Kalsel Dinilai Sudah Banyak Lakukan Pembenahan Dalam Pembangunan

BANJARMASIN – Provinsi Kalimantan Selatan dinilai sudah banyak melakukan pembenahan dalam hal pembangunan. Penilaian itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi kepada wartawan, usai menghadiri acara Puncak Peringatan Hari Jadi ke 72 Provinsi Kalsel di halaman eks kantor Gubernur Kalsel, Senin (15/8).

Suasana Puncak Peringatan Hari Jadi Ke 72 Kalsel

“Hari Jadi ke 72 ini sesuatu yang sangat membahagiakan karena di usia yang sudah cukup dewasa ini, Kalsel sudah banyak melakukan pembenahan dalam pembangunan,” katanya.

Salah satunya, menurut Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini, terkait proyek pembangunan jalan bebas hambatan antara kota Banjarbaru dan kabupaten Tanah Bumbu. Ia meyakini jalan bebas hambatan tersebut akan membawa dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat Kalsel.

“Karena selain memperpendek jarak dan waktu tempuh dari Banjarbaru ke Batulicin, juga akan memperlancar arus penumpang dan barang sehingga diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, ” jelasnya.

Lebih lanjut, Paman Yani menginginkan agar Pemerintah Daerah juga memperhatikan sektor lingkungan dan meminimalisir bencana alam seperti banjir. Apalagi Kalsel sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) baru.

“Ini harus segera dilakukan penanganan. Tentu saja bukan hanya kerja Pemprov maupun juga Kabupaten/Kota di Kalsel, tetapi juga sebaiknya menjadi perhatian Pemerintah Pusat, ” harapnya. (NRH/RDM/RH)

Momen Harjad Kalsel ke 72, Banua Dapat Semakin Makmur dan Sejahtera

BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin Ibnu Sina serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah berharap pada Peringatan Hari Jadi (Harjad) Provinsi ke 72 ini, Banua semakin makmur dan sejahtera.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Pada peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke 72 ini, digelar dengan nuansa adat yang sangat kental, dan juga ada hiburan untuk rakyat, serta makan bersama rakyat,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah, kepada Abdi Persada FM, Senin (15/8) usai menghadiri acara puncak peringatan di Siring 0 KM Banjarmasin .

Kadispora Kalsel Hermansyah

Menurut Hermansyah, ini merupakan makna syukur yang digaungkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, ditengah proses pembangunan, pelayanan kepada rakyat, agar Banua ini semakin makmur.

“Provinsi Kalimantan Selatan juga diharapkan semakin sejahtera, sesuai dengan tema yang digaungkan di Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke 72 ini,” ucap Hermansyah.

Sementara itu Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengungkapkan, pada peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke 72, Kota Banjarmasin mendapatkan juara 2 lomba Stand Kampung Banjar, dan Juara 1 Kelurahan terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kota Banjarmasin untuk yang kedua kalinya memenangkan lomba kelurahan terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Untuk tahun lalu, lanjut Ibnu, Kelurahan terbaik diraih Kelurahan Belitung Selatan, dan pada tahun ini diraih oleh Kelurahan Alalak Utara.

“Kelurahan Alalak Utara ini akan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pada lomba selanjut tingkat regional Kalimantan,” ucap Ibnu.

Sedangkan, pada lomba stand pada Festival Kampung Banjar yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, pihaknya mendapatkan juara 2.

“Pada Peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ini, Kota Banjarmasin dapat terus memberikan prestasi terbaik, untuk membanggakan Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Eksekutif dan Legislatif Provinsi Kalsel Sepakat Tetapkan KUA PPAS Tahun 2023

BANJARMASIN – Pihak Eksekutif dan Legislatif Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah mencapai kesepakatan bersama dalam menetapkan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2023. Kesepakatan itu dilaksanakan dalam rapat paripurna DPRD Kalsel pada Jum’at (12/8).

