Peringati HUT ke-76 TNI, Forkopimda Kalsel Hadiri Syukuran di Lanal Banjarmasin

BANJARMASIN – Upacara HUT ke-76 TNI di Kalimantan Selatan, digelar Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah di Lapangan Lanal Banjarmasin pada Selasa, (5/10).

Suasana sykuran peringatan HUT ke-76 TNI di Lanal Banjarmasin

Tampak hadir dalam upacara tersebut Gubernur Kalsel, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Kapolda Kalsel, Kajati Provinsi Kalsel, Kapengti Provinsi Kalsel, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Sjamsudin Noor, Kapolresta Banjarmasin, Walikota Banjarmasin, Jajaran Kasi Korem 101/Antasari, Danrindam VI/Mulawarman, Dandim 1007/Banjarmasin, Dandim 1006/Martapura, Danyonif 623/BWU, Dandenzipur 8/GM, Jajaran Dan/Ka Balak Aju Wilayah Korem 101/Antasari, Persit KCK Koorcabrem 101 PD VI/Mlw, Jala Senastri Cabang 4 Koorcab XIII DJA II, serta Pia Ardhya Garini Cabang 11 Daerah 2 Lanud Sjamsudin Noor.

Acara dimulai jam 09.00 WITA, saat Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, dalam amanatnya melalui virtual conference menyatakan Selamat hari ulang tahun ke-76 Tentara Nasional Indonesia.

“Sampai saat ini kita masih dalam bayang-bayang pandemi COVID-19, keberhasilan kita dalam menangani COVID-19 tidak terlepas dari peran TNI. Kesigapan TNI ini juga diaplikasikan untuk menghadapi berbagai ancaman. Transformasi pertahanan harus terus dilanjutkan. TNI mampu berperan dalam upaya strategis manunggal dengan rakyat dengan sistem pertahanan rakyat semesta,” ucap Presiden dalam sambutannya.

Lebih lanjut Presiden mengatakan, bahwa Indonesia harus berpikir jangka panjang, sistematis, konsisten dan berkelanjutan. Untuk itu diperlukan adopsi teknologi untuk kekuatan pertahanan Indonesia yang lebih mumpuni.

“Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia. Bersatu, Berjuang, Kita Pasti Menang,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dalam sambutannya mengatakan, atas nama bahwa secara pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengucapkan dirgahayu ke-76 Tentara Nasional Indonesia.

‘Kita negara berdaulat tidak terpisahkan oleh peran TNI, ikhlas untuk menjaga kedaulatan Republik Indonesia, sudah selayaknya kita semua mencintai TNI. Kita memiliki kesempatan untuk melangsungkan pembangunan, pelihara persatuan dan kesatuan bangsa. Kita mendoakan seluruh jajaran TNI senantiasa dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa. Bersatu, Berjuang, Kita Pasti Menang,” tegasnya.

Sedangkan Danrem 101/Antasari dalam sambutannya menegaskan, bahwa hari ulang tahun ke-76 TNI ini bukan hanya dirayakan oleh anggota dan keluarga besar TNI saja, tetapi juga oleh segenap rakyat Indonesia. Perjalanan panjang TNI sejak perjuangan kemerdekaan hingga kini menunjukkan bahwa TNI adalah penjaga utama kedaulatan negara. Penjaga keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta pelindung segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

“Dalam sejarah panjang TNI, kontribusi TNI untuk bangsa dan negara bukan hanya dalam operasi militer untuk perang atau OMP tetapi juga terlibat langsung dalam operasi militer selain perang atau OMSP. Dalam OMSP, TNI senantiasa menjadi garda terdepan dalam menghadapi setiap ancaman yang mengganggu stabilitas keamanan nasional bersama Polri dan komponen bangsa lainnya sigap membantu rakyat dalam menghadapi bencana alam, termasuk dalam menghadapi pandemi COVID-19 sekarang ini,” pungkasnya.

