Buka Kalsel Umroh Haji dan Wisata Halal Expo 2024, Paman Birin Dukung Travel Perjalanan Asli Banua

BANJARMASIN – Untuk kedua kalinya, Forum Komunikasi Penyelenggara Travel Umroh Haji (FK PATUH) Provinsi Kalsel, menggelar Kalsel Umroh Haji dan Wisata Halal Expo. Pertama pada 2017 lalu, dan kedua pada 12-14 Juli 2024, di pusat perbelanjaan terbesar kota Banjarmasin. Pembukaan expo, dilakukan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemprov Kalsel, Adi Santoso, pada Jumat (12/7) sore. Pembukaan ditandai dengan pemukulan rebana.

Staf Ahli Pemprov Kalsel saat menerima cenderamata dari Ketua FK PATUH Kalsel

Kepada wartawan usai pembukaan, Adi Santoso mengatakan, Paman Birin sangat mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Apalagi sebagian besar peserta, merupakan penyelenggara travel umroh dan haji asli Banua .

“Paman Birin mengajak masyarakat Kalsel yang ingin menunaikan ibadah umroh dan haji khusus, untuk menggunakan jasa penyelenggara asli Banua. Selain menumbuhkan perekonomian Kalsel, pertanggungjawabannya pun akan lebih mudah, karena kantor pusatnya berada di Kalsel,” jelas Adi.

Adi juga menekankan kepada para pelaku usaha penyelenggara travel umroh dan haji khusus Kalsel, untuk bertanggung dengan layanan yang diberikan.

“Kualitas layanan harus ditingkatkan, sehingga masyarakat Kalsel pun berbondong-bondong menggunakan jasa travel Banua. Termasuk dari sisi harga, juga harus bersaing,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua FK PATUH Provinsi Kalsel, Saridi Salimin mengatakan, saat ini organisasi yang menaungi para pelaku usaha travel umroh dan haji khusus di Kalimantan Selatan, disomasi anggota asli Banua.

“Dari 93 anggota FK PATUH Provinsi Kalsel, lebih dari separuhnya merupakan travel asal Banua,” jelasnya.

Lebih lanjut Saridi berharap, melalui expo yang diikuti 20 stand ini, dapat mengedukasi masyarakat Kalsel, untuk menggunakan travel umroh dan haji yang amanah. Sehingga perjalanan ibadah di tanah suci, dapat dilaksanakan dengan damai dan tenang.

Data FK PATUH Provinsi Kalsel menyebutkan, setiap tahunnya sebanyak 65.000 orang menunaikan ibadah umroh. Sementara haji khusus mencapai 1.500 orang, dengan lama antrean mencapai 9 tahun. (RIW/NRH/RH)

Tonggak Sejarah Banua, Paman Birin Harapkan Maksimal Persiapan Harjad Kalsel ke-74

BANJARBARU – Semangat Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalsel tahun 2024 semakin terasa, pelaksanaan serta kesiapan terus dimatangkan. Hal ini terlihat dari Rapat Persiapan ke-7 yang dipimpin Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar di Ruang Rapat Aberani Sulaiman Kantor Gubernur Kalsel, pada Kamis (11/7) siang.

Sekdaprov Kalsel saat mewakili Gubernur memimpin rapat persiapan Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalsel

Dalam rapat tersebut, dibahas secara rinci mengenai kesiapan teknis pelaksanaan acara. Semua pihak yang terlibat memastikan bahwa seluruh aspek teknis telah siap untuk mendukung kelancaran perayaan, mulai dari infrastruktur hingga peralatan pendukung acara.

Selain itu, dukungan logistik dan keamanan juga menjadi topik penting yang dibahas. Pemprov Kalsel bekerja sama dengan pihak keamanan setempat untuk memastikan bahwa semua kegiatan akan berlangsung aman dan tertib. Persiapan logistik, termasuk transportasi, konsumsi, dan akomodasi bagi para tamu undangan juga telah direncanakan dengan matang.

Tak hanya itu, rangkaian acara yang akan memeriahkan Hari Jadi ke-74 Kalsel pun dipaparkan secara detail.

Berbagai kegiatan menarik dan edukatif telah disiapkan, termasuk festival budaya, pameran produk unggulan daerah, serta lomba-lomba yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Gubernur Kalsel melalui Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, menekankan kesiapan maksimal untuk menyukseskan perayaan Hari Jadi ke-74 Kalsel.

