Taman Budaya Kalsel Gelar Lomba Perdana Gamelan Banjar

BANJARMASIN – Demi memperkenalkan kesenian Gamelan Banjar, Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar lomba di tahun 2022.

Salah satu lomba yang dibuka Taman Budaya Kalsel

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Taman Budaya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Suharyanti, pada Senin (20/6) mengatakan, dalam program Ragam Pesona Budaya Banjar tahun 2022 ini telah dipilih lomba Gamelan Banjar, sebagai bentuk memperkenalkan kesenian asli bagi masyarakat secara luas, dan tentu dapat semakin meningkatkan kreativitas para seniman di banua.

“Lomba Gamelan Banjar ini, perdana digelar dan dibuka untuk umum,” ucapnya

Suharyanti menjelaskan, selain lomba Gamelan Banjar, pihaknya juga menggelar lomba Bakisah Bahasa Banjar dengan Tema Cerita Rakyat Kalimantan Selatan, dan Tari Pedalaman yang dibuka untuk kalangan pelajar SMA/sederajat. Dalam lomba Tari Pedalaman ini tujuannya agar mengetahui lebih spesifik tarian khas Dayak Kalsel. Sedangkan lomba Bakisah Bahasa Banjar, sebagai upaya meningkatkan inovasi dan kreatifnya bagi regenerasi.

“Para Juri untuk tiga lomba ini nanti, dalam memberikan penilaian masing-masing yang berkompeten di bidangnya,” jelas Yanti.

Lebih lanjut Yanti menambahkan, sejak lomba dibuka sejak 17 Mei – 17 Juni 2022 secara daring, kemudian diperpanjang hingga 17 Juli 2022. Ia berharap lomba ini dapat semakin meningkatkan kemajuan karya seni di Kalimantan Selatan.

“Peserta dapat mempersiapkan penampilan yang terbaik dari sekarang, sebelum digelar lomba,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Ribuan Warga Terdampak COVID-19, Dapat Paket Bantuan Dari Polda Kalsel

BANJARMASIN – Polda Kalimantan Selatan mengadakan bakti sosial dan menyerahkan bantuan sosial, kepada warga yang ekonominya terkena dampak pandemi COVID-19.

Baksos dan Bansos tersebut, dilepas langsung Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto bertempat di Depan Gedung RTMC Dit Lantas Polda Kalsel, pada Senin (20/6).

Suasana baksos dan bansos Polda Kalsel

Kegiatan yang dihadiri Kapolda Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda dan Pejabat Utama Polda Kalsel ini mengusung tema “Polri yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh – Indonesia Tumbuh”.

Sebelum melepas bantuan kepada masyarakat, Irwasum Polri didampingi Kapolda Kalsel beserta Pejabat Utama Polda Kalsel lebih dahulu menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut kepada perwakilan warga. Diantaranya Mustafa (Buruh), Rais (Tukang becak), Arbani (Tukang ojek), Maulana (Tukang parkir), dan Rikmi (Sopir).

Total sebanyak 1.725 paket bantuan dibagikan Polda Kalsel dengan sasaran penerima yakni tukang ojek, buruh, juru parkir, sopir, dan tukang becak. Selain itu, bantuan sosial ini juga dibagikan kepada PP Polri, Kaum Dhuafa, Panti Asuhan, keluarga korban COVID-19, dan anggota dan purnawirawan Polri yang sedang sakit.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i mengatakan Bakti Sosial (Baksos) dan Bantuan Sosial (Bansos) ini digelar serentak se-Indonesia, dalam rangka memeringati Hari Bhayangkara ke-76 yang jatuh pada 1 Juli 2022 mendatang.

“Bantuan berupa paket sembako ini akan dibagikan secara door to door atau langsung ke rumah warga yang membutuhkan sebagai salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara ke-76. Semoga bantuan ini bermanfaat, khususnya bagi masyarakat penerimanya,” kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i.

