Webinar Literasi Digital Kotabaru; Lawan Balik Perundungan Digital di Era 4.0

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI bekerjasama dengan Siberkreasi menggelar webinar literasi digital dengan topik pembahasan Lawan Balik Perundungan Digital di Era 4.0 untuk Kabupaten Kotabaru,sebagai Moderator Ronald Andretti,Senin (8/11) pagi.

Webinar ini menghadirkan Narasumber berkompeten antara lain M.Aliansyah-Programmer,Iflahah Zuhriyaten,S.Ag,M.Pd-Dosen UHAMKA Jakarta dan Siti Safwati Putri Mawardi-Co Founder Jalanan Kita.

Salah satu Narasumber Iflahah Zuhriyaten menyampaikan materinya dengan tema Peran Orang Tua dalam memberikan ajaran tentang keamanan internet untuk anak.Ia mengatakan yang dimaksud orang tua adalah pendidik yang pertama karena orang tualah yang pertama kali melakukan kegiatan pendidikan untuk memberikan pengaruh positif atau negatif,bahkan semenjak dalam kandungan.

“Orang tua juga sebagai pendidik yang utama karena anak menjalin hubungan yang sangat kuat dalam waktu yang panjang dan dalam ikatan emosional yang kuat dengan orang tuanya”katanya.

Iflahah menjelaskan saat ini orang tua banyak terjangkit penyakit orang tua seperti memanjakan anak dalam arti memberikan apa yang tidak dibutuhkan anak dan melakukan berbagai hal buat anak yang sebenarnya bisa dilakukan sendiri sehingga membuat anak malas seperti mengambil makan sendiri.

“Tidak konsisten juga merupakan penyakit orang tua maksudnya adalah mengikuti semua kemauan anak,aturan sangat longgar dan tidak ada punishment ketika anak melakukan kesalahan”ujarnya.

Iflahah mengungkapkan akibat pandemi Covid-19 waktu yang dihabiskan anak-anak di dunia maya sangat mungkin meningkat drastis.Untuk itu keamanan anak di dunia maya penting untuk dilindungi oleh orang tua.

“Adapun dalam menjaga anak di internet antara lain dengan cara batasi waktu berinternet, manfaatkan fitur perlindungan teknologi,beritahu anak internet yang aman,jaga data pribadi anak,berikan anak ruang untuk berkreasi dan dampingi anak berinternet”ungkapnya.

Ia menambahkan ada lima tips agar anak tidak kecanduan internet yaitu buat aturan batasan waktu,berdiskusi dengan anak,membuat pengalihan artinya mengerjakan hobi lain dari anak selain internet,bawa anak bermain di luar rumah dan mengajak anak membuat kegiatan positif.(*)

Webinar Literasi Digital Hulu Sungai Tengah; Masuki Dunia Digital Kenali Aturan Mainnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) meluncurkan program Literasi Digital Nasional dengan tema “Masuki Ruang Digital, Kenali Aturan Mainnya”untuk wilayah Hulu Sungai Tengah Kalsel, Senin ( 8/11/21) pagi.

Salah satu narasumber Romi Alfiannor dalam materi “Bijak Berkomentar di Ruang Digital” yang merupakan sub dari “Budaya Digital” menjelaskan definisi dari Literasi Digital yaitu kemampuan menulis dan membaca serta individu dalam mengolah informasi untuk kecakapan hidup, jadi kalau kita satukan makna Literasi Digital adalah kecakapan menulis dan membaca dengan memanfaatkan dunia digital secara beretika dan bertanggung jawab.

“Tujuan Literasi Digital secara umum adalah berpikir cerdas,kritis inovatif, berpikir kritis di sini maksudnya adalah berpikir skeptis terlebih dahulu jika melihat sebuah konten, sehingga kita dapat memahami data yang masuk menjadi lebih berguna dan memanfaatkan internet dengan bijak” ungkap Romi.

