HUT FKPPI ke 44 Tahun, Inilah Harapan Paman Yani

BANJARMASIN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Yani Helmi menghadiri acara Syukuran Ulang Tahun Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI dan Polri (FKPPI) ke 44 Tahun di gedung Mahligai Pancasila, Senin (12/9) malam.

Peringatan Ulang tahun ke 44 FKPPI Tahun 2022 PD XVI FKPPI Kalsel mengusung tema “Lebih Sehat dan Lebih Berkarya Membangun Negeri”.

Suasana Syukuran Ultah ke 63 Pepabri dan Ultah ke 44 FKPPI di Gedung Mahligai Pancasila

“Acara ini sebagai ajang silaturahmi keluarga besar FKPPI untuk 13 kabupaten/kota di Kalsel. Alhamdulillah sudah dilaksanakan dan difasilitasi oleh Gubernur Kalsel Bapak Sahbirin Noor yang juga Ketua Umum FKPPI Kalsel,” katanya kepada wartawan.

Wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani
mengharapkan kepada kader FKPPI agar selalu menjaga kekompakan dan kesolidan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

“FKPPI ini anggotanya ada yang pekerja swasta, pegawai, juga TNI-Polri. Itulah kami keluarga besar FKPPI yang hingga saat ini jadi satu dalam sebuah tujuan untuk kemajuan organisasi dan masyarakat di Kalsel,” jelasnya.

Paman Yani yang juga Wakil Ketua KB-FKPPI Kalsel mengharapkan bersama dengan para pembina ikut juga mendorong kemajuan FKPPI di Kalsel.

Dalam acara tersebut, juga digelar Syukuran Ulang Tahun ke 63 Pepabri DPD Pepabri Kalsel dengan tema “Sikap Pejuang Yang Berwawasan Negarawan Mantapkan Indonesia Hebat”. (NRH/RDM/RH)

Paman Birin Minta Pepabri dan FKPPI Terus Menjadi Mitra Pemerintah

BANJARMASIN – Syukuran Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) dan HUT ke-44 Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan (FKPPI) di Kalimantan Selatan, berlangsung di gedung Mahligai Pancasila, Senin (12/9).

HUT Pepabri ke-63 yang mengusung tema “Sikap Pejuang Yang Berwawasan Negarawan Mantapkan Indonesia Hebat” ini, dihadiri langsung Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Paman Birin, (sapaan Sahbirin Noor) berharap, Pepabri maupun FKPPI terus menjadi mitra atau mitra pemerintah, dalam mewujudkan kesuksesan pembangunan di Banua.
Selain itu juga, turut aktif dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, membina dan membangun kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan produktif.

“Dengan begitu kita berharap tentunya akan terwujud Kalimantan Selatan MAJU (Makmur Sejahtera dan Berkelanjutan) sebagai gerbang Ibu Kota Negara Nusantara,” ujar Paman Birin dalam sambutannya.

Ketua DPD Pepabri Kalsel, Kol (Purn) Nasib Alamsyah menyampaikan amanat Ketua Umum DPP Pepabri, Jendral TNI Purn Agum Gumelar. Sedangkan Ketua Umum FKPPI Pusat, Ponco Sutowo menyampaikan sambutannya secara virtual.

Dalam amanatnya, Agum Gumelar mengatakan, saat ini hampir semua negara mengalami kesulitan, seperti krisis pangan, energi, ekonomi akibat pandemi COVID-19. Dalam menghadapi situasi ini, seluruh keluarga Pepabri diminta berperan dalam membantu pemerintah dan tetap menjadi panutan masyarakat.
Sebagai insan yang berwatak pejuang, jajaran Pepabri di setiap tingkat organisasi juga harus peduli dengan permasalahan terkini yang dihadapi masyarakat di daerah masing – masing.

“Anggota Pepabri harus memberikan masukan ke pimpinan daerahnya agar permasalahan dapat diatasi dan mendukung kebijakan pemerintah daerah,” pesan Agum.

Pada HUT Pepabri ke-63, DPP Pepabri juga memberikan piagam penghargaan kepada 206 anggota yang telah aktif selama 5 tahun dan 103 anggota yang telah aktif selama 10 tahun. Hal ini agar memotivasi para anggota untuk ikut aktif dalam Pepabri.

