Pemprov Kalsel Sukses Gelar Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan ke 1

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, menjadi tuan rumah dalam kegiatan, Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan ke -1 tahun 2023.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kalsel, didampingi UPTD Taman Budaya Kalsel, Kalteng, Kalbar, dan Kaltim

Kegiatan dibuka secara resmi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kalsel, Sulkan, bertempat di Panggung Terbuka Bakhtiar Sanderta, Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin, pada Jumat (4/8) malam.

Sulkan mengatakan, dengan digelarnya Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan ke -1, sebagai tonggak awal untuk lebih proaktif dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan di kawasan Kalimantan, demi masa depan yang gemilang. Mengingat ada banyak keunikan dan kekhasan Budaya Lokal seperti pakaian adat, rumah adat, tarian adat dan alat musik tradisional hingga kuliner.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kalsel, Sulkan, didampingi Sekretaris Disdikbud Kalsel dan Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel

“Tanah Kalimantan menyimpan kearifan lokal yang tidak ternilai harganya,” ucap Sulkan

Sementara itu, Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Suharyanti, mengatakan, Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan ke -1, tentunya dapat semakin mempererat kebersamaan antara para pelaku budaya di tanah borneo, sekaligus memberikan kesadaran bagi generasi muda, bahwa kebudayaan merupakan salah satu yang diwariskan oleh nenek moyang, yang memiliki peranan penting dalam peradaban bangsa Indonesia.

Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Suharyanti, saat memberikan komentar pada awak media

“Tema yang diangkat sangatlah tepat yaitu “Barakatan Harmoni Ragam Budaya di Tanah Borneo”, ucapnya

Lebih lanjut Suharyanti menambahkan, pihaknya sangat bersyukur dan mengapresiasi atas terselenggaranya Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan kesatu ini, telah berjalan lancar dan sukses. Ia berharap, dapat terjalin tali silaturahmi untuk saling bertukar pengetahuan, pengalaman dan ide, guna menjadikan kekayaan budaya yang akan terus dibanggakan dan dilestarikan.

“TKTBRK ke-1 ini merupakan salah satu bentuk cinta, terhadap seni budaya yang memiliki keanekaragaman daerah masing-masing,” tutup Yanti.

Diakhir acara, digelar penyerahan secara simbolis, untuk tuan dalam Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan kedua, yang mana tuan rumahnya nanti dari UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2024 mendatang.

Untuk diketahui, Provinsi dalam Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan ke -1,
yaitu UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan, UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Tengah, UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur, UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Barat, dan UPTD Taman Budaya Sentawar Kabupaten Kutai Barat.

Kegiatan digelar selama tiga hari mulai 4 – 6 Agustus 2023, dengan rangkaian, Gelar Karya Kesenian Tari Pedalaman, Festival Pawai Nusantara, dan Gelar Karya Kesenian Pesisir, yang dipusatkan di Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Paman Birin Respon Permintaan Warga Rampa Yang Mayoritas Nelayan

KOTABARU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, merespon cepat permintaan warga Desa Rampa Berkah, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru. Permintaan tersebut berupa alat tangkap nelayan untuk melaut.

Pasalnya, 97 persen warga Rampa mayoritas profesinya sebagai nelayan. Sehingga, wajar saja permohonan ini diminta agar terealisasi supaya pertumbuhan ekonomi mereka dapat berjalan baik dan dapat mengejar penurunan angka inflasi yang saat ini masih terjadi.

“Dengan ini, saya mengharapkan Kadis Lautkan dapat merealisasikan tersebut. Tentu, tujuan ini agar terciptanya pertumbuhan perekonomian masyarakat yang baik dan mampu mendorong penurunan inflasi khususnya di Kotabaru,” ujar Paman Birin dalam sambutannya pada pelaksanaan Turun ke Desa (Turdes) yang digelar di Desa Rampa Berkah, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Minggu (6/8) malam.

Pembagian bantuan oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor didampingi Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel M Yani Helmi kepada warga Desa Rampa Berkah, Pulau Laut Utara, Kotabaru, Minggu (6/8) malam.

Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan setempat, Gubernur Kalsel, turut bisa merealisasikan hal tersebut sejalan dengan misi Paman Birin yakni selain memaksimalkan perekaman e KTP dan menekan stunting juga menekan terjadinya kenaikan angka inflasi di Kalsel.

