Puncak Peringatan Harjad Banjarmasin Tahun Ini Dimajukan

BANJARMASIN – Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin pada Tahun 2023 ini, dilaksanakan tidak bertepatan pada tanggal 24 September 2023.

“Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini sepertinya, untuk pelaksanaan Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin di Tahun 2023 ini, dilaksanakan tidak bertepatan pada tanggal 24 September 2023, tapi di tanggal 23 nya, atau hari Sabtu,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Jumat (4/8).

Karena, lanjutnya, pada tanggal tersebut bertepatan pada Hari Minggu.

“Sedangkan, untuk Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Banjarmasin dilaksanakan pada Kamis tanggal 21 September 2023,” jelas Ibnu lebih lanjut.

Kemudian pada Hari Jumat 22 September 2023 Pemerintah Kota Banjarmasin meresmikan beberapa kegiatan, seperti Pembukaan Banjarmasin Expo, serta Pekan Raya Banjarmasin, di kawasan Siring Menara Pandang, Kota Banjarmasin.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu juga mengatakan, akan ada acara Banjarmasin Bershalawat Bersama Habib Syech.

“Salah satu rangkaian kegiatan pada Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin mendatang, yaitu Banjarmasin Bershalawat bersama Habib Syech,” ucap Ibnu.

Acara tersebut, tambahnya, dilaksanakan pada Kamis Malam 22 September 2023. Dengan mengundang masyarakat untuk turut meramaikan acara tersebut.

“Pemerintah Kota Banjarmasin berharap, semua kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Banjarmasin Tahun 2023, dapat berjalan lancar dan aman,” ujar Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel dan Pemko Banjarbaru Diharapkan Bersinergi Dalam Membangun Ibukota Provinsi

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru diharapkan bersinergi dalam rangka pembangunan ibukota provinsi Kalsel yang sekarang ada di Kota Banjarbaru.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Agus Mulia Husin kepada Abdi Persada FM dalam program “Kabar Rumah Banjar” edisi Jum’at (4/8).

Agus Mulia menjelaskan sinergitas tersebut bisa dilakukan misalnya dengan melibatkan pemko Banjarbaru dalam pelaksanaan master plan pembangunan infrastruktur yang dimiliki Pemprov Kalsel. Mengingat, pembebasan lahan merupakan kewenangan pemko Banjarbaru.

“Contohnya, dalam rapat Komisi III DPRD Kalsel dengan Dinas PUPR Kalsel, beberapa waktu lalu, diungkapkan bahwa Dinas PUPR Kalsel memprogramkan untuk melanjutkan pembangunan jalan di kawasan Guntung Manggis menembus sampai Liang Anggang ke Pelaihari Kabupaten Tanah Laut. Namun yang jadi persoalan ke tanah masyarakat lagi dan pembebasannya kewenangan Pemko Banjarbaru”, jelasnya.

Selain itu, lanjut Agus, jika ada program pembangunan yang dilaksanakan tentu memerlukan sosialisasi kepada masyarakat pemilik lahan di sekitar sehingga pembangunan bisa dilaksanakan dan tidak terhambat.

Ditambahkan Agus, membangun sebuah daerah memerlukan kerja keras dan saling berkoordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dimana rencana pembangunan pemkab/kota harus dikolaborasikan dengan pemprov dan tentunya disesuaikan dengan keuangan daerah.

“Jangan sampai berjalan sendiri-sendiri. Namun harus saling mendukung demi kemajuan pembangunan di Banua,” tutupnya. (NRH/RDM/RH)

Dukung Kemajuan Literasi Banua, Perpustakaan BI Kalsel Raih Akreditasi A

BANJARMASIN – Sejak dibuka kembali untuk umum pada 20 Februari 2023, perpustakaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berbenah diri. Terkini, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI memberikan predikat A (sangat baik) atas penilaian re-akreditasi terhadap perpustakaan BI Kalsel di Banjarmasin, pada Juli lalu.

Penyerahan souvernir dari BI Kalsel untuk tim Perpusnas

Predikat tertinggi yang diberikan Perpusnas RI itu, sekaligus meningkatkan nilai akreditasi perpustakaan BI Kalsel.

