Pasmur Tekan Inflasi, Pemprov Kalsel Bagikan 4 Ton Beras Gratis

BANJAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melaksanakan Pasar Murah dalam rangka menekan angka inflasi dan di tengah naiknya harga kebutuhan pokok, bertempat di samping Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Martapura, Selasa (17/1). Pada pasar murah tersebut, Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Kalsel membagikan Paket beras gratis, yang langsung diserbu ratusan masyarakat hingga habis.

Ratusan masyarakat memadati Stand Dinas Ketapang pada Pasar Murah untuk mendapatkan beras gratis

Selain Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, pasar murah juga diikuti berbagai Dinas Provinsi Kalsel dan Kabupaten Banjar. Diantaranya Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel, dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel.

Berdasarkan pantauan Abdi Persada FM di lapangan, kurang lebih satu jam setelah terlaksanakannya pasar murah yang diikuti antusias masyarakat sekitar, ribuan paket sembako yang disediakan Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPerindag) Kabupaten Banjar dan Pemprov Kalsel ludes terjual.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Syamsir Rahman yang juga merupakan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel menjelaskan, dengan adanya kegiatan pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang begitu murah.

“Misalkan saja, harga bawang merah yang semula 30 ribu rupiah, turun menjadi 20 ribu rupiah per kilogram, sementara bawang putih dari harga 15 ribu menjadi 5 ribu rupiah,” ungkap Syamsir.

Syamsir menambahkan sesuai arahan dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, dalam rangka pengendalian inflasi, pihaknya berharap kepada instansi terkait bisa kembali melaksanakan Pasar Murah dan tak hanya terlaksana di Kabupaten Banjar saja. Kali ini pihaknya menyediakan sebanyak 4 ton beras bulog dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang akan dibagikan

“Paling tidak di enam bulan pertama, ini juga mengantisipasi dengan adanya kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) dan angka inflasi yang begitu tinggi,” lanjut Syamsir.

Syamsir melanjutkan, pasar murah sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Kerja sama ini juga diharapkan kepada pemerintah kabupaten dan kota di seluruh provinsi Kalsel. (MRF/RDM/RH)

Raperda RPPLH Kota Banjarmasin Akan Atur Kelestarian Lingkungan Hidup Selama 30 Tahun

BANJARMASIN – Pembahasan Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah, tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di DPRD Banjarmasin, mengatur kelestarian lingkungan hidup selama 30 tahun. Hal itu disampaikan Ketua Pansus Raperda RPPLH, Afrizaldi, kepada sejumlah wartawan baru – baru tadi.

Ia menjelaskan, tujuan dibuatnya payung hukum ini, untuk mengatur kelestarian lingkungan hidup dan agar dapat diterapkan secara maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat di kota ini, sebagai upaya Pemerintah dalam memperbaiki indeks kualitas lingkungan, baik kualitas air, udara serta serapan tanah.

“Setelah disahkan menjadi Perda, setiap 5 tahun sekali akan dievaluasi,” ungkapnya

Afrizaldi menyampaikan, saat ini usia Kota Banjarmasin sudah sangat tua hampir lima abad, dengan demikian kalau tidak ditata dari sekarang, terutama dalam segi lingkungan, maka dikhawatirkan akan terjadi berbagai kerusakan alam, sehingga diminimalisir terlebih dahulu.

“Pertumbuhan penduduk terus meningkat, kalau tidak dikontrol semakin berbahaya,” ucapnya

Lebih lanjut Afrizaldi menambahkan, kualitas air di daerah ini sebagian sudah mengalami pencemaran, padahal air sungai menjadi sumber air bersih bagi masyarakat, sehingga harus dijaga dari sekarang untuk mewujudkan lingkungan sehat, nyaman dan berkesinambungan.

“Semoga setelah finalisasi ini, akan cepat disahkan melalui rapur,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Dinas PUPR Banjarmasin Pastikan Terbuka Terhadap Proses Hukum Jembatan Patih Masih

BANJARMASIN – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin, memastikan bersifat informatif terhadap proses hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) atas aduan Proyek Jembatan Patih Masih atau HKSN.

Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Suri Sudarmadyah mengatakan, pihaknya saat ini telah kooperatif serta menyiapkan data yang diperlukan, untuk proses hukum tersebut.

“Untuk saat ini sudah ada pemanggilan terhadap PPK Tahun 2021 dan Penyedia Jasa,” ungkap Suri, kepada sejumlah wartawan, pada Selasa (18/1).

Dugaan tersebut, lanjut Suri, karena adanya keterlambatan pekerjaan penyelesaian Jembatan. Sehingga, diberikan perpanjangan waktu selama 50 hari, dengan denda.

