Wali Kota Banjarbaru Kukuhkan Bunda Literasi Periode 2022 – 2024

BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru menggelar pengukuhan Bunda Literasi Kota Banjarbaru tahun 2022. Pengukuhan ini digelar di Aula Gawi Sabarataan Pemerintah Kota Banjarbaru pada Kamis (8/12), dan dihadiri langsung Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin, dan sejumlah kepala SKPD lingkup Kota Banjarbaru.

Kegiatan pengukuhan ini juga dirangkai dengan peresmian pojok baca digital, pemberian penghargaan kepada penggerak literasi Kota Banjarbaru dan launching buku Antologi Festival Literasi. Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin dikukuhkan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin sebagai Bunda Literasi Kota Banjarbaru periode tahun 2022 – 2024.

Kepada sejumlah wartawan, Aditya Mufti Ariffin mengucapkan selamat kepada Bunda Literasi Kota Banjarbaru periode tahun 2022 – 2024. Diharapkan Bunda literasi dapat memberikan inovasi, dan inspirasi. Dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui literasi.

“Bunda Literasi diharapkan menjadi motivator, dan penyemangat berinteraksi yang dapat ditumbuhkan melalui dan ditumbuhkan mulai lingkup keluarga,” ungkap Aditya.

Dilanjutkan Aditya, dengan adanya Bunda Literasi, diharapkan Pemerintah Kota Banjarbaru dapat mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat untuk menambah minat baca.

Selain pengukuhan Bunda literasi, Aditya menyampaikan pihaknya juga telah meresmikan pojok baca digital (POCADI) yang bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat untuk mengakses buku – buku yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Banjarbaru.

“Di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Banjarbaru sudah ada POCADI, sehingga masyarakat sambil menunggu sudah bisa membacamembaca,” tutup Aditya.

Sementara itu, Bunda Literasi Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi menyampaikan, pihaknya akan menggebrak Gerakan A Literasi kepada masyarakat, yakni masyarakat yang memiliki pengetahuan, namun mengabaikan kemampuan yang dimiliki.

“Zaman sekarang minat baca sudah mulai minim, anak – anak kebanyakan hanya suka mendengarkan dan menonton tayangan yang ada di televisi maupun media sosial (Medsos),” ungkap Zubedi.

Ia juga memberikan apresiasi, peluncuran pojok baca digital di kota Banjarbaru. Dengan adanya pojok baca digital diharapkan mampu menumbuhkan semangat gemar membaca di kota Banjarbaru.

“Seiring dengan kemajuan era teknologi, interaksi di desain untuk mendorong, membina, dan mempercepat kemampuan masyarakat,” tutup Vivi.

Untuk diketahui, selain pengukuhan Bunda Literasi, Pemerintah Kota Banjarbaru juga meresmikan Pojok Baca Digital hasil kerjasama Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Banjarbaru dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Mall Pelayanan Publik Kota Banjarbaru, Penyerahan penghargaan pegiat Literasi Kota Banjarbaru, peluncuran buku Antologi Festival Literasi Kota Banjarbaru dan buku Inkubator Perpustakan Nasional Republik Indonesia, serta penyerahan hadiah untuk pemenang lomba video dalam rangka Hari Literasi. (MRF/RDM/RH)

Raudatul Jannah Jadi Terbaik Pertama PKN Tingkat 2 Tahun 2022 Kalsel

BANJARBARU – Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Setdaprov Kalsel), Raudatul Janah menjadi yang terbaik dalam penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan ke XXVII Tahun 2022 yang digelar di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalsel.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor (abu) didampingi Kepala LAN RI, Adi Suryanto (tiga kiri) dan Kepala BPSDMD Kalsel, Mujiyat (empat kanan) saat foto bersama 5 terbaik peserta PKN Angkatan 2 Tahun 2022

Pada peringkat kedua diraih dr. Yudhi Riswandi Noor (Wakil Direktur RSUD Ulin Banjarmasin), ketiga Ronaldy Putra (Kabupaten HSS), keempat Selvi Riandi (Barito Selatan) dan peringkat kelima diraih Ariadi Noor (Kepala Bappeda Kalsel).

Hal tersebut terungkap dalam sambutan yang disampaikan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Adi Suryanto, pada pelepasan peserta PKN Tingkat II Tahun 2022, di BPSDMD Kalsel, Kamis (8/12).