Nasib Alamsyah juga menyampaikan bahwa, dalam waktu dekat, Pepabri akan menyelenggarakan Munas, yaitu pada 17 November 2022 dalam rangka pertanggungjawaban kegiatan Pepabri yang telah terlaksana, dan memilih pimpinan baru serta menyusun rencana giat mendatang.

Sementara itu, Paman Birin dalam sambutannya mengatakan, Pepabri dan FKPPI memiliki keterkaitan yang sangat erat. Kesuksesan para prajurit TNI maupun Polri, tidak lepas dari dukungan keluarga.

Pada peringatan ulang tahun dua organisasi tersebut, Paman Birin melakukan pemotongan nasi tumpeng dan dibagikan kepada pengurus organisasi. (RIW/RDM/RH)

PT Baramarta Siap Kejar Prediksi Laba Rp9 M Tahun 2022

BANJAR – Perseroan Terbatas (PT) Baramarta harus mengejar prediksi laba sebesar Rp9 miliar. Dari capaiannya nanti, komposisi bagi hasil penerimaan kas daerah (PAD) untuk Pemkab Banjar sedikitnya 55 persen atau setara Rp5 miliar.

Dirut PT Baramarta, Rachman Agus, mengungkapkan, setelah berbadan hukum PT tentu perbaikan menuju profesionalitas sebagai perusahaan terus ditingkatkan. Meski sebagai korporasi pemda, namun tidak menutup kemungkinan dapat berkembang.

Suasana pengucapan janji sumpah jabatan pada pelantikan Dirut PT Baramarta dengan Bupati Banjar

“Tentunya ada inovasi dan perbaikan. Masa-masa sulit sudah dilalui dan ini terus berlanjut. Untuk target jelas dua kali lipat dari sebelumnya,” jelasnya usai mengikuti pelantikan di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Kabupaten Banjar, Senin (12/9).

Ia mengharapkan, setelah berubahnya ke status perseroan terbatas tentu tidak ada kendala lagi saat merealisasikan laba yang ditargetkan.

“Mudahan-mudahan target tahun 2022 ini mampu terkejar yang Rp9 miliar td hingga bisa menyetorkan Rp5 miliar untuk PAD,” ungkapnya.

Seiring ditargetkan naik, tentu ia telah melakukan terobosan untuk mencapai realisasi target angka Rp9 miliar salah satunya telah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan kontraktor.

“Mereka sudah mulai bekerja (beroperasi) dan mudah-mudahan dalam tiga bulan ke depan ini bisa tercapai,” ucapnya.

Untuk menggapai keberhasilan lainnya, lanjut Agus, PT Baramarta juga telah menidaklanjuti kerjasama dengan sejumlah investornya seiring keseriusan dalam pengembangan perusahaan.

“Kami juga sudah mendapatkan investor baru dan penanam modal yang tidak berkontribusi lagi juga sudah dievaluasi. Yang jelas, benar-benar ingin bekerjasama tentu kami akan serius menindaklajuti untuk daerah,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Banjar, Saidi Mansyur, berharap, ditangan kepemimpinan direktur baru kedepan dapat memberikan kontrubusi terhadap daerah terkhusus Kabupaten Banjar.

“Dengan perannya ini justru kinerja dan kemajuan perusahaan dapat melangkah lebih baik lagi dengan berbagai inovasi,” ucapnya. (RHS/RDM/RH)

5 Atlet Pickleball Kalsel Mewakili Indonesia Pada Kejuaraan Dunia di Bali

BANJARMASIN – Kontingen Pickleball Provinsi Kalsel meminta restu dan dukungan kepada Pemerintah Provinsi, untuk mengikuti kejuaraan dunia di Bali, pada 20 – 24 September 2022 mendatang.

Kedatangan kontingen ke Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel ini, disambut oleh Kepala Dispora Hermansyah didampingi Plt Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Budiono, Senin (12/9).

