28 Mei 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Warga Yang Namanya Dicatut Parpol Diminta Melapor

2 min read

BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan mengimbau kepada warga untuk melapor jika namanya dicatut Partai Politik (parpol) dalam akun yang didaftarkan di Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL). Pasalnya, saat ini, Bawaslu Kalsel sudah menerima sekitar 92 laporan dari warga yang namanya tercatat di parpol, namun ternyata bukan anggota parpol. Data tersebut didapati di akun SIPOL yang didaftarkan parpol untuk verifikasi administrasi.

“Untuk sementara ini, ada sekitar 92 orang yang melapor ke Bawaslu di Kabupaten/Kota masing-masing karena namanya ada di parpol, sedangkan dia bukan anggota parpol. Paling banyak ada di Tabalong, Banjarbaru dan Kabupaten lainnya,” kata Komisioner Bawaslu Kalsel, Nurkholis Majid kepada wartawan, usai menjadi narasumber dalam Sosialisasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu terkait Tugas dan Wewenang Pengawas Pemilu yang dilaksanakan Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Suripno Sumas, pada Sabtu (10/9).

Suasana Sosialisasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 oleh Anggota DPRD Kalsel Suripno Sumas

Nurkholis Majid menyebutkan saat ini pihaknya dalam tahap klarifikasi karena nama-nama itu mengaku bukan anggota partai politik. Selain itu, lanjutnya, Bawaslu juga banyak menemukan data ganda dimana ada satu warga yang tercatat sebagai anggota di dua parpol bahkan lebih.

“Berdasarkan data, jumlahnya mencapai 21.485 nama se Kalsel. Artinya itu menyebar di semua parpol. Tanggal 4 sampai 9 September kemarin, KPU melakukan proses klarifikasi keanggotaan ganda tersebut yang dituangkan dalam berita acara. Tidak diperkenankan melakukan video call,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel Suripno Sumas mengharapkan parpol mengikuti tahapan pemilu sesuai aturan. Termasuk memasukkan data keanggotaan di SIPOL secara real dan akurat.

“Saya berharap parpol yang mendaftarkan diri ke KPU untuk menjadi peserta Pemilu benar-benar memasukkan data keanggotaannya yang real anggota parpol tersebut agar tidak terjadi banyak komplain,” katanya.

Suripno juga berharap melalui sosialisasi ini, para peserta yang berasal dari Ketua RT maupun tokoh masyarakat di Kota Banjarmasin, dapat mengetahui dan memahami isi Undang-Undang tersebut sehingga nantinya mereka turut berpartisipasi dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu agar dapat berjalan lancar, jujur dan adil. (NRH/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.