“Perayaan Hari Jadi ke-74 ini bukan hanya seremonial, tapi menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan dan mempertegas komitmen kita bersama dalam membangun Banua yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera,” ujar Paman Birin

Selain itu, Paman Birin menegaskan bahwa persiapan satu bulan jelang pelaksanaan harus sudah dimulai dengan baik, sehingga tidak ada halangan yang berarti menjelang hari H.

“Segala persiapan harus dipastikan berjalan sesuai rencana dan jadwal yang telah ditetapkan. Koordinasi antar sektor harus semakin diperkuat untuk memastikan setiap detail acara terlaksana dengan sempurna,” tegas Paman Birin.

Perayaan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pariwisata dan perekonomian daerah. Berbagai kegiatan yang disiapkan tidak hanya bertujuan untuk menghibur, tetapi juga untuk mempromosikan produk-produk unggulan dan potensi wisata Kalsel.

“Kami berharap dengan adanya pameran produk unggulan dan festival budaya, akan semakin banyak wisatawan yang tertarik untuk berkunjung ke Kalsel. Ini adalah kesempatan emas untuk memperkenalkan keindahan dan keunikan daerah kita kepada dunia,” ungkap Paman Birin.

Sebagai penutup, Paman Birin berpesan agar seluruh masyarakat dan panitia terus menjaga semangat gotong royong dan bekerja keras demi kesuksesan acara ini.

“Semoga perayaan Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalsel ini menjadi tonggak sejarah yang membanggakan bagi kita semua,” pungkasnya.

Rapat tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kalsel, Staf Khusus Gubernur, Staf Ahli Gubernur, Asisten dan seluruh Kepala SKPD lingkup Kalsel, Perwakilan BI, Bank Kalsel, EO panitia penyelenggara, serta pihak-pihak pendukung lainnya. (Biroadpim-RIW/NRH/RH)

Tingkatkan Kinerja Kehumasan, Setwan DPRD Banjarmasin Kaji Tiru ke Setwan DPRD Kabupaten Badung

BALI – Guna meningkatkan kehumasan, Sekretariat DPRD Banjarmasin melakukan kaji tiru ke Sekretariat DPRD Kabupaten Badung Provinsi Bali.

Suasana pertemuan Forwadek Banjarmasin

Hal itu disampaikan, Ketua Forum Wartawan Dewan Kota Banjarmasin, Bambang Santoso, usai pertemuan pada Jumat (12/7).

Bambang mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kinerja program kehumasan dan peliputan informasi Sekretariat DPRD kota Banjarmasin. Ia berharap melalui pertemuan ini, dapat semakin terjalin komunikasi yang lebih baik lagi, antara Setwan Kota Banjarmasin dan Setwan Kabupaten Badung.

“Sharing ini sangat penting untuk peningkatan kinerja,” ucapnya

Sementara itu, Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Badung Provinsi Bali, Putu Ngurah Thomas mengakui selama ini telah terjalin sinergitas antara kehumasan dan pihak media, baik cetak, elektronik dan online. Pihaknya mengapresiasi kepada Setwan Kota Banjarmasin, yang telah memilih Setwan Kabupaten Badung, untuk sharing informasi.

Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, bersama Ketua Forwadek Banjarmasin

“Semoga hasil pertemuan ini dapat semakin terjalin kolaborasi yang lebih baik,” tutupnya

Seperti diketahui, konsultasi dan koordinasi dipimpin Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin Iwan Ristianto, diwakili Kasubbag Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Banjarmasin, Erwin Arizona didampingi Ketua Forum Wartawan Dewan Banjarmasin Bambang Santoso tersebut.

Rombongan Setwan Kota Banjarmasin yang diterima Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Putu Ngurah Thomas, juga diikuti sejumlah anggota persroom wartawan Dewan Kota Banjarmasin. (NHF/NRH/RH)

Tingkatkan Kualitas Layanan, RSUD Ulin Banjarmasin Laksanakan Pelatihan Hak Pasien dan Keluarga

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin melaksanakan kegiatan Pelatihan Hak Pasien dan Keluaga, di Auditorium Lantai 8 Gedung Ulin Tower RSUD Ulin Banjarmasin, Kamis (11/7).

Kepala Seksi Humas dan Informasi RSUD Ulin Banjarmasin, Yan Setiawan mengatakan pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan berbagai cara.

Kasi Humas RSUD Ulin Banjarmasin Yan Setiawan

Salah satu upaya yang dilakukan, lanjutnya, adalah mengasah sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan Hak Pasien dan Keluarga ini.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para tenaga medis, serta staf rumah sakit maupun security agar mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien dan keluarga,” jelasnya.

Yan berharap, peserta pelatihan dapat mengimplementasikan apa yang didapatkan dari pelatihan ini sehingga pelayanan prima dapat tercapai di RSUD Ulin Banjarmasin.