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan dinamika perkembangan perekonomian daerah di Kalsel mulai menuju ke arah yang semakin membaik. Dimana perekonomian Kalsel triwulan II Tahun 2022 terhadap triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 7,94 persen. Sedangkan perekonomian Kalsel triwulan II Tahun 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 5,81 persen.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel

“Momentum perbaikan ini sebagai hasil dari sinergi dan kinerja seluruh elemen pembangunan mulai dari pemerintah pusat dan daerah, lembaga legislatif serta kontribusi dari sektor usaha dan seluruh masyarakat Kalsel,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Kepala Daerah yang akrab disapa Paman Birin ini, dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah serta memanfatkan momentum perbaikan ini sebagai upaya untuk menyejahterakan seluruh masyarakat Kalsel maka Pemprov dan DPRD Kalsel telah mencapai kesepakatan bersama dalam menetapkan KUA PPAS APBD Tahun 2023.

“Telah kita ketahui bersama, tema pembangunan Kalsel Tahun 2023 adalah penguatan daya saing sumber daya manusia untuk meningkatkan perekonomian berkelanjutan,” jelasnya.

Ditambahkan Paman Birin, fokus pembangunan tahun 2023 diarahkan untuk kesehatan, pendidikan dan keterampilan, UMKM dan ketenagakerjaan, investasi hilirisasi industri, pertanian dan pariwisata serta meminimalisir bencana alam seperti banjir dan kebakaran hutan dan lahan, serta persiapan penanganan pandemi COVID-19 yang masih belum dinyatakan berakhir.

“Kesepakatan bersama KUA PPAS APBD Tahun 2023 telah dicapai sebagai bentuk sinergi dan kerja bersama antara eksekutif dan legislatif dalam memaksimalkan segala potensi dan sumber daya yang dimiliki untuk memantapkan pencapaian target-target pembangunan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kalsel,” tambahnya.

Untuk diketahui, rapat paripurna dengan agenda pengambilan keputusan terhadap KUA PPAS tahun 2023 tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kalsel Supian HK dan dihadiri oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, anggota DPRD Kalsel, sejumlah pejabat SKPD Lingkup Pemprov Kalsel dan Forkopimda. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Sukses Gelar Festival Wisata Budaya Pasar Terapung

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimatan Selatan melalui Dinas Pariwisata, sukses menggelar Festival Wisata Budaya Pasar Terapung.

Suasana pembukaan Festival Wisata Budaya Pasar Terapung

Kepada sejumlah wartawan, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalimantan Selatan, Nurul Fajar Desira, usai menutup acara, Festival Wisata Budaya Pasar Terapung ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke 72 tahun dan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 tahun.

“Kegiatan ini merupakan langkah Pemerintah menjaga eksistensi budaya dan pemulihan ekonomi,” katanya

Disampaikan Fajar, pihaknya berterima kasih kepada semua pihak, terlaksananya Festival Wisata Budaya Pasar Terapung tahun ini, mereka datang untuk langsung menyaksikan baik pembukaan hingga penutupan di Siring Nol Kilo Meter sejak 12 – 14 Agustus 2022.

“Berbagai kegiatan lomba digelar seperti perahu hias, lomba masak boom antar SKPD, lomba masakan Banjar kalangan pelajar, fashion carnaval dan kampung Banjar. Selain dihibur penampilan kesenian Madhihin dan Mamanda, Band Ibukota,” ungkap Fajar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin mengatakan, kegiatan ini telah berjalan sukses dari pembukaan hingga penutupan yaitu tercipta keamanan dan suasana kondusif dilapangan. Ia berharap tahun depan akan digelar lebih meriah.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin

“Kita apresiasi seluruh warga yang datang mengutamakan aman dan nyaman dalam berwisata,” jelasnya

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, dalam kegiatan Festival Wisata Budaya Pasar Terapung, kunjungan ini tidak hanya dari 13 kabupaten dan kota, namun banyak juga turis mancanegara, hal ini tentu turut berkontribusi dalam pembangunan sektor pariwisata di Banua.