Usai pelaksanaan pelepasan, Tim Distribusi Bansos, Kapolda Kalsel beserta Pejabat Utama Polda Kalsel dan Bhayangkari Daerah Kalsel mengikuti kegiatan video conference bersama Mabes Polri. (POLDAKALSEL-RIW/RDM/RH)

Komisi IV DPRD Kalsel Sampaikan Sejumlah Permasalahan di Daerah ke KEMENPAN-RB

BANJARMASIN – Komisi IV Dewan Perwakilan Rayat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan kunjungan kerja ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPAN RB) Republik Indonesia di Jakarta, Jumat(17/6).

Suasana kunjungan Komisi IV DPRD Kalsel ke KEMENPAN-RB

Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Abdul Hasib Salim menjelaskan ada beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan dari keresahan di daerah Kalsel dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, permasalahan yang dikemukakan antara lain, terkait rencana penghapusan tenaga honorer, gaji dan tunjangan CPNS dan PPPK, sistem outsourcing dan masalah bonus untuk atlet yang berprestasi.

“Pertemuan tadi saya rasa sangat efektif, efisien, dan sangat cair sekali. Kami mempertanyakan beberapa hal yang menjadi persoalan di daerah, baik dari lingkungan kementerian pendidikan, kesehatan serta juga pemuda dan olahraga,” ungkapnya, baru-baru tadi.

Hasib Salim juga sempat menyinggung terkait pembayaran honor bagi PPPK yang sampai saat ini belum terealisasi. Dalam pertemuan tersebut, ternyata diketahui bahwa ada mekanisme keuangan yang berbeda.

“Itu memang dana pusat, tapi melalui Dana Alokasi Umum (DAU). Nah DAU ini kan alokasinya umum, mau ke mana itu kebijakan daerah. Di situlah yang terjadi lalu untuk alokasi khusus tenaga PPPK ini tidak terbayarkan karena dianggap tidak ada anggarannya secara khusus,” jelasnya.

Terkait permasalahan pemuda dan olahraga, Komisi IV DPRD Kalsel juga menyampaikan saran agar atlet-atlet yang mempunyai prestasi di bidang olahraga diharapkan mendapatkan semacam prioritas karena mereka membawa nama dan mengharumkan daerah.

“Kita sudah menyampaikan masukan-masukan bagaimana semestinya, dan yang diharapkan masyarakat terkait olahraga ini dan itu sudah menjadi catatan, mudah-mudahan terealisasi,” harapnya.

Untuk diketahui, rombongan Dewan Kalsel ini diterima oleh Pranata Humas pada Biro Data, Komunikasi dan Informasi Publik, Rangga Wisena. (NRH/RDM/RH)

Optimalisasi PAD, Komisi II DPRD Kalsel Kaji Banding ke BPKA DIY

BANJARMASIN – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggali informasi terkait upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mengunjungi Badan Pengelola Keuangan dan Aset di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat (17/6).

Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo mengatakan dalam pertemuan tersebut berlangsung diskusi tentang solusi-solusi khusus berupa kebijakan yang dapat meningkatkan PAD.

“Berbicara soal meningkatkan pendapatan daerah sudah barang tentu kami ingin menggali informasi sumber-sumber pendapatan daerah DIY,” kata Imam kepada wartawan, belum lama tadi.

Suasana Kunjungan Komisi II DPRD Kalsel ke BPKA DIY

Imam berharap dari hasil studi komparasi ini nantinya didapatkan solusi untuk meningkatkan PAD Kalsel diluar dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Untuk diketahui, rombongan Dewan Kalsel diterima oleh Kepala Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) DIY dan Kabupaten Bantul, Gamal Suwantoro didampingi Kepala Sub Bidang Retribusi Daerah, P. Dewi Admaja.

Turut berhadir Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Iqbal Yudiannor beserta Anggota Komisi II DPRD Kalsel diantaranya Habib Musa Assegaf, Habib Ahmad Bahasyim, Iskandar Zulkarnain dan perwakilan dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (Bakeuda) Kalsel. (NRH/RDM/RH)

PPDB Serentak di Kota Banjarmasin Dimulai

BANJARMASIN – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Banjarmasin dimulai serentak pada Senin 20 Juni 2022.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Nuryadi mengatakan, untuk pendaftaran siswa baru tingkat SD dan SMP Negeri mulai dilaksanakan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Nuryadi

“Pada saat ini untuk pendaftaran peserta didik baru telah dimulai di Kota Banjarmasin,” ungkapnya.