“Untuk lulusan 5 terbaik, LAN akan memberikan tiket langsung untuk ikut PKN tingkat I tanpa seleksi. Sekali lagi selamat dan bisa menjadi agen perubahan,” ungkap Adi Suryanto.

Salah satu nilai penting yang membuat Raudatul Jannah berhasil meraih peringkat pertama pada pelatihan ini yakni program Strategi Pengendalian Inflasi Melalui Subsidi Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Subuh Kok Baring) di Kalsel.

Salah satu terobosannya itu mendapat banyak apresiasi dari berbagai pihak termasuk Bank Indonesia. Pasalnya, program tersebut dinilai sangat relevan terhadap permasalahan tingginya inflasi saat ini.

Penyerahan piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang didampingi Kepala LAN RI, Adi Suryanto dan Kepala BPSDMD Kalsel, Mujiyat.

Meski merasa bangga atas keberhasilan kelima peserta terutama Raudatul Jannah yang merupakan istri dari orang nomor satu di Kalsel itu, Sahbirin mengaku tidak begitu terkejut. Sebab istrinya tersebut sejak kecil sudah sering meraih peringkat pertama di setiap kompetisi akademis.

“Ini sesuatu yang luar biasa tapi sudah biasa terjadi. Karena Bunda (sapaan akrab Raudatul Jannah) sejak Sekolah Dasar hingga di Universitas selalu meraih peringkat pertama,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel, Raudatul Jannah mengatakan, keberhasilannya ini juga tidak lepas dari bantuan dan dukungan dari berbagai pihak.

“Terutama dukungan dari suami saya (Gubernur) dan Sekda Kalsel yang menjadi mentor saya pada pelatihan ini,” ungkapnya. (SYA/RDM/RH)

Peringati Hari Ibu, Gabungan Organisasi Perempuan Kalsel Ziarah ke TMP Banjarbaru

BANJARBARU – Panitia Pelaksana Peringatan Hari Ibu ke 94 Tahun 2022 yang tergabung dari unsur Pemda, TNI dan Polri melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Banjarbaru, Kamis (8/12).

Pelaksanaan upacara di TMP Banjarbaru pada peringatan Hari Ibu ke 94 Tahun 2022

Kegiatan ini dirangkai dengan upacara yang dipimpin langsung Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 101 PD VI/Mulawarman, Agustin Rudi Puruwito, sekaligus ditandai peletakan bunga secara simbolis di depan tugu Makam Pahlawan.

Peletakan karangan bunga di depan tugu Taman Makam Pahlawan (TMP) Banjarbaru, simbolis Peringatan Hari Ibu ke 94 Tahun 2022

Tak lupa, penyelenggaraan Hari Ibu ke 94 itu juga diiringi dengan tabur bunga bersama yang diikuti seluruh panitia pelaksana di Taman Makam Pahlawan, di Banjarbaru.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kalsel, Adi Santoso, mengharapkan, dengan adanya pelaksanaan tersebut tentunya dapat mewarisi nilai-nilai positif yang menginspirasi serta dapat mengabdikan diri layaknya pejuang.

“Seluruhnya untuk berkontribusi pada pelaksanaan pembangunan Indonesia,” ungkapnya.

Menurutnya, sebagai rangkaian dalam memperingati Hari Ibu, kegiatan ziarah ini juga tentu diharapkan mampu lebih memperkuat jiwa patriot bangsa sebagai pengabdian dalam bernegara.

“Ini memang merupakan agenda dalam peringatan Hari Ibu ke 94 Tahun 2022,” tutupnya.

Hadir pada kegiatan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang diwakili Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah, Kepala Biro Organisasi Setdaprov Kalsel, Galuh Tantri Narindra, didampingi jajaran Dinas PPPA beserta Panitia Pelaksana Hari Ibu ke 94 dari unsur TNI/Polri. (RHS/RDM/RH)

Terbaik II Kinerja Pelaksanaan Anggaran, Gubernur Serahkan Penghargaan Kepada Kakanwil Kemenkumham Kalsel

BANJARBARU – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan, Lilik Sujandi diganjar penghargaan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atas Kinerja Pelaksanaan Anggaran di tahun 2022 pada acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2023 yang digelar di Gedung Ideham Chalid Banjarbaru, Rabu (7/12).