Kadispora Kalsel Hermansyah

Ketua Pickleball Provinsi Kalimantan Selatan Sutarto Hadi mengatakan, kedatangan mereka ke Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel ini, untuk meminta dukungan pemerintah melalui dinas tersebut. Mengingat, prestasi olahraga pickelball di Provinsi Kalimantan Selatan cukup membanggakan.

Ketua Pickleball Kalsel Sutarto Hadi

“Terbukti saat ini ada lima atlet pickleball Provinsi Kalimantan Selatan akan mengikuti kejuaraan tingkat dunia di Bali,” ujarnya.

Untuk atlet pickleball Kalimantan Selatan yang bertanding pada kejuaraan dunia pickleball adalah, M Dody Noor Ariyandi dari Samsat Kota Banjarbaru, Muhammad Mustaqiem dari LPPL Radio Abdi Persada, Novy Emilia Rousilawaty dari PT Air Minum Bandarmasih, Rosanty Dewi dari Satpol PP Kabupaten Tapin, serta Noor Hasusilawati dari PLN Banjarbaru.

“Mereka akan mewakili Indonesia pada kejuaraan tersebut,” ucap Sutarto.

Sementara itu, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi dan mendukung kontingen Pickleball yang akan mengikuti kejuaraan tingkat dunia tersebut.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, tentunya memberikan apresiasi dan dukungan terhadap olahraga pickelball,” ujar Hermansyah, Kadispora Kalsel.

Hermansyah juga berharap, para atlet pickelball Provinsi Kalimantan Selatan ini dapat membanggakan dan mengharumkan nama Banua, pada kejuaraan dunia tersebut. (SRI/RDM/RH)

Museum Lambung Mangkurat Kalsel Tingkatkan Kecintaan Masyarakat Terhadap Musik Panting

BANJARBARU – Musik tradisional Kalimantan Selatan (Kalsel) “Musik Panting” kurang mendapat respon dari masyarakat modern. Terlebih dari generasi muda saat ini. Padahal menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun, musik panting merupakan salah satu warisan tak benda dari para pendahulu.

“Musik daerah Kalsel ini harus terus diwariskan untuk anak cucu di masa akan datang. Karena belum tentu ada musik seperti ini di negara lain,” ucapnya belum lama tadi.

Tak hanya dirinya, Muhammadun mengaku Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, pun sangat mencintai musik panting.

“Karena musiknya unik, ketika mendengar musik panting semangat menjadi meningkat,” tuturnya.

Berbagai macam upaya terus dilakukan oleh Pemprov Kalsel agar kesenian musik daerah ini dapat terus dicintai oleh masyarakat. Salah satunya dengan perlombaan musik panting yang diselenggarakan oleh Museum Lambung Mangkurat Kalsel, pada Sabtu (10/9) lalu, yang diikuti oleh 11 grup musik panting se Kalsel.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Taufik Akbar

“Kita sangat bangga terhadap antusias masyarakat dalam perlombaan ini. Ini membuktikan bahwa kecintaan terhadap musik panting masih melekat di hati warga Kalsel,” ucap Kasubbag Tata Usaha Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Taufik Akbar.

Perlombaan musik panting ini sengaja dilaksanakan di halaman depan Museum Lambung Mangkurat. Sebab menurut Akbar, hal itu bertujuan agar musik yang dimainkan didengar langsung oleh warga yang melintas di jalan.

“Supaya warga yang melintas juga ikut mendengarkan musik panting, karena ini musik daerah Kalsel. Ini juga sekaligus warga bisa mengetahui ada museum punya Pemprov Kalsel di sini,” terangnya.

Tak hanya bagi grup musik panting terbaik, Akbar mengaku perlombaan tersebut juga menilai skill individu pemain. Seperti vokal, biola, babun (gendang banjar), dan gitar panting.

“Kita ingin memberi apresiasi tersendiri untuk para pemain, jadi mereka lebih semangat,” ungkapnya.

Kedepannya, Akbar membeberkan, Museum Lambung Mangkurat Kalsel akan terus melakukan berbagai macam kegiatan yang bertujuan untuk mempertahankan warisan budaya Kalsel agar tidak punah digerus zaman.