Pendaftaran, lanjut Nuryadi, dilaksanakan secara online, namun untuk orang tua yang tidak paham mengenai pendaftaran secara online, maka bisa mendatangi sekolah yang dituju.

“Bagi orangtua yang tidak paham cara mendaftar online tersebut, maka bisa mendatangi sekolah,” ucapnya.

Selain sekolah, tambahnya, orangtua siswa pendaftar bisa juga ke Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.

Menurut Nuryadi, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, membuka posko tempat pendaftar untuk bertanya dan mendapatkan bantuan dalam hal melakukan pendaftaran secara online tersebut.

“Begitu juga di sejumlah sekolah tersedia posko untuk orangtua mendapatkan bantuan dalam pendaftaran online tersebut,” tutur Nuryadi.

Sedangkan, lanjutnya, tingkat SMP Negeri saat ini dibuka untuk jalur prestasi dan afirmasi, yang juga dilakukan secara online.

“Untuk tingkat SMP Negeri pada dari Senin ini untuk pendaftar melalui jalur prestasi serta afirmasi,” ucap Nuryadi. (SRI/RDM/RH)

Hibahkan Alat Tangkap ke Nelayan, Paman Yani Apresiasi Gubernur Kalsel

KOTABARU – Keinginan nelayan di pesisir Kotabaru dan Tanah Bumbu, Kalsel, akhirnya terwujud. Puluhan lebih bantuan hibah alat bantu tangkap untuk perairan laut berhasil diserahkan.

Yani Helmi (berpeci)didampingi Kadislautkan Kalsel Rusdi Hartono (tengah) saat menyerahkan mesin kepada nelayan di Desa Saran Tiung Kotabaru.

Menanggapi itu Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi menyambut baik serta mengapresiasi adanya bantuan itu. Selain dapat meningkatkan taraf hidup nelayan, aspirasi yang selama ini diperjuangkannnya di gedung parlemen ditingkat provinsi ikut terwujud.

Yani Helmi saat memberikan sambutan kepada nelayan yang hadir di Kantor Desa Sarang Tiung Kotabaru

“Dengan adanya bantuan alat tangkap ini tentu yang kita harapkan adalah produktitas nelayan agar dapat terus bangkit sebagai penopang perekonomian mereka. Keberadaan alat ini tentu sangat menbantu mereka,” ujar Politisi Partai Golkar ini, Minggu (20/6) sore.

Dengan bantuan ini, harap paman Yani (sapaan akrab), mampu meningkatkan semangat para nelayan baik di Kotabaru dan Tanah Bumbu dalam melakukan aktivitas mencari ikan.

“Melalui bantuan Pemprov Kalsel yang jelas hal ini bukan awal atau diakhir dari permulaan tetapi akan terus berkelanjutan,” ungkap legislatif yang membidangi ekonomi dan keuangan itu.

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel Rusdi Hartono mengungkapkan bantuan alat untuk nelayan di dua daerah Kalsel yang disalurkan pihaknya itu merupakan wujud nyata kepedulian Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

“Ini adalah bentuk kepedulian serta perhatian paman Birin kepada nelayan pesisir. Yang mana, sebanyak sepuluh mesin telah diserahkan karena diketahui kelompok di Desa Sarang Tiung Kotabaru ini berjumlah 10 orang begitu juga di Kabupaten Tanah Bumbu,” bebernya.

Rusdi menyebutkan, sementara ini ada dua kelompok yang mendapatkan alat tangkap melalui hibah tersebut salah satunya di Desa Sarang Tiung, Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru.

“Yang jelas ini dapat dimanfaatkan oleh nelayan secara maksimal dan akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” jelasnya.