“Adanya atraksi budaya jukung sebagai salah satu sarana transportasi yang masih digunakan masyarakat Banjar dalam berpromosi,” tutup mantan Pj Bupati Kotabaru.

Untuk diketahui, dalam Festival Wisata Budaya Pasar Terapung tahun 2022, Juara Lomba Perahu Hias, Juara satu SKPD Dinas Sosial,Dinas ESDM, RSUD Ansari Saleh, Biro Pengadaan Provinsi Kalimantan Selatan, Juara dua dari SKPD Dispora, BKD, BPBD dan Balitbangda Provinsi Kalimantan Selatan, serta Juara tiga dari SKPD Dinas lingkungan hidup, DPMPTSP, dan Biro Administrasi Pembangunan. Selanjutnya Juara kampung Banjar, Juara satu dari Kabupaten Kotabaru, Juara dua Kota Banjarmasin, dan Juara tiga Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Untuk Lomba Pawai Budaya Juara pertama dari Kabupaten Balangan, Juara dua Tanah Bumbu dan Juara tiga Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Lomba masak Boom (masak merah tradisional) Juara pertama dari Dinas Pariwisata, Juara dua Dinas Kesehatan dan Juara tiga RSUD Provinsi Kalimantan Selatan, kemudian Lomba masak antar pelajar Juara pertama peserta 7 MAN 2 Banjarmasin, Juara dua peserta 13 MAN 2 Banjarmasin, dan Juara tiga SMKN 4 Banjarmasin, serta Lomba Fashion Carnaval Kategori Pelajar Juara satu dari SMA 1 Kotabaru, Juara dua SMA 10 Banjarmasin dan Juara tiga SMKN 4 Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Meriahkan HUT RI ke-77, PAUD CTB Banjarbaru Gelar Lomba Untuk Anak Hingga Orang Tua

BANJARBARU – Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77 tahun 2022 ini. Berbagai pihak terlihat memeriahkannya dengan berbagai kegiatan menarik. Tak terkecuali PAUD Terpadu Citra Tunas Bangsa (CTB) Kota Banjarbaru.

Dengan melibatkan komite sekolah, PAUD CTB Banjarbaru menggelar berbagai lomba yang dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Masjid Agung Al Munawarah Banjarbaru, Sabtu (13/8).


Kepada Abdi Persada FM, Kepala PAUD CTB Banjarbaru Lilis Tiati Noor mengaku senang bisa melaksanakan kegiatan ini, dan bangga dengan antusias anak didik bersama orang tuanya dalam mengikuti gelaran ini.


“Memeriahkan dirgahayu kemerdekaan tahun ini, kami menggelar banyak lomba. Lombanya bukan hanya untuk anak didik, tapi juga para orang tua,” ujarnya.

Kegiatan yang bertemakan merah putih ini pula menurut Lilis, untuk lebih mengakrabkan guru dan orang tua peserta didik.

“Bukan hanya menggelar lomba, dalam kegiatan ini juga kami tadi makan bersama lesehan dengan beralaskan daun pisang, yang makanannya semua dibawa oleh para orang tua. Sederhana, tapi akrab. Kebersamaan yang luar biasa,” ucap Lilis dengan senang.

Untuk diketahui, masih dalam rangkaian memeriahkan HUT RI ke-77 sebelumnya pada Rabu (10/8) peserta didik PAUD CTB Banjarbaru juga mengikuti Fashion Week menggunakan kostum daur ulang yang diselenggarakan di Perpustakaan Palnam Banjarmasin. (RDM/RH)

Warga Diharapkan Manfaatkan Pasar Murah Harjad Kalsel ke-72

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Bank Kalsel, menggelar pasar murah selama tiga hari.