Seperti diketahui, pada penilaian akreditasi edisi sebelumnya, yakni tahun 2019, perpustakaan BI Kalsel mendapatkan predikat B (baik).

Kepala Perwakilan BI Kalsel Wahyu Pratomo, melalui Humas BI Kalsel, pada Kamis (3/8) mengatakan, BI Kalsel selalu memberi perhatian lebih pada upaya pembangunan kualitas sumber daya manusia di Banua, termasuk di bidang literasi.

Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan perpustakaan, yang berperan sebagai jendela wawasan bagi para pemustaka (pengunjung perpustakaan), juga menjadi salah satu indikator kinerja BI Kalsel.

“Nilai akreditasi A yang diberikan Perpusnas RI membuktikan bahwa kualitas layanan perpustakaan BI Kalsel meningkat. Dengan kata lain, naik kelas. Semoga capaian ini bisa mendorong dan mendukung kemajuan literasi di Bumi Banua,” tutur Wahyu.

Sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 43 Tahun 2007, pelaksanaan akreditasi perpustakaan di Indonesia, termasuk perpustakaan BI Kalsel, dilaksanakan oleh Perpusnas RI.

Menurut asesor Perpusnas RI Supriyanto seperti diteruskan Humas BI Kalsel, ada sembilan komponen yang dinilai dalam pelaksanaan re-akreditasi kali ini.

Sembilan komponen itu mencakup koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan, tenaga, dan penyelenggaraan. Kemudian, ada pula pengelolaan, inovasi dan kreativitas, tingkat kegemaran membaca, dan indeks pembangunan literasi masyarakat.

“Berdasarkan hasil visitasi tim asesor Perpusnas RI dalam rangka re-akreditasi di perpustakaan BI Kalsel, maka diperoleh predikat A atau sangat baik,” jelas Supriyanto.

Menurut Supriyanto, salah satu komponen yang mendapat nilai maksimal, adalah tingkat kegemaran membaca. Hasil maksimal itu diperoleh mengingat jumlah pengunjung perpustakaan BI Kalsel selama setahun terakhir cukup banyak, yaitu 13.821 pengunjung, sehingga mampu memenuhi standar yang ditetapkan Perpusnas RI.

Kepala Perpustakaan sekaligus Kepala Unit Humas BI Kalsel Adhi Nugroho mengatakan, jumlah koleksi yang dimiliki perpustakaan BI Kalsel saat ini mencapai 6.160 koleksi. Tahun ini, perpustakaan BI Kalsel fokus menambah jumlah koleksi buku digital, total sebanyak 263 koleksi, yang seluruhnya dapat diakses lewat aplikasi iBI Library.

Lebih lanjut, pustakawan BI Kalsel Cholili Hadina menyebutkan, perpustakaan BI Kalsel buka setiap hari kerja, mulai pukul 07.30 hingga 16.45 WITA. Setiap aktivitas perpustakaan BI Kalsel dapat dipantau melalui akun Instagram @perpustakaan_bikalsel dan YouTube: Perpustakaan BI Kalsel.
(BIKalsel-RIW/RDM/RH)

Meriahkan HUT Kalsel ke-73, Diskominfo Kalsel Gelar Lomba Video Kreatif

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan memperingati hari jadi ke-73 pada 14 Agustus 2023 mendatang. Berbagai macam kegiatan pun, dilaksanakan setiap SKPD Lingkup Provinsi Kalsel untuk memeriahkan hari jadi ke-73 ini. Salah satu SKPD yang turut memeriahkan hari jadi Pemerintah Provinsi Kalsel, yakni Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel dengan menggelar lomba video kreatif yang ditujukan kepada seluruh masyarakat di banua ini.

Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel Muhammad Muslim melalui Kepala Seksi Kemitraan dan Hubungan Media Diskominfo Kalsel, Erlinda Puspita Ningrum menyampaikan, lomba video kreatif tersebut bertujuan mendorong seluruh masyarakat untuk menggunakan teknologi secara baik dengan membuat konten-konten yang bersifat positif melalui media sosial (medsos).

“Kita coba dorong masyarakat menggunakan medsos dengan sifat positif, ” ujar Puspa kepada Abdi Persada FM, Jum’at (4/8).

