Buka Gebyar Tarian Nusantara 2024, Gubernur Kalsel : Komitmen Lestarikan Budaya

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalsel menggelar Gebyar Tarian Nusantara Tahun 2024, bertempat di kawasan siring menara pandang, Banjarmasin, Sabtu (1/6).

Suasana Gebyar Tarian Nusantara 2024

Kegiatan yang dilaksanakan bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Kalsel ini dibuka oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Agus Dyan Nur.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur, saat membacakan sambutan gubernur

Paman Birin dalam sambutannya mengatakan Provinsi Kalsel sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia turut memiliki keanekaragaman budaya yang luar biasa melalui kegiatan Gebyar Tarian Nusantara kita akan merayakan dan memperkuat rasa cinta terhadap warisan budaya.

“Kegiatan gebyar tarian nusantara ini merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen kita untuk melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya bangsa kepada generasi muda,” ucapnya.

Paman Birin berharap melalui kegiatan ini generasi muda dapat terinspirasi untuk lebih mengenal dan mencintai budaya mereka sendiri.

“Di tengah arus globalisasi yang semakin kuat saat ini, kita dihadapkan pada tantangan besar untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal, dimana pemuda kita kini semakin mudah terpapar oleh budaya asing melalui berbagai media,” katanya.

Lebih lanjut, Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk terus mendukung dan berpartisipasi dalam upaya pelestarian budaya.

“Peran budaya dalam pembangunan karakter bangsa
begitu sangat penting, dimana budaya bukan hanya tentang seni dan tradisi tetapi juga tentang nilai-nilai, norma dan identitas yang membentuk karakter kita sebagai bangsa yang besar,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua FPK Provinsi Kalsel, Ali Musa Siregar mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya nusantara di Kalsel, sehingga terus dicintai masyarakat.

“Gebyar Tarian Nusantara Tahun 2024 kali menampilkan 15 etnis budaya di Kalsel dari sekitar 30 etnis yang tercatat di FPK Kalsel, semoga kegiatan ini dapat semakin mempererat tali persaudaraan dan persatuan antar kita semua,” ungkapnya.

Turut hadir pada pembukaan kegiatan tersebut, Kepala Bakesbangpol Provinsi Kalsel, Heriansyah, sejumlah SKPD Lingkup Pemprov Kalsel, para ketua adat dan ketua kerukunan sejumlah daerah serta tamu undangan lainnya. (BDR/RDM/RH)

Puncak Harjad ke-74 Kotabaru, Paman Birin : Semakin Maju dan Semakin Sejahtera

KOTABARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin menghadiri acara Hari Jadi (Harjad) ke-74 Kabupaten Kotabaru yang dihiasi semarak Expo Saijaan di Lapangan Siring Laut Kotabaru pada Sabtu (1/6) malam.

Gubernur menerima Mayang dari penari saat peringatan harjad Kotabaru

Tari Mayang Sari sebagai tanda Opening Ceremony Harjad ke-74 Kabupaten Kotabaru, ketiga penari menuju panggung utama untuk menyerahkan sebatang pelepah daun mayang agar ditepukkan oleh Paman Birin dan Bupati Kotabaru, Sayed Jafar Alaydrus.

Momen peresmian air mancur saat peringatan harjad Kotabaru

Selanjutnya, dilakukan peresmian Air Mancur Menari SJA oleh Paman Birin didampingi Bupati Kotabaru bersama jajarannya.

Pancaran air keluar berwarna-warni, sorak dari masyarakat pun bergemuruh.

Harjad Kotabaru ke-74 ini mengusung tema: Manuntungakan Amanah-Manuju Kotabaru Gemilang (Man-julang). Dalam bahasa Banjar, makna Man-julang merupakan sebuah pencapaian tertinggi dalam sebuah proses yang nampak dan sangat terlihat menonjol ke permukaan.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan, peringatan harjad ini sebagai momentum bersama dalam meningkatkan daerah yang maju dan sejahtera, karena memiliki potensi alam yang menarik wisatawan lokal bahkan mancanegara.

“Dalam kesempatan ini, izinkan saya menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-74 kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kotabaru. Warga Kotabaru yang saya hormati, peringatan ini sangat bermakna untuk kita semua,” ungkap Paman Birin.