“Kemajuan teknologi yang sangat cepat memang tak dapat kita indahkan sekarang ini, kita ketahui pula anak – anak sekarang memang lebih lihai dalam menggunakan sosmed, tapi selain kemampuan teknis kita juga dituntut mengetahui budaya penerapannya maka penting bagi kita bijak dalam berinteraksi dalam dunia digital” pesan Romi.

“Kita juga mengetahui jika menurut sebuah survei dari Microsoft mengatakan jika Netizen Indonesia adalah Netizen paling tidak sopan se Asia Tenggara, tentu ini sangat miris karena peran anak muda di sini sangat banyak karena pengguna internet terbanyak dari kalangan anak muda, hal tersebut mengacu pada cyber bulliying, Hoax dan ujaran kebencian”jelas

“Jadi diharapkan kepada pengguna internet sedari sekarang untuk sadar dan bijak bersosial media, jangan merasa jika karena tak mendapatkan proses apa apa dengan berkomentar tidak sopan di sosmed lantas kita mengabaikannya, kita perhatikan bagaimana jika kita berada di posisi korban yang dijelekan atau di bully serta dicemarkan nama baiknya, jadilah netizen yang selalu menghormati pendapat orang lain, dan tak menyakiti atau merugikan orang atau pihak lain”tambahnya.

Webinar Literasi Digital bersama Kominfo RI dengan menghadirkan
KEYNOTE SPEECH H. Aulia Oktafiandi,Bupati HST,Moderator Rio Brama ,Key Opinion Leader Bella Citra- Announcer & Content Creator, NARASUMBER:

  1. Romi Alfianor Humas DPRD Prov. Kalsel.
    2.H. A. Ali Imran Sadiq,Widyaiswara pada Kementrian Agama
  2. Laila Qadariah,Ketua Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNISKA.(*)

Berlangsung 4 Hari, Capaian Vaksinasi Bergerak Jilid 2 Tembus  119.524 Penerima

Banjarmasin – Vaksinasi Bergerak jilid 2 yang digelorakan Gubernur Kalimantan Selatan Dr (HC) H Sahbirin Noor bersama Forkopimda hingga seluruh  Kabupaten Kota di Kalsel,  dimulai 3 – 6 November 2021, berhasil meningkatkan minat masyarakat untuk ikut divaksin. Jumlah penerima vaksin meningkat jika dibandingkan Vaksinasi Bergerak sebelumnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, pada Sabtu (6/11) sore, jumlah penerima vaksin  sebanyak 119.524. Angka ini meningkat jika dibandingkan Vaksinasi Bergerak jilid pertama yang sebesar 111.628 suntikan.

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor, saat dikonfirmasi terkait realisasi kegiatan Vaksinasi Bergerak pada Senin (08/11) mengucapkan syukur atas meningkatnya minat masyarakat untuk divaksin.

“Alhamdulillah, kita akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk melindungi rakyat dari virus COVID-19,” ucap Paman Birin saat ditemui di SMA Negeri 4 Banjarmasin.

Paman Birin  juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat seperti Pemkab, Pemkot, TNI, Polri, Swasta, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan yang lainya.

Vaksinasi Bergerak merupakan usaha atau ikhtiar bersama untuk mewujudkan kekebalan rakyat banua dari COVID-19.

Menurut Paman Birin, melawan COVID-19 tidak semudah membalikan telapak tangan, perlu segenap usaha untuk memutus penyebarannya.

Disampaikan Paman Birin, percepatan vaksinasi harus dilakukan secara berkelanjutan. Terlebih vaksinasi harus diberikan kepada 70 persen penerima dari jumlah masyarakat Kalimantan Selatan.

Kepala daerah yang dikenal dekat dengan rakyat ini juga mengingatkan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan meski angka kasus COVID-19 mulai menurun.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim mengatakan,
kegiatan Vaksinasi Bergerak  merupakan salah satu upaya Pemprov Kalsel  bersama segenap komponen dalam percepatan membentuk kekebalan tubuh dari COVID-19. Di samping  edukasi upaya melakukan perubahan perilaku pada masa new normal.

