Gelar Rapimprov 2023, KADIN Kalsel Jawab Tantangan Investasi IKN

BANJARMASIN – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kalimantan Selatan akan menggelar Rapat Pimpinan Provinsi Kamar Dagang dan Industri (Rapimprov) KADIN Kalsel 2023, pada Selasa (8/8). Rapimprov pertama di bawah kepemimpinan Ketua Umum, Shinta Laksmi Dewi ini, mengangkat tema “KADIN Kalsel Bergerak: Sinergis, Inklusif dan Kolaboratif Dalam Meningkatkan Kualitas Daya Saing dan Percepatan Ekonomi Daerah Menuju Kalsel Maju” yang diselenggarakan di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

Ketua Umum KADIN Kalsel (batik) bersama jajaran kepanitiaan Rapimprov KADIN tahun 2023

Dalam jumpa pers Senin (7/8), Ketua Pelaksana Rapimprov Kadin Kalsel 2023, Muhamad Pazri menjelaskan, tujuan diadakannya Rapat Pimpinan Provinsi ini adalah untuk menetapkan sasaran dan program kerja tahun 2023-2024, serta pembagian tugas setiap jajaran organisasi, melaksanakan keputusan Musprov KADIN Kalimantan Selatan, khususnya menyangkut program-program kerja serta evaluasi, koordinasi, sinkronisasi dan upaya intensif dalam perencanaan dan pelaksanaan program-program antar jajaran, memberikan evaluasi, masukan, saran yang konstruktif dan komplementif kepada pemerintah daerah di bidang perekonomian maupun kebijakan di sektor industri, perdagangan dan investasi.

“Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturrahmi antar dewan penasihat, dewan pertimbangan dan dewan pengurus antar KADIN Provinsi Kalimantan Selatan, serta membuat jejaring bisnis yang kuat untuk mendorong prospek produktivitas dunia usaha dan perekonomian daerah dan nasional,” ujar Pazri kepada wartawan.

Tujuan lainnya adalah untuk mengembangkan potensi sinergitas program kerja KADIN Indonesia dan KADIN Daerah, yang inklunsif agar memberikan manfaat bagi peningkatan kompetensi, kemandirian UMKM, guna meningkatkan ekonomi daerah yang maju dan berdaya saing, membantu dewan pengurus KADIN Provinsi Kalimantan Selatan untuk memutuskan hal-hal yang tidak dapat diputuskan sendiri, dan hasilnya dipertanggungjawabkan kepada Musprov.

“Targetnya acara ini akan dihadiri 250 peserta dan peninjau dari unsur kepengurusan KADIN Provinsi/Kabupaten/Kota, Asosiasi/Perhimpunan anggota luar biasa dan undangan,” tambahnya.

Rapimprov yang rencananya dibuka Gubernur Kalimantan Selatan itu, juga diharapkan dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis program kerja, yang mendorong KADIN menjadi kuat yang inklusif dan kolaboratif, serta terlaksananya program umum organisasi KADIN Provinsi Kalimantan Selatan 2022-2027, tercapainya sinergitas KADIN Provinsi dengan pemerintah daerah, mewujudkan Kalimantan Selatan maju melalui UMKM kuat dan perekonomian daerah yang kuat, serta terjadinya jaringan dan Kerjasama bisnis anggota KADIN Kalimantan Selatan.

Pada acara Rapimprov 2023 ini, juga akan ada diselenggarakan Forum Talk Show dengan Tema “Peluang dan Tantangan Investasi Untuk Mendukung Terselenggaranya Pembangunan IKN” yang menghadirkan sejumlah narasumber. Diantaranya Desiderius Viby Indrayana dari Kedeputian Bidang Sarana dan Prasarana Otoritas IKN, Setyo Maharso sebagai Ketua Komite Kajian BPKPT KADIN Indonesia, dan Rektor ULM, Ahmad Alim Bachri.

Kemudian pada forum selanjutnya “Paparan Sinergitas Program KADIN Indonesia dengan KADIN Provinsi” yang akan diisi narasumber Adi Mahfudz, selaku WKU Bidang Vokasi dan Sertifikasi, dan Hari Nawawi, WKU Bidang Pertanian-Komtap. Pada acara ini juga digelar Bazaar UMKM Binaan Kadin Kalsel.