Sebagai daerah yang kaya dengan potensi dan kekayaan alam, Paman Birin menyebut memiliki peluang besar untuk menjadi kabupaten yang berkembang dan maju. Namun, menurutnya kemajuan daerah tidak akan berarti jika tidak diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Oleh sebab itu, momentum dengan Harjad ke-74 Kotabaru, perlu kita maknai sebagai titik tolak menuju Kotabaru yang semakin maju dan semakin sejahtera,” harap Paman Birin di hadapan masyarakat Kota Saijan.

Sesuai dengan tema yang diusung, Paman Birin menilai hal itu selaras dengan semangat dalam bersinergi dan kolaborasi yang perlu dibangun kuat dengan pemangku kebijakan.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, Gubernur Kalimantan Selatan ini mengajak warga Kotabaru untuk terus melakukan gerakan gotong royong dalam membangun daerah.

“Dengan semangat yang tak pernah putus, Insya Allah Kabupaten Kotabaru mampu mencapai cita-cita mulia itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Kotabaru, Sayed Jafar menginginkan kemajuan daerah yang dipimpinnya selama 10 tahun belakangan ini. Ia mengklaim telah banyak menorehkan prestasi atas pembangunan yang dilakukannya.

“1 Juni 2024 sebagai peringatan Harjad Kotabaru ke-74. Telah beranjak tua, maka tema yang diusung adalah Man-julang sebagai makna untuk kita lebih semangat, memotivasi serta menunjukan pencapaian tinggi terhadap visi-misi daerah kita tercinta,” ucap Sayed.

Selama 10 tahun kepemimpinan, Sayed bersyukur telah melewati fase yang panjang untuk pembangunan Kotabaru. Menurutnya, capaian itu pihaknya tidak mudah puas maka harus ditingkatkan lagi dalam aspek pembangunan daerah.

Bukan hanya pembangunan fisik, Sayed mengatakan perlu juga meningkatkan kualitas SDM di daerah. Banyak hal yang dikembangkan, sehingga nantinya kemajuan dapat bersaing untuk daerah-daerah lainnya.

“Ini memacu kita dalam persaingan ekonomi. Melalui sektor pariwisata dan agrobisnis, baik itu perkebunan, pertanian dan perikanan. Bahkan, sektor unggulan lainnya di Kota Saijan. Kita terus bergerak,” ungkap Sayed, tegas.

Sayed mendorong agar masyarakat bergerak maju dalam kebersamaan untuk daerah, tentunya bergotong-royong dalam perubahan di Kotabaru. Terakhir, Ia berharap kabupaten yang kaya dengan hasil laut ini dapat dimanfaatkan dengan baik.

Puncak peringatan harjad itu turut dihadiri Anggota DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, tamu undangan dari TNI/Polri, Forkopimda, pejabat lingkup Pemprov Kalsel dan Pemkab Kotabaru.

Selain itu hadir juga M Tata Anwar, Bupati Kotabaru (1990-1995), MBA Bektam (1995-2000) dan mantan Wakil Bupati Kotabaru, M Rizali. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Peringati Harlah Pancasila, Gubernur Kalsel Ingatkan Masyarakat Miliki Sifat Tangguh, Berintegritas dan Beretika

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar upacara peringatan hari lahir pancasila tahun 2024 dilingkungan Pemprov Kalsel, Sabtu (1/6). Upacara ini dilaksanakan di halaman kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, yang dipimpin langsung Gubernur Kalsel Sahbirin Noor. Kegiatan itu turut dihadiri oleh jajaran ASN, TNI/Polri, DPRD Kalsel, PKPPI Kalsel, Satpol PP/Damkar, akademisi, guru, mahasiswa/pelajar, serta seluruh pegawai dan pejabat Pemprov Kalsel.

Sebagai inspektur, uapacara, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan, suatu bangsa tidak akan lepas dari nilai-nilai Pancasila, karena sejarah mencatat bahwa Presiden Ir. Soekarno yang pertama menggaungkan kemerdekaan Indonesia pada masa silam.

“Pada hari ini, kita memperingati upacara Hari Pancasila di tahun 2024. Mengingat sang proklamator Ir. Soekarno yang mempelopori teks naskah Pancasila dalam sambutannya untuk kemerdekaan Republik Indonesia,” ucap Sahbirin Noor membacakan sambutan Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.

Tema yang diusung pada peringatan hari lahir pancasila tahun 2024 adalah Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa, Generasi Emas Tahun 2045. Keberagaman ras, suku, agama dan bahasa, dirinya memaknai kesatuan Indonesia dalam Bhineka Tunggal Ika. Hal ini untuk menyongsong Indonesia Emas. Sebagai bangsa yang majemuk, maka Pancasila dengan nilai-nilai yang terkandungnya itu menjadi hikmah dalam kehidupan berbangsa.

