Cuaca dan Kurangnya Stok, Picu Kenaikan Harga Bawang Merah di Kalsel

BANJARBARU – Kebutuhan bawang merah di Kalsel mencapai 10 ribu ton per tahun. Namun kenyataannya, komoditi ini hanya mampu menopang dibawah target, bahkan tak sampai ribuan ton. Artinya ketersedian stok masih belum mencukupi. Disisi lain, harga yang dijual di pasar tradisional pun ikut meroket.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel, Fathurrahman, mengakui, bahwa provinsi ini bukan penghasil bawang merah. Untuk menyiasatinya harus mengambil dari luar daerah.

Kadis Ketahanan Pangan Kalsel Fathurrahman

“Pusat produktivitas bawang merah ini kan ada brebes (Jateng) dan Bima (NTB),” ujarnya kepada Abdi Persada FM, baru-baru tadi.

Soal ketersediaan, diakuinya, juga masih mengalami kekurangan. Hal ini juga dipicu adanya cuaca ekstrim di Jateng dan NTB sehingga produksinya pun terdampak.

“Akibatnya harga di pasar tradisional Kalsel alami kenaikan,” ungkapnya.

Tak hanya di Kalsel, Fathur menyebut, juga terjadi di semua provinsi. Bahkan, akibat ketersediaannya tak mencukupi komoditi bawang merah disana pun turut mengalami lonjakan tinggi.

“Kategorinya merah semuanya khusus untuk komoditi bawang merah,” ungkapnya.

Melalui data dinas ketahanan pangan kabupaten/kota di Kalsel, ia menjabarkan rata-rata telah menyentuh dikisaran harga yang tak biasa yakni diangka Rp75 ribu per kilogram.

“Tentu cuaca ekstrim juga jadi pemicu dan ini tentu jadi masalah,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

KPK RI Ajak Masyarakat Kalsel Miliki Peranan Dalam Berantas Korupsi

BANJARMASIN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapabilitas dan Pemberdayaan Masyarakat Antikorupsi di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (27/7). Dibuka langsung oleh Ketua KPK RI Firli Bahuri didampingi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.

Ketua KPK RI Firli Bahuri (Mengenakan Batik)

Firli menyampaikan, digelarnya Bimtek di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan bertajuk Pemberdayaan Budaya Antikorupsi.

“Karena KPK menyadari bahwa upaya upaya yang telah dilakukan, untuk tindakan antikorupsi sudah dilakukan dengan berbagai upaya, yang telah dimaksimalkan baik tindakan maupun pencegahan,” ungkapnya.

Tetapi, lanjutnya, KPK telah menyadari untuk melakukan pemberantasan korupsi tersebut, diperlukan dukungan dari masyarakat.

“Dengan adanya bimtek yang melibatkan masyarakat ini, diharapkan masyarakat menyadari dan melaporkan bahwa ada tindakan korupsi disekitar mereka. Seperti, adanya dugaan korupsi pada anggaran APBD dan lainnya,” ujar Firli.

Sementara itu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak membangun Banua yang bersih dari korupsi.

Seperti yang disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor pada saat memberikan sambutan, pada acara yang sama.

“Dalam rangka meningkatkan budaya antikorupsi dengan melibatkan masyarakat, maka kita mengajak masyarakat untuk ‘begarak barataan’ (bergerak semua; red) untuk membangun Banua ‘Nang barasih’ (yang bersih; red) dari korupsi,” tuturnya.

Oleh karena itu, lanjut Gubernur, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya mewujudkan reformasi birokrasi, guna membangun budaya birokrasi yang bersih dan bebas dari korupsi.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang transparan disertai masyarakat memiliki pemahaman yang baik terkait sistem, saluran dan cara-cara untuk aktif mengawasi jalannya pemerintahan, sehingga segala upaya pemberantasan korupsi dapat berjalan semakin baik di Banua ini,” ucap Gubernur.

Sedangkan, Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI Kumbul Kusdwidjanto Sudjadi mengatakan, pihaknya saat ini melakukan bimbingan teknis pencegahan tindakan antikorupsi, ke daerah-daerah, salah satunya Provinsi Kalimantan Selatan.

