Paman Yani Sosialisasikan Wasbang dan Ideologi Pancasila di Desa Maju Sejahtera Tanbu

TANAH BUMBU – Desa Maju Sejahtera, Karang Bintang, Tanah Bumbu, menjadi lokasi diselenggarakannya kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Pembinaan Ideologi Pancasila oleh anggota DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi.

Kali ini, pelaksanaannya tak hanya didominasi warga, melainkan juga diikuti sebagian pelajar.

“Tentu ini sudah menjadi kewajiban kita memberikan edukasi dan pembelajaran dari cerita zaman perjuangan kemerdekaan dalam konteks menjaga daripada Idelogi Pancasila,” ujarnya usai digelarnya kegiatan Soswasbang, Selasa (22/2) sore.

Yani Helmi saat memaparkan secara umum terkait materi Soswasbang kepada warga dan pelajar yang hadir

Salah satu tujuan diselenggarakannya kegiatan ini dalam rangka menekan dan meminimalisir adanya paham radikalisme yang sifatnya dapat menimbulkan arogansi berbahaya terhadap kesatuan bangsa.

“Ini penting disampaikan agar generasi millenial mengetahui secara pasti seperti apa jati diri bangsa karena dari kita hidup itu berawal dari perjuangan tentunya mereka juga mempunyai tanggungjawab yang besar juga yakni menyambung dari pendahulunya sehingg menjadi generasi muda tangguh dan tahan terhadap paham-paham radikalisme,” papar Wakil Ketua  Fraksi Partai Golkar di DPRD Provinsi Kalimantan Selatan itu.

Anggota DPRD Kalsel dari komisi 2 ini menekankan kepada generasi muda agar dapat mengenal lebih dalam tentang perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia pada zaman dulu terkhusus di Kalsel dengan harapan kesatuan serta persatuan mampu diperkokoh sebagai bagian dari landasan penerus bangsa.

“Peranan dari Pemerintah daerah sendiri sebagai pemangku kepentingan terlebih pula kepada legislatif yang akhirnya kegiatan ini mampu diselenggarakan dan hal tersebut sangat baik disampaikan khususnya bagi generasi millenial kita disini,” ucap Paman Yani (sapaan akrab).

Tak hanya itu, ia tetap menghimbau kepada masyarakat terutama generasi muda yang mengikuti kegitan tersebut untuk tidak mudah terhasut atau termakan paham radikalisme.

“Tidak bisa kita pungkiri kalau paham radikalisme sudah ada di Kalsel bahkan di Tanah Bumbu, inilah fungsi dari kegiatan tersebut untuk mengedukasi para warga terutama generasi muda kalau bukan kita yang mensosialisasikan terus siapa lagi,” tegas politisi dari Dapil VI Kabupaten Tanbu dan Kotabaru ini.

Yani Helmi menghadirkan dua orang dari Badan Kesbangpol dan Biro Hukum Setdaprov Kalsel sebagai narasumber

Sementara itu, Plt Subbid Implementasi Kebijakan Publik dan Pendidikan Politik Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel, Arif Rahman, dalam materi yang disampaikannya, bahwa wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenal jati diri dan ideloginya meliputi pola pikir, sikap serta tindakan sesuai Pancasila dan UUD 1945.

“Padahal modal dasar dalam membangun negara yang maju dan bahkan berkembang adalah memperkuat Wawasan Kebangsaan dan Ideologi Pancasila. Tanpa adanya rasanya cinta tanah air pasti tidak akan ada keinginan untuk memajukan bangsa ini,” paparnya.

Kemudian, dirinya menjelaskan wawasan kebangsaaan juga diperkuat atau ditopang dengan empat pilar yakni, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Dengan dihadirkannya kegiatan Soswasbang, maka diharapkan khususnya generasi yang hadir pada kesempatan ini mempunyai rasa cinta terhadap bangsa dan bernegara dan turut semangat untuk saling melindungi satu sama lain,” ucapnya.