“Dan supaya mencapai cita-cita negeri ini,” lanjut Sahbirin Noor.

Sahbirin Noor berpesan agar bangsa ini menjadi besar maka warga Indonesia khususnya Kalimantan Selatan untuk menjadikan karakternya sebagai rakyat yang tangguh, berintegritas dan menjunjung tinggi etika.

“Tantangan semakin nyata dalam menghadapi situasi global. Nilai Pancasila menjadi pedoman untuk melangkah sebagai negara yang maju,” tutup Sahbirin Noor. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel kukuhkan 41 Purna Paskibraka Duta Pancasila Tahun 2024

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pengukuhan Purna Paskibraka Duta Pancasila (PPDP) 2023, Sabtu (1/6). Pengukan ini dilaksanakan di di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, yang dipimpin Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar. Pada pengukuhan tersebut, terdapat 41 Purna Paskibraka Pemerintah Provinsi Kalsel tahun 2023 yang dikukuhan sebagai Purna Paskibraka Duta Pancasila Tahun 2024.

Dalam sambutannya, Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar menyampaikan, para duta Pancasila ini, nantinya dapat mendorong dan merangkul semua elemen masyarakat, khususnya para pemuda yang ada di banua, untuk mencintai dan merawat Indonesia dari ideologi lain selain ideologi Pancasila.

“Kehidupan berbangsa dan bernegara kita, selalu mengalami banyak tantangan dan rintangan. Terlebih, di era sekarang, arus globalisasi yang tanpa kendali, penyalahgunaan media sosial yang begitu cepat menyebarkan berita-berita bohong yang semakin hari semakin mudah temukan,” ucap Roy.

Pihaknya juga mengajak kepada seluruh masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya lagi kepada duta Pancasila, untuk bersama-sama menjaga banua yang kita cintai ini dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Pemahaman dan pengamalan Pancasila harus terus kita ditingkatkan seiring berjalannya waktu.

“Kepada seluruh pemuda di Kalsel untuk kembali ke jati diri sebagai bangsa yang santun, berjiwa nasionalisme, dan memiliki toleransi yang tinggi,” lanjut Roy.

Roy menambahkan, melalui duta-duta Pancasila ini, diharapkan dapat menjadi semangat baru untuk membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di Kalimantan Selatan. (MRF/RDM/RH)

Kejurnas Pencak Silat PPLP di Kalsel Resmi Ditutup

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor secara resmi menutup pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Antar PPLP, PPLPD, dan SKO Se Indonesia, di GOR Paman Birin, di Banjarbaru, Jumat (31/5).

Dalam sambutan penutupan Gubernur mengucapkan, selamat atas suksesnya penyelenggaraan Kejurnas Pencak Silat PPLP ini.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

“Pemerintah Provinsi Kalsel memberikan apresiasi kepada Dispora Kalsel, IPSI Kalsel, yang telah mensukseskan Kejurnas Pencak Silat PPLP di Banua,” ungkap Gubernur.

Dan, lanjutnya, Kejurnas ini telah menghasilkan prestasi dari atlet Pencak Silat tersebut.

Gubernur juga mengapresiasi atas keberhasilan PPLP PPLPD, dan SKO Se Indonesia yang telah berpartisipasi pada Kejurnas di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami berharap, prestasi dari para pesilat muda ini semakin meningkat di masa yang mendatang,” ujar Gubernur.

Sementara itu, Deputi 4 Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora RI Surono mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi atas keberhasilan penyelenggaraan Kejurnas Pencak Silat PPLP, PPLPD, dan SKO Tahun 2024 di Provinsi Kalimantan Selatan ini.

“Seluruh atlet, pelatih, official, dari seluruh daerah yang mengikuti Kejurnas ini, melaporkan kepuasan mereka pada saat mengikuti Kejurnas di Kalsel ini,” ungkapnya.

Karena itu, lanjut Surono, pihaknya berharap akan ada lagi ajang olahraga nasional yang digelar di Provinsi Kalimantan Selatan.

Sedangkan, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel Hermansyah diwakili Kabid Peningkatan Prestasinya Heru Susmianto mengatakan, pihaknya bersyukur atas suksesnya pelaksanaan Kejurnas Pencak Silat PPLP ini.

