkan push strategy dan pull strategy.

“Push strategy dilakukan melalui kurasi serta fasilitasi peningkatan kapasitas dan pendampingan kepada UMKM untuk pemenuhan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas produk. Sementara itu, pull strategy dilakukan dengan mendorong keikutsertaan UMKM pada berbagai event promosi perdagangan dan pameran serta fasilitasi business matching dengan potential buyers”, tambahnya.

Terkait hal tersebut, sinergi kebijakan yang kuat telah dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan dengan Pemprov Kalsel bersama Kementerian dan Lembaga terkait dalam penyelenggaraan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI) Kalimantan Selatan di Banjarmasin dan Program Akselerasi UMKM Berorientasi Ekspor (PAMOR) Borneo 2022 di Jakarta dan Jepang. GBBI diikuti oleh lebih dari 600 UMKM peserta expo dengan nilai transaksi lebih dari Rp600 juta baik secara offline maupun online. Sementara itu, nilai transaksi yang dihasilkan dari kegiatan Pamor Borneo baik di Jakarta dan Jepang mencapai Rp8,14 miliar.

Bimo juga menyampaikan, bahwa Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah terus berupaya mendukung pelaksanaan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di wilayah Kalimantan Selatan baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Hal ini didukung dengan penerbitan 14 SK Kepala Daerah mengenai TP2DD di tingkat Provinsi/Kota/Kabupaten se-Kalimantan Selatan.

“Berdasarkan rata-rata keseluruhan, Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) di wilayah Kalimantan Selatan pada Semester I 2022 mencapai 76,9 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Semester II 2021 sebesar 71,7 persen. Peningkatan tersebut didorong implementasi kanal pembayaran digital pada transaksi Pemerintah Daerah khususnya penerimaan daerah yang telah memanfaatkan pembayaran QRIS, e-commerce, EDC, serta kanal pembayaran lainnya guna mendukung kemudahan masyarakat dalam bertansaksi dan meningkatkan kualitas pelayanan, serta mendukung transparansi transaksi keuangan sehingga pendapatan daerah akan lebih optimal,” ujar Bimo.

Untuk memfasilitasi dan mempermudah transaksi ekonomi, Bank Indonesia mengembangkan berbagai payment channel yang disesuaikan dengan kebutuhan mayarakat. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah pengembangan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS). Perkembangan merchant onboarding QRIS di Kalsel sepanjang tahun 2022 meningkat signifikan dan menjadi pencapaian QRIS terbanyak di wilayah Kalimantan.

Sampai dengan awal November 2022, merchant QRIS di Kalsel telah mencapai 254 ribu unit, tumbuh secara tahunan sebesar 46,5 persen (ytd). Pengembangan QRIS tersebut juga berkorelasi dengan kebijakan Bank Indonesia terkait pengembangan UMKM.

“Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi pasca Pandemi COVID-19, perlu diwaspadai berbagai tantangan yang perlu diantisipasi pada tahun 2023. Pertama, potensi peningkatan tekanan inflasi yang tidak saja muncul dari kesenjangan antara sisi penawaran dan permintaan domestik, namun juga berasal dari dinamika global antara lain ketegangan geopolik yang terus berlanjut sehingga mengganggu mata rantai pasok perdagangan global; Kedua, kenaikan suku bunga yang agresif dari negara-negara maju akan berdampak terhadap pasar keuangan, terutama emerging markets, akibat gelombang outflow dari negara-negara berkembang termasuk Indonesia; Ketiga, potensi perlambatan ekonomi global akibat menurunnya permintaan dari negara tujuan ekspor yang mengakibatkan keterbatasan pasokan pada gelombang berikutnya; Keempat, fenomena strong dollar imbas dari kenaikan suku bunga The Fed akan memberi tekanan bagi Rupiah; dan Kelima, menurunnya persepsi investor ditengah ketidakpastian kondisi global”, tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dapat mendukung dan mempromosikan berbagai peluang investasi dan hilirisasi demi pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan yang berkelanjutan. Selain itu, Pemprov Kalsel perlu mendorong pengendalian inflasi di Kalimantan Selatan, khususnya bahan pangan, dengan memperhatikan karakteristik produktivitas di setiap Kab/Kota di Kalimantan Selatan serta implementasi Kerjasama Antar Daerah (KAD).