Ditempat sama, Kasubbag Penyusunan Produk Hukum Pengaturan Wilayah I Biro Hukum Setdaprov Kalsel, Said, menyampaikan, di dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundangan-undangan di pasal 2 telah dijelaskan bahwa Pancasila merupakan dasar atau lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Jadi, disana sudah disebutkan dasar negara kita. Kemudian, adanya keberadaan UUD 1945 dari situ juga sudah ada dasarnya. Tujuan pelaksanaan tersebut, kami mencoba menjaga agar negara kita ini khususnya di Kalimantan Selatan tidak mudah disusupi oleh paham-paham radikalisme,” tutupnya. (RHS/RDM/APR)

OP Minyak Goreng DAN GULA PASIR DI PENGAMBANGAN Diserbu Warga

BANJARMASIN – Operasi pasar minyak goreng dan gula pasir, di Kelurahan Pengambangan Kecamatan Banjarmasin Timur hanya berlangsung satu jam.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, pada Selasa (22/2) mengatakan,
operasi pasar ini melalui kerjasama Disdag Kalsel dengan Disperindag Banjarmasin, dan melibatkan distributor lokal, dalam rangka membantu keperluan warga berupa keperluan minyak goreng serta gula pasir. Hal itu digelar setelah sebelumnya berjalan lancar dan sukses.

“Ini merupakan OP ketiga kalinya, di titik ke delapan yaitu di Kelurahan Pengambangan, kami ingin masyarakat memanfaatkan,” ucapnya.

Disampaikan Birhasani, pihaknya selalu rutin melakukan pemantauan operasi pasar, tidak hanya di kota seribu sungai, juga ke kota dan kabupaten lainnya. Dalam kegiatan ini untuk di Kelurahan Pengambangan telah disediakan minyak goreng sebanyak 1200 liter dan 600 kilogram gula pasir.

“OP ini juga berbarengan digelar di Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Bagian Kerjasama dan Informasi Publik Direktorat Bapebti Kemendag RI, Sentot Kamaruddin, melakukan pemantauan selama dua hari dalam operasi pasar ini dan sangat mengapresiasi karena berlangsung tertib dan lancar di lapangan.

“Kami pantau sejak Senin (21/2) di Kelurahan Pekapuran Laut dan Selasa (22/2) di Kelurahan Pengambangan, semua semua menerapkan budaya antri dalam membeli dan disipin prokes,” katanya.

Sentot berharap, dengan digelarnya operasi pasar ini dapat membantu keperluan seluruh masyarakat, terutama dua bahan pokok berupa minyak goreng dan gula pasir.

“Kita sangat berterima kasih Disdag Kalsel dan Disperindag Banjarmasin, gelar OP,” tutupnya .

Seperti diketahui, dalam operasi pasar ini, warga cukup membawa uang 55 ribu rupiah, untuk membeli minyak goreng, dengan ukuran dua liter harganya 28 ribu rupiah dan gula pasir dua kilogram 27 ribu rupiah. (NHF/RDM/APR)

Sebelum Ditetapkan Jadi IKP Kalsel, Pembangunan di Banjarbaru Terus Dilakukan

Banjarbaru – Ibu Kota Provinsi (IKP) Kalimantan Selatan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) yang sudah disahkan DPR RI baru baru ini pindah ke kota Banjarbaru.

Kepala Bappeda Kalsel Nurul Fajar Desira, mengatakan, jauh sebelum UU tersebut ditetapkan, Pemprov Kalsel sudah merencanakan pembangunan di Kota Banjarbaru dan sekitarnya dalam konteks budaya metropolitan Banjarbakula.

“Dalam revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kalsel, kota Banjarbaru bahkan sudah ditetapkan sebagai pusat pemerintahan,” ungkapnya, Selasa (22/2).

Dalam bentuk fisiknya, lanjut Fajar, sebagai bagian dalam program prioritas nasional Banjarbakula, pengembangan Kota Banjarbaru sudah masuk dalam program pengembangan kota metropolitan. 

“Ada SPAM Banjarbakula, ada TPA Banjarbakula, ada bus Trans Banjarbakula, ada aero city, sport city, pengembangan Geopark Meratus, sebagian besar lokasinya berada di Kota Banjarbaru,” paparnya.

Selain sebagai pusat Pemerintahan, Kota Banjarbaru juga berperan sebagai kota pendidikan. Sehingga dalam hal ini Pemprov Kalsel akan menambahkan beberapa jurusan baru di ULM.

“Nanti akan ada jurusan geologi untuk mendukung penelitan Geopark Meratus, ada jurusan pariwisata dan kebudayaan, ada juga jurusan kebandaraan, lalu jurusan teknik pertanian. Selain itu juga kita akan membangun sekolah penerbangan,” tutupnya.

Diketahui, sebelumnya RUU Tujuh Provinsi resmi disahkan menjadi Undang-Undang (UU) dalam Rapat Paripurna di DPR pada Selasa (15/2).

