14 Juni 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Wujudkan Pemilu dan Pilkada Bersih, Bakesbangpol Kalsel Sosialisasikan Pemahaman Politik

2 min read

Suasana sosialisasi pemahaman politik Bakesbangpol Kalsel di Menara Pandang Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar sosialisasi tentang pemahaman politik kepada masyarakat yang rentan terhadap isu negatif politik.

Sosialisasi berlangsung mulai 23 – 26 November 2022 di Menara Pandang, Banjarmasin.

Kepala Bakesbangpol Kalsel, Heriansyah mengatakan, sosisalisasi ini merupakan salah satu wujud dukungan Pemprov Kalsel dalam mensukeskan Pemilu dan Pilkada 2024.

Sasaran sosialisasi ini, menurutnya ditujukan kepada pemberi hak suara yang masih awam terhadap pemahaman politik seperti pelajar SMA/SMK/MA, Mahasiswa, perempuan dan penyandang disabilitas. Setiap sesi diikuti oleh 100 peserta.

“Kita ingin memberikan mereka pemahaman tentang bagaimana cara memilih pimpinan yang baik, lalu kita berikan juga pemahaman-pemahaman tentang bagaimana agar menjadi pemberi hak suara yang bijak,” ungkapnya.

Pembahasan politik bagi sebagian orang memang membosankan. Sebab itu sosialisasi kali ini diselenggarakan di ruangan terbuka serta diwarnai oleh live musik dan beberapa doorprize.

Selain itu Heriansyah menambahkan, sosialisasi diruang terbuka ini juga dilakukan untuk meminimalisir penyebaran COVID-19. Mengingat saat ini kasus positif virus tersebut kembali meningkat.

“Kita tidak ingin sosialisasi ini malah menjadi kambing hitam penyebaran COVID-19 terutama kepada pelajar disekolah. Makanya sementara ini kita batasi juga pesertanya,” terangnya.

Selain di Banjarmasin, Heriansyah menambahkan sosialisasi ini sebelumnya juga pernah dilakukan di Kabupaten Tanah Bumbu. Rencananya, di tahun mendatang pihaknya akan menyelenggarakan sosialisasi ini ke seluruh Kabupaten/Kota di Kalsel.

“Kita sudah merencanakan untuk melaksanakannya di seluruh Kabupaten Kota. Kita utamakan di wilayah terpencil yang rentan terhadap isu negatif politik,” ujarnya.

Disamping pemahaman tentang politik, sosialisasi ini juga dijadikan kesempatan untuk memberikan pemahaman tentang bahaya radikalisme dan intoleransi di Kalsel.

“Karena yang kita ajak ini rata-rata generasi muda yang pasti melek digital dan hampir seluruhnya mempunyai media sosial, kita ingin mereka tidak terjerumus hoax. Apalagi sampai melakukan tindak terorisme,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.