Sementara itu, Ketua Umum KADIN Provinsi Kalsel, Shinta Laksmi Dewi, dalam acara ini akan menjelaskan secara detail mengenai Rapimprov KADIN Kalsel 2023, yang diselenggarakan dalam kondisi perekonomian tanah air yang terus membaik. Meskipun perekonomian global dan regional secara global diprediksi mengalami penurunan.

“Hal tersebut menjadi tantangan untuk kita semua agar dapat membawa ke arah peningkatan ekonomi dan stabilitas keuangan yang membaik, khususnya di Kalimantan Selatan. Yakni dengan disusunnya strategi ekonomi yang baik dan tepat,” jelas Shinta di hadapan wartawan.

Ketua Umum KADIN Provinsi KALSEL juga menegaskan, bahwa acara ini merupakan momentum untuk menyatukan langkah, pemikiran, dan karya untuk melahirkan program kerja 2023 sebagai acuan bagi jajaran pengurus KADIN di Provinsi Kalimantan Selatan, dalam menjalankan kewajiban tugas kepengurusan untuk satu tahun ke depan.

Namun perlu diketahui sebelumnya bahwa, KADIN Provinsi Kalimantan Selatan telah melaksanakan Program dengan mengacu pada garis besar Program Kerja KADIN Indonesia yang telah di launching pada saat Rapimnas KADIN Desember 2022 yang terdiri atas 4 (empat) pilar utama. Yakni Tulang Punggung Kesehatan, Ekonomi Daerah, Kewirausahaan dan Kompetensi, serta Internal Organisasi dan Regulasi.

“Saya berharap, dengan diselenggarakannya Rapimprov ini, KADIN Kalsel dapat memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan ekonomi secara global, serta memberikan sinergi terhadap perdagangan maupun industri dalam semua sektor ekonomi dan usaha,” tutupnya.

Selain talkshow dan bazaar, Rapimprov KADIN Kalsel juga mengagendakan Deklarasi Pemilu Damai. Deklarasi ini menjadi bukti komitmen KADIN untuk bersikap netral, namun tetap terlibat memberikan masukan terkait perekonomian dan kewirausahaan. (RIW/RDM/RH)

Usai Barito Kuala, BI Kembali Serahkan PSBI Penanganan Stunting di Kotabaru

KOTABARU – Dukungan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terhadap upaya percepatan penurunan stunting terus bergulir.

Terkini, BI Kalsel serahkan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) untuk penanganan stunting pada kegiatan Turdes Kemerdekaan Bergerak Lintas Beribu Sungai Banua, di SMAN 2 Kotabaru, pada Senin (7/8).

Perwakilan penerima bantuan BI berfoto bersama Gubernur, Kepala Perwakilan BI Kalsel, dan Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Kalsel

Kepala Perwakilan BI Kalsel Wahyu Pratomo mengatakan, dukungan ini jadi kali kedua yang diserahkan BI Kalsel. Sebelumnya, PSBI penanganan stunting juga telah dilakukan di Kabupaten Barito Kuala pada Mei 2023.

“Untuk Kotabaru, kami salurkan PSBI dalam bentuk intervensi spesifik berupa susu bagi 42 balita stunting selama 6 bulan dan intervensi sensitif berupa alat kesehatan untuk Puskesmas Kotabaru. Total nilai kedua jenis bantuan itu sebesar Rp90 juta,” tutur Wahyu.

Isu stunting telah menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah. Sebelumnya, Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022 yang dirilis Kementerian Kesehatan mengungkap, angka prevalensi stunting di Kalsel menunjukkan perbaikan. Yakni dari semula 30% pada 2021, menjadi 24,6 persen pada 2022.

Kendati demikian, angka prevalensi stunting Kalsel pada tahun 2022 tersebut masih lebih tinggi dibanding rata-rata nasional yang berada di angka 21,6 persen.

Menurut Wahyu, hal itulah yang melandasi pemikiran BI untuk mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Kalsel.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, mengapresiasi bantuan BI Kalsel. Pria yang akrab disapa Paman Birin itu mengatakan, bonus demografi 2045 hanya akan optimal bila generasi mudanya berbadan sehat dan berwawasan luas.

“Kehidupan bangsa yang akan datang, sangat ditentukan oleh pemuda hari ini. Pemuda yang berkualitas, tentunya dapat membuat bangsa kita semakin terdepan,” ujar Paman Birin.