Penghargaan ini diraih Kanwil Kemenkumham Kalsel yang termasuk kategori pagu besar dengan jumlah diatas 10 satker, atas kinerja maksimal dalam pelaksanaan kinerja anggaran di 22 satker yang ada. Kategori pagu besar ini dipuncaki oleh Kementerian Keuangan Kalsel di peringkat I, disusul Kanwil Kemenkumham Kalsel di peringkat II dan Polda Kalsel berada di peringkat III.

Gubernur Kalimantan Selatan yang pada kesempatan ini menyerahkan langsung penghargaan Menteri Keuangan kepada K/L Terbaik dalam Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun 2022 mengajak untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi untuk mamajukan Banua Kalsel.

“Mari kita bersama tetap semangat untuk bergerak Bersama mewujudkan cita-cita untuk memajukan Banua, bangsa, dan Negara,” ucap Sahbirin.

Hal ini direspon optimis oleh Kakanwil yang bertekad kedepan akan semakin meningkatkan prestasi baik yang sudah diraih ini.

“Apresiasi ini tentu jadi motivasi bagi kami dan seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja pelaksanaan anggaran serta meningkatkan sinergitas juga kolaborasi dengan berbagai pihak terkait,” ucapnya usai menerima DIPA T.A. 2023 dan penghargaan yang turut disaksikan oleh Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Kalsel, Sulaimansyah dan Supian HK selaku Ketua DPRD Kalsel. (KANWIL.KEMENKUMHAM.KALSEL-RDM/RH)

LAZISMU Kalsel Audensi ke Komisi IV DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan audiensi ke Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, Rabu (7/12).

Suasana Audiensi LAZISMU Kalsel ke Komisi IV DPRD Kalsel

Staf Fundrising LAZISMU Kalsel, Muhammad Akmal Fadillah mengatakan dalam audiensi tersebut, pihaknya menyampaikan beberapa program unggulan, antara lain Kampung Berkemajuan, Desa Binaan Mualaf dan Da’i Mandiri.

“Tiga program unggulan ini merupakan anak program sosial dakwah, yang menjadi salah satu pilar LAZISMU Kalsel,” katanya kepada wartawan, usai menghadiri audiensi.

Akmal juga berharap LAZISMU Kalsel dan pihak DPRD Kalsel akan selalu bermitra dan bersinergi, baik di bidang sosial, ekonomi, kesehatan maupun pendidikan.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Muhammad Lutfi Saifuddin memberikan apresiasi dan menyambut baik terhadap program-program yang dilaksanakan LAZISMU Kalsel. Ia menilai program-program tersebut sangat patut mendapatkan dukungan dari semua pihak.

“Terutama program-program yang terkait perekonomian, kesehatan dan sebagainya,” jelasnya.

Lutfi berharap LAZISMU Kalsel bisa bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sehingga peran mereka bisa lebih ditingkatkan di tengah masyarakat.

Selain itu, Lutfi juga berharap zakat gaji PNS di Kalsel segera bisa terlaksana yang nanti pemanfaatannya bisa disebar tidak hanya ke BAZNAS, tetapi juga ke lembaga-lembaga amil zakat yang sudah memiliki program-program dan pengalaman dalam mengelola zakat sehingga zakat gaji PNS ini bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. (NRH/RDM/RH)

Masyarakat di Kalsel Diharapkan Mengetahui UU Lalulintas Khususnya Pasal 74

BANJARMASIN – Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Suripno Sumas mengharapkan masyarakat di Provinsi Kalsel mengetahui Undang Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan terhadap Pasal 74 yang mengatur tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Suasana Sosialisasi Peraturan Lalu Lintas

Oleh karena itu, ia menggelar sosialisasi peraturan tersebut agar masyarakat bisa memahami, terutama ketentuan penghapusan data STNK yang mati karena tidak membayar pajak selama dua tahun dimana ketentuan ini akan diberlakukan pada tahun 2023 mendatang.

“Kendaraan yang pajaknya telah mati lima tahun dan berjarak dua tahun kemudian tidak diisi maka akan dihapuskan dari data kendaraan bermotor,” katanya kepada wartawan, Selasa (6/12).