“Silahkan Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel agar dapat merealisasikan ini. Berharap tumpuan pendapatan warga Rampa terus berjalan berkelanjutan,” harapnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Kotabaru, Minggu Basuki, menyampaikan, saat ini kerja keras yang dilakukan pemerintah daerah di Kotabaru adalah inflasi. Mengingat, penanganan tersebut merupakan visi Gubernur Kalsel dalam pelaksanaan Turdes.

“Kita ketahui stunting juga menjadi titik fokus kita bersama. Inflasi juga menjadi titik fokus kami. Dengan hadirnya kegiatan Turdes yang digagas Gubernur Kalsel Paman Birin dapat memenuhi turunnya angka tersebut,” ungkap Basuki dalam isi sambutan Bupati Kotabaru Sayed Jafar yang ia dibacakan.

Di lokasi yang sama dalam sambutannya, Kades Rampa Berkah, Syamsir Alam, menuturkan, rata-rata warganya untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari adalah mencari ikan di laut atau dikenal sebagai nelayan.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Paman Yani juga ikut berkontribusi dalam pembagian nasi kuning (Warung Sekenceng) di Desa Rampa Berkah

“97 persen warga di sini merupakan nelayan. Kami berharap besar agar Paman Birin dapat merealisasikan permintaan ini. Bahkan, hal ini turut diserukan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Paman Yani yang tujuannya tidak lain sebagai peningkatan ekonomi,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Turdes ke Tanbu, Gubernur Kalsel Ingatkan Pentingnya Menanam Pohon Untuk Masa Depan

TANAH BUMBU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor bersama rombongan Turun ke Desa (Turdes) Kemerdekaan, akhirnya menyambangi SMA Negeri 1 Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (6/8) malam.

Kedatangannya itu langsung disambut jajaran SMA Negeri 1 Simpang Empat, Tanah Bumbu. Didampingi Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi yang bersama-sama melakukan program revolusi hijau dengan menanam pohon dilokasi setempat.

Kampanye revolusi hijau dari Gubernur Kalsel Paman Birin kepada peserta didik SMA Negeri 1 Simpang Empat Tanbu

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, dalam sambutannya mengungkapkan, pentingnya menggalakkan menanam pohon. Mengingat, pohon merupakan keberlangsungan hidup yang penting untuk masa depan.

“Tanamkan dalam hati kita semua. Menanam sampai akhir hayat. Karena menanam juga menyelamatkan kita dari bencana termasuk banjir. Maka dari itu, ayo terus kita gerakan revolusi hijau ini,” tegasnya.

Maka dari itu, orang nomor satu di Kalsel itu mengajak generasi muda agar turut serta membantu menyebarluaskan program yang terus digalakkan pemerintah.

“Saya harapnya agar menanam dan terus menanam untuk anak cucu kita,” harapnya.

Penyerahan simbolis bantuan Gubernur Kalsel Paman Birin dalam rangkaian Turdes di SMAN 1 Simpang Empat Tanbu

Selain pemberian bantuan secara fisik, Paman Birin juga menggelar perekaman e KTP di setiap kabupaten/kota yang dikunjungi.

“Sebab itu, dalam turdes kali ini juga memastikan perekaman e KTP berjalan baik. Sepanjang wilayah yang kita singgahi, pelaksanaannya sudah sangat bagus,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Simpang Empat, Abdul Rokhim, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang berkesempatan menjenguk sekolahnya tersebut dalam rangkaian kegiatan Turdes ke 9 ini.

“Semoga Gubernur Kalsel dalam perjalan diberikan keselamatan dan kesehatan,” tuturnya dalam sambutan kegiatan turdes kemerdekaan di SMA Negeri Simpang Empat, Tanbu.

Terlepas dari itu, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini juga menyerahkan secara simbolis bantuan bibit pohon, tablet tambah darah bagi remaja dalam rangka pencegahan stunting. Serta 10 juta bendara Merah Putih yang diterima sejumlah perwakilan mulai peserta didik hingga masyarakat.

Tujuan dilaksanakannya Turdes kali ini oleh Paman Birin itu mempunyai tiga misi utama yakni penanganan inflasi, stunting dan perekaman KTP elektronik. (RHS/RDM/RH)

Sering Tergenang Air, Paman Birin Akan Paving Block Lapangan SMKN 1 Batumandi

BALANGAN – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor memastikan keinginan warga SMKN 1 Batumandi, Balangan, untuk memasang paving block di lapangan mereka bisa terpenuhi.