Dengan adanya Bimtek ini, lanjutnya, diharap bisa benar-benar memahami akan pentingnya peran serta masyarakat, agar cita-cita dan tujuan untuk mencegah praktik-praktik korupsi dapat tercapai.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk dapat menyatukan langkah dan gerak dalam memberantas korupsi dan memanfaatkan momentum ini, untuk menguatkan tekad bersama dalam mencegah terjadinya korupsi agar korupsi bisa ditekan seminimal mungkin,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)

JPO Banjarbaru Ditargetkan Rampung 28 Desember 2022

BANJARBARU – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Ahmad Yani Km 34, Banjarbaru, ditargetkan rampung pada 28 Desember 2022 sesuai kesepakatan kontraktor dengan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru.

Wali Kota Banjarbaru, Muhammad Aditya Mufti Ariffin (masker putih), saat meninjau proses pembangunan JPO

Saat meninjau lokasi pembangunan JPO, Selasa sore (26/7), Wali Kota Banjarbaru, Muhammad Aditya Mufti Ariffin menilai, proses pembangunan JPO ini terbilang cepat.

Kendati demikian, Aditya meminta proses pengerjaannya jangan sampai membahayakan pengguna jalan yang hilir mudik di lokasi tersebut. Termasuk, siswa sekolah yang lalu lalang di sekitarnya.

“Jangan sampai membahayakan warga, apalagi ini lokasinya berdekatan dengan sekolah,” ucapnya.

Aditya menampik jika pembangunan JPO ini terkesan tergesa-gesa. Menurutnya, orientasi JPO ini tidak diperuntukkan pada saat hari ini saja, melainkan untuk proses jangka panjang.

“Jangan menunggu macet dulu. Jangan menunggu masalah muncul baru kita selesaikan masalahnya. Tetapi bagaimana masalah kedepan itu kita tanggulangi hari ini,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR, Eka Yuliesda, menyebut, jika proses pengerjaan pembangunan melebihi target 180 hari kerja sesuai kesepakatan, maka masih ada program tambahan pengerjaan selama 50 hari.

Kepala Dinas PUPR kota Banjarbaru, Eka Yuliesda Akbari

“Kita kan masih punya tenggat waktu, tetapi akan terus kita usahakan agar bisa rampung sesuai target,” ungkapnya.

Eka mengaku, pihaknya juga akan terus mengawal pembangunan JPO ini secara ketat hingga selesai sesuai dengan Visi Misi Wali Kota Banjarbaru.

“Makanya kita monitor terus ini. Disamping itu juga ada konsultan pengawasnya,” terangnya.

Untuk mempermudah serta memastikan keselamatan warga selama proses pembangunan, Eka mengungkapkan sudah bekerjasama dengan instansi terkait untuk melakukan penutupan jalan.

“Masyarakat harap bersabar dulu, karena ini demi keselamatan juga. Untuk masalah kemacetannya nanti akan kita evaluasi terus bersama Polantas dan Dishub,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

DPRD Kalsel Sambut Baik Kunjungan Sespimti Polri Dikreg ke-31

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyambut baik kunjungan peserta program pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Dikreg ke-31 Tahun Anggaran 2022 di ‘Rumah Banjar’.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK, dalam sambutannya ketika membuka acara tersebut, Selasa (26/7).

“Selamat mengikuti rangkaian kegiatan. Semoga nantinya para peserta mendapatkan hasil terbaik dan kemudian meraih karier yang gemilang di kesatuan masing-masing,” katanya.

Supian HK mengaku merasa bangga bisa terlibat dalam proses pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-31 itu. Ia berharap, keterlibatan DPRD dalam proses ini membawa manfaat bagi para peserta.

Sementara, Pimpinan Perwira Pendamping, Brigjen Polisi Yasdan Rivai menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan rangkaian dari proses pendidikan, yakni Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) untuk mempraktikkan ilmu yang mereka dapat saat perkuliahan.

“Ada praktik kerja dalam negeri, ada praktik kerja luar negeri. Nanti para peserta akan membuat risalah kebijakan yang akan ditawarkan kepada pimpinan daerah,” jelasnya.

Kegiatan kunjungan ini diisi dengan diskusi dan tanya jawab guna menggali informasi terkait kebijakan dan permasalahan yang ada sesuai tema yang ada yakni, ‘Strategi Polri Menjaga Stabilitas Kamtibmas dan Mendukung Pemulihan Ekonomi Dalam Rangka Mengawal Pembangunan Nasional’.

