Peringati Hari Buku Nasional, Dispersip Kalsel Gelar Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi

Banjarmasin – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi di aula kantor Dispersip Kalsel, Kamis (16/5).

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani menyampaikan sosialisasi budaya baca dan literasi ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional yang jatuh pada 17 Mei 2024.

Dalam kegiatan ini, lanjutnya, Dispersip Kalsel menghadirkan narasumber yaitu Kepala Perpusnas RI Periode 2016-2023 yang kini menjabat sebagai Pustakawan Ahli Utama Muhammad Syarif Bando dan Penulis/Editor, Randu Alamsyah.

Peserta Sosialisasi Minat Baca dan Literasi di aula Dispersip Kalsel

“Jadi kita sangat perlu menggali ilmu dan pengalaman Beliau, bagaimana menumbuhkembangkan minat baca dan literasi di Banua,” jelasnya.

Kepala Dispersip Kalsel yang akrab disapa Bunda Nunung ini menambahkan tema yang diangkat pada kegiatan ini yaitu “Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Potensi Lokal” dengan harapan para peserta dapat memahami cara memanfaatkan sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat di Kalsel.

“Selain itu, melalui kegiatan ini dapat selalu terpromosikan minat baca dan menulis serta perpustakaan di Kalsel,” harapnya.

Sementara itu, Pustakawan Ahli Utama Perpusnas RI, Muhammad Syarif Bando mengungkapkan dalam kegiatan tersebut, rata-rata yang dikeluhkan antara lain kurangnya bahan bacaan. Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk berdiskusi terkait bagaimana menjadi penulis yang baik.

Sosialisasi Minat Baca dan Literasi di aula Dispersip Kalsel

“Mulai menulis dengan melatih para pemula dan juga menulis tentang apa yang paling dekat dengan kita, yaitu SDA, kebudayaan, kearifan lokal, dan ini menjadi modal yang potensial untuk menanamkan kesadaran dan kecintaan terhadap bangsa dan negara,” terangnya.

Syarif juga berharap agar pemerintah daerah lebih memperbanyak buku-buku tentang potensi SDA, budaya dan kearifan lokal agar masyarakat dapat belajar dengan sebaik-baiknya guna meningkatkan kesejahteraan mereka.

Ratusan peserta dari kalangan pelajar mahasiswa dan masyarakat umum tampak antusias mengikuti sosialisasi budaya baca dan literasi yang dilaksanakan secara on-site dan juga ditayangkan melalui live streaming di channel YouTube Dispersip Prov Kalsel. (NRH/ RDM/APR)

Bus BRT Banjarbakula Beroperasi Kembali

BANJARMASIN – Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan saat ini, telah mengoperasikan kembali Bus BRT Banjarbakula.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Fitri Hernandi menjelaskan, pada Selasa 14 Mei 2024 lalu, pihaknya sempat menghentikan operasional Bus BRT Banjarbakula, karena terjadi keterlambatan pengantaran biosolar ke SPBU.

Kadishub Kalsel Fitri Hernandi

“Sempat dihentikan operasional Bus BRT Banjarbakula, sebenarnya tidak karena kelangkaan BBM hanya terjadi keterlambatan pengantaran,” ungkapnya, Kamis (16/5).

Sehingga, lanjutnya, bus yang seharusnya beroperasi jam 9 pagi, tidak bisa dilakukan. Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Namun, pada Rabu 15 Mei 2024 bisa beroperasi kembali untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Fitri berharap, kejadian serupa tidak terulang kembali, dan bus dapat terus berjalan seperti biasanya.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap suplai biosolar terus terjaga, untuk angkutan umum massal di perkotaan di Banua,” ujarnya.

Fitri menjelaskan, untuk BBM yang digunakan bus BRT dan BTS jenis biosolar.

Sehingga tidak adalah terjadi keterlambatan ataupun kekosongan BBM tersebut.