Rangkaian Turdes Kemerdekaan ke-9 di SMAN 2 Kotabaru ini dihadiri Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Provinsi Kalsel Muhammad Yani Helmi, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Kotabaru Akhmad Rivai, Kepala SMAN 2 Abdul Gapur, jajaran Forkopimda Kotabaru, SKPD terkait, pelajar, dan masyarakat.

Kepala Perwakilan BI Kalsel (baju putih) bersantai dengan jajaran Forkopimda Kalsel

Pada kesempatan itu, turut dilakukan penyerahan sejumlah bantuan secara simbolis, diantaranya paket sembako, bibit, sarana dan prasarana sekolah. (BI.Kalsel-RIW/RDM/RH)

Capai 200 ribu Pengunjung, Paman Yani Apresiasi Wisata Alam Gowa Lowo

KOTABARU – Destinasi wisata baru Kalsel terus menjadi incaran para penikmatnya dari dalam dan luar daerah. Termasuk yang terjadi di Gowa Lowo, Desa Tegalrejo, Kelumpang Hilir, Kotabaru. Hingga 2023, jumlah pengunjung telah mencapai 200 ribu orang.

Suasana pengujung Wisata Alam Goa Lowo di kantin BUMDes Pesona Rejo Jaya

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi menyampaikan, cukup terpukau atas pencapaian ini. Terlebih, destinasi yang terbilang baru tersebut sudah mengumpulkan banyak pengunjung dari berbagai daerah termasuk berhasil menjaring wisatawan dari luar daerah di Kalimantan Selatan.

“Diusainya yang akan menginjak 3 tahun itu tentunya bisa terus menggerakan roda perekonomian masyarakat sekitar. Nah, tanggal 23 Agustus nanti juga ada penggelaran seni tarian budaya menyambut genap 3 tahun Wisata Alam Gowa Lowo,” ujarnya usai melaksanakan kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Nilai-Nilai Ideologi Pancasila, di Desa Tegalrejo, Kelumpang Hilir, Kotabaru, Senin (7/8) sore.

Dengan adanya lonjakan pengunjung, menurut dia, dapat meningkatkan tarap ekonomi masyarakat sekitar. Apalagi, keuntungannya sudah bisa dinikmati mereka.

“Kabarnya sudah melebihi 200 ribu pengunjung. Ini harus terus ditingkatkan melalui kualitas pelayanan yang diberikan termasuk penunjang lainnya seperti infrastruktur serta keramahtamahannya,” ungkap legislator yang juga membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Kalimantan Selatan.

Bahkan, ia mengungkapkan, diumurnya yang akan menginjak tiga tahun mampu terus bertumbuh baik dalam hal mengembangkan bisnis perekonomian pedesaan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pesona Rejo yang dikelola sedemikian baiknya.

“Saya bersyukur ini adalah bukti keberhasilan dari 3 tahun sebelumnya. Melalui gebrakan dari tokoh masyarakat dan pemuda di sini patut diapresiasi. Tak hanya dari sektor wisatanya saja tetapi juga ekonomi kreatifnya terus kita dorong dan support,” papar orang yang akrab disapa Paman Yani tersebut.

Sementara itu, Direktur BUMDes Pesona Rejo Raya, Triwidodo, mengungkapkan, meski capain ini diluar dari ekspekstasi. Namun, dirinya menyebut, masih perlu dukungan penuh dari pemerintah daerah baik ditingkat provinsi (Pemprov) Kalsel maupun Kotabaru.

Direktur BUMDes Pesona Rejo Raya, Triwidodo, saat menyampaikan lonjakan pengunjung di Wisata Alam Goa Lowo

“Kami masih sangat memerlukan bantuan dari pemda. Tetapi, Alhamdulillah berkat dukungan dan dorongan dari Paman Yani sektor ekonomi di desa kami berjalan,” ucapnya.

Keberhasilan tersebut, kata dia, tidak lepas dari kerjasama dan dukungan seluruh masyarakat yang saat ini turut serta mengelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Dengan adanya pengembangan pariwisata di sini, Alhamdulillah dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” tukasnya.