Suasana Pasar Murah di depan Siring Nol KM

Menurut Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, kepada wartawan pada Jumat (12/8), pasar murah ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke-72 dan HUt Kemerdekaan RI ke-77. Kegiatan dimulai sejak 12 – 14 Agustus 2022 yang berlokasi di depan Siring 0 KM Jalan Jenderal Sudirman Banjarmasin.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani

“Warga bisa datang langsung berbelanja mulai Jam 08.00 WITA,” katanya

Birhasani menjelaskan, kegiatan pasar murah ini beberapa SKPD terkait ikut meramaikan diantaranya Dinas Perkebunan Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, serta Puluhan Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Dari masing-masing stand tidak hanya menjual keperluan bahan pokok, juga ada kain sasirangan, tas purun dan kriya,” jelasnya

Sementara itu, salah satu pelaku UMKM Bahriah menyampaikan, pihaknya sangat senang mengikuti pasar murah ini, untuk menjual beberapa produk andalan seperti baju blazer, hijab dan sepatu dari kain sasirangan serta beberapa tas purun dengan beragam bentuk, dengan bahan dasarnya dari Ecoprinting.

“Untuk harga bervariasi dari Rp35 ribu rupiah, Rp 100ribu rupiah, hingga Rp 500ribu rupiah, tutupnya.

Untuk diketahui, Ecoprinting adalah sebuah teknik cetak dengan pewarnaan kain alami yang cukup sederhana namun dapat menghasilkan motif yang unik dan otentik. Prinsip pembuatannya adalah, melalui kontak langsung antara daun, bunga, batang atau bagian tubuh lain yang mengandung pigmen warna dengan media kain tertentu. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Ajak Kab/Kota Lebih Serius Tangani Persoalan Sampah

BANJARBARU – Pemerintah kabupaten/kota di Kalimantan Selatan (Kalsel) dinilai tidak serius dalam mendukung program “Merdeka Sampah” yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel).

Nyatanya, Tempat Pembuangan Sementara (TPS) liar masih banyak ditemukan di sejumlah titik jalan protokol, salah satunya di sisi jalan Gubernur Subarjo yang masuk wilayah Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Hanifah Dwi Nirwana, saat menjadi pionir dalam aksi bersih-bersih jalan protokol yang melibatkan seluruh SKPD lingkup Pemprov Kalsel, Jumat (12/8).

Kepala DLH Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana

Hanifah menyayangkan, pemerintah kabupaten/kota seakan tidak mengapresiasi dan tidak memiliki atensi yang kuat, serta tidak serius dalam mendukung program merdeka sampah jalan protokol. Padahal program ini didedikasikan untuk kabupaten/kota.

TPS liar dijalan Gubernur Subarjo

“Banyak TPS yang masih harus dirapikan, karena ini tanggung jawab pemerintah daerah,” ucapnya disela kegiatan aksi bersih-bersih jalan protokol di Jalan Gubernur Subarjo.

Dalam penanganan sampah, lanjut Hanifah, Pemprov Kalsel bahkan telah menginisiasi bantuan melalui dana Corporate Social Responsibillity (CSR) dari perusahaan di wilayah Kalsel, untuk menyediakan sarana prasarana armada sampah ke pemerintah kabupaten/kota. Namun hingga saat ini diakuinya, sejumlah bantuan tersebut masih belum dioperasionalkan.

“Seperti di Kabupaten Banjar, kami telah memberikan beberapa tosa, satu buah mobil pick up dan juga kontainer. Tetapi (bantuan itu) belum juga dioperasionalkan,” lanjutnya menyayangkan.

Sebab itu, Hanifah mengajak pemerintah daerah agar lebih serius lagi dalam menangani persoalan sampah, agar tercipta lingkungan yang bersih dan nyaman.

“Ayo kita sama-sama peduli akan persoalan sampah ini,” imbuhnya.

Aksi bersih-bersih program merdeka sampah kali ini menyasar beberapa ruas jalan, yakni 7 lokasi di Kabupaten Banjar, 1 lokasi di Kota Banjarmasin , dan 1 titik di Kota Banjarbaru.