Sejumlah siswa berpakaian adat provinsi menampilkan tarian nusantara saat menyambut Gubernur Kalsel beserta rombongan

“Insyaallah secepatnya bantuan akan kami berikan,” ujar Gubernur akrab disapa Paman Birin saat menyambangi SMKN 1 Batumandi, dalam rangka Turdes Kemerdekaan Bergerak Lintas Beribu Sungai Banua, Sabtu (5/8) petang.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat memberikan sambutan

Mendengar hal itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Batumandi Tajuddin mengaku sangat bersyukur. Apalagi lapangan sekolah yang dipimpinnya, selalu tergenang air cukup tinggi usai dilanda hujan.

“Jadi sulit ketika ada kegiatan di lapangan, terutama ketika mau melaksanakan upacara bendera,” bebernya.

Ia juga berterimakasih kepada Gubernur karena telah datang langsung ke sekolahnya. Menurutnya, kedatangan orang nomor satu di Kalsel itu sangat ditunggu-tunggu oleh warga sekolah.

“Kami sangat senang. Mudah-mudahan rombongan turdes selamat sampai tujuan akhir,” harapnya.

Di lokasi ini, Paman Birin juga kembali memberikan bantuan dan penyerahan e-KTP secara simbolis kepada siswa. Sebab hal itu merupakan tujuan utama kegiatan turdes kali ke sembilan ini. (SYA/RDM/RH)

Sambangi Tabalong, Paman Birin Apresiasi Capaian Inflasi di Bumi Sarabakawa

TABALONG – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor beserta rombongan Turdes Kemerdekaan Bergerak Lintas Beribu Sungai Banua mengunjungi SMAN 1 Tanjung, Tabalong, Sabtu (5/8).

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (tengah) saat memberikan bantuan kepada balita di SMAN 1 Tanjung

Sesampainya di lokasi, Gubernur akrab disapa Paman Birin memberikan beberapa bantuan kepada siswa dan warga setempat.

“Terimakasih banyak kepada pihak sekolah dan masyarakat Tabalong karena telah menyambut kami beserta rombongan dengan sangat hangat,” ujarnya.

Paman Birin juga mengapresiasi capaian inflasi Kabupaten Tabalong yang menjadi 10 besar terendah se-Indonesia.

“Ini capaian luar biasa. Capaiannya sudah tingkat nasional, bukan hanya Kalsel saja,” ujar Paman Birin.

Sementara itu, Bupati Tabalong Anang Syakhfiani mengaku, hasil capaian itu berkat motivasi Gubernur Kalsel dengan tagline “Bergerak”.

“Ini menunjukkan bahwa kami Pemda Tabalong tidak boleh diam demi turut memajukan Banua,” ungkapnya.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (tengah) saat menanam pohon sebelum menghadiri kegiatan inti di SMAN 1 Tanjung

Bupati juga menyampaikan beberapa laporannya. Mulai dari presentase stunting terbaik se-Kalsel hingga dukungan Pemkab Tabalong terhadap program Revolusi Hijau.

“Sejak 2022 hingga pertengahan 2023 tanaman yang sudah ditanam 980.692 pohon meliputi luasan 980 hektare,” bebernya.

Selain itu, berdasarkan data kependudukan, jumlah kepemilikikan Kartu Keluarga (KK) di Tabalong mencapai 85.821 dengan wajib KTP 99,15 persen.

“Kalau Kartu Identitas Anak (KIA) sudah 64,48 persen,” terangnya.

Bupati menyebut, seluruh hasil capaian itu juga merupakan upaya Pemkab Tabalong untuk menjadikan kabupaten ini sebagai “Serambi Depan” Kalsel yang menjadi Pintu Gerbang IKN.

“Semoga seluruh upaya ini dapat mewujudkan cita-cita kami,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Sampai HSS, Paman Birin Bagikan Bantuan ke SMAN 1 Angkinang

HSS – Rombongan Turdes Kemerdekaan Bergerak Lintas Beribu Sungai Banua sampai di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Jumat (4/8) sore.

Di lokasi ini, rombongan yang dipimpin Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin, mendatangi SMAN 1 Angkinang, untuk menyerahkan bantuan mulai dari bibit tanaman, makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, tablet tambah darah remaja, sembako untuk lansia, KTP serta penyerahan Gerakan Pembagian 10 juta Bendera Merah Putih.