Suripno mengungkapkan di Kalsel sendiri diperkirakan pajak kendaraan yang tidak dibayarkan sekitar Rp800 miliar. Sehingga diharapkan melalui kebijakan ini maka permasalahan pajak ini bisa diminimalisir

Sementara, Pamin 3 Sistnk Subditregid Ditlantas Polda Kalsel, IPDA Nova Anggraeni selaku narasumber kegiatan, menjelaskan aturan penghapusan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 74 yang menyebutkan bahwa penghapusan regident kendaraan dilakukan bagi kendaraan yang tidak melakukan registrasi ulang sekurang-kurangnya dua tahun setelah habis masa berlaku STNK-nya.

“Namun sebelum penghapusan data kendaraan bermotor dilakukan, petugas regident ranmor akan mengirimkan surat peringatan pertama, kedua dan sampai ketiga. Apabila pemilik ranmor mengabaikannya maka akan dihapus data regident ranmornya dan tidak dapat diregistrasi kembali. Ketentuan ini akan diberlakukan pada tahun 2023 mendatang,” terangnya.

Untuk data kendaraan bermotor yang tidak membayar pajak pada tahun 2021, lanjutnya ada sebanyak 8 jutaan se Indonesia. Sementara di Kalsel, ada sekitar 70 ribuan kendaraan bermotor yang tidak membayar pajak.

Sosialisasi Undang Undang Lalulintas tersebut mendapat sambutan hangat dari para peserta ditandai dengan banyaknya pertanyaan seperti masalah balik nama karena KTP pemilik awal tidak ada lagi dan sebagainya. (NRH/RDM/RH)

Muskomwil V APEKSI Regional Kalimantan di Kota Banjarbaru : Kalsel Harus Siap Jadi Pintu Gerbang IKN

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) V APEKSI regional Kalimantan yang digelar di Kota Banjarbaru. Muskomwil V ini diselenggarakan di salah satu Hotel Berbintang di Kota Banjarbaru pada Rabu (7/12), dan dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Suparno.

Sekedar diketahui, Muskomwil V APEKSI Regional Kalimantan membahas terkait pembangunan infrastruktur guna menunjang Ibu Kota Negera (IKN) di Kalimantan dan penunjukkan Ketua APEKSI Regional Kalimantan periode 2022-2025.

Gubernur Kalimantan Selatan melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Suparno mengatakan, untuk menunjang IKN di Kalimantan Timur, Provinsi Kalsel harus siap sebagai pintu gerbang IKN ini.

“Tema yang diangkat pada Muskomwil V asosiasi APEKSI regional Kalimantan kali ini adalah APEKSI dimasa transisi dan peran dalam pembangunan ibu kota. Tema ini sangat relevan dikarenakan sejalan dengan arah pembangunan di Provinsi Kalimantan,” ucap Suparno.

Dengan adanya Ibu Kota Negara Nusantara di Kalimantan Timur, sehingga kota maupun kabupaten di Kalimantan harus bisa bersinergi dan berperan aktif, terhadap kemajuan pembangunan nasional. Sehingga mampu memetakan dan memaksimalkan potensi daerah di wilayah masing masing, meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, dan lain sebagainya.

“Dengan adanya APEKSI ini, dapat menjadi sinergi semua pemerintah kota di Kalimantan dapat berjalan baik, serta kerjasama dan silaturahmi antar Wali Kota bisa terjalin dengan baik, pembangunan kota semakin merata,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin menyampaikan, Muskomwil V merupakan salah satu upaya untuk melakukan evaluasi dan kajian mendalam terhadap isu strategis. Sehingga diharapkan semua agenda Muskomwil V dapat berjalan lancar dan sukses, serta menghasilkan masukan dan rekomendasi sesuai tema, yakni APEKSI dimasa transisi.

“Dari Muskomwil ini, kita bisa menyokong IKN di Kalimantan dengan beberapa program yang sudah disepakati bersama. Jangan sampai kita sebagai tuan rumah hanya sebagai penonton, tetapi juga harus ikut bersiap untuk menyambut IKN,” ucap Aditya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kota Banjarbaru Fadliansyah menyampaikan, pihaknya mendukung penuh Muskomwil V APEKSI regional Kalimantan, di Kota Banjarbaru.