Usai upacara, dilaksanakan kegiatan ramah tamah secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 di Aula Lanal Banjarmasin. (PENREM-RIW/RDM/RH)

Turun Level PPKM, Wali Kota Banjarbaru : Kita Prioritaskan PTM

BANJARBARU – Pemerintah menurunkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Kota Banjarbaru . Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers, Senin ((4/10)

“Perpanjangan luar Jawa-Bali diusulkan dua minggu ke depan mulai tanggal 5-18 Oktober 2021 dengan cakupan adalah 6 kota/kabupaten dari sebelumnya 10 kota/kabupaten masuk ke level 4,” tuturnya

Dalam konferensi pers, Senin (4/10).
Dia menyebut, 6 kota/kabupaten yang masih masuk ke dalam kategori PPKM level 4 antara lain Pidie, Bangka, Padang, Banjarmasin, Bulungan, dan Tarakan. Sebelumnya, ada 10 kota/kabupaten yang masuk ke dalam kategori PPKM level 4 ini, selain keenam daerah yang telah disebutkan tersebut, empat daerah lainnya antara lain Aceh Tamiang, Banjarbaru, Kutai Kartanegara, dan Balikpapan.Dia mengatakan, 6 kabupaten/kota yang masih masuk dalam ketagori PPKM level 4 karena masih belum mencapai target yang ditentukan atau testing masih relatif terbatas, atau ada sedikit kenaikan tingkat kasus positif (positivity rate).

“Sedangkan 44 kabupaten/kota masuk ke dalam level 3, meningkat dari sebelumnya 108 daerah, 292 kabupaten/kota diterapkan PPKM level 2 dari sebelumnya 249 daerah, serta 44 kabupaten/kota untuk PPKM level 1 dari sebelumnya 19 kabupaten/kota,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Banjarbaru M Aditya Mufti Ariffin menyampaikan, dengan  perubahan status PPKM dari level 4 menjadi 2 ini, memberikan kelonggaran bagi pemerintah Kota Banjarbaru untuk menerapkan kebijakan – kebijakan yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan masyarakat. Kegiatan PTM akan menjadi prioritas untuk segera dilaksanakan.

“Alhamdulillah, Kota Banjarbaru bisa keluar dari level 4. Pemko tentu akan sesegera mungkin menyesuaikan pengaturan kegiatan masyarakat. salah satu yang menjadi aspirasi warga  adalah pelaksanan Pembelajaran tatap Muka.  Tentu saja, PTM ini akan dilaksanakan kepada sekolah-sekolah yang dianggap telah memenuhi persyaratan, dari sisi penerapan protokol kesehatan, sisi vaksinasi kepada siswa dan guru serta aspek lainnya. Kita tidak menginginkan bahwa PTM ini malah akan menimbulkan permasalahan baru dengan timbulnya cluster sekolah seperti yang terjadi didaerah lain,” kata Wali Kota Banjarbaru yang disapa Ovie ini panjang lebar.

Dijelaskan Ovie juga bahwa stok vaksinasi mencukupi untuk mencapai target.

“Kita juga memiliki stok vaksin yang cenderung cukup untuk memenuhi ketentuan kewajiban capaian vaksin sebesar 50 persen. Kami mengharapkan masyarakat dapat mengikuti program vaksin ini, semua elemen masyarakat dari Karang Taruna , OJK, instansi vertikal lainnya akan melaksanakan vaksin secara masal. Kami menghimbau masyarakat Kota Banjarbaru untuk mengikuti program percepatan vaksin ini,” katanya.

Untuk vaksin door to door,  disampaikan Wali Kota Banjaru, saat ini Pemerintah Kota belum bisa melaksanakannya.
“Kita belum bisa melaksanakan, karena mekanisme vaksinasi yang mewajbkan proses screening sesuai dengan prosedur vaksinasi yang ditetapkan, selain itu proses pendaftaran vaksin dilakukan secara onlen. tentu saja ini menjadi masalah tersendiri bagi pelaksanaan vaksinasi door to door. jelas Walikota Banjarbaru,” pungkasnya. (HUMPRO.BJB-RDM/RH)

Webinar Literasi Digital Kabupaten Banjar; Ruang Digital, Kenali Aturan Mainnya

BANJAR – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan webinar bertema “Ruang Digital, Kenali Aturan Mainnya” di Kabupaten Banjar, Senin (4/10/2021) pukul 14.00 WITA.

Acara dibuka oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan B Sc dan Bupati Banjar, H. Saidi Mansyur ini menampilkan sejumlah pembicara kompeten.