“Alhamdulillah kita bisa bertemu kembali dalam suasana yang hangat seperti ini. Ditambah sudah terbebas dari masa pandemi,” ujar Paman Birin.

Dalam kesempatan itu, Paman Birin juga mengucapkan apresiasi kepada Pemkab setempat khususnya warga SMAN 1 Angkinan karena telah memberikan sambutan yang luar biasa kepada rombongan.

Untuk diketahui, dari data kependudukan bersih (DKB), Kabupaten HSS berjumlah sebanyak 236.328 jiwa dengan junlah wajib KTP sebanyak 176.234 jiwa.

“Dari jumlah tersebut, yang sudah nemiliki KTP sebanyak 173.259 jiwa atau 98,31 persen. Untuk kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) sebanyak 53.863 anak atau 91,82 persen. Melebihi target nasional sebesar 40 persen,” beber Bupati HSS Achmad Fikry.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (kanan) saat meninjau perekaman e-KTP di SMAN 1 Angkinang

Selain itu, Bupati menyebut, demi mendukung Pemilu 2024, pihaknya telah melakukan rekam e-KTP bagi pemilih pemula berusia 17 tahun.

“Tercatat untuk Print Ready Record (PRR) sebanyak 99 orang dari sekolah-sekolah di HSS,” ungkapnya.

Paman Birin (cangkul) saat menanam bubit pohon di SMAN 1 Angkinang

Untuk diketahui, dalam kegiatan itu Paman Birin didampingi Bupati HSS dan Forkopimda setempat juga melakukan penanaman bibit pohon demi menggelorakan semangat revolusi hijau di sekolah.(SYA/RDM/RH)

Tak Perlu Lagi ke Banjamasin, Layanan Balik Nama Kendaraan Akan Hadir di Kapet Batulicin

KOTABARU – Rencana bakal dibangunnya gedung BPKB Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalsel di Kapet Batulicin untuk dua kabupaten yakni Tanah Bumbu dan Kotabaru diharapkan mampu lebih menunjang pelayanan terhadap kebijakan Bea Balik Nama (BBN) kendaraan bermotor yang selama ini jarak tempuh untuk penyelesaian mengurus administrasinya cukup jauh.

Pembangunan gedung bantu BPKB Ditlantas Polda Kalsel di Kapet Batulicin untuk pelayanan Tanbu dan Kotabaru diketahui saat dilaksanakannya Sosper Perda Pajak Daerah

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengungkapkan, dengan dibangunnya gedung tersebut di Tanah Bumbu setidaknya dapat memangkas waktu wajib pajak yang sering mengurus Bea Balik Nama (BBN) baik dalam melakukan mutasi atau pun pengantian nomor polisi (nopol).

Paman Yani saat menyampaikan rencana adanya gedung bantu BPKB Ditlantas Polda Kalsel di Kapet Batulicin, Tanah Bumbu

“Tadi sangat disambut antusias oleh masyarakat. Perlu diketahui, jarak antara Kotabaru atau pun Tanbu itu kan posisinya sangat jauh,” ungkapnya usai menggelar pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Propem, Raperda dan Perda Nomor 5 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah Provinsi Kalsel, di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Jumat (4/8).

Melalui kolaborasi antara Pemprov, DPRD dan Polda Kalsel setidak5hyyynya pembangunan untuk pengadaan gedung BPKB di Taman Kapet Batulicin, Tanah Bumbu, sudah terencana dengan anggaran Rp40 miliar.

“Ini lah hasil kerja keras dan bukti dari anggota dewan di DPRD Kalsel periode 2019 – 2024 untuk memperjuangkan masyarakat agar terus mendapat kemudahan dalam kepengurusan BBN kendaraan bermotor. Mudah-mudahan berdampak baik secara keseluruhan baik Tanah Bumbu atau pun Kotabaru,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Batulicin, Indra Abdillah, mengungkapkan, dengan hadirnya dukungan penuh dari anggota DPRD Kalsel terhadap pengadaan gedung bantu BPKB Ditlantas Polda Kalsel di Kapet Batulicin dapat lebih mempermudah layanan khususnya disektor Bea Balik Nama (BBN).