Ia melanjutkan, lomba video kreatif pada hari jadi Pemprov Kalsel, mengusung tema Kalimantan Selatan (Kalsel) unik, banua menarik. Tema tersebut dinilai relevan agar para peserta lomba dapat fokus untuk mengulik pembangunan-pembangunan infrastruktur, dan lingkungan di banua ini.

“Ada program-program terkait pembangunan dan lingkungan yang menarik dan unik,” tambahnya.

Pendaftaran lomba video kreatif akan berakhir pada 10 Agustus mendatang, dan bagi masyarakat yang berminat mendaftar, maka bisa mengklik tautan https://linktr.ee/harjadkalsel2023 . Berbagai hadiahpun, telah disiapkan Diskominfo Provinsi Kalsel untuk para pemenang lomba video kreatif nantinya, yakni berupa uang tunai sebesar Rp.3.000.000 bagi juara pertama, Rp. 2.000.000 bagi juara kedua, Rp. 1.000.000 bagi juara ketiga, dan Rp. 750.000 bagi juara favorit. (MRF/RDM/RH)

Hari Kedua Turdes Kemerdekaan, Akses Jalan di Kuala Lupak Jadi Atensi Paman Birin

BATOLA – Mengawali hari kedua Turdes Kemerdekaan Bergerak Lintas Beribu Sungai Banua, Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor, kembali membagikan bantuan kepada masyarakat yang berada di Desa Kuala Lupak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Jumat (4/8).

Ratusan warga berjejer untuk menerima bantuan dari orang nomor satu di Kalsel itu.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat,” ujar Paman Birin sapaan akrab Gubernur.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor (kanan) saat memberi keterangan kepada wartawan didampingi PJ Bupati Batola Mujiyat (kiri)

Tak hanya untuk memberi bantuan rumah tangga, kedatangan Paman Birin ke ujung Barat Daya Kalsel ini juga sekaligus melihat sejauh mana proses pembangunan infrastruktur jalan di wilayah itu.

“Warga disini mengeluhkan akses jalan. Untuk bepergian ke wilayah kota mereka biasanya hanya menggunakan perahu,” ujarnya.

Foto bersama sejumlah warga di Desa Kuala Lupak bersama Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dan sejumlah pejabat Pemprov Kalsel

Sementara itu Kepala Desa Kuala Lupak Junaidi, berterimakasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, Paman Birin merupakan sosok pimpinan yang sangat peduli terhadap masyarakat.

“Ini kali ketiga Paman Birin kesini. Beliau Gubernur Kalsel pertama yang ke Desa kami,” ungkapnya.(SYA/RDM/RH)

Masuk Desa Terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia, Sandiaga Uno Datangi Makam Sultan Suriansyah

BANJARMASIN – Tim Penilai Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dipimpin oleh Menterinya Sandiaga Uno langsung mengunjungi Makam dan Masjid Sultan Suriansyah, di Kota Banjarmasin – Kalsel, Kamis (3/8).

Menparekraf Sandiaga Uno (Kaos Putih) saat mengunjungi Masjid Sultan Suriansyah

Kedatangannya disambut Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, dan Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Siti Wasilah.

Sandiaga Uno menjelaskan, bahwa Masjid Sultan Suriansyah adalah masjid yang memiliki sejarah dari Kota Banjarmasin sekaligus makam raja pertama di kota seribu sungai ini.

“Di Kota Banjarmasin terdapat dua destinasi wisata yang menjadi satu kesatuan sehingga harus di kelola baik karena menjadi daya tarik wisata dapat membuka peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Sandiaga Uno yang akrab disapa mas menteri ini mengaku, dari kunjungan ini ia mendapatkan pengalaman tersendiri karena begitu sampai ke desa wisata disambut dengan tari-tarian, ziarah makam, borong UMKM kemudian diajak naik klotok dan sholat berjamaah di masjid tertua di Kalimantan Selatan.

“Yang menjadi daya tarik juga banyaknya kerajinan rakyat seperti produk kretif tanggui, bakul serta lainnya, diharapkan dapat menambah daya tarik wisata hingga 30 persen seperti di kubah Basirih,” ujarnya lagi.