Dalam kesempatan tersebut, Yan juga mengatakan, RSUD Ulin Banjarmasin berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.

“Peningkatan SDM khususnya di bidang pelayanan perlu dilakukan, secara terus menerus. Oleh karena itu, RSUD Ulin Banjarmasin berkomitmen untuk memberikan pelatihan hak pasien dan keluarga,” ucapnya.

Pelatihan tersebut dilaksanakan setiap tahun agar pengetahuan para pegawai di bidang pelayanan terus bertambah.

“Sampai tahun 2024 ini untuk pelatihan hak pasien dan keluarga sudah masuk enam angkatan. Rencananya pada tahun depan akan dilaksanakan kembali,” pungkasnya. (SRI/NRH/RH)

Peringati Hari Anak Nasional 2024, Dispersip Kalsel Akan Gelar Workshop Berdongeng Bersama Kang Deden Gurame

BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2024, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan menggelar Workshop Berdongeng.

Hal itu disampaikan Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie dalam rilisnya yang diterima Abdi Persada FM, Jum’at (12/7).

Menurut Kepala Dispersip Kalsel yang akrab disapa Bunda Nunung ini, kegiatan yang menghadirkan Founder Guru Asyik dan Menyenangkan (Gurame), Deden HaMSya atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kang Deden Gurame ini mengangkat tema “Anak Hebat Terlahir Dari Orang tua dan Guru yang Terlibat”.

Menurut Bunda Nunung, pihaknya sengaja mengangkat tema ini karena menilai penting adanya komunikasi yang up to date dari guru kepada orang tua yang akan memberikan hal yang positif terhadap pengawasan perkembangan pendidikan anak selama proses pembelajaran.

“Dengan adanya komunikasi dari orang tua, pembelajaran bisa bersinergi dan menjadi daya dukung minat anak belajar dengan asyik dan menyenangkan,” jelasnya.

Nurliani menambahkan kegiatan workshop ini akan dilaksanakan pada Selasa (23/7) pukul 10.00 wita bertempat di ruang aula Dispersip Kalsel Jalan Ahmad Yani KM 6 Banjarmasin.

Ia juga mengajak para guru, orang tua maupun masyarakat umum untuk mengikuti kegiatan ini dengan menghubungi Apriyati Rahayu di nomor handphone 082154795301.

“Ayo daftarkan diri segera, gratis, dan peserta wajib mempunyai kartu anggota perpustakaan. Kegiatan ini juga akan disiarkan langsung melalui channel Youtube Dispersip Kalsel,” pungkasnya. (DispersipKalsel-NRH/RH)

Pemprov Kalsel Terima Penghargaan Dari Kementerian Perhubungan

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang diwakili Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Fitri HernandI menerima penghargaan, Pemerintah Daerah Yang Melaksanakan Pengalihan dan Pengelolaan Pengembangan Angkutan Perkotaan Skema BTS, sebagai bentuk apresiasi Pemerintah melalui Kemenhub atas komitmen dalam mewujudkan pelayanan transportasi yg nyaman, aman dan terintegrasi untuk masyarakatmasyarakat, pada Rakornis di Jakarta, Kamis (11/7).

“Sesuai arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menginginkan agar Kalimantan Selatan terus berupaya untuk memajukan angkutan umum,” ungkap Fitri.

Mengingat, lanjutnya, transportasi darat memegang peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan pembangunan.

Untuk memaksimalkan itu, di 2024 Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota di Banjarbakula (Banjarbaru, Banjarmasin, Kab Banjar, Tala dan Batola) berupa bantuan keuangan khusus untuk operasional layanan angkutan BTS di masing-masing wilayah pun mendapatkan apresiasi dari Kemenhub sehingga kelima Kab/Kota Banjarbakula juga mendapatkan apresiasi penghargaan oleh Kemenhub.

“Pola sharing anggaran BTS Pemprov dan Pemkab/Pemko serta pengelolaan feeder (penumpang bus) oleh Dishub Kab/Kota Banjarbakula juga akan menjadi contoh bagi daerah lain utk menghidupkan kembali Angkutan umum massal di Indonesia”, ujar Fitri

Bahkan BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek) akan meniru sinergi stakeholder yg digagas Paman Birin di Kalsel agar juga diimplementasikan di Jabodetabek. (DISHUB.KALSEL/SRI/NRH/RH)

Pemprov Kalsel Kembali Gelar Banua Triathlon Challenge 2024

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata kembali menggelar Banua Triatlon Challenge (BTC) tahun 2024.