“Saya turut mendoakan agar anggota DPRD Kalsel yang memperjuangkan ini terus mengawal dengan sebaik-baiknya agar pembangunan gedung BPKB Ditlantas Polda Kalsel dapat terealisasi,” ucapnya.

Dilokasi yang sama, Tokoh Masyarakat Desa Tegal Rejo, Rafiansyah, mengaku, sangat menyambut baik dan berbahagia atas rencana pembangunan gedung BPKB Ditlantas Polda Kalsel yang menurutnya sudah tepat diperjuangkan dewan dan Pemprov.

“Kami sangat beterima kasih atas perjuangan dari DPRD Kalsel Dapil VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru yang bakal merealisasikan pembangunan gedung tersebut. Jadi, masyarakat Tanbu dan Kotabaru tidak usah jauh-jauh lagi mengurus balik nama ke Banjarmasin cukup di Kapet saja lagi,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Paman Yani Serukan Kebijakan Relaksasi Melalui Sosper Pajak Daerah di Kotabaru

KOTABARU – Kebijakan relaksasi Pajak Kendaraan Bemotor (PKB) yang direalisasikan Pemprov Kalsel dianggap sudah tepat. Pasalnya, selain bertepatan pada peringatan Hari Jadi (Harjad) ke 73 dan HUT RI ke 78 juga sebagai bentuk dukungan menurunkan tensi permasalahan yang ditimbulkan inflasi.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi mengungkapkan, selaras atas kebijakan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (Paman Birin) tentu diharapkan peran dari program ini dapat dimaksimalkan masyarakat sebagai wajib pajak (wp).

“Jadi, silahkan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga Kalsel khususnya yang ada di Tegal Rejo Kotabaru untuk bisa memaksimalkan kebijakan penghapusan denda dan pemberian diskon selama program ini masih berjalan hingga 30 September 2023,” ujarnya usai menggelar Sosialisasi Propem, Rancangan Perda (Raperda) dan Perda Nomor 5 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah Provinsi Kalsel, di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Jumat (4/8).

Masyarakat di Desa Tegal Rejo sangat antusias dalam mengikuti kegiatan Sosper Paman Yani di Desa Tegal Rejo, Kelumpang Hilir, Kotabaru, Jumat (4/8)

Menurut dia, program tersebut jarang terjadi mengingat belum sampai akhir tahun kebijakan relaksasi yang dimantapkan Gubernur Paman Birin sejatinya telah direalisasikan.

“Keuntungan ini jangan sampai disia-siakan. Karena anggap saja yang 5 tahun hingga puluhan justru mendapat pembebasan dan diskon tentu meruapakan program sangat menggembirakan,” ungkap Legislator dari Dapil VI Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Lebih lanjut, Paman Yani menjelaskan, dengan adanya program relaksasi dari Pemprov Kalsel yang digencarkan melalui sosialisasi peraturan daerah (perda) itu diharapkan membantu meningkatkan efektivitas dalam mengumpulkam pendapatan asli daerah (PAD).

“Ini akan dikembalikan lagi kepada rakyat melalui sejumlah pembangunan. Maka dari itu, pajak untuk membangun banua,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Batulicin, Indra Abdillah, menyampaikan, berkat adanya program relaksasi yang digencarkan pihaknya hingga Juli 2023 mendapat perolehan cukup positif. Bahkan, naik drastis.

“Penerimaan kita saja di UPPD Samsat Batulicin tercatat Juli 2023 sudah terealisasi Rp7,3 persen atau 10,60 persen itu selama relaksasi berjalan. Sedangkan, hari biasanya sebelum program rata-rata hanya menerima Rp5,7 miliar atau 8,3 persen. Kalau dikalkulasikan ada kenaikan sebesar 1,6 persen,” bebernya.

Secara keseluruhan, kata dia, angka realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) dari Januari – Juli 2023 (pertengahan tahun) di UPPD Batulicin sudah 60,5 persen.

“Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan sebaik-baiknya momen yang realisasikan Gubernur Kalsel Paman Birin dan kami berterima kasih atas bantuan dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Paman Yani untuk ikut menggerakan sosialisasi ini,” paparnya.

Di lokasi yang sama, Tokoh Masyarakat Desa Tegal Rejo, Rafiansyah, beterima kasih atas direalisasikannya kebijakan ini. Apalagi, kesulitan ekonomi pun menjadi ringan meski masih merebaknya inflasi.