Untuk ketersediaan biosolar akan dibicarakan dengan pihak Pertamina untuk mekanisme lebih lanjutnya.

“Saat ini kami terus melakukan upaya perbaikan perbaikan, untuk peningkatan pelayanan terhadap angkutan umum massal perkotaan tersebut,” ucap Fitri. (SRI/RDM/APR)

Peringati Hari Museum dan HUT Tentara ALRI, Museum Wasaka Kalsel Masuk Sekolah

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, di Bidang Kebudayaan Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman, menggelar kegiatan Museum masuk Sekolah.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, melalui Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman, Arry Risfansyah, dalam pesan whatsAppnya pada Kamis (16/5) mengatakan, kegiatan Museum masuk sekolah ini, dalam rangka memperkenalkan Museum Wasaka, yaitu sebuah Museum Perjuangan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kemudian memperingati Hari Museum Internasional dan HUT ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan. Di mana,
sangat penting dikenal secara langsung oleh
para peserta didik di Banua.

“Ada empat sekolah yang dikunjungi dari 4 Kabupaten,” ucapnya

Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman, Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah, saat memberikan sambutan

Disampaikan Arry, empat sekolah yang dikunjungi yaitu SMAN 1 Kelumpang Hilir di Kabupaten Kotabaru, SMKN 1 Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, SMAN 1 Kabupaten Tanah Laut dan ke SMAN 1 Rantau
Kabupaten Tapin. Ia berharap, dengan digelarnya Museum masuk Sekolah ini, para generasi muda akan semakin mengenal sejarah perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan. Di mana, saat ini telah diabadikan melalui berdirinya Museum Wasaka, serta peninggalan berbagai benda-benda koleksi para pejuang Revolusi Fisik tahun 1945 – 1949, yang telah tersimpan dengan rapi di ruang pamer.

Salah satu benda koleksi yang dipamerkan, dalam kegiatan Museum masuk Sekolah

“Program ini menambah minat para generasi muda, untuk mengenal semua benda-benda bersejarah Museum Wasaka Kalsel,” pintanya

Lebih lanjut Arry menambahkan, dalam kunjungan ke empat sekolah ini, pihaknya membawa beberapa benda-benda koleksi yang terkait dengan perjuangan Revolusi Fisik diantaranya Jimat (Alquran kecil, baju bewafak dan rantai babi), peralatan markas (mesin ketik, radio), alat dapur (kenceng), senjata (tobak, pisau belati, pistol dan peluru batu). Kemudian peserta didik diberikan materi oleh Selamet Hadi Trianto.

“Semoga Museum masuk Sekolah ini, dapat semakin menambah wawasan dan pengetahuan oleh generasi muda tentang sejarah perjuangan di Kalsel,” tutupnya.
(MUSEUMWASAKA.KALSEL/NHF/RDM/APR)

Tahapan Seleksi Direksi LPPL Abdi Persada FM Periode 2024-2029 Telah Usai, Peserta Tinggal Menunggu Pengumuman Terpilih

BANJARBARU – Seluruh rangkaian tahapan seleksi calon direksi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Abdi Persada 104,7 FM periode 2024-2029 sudah seluruhnya terlaksana, setelah mengikuti berbagai tahapan yakni seleksi Administrasi, Computer Assisted Test (CAT), Uji Psikotes dan Wawancara, peserta kini tinggal menunggu penetapan siapa yang terpilih.

Suasana tahapan Uji Psikotes seleksi direksi LPPL Abdi Persada FM

Ketua Dewan Pengawas LPPL Radio Abdi Persada FM, Anisyah memberikan apresiasi kepada semua peserta yang telah mengikuti tahapan seleksi, sehingga pihaknya memastikan dari 4 calon direksi yang mengikuti seleksi akan dipilih yang terbaik untuk menjadi direktur

Ketua Dewan Pengawas LPPL Abdi Persada FM, Anisyah (tengah) didampingi anggota dewan pengawas saat diwawancara