Sandiaga Uno mengaku, Kota Banjarmasin sudah kaya dengan destinasi wisata serta produk ekonomi kreatif dan pihaknya siap berkolaborasi.

“Dalam peningkatan tersebut kami siap berkolaborasi dengan Kota Banjarmasin,” ucap Sandiaga Uno.

Sementara, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengungkapkan rasa Terima Kasih sebesar-besarnya kepada Menteri Parenkraf RI Sandiaga Uno yang memberikan perhatian sebesar-besarnya kepada dunia pariwisata di Indonesia khususnya kota Banjarmasin.

Sebagai desa wisata kuin utara ini merupakan 1 dari 75 desa wisata terbaik di ajang ADWI 2023, dia berharap masuk dalam tiga besar ADWI 2023.

Seperti diketahui, Masjid dan Komplek Pemakaman Sultan Suriansyah merupakan desa Wisata religi yang terletak di Kuin Utara Banjarmasin Utara menjadi satu-satunya perwakilan dari propinsi Kalimantan Selatan.

Sedangkan di tahun 2022 Kota Banjarmasin juga terpilih wisata religi Kubah Basirih dan berhasilkan memenangkan penghargaan kategori souvernir harapan 1. (SRI/RDM/RH)

Lokasi Pertama Turdes Kemerdekaan, Paman Birin Bagikan Bantuan ke SMAN 1 Tabunganen

BATOLA – Rombongan Turdes Kemerdekaan yang dipimpin Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, telah sampai di titik lokasi pertama, tepatnya di SMAN 1 Tabunganen, Barito Kuala, Kamis (3/8) sore.

Kedatangan Gubernur akrab disapa Paman Birin beserta rombongan, membuat warga sekitar senang. Termasuk Kepala Sekolah SMAN 1 Tabunganen, Rahmat Fadhillah beserta guru, staf dan ratusan siswanya.

Melihat akses menuju sekolah yang hanya bisa dilalui oleh roda dua, Paman Birin meminta Dinas PUPR Kalsel untuk menyiapkan anggaran tahun mendatang.

Gubernur Kalsel Paman Birin saat memberikan sambutan di SMAN 1 Tabunganen

“Setidaknya bisa dilewati mobil. Dinas PUPR tolong dicatat apa yang seharusnya bisa dilakukan,” pintanya.

Pj Bupati Batola Mujiyat, juga mendukung pelebaran jalan ini. Bahkan, ia mengaku akan meminta langsung kepada Gubernur demi percepatannya.

“Pokoknya masalah jalan disini, saya yang akan minta langsung nanti ke Pak Gubernur,” kata Mujiyat yang juga Kepala BPSDMD Kalsel itu.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Tabunganen Rahmat Fadhillah, mengaku senang atas kehadiran orang nomor satu di Kalsel itu.

“Ini kali pertama wilayah kami, khususnya SMAN 1 Tabunganen dikunjungi oleh Gubernur,” ucapnya.

Rahmat menyebut, dengan jumlah siswa kurang lebih 300 orang, sekolahnya saat ini dalam tahap perkembangan.

“Kemarin Alhamdulillah atas inisiasi dan bantuan wali murid, kita sudah mulai membangun Musholla,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Paman Birin memberikan bantuan sebanyak Rp 10juta, sementara Kepala Disdikbud Kalsel turut membantu pembangunan sekolah senilai Rp 5juta.

Selain itu, Paman Birin juga memberikan hadiah uang tunai kepada para sejumlah siswa yang berhasil menjawab pertanyaan darinya. Sekaligus menyerahkan bantuan berupa sembako dan bibit jeruk kepada seluruh siswa. (SYA/RDM/RH)

Kloter “Sapu Jagat” Akhiri Operasional Pemulangan Jemaah Haji Tahun 2023

BANJARBARU – Masa operasional pemulangan jemaah haji debarkasi Banjarmasin tahun 2023, resmi berakhir pada Kamis (3/8), yang ditandai dengan kepulangan jemaah haji kloter terakhir “Sapu Jagat” atau kloter 17. Kloter ini merupakan gabungan dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Yakni kota Banjarmasin, HSS, Kotabaru,Tanah Laut, Balangan, Banjar, Tapin serta kota Banjarbaru. Termasuk juga jemaah dari Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah.