“Kami berharap Paman Yani juga terus memperjuangkan ini. Termasuk, kami juga berterima kasih kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atas kebijakan relaksasi yang diberikan kepada masyarakat di Kalsel termasuk di Kotabaru,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Sarankan Masuk Sekolah Dilakukan Tes Psikologi

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menyarankan, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, memiliki aturan pra pendaftaran sekolah di tingkat pertama, dengan memberlakukan tes psikologi.

Hal itu disampaikan, Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Saut Nathan Samosir, kepada wartawan, pada Kamis (3/8)

Saut menjelaskan, belum lama tadi terjadi kasus penusukan terhadap salah siswa SMAN di Banjarmasin oleh rekan satu kelas,
berkaca kejadian itu, ke depan jangan lagi terulang dikemudian hari. Sehingga, perlu dilakukan tes masuk sekolah khususnya di Sekolah Menengah Pertama (SMP), agar dapat diketahui hasil pendidikan karakter selama peserta didik mengikuti pembelajaran di bangku sekolah dasar.

“Dengan adanya tes psikologi akan segera diketahui persoalan yang dihadapi selama ini bagi peserta didik baik di rumah ataupun di sekolah bahkan dengan teman-temannya,” ungkap Saut

Disampaikan Saut, peran Guru Konseling di Sekolah Menengah Pertama (SMP) mulai sekarang harus dimaksimalkan, guna membangun komunikasi yang baik dengan peserta didik, yaitu menjadi pembimbing siswa dalam mengenal diri, memfasilitasi perkembangan dan pertumbuhan, penyesuaian diri, serta pengembangan potensi dan minat secara optimal.

“Peserta didik ini generasi bangsa, maka harus tumbuh kembang yang baik lagi, ditengah kecanggihan teknologi,” jelasnya

Lebih lanjut Saut menambahkan, peran orangtua sangat penting dari sekarang, melalui jalinan komunikasi yang intens dengan buah hatinya, jangan sampai mereka tumbuh tanpa mendapat perhatian dan dukungan, dari keluarga terdekatnya.

“Pengawasan maksimal harus terus dilakukan, jangan sepenuhnya diserahkan ke sekolah,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Turdes Kemerdekaan : Gubernur Kalsel Tinjau Perbaikan Jalan Desa Barambai Barito Kuala

BARITO KUALA – Usai bermalam di Desa Sungai Lupak, Tabunganem, Gubernur Kalimantan Seatan Sahbirin Noor beserta rombongan bergerak meninjau perbaikan jalan yang dibangun Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Desa Barambai Kolam Kiri, Kecamatan Barambai, Kabupaten Barito Kuala Jumat (4/8).

Jalan tersebut merupakan ruas jalan penghubung Anjir Pasar menuju Marabahan.

“Jadi saya meminta kepada Dinas PUPR Kalsel untuk merampungkan perbaikan jalan di Kecamatan Barambai tahun 2024. Jalan tadi harus baik, jangan takut anggaranya,” kata Sahbirin Noor.

Ia menyebut jalan yang bagus dapat memberikan dampak optimal bagi kehidupan masyarakat.

“Jalan dapat menunjang kegiatan masyarakat terutama menunjang perekonomi di suatu daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Jalan Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Wahid Ramadani mengatakan bahwa pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas PUPR Kalsel pada tahun 2023 telah meanggarkan perbaikan ruas jalan anjir pasar-Marabahan sebesar Rp24 miliar.

“Jadi tahun ini kita akan menangani perbaikan jalan sepanjang 3,3 km dari total panjang jalan 30 km. Perbaikan jalan tersebut dilakukan secara bertahan sejak tahun 2022 lalu,” kata Wahid

Untuk tahun depan jalan tersebut akan dilanjutkan perbaikannya dan dipastikan jalan tersebut dapat selesai ditahun 2024.

“Diharapkan masyarakat dapat bersabar. Pemeritnah terus berupaya untuk menyelesaikan perbaikan jalan ini agar arus lalu lintas dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Kemudian Kepala Desa Barambai Kolam Kiri Sadikin mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalsel yang berkunjung dan membantu pembangunan jalan di wilayahnya.

“Kami telah menunggu pembangunan jalan berpuluh puluh tahun. Dan tahun ini harapan masyarakat terkabul untuk menikmati infrastruktur yang layak,” tutup Sadikin. (SYA-MRF/RDM/RH)

Exit mobile version