Dalam diskusi ini dipandu oleh moderator Shabrina Anwari yang menghadirkan narasumber pertama yakni, Setio Budi Hendro Utomo yang menyampaikan materi tentang “Kecakapan Digital”

“Saat ini dunia berubah dengan cepat, salah satu yang utama adalah teknologi, seperti komputer, namun seperti yang kita ketahui komputer yang kita kenal pun mulai bergeser ke smartphone. Handphone atau smartphone sudah banyak mengambil alih banyak dari fungsi-fungsi komputer.” tuturnya

Dengan berkembangnya hal itu, cara kita memahami keterampilan dasar yang telah disampaikan oleh Budi, dapat berupa;

1.Mengamankan diri dan sesama di
ruang digital

2.Memproteksi perangkat digital

3.Perlindungan indentitas digital dan data pribadi di platform digital

4.Melindungi rekam jejak digital

5.Memahami dan menghindari penipuan digital

Narasumber kedua, Amiruddin yang menyampaikan materi tentang “Budaya Digital”

“Menurut survei yang dilakukan BNPT pada tahun 2020, 85% pemuda milenial rentan terpapar faham terorisme dan radikalisme,” tuturnya.

Amiruddin menuturkan, alasan kaum milenial mudah terpapar faham radikalisme, karena pemuda milenial memiliki ‘karakter ingin diakui’ keinginan kuat untuk merasa dirinya spesial, berharga, bermakna atau menjadi bagian dari suatu kelompok yang spesial, berharga harga dan bermakna.

“Radikalisme negatif didefinisikan sebagai suatu sikap yang mendambakan perubahan secara total dan bersifat revolusioner dan menjungkirbalikkan nilai-nilai yang ada secara drastis lewat kekerasan dan aksi-aksi yang ekstrem,” ucapnya.

Ujarnya, ada beberapa sikap yang bisa dikenali dari sikap dan paham radikal yaitu:

1. Intoleran, tidak mau menghargai pendapat dan keyakinan orang lain.

2. Eksklusif, membedakan diri dari umat Islam umumnya.

3. Fanatik, selalu merasa benar sendiri atau menganggap orang lain salah.

4. Menggunakan cara-cara kekerasan untuk mencapai tujuan.

Adapun, upaya pencegahan yakni dengan memperhatikan kredibilitas website, bandingkan dengan ilmu yang telah kita miliki, diskusikan konten yang ditemukan dengan orang sekitar, dan bandingkan dengan laman daring lainnya.

Narasumber ketiga yaitu Indira Salsabila yang sekaligus Key Opinion Leader dalam acara ini menjelaskan materi tentang “Keamanan Digital”

“Jenis-jenis penipuan di era digital saat ini adalah phising, scam, ID thef, share card info, dan masih banyak lagi doluar sana,” tuturnya

Ia memaparkan, ciri-ciri phising biasanya identitas email yang tidak jelas, tata bahasa buruk, dan bahasa yang kurang sopan.

Terakhir narasumber Muhammad Risanta yang menyampaikan materi tentang “Etika Digital”

“Hoax adalah pemberitaan palsu atau informasi yang sesungguhnya tidak benar, namun dibuat seolah-olah benar,” tuturnya

Jenis-jenis informasi hoax yaitu, berita fake news, tautan jebakan atau tautan yang diletakkan secara strategis di dalam suatu situs dengan tujuan untuk menarik orang masuk ke situs lainnya, confirmation bias yang cenderung untuk menginterpretasikan kejadian yang baru terjadi sebaik bukti dari kepercayaan yang sudah ada.

Elemen berita hoax cenderung menggunakan kalimat persuasif yang memaksa, artikel penuh huruf besar dan tanda seru, terkesan menakut-nakuti atau menyesatkan penerima berita, menghujat seseorang atau golongan, provokatif dan mengadu domba. (RILIS)

Webinar Literasi Digital Kota Banjarmasin: Hadapi Transformasi Digital Dengan Bijak dan Tepat

BANJARMASIN – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan webinar bertema “Hadapi Transformasi Digital Dengan Bijak dan Tepat.” di Kota Banjarmasin, Senin (4/10) pukul 10.00 WITA.

Acara dibuka Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Samuel Abrijani Pangerapan dan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, ini menampilkan sejumlah pembicara kompeten.