Diketahui, selain memiliki wahana alam luas utamanya adalah susur goa. BUMDes Pesona Rejo juga menghadirkan permainan untuk keluarga. Terlebih, saking asrinya Gowa Lowo ternyata sering dijadikan lokasi selfi bagi para pengunjung dari berbagai daerah. (RHS/RDM/RH)

Jaga Keutuhan Bangsa, Paman Yani Syiarkan Ideologi Pancasila di Tegalrejo

KOTABARU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, kembali menyambangi Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Senin (7/8) sore. Kali ini untuk menyebarluaskan nilai-nilai idelogi Pancasila dalam pengamalan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Ini merupakan kegiatan dalam memberikan wawasan kebangsaan yang sekaligus mempertebal ideologi Pancasila terhadap masyarakat sebagai tonggak dasar agar nilai-nilai luhur tersebut terus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya usai menggelar kegiatan Sosialisasi Revitalisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila.

Suasana saat pelaksanaan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila di Desa Tegalrejo

Ia menuturkan, dengan ditanamkannya nilai-nilai ideologi Pancasila tentu dampaknya sangat positif terhadap penguatan diri. Apalagi, menjaga keutuhan bangsa dan negara terlebih dahulu harus dilandasi cinta tanah air.

“Kami berkomitmen untuk terus hidup damai, rukun dengan roda ekonomi yang terus kita geliatkan dan satukan dalam bingkai NKRI yakni berbeda-beda tapi tetap satu jua,” ungkap legislator Kalsel dari Dapil VI Kabupaten Tanbu dan Kotabaru ini.

Melalui sosmed, ia tak bosan-bosannya untuk terus mengingatkan agar masyarakat bijak dalam memberikan informasi. Bahkan, jangan sampai nantinya kabar yang diberikan adalah berita kebohongan atau hoax.

“Kita berharap generasi muda dan masyarakat pada umumnya dapat membentengi diri dan wilayahnya dari ganguan apapun termasuk penggunaan medsos,” tegasnya.

Sebagai pengingat, ia juga mengharapkan masyarakat untuk bisa menjaga cipta kondisi yang aman menjelang pemilu 2024.

“Apalagi tahun politik ada yang mengambil kesempatan untuk mengubah haluan negara. Nah, ini jangan sampai terjadi,” harap Paman Yani (sapaan akrabnya).

Sementara itu, Kasubbid Fasilitasi Kelembagaan Pemerintahan Perwakilan dan Partai Politik Badan Kesbangpol Kalsel, Harry Widhiyatmoko, menyebut, ada empat pilar berbangsa dan bernegara yang harus dijalankan. Hal tersebut bertujuan supaya implementasi dalam penerapannya mampu berjalan baik sesuai kaidah dari idelogi Pancasila.

Pemaparan empat pilar berbangsa dan bernegara dari Badan Kesbangpol Kalsel Harry Widhiyatmoko

“Kita berharap kegitan ini dapat memupuk rasa cinta tanah air dan mampu mengimplementasikan nasionalisme. Jadi, perlu diantisipasi adalah tantangan kita menghadapi ancaman yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” paparnya.

Ia menambahkan, menjaga keserasian agar terciptanya perdamaian tak hanya tugas dari pemerintah saja melainkan juga perlu dijalankan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Menghadapi tahun pemilu tentu harus ekstra kita antisipasi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai dasar Pancasila,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, tokoh masyarakat Desa Tegalrejo, Triwidodo, berterima kasih atas kehadiran anggota DPRD Kalsel Paman Yani dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat Desa Tegalrejo tentang pentingnya penanaman idelogi Pancasila.

“Melalui kegiatan revitalisasi dan penanaman nilai-nilai idelogi Pancasila ini kegotong royongan kita tumbuhkan sehingga moto dalam membangun desa termasuk di Gowa Lowo tersebut dapat berjalan baik yakni dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Paman Birin Ajak Generasi Muda Untuk Maknai Sejarah Perjuangan Kemerdekaan

KOTABARU – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengajak generasi muda untuk turut berkontribusi terhadap negara. Termasuk memaknai perjuangan dalam merebut kemerdekaan Republik Indonesia.

“Saya meminta generasi muda untuk turut serta memaknai bagaimana perjuangan pahlawan terdahulu untuk merebut kemerdekaan ini,” ujarnya pada rangkaian turdes ke 9 di SMA Negeri 1 Kotabaru, Senin (7/8) siang.

Penyerahan simbolis e KTP oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor kepada salah satu peserta didik SMAN 2 Kotabaru

Maka dari itu, dia berharap generasi muda atau yang biasa disebut dengan kaum milenial itu dapat menjadi pribadi tangguh serta mampu membawa perubahan ke arah lebih baik menjelang perayaan pucak HUT RI.