“Insyaallah kita akan terus upayakan kegiatan semacam ini, semoga terlaksana dengan lancar,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Ciptakan Wartawan Multitasking, PWI Pusat Gelar Safari Jurnalistik

BANJARMASIN – Untuk menciptakan wartawan yang multitasking atau bisa segala hal, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, menggelar Safari Jurnalistik di Kalimantan Selatan, pada Senin (12/9).

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari mengatakan, saat ini kecanggihan teknologi harus mampu membuat wartawan mudah beradaptasi, dengan cara memiliki berbagai inovasi dalam menyajikan berita, agar tidak ditinggalkan masyarakat dan menjadi tontonan media terdepan.

Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari

“Wartawan harus serba cepat dan tanggap, dalam menyiarkan berita baik dalam bentuk audio dan visual,” ucapnya

Atal menjelaskan, dalam kegiatan Safari Jurnalistik ini, beberapa narasumber telah memberikan materinya. Mulai tentang peluang wartawan konten kreator di era dinamika platform, yang disampaikan Ahmed Kurnia, sebagai Direktur Sekolah Jurnalisme PWI Pusat Indonesia, dilanjutkan Direktur Eksekutif Komunikonten dengan tema menangkap peluang bisnis di media sosial yang disampaikan Hariqo Wibawa Satria, dan Merdi Sofansyah yang memberikan pemaparan sekaligus workshop Wartawan Masa Depan : Multitasking Journalist, ada pula sekapur sirih oleh Ketua Bidang Pendidikan PWI pusat Nurjaman Mochtar, serta dari PT Astra.

“Kita minta setelah hasil safari ini, wartawan mampu menerapkan nanti di lapangan,” pintanya.

Lebih lanjut Atal menambahkan, dengan suksesnya digelar Safari Jurnalistik di Kalimantan Selatan, melalui kerjasama dengan PT Astra, akan dijadwalkan untuk digelar kembali di seluruh wilayah di Indonesia.

“Kami apresiasi kegiatan ini diikuti puluhan wartawan baik dari media cetak elektronik dan online, serta Adpim Provinsi Kalsel, Bagprokompim Setda Kota Banjarmasin, Kominfo Banjarbaru, tak ketinggalan, Lembaga Pers Mahasiswa seperti dari Uniska UIN dan ULM,” tutupnya

Foto bersama PWI Pusat dan peserta Safari Jurnalistik

Untuk diketahui, kegiatan Safari Jurnalistik yang digelar dalam sehari ini, bertempat di salah satu hotel Berbintang di Banjarmasin. Dihadiri Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie yang terpilih kembali untuk periode 2022-2027. (NHF/RDM/RH)

Warga Yang Namanya Dicatut Parpol Diminta Melapor

BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan mengimbau kepada warga untuk melapor jika namanya dicatut Partai Politik (parpol) dalam akun yang didaftarkan di Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL). Pasalnya, saat ini, Bawaslu Kalsel sudah menerima sekitar 92 laporan dari warga yang namanya tercatat di parpol, namun ternyata bukan anggota parpol. Data tersebut didapati di akun SIPOL yang didaftarkan parpol untuk verifikasi administrasi.

“Untuk sementara ini, ada sekitar 92 orang yang melapor ke Bawaslu di Kabupaten/Kota masing-masing karena namanya ada di parpol, sedangkan dia bukan anggota parpol. Paling banyak ada di Tabalong, Banjarbaru dan Kabupaten lainnya,” kata Komisioner Bawaslu Kalsel, Nurkholis Majid kepada wartawan, usai menjadi narasumber dalam Sosialisasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu terkait Tugas dan Wewenang Pengawas Pemilu yang dilaksanakan Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Suripno Sumas, pada Sabtu (10/9).

Suasana Sosialisasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 oleh Anggota DPRD Kalsel Suripno Sumas

Nurkholis Majid menyebutkan saat ini pihaknya dalam tahap klarifikasi karena nama-nama itu mengaku bukan anggota partai politik. Selain itu, lanjutnya, Bawaslu juga banyak menemukan data ganda dimana ada satu warga yang tercatat sebagai anggota di dua parpol bahkan lebih.