“Alhamdulillah data menunjukkan transmisi yang melandai selama beberapa minggu terakhir ini,” kata Muslim. (Biroadpim-RIW/RDM/APR)

Bank Kalsel Go Live Core Banking System’ Temenos T24

Banjarmasin – Teknologi informasi saat ini memegang peranan penting dalam upaya menjaga resiliensi perbankan agar senantiasa mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman. Setiap perbankan dituntut untuk berbenah dan bertransformasi, meningkatkan
kompleksitas usaha dalam rangka menghadapi persaingan yang semakin kompetitif. Karakter masyarakat yang semakin kritis, cerdas dan tanggap dalam menanggapi kualitas perbankan ataupun terhadap produk dan layanan yang ditawarkan, harus disikapi perbankan secara bijak. Sehingga
strategi-strategi yang dicanangkan dapat memberikan capaian optimal.

Bank Kalsel sebagai bank milik masyarakat Kalimantan Selatan yang mengusung tagline “Setia Melayani, Melaju Bersama”, senantiasa menegaskan komitmen untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada nasabah seiring dengan visi menjadi bank yang kuat, kompetitif dan berkontribusi untuk mendorong pembangunan ekonomi nasional. Atas hal tersebut, sebagai bentuk modernisasi menuju Digital Banking, Bank Kalsel mereformasi Core Banking System (CBS) menjadi Temenos T24.

CBS T24 menjadikan Bank Kalsel mampu memperluas lingkup layanan digital dengan menjanjikan aspek cepat, mudah, aman dan nyaman dalam bertransaksi, yang selanjutnya mensejajarkan diri dengan bank pesaing lainnya.

“Transformasi digital ini dilakukan tentunya untuk semakin meningkatkan dan memberikan layanan terbaik kepada nasabah. CBS T24 menyediakan fitur aplikasi layanan pembukaan rekening secara online. Dalam kemudahan transaksi dan pelaporan keuangan, tersedia juga aplikasi
berbasis web untuk virtual account. Keamanan pun semakin ditingkatkan dengan tersedianya standar security akses dan encryption terbaik dan tersertifikasi. Layanan lainnya yang
dikembangkan adalah Laku Pandai, E-money, Loan/Financing Origination System, Management Information System, dan masih banyak lainnya” beber I G.K. Prasetya selaku Plt. Direktur Utama Bank Kalsel.

Tentunya fitur-fitur yang telah diuraikan tersebut, hanya segelintir saja dari sekian banyak fitur-fitur yang nantinya akan memberikan layanan terbaik kepada nasabah. Transformasi CBS ini sendiri sedianya mulai dijalankan sejak kick-off implementation pada 23 November 2020.
Rencananya, CBS T24 akan Go Live pada 15 November 2021, dimana selanjutnya nasabah dapat menikmati fitur-fitur yang dihadirkan oleh Bank Kalsel dalam memenuhi segala kebutuhannya.

“Senantiasa berinovasi dan memberikan solusi terbaik untuk kecepatan, kemudahan, keamanan
dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi, melatarbelakangi kami untuk mengembangkan
produk dan layanan serta bertransformasi menjadi Digital Banking. Harapan kami, upaya ini tidak
hanya sekedar memenuhi kebutuhan nasabah, namun juga memenuhi Exceeding Customers
Needs,” terang Prasetya.

Menandai Go Live CBS T24, per 14 November 2021 pukul 02.00 – 15.00 WITA, akan
dilakukan downtime layanan dalam rangka maintenance upgrade fitur-fitur terbaru CBS.
Downtime sendiri merupakan periode ketika sistem tidak tersedia atau offline, sehingga pada periode ini segala bentuk layanan Bank Kalsel tidak dapat digunakan, seperti jaringan ATM, mobile
banking, tarik tunai, transfer, maupun layanan lainnya.