Dipandu oleh moderator Sabrina Anwari, yang menghadirkan narasumber pertama Ulya Anisatur Rosyidah yang memaparkan tentang Keamanan Digital

Kata dia, trik menjaga keamanan data sebagai berikut:

1. Aktifkan fitur keamanan akun online yang melakukan verifikasi dua langkah,

2. Password dinamis yang hanya sekali dikirimkan ke email atau nomor telepon.

Selanjutnya narasumber kedua Syarifuddin dengan materi tentang ‘Digital Culture: Menjaga dan Mendidik Anak di Era Digital.’

Syarifuddin menjelaskan, Digital culture merupakan teknologi dan internet secara signifikan membentuk cara kita berinteraksi, berperilaku, berpikir dan berkomunikasi sebagai manusia dalam lingkungan masyarakat.

“Menjaga dan mendidik anak di era digital, dengan menggunakan browser ramah anak, check history browser dan sesuaikan pengaturan keamanan,” ucapnya.

Batasi waktu penggunaan gawai, perbanyak komunikasi dengan anak, dan jaga informasi pribadi.

Marsha Risdasari dengan materi yang tak kalah menarik tentang ‘Gerakan Nasional Literasi Digital 2021.’

“Digital skill merupakan konektivitas digital yang meningkat membuat kita sebagai masyarakat harus adaptif dan responsif terutama dari sisi pemahaman dan penguasaan perangkat teknologi,” ucapnya.

Disebutkannya, keuntungan memiliki digital skill yaitu, cara menghemat waktu, menghemat biaya, bisa tetap terinformasi, belajar lebih cepat, tetap terhubung antara satu sama lain, bisa dapat pekerjaan di bidangnya, dan bisa meng influence dunia.

Cara membuat konten yang memiliki nilai positif yaitu:

1. Membuat konten yang original.

2. Mengetahui situasi terkini.

3. Memanfaatkan fitur yang ada di dalam media tersebut.

4. Membuat foto dan video yang lebih menarik.

5. Memiliki target market audiens.

6. Memikirkan design atau tampilan dari sosial media.

7. Copywriting yang unik! Singkat padat dan jelas.

Kemudian, rekam jejak digital adalah memori segala kegiatan yang kita lakukan di dalam dunia maya atau internet, entah itu berupa alamat IP address ataupun yang paling mudah adalah blog, website dan media sosial.

Adapun, manfaat sosial media dalam kehidupan sehari-hari yaitu:

1. Bisa meningkatkan personal branding.

2. Bisa membantu promosi untuk beberapa brand pribadi atau orang lain.

3. Bisa mengekspresikan talenta atau potensi yang kita punya.

4. Bisa menginspirasi para followers dengan memberikan banyak insight atau informasi.

5. Lebih update informasi.

6. Lebih simple.

Terakhir narasumber Bahtiar dengan materi tentang ‘Bijak Beretika di Internet.’

Bahtiar mengatakan, kata bijak bermakna selalu menggunakan akal budinya, pandai dan mahir.

“Orang yang bijak dalam bersosial media adalah orang yang selalu menggunakan akal budinya dalam menggunakan media sosial.

Adapun, digital ethics merupakan prinsip moral yang mengatur individu atau kelompok tentang perilaku apa yang dapat diterima saat menggunakan internet dalam media sosial.

Ia menambahkan, prinsip menggunakan internet dalam Bermedia Sosial yakni:

1. Menerima. Harus berhati-hati saat membuat konten layanan dan harus menyadari bahwa internet tidak terlepas dari masyarakat universal.

2. Peka budaya nasional dan lokal.

3. Jadilah diri sendiri. (RILIS)

Pemprov Kalsel Serius Tingkatkan Status Geopark Meratus

BANJARBARU – Peningkatan status Geopark Meratus menjadi Geopark global yang diakui UNESCO terus diupayakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Hal ini terungkap saat workshop dan webiner nasional pengembangan ecotourism berbasis konservasi alam Meratus Geopark, di Amanah Borneo Park, salah satu ekowisata di Banjarbaru, Senin (4/10).

Roy Rizali Anwar menerima plakat sebagai narasumber

Sekretaris Daerah Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar yang menjadi satu dari lima narasumber dalam kegiatan ini mengatakan, saat ini Pemprov Kalsel telah melakukan berbagai persiapan agar Geopark Meratus yang saat ini berstatus geopark nasional bisa naik tingkat menjadi UNESCO Global Geopark (UGG).