Selain merupakan bentuk keseriusan Pemprov Kalsel terhadap penanganan sampah, aksi bersih-bersih ini juga dilakukan demi menyambut Hari Jadi Kalsel ke 72 serta HUT RI ke 77.

“Kita harapkan kegiatan ini dapat direplikasi di kabupaten/kota, karena mereka (pemerintah kabupaten/kota) yang justru punya tugas dan bertanggung jawab dalam penanganan sampah,” tegasnya.(SYA/RDM/RH)

Panti Lansia Masih Enggan Terima Tamu Dari Luar Karena COVID-19

BANJARBARU – Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PRPSLU) Budi Sejahtera Kalimantan Selatan masih enggan menerima kunjungan dari luar setelah akhir-akhir ini kasus COVID-19 kembali menghantui.

Kepala Panti PRPSLU Budi Sejahtera Kalsel, Surya Fujianorrochim, mengatakan, tidak diperkenankannya tamu atau pengunjung dari luar memasuki lingkungan wisma adalah bertujuan untuk menekan penularan.

“Sampai saat ini kami tidak memperkenankan warga (pengunjung) lansia untuk bertemu langsung di dalam wismanya,” ujarnya, kepada Abdi Persada FM, Jumat (12/8) siang.

Alasan diberlakukannya itu, menurut dia, merupakan kebijakan bersama yang sebelumnya telah dijalankan pengelola panti bersama Dinas Sosial Provinsi Kalsel selama masih adanya penyebaran pandemi COVID-19.

“Saat ini kondisi lansia masih aman, tetap saja, minimal kami tetap menjaga agar mereka tidak terpapar COVID-19 lagi,” ucapnya.

Meski rata-rata lansia dilingkungannya telah mendapatkan dosis ketiga (booster). Namun, dirinya mengungkapkan, proteksi pencegahan tetap menjadi prioritas pihaknya.

“Salah satunya tetap menggunakan masker saat berkomunikasi dengan lansia dan menjaga jarak sesuai anjuran,” ungkapnya.

Sebagai bentuk solusi kepada pengunjung apabila ingin melepas rindu, lansia akan difasilitasi pengelola panti berupa video call melalui smartphone untuk berkomunikasi.

“Biasanya kami fasilitasi video call melalui handphone pintar (smart phone) baik Whatsapp ataupun Zoom Meet,” bebernya.

Meski ada larangan kunjungan diseputar kawasan wisma PRPSLU Budi Sejahtera Kalsel, ternyata pengunjung masih mendapat pelonggaran untuk bertemu dengan lansia secara tatap muka. Tetapi, harus dilokasi yang telah disediakan.

“Seperti biasa kami sediakan ruangan dikantor karena memudahkan untuk pengawasan,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

RSUD Ulin Banjarmasin Bagikan Bendera dan Bersihkan Jalan Jelang Harjad dan HUT RI

BANJARMASIN – Dalam rangkaian Peringatan Hari Jadi (Harjad) Provinsi Kalsel ke 72 serta HUT Kemerdekaan RI ke 77, RSUD Ulin Banjarmasin melaksanakan kegiatan berbagi bendera, kepada pengunjung serta aksi bersih bersih di Jalan A.Yani, dipimpin langsung Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar, beserta jajarannya, Jumat (12/8).

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar saat melakukan aksi bersih bersih

“Rumah Sakit Ulin Banjarmasin dalam rangka memperingati Harjad dan HUT RI, melaksanakan beberapa kegiatan. Seperti, saat ini melaksanakan senam bersama, membagi bendera, serta melakukan aksi bersih bersih di Jalan A.Yani depan RSUD Ulin Banjarmasin,” ungkap Izzak.

Sebelumnya, lanjutnya, RSUD Ulin Banjarmasin juga melaksanakan berbagai kegiatan, lomba olahraga, lomba kebersihan, lomba teladan, serta lainnya.