Tak sampai disitu, ia membeberkan bahwa akan ada lagi bantuan lainnya untuk nelayan yang berada di pesisir Kotabaru dan Tanah Bumbu.

“Nanti ada lagi bantuan Gillnet dan Trammel net itu juga diperuntukkan di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru,” ungkapnya.

Dilokasi yang sama Kepala Desa (Kades) Sarang Tiung Muhammad Yohanies mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Terlebih, aspirasinya sebagai perwakilan nelayan telah direalisasikan oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor melalui perjuangan anggota DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi.

“Terutama kepada Gubernur melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel serta paman Yani yang telah membantu nelayan pesisir dalam keberlangsungan memenuhi kebutuhan dengan harapan dapat bermanfaat serta berkelanjutan yang diprogramkan oleh Pemprov Kalsel,” tuturnya. (RHS/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi Kedatangan Para Investor Mesir

BANJARBARU – Sejumlah pelaku usaha dan investor asal negara republik Arab Mesir, mendatangi Kantor Setdaprov Kalsel pada Senin (20/6), kedatangan para Investor yang didampingi Wakil Duta Besar Indonesia untuk Mesir Muhammad Aji Surya dan Atase Perdagangan KBRI Cairo Irman Adi Purwanto Moefthi ini, disambut langsung oleh Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, di Ruang Rapat H Maksid Setdaprov Kalsel.

Investor asal mesir (berjas hitam) saat berbincang bersama pelaku usaha dari Kalsel

Dalam sambutannya, Wakil Duta Besar Indonesia untuk Mesir Muhammad Aji Surya menyampaikan, kedatangan pihaknya bersama para pelaku usaha dan Investor asal Negara Republik Arab Mesir, yakni untuk mengetahui cara mempererat hubungan antara Negara Mesir dan Indonesia, mempererat tali silaturrahmi ini tidak hanya dinikmati oleh para Investor Indonesia, namun juga Masyarakat Kalimantan Selatan. Perlu disampaikan juga, mayoritas Penduduk Negara Mesir sangatlah mirip dengan mayoritas penduduk Indonesia, dikarenakan makanan yang dikonsumsi penduduk Negara Mesir adalah Roti Gandum, namun sudah beralih menjadi pemakan Mie Instan, dan hal ini merupakan kemiripan dengan Masyarakat Indonesia.

“Kita ingin ada peningkatan perdagangan yang tidak hanya terfokus ke beberapa Daerah di Indonesia, jadi saya kira semua Wilayah Indonesia berhak menikmati perdagangan dengan Mesir, karena perdagangan dengan Mesir Cukup Menjanjikan,” ungkap Aji Surya.

Sementara itu, Roy Rizali Anwar menyampaikan, pihaknya mengucapkan terimakasih terhadap Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Mesir, yang telah berdatang ke Provinsi Kalsel dengan membawa sejumlah Pelaku Usaha dan Investor asal Negara Mesir. Harapannya juga Kalsel sebagai gerbang Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kaltim, sehingga semua perdagangan, bisnis dan usaha akan dimulai di Provinsi Kalsel terlebih dahulu.

“Kami berharap dari Mesir bisa menginvestasikan sebesar-besarnya investasi di Kalsel, saat ini Bandara Syamsudin Noor sudah berstatus Bandara Internasional, dan akan kita coba apakah memungkinkan terdapat penerbangan dari Banjarmasin ke Mesir,” ungkap Roy Rizali.

Ditempat yang sama, Atase Perdagangan KBRI Cairo Irman Adi Purwanto Moefthi menyampaikan, saat mendengar paparan dari para pelaku usaha asal Kalsel, provinsi Kalsel sangat berpotensi untuk meng ekspor produk-produk pertanian dan perkebunan berupa Kopi, beras, dan teh, karena produk-produk tersebut sangat diminati oleh para penduduk mesir.