Selain itu, lanjut Suri, terdapat juga audit dari BPK, yang mengharuskan penyedia jasa membayar denda keterlambatan pekerjaan serta kekurangan volume.

“Denda tersebut telah dibayarkan ke kas daerah, serta dilaporkan ke Inspektorat Kota Banjarmasin,” tutur Suri.

Namun, lanjutnya, oleh pelapor denda keterlambatan pekerjaan dan kekurangan volume tersebut, tidak dibayarkan ke kas daerah.

Untuk besaran denda dari Jembatan tersebut, sebesar kurang lebih 400 juta rupiah.

“Pada tahun 2022 akan diberikan penilaian kinerja kepada penyedia jasa, apakah pekerjaan mereka baik atau tidak, untuk mengetahui kualitas pekerjaan dari penyedia jasa tersebut,” ucap Suri. (SRI/RDM/RH)

Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalsel Turut Sukseskan Haul Akbar Guru Sekumpul ke-18

BANJARBARU – Tak berapa lama lagi Pergelaran Haul Guru Sekumpul akan kembali dilaksanakan, tepatnya 26 Januari 2023 mendatang. Haul yang diinisiasi oleh para murid-murid KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau yang akrab disapa Abah Guru Sekumpul tersebut akan dilaksanakan di kediaman Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang berlokasi di Kampung Keramat Martapura, Kabupaten Banjar.

Haul ini setiap tahunnya dihadiri oleh ratusan ribu bahkan jutaan warga. Untuk itu, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Provinsi Kalsel pun siap turut serta mensukseskan di bidang pengamanannya.

Hal ini disampaikan Sekretaris Satpol PP dan Damkar Provinsi kalsel Masruni, pada Senin (16/1).

Masruni menyampaikan pada rapat persiapan Haul Akbar ke-18 Syekh KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul yang dilaksanakan pada 13 Januari tadi. Telah disiapkan sekitar 700 lebih personil gabungan untuk mensukseskan pengamanan pelaksanaan Haul nantinya. Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalsel bersama Satpol PP Kabupaten Banjar dan Satpol PP Kota Banjarbaru akan turut berkolaborasi untuk menyiapkan pengamanan agar jemaah haul dapat lebih terayomi.

“Sebenarnya bukan hanya Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru yang sudah siap, namun Satpol PP Kabupaten Tapin, dan Kota Banjarmasin pun juga mengaku siap untuk turut serta mempersiapkan pengamanan Haul nantinya,” ungkap Masruni.

Masruni melanjutkan pintu masuk untuk tamu VIP pada Haul Guru Sekumpul ke-18 akan dibedakan menjadi dua jalur, Kedua jalur tersebut akan dijaga untuk kelancaran jemaah saat memasuki tempat Haul nantinya. Dua jalur tersebut yakni jalur sungai dan jalur darat di jalan keramat.

“Kami juga akan menyiapkan stand agar dapat memberikan informasi kepada para tamu undangan serta jemaah Haul serta untuk tempat personil kami nantinya,” tutup Masruni. (MRF/RDM/RH)

Jokowi Puji Penanganan COVID-19, Paman Birin Bersyukur Kalsel Ada Vaksinasi Bergerak

JAWA BARAT – Presiden Joko Widodo menyampaikan pujian dan ungkapan terimakasih kepada semua pihak atas keberhasilan penanganan COVID-19 di Indonesia.

Presiden saat memberikan arahan pada rakornas

Hal itu disampaikan Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sentul International Convention Centre (SICC) Kabupaten Bogor pada Selasa (17/1).

Tampak hadir dalam rakornas ini para menteri, kepala daerah se-Indonesia serta pimpinan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda).

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin pun juga hadir dalam rakornas tersebut dan mengikuti arahan Presiden Jokowi.

Gubernur Kalsel (duduk, kanan) dan Ketua DPRD Provinsi (berdiri) hadir pada rakornas kepala daerah

Disebutkan Jokowi, saat COVID-19 melanda, semua pihak pontang panting mencari Alat Pelindung Diri (APD), mencari masker, vaksin dan terakhir saat serangan COVID-19 jenis Delta, mencari oksigen.

“Berkat kerja keras kita semua, kita mampu mengendalikan COVID-19,” ujar Presiden.

Selama COVID-19, terang Jokowi, di Indonesia telah menyuntikan 448 juta vaksin dan itu bukan hal yang gampang.