Provinsi Kalsel berhasil meraih 4 medali emas, 5 medali perak, serta perunggu 10 medali perunggu. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Terus Tingkatkan SDM Pokdawis

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pariwisata Kalsel, akan terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Kepada sejumlah wartawan, Plh Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Noor, pada Jumat (31/5) usai membuka kegiatan yang melibatkan pokdarwismengatakan, pihaknya kembali menggelar Pelatihan Pengembangan Sadar Wisata dan Potensi Masyarakat Destinasi Wisata Kabupaten dan Kota, kali ini dengan Pokdawis kota Banjarbaru, Dengan tujuan untuk semakin meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia ( SDM) dalam rangka mempromosikan Destinasi Wisata di Banua.

Plh Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Noor, saat memberikan komentarnya

“Kita ingin mengembangkan wisata yang menjadi kebanggaan di Kalsel,” ucapnya

Disampaikan Muhammad Noor, dalam kegiatan Pelatihan Pengembangan Sadar Wisata dan Potensi Masyarakat Destinasi Wisata Kabupaten dan Kota, pihaknya akan mengunjungi ke Kabupaten lain, karena sebelumnya sudah digelar ke kota Banjarmasin, Kabupaten Batola, Kabupaten Banjar dan Tanah Laut.

“SDM Pokdawis di semua Kabupaten dan Kota, harus semakin maju,” pintanya

Lebih lanjut Muhammad Noor menambahkan, adanya Pokdawis juga dapat meningkatkan roda perekonomian melalui Ekonomi Kreatif yang dimiliki, agar terjadi peningkatan secara signifikan para pengunjung ke seluruh Destinasi Wisata. Apalagi menjelang libur panjang ini, biasanya diakhir Juni hingga pertengahan Juli 2024 mendatang.

“Para Kelompok Sadar Wisata harus mampu mempromosikan Destinasi yang dimiliki terutama dimedia sosial masing-masing,” tutupnya

Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarbaru, saat memberikan sambutan

Untuk diketahui, Dinas Pariwisata Kalsel kembali menggelar Pelatihan Pengembangan Sadar Wisata dan Potensi Masyarakat Destinasi Wisata Kabupaten dan Kota, dibuka secara resmi Plh Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Noor, didampingi Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Musrefinah Lediya, dan jajaran Dispar Kalsel. Dihadiri Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarbaru, bertempat disalah satu Hotel Berbintang di Banjarbaru. (DISPAR.KALSEL-NHF/RDM/RH)

Didampingi Acil Odah, Paman Birin Serahkan Bantuan Sosial Rehabilitasi RTLH Tahun 2024

BANJAR – Sebanyak 43.921 unit rumah di provinsi Kalimantan Selatan, dikategorikan tidak layak huni. Hingga 2023, baru 31,63 persen diantaranya atau 13.891 unit yang sudah ditangani melalui program bantuan rehabilitasi pemerintah provinsi Kalimantan Selatan. Termasuk tahun ini, dengan target 865 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Para penerima bantuan RTLH yang hadir di desa Pematang Panjang Kabupaten Banjar

Penyerahan bantuan sosial rehabilitasi RTLH pemerintah provinsi Kalimantan Selatan tahun 2024 ini, diserahkan secara simbolis pada Jumat (31/5) di desa Pematang Panjang Kabupaten Banjar. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat dari 13 kabupaten kota, oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah.

Gubernur Kalsel saat sesi Jumat berkah bersama anak – anak di lokasi kegiatan

Kepada wartawan, usai acara, Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu mengatakan, bantuan rehabilitasi ini meliputi RTLH korban bencana dan kawasan kumuh.

“Kita sudah melakukan rehabilitasi secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir ini, untuk rumah masyarakat yang menjadi korban bencana banjir tahun 2011 lalu,” urainya.

Tahun depan, menurut Paman Birin, pemerintah provinsi Kalsel berupaya untuk meningkatkan anggaran bantuan sosial rehabilitasi ini, agar jumlah RTLH yang mendapat bantuan menjadi lebih banyak, bahkan hingga dua kali lipat.

“Saya juga mengimbau masyarakat yang memiliki kemampuan secara ekonomi, dapat pula membantu mereka yang membutuhkan di Banua,” tutup Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalsel, Mursyidah Amini mengatakan, tahun ini rehabilitasi RTLH paling besar dilakukan di kabupaten Banjar. Karena memang dampak bancana banjir tahun 2011, paling banyak dirasakan masyarakat kabupaten Banjar dan juga Batola.