Sebelumnya disampaikan Roy, pada 2018 lalu Pemprov Kalsel telah melakukan survei terkait Geopark Meratus. Kemudian pada 2019 Geopark Meratus resmi diakui sebagai Geopark nasional.

“Geopark Meratus ini terdiri dari tiga puluh enam geosite dan saat ini ada beberapa SKPD Pemprov Kalsel seperti BAPPEDA, Dinas Pariwisata, Dinas Kehutanan, Dinas ESDM, Kominfo, PUPR, Dinas Pendidikan, dan Dinas Perhubungan yang difokuskan untuk mengembangkan Geopark Meratus ini,” ujarnya.

Roy juga menjelaskan, Geopark Meratus mempunyai keunikan tersendiri berbeda dengan Geopark lainnya di Indonesia. Geopark Meratus bukan hanya menjual keindahan alam, namun juga mempunyai cerita sejarah yang menarik.

“Pegunungan Meratus merupakan sebuah pegunungan ofiolit tertua di dunia, dan tentunya memiliki nilai sejarah dan kebudayaan yang panjang,” jelasnya.

Selain Roy Rizali, turut hadir sebagai narasumber, yakni Muhammad Hatta yang merupakan Menteri Lingkungan Hidup 2009-2011 dan Menristek 2011-2014. Kemudian dekan fakultas kehutanan ULM, Kissinger. Editor in chief nasional geographic Indonesia, Didi Kaspi Kasim. Serta CEO Shafwah Group Muhammad Helmi. Yang mana masing-masing narasumber memberikan paparan terkait Geopark sesuai dengan bidang keahliannya.

Usai kegiatan, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, M Syarifuddin menuturkan, dari 36 geosite yang ada, Pemprov Kalsel akan mengusulkan beberapa diantaranya seperti Tahura, Pendulangan Intan Pumpung, Tanjung Dewa, Batu Besar Tanah Bumbu, dan Pantai Sekoyang Pulau Semisir Kabupaten Kotabaru agar bisa naik tingkat menjadi UGG.

“Ada lima yang akan usulkan, saat ini sudah masuk dalam tahap akhir dan semua persyaratan agar bisa naik UGG ini juga sudah kita siapkan dan kita sangat optimis untuk mendapatkan pangkuan dari UNESCO terhadap Geopark Meratus di Kalimantan Selatan,” terangnya. (ASC/RDM/RH)

Penumpang Bandara Syamsudin Noor Meningkat Sejak September

BANJARBARU – Bandara Internasional Syamsudin Noor mengalami lonjakan penumpang sejak September 2021 lalu. Penyesuaian tarif Polymerase Chain Reaction (PCR) yang awalnya mencapai jutaan rupiah sekarang hanya sebesar Rp525.000 diduga menjadi faktor utama lonjakan penumpang.

Selain itu menurut Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor, lonjakan penumpang terjadi akibat level PPKM di pulau Jawa dan Bali yang menurun hingga ke level 2.

Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor

“Event (acara) seperti PON kemarin juga menjadi salah satu penyebab lain terjadinya lonjakan penumpang ini,” jelas Zulfian kepada Abdi Persada FM, Senin (4/10).

Zulfian membeberkan lonjakan penumpang pada September bahkan mencapai 70 persen dibandingkan dengan Agustus.

“Dibulan September 2021 tercatat kita melayani penumpang mencapai 77 ribu orang, sedangkan di bulan Agustus kita hanya melayani sebanyak 44 ribu orang penumpang,” terang Zulfian.

Jika dihitung rata-rata penumpang selama September mencapai 2.580 perhari. Dengan jumlah penumpang keberangkatan sebanyak 38.050 dan 39.172 penumpang yang datang dari luar daerah.

“Rute perjalanan yang paling banyak di minati hingga saat ini yaitu wilayah Jakarta dan Surabaya, baik dalam keberangkatan maupun kedatangan,” paparnya.

Meskipun mengalami lonjakan, hingga saat ini tujuan penumpang melakukan penerbangan karena urusan bisnis dan pekerjaan. Hal tersebut dijelaskan Zulfian dapat dilihat dari rata rata penumpang yang berusia 40 tahun.