“Tetapi karena TNI/Polri juga ikut, seluruh gubernur, bupati, walikota sampai tingkat RT ikut kita bisa menyelesaikan COVID-19,” jelas Jokowi.

Menyikapi apa yang disampaikan Presiden Jokowi, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin bersyukur, upaya pencegahan COVID-19 masif dilakukan di Banua. Salah satunya dengan gerakan Vaksinasi Bergerak.

“Alhamdulilah. Apa yang telah dilakukan oleh semua daerah diapresiasi Bapak Presiden. Kita bersyukur, Kalsel melaksanakan Vaksinasi Bergerak yang menjangkau hingga pelosok kabupaten, kecamatan hingga desa se- Kalsel dalam membantu mencegah COVID-19,” kata Paman Birin.

Paman Birin pun menyebut, saat gerakan Vaksinasi Bergerak, semua pihak di Banua bersatu padu melakukan edukasi dan tentunya melakukan vaksinasi untuk semua lapisan masyarakat.

“Sifat gotong royong adalah budaya bangsa kita dan terus kita tanamkan di Banua dalam menghadapi berbagai masalah, termasuk penanganan COVID-19,” jelas Paman Birin.

Selain menyampaikan arahan perihal upaya keberhasilan penanganan COVID-19, Jokowi juga menyampaikan berbagai arahan. Seperti penanganan pengendalian inflasi, penanganan stunting hingga menjaga keamanan dan ketertiban di tahun politik menjelang 2024. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

DKP Kalsel Salurkan Bantuan Bibit Udang Windu

BANJARBARU – Pada tahun 2023 ini, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Selatan memberikan bantuan bibit udang windu, untuk Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono melalui, Kepala Bidang Budidaya Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Wahdah mengatakan, bantuan bibit udang windu tersebut, diberikan kepada dua kabupaten tersebut, karena merupakan penghasil udang windu di Kalimantan Selatan.

Kabid Budidaya Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan DKP Kalsel Wahdah

“Tahun ini, bantuan bibit ikan atau udang tetap diberikan,” ungkap Wahdah, kepada Abdi Persada FM, baru baru tadi.

Menurut Wahdah, bantuan bibit tersebut diberikan berdasarkan, permintaan dari kedua Kabupaten tersebut.

“Dengan adanya bantuan bibit udang windu tersebut. Maka diharapkan produksi udang windu semakin meningkat lagi kedepannya,” ujarnya penuh harap.

Dalam kesempatan tersebut, Wahdah juga mengatakan, jika Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, hanya diizinkan untuk memberikan bantuan bibit ikan pada kawasan air payau dan laut.

“Untuk bantuan kepada air tawar bukan wewenang dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, tetapi wewenang Pemerintah Daerah setempat, yang memiliki wilayah,” tuturnya.

Namun, lanjut Wahdah, bantuan tetap dapat diberikan kepada air tawar, apabila daerah tersebut melintasi beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RDM/RH)

Meski Naik, Penduduk Miskin di Kalsel Masih Dua Terendah di Indonesia

BANJARBARU – Badan Pusat Statistik (BPS) kembali merilis persentase penduduk miskin pada September 2022, setelah sebelumnya pada Maret 2022 melakukan hal yang sama. Berdasarkan rilis yang disampaikan Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Kalsel, Nurul Sabah, dalam keterangan pers virtualnya pada Senin (16/1), diketahui persentase penduduk miskin pada September 2022 sebesar 4,61 persen, atau naik 0,12 poin dibanding Maret 2022.

Tabel kondisi kemiskinan di Kalsel

“Dengan kata lain, jumlah penduduk miskin di Kalsel pada September 2022 sebanyak 201,95 ribu orang, bertambah 6,25 ribu orang dibanding Maret 2022, dan bertambah 6,19 ribu orang dibanding September 2021”, jelasnya.

Dalam keterangan persnya, Nurul memaparkan sejumlah peristiwa yang terjadi medio Maret-September 2022, yang menjadi pendorong terjadinya peningkatkan persentase penduduk miskin. Salah satunya adalah kebijakan pemerintah mencabut subsidi BBM.

“Pada awal September 2022, pemerintah memutuskan untuk mengalihkan subsidi BBM, yang berdampak pada kenaikan harga bahan bakar, terutama Pertalite hingga di atas 20 persen. Kenaikan harga ini, tentunya sangat berpengaruh pada pengeluaran masyarakat untuk transportasi. Selain itu, kenaikan ini juga berpengaruh pada transportasi barang dan jasa,” paparnya.

Kenaikan harga ini tentunya berdampak pula pada naiknya garis kemiskinan di Kalsel. Yakni dari semula Rp553.073/kapita/bulan pada Maret 2022, naik 5,09 persen menjadi Rp581.229/kapita/bulan pada September 2022.