“Tahapan seleksi ini adalah rangkaian untuk menjadi direktur LPPL Abdi Persada FM maka dari itu kami melibatkan berbagai pihak profesional dalam tes dengan harapan mencari satu orang yang terbaik dari semua peserta,” ucapnya, Rabu (15/5)

Anisyah menambahkan semua tahapan tes sebelumnya sudah dilaksanakan dan berjalan lancar tanpa kendala dari pihak panitia maupun para peserta calon direksi

“Hingga saat ini peserta terlihat antusias dan bersemangat mengikuti semua tahapan yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi, tidak lupa pula kami juga berterima kasih kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel telah membantu dan mendukung penuh atas terselenggaranya seleksi ini,” katanya.

Sementara itu, salah seorang peserta calon direksi, Hayatun Nufus, mengucapkan terima kasih kepada semua panitia seleksi yang terlibat karna telah menunjukkan sikap profesional selama sleksi berlangsung

“Mengikuti seleksi calon direksi di LPPL Abdi Persada FM ini sangat berkesan sekali, kami sangat berterima kasih merasakan keprofesionalan semua pihak disini mulai dari panitia hingga penguji, terlebih lagi kepada LPPL Abdi Persada FM,” ungkapnya.

Kesan baik juga dirasakan oleh peserta calon direksi lainnya, Rommy Rakhmat Rezki. Usai tes akhir wawancara ia mengatakan, dari tahapan awal hingga tes selesai ia menilai kinerja seluruh pihak sangat maksimal dalam memberikan kenyamanan serta fasilitas yang baik kepada semua peserta calon direksi

“Kami merasa secara keseluruhan atas semua seleksi yang telah kami lalui sangat puas dimana pihak panitia sangat memperhatikan secara detail setiap tahapan dan sangat profesional dalam menjalankannya,” tutupnya.

Sementara, untuk pengumuman penetapan direksi nantinya akan diinformasikan setelah penilaian semua tahapan yang dilakukan oleh Dewan Pengawas LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM. (BDR/RDM/RH)

Gelar Reses, Rachmah Terima Aspirasi Warga Terkait Pelatihan Bagi Anak-Anak Putus Sekolah

BANJARMASIN – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rachmah Norlias menerima banyak aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya (dapil) kota Banjarmasin dalam kegiatan resesnya yang digelar mulai 12 Mei 2024 lalu.

Menurut Rachmah, salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat terkait usulan adanya pelatihan bagi anak-anak yang putus sekolah seperti pelatihan perbengkelan, menjahit dan perbaikan handphone.

“Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, maka anak-anak yang putus sekolah tadi memiliki keterampilan untuk bekerja sehingga bisa mengurangi angka pengangguran,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (15/5).

Suasana Reses Anggota DPRD Kalsel, Rachmah Norlias di Kawasan Banjarmasin Utara

Selain itu, lanjut Rachmah, dalam reses tersebut, warga Banjarmasin juga mengusulkan adanya program bedah rumah bagi rumah warga yang tidak layak huni serta bantuan bagi lanjut usia agar bisa lebih ditingkatkan.

“Aspirasi masyarakat ini akan dikumpulkan dan disampaikan kepada pihak-pihak terkait sesuai kewenangannya agar bisa ditindaklanjuti,” terangnya.

Sementara itu, warga Banjarmasin, Mukhyar menyambut baik reses yang digelar oleh Anggota DPRD Kalsel karena melalui kegiatan ini, wakil rakyat dapat menjalin komunikasi dengan masyarakat, khususnya di Banjarmasin.

“Di Banjarmasin, masih banyak hal yang perlu dibenahi bersama, antara lain untuk pendidikan, sekolah, tempat-tempat ibadah yang perlu dibantu dan infrastruktur lainnya manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Tetapkan Perumda Pasar Baiman

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif DPRD Banjarmasin menetapkan Peraturan Daerah Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Baiman, melalui rapat paripurna, Rabu (15/5).

Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, ditemui di ruang kerjanya, usai memimpin rapat mengatakan, dengan disahkan payung hukum ini seluruh fasilitas pasar akan menjadi lebih baik, dan memberikan kualitas yang nyaman bagi para pengunjung, melalui dibentuk pelayanan fokus untuk menangani nantinya.

Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, saat memberikan komentarnya

“Kita ingin kedepan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” ucapnya

Disampaikan Harry, Perda Perumda Pasar Baiman, akan memperjelas penagihan retribusi pedagang, agar berjalan lebih efektif dan efisien di lapangan. Sehingga, terwujud pasar-pasar lebih representatif yang tersebar di seluruh Kecamatan Banjarmasin.

“Adanya Perumda ini akan memudahkan melakukan evaluasi pasar-pasar, supaya tertata lebih baik,” katanya

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjarmasin Arifin Noor menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi peraturan daerah ini telah ditetapkan, dan akan segera melakukan penataan pasar di kota ini, guna memberi rasa aman dan nyaman bagi para pengunjung. Mengingat Perumda Pasar Baiman, dibuat untuk jangka panjang.

Wakil Walikota Banjarmasin, Arifin Noor, saat diwancara

“Jika pengelolaan pasar sudah baik, dapat dipastikan menghasilkan PAD,” tutupnya

Untuk diketahui, DPRD kota Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna Penetapan Perda Perumda Pasar Baiman, dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, didampingi Wakilnya Muhammad Yamin, Matnor Ali, Tugiatno, Sekretaris DPRD Banjarmasin Iwan Ristianto. Dihadiri Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, didampingi Sekretaris Daerah Banjarmasin Ikhsan Budiman, beserta kalangan legislatif dan eksekutif, bertempat di ruang Rapat Paripurna Dewan Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Reses ke Kelurahan Batulicin, Paman Yani Respon Keluhan Warga Terkait Abrasi Jalan

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi merespon keluhan warga Kelurahan Batulicin, Tanah Bumbu, terkait abrasi di tepi jalan milik Pemprov Kalsel.

Menurut warga setempat, abrasi itu menyebabkan luapan air ke pemukiman saat terjadi pasang di sungai sekitar.

Saat melaksanakan reses atau menjaring aspirasi masyarakat di Kelurahan Batulicin, wakil rakyat akrab disapa Paman Yani langsung mendatangi lokasi abrasi.

Suasana Reses Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi di Kelurahan Batulicin Tanbu

Sesampainya di sungai yang tidak jauh dari lokasi reses itu, Paman Yani langsung merespon positif dan mengaku siap memperjuangkan penguatan tepian jalan ke PUPR Kalsel.

“Harusnya pengerjaan ini akan dimasukkan ke dalam rencana kerja tahun 2025 menggunakan anggaran murni, karena sudah tidak bisa kalau memakai anggaran perubahan tahun ini,” kata Paman Yani, Rabu (15/5).

Meski begitu, Paman Yani akan meminta Pemprov Kalsel segera melakukan tindakan sementara agar luapan air sungai tidak sampai ke pemukiman warga.

“Nanti coba saya sampaikan dulu ke Pemprov terutama Dinas PUPR agar setidaknya ada tindakan dari pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, menurut pengakuan Ketua RT setempat, Mahmudin, abrasi yang diperkirakan sekitar 5 meter itu sudah terjadi sejak beberapa tahun.

“Sudah sempat kita sampaikan ke Pemkab, tetapi mereka mengaku jalan yang terkenas abrasi milik Pemprov,” katanya.

Mendengar pengakuan Paman Yani yang akan memperjuangkan keinginan warganya, Mahmudin mengaku senang dan bangga kepada legislator yang terkenal merakyat itu.

“Mudah-mudahan segera ditindaklanjuti oleh Pemprov Kalsel,” harapnya.

Mahmudin berharap Paman Yani bisa terus menjadi sosok yang dicintai masyarakat, melalui upaya-upayanya yang telah terbukti bermanfaat untuk daerah konstituennya.