Tujuh UU provinsi itu, yakni UU tentang Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Tengah (Sulteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulawesi Utara (Sulut), Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Kalimantan Barat (Kalbar).(SYA/RDM/APR)

Dukung Percepatan Program Vaksinasi Bergerak, Samsat Banjarmasin 1 Kembali Gelar Vaksinasi COVID-19

Banjarmasin – Guna meningkatkan capaian cakupan target vaksinasi di provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Banjarmasin 1 kembali menggelar program vaksinasi COVID-19 bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala UPPD Samsat Banjarmasin 1, Anni Hanisyah mengatakan program vaksinasi dosis 2 dan Booster ini menyasar karyawan-karyawatinya dan masyarakat yang belum divaksin, termasuk anak-anak dan lanjut usia (lansia).

“Sasaran vaksinasi ini adalah karyawan kami dan masyarakat umum serta wajib pajak yang sedang mengurus kelengkapan administrasi kendaraan. Selain itu, untuk anak-anak dan lansia juga bisa suntik vaksin disini,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (22/2).

Suasana kegiatan vaksinasi COVID-19 di kantor UPPD Samsat Banjarmasin 1

Anni menambahkan kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan setiap hari dari tanggal 21-28 Februari 2022 mulai jam 09.00-14.00 WITA bertempat di kantor Samsat Banjarmasin 1 Jalan Ahmad Yani KM 5,5.

Sementara itu, Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kalsel, Sri Wahyuni mengatakan capaian vaksinasi di Samsat Banjarmasin 1 sekitar 24 sasaran pada hari pertama. Sedangkan untuk hari kedua, antusias masyarakat semakin tinggi untuk bervaksin.

“Hari kedua ini (Selasa, 22/2) malah membludak. Jadi vaksin yang kita sediakan tidak mencukupi. Sehingga kami cepat-cepat mengambilnya di gudang farmasi. Alhamdulillah semua sudah tersedia, baik vaksin Astra Zeneca maupun Pfizer,” jelasnya.

Sedangkan salah seorang peserta vaksinasi, Muhaimin menyambut baik kegiatan vaksinasi ini karena dapat mempermudah masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19. Ia berharap agar instansi-instansi pemerintah lainnya bisa melaksanakan program vaksinasi ini sehingga dapat dilaksanakan secara menyeluruh.

“Alhamdulillah saya bersyukur bisa melaksanakan vaksin ke tiga di Samsat Banjarmasin 1. Ini tentu memudahkan wajib pajak dan juga masyarakat yang tinggal di sekitar kantor ini untuk mendapatkan vaksin,” ucapnya. (NRH/RDM/APR)

Di Kalsel, HARGA DAGING AYAM NAIK

BANJARMASIN – Sejak dua pekan terakhir ini harga daging ayam potong mengalami kenaikan harga di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Untuk harga daging ayam potong di Kalsel mengalami kenaikan, sejak dua pekan terakhir ini,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, pada saat dialog di Topik Kita Hari Ini (TKHI) Radio Abdi Persada FM, Selasa (22/2).

Birhasani menyampaikan, untuk harga daging ayam potong di Kalimantan Selatan saat ini, mengalami kenaikan berkisar 3.000 – 5.000 perkilogram.

“Kenaikan harga daging ayam potong saat ini masih fluktuatif atau turun naik,” ucapnya.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel Birhasani

Menurut Birhasani, kenaikan harga ini disebabkan oleh terlambat pembibitan ayam ditingkat peternak atau kandang, adanya kegiatan keagamaan, naiknya harga pakan ayam, serta lainnya.

Namun, lanjutnya, diprediksi pada Bulan Maret untuk harga daging ayam potong dapat stabil kembali. Karena, peternak melakukan panen ayam.

“Pada Februari ini peternak melakukan pembibitan ayam, sehingga diprediksi pada Maret mendatang sudah melakukan panen ayam,” ujarnya.

Sehingga, tambah Birhasani, dengan adanya panen ayam tersebut, maka harga daging ayam potong akan mengalami penurunan.

“Untuk harga normal daging ayam potong di Provinsi Kalimantan Selatan berkisar Rp 34 ribu sampai Rp 36 ribu perkilogram. Sedangkan, saat ini dijual berkisar Rp 39 sampai Rp 41 ribu perkilogramnya,” ucap Birhasani. (SRI/RDM/APR)

Rugikan Para Korban 8,7 M, Polda Kalsel Ambil Alih Kasus Penipuan Arisan Online

Banjarmasin – Polda Kalimantan Selatan resmi mengambil alih penyidikan kasus penipuan berkedok arisan online dari Polresta Banjarmasin, yang melibatkan satu tersangka berinisial RA. Kepastian pengambilalihan kasus ini, disampaikan Kabid Humas Polda Kalsel, Muhammad Rifa’i kepada wartawan pada Selasa (22/2).