Zulfian menambahkan di Kalimantan Selatan baik penumpang yang mau melakukan penerbangan ataupun yang datang masih diwajibkan untuk membawa surat keterangan hasil tes PCR dalam jangka waktu 2×24 jam serta menunjukan bukti vaksin COVID-19 minimal dosis pertama.

“Untuk pulau Jawa dan Bali boleh cukup membawa surat keterangan antigen jika sudah melakukan vaksin dua kali, namun untuk Kalimantan Selatan masih mewajibkan surat keterangan PCR karena masih berada di PPKM level 4,” tutupnya. (TR21-01/RDM/RH)

Wisuda STIENAS dan AKPARNAS Banjarmasin Diharapkan Dapat Membangun Banua

BANJARMASIN – Untuk menunjang pembangunan di Provinsi Kalimantan Selatan, maka para sarjana yang diwisuda STIENAS dan AKPARNAS Banjarmasin, diminta dapat membangun Banua ini.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Yayasan Pendidikan Bandarmasih Zairullah Azhar, pada saat memberikan sambutan pada saat diesnatalis dan wisuda sarjana dan diploma tiga Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nasional (STIENAS) dan Akademi Pariwisata Nasional (AKPARNAS) Banjarmasin, di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin, pada Senin (4/10).

Ketua Yayasan Pendidikan Bandarmasih Zairullah Ahzar

“Meski selama dua tahun ini dunia pendidikan terpengaruh pada saat pandemi COVID-19, namun mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan mereka. Meski melalui pembelajaran daring atau online,” ucapnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, diharapkan para wisudawan ini dapat menyumbang ilmunya, untuk Pembangunan di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Tentunya kami berharap para wisudawan ini, dapat memberikan ilmu pengetahuannya untuk pembangunan di Banua ini,” ujarnya.

Pada saat acara diesnatalis dan wisuda dilaksanakan, tentunya menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar ini juga mengatakan, Pemerintah Kabupatennya memberikan beasiswa kepada warganya, untuk jenjang pendidikan S1.

“Pemerintah Tanah Bumbu saat ini perduli terhadap pendidikan, sehingga warga Kabupaten Tanah Bumbu diharapkan mampu bersaing kedepannya,” tutur Zairullah.

Mengingat, lanjutnya, lokasi kabupaten ini berbatasan dengan Ibukota Negara baru, yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

Untuk menunjang pendidikan warganya tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, memberikan bantuan beasiswa kepada warga setempat, untuk jenjang pendidikan S1.

“Sebagai daerah penyangga ibukota negara baru, tentunya perlu ditunjang, dengan kemampuan Sumber Daya Manusia dibidang pendidikan di Kabupaten Tanah Bumbu,” ucap Zairullah. (SRI/RDM/RH)

BPAM Banjarbakula : Perbaikan Pipa Bocor Diprediksi Dua Pekan Selesai

BANJARBARU – Perbaikan pipa di Desa Mandi Kapau, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, milik Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula masih tahap pengerjaan. Kondisi tersebut diprediksi akan berlangsung hingga dua pekan.

Kepala BPAM Banjarbakula, Nazrudin Alhaidar mengatakan, terjadinya kebocoran ini membuat pihaknya harus ekstra bekerja, salah satunya harus memanggil teknisi ahli dari luar Kalsel. Mengingat, selain pengalaman yang dimiliki, pipa merupakan hibah dari kementerian itu ternyata dibuat spesial dari negeri gingseng, Korea Selatan.

Kepala BPAM Banjarbakula Provinsi Kalsel, Nazrudin Alhaidar

“Sudah dilakukan perbaikan dan kami memanggil teknisi dari Surabaya, yang mana, ia sudah pernah belajar di sana. Kalau pipanya memang khusus dan Kalsel bahkan di kabupaten mana pun belum memiliki barang ini,” ujarnya, kepada Abdi Persada FM di ruang kerjanya, Senin (4/10) siang.

Bahkan, ia mengakui perbaikan yang masih dalam tahap pengerjaan itu diketahui membutuhkan waktu hingga dua pekan, agar air baku yang akan diolah menjadi air bersih dapat mengalir seluruhnya menuju saluran utama BPAM Banjarbakula.