“Berdasarkan data, jumlahnya mencapai 21.485 nama se Kalsel. Artinya itu menyebar di semua parpol. Tanggal 4 sampai 9 September kemarin, KPU melakukan proses klarifikasi keanggotaan ganda tersebut yang dituangkan dalam berita acara. Tidak diperkenankan melakukan video call,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel Suripno Sumas mengharapkan parpol mengikuti tahapan pemilu sesuai aturan. Termasuk memasukkan data keanggotaan di SIPOL secara real dan akurat.

“Saya berharap parpol yang mendaftarkan diri ke KPU untuk menjadi peserta Pemilu benar-benar memasukkan data keanggotaannya yang real anggota parpol tersebut agar tidak terjadi banyak komplain,” katanya.

Suripno juga berharap melalui sosialisasi ini, para peserta yang berasal dari Ketua RT maupun tokoh masyarakat di Kota Banjarmasin, dapat mengetahui dan memahami isi Undang-Undang tersebut sehingga nantinya mereka turut berpartisipasi dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu agar dapat berjalan lancar, jujur dan adil. (NRH/RDM/RH)

Laksanakan Soswasbang, Paman Yani: Tinggikan Mimpi Meski Dalam Keterbatasan

TANAH BUMBU – Menjaga semangat persatuan bangsa dalam keberagaman latar belakang menjadi pesan yang terus disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan Muhammad Yani Helmi dalam setiap kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Pembinaan Ideologi Pancasila. Tak terkecuali saat sosialisasi yang digelar di SMA Negeri 1 Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (12/9).

Pelaksanaan yang diikuti oleh tenaga pengajar dan peserta didik serta masyarakat ini menghadirkan narasumber dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Selatan, yakni Kasubbid Kelembagaan Partai Politik dan Fasilitasi Pemilu Harry Widhiyatmoko.

“Penting sekali untuk para siswa ini dapat terus menjaga kesatuan dalam keberagaman. Karena merekalah yang nantinya akan menjadi pemimpin di masa akan datang,” ujar Yani Helmi atau yang akrab disapa Paman Yani.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan Paman Yani untuk memberikan wejangan agar para siswa tidak takut untuk menggantungkan mimpi setinggi-tingginya meski dalam keterbatasan.

Namun demikian, ia tidak menampik akan banyaknya kendala yang dihadapi kaum milenial saat ini. Seperti kemajuan teknologi yang bisa saja menjerumuskan hingga banyaknya informasi yang simpang siur bahkan bohong atau hoaks.

“Itulah pentingnya filter dari tenaga pendidik, orang tua, serta pemangku kebijakan. Agar informasi yang mereka dapatkan tidak sembarang untuk disebar namun dicerna terlebih dahulu,” katanya.

Sementara itu, Kasubbid Kelembagaan Partai Politik dan Fasilitasi Pemilu Harry Widhiyatmoko, menyampaikan pentingnya toleransi di tengah masyarakat yang mempunyai keragaman latar belakang ini.

“Intoleransi adalah pangkal dari perpecahan. Oleh karenanya sangat penting untuk saling menghargai,” paparnya.

Terkait hadirnya wakil rakyat hingga pelosok ini mendapat apresiasi dari Kepala SMA Negeri 1 Kusan Hulu, Faisal Anwar. Ia berujar sangat berterimakasih atas kehadiran Paman Yani bersama rombongan. Bahkan ia menyebut ini merupakan anugerah yang luar biasa.

“Alhamdulillah hadirnya Paman Yani sangat berarti, semoga bisa menjadi pembelajaran bagi anak-anak agar lebih bersemangat dalam menimba ilmu,” ucapnya. (ASC/RDM/RH)

Paman Birin Ingatkan Pentingnya Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menghadiri dan membuka acara Gerakan Sikat Gigi Massal dan Bhakti Sosial dalam rangka Peringatan Hari Gigi Nasional tahun 2022 di SDIT Al Firdaus yang berlokasi di Jalan Sungai Gampa Kelurahan Sungai Jingah Kecamatan Banjarmasin Utara, Senin (12/9).

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) di Kalsel dan semua pihak terlibat dalam kegiatan sikat gigi massal HKN 2022 yang diikuti 720.000 anak di seluruh Indonesia, termasuk jatah Kalsel sebanyak 20.000 anak yang tersebar di 13 kabupaten/kota, untuk pencapaian rekor MURI tersebut.