“Saya atas nama manajemen Bank Kalsel, mengucapkan mohon maaf atas ketidaknyamanan
seluruh nasabah saat berlangsungnya kondisi downtime layanan. Kondisi ini tentunya tidak kita harapkan bersama, namun hal ini perlu untuk dilakukan dalam rangka peningkatan layanan terbaik kepada nasabah di masa akan datang. Selanjutnya, kami ucapkan terima kasih atas pengertiannya.
Semoga proses ini berlangsung dengan lancar sehingga para nasabah dapat kembali memperoleh layanan terbaik Bank Kalsel secara optimal,” pungkas Prasetya. (Adv-RIW/RDM/APR)

Tanda Syukur Sebagai Umat Muslim, LPPL Abdi Persada FM Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

BANJARBARU – Sebagai tanda syukur serta kecintaan kepada junjungan umat muslim Nabi Muhammad SAW, Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Abdi Persada FM menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di kantor Abdi Persada FM, Sabtu (6/11) pagi.

Peringatan maulid nabi ini menghadirkan penceramah yang merupakan pimpinan Majelis Ta’lim, Dzikir dan Maulid Al Mubaraak, Al Ustadz M Fahriani.

Rangkaian peringatan diawali dengan melantunkan shalawat Habsyi oleh grup Maulid Himpora dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran.

Direktur LPPL Abdi Persada FM, Ibnu Min Haji dalam sambutannya mengharap dengan terlaksananya kegiatan ini, dapat memberikan berkah dan keselamatan dunia akhirat.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat berkumpul bersama memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad SAW, kami selaku jajaran LPPL Abdi Persada FM mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan terutama Al Ustadz Muhammad Fahriani,” ucap Direktur yang akrab disapa Ibe.

Sementara dalam tausiahnya, M Fahriani yang aktab disapa guru Fahri menyampaikan bulan Rabiul Awal yang merupakan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW ini jika diartikan yaitu bulan musim penghujan. Yang jika dikorelasikan bulan Rabiul Awal dapat memberikan hikmah dan manfaat bagi orang banyak.

Pimpinan Majelis Ta’lim, Dzikir dan Maulid Al Mubarak, M Fahriani (mic) saat memberikan tausiah

“Perumpamaannya, jika pohon ataupun tanaman yang ditanam pada musim hujan pasti akan tumbuh subur. Itulah keberadaan Nabi kita yang terlahir pada bulan Rabiul Awal, dimana hikmah dan akidahnya untuk memberikan manfaat bagi umatnya,” terang Fahriani.

Orang yang hidup di dunia, lanjut Fahriani, pasti selalu berada dalam masalah. Namun jika di hadapi dengan tenang, ungkap Fahriani, masalah sebesar apapun akan terasa ringan. Sebaliknya, sekecil apapun masalah jika dihadapi dengan kepanikan maka masalah tersebut akan terasa berat.

“Bahkan rumah tangga Nabi kita belum tentu sunyi dari masalah, namun karena beliau menghadapinya dengan tenang, maka masalah tersebut menjadi kecil,” ungkap Fahriani.

Dalam peringatan hari ini, kegiatan juga di rangkai dengan pembacaan Manaqib (riwayat hidup) Sunan Ampel. Seluruh tamu undangan yang hadir, khidmat mengikuti rangkaian kegiatan yang tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat ini. (TR21-01/RDM/HDR)

BANJARBARU AKAN BANGUN TPU NON MUSLIM

BANJARBARU – Untuk memberikan pelayanan yang merata kepada warganya, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarbaru berencana mempersiapkan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) milik Pemerintah Kota (Pemko), khusus untuk masyarakat beragama non muslim yang ada di kota ini.

“Kemarin ada proposal permintaan dari warga untuk pembangunan TPU non muslim ini dan sudah kita tindak lanjuti, pada prinsipnya pak wali kota juga setuju dengan pembangunan ini,” ucap Kepala Bidang Pertamanan Pemakaman dan PJU Disperkim kota Banjarbaru, Sartono pada Kamis (4/11).

Sartono menyebut rencana pembangunan akan beracuan pada kebutuhan dan permintaan warga yang memerlukannya. Termasuk ujarnya soal lokasi ataupun luasan lahan yang akan dibangun.