“Untuk pembagian hadiah pemenang, akan diserahkan pada upacara bendera peringatan kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 2022 di Halaman RSUD Ulin Banjarmasin,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Izzak juga menyampaikan harapannya, kepada warga Kalsel agar tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19, pada saat memperingati Harjad dan HUT RI.

“Kami berharap kepada seluruh masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan, pada saat melaksanakan kegiatan peringatan Hari Jadi Provinsi dan HUT RI, tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Karena pandemi masih ada dilingkungan sekitar,” tuturnya.

Masyarakat diminta tetap menggunakan masker, menjaga jarak, sering cuci tangan, serta menjaga selalu menjaga kesehatan dengan rajin berolahraga, dan mengkonsumsi makanan yang bergizi.

“Masyarakat diharapkan terus menaati aturan protokol kesehatan COVID-19,” ucap Izzak. (SRI/RDM/RH)

Kemenag Buka Rekrutmen 6.000 Pendamping Proses Produk Halal

JAKARTA – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) membuka rekrutmen 6.179 Pendamping Proses Produk Halal (Pendamping PPH). Proses rekrutmen ini dilakukan secara online melalui laman ptsp.halal.go.id mulai 15-31 Agustus 2022.

Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham menyatakan, rekrutmen ini dilakukan dalam rangka mempercepat pencapaian target 10 juta produk bersertifikat halal tahun 2022.

Kepala BPJPH

“Para Pendamping PPH ini nantinya bertugas untuk membantu proses sertifikasi halal dengan mekanisme pernyataan pelaku usaha (self declare),” ujar Aqil, di Jakarta, Jumat (12/8).

Aqil menyampaikan, rekrutmen Pendamping PPH ini dilakukan di 229 kecamatan pada 13 provinsi di Indonesia, yaitu Bali, Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara.

“Provinsi-provinsi ini menjadi target percepatan sertifikasi halal semester ke-2 tahun 2022 ini,” ungkap Aqil.

Ia menambahkan, Pendamping PPH adalah orang perorangan yang melakukan proses pendampingan PPH.

“Biasanya, rekrutmen Pendamping PPH dilakukan oleh Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LPPPH). Tapi untuk kali ini, kita laksanakan secara terpusat melalui laman ptsp.halal.go.id,” ujar Aqil.

Untuk dapat mengikuti Pelatihan Pendamping PPH, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi calon pelamar, yaitu warga negara Indonesia, beragama Islam, memiliki wawasan luas dan memahami syariat mengenai kehalalan produk, dan berpendidikan paling rendah lulusan MA/SMA atau sederajat

“Para pelamar nantinya akan mengikuti pelatihan Pendamping PPH di Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LPPPH) yang mereka pilih. Selanjutnya bila lulus dan mendapatkan sertifikat, berhak menjadi Pendamping PPH,” imbuh Aqil.

Sebagai informasi awal, calon pelamar dapat mempelajari kriteria produk yang masuk kategori self declare yang terdapat pada Keputusan Kepala BPJPH nomor 33 tahun 2022, pada tautan berikut: bit.ly/kepkaban33.

Informasi lebih lanjut juga akan disampaikan melalui akun instagram BPJPH (https://instagram.com/halal.indonesia).

Adapun kuota rekrutmen Pendamping PPH per provinsi, sebagai berikut:

  1. Bali: 242 orang
  2. Banten: 100 orang
  3. DI Yogyakarta: 114 orang
  4. DKI Jakarta: 318 orang
  5. Jawa Barat: 3.600 orang
  6. Jawa Tengah: 800 orang
  7. Jawa Timur: 300 orang
  8. Kalimantan Timur: 11 orang
  9. Kepulauan Bangka Belitung: 33 orang
  10. Riau: 17 orang
  11. Sulawesi Tengah: 400 orang
  12. Sumatera Selatan: 205 orang
  13. Sumatera Utara: 100 orang. (KEMENAG.RI-RIW/RDM/RH)
Exit mobile version