“Ya, kasus ini kita ambil alih sejak Senin kemarin. Kebijakan ini berdasarkan perintah pimpinan langsung, untuk menghindari ekses atau dampak negatif penanganan kasus terhadap para korban. Mengingat tersangka RA ini, merupakan istri dari salah satu personel Polresta Banjarmasin. Namun untuk penyidikan, tetap melibatkan jajaran Polresta Banjarmasin,” jelas Rifa’i.

Rifa’i berharap, masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan RA, dapat segera melapor untuk memudahkan proses penyidikan. Baik dengan mendatangi Polresta Banjarmasin, maupun Ditreskrimum Polda Kalsel.

Sebagian korban yang sudah melapor ke Polresta Banjarmasin

“Hari ini (Selasa) tadi, tercatat ada tambahan 238 korban yang melapor, dengan kerugian hingga 6 miliar rupiah. Sementara pada Senin kemarin, ada 126 korban yang melapor dengan kerugian 2,7 miliar rupiah. Sehingga total sudah ada 364 korban yang melapor, dengan total kerugian 8,7 miliar rupiah. Kita terus tunggu, apakah masih ada laporan masuk yang merasa dirugikan oleh tersangka RA ini,” tutup Rifa’i.

Sementara itu, pada Senin (21/2) malam, jajaran Kasatreskrim Polresta Banjarmasin bersama Jatanras Polda Kalsel, melakukan penggeledahan di rumah tersangka RA, di kawasan jalan Pramuka Banjarmasin. Disaksikan langsung Kapolresta Banjarmasin, suami korban dan ketua RT, para petugas menyita sejumlah barang elektronik, dan juga barang bermerek milik tersangka. Barang sitaan ini akan menjadi barang bukti tambahan, untuk melancarkan proses penyidikan. (RIW/RDM/APR)

TNI AL Lanal Banjarmasin Gencarkan Vaksinasi Maritim Untuk Amnus

BANJARBARU – Dalam rangka untuk menciptakan Herd Immunity, TNI AL Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin kembali menggelar Serbuan Vaksinasi Maritim, yang bertempat di Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin pada Selasa (22/2), vaksinasi untuk dosis pertama, kedua, dan ketiga (Booster) ini diperuntukkan bagi para Masyarakat yang ingin bervaksin dan para pelajar dari Akademi Maritim Nusantara (Amnus).

Kegiatan Vaksinasi massal tersebut merupakan instruksi dari Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono agar dijajaran TNI AL turut serta membatu pencapaian
dan kesuksesan program pemerintah dalam serbuan Vaksinasi untuk penangggulangan penyebaran wabah COVID-19.

Dengan menggunakan Vaksin jenis Sinovac dan Astrazeneca yang sudah terbukti efektif digunakan, Lanal Banjarmasin mengerahkan puluhan Tenaga Kesehatan (Nakes) sekaligus sebagai Tim Vaksinator dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin, dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat, dari jumlah peserta sebanyak 89 orang telah berhasil divaksinasi semua dengan aman dan sehat.

Saat meninjau vaksinasi, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla menyampaikan,TNI Angkatan Laut akan terus bergerak dalam penanganan Pandemi COVID-19 dengan melaksanakan pemerataan Vaksinasi dielemen masyarakat dengan memanfaaatkan sarana dan prasarana yang ada.

“Vaksinasi yang digelar ini untuk mendorong dan mensukseskan program Pemerintah daerah maupun pusat melalui TNI AL untuk menanggulangi wabah COVID-19 sesuai target yang ditentukan, hal tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan sampai Pandemi COVID-19 dinyatakan berakhir. Supaya masyarakat dapat beraktivitas dengan normal menuju tatatan kehidupan yang baru,” ucap Danlanal.

Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla menambahkan, pihaknya mengharapkan kedepannya pemerataan Vaksinasi massal ini akan terus dikebut oleh Lanal Banjarmasin sekaligus mensosialisasikan tentang wabah COVID-19, terutama bagi warga yang tinggal di daerah pedalaman dan belum tersentuh Vaksinasi, dikarenakan tidak adanya Akses untuk menuju lokasi Vaksinasi atau terbatasnya sarana transportasi.