PTBI 2022 merupakan refleksi jalinan kerjasama antara Bank Indonesia dan seluruh stakeholders dalam upaya mewujudkan stabilitas makroekonomi, serta memfasilitasi akselerasi pertumbuhan ekonomi secara sehat dan berkesinambungan. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan terus berkontribusi nyata melalui kolaborasi, sinergi dan inovasi untuk terus membangun perekonomian Kalimantan Selatan. (HumasBIKalsel-RIW/RDM/RH)

Resmi Dibuka Oleh Gubernur Kalsel, Uncle Hard Enduro Akan Jadi Agenda Rutin Tahunan

BANJAR – Kejuaraan Uncle Hard Enduro 2022 resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Sabtu (26/11).

Menurut Sahbirin, kejuaraan motor trail dengan rintangan ekstrem yang pertama dan satu-satunya di Indonesia ini patut menjadikan Kalimantan Selatan khususnya Desa Kiram mendapat julukan “Kota Enduro”.

Kejuaraan yang berlangsung mulai 25 – 27 November ini dibagi dalam beberapa kelas yakni internasional, nasional dan adventure.

Ribuan rider se Nusantara mengikuti kelas adventure untuk melihat langsung keindahan alam di Kalsel

Pada kelas internasional diikuti belasan rider profesional dari mancanegara, termasuk pebalap enduro ternama dunia Graham Jarvis serta juara Uncle Hard Enduro 2019, Wade Young.

Salah satu rider saat melintasi sakah satu rintangan prolog trek Uncle Hard Enduro 2022

Sementara pada kelas adventure, ribuan rider dari seluruh nusantara termasuk diantaranya Sahbirin Noor, dipandu menyusuri rute sepanjang kurang lebih 50 km untuk melihat langsung keindahan yang disuguhkan Desa Kiram dan sekitarnya.

“Kita ingin berikan mereka (rider) sport toursim atau olahraga sembari berwisata,” ungkapnya.

Melihat antusias ribuan rider serta masyarakat yang hadir pada lokasi kegiatan, Gubernur akrab disapa Paman Birin ini berencana menjadikan event seperti ini sebagai agenda tahunan Kalsel.

Sebab diakuinya, selain mampu menghibur masyarakat khususnya para pecinta trail, kegiatan ini juga mampu mendongkrak perekonomian warga sekitar.

“Insya Allah akan kita gelar lagi kalau bisa lebih meriah untuk olahraga Indonesia, Jaya,” tegasnya.

Senada dengan Paman Birin, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK juga menginginkan agar Uncle Hard Enduro dapat terus digelar karena selain meningkatkan perekonomian melalui sektor olahraga pariwisata, kegiatan ini dinilainya penting untuk memunculkan bibit-bibit pebalap trail handal Kalsel yang mampu bersaing hingga ke tingkat Internasional.

“Semoga tahun-tahun mendatang kegiatan ini bisa terus dilaksanakan dengan fasilitas, peserta dan negara yang lebih banyak lagi,” harapnya.

Ketua Pelaksana, Waluyo mengaminkan hal itu. Ia mengaku, pihaknya siap meningkatkan kemeriahan Uncle Hard Enduro melalui rintangan yang lebih sulit, pertunjukkan yang lebih spektakuler serta peserta yang lebih banyak lagi pada tahun 2023 mendatang.

“Kita siap untuk lebih memeriahkan lagi kejuaraan Uncle Hard Enduro 2023 mendatang,” imbuhnya.

Selain memberikan tontonan balap ekstrem kepada masyarakat, Uncle Hard Enduro 2022 juga menyuguhkan atraksi trailer profesional dari Australia serta konser penyanyi legendaris Indonesia, Iwan Fals. (SYA/RDM/RH)

Menteri Pertanian Dukung Pengembangan Perkebunan Kopi Meratus di Kalsel

BANJARBARU – Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo berikan peluang besar terhadap generasi petani milenial di Kalsel dalam mengembangkan hasil alam dari sektor komoditi tanaman berjenis kopi Meratus.

Bahkan, Syahrul mengutarakan, akan menginstruksikan kepada gubernur, bupati dan wali kota untuk menyiapkan lahan perkebunan untuk pengembangan disektor kopi.

“Jadi, nanti harus dua hektar yang disiapkan dan siap digarap bagi petani milenial,” ucapnya.

Saking mengapresiasi, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo mendukung penuh keberadaan Badan Usaha Pertanian Kampus (BUPK) yang disahkannya sebagai dorongan semangat bagi generasi petani milenial Kalsel dalam mengembangkan perekonomiannya khusus kopi.

