22 Mei 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Blanko Menipis, Pemprov Kalsel Sarankan e KTP Digital Melalui Smartphone

2 min read

Kadis Dukcapil dan KB Provinsi Kalsel, Zulkipli saat menjelaskan KTP Digital pengganti blanko

BANJARBARU – Pemprov Kalsel sarankan warganya untuk mengakses Kartu Tanda Penduduk (KTP) digital melalui smartphone. Hal itu menyusul blanko e KTP yang disebarkan di dinas Dukcapil kabupaten/kota mulai menipis.

Kepala Dinas Dukcapil dan KB Provinsi Kalsel, Zulkipli menyampaikan, saat ini memang ketersediaan blanko di wilayahnya mulai menipis. Bahkan beberapa dukcapil sementara harus meminta ke kabupaten lain yang stoknya masih ada.

“Kami mengupayakan saat ini agar ketersediaannya cukup. Tentu, langkah kongkritnya adalah sementara saling meminjamkan blangko ke dukcapil yang kebetulan stoknya habis. Nah, apabila blanko baru sudah datang maka akan diganti,” ujarnya, kepada Abdi Persada FM, Rabu (30/11) siang.

Terlebih saat ini Pemerintah Provinsi Kalsel masih menunggu kiriman blangko baru dari Dirjen Dukcapil Kemendagri untuk pemenuhan stok bagi kabupaten/kota agar optimalisasi pelayanan masyarakat dapat berjalan lancar.

“Sampai saat ini, menurut informasi yang didapat dari pemerintah pusat bahwa pihaknya belum mencetak stok blangko baru,” beber Zulkipli.

Apabila terjadi kekosongan blangko, tutur dia, terpaksa dukcapil di kabupaten/kota harus mengeluarkan surat keterangan (suket) pengganti sementara KTP elektronik.

“Kemungkinan yang ada di kabupaten/kota bisa menggunakan suket apabila memang blankonya sudah dinyatakan habis,” jelasnya.

Akan tetapi, ia juga memberikan solusi bagi warga yang ingin mendapatkan e KTP yang secara mudah sudah dapat diakses melalui jaringan internet dalam bentuk aplikasi melalui smartphone.

“Kami mengharapkan agar masyarakat yang sudah bisa mengakses internet dapat memanfaatkan KTP Digital yang diunggah melalui aplikasi dan ini sangat mudah didapatkan,” ungkapnya.

Untuk mendapatkannya, terlebih dahulu harus mendatangi dukcapil sesuai domisili. Setelah itu petugas akan memberikan kode rahasia yang hanya diketahui oleh penggunanya saja.

“Ini berfungsi agar nantinya warga yang melakukan registrasi mudah mengakses. Karena dengan adanya KTP Digital tidak harus khawatir hilang karena bisa di akses ulang. Terlebih datang ke Dukcapil tinggal cetak,” tutup Zulkipli. (RHS/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.