“Lokasinya akan kita koordinasikan ke warga yang non muslim, sehingga mereka sendiri yang menentukan dimana yang sekiranya kondusif,” katanya.

Karena sudah akan direncanakan, maka Pemko khususnya melalui Disperkim, lanjut Sartono setidaknya akan menyiapkan lahan seluas 2 hektare. Hal ini menurutnya juga telah diatur dalam Perda terkait pembangunan TPU baru milik pemerintah.

“Pada intinya Pemko akan menyiapkan dan menyesuaikan permintaan warga yang memerlukan. Kita pada dasarnya melayani semua warga di Banjarbaru, jadi tidak ada diskriminasi tertentu,” tegasnya.

Hingga saat ini, Pemko Banjarbaru sudah memiliki 3 TPU yang terletak di kecamatan Cempaka, Sungai Ulin, dan Landasan Ulin. Namun dijelaskan Sartono, saat ini yang sudah beroperasi yaitu TPU yang terletak di kecamatan Cempaka.

Dimana TPU Cempaka tersebut, ungkap Sartono memang bertujuan untuk melayani masyarakat, bahkan akan digratiskan untuk warga yang kurang mampu.

“Karena tidak ada unsur membebani masyarakat, keluarga yang kurang mampu asalkan mendapat surat keterangan dari RT dan Kelurahan akan digratiskan, dan bagi warga yang mampu hanya akan dikenakan biaya operasional,” bebernya.

Di lahan seluas 3,6 hektare, Sartono mengaku TPU di kecamatan Cempaka dapat menampung hingga 8.000 liang lahat dengan konsep modern yang ramah lingkungan, dan diperkirakan TPU tersebut akan penuh dalam waktu 15 tahun kedepan. (TR21-01/RDM/APR)

Aplikasi SIGNAL Dicanangkan di Kalsel

BANJARBARU – Aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) akan mulai dicanangkan di Kalsel. Layanan resmi milik Kops Lalu Lintas (Korlantas) Polri tersebut didesain untuk lebih memudahkan dalam melakukan transaksi pembayaran.

Sejak diluncurkan SIGNAL pertama kali di Jakarta. Aplikasi tersebut kini sudah diunduh lebih dari puluhan ribu pengguna di Indonesia.

Kepala Bidang Pengelolaan Pajak Daerah Bakeuda Kalsel, Rustamaji mengatakan, layanan aplikasi SIGNAL yang mampu terintegrasi secara baik melalui smartphone android diharapkan bukan hanya mampu digunakan oleh kaum millenial tetapi juga seluruh kalangan.

“Peluncuran aplikasi tersebut sudah mulai kami canangkan bersama mitra kerja dari Polda Kalsel, semoga cepat diresmikan agar layanan SIGNAL bisa digunakan masyarakat di banua Kalimantan Selatan,” ujarnya, kepada Abdi Persada FM, baru-baru tadi.

Ia menyebutkan, aplikasi ini juga diakui sangat membantu penggunanya dalam melakukan transaksi pembayaran khusus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk satu tahunan dalam satu sentuhan melalui smartphone.

“Tentu ini tidak membuat susah payah wajib pajak untuk melakukan pembayaran, hanya tinggal satu klik sudah bisa dengan mudah digunakan oleh pengunduh aplikasi ini,” jelasnya.

Akan tetapi, khusus untuk Kalimantan Selatan, peresmian diluncurkannya aplikasi ini masih menunggu arahan dari Kepolisian Daerah (Polda) melalui Dirlantas Polda Kalsel.

“Hebatnya lagi pengesahan STNK tahunan sudah bisa melalui aplikasi SIGNAL ini,” pungkasnya.

Selain untuk transaksi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), SIGNAL juga mampu dimanfaatkan sebagai pengesahan STNK tahunan. Bahkan, pembayaran Sumbangan Wajib Dana Lalu Lintas Angkutan Jalan (SWDKLLJ).