“Memang kita sudah merdeka tetapi momentum kemerdekaan ini pula harus dijadikan kekuatan dalam mempertahankan NKRI,” tegasnya.

Saat penyerahan secara simbolis 10 juta Bendera Merah Putih kepada Ketua MKKS Kabupaten Kotabaru oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

Terlebih, semangat yang dimiliki peserta didik di SMA Negeri 2 Kotabaru membuat dirinya takjub dan bahkan kreatifivitas mereka mampu mencerminkan kemajuan bangsa kelak.

“Mereka ini luar biasa semangatnya. Terus menjadi generasi yang tangguh serta dapat berkontribusi terhadap bangsa,” harap orang dikenal dengan sapaan Paman Birin.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Kotabaru, Abdul Gapur, mengucapkan terima kasih sudah mau menyambangi sekolahnya. Bahkan, membuat dirinya bangga memiliki kepala daerah yang mau terjun langsung ke desa.

“Saya akui, jarang sekali ada pemimpin seperti Paman Birin,” tukasnya. (RHS/RDM/RH)

Turdes ke Kotabaru, Paman Birin Berasa Pulang Kampung

KOTABARU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, berbagi cerita kepada warga Desa Tirawan, Pulau Laut Sigam, saat masa kecilnya tinggal di Rampa, Kabupaten Kotabaru.

“Dulu saya pernah tinggal di sana. Jadi berasa pulang kampung,” ujar gubernur dalam sambutannya pada rangkaian turun ke desa (turdes) kemerdekaan yang dilaksnaakan sejak 3 Agustus lalu.

Suasana saat penyambutan kedatangan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Desa Tirawan dengan memperlihatkan seni bela diri kuntao.

Ia mengungkapkan, kemajemukan budaya juga membuatnya semakin teringat masa kecil bersama dengan orang tuanya.

“Tadi diperlihatkan silat ‘kuntao’. Nah, ini betapa kayanya budaya kita, adat kita untuk menjaga persatuan dan kesatuan,” ucapnya.

Selain membawa misi penanganan inflasi, stunting dan tertib adminduk, orang nomor satu di Kalsel itu meminta agar masyarakat di Desa Tirawan tetap mempererat tali persaudaraan.
Tujuannya untuk menjaga persatuan.

“Mari bersama-sama kita lestarikan budaya kita serta turut berkontribusi pada kemajuan bangsa dan rakyat,” bebernya.

Menjelang pesta demokrasi, Paman Birin (sapaan akrab Gubernur) juga berharap melalui perekaman e KTP bisa berdampak positif terhadap efektivitas pemilu 2024.

“Suara anda menentukan kualitas dari kepala daerah. Pemimpin itu dipilih rakyat dan rakyat yang berhak memilih pemimpin itu sendiri untuk kemajuan suatu negara,” tukasnya. (RHS/RDM/RH)

DPRD Kalsel Kembali Dapat Keluhan Warga Soal Tarif dan Kualitas Air PTAM Intan Banjar

BANJAR – Keluhan terkait tarif dan kualitas air dari Perusahaan Terbatas Air Minum (PTAM) Intan Banjar kembali disampaikan warga Kabupaten Banjar.

Kali ini dari warga Desa Jawa Laut Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar yang menyampaikan keluhan tersebut saat sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 19 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi Kalsel Tahun 2018-2038 oleh Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail, baru-baru ini.

Suasana Sosper Nomor 19 Tahun 2018 oleh Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail

Disela kegiatan, salah satu Tokoh Masyarakat, Jaini mengungkapkan banyak warga yang enggan berlangganan air bersih dengan PTAM karena tarif yang dinilai cukup tinggi. Selain itu, lanjutnya, kualitas air yang diberikan pun jauh dari harapan.

“PDAM ini memang pemasangannya gratis tapi banyak warga tidak mau berlangganan. Mungkin karena bayarannya itu dianggap mahal dan kualitas airnya tuh kurang,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Isra Ismail berharap aspirasi warga ini menjadi perhatian serius dari pihak terkait. Terlebih tarif yang dikenakan juga diharapkan memperhatikan warga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

“Yang berkaitan dengan air bersih ini harapan dari masyarakat, kiranya air bersih ini betul-betul bisa dimanfaatkan dengan baik dan bersih. Dan tadi mengharapkan mungkin yang dimaksud iuran dipertimbangkan atau diringankan bagi masyarakat miskin sehingga mereka bisa menikmati air bersih dari PDAM Kabupaten Banjar,” tuturnya.