“Apalagi adanya ini, pertanian itu sebenarnya dapat berkembang. Jangan salah ya, kopi ini mampu menggeliatkan perkonomian. Salah satunya, ULM yang mengembangkan ini, perlu diapresiasi,” ungkapnya kepada mahasiswa, saat memberikan kuliah umum di ULM, Jumat (25/11).

Foto bersama Mentan RI Syahrul Yasin Limpo dengan Rektorat ULM dan ratusan mahasiswa yang mengikuti kuliah umum di Auditorium ULM Banjarbaru

Sementara itu, Rektor ULM Prof Ahmad, mengatakan, sektor kopi saat ini tak hanya dibudidayakan oleh kaum dewasa saja melainkan sudah mulai merambah pengembangannya lebih kepada generasi petani milenial. Tak heran, jika bisnis kedai kopi juga mulai meggeliat dan menjamur. Rata-rata jejak usaha bisnisnya mulai diminati oleh mereka.

“Kopi sekarang jadi komoditi strategis nasional. Tidak semua negara bisa meminum kopi, ini adalah sebuah rahmat karena Indonesia dianugerahi dengan yang cocok dengan tanaman jangka panjang yakni mutiara hitam (kopi) ini. Bahkan, tadi Menteri Pertanian RI sangat mendukung,” paparnya.

Di temui di lokasi berbeda, Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) Kalsel Dwi Putra Kurniawan mengapresiasi adanya rencana strategis ini dilakukan. Selain membangkitkan perekonomian juga menggeliatkan semangat generasi muda untuk mengeksplor kemampuannya dalam seni pengembangan pada sektor kopi.

“Tentunya, ini menjadi langkah tepat sebagai tonggak perekonomian agar sekiranya kopi itu tak hanya dikenal melalui orang tua saja, tetapi, kaum milenial pun patut berkontribusi,” tuturnya.

Apalagi, menurut Dwi, dukungan ini baik disegerakan. Supaya realisasi pelaksanaannya bisa tercapai sesuai harapan pemerintah. Termasuk mempercepat proses pemulihan ekonomi melalui sektor pengembangan bisnis jangka panjang melalui kopi.

“Sektor yang tidak pernah terdampak inflasi adalah kopi. Lihat saja, komoditinya bisa ekspor ke luar negeri dan sudah bisa dinikmati oleh semua orang. Bahkan, saat ini Kalsel punya satu bibit kebanggaan yakni kopi Meratus,” imbuhnya. (RHS/RDM/RH)

Dishut Kalsel Akan Bangun Destinasi Wisata di Tahura Sultan Adam

BANJARBARU – Dinas Kehutanan Provinsi kalsel akan kembali membangun destinasi wisata di kawasan taman hutan raya (tahura) sultan Adam, Kabupaten Banjar. Wisata tersebut merupakan wisata dengan keindahan alam yang dapat dinikmati para wisatawan untuk bersantai dan bertamasya bersama para keluarga.

Hal ini disampaikan, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan selatan fatimatuzzahra belum lama tadi.

Fatimatuzzahra menyampaikan, wisata tersebut akan memiliki pemandangan yang sangat indah seperti wisata bukit batu kabupaten banjar.

“Kami sudah menginventarisir lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat wisata tersebut, sehingga ditahun 2023 mendatang, direncanakan akan dapat terealisasi,” ungkap Fatimatuzzahra.

Dilanjutkannya, pihaknya akan menjalin kerjasama bersama masyarakat kecamatan Aranio kabupaten Banjar, untuk akses perjalanan menuju destinasi wisata yang akan dibangun di kawasan taman hutan raya (tahura) Sultan Adam kabupaten Banjar. hal ini dikarenakan perjalanan menuju destinasi wisata yang akan dibangun di tahun 2023 mendatang harus memakai kelotok sebagai sarana transportasi.

“Dengan adanya kerjasama bersama masyarakat setempat, maka pembangunan destinasi wisata juga akan meningkatkan perekonomian warga setempat,” lanjut Fatimatuzzahra.

Untuk lokasinya, Fatimatuzzahra menilai lokasi tidak berada jauh dari wisata Bukit Batu Riam Kanan, yang hanya perlu menyeberang ke pulau yang akan dijadikan sebagai destinasi wisata baru. Dengan begitu, wisata baru ini dipastikan akan memberdayakan masyarakat setempat dengan menggunakan biduk atau kelotok. (MRF/RDM/RH)

Wujudkan Pemilu dan Pilkada Bersih, Bakesbangpol Kalsel Sosialisasikan Pemahaman Politik

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar sosialisasi tentang pemahaman politik kepada masyarakat yang rentan terhadap isu negatif politik.