Untuk diketahui, aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) yang telah dilucurkan oleh Korlantas Polri ternyata merupakan hasil dari penyempurnaan aplikasi Samsat Online Nasional (SAMOLNAS) yang baru bisa digunakan 28 provinsi. (RHS/RDM/APR)

Webinar Literasi Digital Kabupaten Kotabaru: Menjadi Sultan di Era Pandemi bersama Literasi Digital

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan webinar dengan tema “Menjadi Sultan di Era Pandemi bersama Literasi Digital” di Kabupaten Kotabaru, Jumat (05/11/2021) pukul 15.00 Wita.

KOTABARU – Acara dibuka oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan B Sc ini menampilkan sejumlah pembicara kompeten.

Dalam diskusi ini dipandu oleh moderator Dika Putra Wijaya yang menghadirkan narasumber Narasumber pertama yakni, M Islam dengan materi tentang “Produktif bersama Literasi Digital”.

“Saat ini pandemi covid-19 menjadi polemik bagi masyarakat Indonesia dan juga dunia, peningkatan jumlah kasus corona terjadi dalam waktu singkat dan membutuhkan penanganan segera. Hal tersebyt membuat beberapa negara memberlakukan lockdown dengan menutup semua akses fasilitas publik,” tuturnya

Adapun lima kanal pemfokusan bidang menuju literasi produktif berbasis IT, nasional, yakni:
1.Kanal pembelajaran menggunakan media komik digital
2.Kanal server edukasi
3.Kanal optimalisasi guru dalam penggunaan website
4.Kanal penggunaan aplikasi android
5.Pemahiran guru dalam penulisan karya ilmiah

Narasumber kedua, Dwiki Ari Setiawan yang membahas materi tentang “Kecakapan Digital”

“Menjadi pengguna yang cerdas di era sekarang ini sangat penting untuk mampu menggunakan perangkat digital secara efektif, baik untuk segala kebutuhan segari-haru, untuk kebutuhan belajar, maupun untuk kebutuhan beroeganisasi. Perangkat dan aplikasi terus berkembang, tanpa adanya kecerdasan digital akan sulit untuk memanfaatkan perangkat yang ada secara efektif,” pungkasnya

Narasumber ketiga yaitu Indi Arisa yang sekaligus Key Opinion Leader dalam acara ini menjelaskan materi tentang “Media Sosial sebagai Sarana Meningkatkan Demokrasi dan Toleransi”

“Media Sosial sebagai strategi komunikasi politik merupakan alternatif baru dan menjadi fenomena yang hangat hingga kini, kebebasan dalam sebuah negara demokrasi bukanlah kebebasan yang terjadi seperti saat ini. Dimana kita bebas melontarkan hujatan, celaan, atau provokasi terhadap pihak lain. Internet dijadikan sebagai alat dalam menyebarluaskan kebencian, hasutan, dan radikalisme, khususnya media sosial,” jelasnya

Terakhir, narasumber Sherly Firdha Levia yang meyampaikan materi tentang “Menjadi Pengguna Internet yang Beradab”

“Perlu adanya etika dalam bermedia sosial, yakni etika dalam berkomunikasi, menghindaru penyebaran SARA. kroscek kebenaran berita, menghargai hasil karya orang lain, dan jangan terlalu mengumbar informasi pribadi,” pungkasnya.(*)

LK3 KALSEL SIAPKAN TAHAPAN BLUD

BANJARMASIN – Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (LK3), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, sudah menyiapkan berbagai tahapan, untuk menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah, Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (LK3), Disnakertrans Kalsel Muhammad Idehamsyah, kepada wartawan pada Jumat (5/11), dalam tahapan menuju Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), haruslah membuat beberapa Pergub diantaranya Pergub tentang Standar Pelayanan Minimal atau SPM, Rencana Strategis (Renstra), Tarif, Remon, Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dan Pengadaan Barang Jasa.

“Tiga Pergub sudah kami sampaikan yaitu SPM, Renstra dan tata kelola,” ucapnya.