“Komposisi garis kemiskinan terbesar adalah pada makanan sebesar Rp415.976 (71,57 persen) dan garis kemiskinan non makanan sebesar Rp165.253 (28,43 persen)”, tambah Nurul.

Sehingga jika dirata – ratakan, maka pada September 2022, rumah tangga miskin di Kalimantan Selatan dengan 4,93 orang anggota rumah tangga, garis kemiskinannya adalah Rp2.865.459/rumah tangga/bulan.

Secara umum, persentase penduduk miskin seluruh provinsi di Pulau Kalimantan pada September 2022, masih berada di bawah rata-rata nasional. Kalimantan Selatan merupakan provinsi dengan persentase penduduk miskin terendah di Pulau Kalimantan, sementara persentase penduduk miskin tertinggi tercatat di Kalimantan Utara. Dari sisi jumlah, Kalimantan Barat merupakan provinsi yang paling banyak penduduk miskinnya, sedangkan Kalimantan Utara merupakan provinsi dengan jumlah penduduk miskin paling sedikit di Pulau Kalimantan. Sedangkan secara nasional, persentase dan jumlah penduduk miskin di Kalsel, berada di posisi kedua terendah setelah provinsi Bali. (RIW/RDM/RH)

10 Hari Jelang Haul Guru Sekumpul ke-18: Kapasitas Jamaah Diperluas, 35 Dapur Umum Disiapkan

BANJAR – Peringatan haul KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul ke-18 di kediaman pribadi Gubernur Kalsel, rencananya digelar pada Kamis malam (26/1).

Peringatan haul yang diinisiasi dan disepakati oleh murid-murid Abah Guru Sekumpul ini, akan mengundang berbagai tokoh agama dari dalam dan luar Kalsel.

Dari pantauan Reporter Abdi Persada FM, Senin (16/1) ke kediaman pribadi Gubernur Kalsel, tepatnya di Desa Keramat, Martapura Timur, Kabupaten Banjar, berbagai macam persiapan sudah dilakukan. Diantaranya pelebaran dan perbaikan ruas jalan di sekitar lokasi, pembangunan panggung untuk menambah kapasitas jamaah, serta pemantapan dan kehandalan aliran listrik oleh PLN.

Lokasi tersebut diperkirakan mampu menampung hingga 10 ribu jamaah.

Salah satu kerabat Paman Birin (sapaan akrab Gubernur Kalsel), Hamdani mengaku, ada perubahan ukuran panggung yang disiapkan untuk jamaah.

“Ada penambahan ukuran dari yang sebelumnya 30×12 meter, sekarang jadi 57×14 meter. Jadi sebelumnya hanya menampung sekitar 400 orang jamaah, dengan ukuran yang baru itu bisa menampung 700 orang jamaah,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Di tempat terpisah, saat memimpin Rakor mingguan bersama SKPD terkait, Bupati Banjar Saidi Mansyur, menyambut baik peringatan haul yang sudah 2 tahun tidak diselenggarakan secara massal akibat pandemi.

Saidi meminta agar seluruh jajaran Pemkab Banjar dapat membantu kesuksesan acara selaku tuan rumah. Terutama dalam hal penanganan sampah pasca haul.

“Saya minta Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar (DPRKPLH) untuk memperhatikan kebersihan sampah,” pintanya.

Di Kabupaten Banjar sendiri juga sudah disiapkan 35 dapur umum yang berfungsi sebagai tempat memasak konsumsi bagi jamaah.

Camat Martapura Timur, Guslan menyebut, dapur umum tersebar di 3 Kecamatan, yakni Martapura Timur, Martapura Barat dan Martapura Kota.

“Untuk di Kecamatan Martapura Timur sendiri ada 16 buah dapur umum yang tersebar di 12 Desa, juga dilokasi itu juga ada 21 ekor sapi untuk dimasak,” ungkapnya.

Selain itu diakuinya, juga ada dapur umum yang dikoordinir oleh tokoh agama setempat, seperti di Kecamatan Gambut dan Cempaka.

“Semoga acara haul ini berjalan sukses, tidak ada kendala apapun termasuk hujan,” harapnya. (SYA/RDM/RH)

2023, Lab K3 Kalsel Siapkan Temu Pelanggan

BANJARMASIN – Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah tahun 2023, Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Lab K3), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, saat ini tengah mempersiapkan temu pelanggan.