Isra menambahkan keberadaan air bersih juga erat kaitannya dengan Perda Nomor 19 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi Kalsel Tahun 2018-2038 yang disosialisasikan yang mana didalamnya berfokus pada pemanfaatan dan pengembangan Sumber Daya Alam (SDA).

Sementara, Sekretaris Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel, Kris Wibowo sebagai narasumber kegiatan, menyambut baik atas sosialisasi perda tentang rencana pembangunan industri di Kalsel. Dalam kegiatan ini, dirinya dapat menginformasikan hal-hal terkait program-program tentang pengembangan industri dalam rangka meningkatkan nilai tambah SDA maupun SDM yang ada di masyarakat Kalsel.

“Kita ambilkan contoh tadi berkaitan dengan pemanfaatan masyarakat bisa mengolah hasil pertanian dan perikanan yang bisa dikemas dan dijual secara luas,” tambahnya.

Diharapkan melalui kegiatan ini, pengembangan potensi dari SDA dalam rangka Rencana Pembangunan Industri bisa berjalan maksimal. (NRH/RDM/RH)

Antusiasme Tinggi, Jumlah Pendaftar Nonbar Syekh M uhammad Arsyad Al Banjari Full Hingga 16 Agustus 2023

BANJARMASIN – Antuasias masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan sangat tinggi untuk menonton film pahlawan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang dilaksanakan di gedung teater Perpustakaan.

Para Siswa MI Istiqlal Banjarmasin berbaris rapi memasuki gedung teater

Kegiatan yang digelar selama bulan Agustus 2023 oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel ini dalam rangka memperingati Hari Jadi Kalimantan Selatan ke 73 dan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesi ke-78.

“Ini gratis kita adakan, tentunya kita ingin anak-anak mengenal pahlawan dari Kalsel, serta memeriahkan dua momentum besar di bulan yang sama,” kata Bunda Nunung (sapaan akrab kadispersip, saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, Senin (7/8).

Para Siswa MI Istiqlal Banjarmasin Dengan Tertib Menonton Film Pahlawan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari

Bunda Nunung juga mengucapkan terimakasih atas antusiasme masyarakat terhadap kegiatan nonbar film pahlawan ini. Ia mengungkapkan hingga saat ini, masyarakat yang mendaftarkan diri ingin menonton film tersebut sudah penuh sampai tanggal 16 Agustus 2023.

“Tapi jangan khawatir, masyarakat masih tetap bisa mendaftar karena nonbar film pahlawan ini diselenggarakan selama bulan Agustus 2023,” tuturnya.

Untuk jadwal kegiatan pemutaran film dilaksanakan Senin sampai Kamis di Ruang Teater Perpustakaan Palnam. Dibagi menjadi dua waktu yang berbeda yakni Sesi 1 jam 09.00-11.00 wita dan Sesi 2 jam 13.00-15.00 wita dengan target 60 orang persesinya.

Bunda Nunung juga mengucapkan terimakasih atas sinergi dan kerjasama yang baik dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel yang telah menyediakan film untuk diputar di gedung teater perpustakaan palnam.

Sementara, salah satu guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Istiqlal Banjarmasin, Rusiyanti mengapresiasi atas kegiatan nonbar yang diadakan oleh Dispersip Kalsel tersebut.

Bahkan pada kesempatan ini, pihaknya membawa sebanyak 51 orang siswa dan 4 guru pendamping lainnya untuk nonbar.

“Selain seorang pahlawan, Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari juga dikenal sebagai tokoh ulama besar asal Kalsel. Untuk itu kami ingin tahu lebih dalam tentang sosok beliau ini,” jelasnya.

Sedangkan salah seorang Siswa MI Istiqlal Banjarmasin, Fauzan Ansyari mengatakan, film yang diputar sangat bagus dan banyak pelajaran yang bisa diambil dari film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari tersebut.

“Saya sangat senang, dan filmnya juga bagus, apalagi banyak yang yang dapat diambil untuk dipelajari dalam kehidupan sehari-hari” tukasnya. (NRH/RDM/RH)

Gelar Bankers Day, BMPD Harapkan Perbankan Kalsel Makin Solid

BANJARMASIN – Setelah vakum selama kurang lebih 3 tahun akibat pandemi COVID-19, akhirnya Bankers Day kembali digelar pada tahun 2023 ini. Bankers Day digelar digelar pada 5-6 Agustus 2023 dan 12-13 Agustus 2023.