Sosialisasi berlangsung mulai 23 – 26 November 2022 di Menara Pandang, Banjarmasin.

Kepala Bakesbangpol Kalsel, Heriansyah mengatakan, sosisalisasi ini merupakan salah satu wujud dukungan Pemprov Kalsel dalam mensukeskan Pemilu dan Pilkada 2024.

Sasaran sosialisasi ini, menurutnya ditujukan kepada pemberi hak suara yang masih awam terhadap pemahaman politik seperti pelajar SMA/SMK/MA, Mahasiswa, perempuan dan penyandang disabilitas. Setiap sesi diikuti oleh 100 peserta.

“Kita ingin memberikan mereka pemahaman tentang bagaimana cara memilih pimpinan yang baik, lalu kita berikan juga pemahaman-pemahaman tentang bagaimana agar menjadi pemberi hak suara yang bijak,” ungkapnya.

Pembahasan politik bagi sebagian orang memang membosankan. Sebab itu sosialisasi kali ini diselenggarakan di ruangan terbuka serta diwarnai oleh live musik dan beberapa doorprize.

Selain itu Heriansyah menambahkan, sosialisasi diruang terbuka ini juga dilakukan untuk meminimalisir penyebaran COVID-19. Mengingat saat ini kasus positif virus tersebut kembali meningkat.

“Kita tidak ingin sosialisasi ini malah menjadi kambing hitam penyebaran COVID-19 terutama kepada pelajar disekolah. Makanya sementara ini kita batasi juga pesertanya,” terangnya.

Selain di Banjarmasin, Heriansyah menambahkan sosialisasi ini sebelumnya juga pernah dilakukan di Kabupaten Tanah Bumbu. Rencananya, di tahun mendatang pihaknya akan menyelenggarakan sosialisasi ini ke seluruh Kabupaten/Kota di Kalsel.

“Kita sudah merencanakan untuk melaksanakannya di seluruh Kabupaten Kota. Kita utamakan di wilayah terpencil yang rentan terhadap isu negatif politik,” ujarnya.

Disamping pemahaman tentang politik, sosialisasi ini juga dijadikan kesempatan untuk memberikan pemahaman tentang bahaya radikalisme dan intoleransi di Kalsel.

“Karena yang kita ajak ini rata-rata generasi muda yang pasti melek digital dan hampir seluruhnya mempunyai media sosial, kita ingin mereka tidak terjerumus hoax. Apalagi sampai melakukan tindak terorisme,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Menteri Pertanian Minta Provinsi Kalsel Perbaiki Lahan Pertanian 1.000 HA di Kab/Kota

BANJARBARU – Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo mengunjungi Provinsi Kalimantan Selatan. Kali ini yang menjadi salah satu lokasi kunjungan adalah Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kementerian Pertanian di kawasan RO Ulin Kota Banjarbaru, Jum’at (25/11). Kedatangannya tersebut dalam rangka kunjungan kerja yang disertai dengan panen jagung JH – 35.

Jagung JH 35

Dalam sambutannya Syahrul Yasin Limpo menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalsel harus bisa memperbaiki lahan pertanian di 13 Kabupaten-Kota di daerah ini, seluas 1000 hektar disetiap Kabupaten. Hal ini untuk meningkatkan kesejahteraan para petani. Perbaikan lahan pertanian ini diharapkan, Januari 2023 sudah dapat terealisasi.

“Rakyat Indonesia tidak boleh kelaparan. Kalsel memiliki lahan pertanian yang sangat subur sehingga tidak harus selalu bergantung pada sektor pertambangan,” ungkap Syahrul.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel Syamsir Rahman menyampaikan, Provinsi Kalsel merupakan satu – satunya Provinsi di Kalimantan yang mengalami surplus beras. Meskipun harga beras mencapai Rp14.000 perliternya, namun kualitas beras yang dijual meupakan beras premium sehingga sangat wajar apabila para petani mematok dengan harga yang relatif mahal.

“Kenaikan harga ini juga untuk mensejahterakan para petani, dikarenakan apabila petani menjual beras dengan harga yang murah, maka mereka tidak akan mendapatkan untung,” lanjut Syamsir.

Ia menambahkan, pihaknya siap melepas beras hingga 20 ribu ton pada akhir Desember nanti, hal ini menjadi bukti Pertanian di Kalsel yang mengalami surplus, berbanding terbalik dengan pemberitaan yang menyebutkan Pertanian di Kalsel mengalami fuso yang diakibatkan serangan hama tungro. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version