Disampaikan Idehamsyah, dari tiga Pergub ini nantinya akan dikonsultasikan Biro Hukum Pemerintah Provinsi ke Gubernur Kalimantan Selatan, sedangkan Pergub yang lain masih bisa menyusul. Hal itu
berdasarkan hasil konsultasi Biro Ekonomi ke Kementrian Dalam Negeri.

“Kami menunggu hasilnya dan berharap penetapan BLUD akan cepat, agar memudahkan penyusunan RKA, sebelum memasuki tahun 2022,” jelasnya.

Lebih lanjut Idehamsyah menambahkan, pihaknya juga terus memberikan sosialisasi kepada para pegawai, sistem kerja tentu berbeda, karena selama ini bekerja dengan sistem perkantoran, setelah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), tentu akan menerapkan aturan seperti di perusahaan.

“Kita ingin semua pegawai, akan siap kalau nanti ditetapkan BLUD,” tutupnya.

Dalam tugas pokok Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (LK3), melakukan pengembangan higiene perusahaan, ergonomi, kesehatan dan keselamatan kerja untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, nyaman dan selamat, agar tenaga kerja sejahtera dan produktif dalam bekerja.

Seperti diketahui, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) adalah sistem yang diterapkan oleh satuan kerja perangkat daerah atau unit satuan kerja perangkat daerah, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas pola pengelolaan keuangan, sebagai pengecualian dari ketentuan Pengelolaan Keuangan Daerah pada umumnya. (NHF/RDM/HDR)

Kunjungi Vaksinasi COVID-19 di Kotabaru, Paman Birin Kumandangkan Sholawat

Kotabaru – Usai melakukan peninjauan Vaksinasi Bergerak di Kabupaten Tanah Bumbu, rombongan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor (Paman Birin) kembali bergerak menuju Kabupaten Kotabaru tepatnya di Markas Komando Lanal Kotabaru, Jum’at (5/11).

Pelaksanaan Vaksinasi Bergerak ini juga diikuti oleh Anggota Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (Paman Yani) bersama keluarga besar Sekenceng Kalsel.

Kehadiran Paman Birin bersama rombongan disambut oleh Bupati Kotabaru yang diwakili oleh Sekda Kotabaru Said Akhmad.

“3.000 dosis telah disiapkan untuk pelaksanaan Vaksinasi kali ini,” ujar Said Akhmad saat memberikan sambutannya.

Said Akhmad mengungkapkan betapa tingginya antusias masyarakat dalam menerima vaksin hingga saat ini sudah 45 persen.

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat tinggi, namun sering terkendala vaksin yang tidak tersedia,” ungkapnya

Sementara itu, Paman Birin dalam sambutannya menyampaikan, vaksinasi merupakan langkah efektif untuk melawan COVID-19 dengan membentuk kekebalan tubuh.

“Ini adalah ikhtiar dan usaha kita untuk menghadapi COVID-19. Terimakasih kepada Bupati dan jajaran Pemkab Kotabaru yang telah menggelorakan vaksin di masyarakat,” ujarnya.

Paman Birin juga menyoroti capaian target vaksinasi di Kotabaru, yang mana ia memberikan apresiasi atas capaian vaksinasi yang sudah dilaksanakan serta berharap agar target pada desember mendatang dapat tercapai yakni 70 persen sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat meninjau vaksinasi di Kotabaru

“Arahan ini saya terima langsung dari bapak Presiden sebelum naik pesawat usai meresmikan jembatan Sungai Alalak beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Terkait kekurangan dosis vaksin lanjutnya, Paman Birin berpesan agar Pemkab Kotabaru segera memberikan laporan, agar bisa langsung diberikan.

Menutup sambutannya, Paman Birin pun mengajak kepada seluruh yang hadir untuk bersholawat kepada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW.

“Semoga dengan berkah sholawat ini, kita semua diberikan kedamaian, kesejukan, serta kesehatan lahir dan batin,” harapnya. (ASC/RDM/HDR)

Exit mobile version