APEKSI adalah suatu wadah bagi Kota – Kota di Kalimantan untuk saling bersinergi, bersama – sama memantapkan tujuan dan berkolaborasi dalam hal berbagai tantangan isu strategis dan mencari jawaban untuk masa depan. topik yang dibahas pada Muskomwil V APEKSI regional Kalimantan di Banjarbaru ini, yakni pembangunan infrastruktur, sehingga kota-kota di Kalimantan, dapat memberikan manfaat untuk pengembangan ibu kota negara baru.

“Kami mengharapkan para pengurus APEKSI regional Kalimantan, dapat memperjuangkan aspirasi daerah untuk diperjuangkan ke Pemerintah Pusat. Sehingga pembangunan daerah – daerah regional Kalimantan akan berkesinambungan dengan Ibu Kota Negara (IKN),” harap Fadliansyah.

Muskomwil V APEKSI dimasa transisi tersebut, selain dihadiri Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin, dan Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, juga dihadiri Walikota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara Khairul, Walikota Bontang Provinsi Kaltim Basri Rasie, Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman, Sekda Kota Samarinda Provinsi Kalteng Hero Mardanus, Staff Ahli Kota Singkawang, Asisten Walikota Balikpapan, serta seluruh Kepala SKPD Lingkup Kota Banjarbaru. (MRF/RDM/RH)

Disdag Kalsel : Penyebab Inflasi Adalah Tingginya Biaya Non Bapok

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan menilai, tingginya biaya non bahan pokok menjadi penyebab inflasi.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani, kepada Abdi Persada FM, pada Rabu (7/12) menjelaskan, pada November 2022, Kalsel mengalami inflasi tahunan (year on year) yang masih tinggi, yaitu 7,06 persen, meski sudah turun lebih rendah dibandingkan inflasi Oktober 2022, penyebab inflasi didorong tingginya harga atau biaya non bahan pokok (bapok).

“Penyumbang inflasi ini seperti biaya transportasi, rekreasi keluarga, olahraga, BBM, dan tarif PDAM,” ucapnya

Disampaikan Birhasani, berdasarkan data BPS Kalsel menunjukkan, dalam tiga bulan terakhir, berhasil mengendalikan harga bahan pokok, melalui upaya pemenuhan ketersediaan pasar murah pengawasan dan inspeksi, penyebabnya sejak Januari – November terjadi inflasi diatas satu persen, khususnya di tiga kabupaten dan kota.

“Data BPS menunjukkan Kalsel sulit keluar dari angka inflasi tujuh persen, sekalipun empat bulan terakhir ini Kalsel deflasi,” jelasnya

Birhasani berharap, TPID Kalsel ke depan juga memfokuskan perhatiannya kepada upaya pengendalian non bapok, sehingga terjadi keseimbangan antara upaya pengendalian bapok dengan non bapok.

“Kita berharap partisipasi aktif pihak-pihak yang menangani masalah itu,” tutup Birhasani. (NHF/RDM/RH)

Penderita Kanker Usus Besar di Kalsel Meningkat

BANJARMASIN – Perubahan pola makan saat ini menyebabkan, peningkatan kasus penyakit kanker usus besar di Provinsi Kalimantan Selatan. Hal ini terungkap usai pelaksanaan Seminar Awam Cegah Kanker Paru-paru Stop Merokok, yang digelar Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Banjarmasin, di Lobby Balaikota Banjarmasin, Rabu (7/12).

Ketua YKI Cabang Banjarmasin Siti Wasilah

“Digelarnya sosialisasi ini, agar masyarakat awam lebih mengerti mengenai kanker serta dapat mengetahui diteksi dini terhadap penyakit kanker tersebut,” ungkap Ketua YKI Cabang Banjarmasin Siti Wasilah.

Oleh karena itu, lanjutnya, salah satu faktor penyebab kanker paru paru, adalah pencegahan perokok usia anak. Yang saat ini, menjadi perhatian masyarakat di Kota Banjarmasin.

“Perokok usia anak ini menjadi perhatian bagi kita semua,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Siti Wasilah juga mengungkapkan, adanya peningkatan penderita kanker usus besar di Provinsi Kalimantan Selatan termasuk di Kota Banjarmasin.

“Saat ini untuk penderita kanker usus besar mengalami peningkatan di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Menurut Siti Wasilah, peningkatan kanker usus besar ini, disebabkan adanya perubahan pola makan yang terjadi saat ini.