“Kami sangat berterimakasih kepada Paman Yani, karena sudah banyak membantu warga Tanah Bumbu khususnya Kelurahan Batulicin,” ungkapnya. (SYH/RDM/RH)

Puncak Peringatan HUT ke 75 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI, Akan Dilaksanakan di Kandangan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel melaksanakan peringatan HUT ke-75 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Petahanan Kalimantan, di makam pahlawan Brigjen Hasan Basry, Rabu (15/5). Proklamasi ini sebagai bentuk perlawanan kepada penjajah dan juga sumpah setia kepada NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Petahanan Kalimantan sejatinya diperingati pada 17 Mei, namun rangkaiannya dimulai pada 15 Mei 2024. Acara dirangkai dengan kirab ontel dari Mahligai Pancasila di Banjarmasin, dilanjutkan ziarah ke makam pahlawan Brigjen Hasan Basry di Bundaran Liang Anggang Banjarbaru.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan, dalam proklamasi Gubernur Tentara ALRI, muncul pernyataan dan penegasan bahwa gerilya ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan benar-benar ada dan mempunyai kekuatan.

“Kegiatan ini bukan sekadar kilas balik dan mengenang sejarah perjuangan dan kepahlawanan para pendahulu kita, namun juga penghayatan terhadap nilai-nilai juang ALRI Divisi IV untuk kondisi kekinian, khususnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap Sahbirin.

Peringatan Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Petahanan Kalimantan, di makam pahlawan Brigjen Hasan Basry

Sementara itu, Pj Bupati HSS, Hermansyah, menyampaikan bahwa pada tanggal 17 Mei mendatang, akan dilaksanakan puncak peringatan HUT ke-75 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Petahanan Kalimantan di Hulu Sungai Selatan.

“Sesuai arahan gubernur, puncak peringatan HUT ke-75 ini dilaksanakan di mana saat proklamasi pertama dibacakan. Yakni di Madapai, Hulu Sungai Selatan,” ucap Hermansyah.

Ia menambahkan, ada sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan dalam puncak HUT ke-75 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Petahanan Kalimantan. Seperti sunatan massal, bakti sosial, pengobatan gratis dan pemberian sembako kepada warga sekitar.

“Selain itu, kami juga memberikan berbagai macam hadiah kepada para veteran,” tutup Hermansyah. (MRF/RDM/RH)

Peringati HUT ke-75 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, Paman Birin Hadiahi Umroh Empat Peserta Kirab Ontel

BANJARMASIN – Kirab sepeda ontel kembali mewarnai peringatan HUT ke-75 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, yang dilaksanakan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan pada Rabu (15/5). Kirab puluhan sepeda tua ini, dilepas langsung Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dari halaman gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Gubernur Kalsel bersiap menuju gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin

Sebelum melepas peserta kirab, Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel) mengapresiasi kesetiaan para onthelis dalam memeriahkan HUT Tentara ALRI Pertahanan Kalimantan setiap tahunnya. Yakni dengan bersepeda dari Banjarmasin sampai kilometer 20 Liang Anggang, atau Makam Pahlawan Nasional Brigjen Hasan Basri.

Gubernur Kalsel (memegang bendara) saat melepas kirab ontel pada Rabu (15/5) pagi

Peringatan HUT Tentara ALRI Pertahanan Kalimantan, menurut Paman Birin, adalah sebuah harga yang tidak ternilai bagi rakyat Kalsel. Karena momen itulah, saat ini masyarakat Kalsel dapat bernapas lega di alam kemerdekaan.

“Maka dari itu rakyat Banua patut bersyukur bisa hidup dalam kedamaian. Oleh karena itu, Jas Merah, Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah,” tegas Paman Birin.

Para peserta kirab sepeda ontel

Sementara itu, Praptono Zakaria, dari Komunitas Sepeda Tua Indonesia, mengaku bangga dan senang mengikuti kirab memeriahkan HUT Tentara ALRI Pertahanan Kalimantan.