“Dari pelaksana lapangannya perkiraan estimasi waktunya seperti itu. Progres sekarang, mereka masih melakukan proses penggalian,” bebernya.

Nazrudin menuturkan, total panjang keseluruhan pipa yang masih dalam tahap perbaikan itu sekitar 24 meter dan berada di Desa Mandi Kapau, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

“Setelah digali, selanjutnya dilakukan pengecekkan baru dilaksanakan proses penggantian. Panjangnya masing-masing dari kiri dan kanan seluruhnya ada sekitar 12 meter,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Proyek Peningkatan Jalan di HSU Diharapkan Berjalan Lancar

BANJARMASIN – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengharapkan proyek peningkatan jalan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berjalan lancar. Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kalsel Bidang Pembangunan dan Infrastruktur, Sahrujani kepada wartawan, Senin (4/10).

Untuk itu, Komisi III DPRD Kalsel bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel melakukan peninjauan ke lokasi peningkatan jalan lingkar HSU pada Jum’at 1 Oktober lalu.

“Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan apakah pekerjaan tersebut sudah memenuhi kriteria yang ditentukan,” katanya.

Diungkapkan Wakil Rakyat Dapil 5 ini, bahwa saat ini proyek peningkatan jalan Lingkar Utara Amuntai baru terbangun sepanjang 1,2 kilometer dari panjang 2,5 kilometer jadi masih tersisa 1,3 kilometer lagi guna penyempurnaan jalan yang merupakan jalan perlintasan/penghubung dari Banjarmasin menuju ke Provinsi Kalimantan Tengah dan sebaliknya dari Kalteng ke Banjarmasin.

“Mudah-mudahan tahun 2022 nanti, proyek ini bisa dilanjutkan sesuai dengan pagu yang direncanakan oleh Dinas PUPR”, harapnya.

Diketahui, peningkatan jalan di wilayah HSU menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni Kalsel Tahun 2021 dengan total anggaran sebesar Rp9 miliar yang terbagi dalam dua proyek yaitu rehabilitasi Jalan Lingkar Utara Amuntai dan rehabilitasi Jalan Bayur – Pekapuran. (NRH/RDM/RH)

DPRD Kalsel Dukung Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Sebagai Padang Pengembalaan

BANJARMASIN – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendukung pemanfaatan lahan bekas tambang sebagai lahan pengembalaan. Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo kepada wartawan, Senin (4/10).

Menurutnya, sektor peternakan merupakan salah satu sektor unggulan di provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), khususnya di Kabupaten Tanah Laut yang terus didorong untuk dikembangkan sehingga Kalsel mampu menjadi daerah penyedia ternak.

“Selain itu, Kalsel juga merupakan daerah penyangga yang terdekat dengan ibukota baru nantinya sehingga berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk meningkatkan populasi dan produksi ternak, ketersediaan pakan hingga memberdayakan sumber daya manusia di bidang peternakan menjadi mandiri untuk menghadirkan produk unggulan yang berdaya saing di pasar domestik dan global,” jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut Imam, pihaknya bersama Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kalsel melakukan kunjungan kerja ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Tanah Laut terkait pemanfaatan lahan bekas tambang PT. Arutmin Indonesia, Jum’at (1/10) lalu. Mereka diterima oleh Kepala DPKH Tala, Suharyo beserta jajarannya.

Pemanfaatan lahan bekas tambang tersebut dilakukan untuk mendapatkan biaya produksi rendah dalam penyediaan pangan hewan yang berupa daging merah baik dari sapi maupun unggas. Salah satunya dengan pinjam pakai lahan bekas tambang PT. Arutmin Indonesia sebagai padang pengembalaan.

“Lahan bekas tambang yang sudah direklamasi merupakan lahan yang sangat potensial untuk pengembangan sapi baik dari sisi luas maupun sumber pakan ternak,” katanya.

Ditambahkan Imam, pihaknya akan menindaklanjuti kunjungan kerja ini dengan mengundang instansi-instansi terkait sehingga pinjam pakai lahan bekas tambang itu bisa segera terealisir.

“Dijadwalkan pada 13 Oktober 2021 nanti, kami akan mengundang Disbunak Kalsel, DPKH Tala, Dinas Kehutanan, Planologi dan Arutmin Indonesia untuk membahas rencana pinjam pakai lahan bekas tambang tersebut,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version