Suasana Konferensi Pers, Dinas Pariwisata Kalsel dengan Event Organizer BTC

Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, dalam jumpa persnya kepada sejumlah wartawan, di salah cafe, pada Rabu (10/7).

Syarifuddin menjelaskan, setelah sukses digelar perdana tahun 2023 lalu, pihaknya kembali menggelar di tahun 2024 ini berlokasi di Embung Kebun Raya Banua kawasan Perkantoran Pemprov Banjarbaru. Ia berharap, event tersebut dapat meningkatkan promosi kepariwisataan Banua, agar semakin dikenal masyarakat luas.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, saat diwancara awak media

“Triathlon ini merupakan event sport tourism yang menggabungkan tiga macam olahraga, seperti renang, lari dan bersepeda,” ucapnya

Syarifuddin mengungkapkan, pada Banua Triatlon Challenge Tahun 2024 ini, para peserta akan mempertandingkan empat nomor pertandingan yakni, Olympic triathlon, sprint triathlon, mixed team relay dan aquathlon eksibi. Mereka akan memperebutkan total hadiah Rp100 juta.

“Kegiatan akan dibuka pada Sabtu 13 Juli 2024 mendatang,” jelasnya

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, untuk peserta BTC pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan 2023 lalu, yakni ada sekitar 147 orang tidak hanya dari lokal, luar daerah juga dari mancanegara seperti dari Negara Rusia, Inggris dan Irlandia.
Selain itu, kegiatan ini akan dimeriahkan dengan stand UMKM atau pelaku usaha ekonomi kreatif Banua.

“Kita ingin promosi potensi pariwisata meningkat begitupun ekonomi di Kalsel,”
tutupnya. (DISPAR.KALSEL-NHF/NRH/RH)

Wakapolda Kalsel Pimpin Upacara Penutupan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Siswa Diktukba Polri TA 2024

BANJARBARU – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kalimantan Selatan, Brigjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan memimpin Upacara Penutupan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Siswa Diktukba Polri TA 2024 di SPN Polda Kalsel, Banjarbaru, Senin (11/7).

Pengambilan sumpah para siswa diawali dengan pemeriksaan pasukan dan Pernyataan penutupan pendidikan oleh Wakapolda Kalsel selaku Inspektur Upacara.

Penutupan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Siswa Diktukba Polri TA 2024 di SPN Polda Kalsel

Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya yang dibacakan Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan bahwa keberhasilan dalam menyelesaikan pendidikan ini sebagai anugerah dari Allah SWT yang patut disyukuri. Untuk itu, ia berharap agar para lulusan Diktukba Polri menunjukkan bahwa mereka adalah anggota Polri yang berprestasi.

“Upacara hari ini merupakan pertanda berakhirnya seluruh rangkaian program pendidikan pembentukan Bintara dan Tantama POLRI gelombang I T.A 2024 di Sepolwan, Pusdik Brimob, dan Pusdik Polair Lemdiklat Polri, serta SPN Polda yang berlangsung 5 bulan,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Kapolri menyampaikan beberapa penekanan, antara lain agar meniatkan seluruh pelaksanaan tugas sebagai ibadah dan melaksanakan tugas dengan penuh semangat, tanggung jawab dan keikhlasan.

“Saya berharap saudara dapat memberikan dedikasi terbaik kepada institusi Polri, Masyarakat, bangsa dan Negara. Keberhasilan ini merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa,” lanjutnya

Mengakhiri amanatnya Kapolri melalui Wakapolda Kalsel mengucapkan terimakasih kepada Kalemdiklat Polri, Kepala SPN, para Gadik dan Instruktur, atas terlaksananya proses pendidikan ini dengan lancar. Dirinya juga memberikan penekanan kepada Bintara Remaja untuk dipedomani, agar setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. (MRF/NRH/RH)

Tingkatkan Perekonomian, BUMDesa di Kalsel Diharapkan Jalin Kerjasama Pembangunan Pertashop

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalsel menggelar sosialisasi keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat UMKM, melalui usaha kemitraan Pertashop di wilayah Kalimantan.

Kegiatan yang dilaksanakan di di Aula Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalsel, pada Kamis (11/7), dihadiri langsung Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel Faried Fakhmansyah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel Gusti Yanuar Noor Rifai, Kepala Bappeda Provinsi Kalsel Ariadi Noor, PT Pertamina, serta tamu undangan lainnya yang terdiri dari Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa), Pelaku UMKM, serta Perwakilan Pondok Pesantren (Ponpes).

Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel Faried Fakhmansyah menyampaikan, sesuai arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam memajukan Desa-Desa yang ada di Banua ini, maka pihaknya mendorong Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) untuk melakukan kerjasama bersama PT Pertamina dalam pembangunan Pertashop.

Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel Faried Fakhmansyah (kanan)

“Jadi pertashop peruntukannya nanti untuk pelaku usaha UMKM, Koperasi, Bumdesa, serta Pondok Pesantren,” ungkapnya.

Faried menilai, kerjasama bersama Pertamina dalam pembuatan Pertashop bagi para Bumdesa di wilayah Kalimantan Selatan akan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di setiap desa untuk semakin maju dan berkembang.

“Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di pedesaan, salah satu solusinya adalah mengembangkan program Pertashop melalui kegiatan Bumdesa,” tutupnya.

Sementara itu, Sales Area Manajer Kalimantan Selatan PT Pertamina Patra Niaga, Bondan Tri Wibowo, menyampaikan bahwa di Kalimantan Selatan, sudah terdapat sebanyak 135 unit Pertashop yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Banua. Dari jumlah tersebut, juga terdapat 0ertashop hasil kerjasama bersama Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) dengan total sebanyak 6 unit Pertashop.

Sales Area Manajer Kalimantan Selatan PT Pertamina Patra Niaga, Bondan Tri Wibowo

“Bumdesa sudah mulai melirik usaha pertashop ini, namun untuk UMKM serta Pondok Pesantren masih belum ada melakukan kerjasama,” ungkap Bondan.

Bondan menambahkan pihaknya mempersilakan bagi siapa saja, baik perseorangan maupun kelompok yang ingin melakukan kerjasama menjadi mitra pertashop, agar dapat mengajukan diri dengan memenuhi persyaratan yang dapat dilihat di website Kemitraan.pertamina.com.

“Modal untuk membuat pertashop minimal modal yang dibutuhkan selain mempunyai lahan tempat pertashop, yakni sekitar Rp. 300 Juta,” tutup Bondan.

Untuk diketahui, Pertashop merupakan outlet penjualan Pertamina berskala tertentu, yang dipersiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM non subsidi, LPG non subsidi, dan produk ritel Pertamina lainnya, dengan mengutamakan lokasi pelayanannya di desa maupun di Kota. (MRF/NRH/RH)

Pansus II DPRD Kalsel Gelar Rapat Lanjutan Bahas Raperda Penambahan Modal ke Jamkrida

BANJARMASIN – Panitia Khusus (Pansus) II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pembahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Kalsel kepada Perseroan Terbatas (PT) Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Kalsel Perseroda kembali melaksanakan rapat bersama mitra kerja terkait.

Suasana Rapat Pansus II DPRD Kalsel

Rapat yang dilaksanakan pada Rabu, (10/7/24) siang itu, dipimpin langsung oleh Ketua Pansus II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, atau yang lebih akrab disapa Paman Yani didampingi Wakil Ketua Pansus II DPRD Kalsel, Muhammad Iqbal Yudiannor.

Paman Yani mengatakan bahwa pihaknya sengaja memanggil mitra kerja terkait untuk melakukan pembahasan lebih lanjut karena rapat ini sangat penting untuk memastikan bahwa penambahan modal yang direncanakan dapat memberikan dampak positif dan sesuai dengan harapan.

“Saya mengundang seluruh mitra kerja untuk memberikan masukan yang konstruktif agar kita bisa menyempurnakan Rancangan Peraturan Daerah ini,” katanya.

Dalam rapat tersebut, lanjut Paman Yani, berbagai aspek terkait penambahan penyertaan modal dibahas secara mendetail. Ia juga menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh mengenai manfaat dan risiko yang mungkin timbul dari kebijakan ini. Mengingat penambahan modal ini berasal dari uang rakyat, karenanya sudah seharusnya arah tujuannya jelas yaitu untuk kepentingan rakyat, khususnya UMKM.

Paman Yani berharap dengan adanya penambahan modal ini, dapat menambah lincah pergerakan PT Jamkrida Perseroda Kalsel dalam melaksanakan peran-perannya. Ia juga berharap Perda ini kelak dapat memberikan output seperti apa yang diinginkan.

Setelah ini, menurut Paman Yani, pihaknya akan dilaksanakan rapat lanjutan berkenaan dengan pembahasan draf Raperda. Hal ini dilakukan agar bisa memastikan semua aspek, dari hal yang besar dan hal mendetail bisa dibuat dengan sebaik-baiknya, sehingga produk hukum ini benar-benar memberikan dampak yang positif sesuai harapan, yakni menggeliatnya perekonomian di Banua. (NRH/RH)

Exit mobile version