Suasana Kunjungan Peserta Sespimti Polri Dikreg ke 31 Tahun 2022 ke DPRD Kalsel

Turut berhadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, Anggota Komisi II DPRD Kalsel Karlie Hanafi Kalianda, dan Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah. (NRH/RDM/RH)

Bank Kalsel Raih Penghargaan Pada Ajang Indonesia Most Admired BUMD Awards 2022

BANJARMASIN – Bank Kalsel kembali meraih penghargaan membanggakan. Kali ini dalam helatan bertajuk Indonesia Most Admired Bumd Awards 2022, Bank Kalsel memperoleh penghargaan “The Best BUMD In Satisfactory Performance And Service Of The Year” akhir pekan lalu.

Kriteria penilaian penghargaan ini ditentukan berdasarkan Corporate Sustainability, Corporate Awareness, Corporate Image, Corporate Strength, Corporate Innovation, Media Engagement, Kepuasan dan Loyalitas Nasabah dan Inovasi yang ditunjukkan oleh Bank Kalsel disepanjang tahun 2021.

Indonesia Most Admired Bumd Awards 2022 diselenggarakan oleh 7Sky Media dan Majalah IM Indonesia didukung oleh Center for Achievement Development.

Penghargaan ini merupakan apresiasi tertinggi yang diberikan kepada BUMD dan CEO BUMD yang memiliki prestasi/kinerja yang memuaskan serta berkontribusi tinggi dalam pembangunan daerah, berhasil bertahan serta tumbuh dan berkembang dimasa pandemi COVID-19 sehingga bisa memenangkan persaingan di era kompetisi bisnis yang sangat ketat.

Hanawijaya selaku Direktur Utama Bank Kalsel menuturkan rasa syukur bisa kembali mendapatkan apresiasi atas kinerja perusahaan.

“Mewakili manajemen dan seluruh insan Bank Kalsel, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas apresiasi yang diberikan oleh 7Sky Media kepada Bank Kalsel sebagai The Best BUMD in Satisfactory Performance and Service Of The Year. Semoga penghargaan ini menjadi stimulus perusahaan untuk menciptakan inovasi-inovasi baru, meningkatkan kinerja perusahaan dan semakin memberikan sumbangsih pada perekonomian Indonesia khususnya Kalimantan Selatan,” tutur Hana.

Lebih lanjut, Hanawijaya menegaskan kembali posisi Bank Kalsel sebagai entitas bisnis daerah yang berkomitmen memberikan layanan terbaik sebagaimana taglinenya Setia Melayani, Melaju Bersama.

“Penghargaan ini membuktikan bahwa Bank Kalsel kembali mempertegas komitmen dan dedikasi Bank Kalsel untuk terus meningkatkan prestasi dan selalu memberikan yang terbaik bagi seluruh stakeholder dan shareholder, berkontribusi tinggi dalam pembangunan daerah, sehingga berdampak positif dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional,” pungkas Hana. (ADV-RIW/RDM/RH)

Kejuaraan E Sport Piala Paman Birin, Perebutkan Total Hadiah 50 Juta

BANJARMASIN – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Kejuaraan E Sport Piala Paman Birin, di Gelanggang Olahraga Remaja Hasannudin HM, pada Selasa (26/7).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah, melalui Plt Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga sekaligus Kasi Pengembangan Olahraga Rekreasi, Tradisional dan Layanan Khusus Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Budiono mengatakan, saat ini pihaknya melaksanakan kegiatan Kejuaraan E Sport piala Paman Birin.

“Tujuan dari dilaksanakan kejuaraan ini, untuk menjaring atlet potensial cabang olahraga E Sport, dari kalangan masyarakat,” ungkapnya.

Mengingat, lanjut Budiono, peserta pertandingan yang mengikuti kejuaraan E Sport piala Paman Birin, berasal dari umum. Sehingga seluruh masyarakat dapat mengikuti kejuaraan tersebut.

“Pada kejuaraan E Sport ini, kami tidak membatasi peserta, semuanya boleh mengikuti,” ucapnya.

Budi mengatakan, kejuaraan E Sport piala Paman Birin ini, memperebutkan total hadiah mencapai Rp50 juta.

“Masing masing kategori lomba mendapatkan hadiah,” ujarnya.