Suasana Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut di SDIT Al-Firdaus Banjarmasin

Paman Birin mengingatkan pentingnya edukasi tentang pemeliharaan gigi, terutama untuk anak-anak. Mengingat, sektor kesehatan merupakan salah satu bagian terpenting dan menjadi sasaran utama pembangunan sehingga Pemerintah Provinsi Kalsel terus mengupayakan agar masyarakat hidup dalam keadaan yang sehat. Upaya-upaya tersebut, lanjutnya direalisasikan melalui program-program peningkatan kualitas dan jangkauan layanan kesehatan, program sosial, hingga kesehatan lingkungan.

“Saya menyadari, bukan perkara yang mudah dan sederhana untuk mewujudkan masyarakat yang sehat. Banyak persoalan yang harus terurai dalam mewujudkan masyarakat sehat, dari persoalan biaya, kultur, budaya, akses, dan yang utama adalah kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan,” jelasnya.

Paman Birin pun mendorong kegiatan seperti ini terus disebarluaskan secara lebih sering dan konsisten melalui seluruh kanal dan saluran informasi yang ada dan dekat dengan anak-anak. Ia juga tak lupa mengingatkan semua, bahwa mencegah lebih baik dari pada mengobati. Menjaga kesehatan tubuh, merupakan cara yang paling baik untuk mencegah datangnya berbagai penyakit.

“Kepada para orangtua, para guru dan tenaga pendidik lainnya, mari kita terus ingatkan dan beri contoh kepada anak-anak kita, bagaimana cara menjaga kesehatan gigi yang baik, bagaimana cara menyikat gigi yang baik dan benar, sehingga menjadi kebiasaan anak-anak kita yang dibawa sampai mereka dewasa,” pesannya.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Wakil Wali Kota Banjarmasin Ariffin Noor, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.Muhammad Ramadhan serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, Sulkan itu, melibatkan 145 siswa SDIT Al-Firdaus yang melakukan sikat gigi massal dan kegiatan serupa dilakukan di seluruh kabupaten/kota se Kalsel. (NRH/RDM/RH)

Warga Banua Dimudahkan Dengan Kehadiran QRIS

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, bekerjasama dengan Bank Indonesia melakukan peluncuran SIAP QRIS, di Kabupaten Tabalong, Sabtu (10/9).

Peluncuran SIAP QRIS di Kalsel, dilakukan oleh Gubernur Provinsi Kalsel Sahbirin Noor, diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Suparno, bersama Bupati Tabalong Anang Syakhfiani, dihadiri Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel Imam Subarkah.

Peluncuran QRIS di pasar tradisional

Menurut Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, kepada Abdi Persada FM, pada Senin (12/9), peluncuran QRIS di Kalsel, merupakan Program Bank Indonesia bekerjasama dengan Disdag Kalsel, tujuannya untuk memudahkan dalam berbelanja melalui sistem pembayaran Non Tunai, agar lebih aman dan praktis.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani

“Konsumen tidak perlu membawa uang yang banyak, pedagang merasa nyaman karena uang pembayaran langsung masuk rekening, sehingga tidak beresiko tindak kejahatan seperti pencopetan dan perampokan,” ucapnya

Disampaikan Birhasani, saat ini ada sebanyak 8 pasar yang menerapkan sistem pembayaran Non Tunai melalui QRIS yaitu, Pasar Bumi Cahaya Selamat di Martapura, Pasar Murakata dan Pasar Keramat Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Pasar Kemakmuran Kotabaru dan Duta Mall Banjarmasin, dilanjutkan di Kabupaten Tabalong yakni di Pasar Bauntung Tanjung, Pasar Kelua dan Pasar Mabuun.

“Rencananya akan dilanjutkan ke Pasar Tungging Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala,” jelasnya

Lebih lanjut Birhasani menambahkan, QRIS ini juga bisa digunakan untuk pembayaran retribusi, parkir, penyaluran sumbangan keperluan sosial, pembangunan masjid, dan membayar zakat melalui Badan Amil Zakat.

“Qris ini sangat banyak manfaat positif dalam bertransaksi,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version