Pesawat yang membawa kloter 17 debarkasi Banjarmasin

Sebelumnya, pada masa pemberangkatan, jumlah jemaah haji embarkasi Banjarmasin yang telah diberangkatkan sebanyak 5.708 yang terbagi dalam 18 kloter.

“Untuk kloter 18 sebagai Kloter tambahan telah dipulangkan lebih dulu pada 28 Juli lalu, sehingga kloter 17 karena kedatangannya paling akhir maka menjadi penutup pemulangan jemaah haji debarkasi Banjarmasin tahun ini,” kata Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Muhammad Tambrin, saat menyambut kedatangan jemaah di aula Jeddah UPT asrama haji di Banjarbaru, pada Kamis (3/8).

Tambrin menyebutkan, jumlah total jemaah haji dan petugas yang yang sudah tiba di Kalimantan Selatan sampai dengan kloter 17 ditambah 1 kloter tambahan yaitu 5.685 orang.

“Sisanya meninggal 19 orang, dan masih dirawat di Saudi 4 orang, jemaah haji masih dirawat di Saudi dan akan dipulangkan kalau sudah memungkinkan,” katanya.

Selanjutnya, selaku Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) embarkasi/debarkasi Banjarmasin, Tambrin mengucapkan terima kasih kepada semua PPIH embarkasi/debarkasi Banjarmasin, baik yang terlibat secara langsung atupun tidak langsung pada proses pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji.

“Terimakasih kepada semuanya, atas koordinasi dan kerjasama yang baik kita dapat menyelesaikan dan memberangkatkan dan memulangkan sejumlah 18 kloter, hanya Allah yang bisa membalas dan menghitung kontribusi dan sumbangsih saudara semuanya sehingga operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023 dapat terlaksana dengan lancar dan baik,” pungkasnya. (PPIHDebarkasiBanjarmasin-RIW/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Sampaikan KUPA/PPAS APBD Tahun 2023

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) beserta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2023.

Penyampaian dokumen KUPA dan PPAS APBD Tahun 2023 itu dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Kalsel yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, pada Rabu (2/8).

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel

Dalam penjelasan Gubernur Kalsel yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, dengan penyampaian dokumen KUPA dan PPAS Perubahan ini, diharapkan Pemprov dan DPRD Kalsel dapat menyepakati rancangan KUPA dan rancangan PPAS Perubahan APBD Kalsel Tahun 2023, sesuai dengan jadwal atau tahapan yang sudah ditentukan oleh peraturan yang berlaku.

“Pada prinsipnya, kesepakatan yang kita inginkan adalah kesepakatan yang dilandasi oleh gagasan dan pemikiran yang sama, yaitu menempatkan perubahan APBD Tahun 2023, sebagai instrumen yang mempercepat langkah demi langkah, dalam mewujudkan Kalsel Maju sebagai gerbang IKN,” jelasnya.

Gubernur mengatakan rancangan KUPA dan PPAS disiapkan dengan mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas serta keberpihakan anggaran untuk kepentingan masyarakat luas, seperti anggaran untuk melanjutkan pemulihan ekonomi di daerah, anggaran bidang pendidikan, sosial dan kesehatan serta enam prioritas pembangunan Provinsi Kalsel Tahun 2023.

Sementara, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK menyambut baik Rancangan KUPA dan PPAS APBD Tahun 2023 yang disampaikan oleh pihak eksekutif.

“Sebagai proses selanjutnya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, setelah ini akan dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan mengundang instansi terkait apabila diperlukan,” tambahnya.

Adapun struktur/postur perubahan APBD yang tertuang dalam rancangan KUPA dan rancangan PPAS Tahun 2023 sebagai berikut, pendapatan daerah dianggarkan dengan proyeksi sebesar Rp8,98 triliun atau naik sebesar Rp1,16 triliun dari anggaran pendapatan pada APBD murni yang dianggarkan sebesar Rp7,82 triliun.

Sedangkan belanja daerah dianggarkan dengan proyeksi sebesar Rp9,91 triliun atau naik sebesar Rp2,17 triliun dari anggaran belanja pada APBD murni yang dianggarkan sebesar Rp7,72 triliun.