Menurutnya, kirab sebagai upaya menggaungkan perjuangan kepada generasi muda saat ini, untuk bersama-sama membangun Banua.

“Kirab ini salah satu wujud untuk selalu mengingat jasa-jasa para pejuang, khususnya Tentara ALRI Pertahanan Kalimantan,” katanya.

Tidak tanggung – tanggung, kirab sepeda ontel ini sudah berlangsung sejak 2009, dan Paman Birin selalu mengikuti kirab ini sejak 2018.

Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasinya kepada para onthelis, Paman Birin memberikan hadiah umroh bagi empat orang yang tiba di garis finis di Liang Anggang.

Sebagai informasi, Proklamasi 17 Mei 1949 merupakan sejarah penting bagi rakyat Kalsel, karena dalam proklamasi Itulah, muncul pernyataan dan penegasan kepada rakyat dan dunia, bahwa gerilya ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan benar-benar ada, dan mempunyai kekuatan. Bahkan eksistensinya mampu menyusun pemerintahan dalam wilayah RI, walau pun saat itu tanah Kalimantan masih diduduki penjajah.

Sejarah Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan dimulai pada Januari 1949 dengan membuat gerakan gerilya untuk mendapatkan dukungan dari rakyat di desa-desa dan pedalaman Hulu Sungai yang dikenal dengan sebutan Banua Lima.

Aksi gerilya serupa juga dilakukan di Banjarmasin dan Martapura yang melibatkan semua pegawai pemerintah, buruh, perawat, sampai pembantu rumah tangga mengadakan gerakan mogok kerja, bahkan langsung bergabung dengan pasukan gerilya untuk mengambil kendali pos-pos militer belanda di setiap distrik yang dikuasai pihak Belanda.

Hingga pada 2 September 1949, diadakan penghentian permusuhan yang dihadiri pihak Republik Indonesia, pihak Belanda, pihak Negara Australia sebagai Komisi III Negara dan perwakilan dari Divisi IV yang meresmikan ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan menjadi bagian resmi dari Angkatan Perang Republik Indonesia. (RIW/RDM/RH)

Zainal Hakim Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Asosiasi Futsal Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Asosiasi Futsal Kota Banjarmasin melaksanakan Kongres dalam rangka pemilihan ketua baru serta program kerja tahun 2024. Dan, terpilih secara aklamasi Zainal Hakim sebagai ketua, di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, Rabu (15/5), selanjutnya dilantik oleh Ketua KONI Kota Banjarmasin Hermansyah.

Dalam sambutannya Hermansyah mengatakan, KONI Kota Banjarmasin memberikan apresiasi atas terselenggaranya Kongres ini.

“Dengan adanya Kongres ini maka tercapai program kerja dan terpilih Ketua yang baru, untuk memajukan olahraga futsal di Kota Banjarmasin. Mengingat Kota Banjarmasin ini sebagai lumbung atlet atlet futsal di Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tepilih Zainal Hakim mengatakan, pihaknya akan segera menyusun kepengurusan baru, untuk menyusun program kerja dalam rangka peningkatan prestasi olahraga Futsal di Kota Banjarmasin.

Ketua Asosiasi Futsal Kota Banjarmasin Zainal Hakim

“Untuk peningkatan prestasi tersebut, maka akan melaksanakan peningkatan kualitas pelatih, wasit serta lainnya,” ungkapnya.

Dengan semakin berkualitasnya pelatih dan wasit, menurutnya maka prestasi maksimal atlet Futsal Kota Banjarmasin dapat tercapai.

“Dengan adanya peningkatan tersebut maka prestasi dapat terus diraih,” ucap Zainal Hakim.

Pada Kongres ini dihadiri Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Kalimantan Selatan Anwar Hadimi, seluruh Klub Futsal di Kota Banjarmasin, serta undangan lainnya. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version