“Lainnya seperti kerajinan tangan, ada juga produk berkaitan dengan investasi lahan pertanian, semua sangat berpotensi di Kalsel,” tutup Irman Adi. (MRF/RDM/RH)

Paman Birin Hadiri Rakernas dan Pelantikan Serentak 17 Pengurus Forki Provinsi di Jakarta

JAKARTA – Gubernur Kalsel Sahbirin mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakenas) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) di Jakarta pada Sabtu (18/6).

Paman Birin, sapaan Gubernur Kalsel ini hadir dalam Rakernas Forki, seiring jabatan sebagai Ketua Umum Forki Kalimantan Selatan.

Selain menghadiri Rakernas Forki, Paman Birin pun juga mengikuti pelantikan 17 pengurus provinsi Forki yang ada di Indonesia.

Pelantikan serentak pengurus 17 Forki provinsi itu, dilakukan langsung Ketua Umum PB. Forki Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto.

Selepas pelantikan 17 pengurus Forki provinsi itu, Paman Birin yang didampingi Staf Khusus Rizal Akbar,  berkesempatan berbincang dengan Hadi Tjahjanto.

“Dalam pembincangan penuh keakraban tadi, pak Hadi menyampaikan harapan agar terus meningkatkan kemajuan olahraga karate di Kalsel,” ujar Gubernur.

Hadi juga menanyakan tentang infrastruktur latihan karate apakah sudah dimiliki oleh Kalsel.

Mendapat pertanyaan itu, Paman Birin pun menyebut saat ini telah difasilitasi sarana untuk latihan atlet.

“Kalsel siap menjalankan kemajuan karate mulai dari pembinaan hingga perhatian terhadap para atlet,” jawab Paman Birin dengan optimis. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Piranha Fun Race Competition, Resmi Digelar

BANJARBARU – Sebanyak 39 tim yang terdiri dari 22 Organisasi Pecinta Alam di seluruh Pulau Kalimantan telah berangkat menuju lokasi perlombaan Piranha Fun Race Competition di Kiram Park, Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat (17/6).

Sebanyak 78 orang peserta dari utusan Organisasi, Komunitas, Siswa dan Mahasiswa Pecinta Alam itu berangkat dari Kampus Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) ULM menggunakan 5 buah bus dan digiring oleh Patwal menuju Kiram Park Kalsel di Kabupaten Banjar.

Setelah sehari sebelumnya para peserta telah mengikuti technical meeting di Aula Kampus FPK mendengarkan tata tertib dan juknis perlombaan yang di gelar selama 3 hari dari 17-19 Juni 2022.

Ketua Mapala Piranha FPK, Syaima Melianti menyebutkan, peserta yang berangkat menuju lokasi perlombaan Piranha Fun Rece Competition di Kiram Park berjumlah 39 tim. Satu tim terdiri dari 2 orang peserta. Dalam 39 tim tersebut sedikitnya ada 22 organisasi pecinta alam Se-kalimantan.

“Tingkat perlombaan kita ini se-kalimantan dan memperebutkan juara Gubernur Kalsel. Peserta dari luar Kalsel ada dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Sementara Kalbar dan Kaltara belum bisa berpartisipasi tapi kita sudah berkoordinasi dengan mereka,” ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan nanti, pembukaan perlombaan ungkap Syaima dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor pada Jumat sore.

Sementara untuk perlombaan Piranha Fun Rece Competition sambung Syaima di gelar pada pada Sabtu (18/6).

“Pembukaan nanti sore bada Ashar sama Bapak Gubernur. Disana (pembukaan<–red) juga dibarengi launching penanaman 10 ribu bibit pohon di kawasan Tahura Kalsel,” terang Syaima.

Secara teknis Ia merincikan, para peserta perlombaan akan lari beradu kecepatan melintasi kawasan perbukitan, hutan, sungai dan sedikit pemukiman warga sekitar Desa Kiram. Perlombaan dimulai dari pagi pukul 07.00 WITA hingga selesai.

“Kita meletakan batas waktu tempuh maksimum selama 8 jam untuk peserta. Karena kondisi cuaca saat kami membuat jalur kemarin tidak menentu. Sebentar hujan sebentar panas bahkan sempat badai,” jelasnya.