Pada posisi penerimaan pembiayaan, yang merupakan sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya (silpa) dianggarkan sebesar Rp1,08 triliun atau naik sebesar Rp1,01 triliun dari anggaran penerimaan pembiayaan pada APBD murni yang dianggarkan sebesar Rp64,3 miliar.

Sementara pengeluaran pembiayaan dalam APBD Perubahan Tahun 2023 dianggarkan tetap sebesar Rp162,8 miliar. (NRH/RDM/RH)

Kementan RI Gelar Rakor Pengawasan Ketahanan Pangan Untuk Antisipasi Fenomena Cuaca El Nino

BANJARBARU – Untuk mengantisipasi dampak pertanian karena terjadinya fenomena cuaca el nino, Kementerian Pertanian (Kementan) melaksanakan Rapat Koordinasi Pengawasan bidang Ketahanan Pangan dengan tajuk “Sinergi APIP dan APH mengawali program pertanian dan optimalisasi fungsi pertanian menghadapi dampak el nino di provinsi kalimantan selatan. Rakor dilaksanakan disalah satu hotel berbintang di Kota Banjarbaru, Kamis (3/8).

Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Jan Samuel Maringka menyampaikan, Kalsel merupakan salah satu penyangga produksi pangan saat El Nino terjadi. Perlu langkah strategis serta membagi tugas dari pusat sampai ke desa. El Nino merupakan fenomena pemanasan suhu muka laut (SML) di atas konfisi normalnya yang terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah. Saat terjadi menyebabkan kurangnya curah hujan di Indonesia.

Asisten 1 Sekdaprov Kalsel (kanan) bersama Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Jan Samuel Maringka (Kiri)

“Hal itu mengancam sektor pertanian. Keterlibatan atau kolaborasi Aparatur Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan Aparatur Penegak Hukum (APH) menjadi sangat penting,” ungkap Jan Samuel.

Untuk mengantisipasi dampak El Nino, Kementerian Pertanian menyiapkan berbagai macam langkah, untuk mengoptimalisasi fungsi pertanian sebagai bentuk jaga pangan di Kalimantan Selatan. Serta keberpihakan pengelolaan dana desa berbasis pertanian sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 201 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Dana Desa yakni minimal 20% dianggarkan untuk program ketahanan pangan.

“Tolong diingatkan kita punya program agar dana desa berjalan juga seperti kita harapan,” tutup Jan Samuel.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Nurul Fajar Desira menyampaikan, tema yang diangkat ini sangat relevan dengan kondisi saat ini. Karena fenomena cuaca El Nino merupakan salah satu fenomena alam yang sangat berdampak pada terjadinya kekeringan.

“Yang berarti akan tejadi penurunan curah hujan, sehingga menjadi perhatian serius bagi sektor pertanian terhadap ketersediaan air yang berkurang dapat menghambat pertumbuhan tanaman juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang bisa merugikan sektor pertanian,” ucapnya Fajar.

Dampak El Nino dapat mempengaruhi pola cuaca dan iklim di wilayah Kalsel. Hal ini menjadi perhatian serius dan tantangan ini membutuhkan energi serta intensitas koordinasi lintas sektorat untuk terus bekerja sama dengan semua pihak terkait supaya bersama mencati cari solusi terbaik dalam menjaga ketahanan pangan dan menjamin kelangsungan program-program sektor pertanian di Kalimantan Selatan.

“Sektor pertanian merupakan salah satu tulang punggung perekonomian kita dan ketahanan pangan juga menjadi pondasi utama kesejahteraan masyarakat kita. Oleh karena itu penting bagi pemerintah khususnya Kementerian Pertanian bersama seluruh stakeholder terkait untuk terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap program-program pertanian yang berkelanjutan,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman mengungkapkan, waalaupun saat ini banua Kalsel sedang dihadapkan dengan fenomena alam yang mengganggu ketahanan pangan. Namun dari data yang pihaknya terima hingga akhir juli 2023 untuk padi yang sudah panen mencapai 830 ribu ton dengan target 1jt ton dari kementerian.

“Kami optimis di tahun ini untuk target dari kementerian bisa terlampaui melihat masih ada beberapa bulan menjelang akhir tahun 2023,” tutup Syamsir. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version