Kategori yang dilombakan yakni, PUBG Mobile, Mobile Legend, .Efootball, Tekken, Crash Royale Mobile serta Cosplay E sport. (SRI/RIW/RH)

Diskop dan UKM Kalsel Gelar Rakor Pemberdayaan KUKM 2022

BANJARMASIN – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Tahun 2022.

Rakor Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Tahun 2022

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan Gusti Yanuar Noor Rifai, kepada wartawan pada Selasa (26/7) mengatakan, Rapat Koordinasi ini sangat penting untuk menerima saran, dari seluruh Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Usaha Mikro Kecil Menengah di Kabupaten dan Kota, dengan mengangkat tema, membangun masa depan koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai

“Selama rakor kita siap menerima masukan, untuk menjadikan koperasi semakin maju dan UMKM di Banua naik kelas,” ungkapnya

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira, meminta, dengan digelarnya Rapat Koordinasi ini, Koperasi dan usaha mikro kecil menengah di Kalsel semakin bangkit. Apalagi selama pandemi COVID-19, sektor ini termasuk yang mengalami dampak paling besar.

“Gubernur Kalsel berpesan melalui rakor ini, Koperasi dan UMKM di Banua lebih maju lagi,” pungkasnya

Perlu diketahui, Rakor ini, digelar di salah satu hotel berbintang Banjarmasin, pada 25 – 27 Juli 2022, dihadiri seluruh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten/Kota. (NHF/RIW/RH)

Nada Banua Etnika, Terpilih Jadi Penyaji Terbaik Lomba Gamelan Banjar

BANJARMASIN – Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan, pada Senin (25/7) malam, menggelar lomba Gamelan Banjar, bertempat di Gedung Balairung Sari. Terpilih sebagai juara Penyaji Terbaik Nada Banua Etnika STKIP PGRI Banjarmasin.

Salah satu peserta lomba Gamelan Banjar

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Suharyanti, kepada wartawan mengatakan, pada program Ragam Pesona Budaya Banjar tahun 2022 ini, lomba Gamelan Banjar, baru pertama kalinya digelar, yang bertujuan mengenalkan kesenian dan melestarikan tradisi asli Banjar secara luas, kepada seluruh lapisan masyarakat.

Kepala UPTD Taman Budaya, Disdikbud Kalsel, Suharyanti

“Lomba ini dapat semakin meningkatkan kreativitas para seniman di Banua, rencananya setelah lomba, kita akan gelar diskusi bersama para seniman sebagai evaluasi,” ucapnya.

Disampaikan Suharyanti, sebelumnya ada delapan peserta yang tampil secara offline pada lomba Gamelan Banjar ini. Setelah babak penyisihan, terpilih lima peserta berhasil masuk nominasi. Yaitu SPIJ, Nada Banua Etnika, Sirang Bastari, Anak Pandawa, serta Mahadaruna.

“Dalam memberikan penilaian, kami menghadirkan para juri yang berkompeten dibidangnya. YaituTaufik Rahmat Hidayat dan Mukhlis Maman, serta juri tamu dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Gandung Djatmiko,” jelasnya

Sementara itu, Juri lomba Gamelan Banjar, Gandung Djatmiko memberikan tanggapan terkait penilaian. Secara keseluruhan penampilan peserta dinilai sangat bagus, namun ada dua poin penting yang harus diperhatikan. Pertama soal penyajian, masih kurang mengekspresikan musik gamelan, dan instrumen gamelan harus terlihat sepenuhnya, agar pertunjukan dapat semakin memukau penonton.

“Ke depan harus digelar workshop untuk Gamelan Banjar ini,” tutupnya

Perlu diketahui, lomba Gamelan Banjar ini, disaksikan secara langsung Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Utara, Muhammad Anhar yang juga mengapresiasi lomba yang baru pertama kali digelar tersebut. Begitu juga para seniman di masing-masing kabupaten dan kota, yang sudah berpartisipasi.

Lomba Gamelan Banjar ini , dapat langsung disaksikan dari Balairung Sari Taman Budaya, dengan tetap disiplin protokol kesehatan. Warga juga dapat menonton melalui akun youtube Taman Budaya Kalsel. (NHF/RIW/RH)

Pembentukan SMK BLUD Kalsel Sudah Semakin Dekat

BANJARBARU – Pembentukan 9 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kalimantan Selatan (Kalsel) sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sudah semakin dekat.