Jajaran pimpinan BMPD Kalsel berfoto bersama peserta Bankers Day

Pekan pertama pada 5-6 Agustus, diisi dengan sejumlah lomba olahraga. Yakni mini soccer, bulutangkis dan tenis meja serta e-sport. Sedangkan pada 12-13 Agustus, digelar lomba seni berupa Madihin dan fashion show Sasirangan.

Kepada wartawan, usai membuka Bankers Day di lapangan mini soccer kawasan Banua Anyar Banjarmasin akhir pekan tadi, Ketua Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD), sekaligus Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Wahyu Pratomo mengatakan, bahwa Bankers Day digelar untuk meningkatkan kebersamaan dan solidaritas insan perbankan di Kalimantan Selatan.

“Tantangan perekonomian semakin sulit kedepannya, apalagi kondisi keuangan dunia saat ini masih belum membaik. Ini tentunya dapat membawa dampak buruk pada perekonomian Indonesia dan juga Kalsel,” ujar Wahyu.

Menurutnya, perbankan memegang peranan penting dalam perekonomian dan keuangan, karena itulah kegiatan seperti Bankers Day sangat penting untuk dilakukan.

Di sisi lain, Bankers Day juga menjadi ajang pencarian talenta terpendam, di bidang olahraga dan juga seni.

Tercatat ratusan bankers dari 40 perbankan anggota BMPD Kalsel, mengikuti kegiatan ini. Peserta paling banyak adalah pada cabang e-sport dengan 200 lebih peserta. Total hadiah yang diperebutkan mencapai hampir 40 juta rupiah. (RIW/RDM/RH)

Ratusan Peserta Meriahkan Festival Pawai Nusantara

BANJARMASIN – Dalam rangkaian Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan ke – 1, sebanyak 300 peserta mengikuti Festival Pawai Nusantara 2023.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Suharyanti, bertempat di Lapangan Sepak Bola Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin.

Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Suharyanti, menyerahkan Penampil terbaik antar kontingen Provinsi Kalimantan Tengah

Kepada wartawan, Kepala Seksi Promosi dan Dokumentasi UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Nitta Aulia, pada Sabtu (5/8) disela kegiatan mengatakan, Festival Pawai Nusantara 2023 ini, untuk startnya dimulai dari Lapangan Sepak Bola Kayu Tangi, menuju Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan, dengan berjalan kaki.

Kasi Promosi dan Dokumentasi UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Nitta Aulia

Untuk peserta terdiri dari UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Tengah, UPTD Taman Budaya Kalimantan Timur, Komunitas Seni masing-masing Kabupaten dan Kota.

“Para peserta ini menampilkan berbagai pakaian adat sebagai ciri khas budaya lokal daerah masing masing,” katanya

Disampaikan Nitta, setelah berjalan kaki sekitar 1 kilometer, mereka kemudian menampilkan berbagai atraksi di halaman panggung Bakhtiar Sanderta, untuk diberikan penilaian oleh tiga juri, yaitu Mukhlis Maman, Rudi Karno dan Rudi Nugraha yang berkompeten di bidangnya masing-masing.

“Dari 300 peserta ada sebanyak 14 group, satu group minimal 10 orang,” jelasnya

Sementara itu, salah satu juri Festival Pawai Nusantara 2023, Mukhlis Maman, menyampaikan, ada beberapa yang dinilai dari penampilan peserta,mulai dari kostum, kreatifitas, keserasian dan aksesoris. Ia berharap, ke depan lebih baik lagi, karena ini bisa menjadi agenda rutin, agar para seniman bisa terus berkreasi dan menampilkan yang terbaik.

“Kami selalu para juri sangat apresiasi seluruh peserta pawai sudah menampilkan yang terbaik,” tutupnya.

Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Suharyanti, dengan Dewan Juri dan Para Pemenang

Untuk diketahui, terpilih pemenang Festival Pawai Nusantara 2023, Juara pertama Sanggar Seni Ayu Putri, Juara Kedua Sanggar Seni Nuasa dan Penampil terbaik antar kontingen yaitu Provinsi Kalimantan Tengah. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version