“Jadi untuk jaga-jaga andai saja terjadi badai di atas nanti kita akan menghentikan waktu perlombaan sampai badai mereda. Toleransi waktu istirahat andai terjadi badai sudah kita siapkan selama 2 jam,” lebih jauh.

Bagi Syaima, perlombaan ini merupakan awal kembalinya atmosfer kompetisi antar pecinta alam di Kalimantan yang sempat ‘mati suri’ lantaran pandemi COVID-19.

Ia berharap, dari perlombaan yang dilaksanakan Mapala Piranha tersebut dapat memicu kawan-kawan pecinta alam lainnya untuk membuat even-even serupa sebagai ajang silaturahmi antar pecinta alam.

“Kami juga berterima kasih kepada pihak seluruh sponsor yang membatu kelancaran kegiatan kami. Serta instansi pemerintah dari tingkat daerah, Kota Banjarbaru dan Provinsi Kalimantan Selatan. Semoga kegiatan ini lancar dan tidak ada hambatan serta insiden,” tandasnya.

Sekedar informasi, dalam rangkain kegiatan itu Mapala Piranha juga menyisipkan acara Talk Show bertema lingkungan.

Menurut salah satu peserta Muhammad Arif Budi Prasetyo dari Imapa Universitas Mulawarman (Unmul), kegiatan tersebut adalah kegiatan kali pertama di luar Kalimantan Timur yang diikutinya.

Selain ajang silaturahmi di Kalimantan, bagi Budi ini merupakan momentum awal kegiatan para pecinta alam setelah pandemi COVID-19 lama menyelimuti dunia pendidikan.

“Kegiatannya bagus dan ini bisa jadi momentum awal. Semoga berjalan lancar dan tidak ada kendala,” tuturnya sebelum menaiki Bus. (RILIS-RDM/RH)

DPD PAN Banjarmasin Gelar Rakerda II

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Daerah Partai Amanat Nasional Kota Banjarmasin, menggelar Rapat Kerja Daerah II, disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Jumat (17/6).

Rakerda II dibuka Ketua DPD PAN Kota Banjarmasin, didampingi Sekretaris Mauliddin Anshar dan Wakil Ketua DPW PAN Kalsel, Afrizaldi

Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPD PAN Kota Banjarmasin Harry Wijaya mengatakan, dalam Rakerda II ini yang dibahas adalah usulan calon Presiden dan calon Wakil Presiden Pemilihan Umum 2024, apalagi partainya merupakan salah satu parpol yang masuk dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Dengan demikian seluruh pengurus DPD PAN Kota Banjarmasin hingga kecamatan diberi ruang dalam menyampaikan aspirasi.

“Sesuai intruksi DPP PAN, dipersilahkan mengusulkan nama calon Presiden pada Pilpres tahun 2024,” ucapnya.

Disampaikan Harry, para kader PAN bisa mengajukan nama calon Presiden baik dari internal partai PAN atau tokoh dari luar. Internal partai, diusulkan Ketum PAN Zulkifli Hasan, Soetristo Bachir, dan Hatta Rajasa.

“Kalau diluar partai, ada Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Ridwan Kamil, serta banyak tokoh lain yang sudah mulai muncul,” ungkapnya

Harry menambahkan, Rakerda II ini juga membahas strategi pemenangan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024 di Kota Banjarmasin dan tingkat Provinsi. Selain itu dibahas mekanisme perekrutan pencalegkan dini, tata cara penggunaan aplikasi SIMPAN, dan penetapan pengurus DPC Partai Amanat Nasional se- Kota Banjarmasin.

“Kami bertekad bisa menang menempatkan kader baik jadi Gubernur dan Wali Kota,” tutupnya.

Suasana Rakerda II PAN kota Banjarmasin

Untuk diketahui, dalam Rakerda II PAN kota Banjarmasin ini, dihadiri Pengurus Harian DPD dan DPC PAN Kota Banjarmasin, Anggota Legislatif Fraksi PAN DPRD kota Banjarmasin serta DPW Partai Amanat Nasional Kalimantan Selatan. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version