Hal itu disampaikan, Kepala Lab K3 Disnakertrans Kalsel, Noorlianisyah di ruang kerjanya pada akhir pekan tadi. Ia menjelaskan, temu pelanggan bagi perusahaan merupakan kegiatan rutin setiap satu tahun sekali, yang digelar biasanya pada triwulan pertama, sebagai bentuk silaturahmi dan promosi, dengan cara memperkenalkan keberadaan Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja, milik Pemprov Kalsel.

“Rencananya 100 perusahaan yang kami undang, 50 perusahaan langganan, 50 perusahaan baru, yang tersebar di 13 kabupaten dan kota,” katanya

Disampaikan Noorlianisyah, dalam kegiatan temu pelanggan, pihaknya ingin perusahaan mengetahui Lab K3, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, sebagai Laboratorium yang sudah terakreditasi ISO 17025:2017 dengan semua parameter layanan

“Semoga akan bertambah perusahaan yang menggunakan layanan Lab K3,” harapnya

Lebih lanjut Noorlianisyah menambahkan, dari hasil ekpose kegiatan yang baru digelar pihaknya mampu merealisasikan seluruh kegiatan sekitar 97 persen lebih, baik dari APBD dan Badan Layanan Umum Daerah. Selain itu hingga sepanjang tahun 2022 tadi, ada sebanyak 207 perusahaan yang telah dilayani, keberhasilan ini tentu dari keaktifan dalam promosi baik melalui media sosial dan media massa.

“Terkait pendapatan BULD tahun 2022 tadi, mencapai Rp2,4 miliar, meski ditargetkan hanya Rp1,6 miliar, sehingga tahun 2023 ini pihaknya mengusulkan Rp2,5 miliar rupiah. Ia optimis mampu, karena pelayanan telah didukung penuh SDM profesional,” tutup lily sapaan akrabnya.

Untuk diketahui, kantor Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, berlokasi di Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Malam Seni Budaya Banjar Sekenceng Kalsel Berlangsung Sangat Meriah

BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Yani Helmi menggelar Malam Seni Budaya Banjar Sekenceng Kalsel di kawasan Sungai Jingah Banjarmasin Utara, Sabtu (14/1) malam.

Tidak hanya keluarga besar Sekenceng Kalsel, para pejabat dan tamu undangan yang berhadir, masyarakat setempat juga ikut menyaksikan acara Malam Seni Budaya Banjar yang berlangsung sangat meriah dengan menampilkan musik Panting, Bajapin dan Mamanda dari Sanggar Seni Kumbang Banaung Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

“Alhamdulillah kami seluruh keluarga besar Sekenceng Kalsel berhadir di tempat ini sebagai wujud raya syukur dengan kebersamaan yang telah terjalin sejak 2011 lalu sampai saat ini,” kata Ketua Sekenceng Kalsel itu kepada wartawan.

Selain sebagai ajang silaturahmi, lanjut Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini, pihaknya juga ingin memberikan arti dari sebuah pertemuan dan persaudaraan ini dengan mengangkat seni budaya Banjar yang mulai dilupakan oleh masyarakatnya sendiri.

“Seni budaya Banjar ini sangat banyak. Tadi ada Bajapin, Bagandut, Mamanda yang jarang ditampilkan langsung tiga-tiganya. Diharapkan semua yang hadir bisa mengetahuinya karena siapa yang akan menjaga seni budaya Banjar, kalau bukan kita sendiri,” jelasnya.

Oleh karena itu, Paman Yani, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Banjar agar tetap ada dan lestari sehingga generasi muda Banjar ke depan dapat lebih mengenal dan mengetahui budaya Banjar.

Dalam kegiatan yang didukung oleh DPRD Kalsel, Pemprov Kalsel dan Bank Kalsel ini juga dilaksanakan pemberian Penghargaan Setia Lencana Sekenceng Kalsel Tahun 2023 dengan beberapa kategori sebagai bentuk apresiasi. Selain itu, juga pembagian hadiah umroh kepada enam orang.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Kepala Bappeda Kalsel, Kepala Badan Kesbangpol Kalsel, Sekretariat DPRD Kalsel, Disdik Kalsel, DKP Kalsel, Diskominfo Kalsel, Satpol PP dan Damkar Kalsel, Balai Pengelolaan Sampah Banjarbakula, BPSMB Kalsel, RSUD Ulin, RSJ Sambang lihum, UPT DKP Batulicin dan Kotabaru, Samsat Batulicin, Samsat Kotabaru dan Samsat Pelaihari, Kepsek di Tanbu dan Kotabaru, Direktur Abdi persada 104,7 FM dan Keluarga Besar Sekenceng Kalsel. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version