“Terima kasih terhadap warga yang antusias melaksanakan Vaksinasi, serta pelajar Amnus, semoga tertanam Herd Immunity yang kuat guna menangkal dan menghindari Virus Corona serta meminimalisir jumlah penderitanya. Salah satu kuncinya adalah  tetap disiplin dalam menerapkan protokol yang ketat saat beraktivitas,” tutup Danlanal Banjarmasin Herbiyantoko. (TNIAL -LANALBANJARMASIN-MRF/RDM/APR)

Peringati HPSN, DLH Kalsel Ajak Lapisan Peduli Lingkungan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel mengadakan Hari peringatan sampah nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari oleh warga Indonesia di Tempat Pemrosesan akhir (TPA) Sampah Regional Banjarbakula, Dalam momentum ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel Hanifah Dwi Nirwana mengajak seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kepedulian mereka terhadap lingkungan.

Pada Senin (21/2) siang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalsel Hanifah Dwi Nirwana menyampaikan, persoalan sampah masih belum terselesaikan dengan baik. Peran serta seluruh komponen masyarakat memegang kunci kebehasilan untuk menyelesaikan persoalan sampah.

“Kelola sampah, kurangi emisi, bangun proklim adalah tema HPSN tahun ini,” ucap Hanifah.

Hanifah menyampaikan, tema HPSN tahun 2022 sangat mencerminkan kondisi dunia, Pandemi COVID-19 dan meningkatnya gas rumah kaca adalah situasi yang sedang dihadapi, termasuk Kalsel. Menurut data sistem informasi pengelolaan sampah nasional pada 2021, timbulan harian dari seluruh kabupaten/kota di Banua adalah 989,83 ton setiap harinya.

“Atau sebanyak 359.097 ton per tahun, untuk memenuhi kebijakan dan strategi dalam pengelolaan sampah (jakstrada), tentu tidak mudah dengan adanya peningkatan jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi, dan perubahan gaya masyarakat,” ungkap Hanifah.

Hanifah menambahkan, peningkatan jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi, dan perubahan gaya masyarakat menjadi tantangan besar dalam pengelolaan sampah, pencapaian pengelolaan sampah tahun 2021 di Kalsel ditargetkan, dapat melakukan pengurangan sebesar 24 persen. Faktanya, Kalsel baru mencapai pengurangan sampah 14,57 persen. Sedangkan penanganan sampah yang ditarget 74 persen, baru dapat direalisasikan 63,74 persen.

“Tidak dapat dipungkiri tempat pemerosesan akhir (TPA) sampah adalah salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca. Sehingga Kalsel akan terus menyempurnakan pengelolaan sampah di TPA, melalui penerapan recovery serta mengurangi sampah yang ditimbung melalui pengelolaan sampah lanjutan,” lanjut Hanifah.

Hanifah menyebut, menjadikan sampah sebagai bahan bakar alternatif, akan menjadi salah satu program untuk pengurangan sampah. Ke depan, hal ini mau tidak mau adalah pilihan atau opsi penting dalam pengelolaan sampah. Upaya penuruan emisi gas rumah kaca, juga harus terus dilakukan melalui lokus proklim di Kalsel. Pendampingan proklim dengan pengelolaan dan pengurangan sampah akan terus dilakukan, untuk membangun kapasitas masyarakat dalam mengahadapi perubahan iklim.

“Dapat berkontribusi dalam upaya penurunan emisi gas rumah kaca, yang menjadi penyumbang perubahan iklim,” tutup Hanifah. (MRF/RDM/APR)

Hadiri Peringatan HUT Basarnas Secara Virtual, Paman Birin Apresiasi Dedikasi Basarnas

Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dalam membantu masyarakat para korban bencana.

Hal tersebut disampaikan Paman Birin usai mengikuti Peringatan HUT Basarnas 2022, secara vicon di Command Center Setda Kalsel, Senin (21/2).

“Kita bisa melihat sendiri bagaimana perjuangan tim Basarnas dibantu TNI/ POLRI, dan relawan dalam memberikan pertolongan atau mencari korban hilang akibat bencana,” terang Paman Birin.

Pada peringatan HUT Basarnas 2022, yang dihadiri langsung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara ini, Paman Birin juga memaparkan lima pesan penting Kepala Negara.

Pertama, Basarnas harus memperbanyak inovasi dengan memanfaatkan teknologi. 

“Basarnas tidak boleh ketinggalan. Saya ulang, Basarnas tidak boleh ketinggalan dalam hal teknologi, harus cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi SAR yang terkini,” papar Paman mengutip arahan Jokowi.