“Rehabilitasi RTLH korban bencana masih terus berjalan, dan telah dilaksanakan sebanyak 4.337 unit. Dengan rincian melalui dana pusat atau BNPB sebanyak 3.941 unit dan melalui APBD Provinsi Kalsel sebanyak 396 unit,” paparnya.

Tahun depan menurut Mursyidah Amini, rehabilitasi rumah di kawasan kumuh provinsi Kalsel, ditargetkan sebanyak 240 unit dan dan rehabilitasi rumah rusak korban bencana sebanyak 1.000 unit.

Jumri Abi, salah satu penerima bantuan rehabilitasi RTLH korban bencana di kabupaten Banjarz, mengaku sangat bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalsel atas bantuan yang diberikan.

Warga Jalan Trans Ambubun Jaya RT 2 Jalur 6, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar ini mengaku sangat terharu, dan tidak menyangka akan mendapatkan perhatian dari pemerintah provinsi Kalsel. Apalagi dengan kondisi menganggur selama 7 tahun terakhir, pasca menjalani operasi, Jumri harus tinggal di bangunan rumah yang menurutnya tidak layak disebut sebagai rumah.

Perlu diketahui, bantuan sosial rehabilitasi RTLH korban bencana dan kawasan kumuh yang diberikan pemeirntah provinsi Kalsel, adalah berupa uang tunai yang ditransfer langsung ke rekening Bank Kalsel penerima. Setiap penerima mendapatkan dana 20 juta rupiah untuk rehabilitasi rumah. Dengan rincian, 17,5 juta untuk biaya pembelian material dan 2,5 juta rupiah untuk biaya tukang. (RIW/RDM/RH)

SIWO PWI Kalsel Terus Bergerak Persiapkan PORWANAS 2024

BANJARMASIN – Seksi Wartawan Olahraga PWI Kalsel terus melakukan persiapan dalam menghadapi Porwanas 2024.

Suasana Rapat di PWI Kalsel

Kepada Abdi Persada FM, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan, Zainal Helmie, disela rapat persiapan Porwanas 2024 di gedung PWI Kalsel di Banjarmasin, pada Kamis (30/5) mengatakan, saat ini berbagai tahapan terus dilakukan, mulai dari meninjau lokasi pertandingan, hingga hal hal penting lainnya sebagai penunjang event nasional ini. Ia memastikan, akhir Juli 2024 mendatang persiapan akan rampung seratus persen.

Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie, saat diwancara

“Kita sudah tinjau lokasi pembukaan Porwanas nantinya, itu di GOR Paman Birin di kota Banjarbaru. Begitu juga hotel tempat menginap para atlet dari seluruh Indonesia,” ucapnya

Helmi menyampaikan, kegiatan Pekan Olahraga Wartawan Nasional atau Porwanas 2024 di Kalimantan Selatan ini, rencananya masuk dalam rangkaian Hari Jadi Provinsi Kalsel tahun ini, mengingat peringatan Harjad provinsi ini pada 14 Agustus, dan untuk Porwanas akan dihelat mulai 19 – 26 Agustus. dengan mengangkat tema “Menduniakan Geopark Meratus”.

“Kita sudah membentuk tim kehumasan, agar semua pemberitaan dapat tercover nantinya,” jelas Helmie.

Lebih lanjut Helmie menambahkan, gelaran Porwanas XIV 2024, Panitia bersama Pemerintah Provinsi Kasel melalui Badan Pengelola (BP) Geopark, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tengah menyiapkan agenda dalam pembukaan nanti, seperti pemecahan Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan menyajikan kain sasirangan terpanjang. Rencananya kain itu dibikin sepanjang 8 Kilometer dengan melibatkan ribuan masyarakat untuk turut menyemarakkan event tersebut.

“Kegiatan ini telah mendapat apresiasi dari PWI Pusat,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Terus Bersinergi Cegah Praktik Korupsi di Sektor Pengadaan Barang Dan Jasa

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya meningkatkan penggunaan barang dan jasa secara elektronik, khususnya dalam memanfaatkan toko daring dan katalog elektronik.

Kepala Inspektorat Daerah Kalsel Ahmad Fydayeen menyampaikan, hal ini penting untuk memenuhi indikator-indikator Monitoring Center For Prevention (MCP) komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), khususnya Parameter E-Procurement dalam mendorong pencegahan korupsi.