Oleh karena itu, pihaknya bertugas untuk mensosialisasikan adanya peningkatan penderita kanker usus besar ini.

“Masyarakat perlu mengetahui adanya peningkatan kasus kanker usus besar,” jelasnya.

“Salah satu ciri dari gejala penyakit kanker usus besar tersebut, adalah sering buang air besar, serta kesulitan buang air besar sehingga memerlukan alat bantu, untuk dapat buang air besar,” tuturnya.

Hal tersebut, tambah Siti Wasilah, jangan dibiarkan begitu saja. Hendaknya segera dibawa ke rumah sakit atau ke pusat kesehatan lainnya.

Dalam seminar ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dan Penasehat PN PAPDI Prof Aru Wicaksono Sudoyo. Dan, di launching Mobil Keliling Diteksi Dini YKI Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Serahkan DIPA dan TKD 2023, Ini Pesan Gubernur Kepada Kepala Daerah se Kalsel

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan petikan dari Buku Daftar Alokasi Transfer Ke Daerah (TKD) APBN tahun 2023, kepada pengguna anggaran di Kalimantan Selatan, pada Rabu (7/12) di gedung Idham Khalid Banjarbaru. Penyerahan ini sebagai tanda dimulainya pelaksanaan APBN tahun 2023, dan juga menjadi rangkaian acara penyerahan DIPA dan TKD oleh Presiden, Joko Widodo di istana negara pada 1 Desember 2022 lalu.

Dalam laporannya, Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalsel, Sulaimansyah menjelaskan, alokasi APBN untuk provinsi Kalsel tahun 2023, adalah sebesar 31,38 trilyun rupiah. Tumbuh sebesar 9,28 persen dibanding alokasi tahun 2022.

“Belanja pemerintah pusat untuk Kementrian/Lembaga dialokasikan sebesar 8,12 trilyun rupiah, dan TKD sebesar 23,62 trilyun rupiah. Belanja pemerintah pusat mengalami penurunan 3,20 persen, namun sebaliknya untuk TKD justru naik 14,43 persen. Hal ini disebabkan adanya kenaikan alokasi Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam (DBH SDA) pada beberapa kabupaten penghasil,” papar Sulaimansyah.

Sulaimaniyah menambahkan, alokasi TKD tahun 2023 pada seluruh pemerintah daerah mengalami kenaikan signifikan, dengan kenaikan tertinggi berada di kabupaten Tanah Bumbu dan Balangan.

“TKD 2023 diarahkan untuk peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah, untuk mendukung sektor-sektor prioritas yang akan dilaksanakan daerah, serta meningkatkan sinergi kebijakan fiskal serta harmonisasi belanja pusat dan daerah. Tujuannya adalah mendukung kinerja daerah, mengentaskan kemiskinan dan memajukan perekonomian daerah,” tutupnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, kembali menyampaikan pesan khusus Presiden, Joko Widodo kepada seluruh kepala daerah di Indonesia, termasuk provinsi Kalimantan Selatan.

“Kepala daerah harus memperhatikan pergerakan inflasi di daerah masing – masing secara detil, dan mempercepat realisasi belanja. Mengingat tantangan sektor perekonomian di tahun 2023 tidaklah mudah,” pesan Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu.

Kepada pimpinan satuan kerja/SKPD, Gubernur juga mengingatkan agar segera melakukan langkah-langkah optimalisasi penyerapan anggaran, sesuai dengan rencana kegiatan.

“Selain bekerja cepat dan responsif, pengguna anggaran juga harus mengendepankan aspek akuntabilitas dan transparansi,” tegasnya.

Pada acara yang sama, Gubernur Kalsel juga memberikan apresiasi atas prestasi dalam pengelolaan dan pelaksanaan belanja Kementrian/Lembaga maupun TKD. Apresiasi itu berupa penghargaan dari Menteri Keuangan kepada Pemda yang memperoleh opini WTP tahun 2021. Selain itu, diserahkan pula penghargaan kinerja terbaik atas pelaksanaan anggaran tahun 2022, dan pemerintah daerah terbaik dalam kinerja Penyaluran Dana Alokasi Khusus Fisik Triwulan III tahun 2022. (RIW/RDM/RH)

Exit mobile version