Kedua, Basarnas harus terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

“SDM SAR harus memiliki kompetensi yang tinggi, keahlian yang relevan dengan kebutuhan situasi hari ini, dan pastikan keselamatan tim SAR yang sedang bekerja,” ucapnya.

Ketiga, Basarnas harus memperkuat sinergi dan kolaborasi. Kerja SAR adalah kerja terpadu dengan melibatkan berbagai elemen seperti kementerian, lembaga pemerintah, TNI, Polri, badan usaha, organisasi kemasyarakatan, dan potensi SAR lainnya.

“Libatkan seluruh elemen masyarakat, semua potensi, dan buang jauh yang namanya ego sektoral. Buang jauh-jauh yang namanya ego sektoral, semua harus bersinergi dalam operasi kemanusiaan,” tambahnya.

Keempat, Basarnas harus memperkuat pencegahan, mitigasi, dan antisipasi. Presiden menekankan pentingnya melakukan edukasi serta pelatihan-pelatihan teknis SAR secara masif kepada masyarakat.

Kelima Presiden berharap Rakernas ini bisa menghasilkan gagasan-gagasan yang inovatif, yang implementatif, terobosan penting untuk meningkatkan pelayanan Basarnas bagi masyarakat.

Sementara itu Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi sampaikan laporan berupa capaian dan kinerja BASARNAS.

“Pada tahun 2021, BASARNAS telah melakukan operasi pencarian dan pertolongan sebanyak 2.294 kejadian yang meliputi operasi kecelakaan pesawat, kapal, penanganan khusus, bencana dan kondisi membahayakan manusia,” ujar Henri.

Berkat usaha keras tersebut, BASARNAS juga berhasil raih beberapa penghargaan, seperti Peringkat 2 BKN Award tingkat LPNK, Peringkat Terbaik dalam kategori penerapan sistem Merit dalam Manajemen ASN dari Komisi ASN dan Peringkat Sangat Baik dalam Kategori Unit Penyelenggara Pelayanan Publik dari Kemenpan-RB. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Dinas PUPRP Banjar Akan Ditinjau Kembali Kerusakan Jalan di Aluh-Aluh

BANJAR – Rusaknya insfrastruktur jalan di tiga desa yakni Tambak Sirang, Bunipah dan Simpang Warga, Kecamatan Aluh-Aluh, bakal segera ditinjau dan langsung dikaji oleh tim Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar.

Plt Kepala PUPRP Kabupaten Banjar, Muhammad Riza Dauly, mengungkapkan, pihaknya akan meninjau terlebih dahulu lokasi mana saja yang mengalami kerusakan parah dan menjadi skala prioritas untuk mendapat perbaikan.

“Khususnya dibidang Bina Marga di Dinas PUPRP Banjar akan mencek kembali dimana saja yang perlu mendapatkan penanganan apabila misalnya Aluh-Aluh memiliki daya ungkit tinggi tentu akan mendapat perbaikan,” ujarnya, kepada Abdi Persada FM, baru-baru tadi.

Rusaknya jalan di Desa Bunipah menuju Simpang Warga, Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar

Ia menyadari jalan di tiga desa yang mengalami kerusakan itu merupakan akses utama perekonomian masyakarat sekitar dalam memenuhi kehidupan sehari-hari.

“Bagaimana pun hasil perikanan tangkap laut sentralnya ada di Kecamatan Aluh-Aluh,” ungkap Riza.

Kendati begitu, ia menegaskan, untuk memastikan apabila kondisi akses jalan di tiga desa di Aluh-Aluh itu memang rusak parah tentu akan melalui kajian secara komprehensif agar ke depan kualitasnya mampu bertahan lebih lama.

“Nah ini yang coba kami kaji lagi dalam skema kewilayahan. Tentu daerah mana saja yang memerlukan intevensi cepat dan memiliki daya ungkit tinggi apabila program tersebut dilaksanakan,” paparnya.

Apabila diukur secara keseluruhan, dijelaskan Riza, dimulai dari kewilayahan serta dampak positif terhadap perkembangan pembangunan di Kabupaten Banjar.

“Tentunya juga berdampak terhadap sektor perekonomian masyarakat di wilyahnya,” jelasnya.

Hingga kini, kondisi jalan di tiga desa tersebut masih bergelombang dan berlubang bahkan menunggu perbaikan. Mengingat, insfrastruktur ini satu-satunya akses utama menuju Kota Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar. (RHS/RDM/APR)

Exit mobile version