“Dengan mengoptimalkan sistem pengadaan secara elektronik, kita dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam proses pengadaan barang dan jasa. ini akan meminimalisir risiko terjadinya penyimpangan, sekaligus mendorong persaingan usaha yang sehat dan adil, ” ungkap Fydayeen mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi pada Sektor Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Kalsel, di Ruang Rapat Aberani Sulaiman, Banjarbaru, Jumat (31/5).

Pengadaan barang dan jasa merupakan mekanisme belanja pemerintah yang memegang peranan penting dalam pemanfaatan anggaran negara. Pengelolaan pengadaan barang dan jasa harus dilaksanakan secara efisien, efektif, terbuka dan akuntabel serta bebas dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Saya berharap dengan adanya rakoor ini mampu memetakan akar masalah terkait pengadaan barang dan jasa Pemerintah di Provinsi Kalimantan Selatan. dengan teridentifikasinya akar permasalahan, kita dapat merumuskan solusi yang tepat dan komprehensif,” lanjut Fydayeen.

Tak lupa, ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memantau dan mengevaluasi setiap tahapan pengadaan barang dan jasa secara seksama. Karena dapat melihat potensi yang begitu besar untuk melakukan penyelewengan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah sehingga sangat diperlukan pengetahuan, guna mengidentifikasi potensi-potensi terjadinya pelanggaran.

“Penyelewengan dalam pengadaan barang dan jasa, dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti persekongkolan tender, markup harga, penyalahgunaan wewenang dan penyuapan,” ucapnya.

Praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, tidak hanya merugikan keuangan negara tetapi juga menghambat pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang berkualitas.

“Dengan teridentifikasinya akar permasalahan, kita dapat merumuskan solusi yang tepat dan komprehensif sehingga dapat menyusun saran dan rekomendasi untuk menutup celah-celah tersebut maka sistem pengadaan dapat berjalan dengan baik dan minim penyimpangan,” tutup Fydayeen. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Berkolaborasi Dengan BPKP Tinjau Bahan Pokok

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan Kalsel, berkolaborasi dengaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Kalsel, meninjau Bahan Pokok di pasaran, Jumat (31/5).

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Sulkan, usai peninjauan mengatakan, guna memastikan harga bahan pokok agar tidak ada mengalami kenaikan di pasaran, pihaknya melakukan pemantauan ke Pasar Induk Sentra Antasari. Mulai dari kepada pedagang beras, telur ayam, telur itik, daging ayam, daging sapi, minyak goreng, gula pasir, bawang merah putih dan ikan. Hasilnya untuk harga tidak ada mengalami kenaikan begitupun ketersediaan masih aman.

Kepala Disdag Kalsel, didampingi Kabid Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri

“Kami ingin pastikan rantai pasokan bahan pokok dari distributor ke pengecer hingga tingkat konsumen telah berjalan aman dan lancar,” katanya

Sulkan meminta, bagi masyarakat di Banua, hendaklah tidak melakukan aksi memborong untuk memenuhi keperluan sehari-hari, meski sebentar lagi akan menghadapi Hari Raya Idul Adha, supaya tidak terjadi kekosongan bahan pokok dan kenaikan harganya di pasaran.

“Kegiatan Pasar Murah terus gencar dilakukan secara bergiliran ke 13 Kabupaten dan Kota, hingga 14 Juni 2024 mendatang,” jelasnya

Sementara itu, Auditor Ahli Pertama (BPKP) Kalsel, Muhammad Fadli menambahkan, dari hasil komunikasi dengan pedagang skala besar dan kecil untuk bahan pokok tidak ada mengalami kenaikan dan ketersediaannya dipastikan aman hingga bulan depan. Ia mengapresiasi, digelarnya pemantauan ini bersama Dinas Perdagangan Kalsel, juga didampingi Perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banjarmasin.

Auditor Ahli Pertama (BPKP) Kalsel, Muhammad Fadli, saat diwancara

“Harga ikan dan daging tidak mengalami kenaikan signifikan, tetapi semuanya masih tergantung dari permintaan masyarakat,” tutupnya.

Untuk diketahui kegiatan yang dipimpin Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Sulkan, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Disdag Kalsel, Sutikno, dan Auditor Ahli Pertama (BPKP) Kalsel, Muhammad Fadli, beserta Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Banjarmasin ini meninjau salah satunya Pasar Sentra Antasari. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version