Adapun 9 SMK tersebut adalah SMKN 2 Banjarmasin, SMKN 3 Banjarmasin, SMKN 4 Banjarmasin, SMKN 5 Banjarmasin, SMKN 2 dan SMKN 3 Banjarbaru, SMKN 1 Martapura, SMKN 2 Amuntai, serta SMK PP Negeri Pelaihari.

Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Syamsuri, mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya sudah mempresentasikan pembentukan ini di hadapan tim penilai BLUD dari Sekda Kalsel, diantaranya Biro Perekonomian Kalsel, BPKP, dan DjKN.

“Dari hasil penilaian oleh tim penilai, 9 sekolah tersebut sudah siap dijadikan sekolah BLUD,” ungkapnya, Selasa (26/7).

Proses selanjutnya disebutkannya, yaitu pemantapan mutu SDM di sekolah melalui bimtek dan studi tiru ke berbagai sekolah di luar daerah yang telah ditetapkan sebagai BLUD.

“Kita lakukan berbagai penguatan SDM dulu sampai ada Pergub mengenai resminya sekolah tersebut sebagai BLUD,” tuturnya.

Ke 9 SMK ini dianggap memiliki sarana dan prasarana yang memadai serta memiliki  kompetensi keahlian yang bisa diunggulkan untuk menjadi core bisnis dalam pengembangan Unit Produksi yang ada di sekolah.

“Potensinya beragam, ada dari bidang perhotelan, busana, otomotif, peternakan dan masih banyak lagi,” terangnya.

Pembentukan Sekolah BLUD ini diakui Syamsuri, bukan berarti mengutamakan bisnis di lingkungan sekolah, melainkan mengutamakan pelayanan yang lebih baik dan berkualitas, terutama di SMK.

Dirinya berharap 9 SMK tersebut dapat menjadi Pilot Project untuk menciptakan Sekolah BLUD lain di Kalsel.

“Semoga berjalan lancar dan sukses, terutama dalam tata kelolanya,” harapnya. (SYA/RIW/RH)

Dispersip Kalsel dan Uniska MAB, Bersinergi Tingkatkan Literasi dan Minat Baca di Banua

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggandeng Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari (Uniska MAB) bersinergi dalam rangka meningkatkan literasi dan minat baca masyarakat Banua.

Suasana Tabligh Akbar Yang Menghadirkan Pendakwah sekaligus Novelis Indonesia, Habiburrahman El Shirazy

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan langsung Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie dan Wakil Rektor IV UNISKA, Galuh Nasrullah Kartika Mayang Sari Rofam, di sela kegiatan Tabligh Akbar di Kampus II UNISKA, Kabupaten Barito Kuala, Senin (25/7).

Suasana Tabligh Akbar Menyambut Tahun Baru Islam 1444 H dan Milad ke 41 Uniska MAB

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani mengatakan, MoU tersebut sebagai tindak lanjut dari kerja sama sebelumnya antara Dispersip Kalsel dengan Program Sudi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Uniska MAB.

“Memang sebelumnya kami sudah ada menjalin kerja sama dengan program studi PGMI UNSIKA. Pada kesempatan ini kami menjalin kerja sama secara keseluruhan dengan Uniska MAB,” katanya kepada wartawan.

Kepala Dispersip Kalsel yang akrab disapa Bunda Nunung ini berharap, melalui kerja sama ini, dukungan antara kedua belah pihak bisa dilakukan dengan maksimal, khususnya dalam peningkatan literasi dan minat baca, guna meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Provinsi Kalsel.

Nurliani menambahkan, salah satu poin penting dalam peningkatan IPLM yaitu peningkatan jumlah pengunjung, peningkatan anggota, dan peningkatan jumlah pembaca.

“Seperti kegiatan tablig akbar hari ini dengan mendatangkan Kang Abik, yang merupakan bentuk dukungan kami terhadap Uniska MAB. Kedepan kami juga mengharapkan bantuan dari Uniska MAB untuk mendorong mahasiswanya agar mendayagunakan perpustakaan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Nurliani juga mengajak pihak Uniska MAB untuk bersama turun ke lapangan dalam meningkatkan literasi dan minat baca masyarakat desa di Kalsel.

“Saya berharap nanti kita bisa merealisasikan bersama turun ke lapangan, apalagi kami punya program literasi masuk desa dan kami berharap program ini dapat dukungan dari Uniska MAB melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswanya,” kata Nurliani. (NRH/RIW/RH)

Exit mobile version